The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

teks eksplanasi kelompok 3

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Abraham Billy, 2023-02-20 00:06:52

Teks eksplanasi

teks eksplanasi kelompok 3

Teks eksplanasi Kelompok 3


Hujan Es (Ditulis oleh : Abraham Billy Budi Santoso/8B/1) data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABA Hujan es adalah hujan yang berbentuk seperti bola es yang disebabkan oleh awan cumulonimbus yang tumbuh vertikal melebihi titik beku air. Fenomena ini terjadi di masa transisi/pancaroba dan di negara tropis, karena memiliki kelembapan yang cukup tinggi, dampaknya menyebab kan kerusakan fisik di fasilitas umum dan pribadi. Ciri cirinya saat huajn es berlangsung disertai kilat dan angina kencang yang berdurasi singkat. Hujan es terbentuk dari sistem awan konvektif jenis cumulonimbus (cb), umumnya awan jenis ini memiliki dimensi menjulang tinggi yang menyebabkan labilitas udara. Strong up draft diketahui dapat membawa uap air naik hingga suhu udara sangat dingin dan uap air membeku menjadi partikel es, curah hujan es ini sedang seperti gerimis. Hujan es berakhir setelah awan cumulonimbus berpindah dan suhu mulai menghangat. Hujan es dapat merusak genting warga, kaca mobil dan kaca bis serta dapat melukai manusia. Dampak dari hujan es kealam dapat dapat mencemari kualitas udara/ambiesn, biasanya hujan es juga membawa debu dan lingkungan tidak mempengaruhi terjadinya hujan es. Fenomena hujan es terjadi karena awan cumulonimbus yang tumbuh vertikal yang melebihi titik beku air. Dampaknya hujan es dapat merusak fasilitas umum/pribadi dan


• www.detik.com • https://peristiwa.info • www.its.ac.id • www.kompas.com • www.inilah.com Daftar Pustaka ;


Musim Kemarau (Ditulis oleh :I NyomanGede Astina/8B/10) Musim kemarau adalah suatu peristiwa di mana terjadi kekeringan karena penurunan curah hujan di suatu wilayah yang kondisinya akan berubah dalam jangka waktu tertentu dalam setahun. Kemarau biasa terjadi Pada daerah beriklim tropis, biasanya musim kemarau terjadi pada bulan April sampai bulan September. Akibat dari musim kemarau yang panjang adalah sulitnya mendapatkan air. Lahan menjadi kering sehingga tanaman banyak yang mati. Menyebabkan terjadinya kebakaran hutan. Awal proses terjadinya musim kemarau yaitu dipengaruhi oleh gerakan angin muson timur yang melewati kawasan Indonesia.


Angin muson merupakan angin yang bertiup dari belahan bumi utara sehingga menyebabkan benua Australia lebih dingin dan tekanan udaranya meningkat. Keadaan tersebut menjadikan suhu di benua Asia meningkat dengan tekanan udara rendah. Selanjutnya angin yang berasal Australia akan melewati gurungurun yang mempunyai sifat panas dan kering. Musim Kemarau berhenti saat berhembusnya angin Muson Barat. Yang Merupakan angin yang berhembus dari Benua Asia ke Australia yang mengakibatkan musim hujan terjadi Musim kemarau dapat berdampak buruk bagi manusia, yaitu karena kemarau pada berbagai wilayah dan sulit diatasi dengan cepat. Sumur tidak lagi memiliki persediaan air bersih, sehingga jumlah air bersih menurun drastis. Kondisi pertanian yang menurun karena persediaan air yang mengering, sehingga tumbuhan tidak bisa disirami dengan baik. musim kemarau dipengaruhi oleh gerakan angin muson timur yang melewati australia dan berhembus ke asia. Dampak buruk musim kemarau adalah Sumber Air Bersih Berkurang Apabila sumber air bersih berkurang, maka akn berdampak pada berkurangnya konsumsi air minum yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. jika musim kemarau terjadi pastinya akan berdampak buruk bagi manusia dan cara mencegahnya adalah dengan Memelihara dan melakukan rehabilitasi terhadap konservasi lahan maupun air dan Reboisasi hutan dan penghijauan di area pemukiman warga maupun di jalan besar.


Daftar Pustaka ; https://brainly.co.id https://regional.kompas.com https://rimbakita.com/musim-kemaraurumah.com dlh.semarangkota.go.id


hujan adalah sebuah presipitasi berbentuk cairan yang turun sampai ke Bumi. Adapun presipitasi adalah proses pengembunan di Atmosfer. Hujan terbentuk apabila titik air yang terpisah dari awan jatuh ke Bumi. Hujan dapat terjadi di negara manapun. Fenomena ini bisanya turun setiap saat mulai dari pagi, siang, sore, bahkan malam. Fenomena hujan bisa terjadi karena adanya proses alami di Bumi, yaitu penguapan air, pengembunan, dan terbentuknya partikel es. Hujan membawa dampak positif maupun negatif. Fenomena hujan datang membawa air guna kebutuhan masyarakat yang sebelumnya mungkin mengalami krisis air bersih pada saat kemarau, akan tetapi datangnya musim hujan menjadi pemicu utama terjadinya banjir. Terdapat banyak tanda-tanda turunnya hujan, tahapan yang pertama adalah cuaca yang mendung. Meskipun belum terjadi hujan, namu saat langit menjadi mendung dan gelap biasanya beberapa saat kemudian akan turun hujan. Selanjutnya adalah hawa atau suhu di sekitar menjadi lebih dingin dan terdengar suara petir. Hujan (Ditulis oleh :Vania Eva Crystin Takubessi /8B/20)


Secara sederhana proses terjadinya hujan bisa dibagi menjadi tiga yaitu evaporasi, kondensasi, dan presipitasi. Proses evaporasi merupakan proses penguapan air yang ada di permukaan bumi, baik daratan atau perairan. Penguapan terjadi disebabkan oleh adanya suhu panas dari Bumi. Proses yang kedua adalah kondensasi. Proses ini terjadi ketika evaporasi naik ke atmosfer kemudian mengembun, proses ini menyebabkan terbentuknya partikel es. Proses yang terakhir adalah presipitasi yaitu mencairnya butiran es di awan kemudian turun ke Bumi yang disebut hujan. Akhir dari fenomena hujan ini adalah ketika awan yang sudah tidak terlalu padat dengan uap air sehingga hujan sedikit demi sedikit menghilang. Curah hujan yang turun secara terus-menerus dapat menimbulkan tanah longsor, serta angin yang kencang dapat menimbulkan kerusakan pada tanaman. Fenomena hujan membutuhkan adanya bantuan dari sinar matahari dalam proses penguapan air laut. Hujan dapat membuat tanah menjadi subur dan menghasilkan hasil panen yang memuaskan.


Fenomena hujan dapat terjadi karena adanya penguapan, pengembunan, mencairnya butiran es di awan. Dampak tidak langsung turunnya hujan adalah meningkatnya penyebaran penyakit demam berdarah. Dampak lain hujan yaitu terjadinya banjir. Banjir dapat terjadi karena selokan tidak dapat bekerja dengan baik karena adanya penumpukan sampah, maka di harapkan agar warga bisa menjaga kebersihan selokan dengan baik, agar dapat mengurangi potensi terjadinya banjir. Fenomena hujan adalah fenomena yang prosesnya terjadi karena proses alami, hujan memiliki dampak negatif maupun positif, fenomena ini dapat terjadi di negara manapun dan kapanpun


Daftar Pustaka ; 1. www.kompas.com 2. www.viva.co.id 3. www.detik.com 4. www.climate4life.info


Puting Beliung (Ditulis oleh :I Made Wira Shaskara Yana /8B/8) Angin puting beliung adalah angin kencang dengan gerakan yang berasal dari awan cumulonimbus. Angin puting beliung memiliki kecepatan lebih dari 64,4 km/jam dengan durasi atau waktu kejadiannya 5 menit dan terjadi di wilayah yang tidak luas. Angin puting beliung sering terjadi di wilayah tropis di antara garis balik Utara dan Selatan, kecuali di daerah-daerah yang sangat berdekatan dengan khatulistiwa. Bencana ini disebabkan oleh perbedaan tekanan dalam suatu sistem cuaca. Angin puting beliung menyebabkan rumah akan hancur dan tanaman akan tumbang diterjang angin puting beliung Awal proses terjadinya angin puting beliung yaitu di dalam awan sedang terjadi arus udara yang naik ke atas dengan tekanan yang sangat kuat, proses terjadinya hujan belum turun karena titik air serta kristal es masih ditahan oleh arus udara yang bergerak naik menuju puncak awan. Titik air yang sudah tidak bisa lagi ditahan oleh udara akan naik menuju puncak awan. Lalu hujan akan turun dan menyebabkan adanya gaya gesek antara arus udara yang naik dan turun, temperatur massa udara yang turun mempunyai suhu yang lebih dingin lebih dingin jika dibandingkan udara yang ada di sekelilingnya, saat arus udara naik dan turun akan menimbulkan arus geser yang memutar lalu membentuk pusaran, semakin lama, arus udara akan semakin cepat.


Seiring berjalan, masa ini akan berhenti dan pertumbuhan awan akan berakhir. Dampak yang ditimbulkan angin puting beliung yaitu makhluk hidup bisa mati karena terlempar atau terbentur benda keras lainnya yang ikut masuk kedalam pusaran angin. Pengaruh puting beliung bagi lingkungan yaitu menyebabkan kerusakan hingga kehancuran bangunan, rumah, gedung ataupun infrastruktur dan puing puing atau sampah yang terbawa angin puting beliung menjadi berserakan. Angin puting beliung terjadi karena adanya gaya gesek antara arus udara yang naik dan turun. Dampak yang ditimbulkan dari fenomena itu adalah makhluk hidup bisa mati karena terlempar atau terbentur benda keras yang ikut masuk ke dalam angin puting beliung. Fenomena itu menimbulkan rumah akan hancur, dapat diatasi dengan menjauh dari kawasan angin puting beliung. Dampak dari fenomena ini bisa dikurangi dengan cara segera menjauh dari kawasan angin puting beliung dan mencari tempat untuk mengungsi.Angin puting beliung berbahaya bagi makhluk hidup maka dari itu kita harus lebih berhati hati.


Daftar Pustaka ; www.kompas.com https://pusdataru.jatengprov.go.id Pusatkrisis.kemkes.go.id www.detik.com www.gramedia.com


Click to View FlipBook Version