The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Penyusunan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMas) Kabupaten Blora Tahun 2022

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by AL EL BAPER (Almari Elektronik Badan Perencanaan), 2024-01-24 20:59:50

IPMas 2022

Penyusunan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMas) Kabupaten Blora Tahun 2022

Keywords: #ipmas #blora

[LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 44 masing-masing persentase lebih dari 90%. Akan tetapi tingkat penerimaan menurun apabila berkaitan dengan kegiatan keagamaan dari agama dan suku lain. Indikator selanjutnya adalah mengukur tingkat kesetujuan responden dalam beberapa hal. Persentase tingkat kesetujuan responden yang memiliki nilai lebih dari 90% adalah diantaranya adalah setiap siswa berhak mendapatkan pendidikan agamanya di dekolah, mendukung dan memperlakukan kerabat agama lain denganbaik. Akan tetapi tingkat penerimaan responden menurun pada hal aspek politik seperti apabila dipimpin oleh pemimpin yang berasal dari agama yang berbeda. Apabila dilihat secara keseluruhan, temuan pada Subdimensi Penerimaan terhadap perbedaan sosial budaya ini berbanding lurus dengan dimensi inklusi sosial pada Indeks Kerukunan Umat Beragama. Adapun bagan dari setiap indikator penilaian terhadap penerimaan perbedaan sosial budaya adalah sebagai berikut. Gambar 23 Penilaian pada indikator penerimaan perbedaan sosial budaya B. Dukungan Sosial Kepada Minoritas Dukungan sosial kepada minoritas diukur berdasarkan beberapa indikator tanggapan responden jika ada anak dan lansia terlantar diusrus oleh pemerintah, pemerintah membangun fasilitas umum yang ramah disabilitas, dan apabila dibangun tempat ibadah untuk penganut agama minoritas. Selain itu juga terdapat indikator pengalaman responden terhadap adanya larangan kegiatan agama atau kepercayaan di lingkungan tempat tinggal dan tingkat aksesibilitas dalam menjalanakan ibadah. Pada dua indikator awal, dukungan masyarakat sangat tinggi kepada kelompok rentan minoritas (anak dan lansia terlantar, penyandang disabilitas) 51.5 43.8 37.1 12.3 4.4 4.1 2.0 48.5 56.2 62.9 87.7 95.6 95.9 98.0 Jika dipimpin oleh pemimpin (ketua/kepala) yang berbeda agama Jika dipimpin oleh pemimpin (ketua/kepala) yang berbeda suku bangsa WNI dengan agama apapun berhak menjadi Presiden Semua kelompok agama harus diberi hak untuk menyiarkan ajaran agamanya Saya memperlakukan kerabat dari seluruh agama dengan baik Saya mendukung kerabat untuk berbuat baik kepada pemeluk agama lain Setiap siswa berhak mendapat pendidikan agama di sekolah sesuai agamanya Tidak setuju/Kurang setuju


[LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 45 untuk mendapatkan kehidupan yang layak dengan masing-masing persentasi di atas 90%. Akan tetapi dukungan masyarakat menurun pada aspek pembangunan tempat atau fasilitas ibadah yang memiliki persentase masing-masing di bawah 75%. Temuan ini sejalan dengan temuan sebelumnya yang berkaitan dengan agama lain/ minoritas. Gambar 24 Penilaian pada indikator sub dimensi dukungan sosial kepada minoritas Indikator selanjutnya menunjukkan bahwa seluruh responden tidak pernah mengalami atau mendengar adanya larangan kegiatan agama atau kepercayaan di tempat tinggal mereka. Penilaian yang positif ini juga terjadi pada tingkat aksesibiltas responden dalam menjalankan ibadah seperti mencari makananan halal, merayakan hari besar keagamaan, melaksanakan ibadah, dan menggunakan simbol agama yang dirasa mudah dan sangat mudah. Hal ini berarti, potensi konflik atau ketidakterimaan masyarakat kelompok agaman minoritas bersifat laten. Adapun penilaian responden terhadap aksesibilitas melaksanakan ibadah di wilayah tempat tinggalnya adalah sebagai berikut. Apakah anda pernah mengalami atau mendengar adanya pelarang kegiatan agama atau kepercayaan di tempat tinggal anda? Tingkat Kemudahan menjalan Ibadah (%) Gambar 25 Aksesibilitas menjalankan ibadah 38.4 26.4 1.1 0.2 61.6 73.6 98.9 99.8 Jika dibangun tempat ibadah agama di lingkungan sekitar anda Masyarakat agama minoritas dibangunkan tempat ibadah baik Pemerintah membangun fasilitas umum yang ramah disabilitas. Jika anak dan lansia terlantar diurus oleh pemerintah Tidak/Kurang Setuju Setuju/Sangat Setuju 0 100 Ya Tidak 2 0 0 0 98 100 100 100 Menggunakan simbol agama Melaksanakan ibadah Merayakan hari besar keagamaan Mencari makanan halal Sulit/Sangat Sulit Mudah/Sangat Mudah


[LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 46 C. Kesetaraan Gender Variabel pengukuran sub dimensi kesetaraan gender ini adalah kesetaraan gender dalam pendidikan dan pekerjaan. Sedangkan penilaian pada sub dimensi ini didasarkan atas 4 indikator yaitu kesetaraan gender pekerjaan, peran wanita dalam jabatan publik, kesetaraan gender dalam pendidikan, dan kesehatan ibu. Pada tahun 2021, sub dimensi kesetaraan gender diukur dengan pertanyaan survei. Pada tahun 2022 ini mengalami perubahan ukuran indikator penyusun dan menggunakan data sekunder dengan adopsi Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) dan Indeks Pembangunan Gender (IPG). Pada dua indikator awal menghasilkan penilaian Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) dengan menggunakan tiga unsur penlaian diantaranya keterlibatan dalam parlemen, perempuan sebagai tenaga profesi, dan sumbangan pendapatan perempuan. Pada tahun 2022, nilai indeks kesetaraan gender relatif mengalami penurunan dari tahun 2021. Adapun persentase setiap unsur adalah sebagai berikut. Tabel 11 Nilai indeks pemberdayaan gender Unsur 2021 2022 Keterlibatan dalam parlemen 11,11% 11,11% Perempuan sebagai tenaga profesional 45,43% 48,48% Sumbangan pendapatan perempuan 34,88% 34,21% IDG 64,36 Selanjutnya pada dua indikator terakhir yaitu kesetaraan gender dalam pendidikan dan kesehatan ibu, menghasilkan Indeks Pembangunan Gender (IPG). Data menunjukkan bahwa penilaian dari setiap unsur mengalami kenaikan dari tahun 2022. Adapaun penilaian pada indeks pembangunan gender adalah sebagai berikut. Tabel 12 Nilia indeks pembergayaan gender Unsur Laki-laki Perempuan 2021 2022 2021 2022 Harapan Lama Sekolah 12,94 12,96 12,19 12,44 Rata-rata Lama Sekolah 7,41 7,43 6,06 6,60 Usia Harapan Hidup 72,66 72,78 76,03 76,48 Hidup Layak 14.228 14.804 5.968 6.163 IPG 84,92


[LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 47 D. Skor Indeks Inklusi Sosial Secara kumulatif, pada tahun 2022 skor indeks inklusi sosial menunjukan peningkatan sejumlah 0,02 poin dari tahun 2021. Sub dimensi penerimaan pada perbedaan dan dukungan pada minoritas meningkat dan berada pada skor yang tinggi. Akan tetapi pada sub dimensi kesetaraan gender mengalami penurunan karena faktor perubahan ukuran indikator penyusun, pada tahun 2022 menggunakan data sekunder skor Indeks Pembangunan Gender dan Indeks Pemberdayaan Gender. Adapun skor kumulatif dimensi inklusi sosial adalah sebagai berikut : Gambar 26 Skor indeks dimensi inklusi sosial 5.2.3 Dimensi Pengembangan Kapasitas Masyarakat Pembangunan kapasitas masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berbagai aspek. Dimensi pengembangan kapasitas masyarakkat ini terdiri atas sub dimensi kesadaran hukum dan politik, organisasi masyarakat sipil, mitigasi bencana, dan penyelesaian sengketa. Dari ke empat sub dimensi tersebutlah yang nantinya akan menjadi pengukuran sejauh mana pengembangan kapasitas masyarakat dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Blora. A. Kesadaran hukum dan politik Dalam sub dimensi kesadaran hukum dan politik diukur berdasarkan indikator kepemilikan identitas dasar dan keikutsertaan responden dalam pemilihan umum. Pada indikator pertama, sebesar 98,9% jumlah anak usia 0-17 tahun sudah memiliki akta kelahiran. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah menyadari pentingnya mengurus akta kelahiran bagi buah hatinya. 0.81 0.83 Skor Indeks Dimensi Inklusi Sosial 2021 2022 Tabel 13 Skor kumulatif dimensi inklusi sosial Subdimensi 2021 2022 Skor Mutu Skor Mutu Penerimaan terhadap perbedaan sosial budaya 0.76 B 0.83 A Dukungan sosial kepada minoritas 0.85 A 0.87 A Kesetaraan gender 0.82 A 0.75 B


[LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 48 Gambar 27 Persentase anggota rumah tangga atas kepemilikan akta kelahiran Pengukuran indikator selanjutnya adalah tingkat partisipasi responden dalam pemilu. Pada pengukuran IPMas tahun 2022 ini tingkat partisipasi pemilu yang dimaksud adalah pemilu yang akan datang, yaitu tahun 2022. Hal ini dikarenakan pada proses pengambilan data saat ini berdekatan dengan akan dilaksanakannya pemilu tahun 2024 yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi responden untuk mengikuti pemilu di tahun 2024 sangatlah tinggi, baik pada pemilihan presiden, legislatif maupun pemilihan kepala daerah memiliki persentase di atas 97%. Apabila dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Blora dalam pelaksanaan pemilu terakhir yaitu tahun 2019 lalu, nilai partispiasi pada pemilu yang akan datang mengalami kenaikan. Adapun tingkat partisipasi responden dalam pemilu tahun 2029 dan pemilu yang akan datang tahun 2024 adalah sebagai berikut. (Tingkat Partisipasi pada pemilu/ pilkada terakhir) SUMBER : KPU Apakah Bapak/Ibu/Saudara akan memilih pada pemilu tahun 2024 mendatang? Gambar 28 Tingkat partisipasi respsonden pada pemilu terakhir dan yang akan datang 98.9 1.1 Sudah Belum 81.11 81.12 81.11 76.07 81.17 62.85 77.63 Pemilu legislatif DPRD Provinsi Pemilu legislatif DPD Pemilu legislatif DPR RI Pemilu legislatif DPRD Kab/Kota Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Pemilihan Gubernur Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Ya 97.9 97.9 97.9 98.1 98.1 98.1 98.4 Pemilu legislatif DPRD Provinsi Pemilu legislatif DPD Pemilu legislatif DPR RI Pemilu legislatif DPRD Kabupaten/Kota Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Pemilihan Gubernur Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Ya


[LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 49 Selanjutnya kesadaran hukum dan politik dihubungkan dengan Potensi Kerawan Pemilu. Indikator yang digunakan diadopsi dari Indeks Kerawanan Pemilu. Hal ini dikarenakan Indeks Kerawanan Pemilu erat kaitannya dengan sub dimensi kesadaran hukum dan politik. Dari seluruh indikator, penilaian responden baik dengan hasil di atas 95% untuk semua indikator. Hanya terdapat dua indiator yang memiliki persentase tinggi dibandingan dengan indikator lainnya. Indikator tersebut yaitu adanya konflik antar pendukung peserta pemilu/pasangan calon dan adanya himbauan dan/atau tindakan untuk memilih calon tertentu dari pemerintah lokal. Walaupun nilai tersebut masih di bawah 5%, kedua indikator tersebut dapat menjadi perhatian khusus untuk pemerintah Kabupaten Blora agar dapat diantisipasi sebelumnya. Adapun rincian penilaian dari setiap indikatornya adalah sebagai berikut : Tabel 14 Penilaian indikator Indeks Kerawanan Pemilu Pernyataan Ya Tidak Adanya mobilisasi penolakan terhadap pelaksanaan pemilu/pilkada dari kelompok masyarakat 0.0 100.0 Adanya materi sosialisasi yang bermuatan SARA di tempat umum 0.0 100.0 Adanya potensi kekerasan dan kerusuhan berbasis SARA dalam politik kedepan 0.5 99.5 Adanya materi sosialisasi mengandung ujaran kebencian 0.7 99.3 Adanya materi sosialisasi calon yang Hoax/ bohong 0.9 99.1 Adanya Penolakan terhadap calon perempuan di Pemilu/Pilkada 1.1 98.9 Adanya himbauan dan/atau tindakan untuk menolak calon tertentu dari pemerintah lokal atau tokoh masyarakat 1.8 98.2 Adanya Penolakan terhadap calon berlatar belakang etnis, Suku, dan Agama tertentu di Pemilu/Pilkada 1.8 98.2 Adanya konflik antar pendukung peserta pemilu/pasangan calon 4.3 95.7 Adanya himbauan dan/atau tindakan untuk memilih calon tertentu dari pemerintah lokal 4.8 95.2 B. Organisasi Masyarakat Sipil Pada sub dimensi organisasi masyaraat sipil pengukuran dilakukan menggunakan variabel keikutsertaan responden dalam sebuah organisasi masa dan partai. Dari variabel tersebut diukur dengan indikator yaitu keikutsertaan dalam anggota organisasi masa yang memiliki ADRT dan menjadi anggota partai politik peserta pemilu 2019. Pada indikator pertama, hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi yang paing banyak diikuti oleh masayarkat Kabupaten Blora adalah NU, Fatayat/Muslimatdan serikat buruh/serikat kerja/tani. Sedangkan untuk organisasi lainnya tingkat partisipasi masyarakat dalam mengikuti organisasi sangatlha rendah dengan nilai di bawah 5%. Pada insikator kedua, hanya ada 0.8% yang mengikuti dan mempunyai kartu anggota,


[LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 50 dan 3.5% sebagai simpatisan. Adapun persentase hasil penelitian terhadap kedua indikator tersebut ditunjukkan pada gambar berikut. Apakah Bapak/Ibu/Saudara menjadi anggota organisasi massa yang mempunyai ADRT? Apakah Bapak/Ibu/Saudara menjadi anggota partai politik peserta pemilu 2019? Gambar 29 Keikutsertaan responden dalam anggota organisasi massa dan parta politik C. Mitigasi Risiko Sosial Pada tahap awal pengukuran sub dimensi mitigasi resiko ini, dilakukan pengukran berdasarkan varibabel ketersediaan fasilitas/upaya antisipasi/mitigasi bencana alam dan partisipaasi dalam pendidikan dan pelatihan kesiapsiagaan bencana alam. Adapun rincian dari pengukuran indikator terhadap mitigasi bencana alam ditunjukkan sebagai berikut. Ketersediaan fasilitas/upaya antisipasi/mitigasi bencana alam Adakah anggota rumah tangga yang pernah mengikuti pelatihan/simulasi terhadap penyelamatan bencana alam? Gambar 30 Penilaian responden terhadap sub dimensi mitigasi risiko sosial Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas/upaya antisipasi/mitigasi bencana alam di Kabupaten Blora masih rendah dengan nilai 0.8 3.5 95.8 Ya (mempunyai kartu anggota) Simpatisan Tidak


[LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 51 masing-masing setiap indikator di bahawah 20%. Begitu pula pada responden yang mengikuti pelatihan/simulasi terhadap penyelamatan bencana alam, hanya terdapat 2.7% responden yang mengikutinya. Selanjutnya dilakukan analisis lebih lanjut terhadap responden yang pernah mengikuti pelatihan/simulasi terhadap penyelamatan bencana alam terkaiat tingkat kesesuaian simulasi/pelatihan yang diberikan. Mayoritas responden menilai bahwa simulasi/pelatihan yang diberikan kurang/tidak sesuai. Gambar 31 Tingkat kesesuaian simulasi/pelatihan yang diterima Dalam sub dimensi ini juga diperoleh data primer yang menunjukkan bahwa pelatihan telah dilakukan sebanyak 7 aktivitas, dimana melibatkan total sekitar 18.685 peserta. Secara mayoritas, 97.8% titik lokasinya hanya berpusat di Kota Blora yang melibatkan banyak peserta. Sangat sedikit pelatihan yang dilakukan dilokasi kecamatan lainnya. D. Penyelesaian Sengketa Pada pengukuran pengembangan kapasitas masyarakat berdasarkan penyelsaian sengketa, diukur melalui variabel keaktifan aparat keamanan atau pemerintah dan tokoh masyarakat atau agama sebagai penengah dalam menyelesaikan masalah di masyarakat. Pada tahap awal ditanyakan terlebih dahulu kepada responden terkait kejadian yang pernah dialami dan yang melibatkan lembaga penegak hukum. Hasil penelitian menunjukkan pelanggaran lalu lintas adalah masalah yang paling banyak dialami oleh masyarakat Kabupaten Blora. 29.4 35.9 32.7 2.0 Tidak sesuai Kurang sesuai Sesuai Sangat sesuai


[LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 52 Gambar 32 Sengketa/masalah yang pernah dialami responden Indikator selanjutnya menunjukkan bahwa tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa adalah yang aktif dan sangat aktif dalam menyelesaikan masalah di masyarakat. Sedangkan penegak hukum lainnya seperti polisi, TNI, Pemerintah Kabupaten, Satpol PP, tingkat keaktifannya menurun dibandingkan tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah desa. Gambar 33 Tingkat keaktifan lembaga/aparat dalam membantu menyelesaikan masalah E. Skor Indeks Pengembangan Kapasitas Masyarakat Secara kumulatif, pada tahun 2022 skor indeks pengembangan kapasitas masyarakat menunjukan peningkatan sejumlah 0,02 poin. Pada sub dimensi keikutsertaan organisasi meningkat (0.7%), paling tinggi adalah NU dan kelompok tani. Pas sub dimensi mitigasi bencana juga meningkat, hal yang penting menjadi sorotan adalah tingkat keterseidaan peralatan penanganan bencana, jalur evakuasi, dan peningkatan kuantitas pelatihan. Selanjutnya pada 7.5 0.9 0.7 1.1 0.2 0.7 0.2 0.2 0.9 0.5 0.9 0.2 0.2 92.5 99.1 99.3 98.9 99.8 99.3 99.8 99.8 99.1 99.5 99.1 99.8 99.8 Pelanggaran lalu lintas Sengketa tanah/rumah Sengketa hutang-piutang Perceraian Sengketa ganti rugi Sengketa waris Kekerasan dalam rumah tangga Sengketa buruh/kepegawaian Pencurian Perkelahian Penipuan Pelecehan Narkoba Ya Tidak 56.7 48.2 28.7 24.9 14.5 6.0 4.4 3.5 43.3 51.8 71.3 75.1 85.5 94.0 95.6 96.5 Kejaksaan Satpol PP Pemerintah kabupaten TNI Polisi Pemerintah Desa Tokoh masyarakat Tokoh Agama Tidak/Kurang Aktif Aktif/Sangat Aktif


[LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 53 sub dimensi penyelesaian sengketa juga meningkat, dengan tokoh agama, masyarakat, dan aparat desa yang paling intens menjadi tempat aduan. Hanya pada sub dimensi kesadaran hukum dan politik yang menurun. Hal ini dikarenakan faktor perubahan indikator, pada tahun 2021 menggunakan data survei, sementara pada tahun 2022 menggunakan data pemilu/ pilkada. Gambar 34 Skor kumulatif dimensi pengembangan kapasitas masyarakat 0.69 0.76 Skor Dimensi Pengembangan Kapasitas Masyarakat 2021 2022 Tabel 15 Skor dimensi pengembangan kapasitas masyarakat Sub-dimensi 2021 2022 Skor Mutu Skor Mutu Kesadaran Hukum dan Politik 0.96 A 0.89 A Organisasi Masyarakat Sipil 0.70 B 0.77 B Mitigasi Bencana 0.33 D 0.63 B Penyelesaian Sengketa 0.65 B 0.72 B


[LAORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBAPERHITUN6.1HASIL PENGHITUNGAN IPMas 6.1.1 Skor IPMas Tahun 2022 Hasil penghitungan Indeks Pembangunan Masyarakat Kabupaten Bloramelebihi target nilai IPMas dari RPJMN, yaitu 0,65. Merujuk pada hasil penghituterhadap perbedaan sosial, kesetaraan gender, dan kesadaran hukum dan polipada dimensi kohesi sosial terfokus sub dimensi jejaring sosial. Kemudian padresiko sosial. Walaupun kedua sub dimensi tersebut masih dalam mutu B, akansub dimensi lainnya. Adapun nilai Indeks Pembangunan Masyarakat KabupateTabel 16 Hasil skor indeks IPDimensi Sub-Dimensi Kohesi Sosial Kerjasama Sosial Jejaring Sosial Aksi Kolektif Kepercayaan Sosial Inklusi Sosial Penerimaan Terhadap Perbedaan Sosial BudInklusi & Dukungan Terhadap Minoritas Kesetaraan Gender Pengembangan Kapasitas Masyarakat Kesadaran Hukum dan Politik Organisasi Masyarakat Sipil Mitigasi Resiko Sosial Penyelesaian Sengketa


MBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 54 AB VI NGAN IPMAS a Tahun 2022 menghasilkan skor 0,77 atau pada kategori B. Nilai tersebut telah ungan, sub dimensi yang memiliki nilai mutu A diantaranya adalah penerimaan itik. Terdapat dua dimensi yang penting untuk menjadi perhatian, diantaranya da dimensi pengembangan kapasitas masyarakat adalah sub dimensi mitigasi n tetapi nilai indeks tersebut berada di bahwa 0.70 dan paling rendah diantara en Blora tahun 2022 pada setiap sub dimensi ditunjukkan pada tabel berikut. PMas Kab. Blora tahun 2022 Indeks sub dimensi Mutu Indeks dimensi Mutu Skor agregat Mutu 0.76 B 0.71 B 0.77 B 0.66 B 0.73 B 0.71 B daya 0.83 A 0.71 B 0.83 A 0.98 A 0.89 A 0.76 B 0.77 B 0.63 B 0.72 B


[LAORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEM6.1.2 Rekapitulasi Skor IPMas 2021-2022 Pada tahun 2022, mayoritas skor indeks pada setiap sub dimensi mengmengalami penurunan diantaranya adalah sub dimensi kepercayaan sosial, rekapitulasi skor IPMas tahun 2021-2022 Kabupaten Blora adalah sebagai berTabel 17 Rekapitulasi sDimensi Sub-diKohesi Sosial Kerjasama Sosial Jejaring Sosial Aksi Kolektif Kepercayaan Sosial Inklusi Sosial Penerimaan terhadap perbedaan Dukungan sosial kepada minoritaKesetaraan gender Pengembangan Kapasitas Masyarakat Kesadaran Hukum dan Politik Organisasi Masyarakat Sipil Mitigasi Bencana Penyelesaian Sengketa


MBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 55 galami kenaikan dari tahun 2021. Akan tetapi terdapat tiga sub dimensi yang kesetaraan gender, dan sub dimensi kesadaran hukumdan politik. Adapun rikut. skor IPMas 2021-2022 imensi 2021 2022 Skor Mutu Skor Mutu 0.67 B 0.76 B 0.53 C 0.66 B 0.60 C 0.73 B 0.72 B 0.71 B sosial budaya 0.76 B 0.83 A s 0.85 A 0.87 A 0.82 A 0.75 B 0.96 A 0.89 A 0.70 B 0.77 B 0.33 D 0.63 B 0.65 B 0.72 B


56 [LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] 6.1.3 Trend Skor IPMas 2021-2022 Apabila dilihat secara data trend, skor IPMas 2021-2022, mengalami kenaikan indeks sejumlah 0.06. Pada setiap dimensi IPMas juga mengalami kenaikan. Dimensi yang memiliki nilai indeks paling tinggi adalah dimensi inklusi sosial. Sedangkan apabila dilihat dari jumlah kenaikan dari tahun 2021, kenaikantertinggi berada pada dimensi dengan skor kenaikan dimensi yang paling tinggi adalah dimensi kohesi sosial. Adapun data trend skro IPMas tahun 2021-2022 ditunjukkan pada gambar berikut. Gambar 35 Trend skor IPMas 2021-2022 6.1.4 IPMas base on Pendidikan, Jenis Kelamin, dan Daerah Urban Analisis lebih lanjut dilakukan untuk mengetahui skor IPMas menurut pendidikan, jenis kelamin, dan wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya pendidikan mempengarui skor IPMas. Semakin tinggi pendidikan terakhir masyarakat Kabupaten Blora, makan akan semakin tinggi pula nilai IPMas tersebut. Apabila dilihat dari jenis kelamin, lakilaki memiliki skor IPMas yang lebih tinggi daripada perempuan. Sedangkan apabila dilihat dari wilayah, skor IPMas tertinggi berada pada wilayah Kecamatan Cepu, sedangkan Kecamatan Blora berada di bawah nilai rata-rata skor semua kecamatan yanga ada di Kabupaten Blora, kecuali Kecamatan Cepu. Adapun skor IPMas berdasarkan pendidikan, jenis kelamin, dan wilayah ditunjukkan pada gambar berikut. 0.71 0.77 2021 2022 AGREGAT SKOR IPMAS 0.63 0.81 0.71 0.69 0.83 0.76 Kohesi Sosial Inklusi Sosial Pengembangan Kapasitas Masyarakat Tren Skor Dimensi IPMas 2021-2022 2021 2022


57 [LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] Base on pendidikan Base on jenis kelamin Base on wilayah Gambar 36 Skor IPMas on base pendidikan, jenis kelamin, dan wilayah


58 [LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] BAB VII PENUTUP 7.1 SIMPULAN Berdasarkan hasil nilai IPMas Kabupaten Blora tahun 2022, secara umum Kehidupan Masyarakat Kabupaten Blora relatif pada kondisi yang kondusif. Tabel 18 Simpulan setiap dimensi Dimensi Skor Inklusi Sosial 0,83 (B) • Tingkat toleransi antar suku, agama, dan budaya masyarakat Kabupaten Blora dalam berinteraksi dikehidupan sehari-hari berada pada kondisi yang baik. • Tingkat penerimaan masyarakat Kabupaten Blora masih masih relatif rendah apabila dipimpin oleh orang yang berbeda suku dan agama. Serta apabila dibangunya tempat ibadah lain ditengah-tengah satu komunitas tertentu. Kohesi Sosial 0.71 (B) • Tingkat kerukukan antar masyarakat dalam satu komunitas meningkat, meskipun lebih rendah dibandingkan antar komunitas (agama dan suku). • Terdapat peningkatan yang signifikan pada aktifitas kolektif dan jejaring masyarakat Kab Blora, mengingat kehidupan kembali normal pasca Covid 19 reda. Pengembangan Kapasitas Masyarakat 0,76 (B) Tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam politik relatif tinggi dan kemampuan penyelesaian permasalahan relatif pada kondisi yang baik 7.2Rekomendasi berdasarkan Isu Tabel 19 Rekomendasi berdasarkan isu Isu Kondisi Rekomendasi Tahun politik 2024 dan Potensi Konflik Laten Kerukunan Lintas Agama dan Suku • Tingkat potensi partisipasi masyarakat relatif tinggi • Terdapat potensi konflik yang minim antar pendukung bakal calon dan pengerahan oleh pemerintah lokal • Potensi konflik laten terkait rendahnya penerimaan masyarakat terhadap kandidat dari 1. Disusunya aksi kolaboratif dalam menjalankan sosialisasi dan edukasi terkait pemilu damai, No Sara, No Hoax. • Pemerintah Kabupaten (Kesbangpol, Satpol PP) • Kemenag • FKUB • Polres • Penyelenggara pemilu • Tokoh agama dan tokoh masyarakat • Organisasi masa


59 [LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] Isu Kondisi Rekomendasi non suku dan agama mayoritas. • Sejauh ini tidak ada kasus penolakan secara frontal dan mengarah pada kekerasan. • Karena bersifat laten, konflik berpotensi muncul apabila terdapat momentum dan provokasi. 2. Dinas Kominfo menyusun publikasi secara kreatif dan informatif, terkait kehidupan yang rukun dan toleran 3. Menjadikan kerukunan dan toleransi sebagai bagian dari topik sosialisasi pada reses DPRD 4. Menyasar sekolah sebagai tempat edukasi kerukunan dan toleransi → Lomba Cerdas Cermat atau Duta Toleransi 7.3Rekomendasi berdasarkan nilai terendah Tabel 20 Rekomendasi berdasarkan nilai IPMas terendah Sub Dimensi Kondisi Rekomendasi Kepercayaan Sosial • Mayoritas indikator mengalami penurunan skor, kecuali indikator tingkat kepercayaan kepada tokoh masyarakat. (masih dalam rentang MoE) • Tindak kepercayaan terendah berada aparat desa dan lembaga kepolisian. • Pemerintah Kabupaten Blora (Satpol PP) bekerjasama dengan lembaga penegak hukum dalam rangka membangun pendekatan yang humanis kepada masyarakat Mitigasi Bencana • Kekeringan dan Banjir adalah jenis bencana dengan intensitas tertinggi di Blora • Ketersedian sarana mitigasi dan penanganan bencana dinilai kurang • Pelatihan mitigasi bencana kurang menyasar masyarakat secar luas • BPBD Menetapkan desa siaga bencana pada wilayah-wilayah rawan • BPBD bekerjasama dengan Kominfo dalam membangun publikasi mitigasi dan informasi kebencanaan • Pelatihan kebencanaan menyasar kepada sekolah-sekolah di Kab Blora


60 [LAPORAN AKHIR : PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA 2023] LAMPIRAN


Nomor Kuesioner Nomor Ganjil : Laki-Laki Nomor Genap : Perempuan KUESIONER SURVEI PENILAIAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT KABUPATEN BLORA TA 2023 PT INDEKSTAT KONSULTAN INDONESIA SCBD, Marquee Equity Tower Floor 37th, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, RT.5/RW.3 Senayan, Kec. Kabayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190


62 PT Indekstat Konsultan Indonesia Assalamualaikum, selamat pagi/siang/sore, saya dari Indekstat Indonesia sedang mengadakan penelitian tentang pembangunan masyarakat di Kabupaten Blora. Penelitian ini untuk kepentingan ilmiah. Responden yang akan diwawancarai dalam penelitian ini adalah Warga Negara Indonesia yang berumur 17 tahun atau lebih, atau yang telah menikah, dan dipilih secara acak. Saya mohon diperkenankan untuk wawancara ini. SEMUA JAWABAN IBU/BAPAK/SAUDARA DIJAMIN KERAHASIAANNYA OLEH KAMI. PEMILIHAN RESPONDEN (KISH GRID) DALAM RUMAH TANGGA UNTUK PEWAWANCARA: Urutkan nama anggota keluarga yang berumur 17 tahun atau lebih, perempuan atau laki-laki, dari yang paling tua hingga yang paling muda. Pembantu, orang indekos, dan lain-lain yang tidak termasuk ke dalam Daftar Kartu Keluarga tidak diwawancarai. No. Nama semua anggota keluarga terdaftar Umur Jenis Kelamin Pindahkan nama anggota keluarga ke tabel dibawah ini dari yang paling tua ke yang paling muda sesuai dengan nomor kuesioner: 1. Nomor Kuesioner Ganjil: hanya laki-laki saja 2. Nomor Kuesioner Genap: hanya perempuan saja No. Nama anggota keluarga yang berumur 17 atau lebih atau sudah menikah Umur L/P 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 2 1 1 2 2 1 1 2 1 3 3 3 2 2 1 3 3 3 1 2 4 4 1 3 4 3 1 2 2 1 2 5 1 1 5 3 2 2 4 5 4 1 6 6 4 1 5 4 1 2 6 3 5 7 5 2 3 1 7 7 3 2 6 4 8 2 5 4 1 1 3 5 4 8 7 9 3 4 6 7 5 8 1 9 2 6 10 7 8 3 2 4 1 6 1 5 9


63 PT Indekstat Konsultan Indonesia A. DEMOGRAFI RESPONDEN A1. Jam Mulai Wawancara : A2. Nama Responden : A3. Kecamatan : 1 Kota Blora 7 Jati 12 Kradenan 2 Cepu 8 Jiken 13 Kedungtuban 3 Randublatung 9 Banjarejo 14 Sambong 4 Kunduran 10 Bogorejo 15 Todanan 5 Jepon 11 Japah 16 Tunjungan 6 Ngawen A4. Desa/Kelurahan : A5. Alamat Lengkap : A6. Nomor HP/WA : A7. Jenis Kelamin : 1 Laki-laki 2 Perempuan A8. Status Perkawaninan : 1 Belum pernah menikah 2 Sudah menikah 3 Duda/Janda A9. Usia : 1 17-19 tahun 6 40-44 tahun 11 65-69 tahun 2 20-24 tahun 7 45-49 tahun 12 70-74 tahun 3 25-29 tahun 8 50-54 tahun 13 ≥75 tahun 4 30-34 tahun 9 55-59 tahun 5 35-39 tahun 10 60-64 tahun A10. Pendidikan Terakhir : 1 Tidak sekolah/tidak tamat SD 4 SLTA: tamat SLTA/Sederajat 2 SD: tamat SD/Sederajat 5 Diploma: masih mahasiswa; tamat D1/D2/D3/D4 3 SLTP: tamat SLTP/Sederajat 6 Strata: masih mahasiswa; tamat S1/S2/S3 A11. Pekerjaan : 1 Pelajar/mahasiswa 8 Profesional (pengacara/konsultan) 2 Petani/peternak/nelayan 9 Anggota TNI/polri 3 Buruh kasar/supir/tukang 10 Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri 4 Pedagang wiraswasta 11 Pensiunan 5 Pegawai Swasta 12 Ibu Rumah Tangga 6 Pegawai Negeri Sipil (PNS) 13 Lainnya,Sebutkan......... 7 Guru A12. Suku : 1 Jawa 4 Samin 7 Dayak 2 Sunda 5 Batak 8 Lainnya sebutkan.... 3 Madura 6 Padang A13. Agama : 1 Islam 3 Katolik 5 Budha 2 Kristen 4 Hindu 6 Lainnya sebutkan... A14. Pengeluaran : 1 <2 juta rupiah 4 4-4.9 juta rupiah 2 2-2.9 juta rupiah 5 5-9.9 juta rupiah 3 3-3.9 juta rupiah 6 ≥ 10 ℎ


64 PT Indekstat Konsultan Indonesia BAGIAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT B. DIMENSI KOHESI SOSIAL Kerjasama Sosial : B1. Apakah bapak/ ibu bersedia membantu masyarakat yang mengalami musibah? 1 : Tidak Bersedia 2 : Kurang Bersedia 3: Bersedia 4. Pasti Bersedia B2. Dalam satu tahun terakhir, bagaimana tingkat intensitas anggota rumah tangga dalam membantu masyarakat yang terkena musibah? 1. Tidak pernah (Langsung ke Pertanyaan B5) 3. Sering 2. Jarang 4. Sangat Sering B3. Dalam satu tahun terakhir, sebutkan jenis musibah yang pernah dibantu? (Multiple answer) 1. Menjenguk tetangga sakit 2. Membantu korban kebakaran 3. Melayat atau membantu mengurus jenazah tetangga yang meninggal 4. Korban bencana alam 5. Lainya.. 6. Lainya.. 7. Lainya.. B4. Dalam satu tahun terakhir, sebutkan jenis bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terkena musibah? (Multiple answer) 1. Tenaga 5. Membantu dalam bentuk barang 2. Uang 6. Lainya… 3. Sembako (bahan pokok) 7. Lainya… 4. Dukungan moral 8. Lainya… Apakah Bapak/Ibu/Saudara bersedia membantu warga yang mengalami musibah berikut : No Kegiatan Opsi Pilihan Jawaban 1 : Tidak Bersedia 2 : Kurang Bersedia 3: Bersedia 4. Pasti Bersedia B5. Melayat jenazah 1 2 3 4 B6. Menggalang dana untuk donasi 1 2 3 4 B7. Menjenguk tetangga sakit 1 2 3 4 B8. Memberi bantuan kepada tetangga yang membutuhkan/mengalami musibah 1 2 3 4 B9. Donor darah 1 2 3 4 B10. Lainnya, Sebutkan.. 1 2 3 4 B11. Lainnya, Sebutkan.. 1 2 3 4 Note : B12 hanya ditanyakan apabila terdapat jawaban Tidak /Kurang Bersedia pada pertanyaan B5-B11 B12. Apa alasan anggota rumah tangga Bapak/Ibu/Saudara enggan mengikuti berbagai bentuk partisipasi dalam kegiatan sosial diatas? 1 Malas 4 Sudah diwakilkan oleh orang lain 2 Tidak suka/tidak bermanfaat 5 Lainnya, Sebutkan.... 3 Tidak ada waktu


65 PT Indekstat Konsultan Indonesia Jejaring Sosial B13. Pada satu tahun terakhir hinggat saat ini, apakah bapak/ ibu aktif dalam mengikuti organisasi? 1. Iya 2. Tidak Bagaimana keikutsertaan anggota rumah tangga Bapak/Ibu/Saudara dalam organisasi berikut ? (Catatan : Organisasi harus memiliki pengurus) No Bidang Kegiatan Organisasi Opsi Pilihan Jawaban 1 : Tidak Mengikuti 2 : Anggota Tidak Aktif 3: Anggota Aktif 4: Pengurus B13. Keagamaan : DKM Masjid/ Mushola 1 2 3 4 B14. Keagamaan : Pengurus Gereja 1 2 3 4 B15. Keagamaan : remaja masjid 1 2 3 4 B16. Keagamaan : perkumpulan jemaat gereja 1 2 3 4 B17. Pendidikan : Komite Sekolah 1 2 3 4 B18. Sosial : PKK 1 2 3 4 B19. Sosial : Karang Taruna 1 2 3 4 B20. Sosial : LSM 1 2 3 4 B21. Olahraga : Persatuan Olahraga 1 2 3 4 B22. Profesi : Kelompok Tani 1 2 3 4 B23. Profesi : Ikatan Dokter Indonesia 1 2 3 4 B24. Profesi : Kelompok tani 1 2 3 4 B25. Perguruan Silat 1 2 3 4 B26. Kepercayaan atau kebatinan 1 2 3 4 B27. Komunitas, sebutkan.. 1 2 3 4 B28. Lainnya, Sebutkan ... 1 2 3 4 B29. Lainnya, Sebutkan ... 1 2 3 4 B30. Lainnya, Sebutkan ... 1 2 3 4 B31. Apa alasan anggota rumah tangga Bapak/Ibu/saudara mengikuti kegiatan organisasi? 1 Belajar kepemimpinan 4 Mencari teman 2 Menambah pengetahuan 5 Melayani masyarakat 3 Mengisi waktu luang 6 Lainnya, sebutkan... Note : B32 hanya ditanyakan apabila pada pertanyaan B13-B30 menjawab Tidak Mengikuti. B32. Apa alasan anggota rumah tangga Bapak/Ibu/Saudara tidak mengikuti kegiatan organisasi? 1 Malas 4 Malu/rendah diri 2 Tidak suka/tidak bermanfaat 5 Sakit 3 Tidak ada waktu 6 Lainnya, Sebutkan.... B33. Pada satu tahun terakhir, apakah anggota rumah tangga aktif mengikuti kegiatan keagamaan? 1 : Tidak Aktif 2 : Kurang Aktif 3: Cukup Aktif 4. Sangat Aktif Bagaimana keikutsertaan anggota rumah tangga Bapak/Ibu dalam mengikuti kegiatan keagamaan berikut?


66 PT Indekstat Konsultan Indonesia No Kegiatan Keagamaan Opsi Pilihan Jawaban 1 : Tidak Aktif 2 : Kurang Aktif 3: Cukup Aktif 4. Sangat Aktif B34. Pengajian 1 2 3 4 B35. Perayaan keagamaan 1 2 3 4 B36. Haul 1 2 3 4 B37. Halal bihalal 1 2 3 4 B38. Tahlilan pekanan 1 2 3 4 B39. Lainnya, Sebutkan….. 1 2 3 4 B40. Lainnya, Sebutkan….. 1 2 3 4 Note : B41 hanya ditanyakan apabila pada pertanyaan B34-B40 terdapat jabawaban tidak aktif/kurang aktif. B41. Apa alasan anggota rumah tangga Bapak/Ibu/Saudara tidak aktif mengikuti kegiatan keagamaan? 1 Malas 4 Malu/rendah diri 2 Tidak suka/tidak bermanfaat 5 Sakit 3 Tidak ada waktu 6 Lainnya, Sebutkan.... Bagaimana keikutsertaan anggota rumah tangga Bapak/Ibu/Saudara dalam mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan berikut ? No Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Opsi Pilihan Jawaban 1 : Tidak Aktif 2 : Kurang Aktif 3: Cukup Aktif 4. Sangat Aktif B42. Olahraga 1 2 3 4 B43. Kesenian 1 2 3 4 B44. Arisan 1 2 3 4 B45. Rapat RT/RW/Dusun/Desa 1 2 3 4 B46. Kegiatan keterampilan 1 2 3 4 B47. Kegiatan posyandu 1 2 3 4 B48. Kegiatan Vaksinasi 1 2 3 4 B49. Lainnya, Sebutkan…. 1 2 3 4 Note : B49 hanya ditanyakan apabila pada pertanyaan B41-B48 terdapat jabawaban tidak aktif/kurang aktif. B50. Apa alasan anggota rumah tangga Bapak/Ibu/Saudara tidak aktif mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan? 1 Malas 4 Malu/rendah diri 2 Tidak suka/tidak bermanfaat 5 Sakit 3 Tidak ada waktu 6 Lainnya, Sebutkan.... Aksi Kolektif B51. Pada satu tahun terakhir, apakah anggota rumah tangga aktif mengikuti kegiatan untuk kepentingan masyarakat umum? 1 : Tidak Aktif 2 : Kurang Aktif 3: Cukup Aktif 4. Sangat Aktif


67 PT Indekstat Konsultan Indonesia Bagaimana keikutsertaan anggota rumah tangga Bapak/Ibu/Saudara dalam mengikuti kegiatan bersama untuk kepentingan warga berikut ? No Kegiatan Bersama untuk Kepentingan Warga Opsi Pilihan Jawaban 1 : Tidak Aktif 2 : Kurang Aktif 3: Cukup Aktif 4. Sangat Aktif B52. Kerjabakti 1 2 3 4 B53. Siskamling 1 2 3 4 B54. Penyuluhan 1 2 3 4 B55. Pelaksanaan peringatan hari kemerdekaan 1 2 3 4 B56. Pengalangan dana untuk pembangunan 1 2 3 4 B57. Rapat RT 1 2 3 4 B58. Sambatan (gotong royong membantu masyarakat yang mendirikan rumah) B59. Sebutkan lainya.. 1 2 3 4 B60. Sebutkan lainya.. 1 2 3 4 Note : B61 hanya ditanyakan jika pada pertanyaan B52-B60 terdapat jabawaban tidak/kurang aktif. B61. Apa alasan tidak aktif mengikuti kegiatan bersama untuk kepentingan warga? 1 Malas 4 Malu/rendah diri 2 Tidak suka/tidak bermanfaat 5 Sakit 3 Tidak ada waktu 6 Lainnya, Sebutkan.... Bagaimana tingkat intesitas anggota rumah tangga berinteraksi dengan warga dari agama lain: No Kegiatan Bersama lintas agama Opsi Pilihan Jawaban 1 : Tidak pernah 2 : Jarang 3: Sering 4. Sangat Sering B62. Berkunjung ke rumah penganut agama lain 1 2 3 4 B63. Makan bersama dengan teman yang menganut agama lain 1 2 3 4 B64. Berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan yang melibatkan penganut agama lain, seperti kerja bakti, temu warga, dsb. 1 2 3 4 B65. Membantu teman atau tetangga penganut agama lain yang mengalami kesulitan atau musibah 1 2 3 4 B66. Ikut kerja bakti membersi hkan rumah ibadat agama lain 1 2 3 4 B67. Terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi/ koperasi yang beranggot akan lintas agama 1 2 3 4


68 PT Indekstat Konsultan Indonesia Kepercayaan Sosial Pilihlah salah satu pilihan jawaban untuk masing-masing pertanyaan berikut ! No Pertanyaan Opsi Pilihan Jawaban 1 2 3 4 B68. Apakah anda percaya menitipkan rumah pada tetangga ketika semua ART bepergian/menginap di tempat lain? Sangat tidak percaya Tidak percaya Percaya Sangat percaya B69. Apakah anda percaya menitipkan anak (usia 0-12 tahun) pada tetangga ada di rumah? Sangat tidak percaya Tidak percaya Percaya Sangat percaya B70. Secara umum, apakah anda percaya bahwa aparatur desa/kelurahan telah menjalankan tugasnya dengan baik? Sangat tidak percaya Tidak percaya Percaya Sangat percaya B71. Secara umum, apakah anda percaya bahwa tokoh masyarakat di lingkungan tempat tinggal dapat berperan dalam membantu mengatasi masalah warga? Sangat tidak percaya Tidak percaya Percaya Sangat percaya B72. Secara umum, apakah anda percaya bahwa tokoh agama di lingkungan tempat tinggal dapat berperan sebagai panutan/penentun moral? Sangat tidak percaya Tidak percaya Percaya Sangat percaya B73. Apakah anda percaya bahwa polisi dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat? Sangat tidak percaya Tidak percaya Percaya Sangat percaya B74. Apakah anda setuju Bupati/Walikota harus penduduk asli kabupaten Blora? Sangat setuju Setuju Kurang setuju Tidak setuju C. DIMENSI INKLUSI SOSIAL Penerimaan terhadap perbedaan sosial budaya C1. Dalam 6 bulan terakhir, Apakah anda pernah berinteraksi/berkomunikasi dengan orang yang berbeda suku bangsa atau agama atau kepercayaan? 1 Ya Pernah 2 Tidak Pernah C2. Dalam setahun terakhir, apakah ada anggota rumah tangga yang pernah membantu penyelenggaraan kegiatan agama atau kepercayaan yang berbeda di wilayah tempat tinggal? 1 Ya Pernah 2 Tidak Pernah Jawablah pertanyaan berikut dengan opsi pilihan jawaban yang disediakan! No Pertanyaan Opsi Pilihan Jawaban 1 2 3 4 C3. Bagaimana tanggapan anda jika ada kegiatan di lingkungan sekitar rumah yang dilakukan oleh sekelompok orang dari suku bangsa lain? Sangat Keberatan Keberatan Tidak keberatan Sangat Tidak keberatan C4. Bagaimana tanggapan anda jika ada kegiatan di lingkungan sekitar rumah anda yang dilakukan oleh sekelompok orang dari agama atau kepercayaan lain? Sangat Keberatan Keberatan Tidak keberatan Sangat Tidak keberatan


69 PT Indekstat Konsultan Indonesia No Pertanyaan Opsi Pilihan Jawaban 1 2 3 4 C5. Bagaimana tanggapan anda seandainya ada anggota rumah tangga yang berteman dengan orang dari suku bangsa lain? Sangat Keberatan Keberatan Tidak keberatan Sangat Tidak keberatan C6. Bagaimana tanggapan anda seandainya ada anggota rumah tangga yang berteman dengan orang dari dari agama atau kepercayaan lain? Sangat Keberatan Keberatan Tidak keberatan Sangat Tidak keberatan Jawablah pertanyaan berikut dengan opsi pilihan jawaban yang disediakan! No Pertanyaan Opsi Pilihan Jawaban 1 2 C7. Dalam setahun terakhir, apakah ada anggota rumah tangga yang ketika menjalankan ibadah pernah mengalami pembatasan, ancaman kekerasan yang mengatasnamakan ajaran agama atau kepercayaan? Ya Tidak C8. Apakah anda pernah mendengar adanya kegiatan agama atau kepercayaan yang dilarang di tempat tinggal anda? Ya Tidak Dalam satu tahun terakhir, bagaiamana tingkat kesulitan anggota rumah tangga dalam melaksanakan aktivitas berikut : No Pertanyaan Opsi Pilihan Jawaban Sangat sulit Sulit Mudah Sangat Mudah C9. Melaksanakan ibadah dilingkungan tempat tinggal anda 1 2 3 4 C10. Melaksana kan ibadat ketika orang lain melaksanakan perayaan hari besar keagamaan 1 2 3 4 C11. Mengenakan simbol/ ekspresi keagamaan, seperti dalam berpakaian, pengunaan atribut, dsb.di tempat umum 1 2 3 4 C12. Mencari makanan yang baik menurut keyakinan Anda 1 2 3 4


70 PT Indekstat Konsultan Indonesia Inklusi terhadap Minoritas No Pertanyaan Opsi Pilihan Jawaban Tidak setuju Kurang setuju Setuju Sangat setuju C13. Semua kelompok agama harus diberi hak untuk menyiarkan ajaran agamanya 1 2 3 4 C14. Saya memperla kukan pemeluk agama lain sama seperti memperla kukan pemeluk seagama 1 2 3 4 C15. Saya mendukung kerabat/saudara saya berbuat baik kepada pemeluk agama lain 1 2 3 4 C16. Bagaimana tanggapan anda jika dipimpin oleh pemimpin (ketua/kepala) yang berbeda suku bangsa? 1 2 3 4 C17. Bagaimana tanggapan anda jika dipimpin oleh pemimpin (ketua/kepala) yang berbeda agama atau kepercayaan? 1 2 3 4 C18. Warga Negara Indonesia , apapun agamanya, berhak menjadi Presiden Republik Indonesia 1 2 3 4 C19. Setiap siswa berhak mendapat pendidikan agama di sekolah sesuai dengan agama yang dianutnya 1 2 3 4 Dukungan sosial kepada minoritas Jawablah pertanyaan berikut dengan opsi pilihan jawaban yang disediakan! C20. Bagaimana pendapat anda, jika masyarakat penganut agama minoritas dibangunkan fasiitas tempat ibadah yang baik dan nyaman Tidak setuju Kurang setuju Setuju Sangat setuju C21. Bagaimana tanggapan anda jika ada atau akan dibangun tempat ibadah agama atau kepercayaan lain di lingkungan sekitar anda? Tidak setuju Kurang setuju Setuju Sangat setuju C22. Setujukan anda jika anak dan lansia terlantar diurus dan difasilitasi oleh pemerintah Tidak setuju Kurang setuju Setuju Sangat setuju C23. Apakah bersedia untuk diajak berkontribusi dalam mengurus anak dan lansia terlantar Tidak bersedia Kurang bersedia Bersedia Sangat bersedia C24. Setujukah anda, jika pemerintah menerapkan pembangunan fasilitas umum yang ramah dan memperhatikan kaum disabilitas. Tidak setuju Kurang setuju Setuju Sangat setuju C25. Apakah bersedia untuk diajak berkontribusi dalam proses pembangunan fasilitas yang ramah kau disabilitas Tidak bersedia Kurang bersedia Bersedia Sangat bersedia Dalam setahun terakhir, apakah ada anggota rumah tangga yang mengalami diskriminasi atau perlakuan yang berbeda karena agama di lokasi berikut (Jawab 1 jika iya, jawab 2 jika tidak) No Kejadian Diskriminasi Ditempat tinggal Disekolah Ditempat Kerja Tempat Layanan Publik C26. Diskriminasi karena perbedaan gender (lakilaki dan perempuan) C27 Diskriminasi karena agama


71 PT Indekstat Konsultan Indonesia C28 Diskriminasi karena masuk disabilitas C29 Diskriminasi karena masuk kategori kelompok rentan (anak, fakir miskin, lansia) D. DIMENSI PENGEMBANGAN KAPASITAS MASYARAKAT Kesadaran Hukum dan Politik D1. Apakah dalam rumah tangga Bapak/Ibu/Saudara terdapat anak usia 0-17 tahun ? 1 Ya……… orang 2 Tidak D2. Apakah anak usia 0-17 tahun di rumah tangga Bapak/Ibu/Saudara telah memiliki akta kelahiran? 1 Sudah…………. orang 2 Belum,……………. orang Apakah Bapak/Ibu/Saudara akan memilih pada pemilu tahun 2024 mendatang? No Jenis Pemilihan Opsi Pilihan Jawaban 1 2 3 (TT/TJ) D3. Pemilu legislatif DPRD Kabupaten/Kota Ya Tidak D4. Pemilu legislatif DPRD Provinsi Ya Tidak D5. Pemilu legislatif DPD Ya Tidak D6. Pemilu legislatif DPR RI Ya Tidak D7. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Ya Tidak D8. Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Ya Tidak D9. Pemilihan Gubernur Ya Tidak Note : Pertanyaan D10 diisi apabilan terdapat jawaban tidak pada pertanyaan D3-D9 D10.Apa alasan Bapak/Ibu/Saudara tidak akan menggunakan hak pilih dalam pemilihan/ pemilu? 1 KTP tidak sesuai tempat tinggal 5 Tidak ada calon yang sesuai 2 Tidak ada waktu 6 Tidak ada yang memberi imbalan 3 Malas 7 Lainnya sebutkan..... 4 Sakit Menjelang pemilu 2024, adakah aktivitas atau isu berikut terjadi dan berkembang pada lingkungan tempat anda tinggal? No Nama Organisasi Massa Ya (1) Tidak (2) TT/TJ (3) D10. Adanya mobilisasi penolakan terhadap pelaksanaan pemilu/pilkada dari kelompok masyarakat 1 2 D11. Adanya potensi kekerasan dan kerusuhan berbasis SARA dalam politik kedepan 1 2 D12. Adanya himbauan dan/atau tindakan untuk memilih calon tertentu dari pemerintah lokal 1 2 D13. Adanya himbauan dan/atau tindakan untuk menolak calon tertentu dari pemerintah lokal atau tokoh masyarakat 1 2 D14. Adanya Penolakan terhadap calon perempuan di Pemilu/Pilkada 1 2 D15. Adanya Penolakan terhadap calon berlatarbelakang etnis, Suku, dan Agama tertentu di Pemilu/Pilkada 1 2 D16. Adanya materi sosialisasi yang bermuatan SARA di tempat umum 1 2


72 PT Indekstat Konsultan Indonesia D17. Adanya materi sosialisasi calon yang Hoax/ bohong 1 2 D18. Adanya materi sosialisasi mengandung ujaran kebencian 1 2 D19. Adanya konflik antar pendukung peserta pemilu/pasangan calon 1 2 Organisasi Masyarakat Sipil Apakah Bapak/Ibu/Saudara menjadi anggota organisasi massa yang mempunyai ADRT seperti berikut ini? No Nama Organisasi Massa Ya (1) Tidak (2) D20. HIPMI 1 2 D21. Nahdlatul Ulama (NU) 1 2 D22. Muhammadiyah 1 2 D23. Aisyiyah 1 2 D24. Serikat Buruh/Serikat Kerja/Tani 1 2 D25. HMI 1 2 D26. Banser 1 2 D27. Anshor 1 2 D28. Fatayat / Muslimat 1 2 D29. Pemuda Pancasila 1 2 D30. Lainnya sebutkan.... 1 2 D31. Lainnya sebutkan.... 1 2 D32. Apakah Bapak/Ibu/Saudara menjadi anggota partai politik peserta pemilu 2019? 1 Ya (mempunyai kartu anggota) 2 Simpatisan 3 Tidak Mitigasi Risiko Sosial Dalam tiga tahun terakhir, apakah ada anggota rumah tangga yang pernah mengalami bencana alam berikut ini? No Jenis Bencana Ya (1) Tidak (2) D33. Banjir 1 2 D34. Tanah Longsor 1 2 D35. Gempa Bumi 1 2 D36. Puting Beliung 1 2 D37. Kebakaran Hutan 1 2 D38. Kekeringan 1 2 Pada satu tahun terakhir, Berikan jawaban anda pada pernyataan-pernyataan berikut ini. No Pernyataan Ya (1) Tidak (2) D39. Apakah ada anggota rumah tangga yang merasa trauma akibat bencana alam? 1 2 D40. Apakah terdapat sistem peringatan dini bencana alam di desa/kelurahan? 1 2


73 PT Indekstat Konsultan Indonesia No Pernyataan Ya (1) Tidak (2) D41. Apakah terdapat perlengkapan keselamatan bencana alam di desa/kelurahan? 1 2 D42. Apakah terdapat jalur evakuasi bencana alam di desa/kelurahan? 1 2 D43. Adakah anggota rumah tangga yang pernah mengikuti pelatihan/simulasi terhadap penyelamatan bencana alam? 1 Ya, sebutkan dari mana…. 2 Tidak D44. Apakah pelatihan atau simulasi yang diikuti sesuai dengan bencana yang terjadi di desa? 1 Tidak sesuai 3 Sesuai 2 Kurang sesuai 4 Sangat sesuai Penyelesaian Sengketa Selama setahun terakhir, apakah ada anggota rumah tangga yang mengalami kejadian yang melibatkan lembaga penegak hukum (Kepolisian, kejaksaan, pengadilan) seperti di bawah ini? No Jenis Permasalahan Ya (1) Tidak (2) D45. Pelanggaran lalu lintas 1 2 D46. Sengketa tanah/rumah 1 2 D47. Sengketa hutang-piutang 1 2 D48. Perceraian 1 2 D49. Sengketa ganti rugi 1 2 D50. Sengketa waris 1 2 D51. Kekerasan dalam rumah tangga 1 2 D52. Sengketa buruh/kepegawaian 1 2 D53. Pencurian 1 2 D54. Perkelahian 1 2 D55. Penipuan 1 2 D56. Pelecehan 1 2 D57. Narkoba 1 2 D58. Lainnya, sebutkan..... 1 2 D59. D60.Dalam proses penyelesaian permasalahan, apakah anggota rumah tangga menerima bantuan hukum? 1 Tidak 2 Ya, berbayar mahal 3 Ya, berbayar terjangkau 4 Ya Gratis


74 PT Indekstat Konsultan Indonesia D61.Bagaimana kejadian permasalahan tersebut diselesaikan? 1 Permasalahan tidak selesaikan 2 Jalur pengadilan 3 Jalur diluar pengadilan 4 Musyawarah mufakat dari inisiatif pihak yang bersengketa 5 Musyawarah mufakat dengan pihak ketiga sebagai penengah Bagaimana penilaian bapak/ ibu terhadap peran lembaga/ tokoh menyelesaikan masalah di masyarakat? No Jenis Permasalahan Tidak Aktif Kurang Aktif Aktif Sangat Aktif D62. Polisi 1 2 3 4 D63. Kejaksaan 1 2 3 4 D64. TNI 1 2 3 4 D65. Satpol PP 1 2 3 4 D66. Pemerintah Desa 1 2 3 4 D67. Tokoh masyarakat 1 2 3 4 D68. Tokoh Agama 1 2 3 4 D69. Pemerintah kabupaten 1 2 3 4


Click to View FlipBook Version