The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul P5 kelas 10 sem 1 2023/2024 tema BHINEKA TUNGGAK IKA dengan judul Lagumu adalah laguku, Tarimu Tariku juga

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by husnul khotimah, 2023-10-29 17:38:30

Modul P5 10/1

Modul P5 kelas 10 sem 1 2023/2024 tema BHINEKA TUNGGAK IKA dengan judul Lagumu adalah laguku, Tarimu Tariku juga

Lembar refleksi tahap aksi Peluncuran projek Budaya daerah nusantara Nama Refleksi yang disampaikan Catatan


Perkembangan Sub elemen Sub elemen Mulai berkembang Berkembang Cakap Sangat Cakap Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya Memahami bahwa kemajemukan dapat memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman dan pemahaman yang baru. Mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dari keragaman budaya di Indonesia. Memahami pentingnya melestarikan dan merayaka tradisi budaya untuk mengembangkan identitas pribadi, sosial,dan bangsa Indonesia serta mulai berupaya melestarikan budaya dalam kehidupan seharihari Mempromosikan pertukaran budaya dankolaborasi dalam dunia yang saling terhubung serta menunjukkannya dalamperilaku. Kerja sama Memahami bahwa kerjasama adalah hal yang baik dan wajib dilakukan di setiap kelompok menunjukkan kemampuan kerjasama dalam kelompok Mampu kerjasama dalam kelompok secara aktif Aktif mengingatkan dan Mengajak teman untuk kerjasama Tanggap terhadap lingkungan sosial Mampu memahami peristiwa yang terjadi di sekitar Memahami peristiwa sosial disekitar dan ada andil untuk menanyakan masalah sosial Ikut serta dalam memecahkan masalah sosial yang timbul di lingkungannya Meganjurkan dan mencontohkan pada lingkungan sekitar untuk selalu membantu jika ada peristiwa di sekitarnya Memiliki Keluwesan Berpikir dalam Mencari Alternatif Solusi Permasalahan Membandingkan gagasan-gagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan Berupaya mencari solusi alternatif saat pendekatan yang diambil tidak berhasil berdasarkan identifikasi terhadap situasi Menghasilkan solusi alternatif dengan mengadaptasi berbagai gagasan dan umpanbalik untuk menghadapi situasi dan permasalahan Bereksperimen dengan berbagai pilihan secara kreatif untuk memodifikasi gagasansesuai dengan perubahan situasi Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinil Memahami bahwa ide kreatif yang dimiliki perlu dituangkan Mampu menyampaikan ide- ide kreatif untuk mengembangkan kreasi Mampu menjalankan ide kretaif dan mengetahui perbaikanperbaikan dalam pelaksanaan idenya Mampu mempromosikan ide kreatif yang dimiliki


SMAN 1 MENTHOBI RAYA Tahun Pelajaran 2023/2024 Modul Projek 1 Bhineka Tunggal Ika Topik : Lagumu adalah laguku, Tarimu juga tariku Kelas X D


Jurnal Projek P5 Tema : Bhinneka Tunggal Ika Menjadi insan yang Melestarikan Kebudayaan Nusantara 3-21 Oktober 2022 Tanggal Nama Catatan


TARI TENUN IKAT KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA (TTU) PROVINSI NUSA TENGARA TIMUR A. Sejara Tari Tenun Ikat Sejarah perkembangan Tari tenun ikat baru di kenalkan kepada kalangan bangsawan pada masa pemerintahan usif (raja) Usfinit sebagai raja tertinggi. Dalam mitos dan cerita rakyat disebut be’e (Nenek Moyang) Sani Finit sebagai penenun ikat pertama. Maha karya tersebut kemudian digunakan sebagai tais (kain sarung perempuan) bagi ibu yang baru saja melahirkan, dalam sebuah ritual keluarga raja usfinit yang di kenal dengan tapoin liana (Upacara mengeluarkan anak setelah melahirkan). Jenis tenun ini kemudian di kenalkan pada masyarakat luas pada masa pemerintahan eksekutif Usif (raja) Taolin (1913-1933) (Usfinit Alexander 2003;49). Masyarakat luas kemudian mulai membuat Tari tenun ikat untuk kalangan terbatas yakni kalangan Usif (raja) dan kalangan bangsawan lain secara hierarki. Perjalanan Tari tenun ikat akhirnya digunakan dalam upacara-upacara adat oleh masyarakat adat kelompok suku amaf dan meluas kepada rakyat biasa (kolo manu). Dalam perkembangannya Tari Tenun ikat mendapat tempat utama sebagai tenun yang mempunyai kualitas nomor satu dan di gunakan sebagai belis (mas kawin) dan upacara-upacara adat lainnya. Pada masyarakat adat dalam wilayah kerajaan maubesi kemudian berkembanglah motif tenun ikat dengan berbagai pemaknaan di setiap suku pengembang di sekitar wilayah kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara. B. Pengertian dan gerakan Tari Bidu Tenun Ikat Tari tradisional di Indonesia memiliki gerakan yang indah dan memiliki filosofi tinggi. Termasuk tari tradisional Kabupaten Timor Tengah Utara yang selalu berhasil memukau wisatawan yang melancong ke Pulau Timor.Selain tari bonet, tarian ote nakaf, Tari Bidu, Tari Gong, tari korolele, tari cerana, tari kebalai, tari likurai, dan masih banyak tari tradisional NTT, salah satunya tari tenun ikat. Tari tenun ini juga sering digunakan untuk menghibur tamu, acara pernikahan atau dibawakan dalam acara acara adat tertentu. Tari tenun ikat merupakan salah satu jenis tari tradisional Timor Tengah Utara yang mengisahkan tentang cara pembuatan kain adat dengan menggunakan kapas atau benang aslih (Abu Meto).


Tahapan gerak tari tenun ikat mempunyai makna dengan urutan gerak sebagai Berkut ; 1. Proses Pembersihan lahan ( Tameu Poan) 2. Menanam Kapas ( Sen abas) 3. Memanen Kapas ( Quik Abas) 4. Proses pembersihan biji kapas ( Tabeu ) 5. Proses penghalusan kapas ( Tapok abas ) 6. Proses pengintalan kapas ( Tasun abas) 7. Proses penggulungan kapas ( Taun abas) 8. Proses pembentangan benang ( Non abas) 9. Proses Penenunan ( Teun) 10. Proses Penjahitan kain ( Sobete tais) 11. Memakai kain ( Taek Tais) C. Busana dan gerakan Tari Tenun Ikat 1. Busana Busana tari tenun ikat terdiri dari Kain tenun aslih, Stagen , selendang, Kembang goyang, Destar, dan parang. 2. Gerakan Tari ini termasuk tari kekompakan artinya seluruh gerakan harus menunjukan kekompakan dan diiringi dengan music tradisional serta alunan suara dan gong. D. Fungsi Tari Tenun Ikat Tari tenun memiliki fungsi sebagai alat pelestari kebudayaan tenun-menenun yang ada di Pulau Timor. Dengan adanya tarian yang terus dilestarikan, secara tidak langsung alat-alat tradisional yang digunakan dalam proses menenun juga akan tetap lestari. Tari tenun termasuk tari balihbalihan atau fungsi menghibur. Hingga sekarang tari ini masih diperagakan dan digunakan untuk menghibur para tamu.


LAGU ORAS LORO MALIRIN Oras loro malirin, Teu tanis laka teu tanis. Tanis na'ak nian ina ro sina sae ro sina. Taka sela ba kuda, lun turu bete lun turu, Bete keta lun turu, ba kikar ba mai kikar. Ohin kalan sei rani, ai ida mutu ai ida, awan ami ain foho, ain tasi emi ain tasi. Terjemahan asli: WAKTU SURYA TERBENAM Waktu surya terbenam Anak merpati menangis Menangisi induknya yang pergi dengan kapal Pasang pelana kuda Air mata gadis bercucuran Janganlah gadis menangis Kupergi dan akan kembali Malam ini berkumpul Hinggap sedahan Besok kalian kelaut Kami akan kegunug.


Click to View FlipBook Version