The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

WxLNBjjCr3sM2mOZXfJgJlJarJnYzvepW7kkzJFb

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Buku Digital, 2023-06-05 04:34:04

WxLNBjjCr3sM2mOZXfJgJlJarJnYzvepW7kkzJFb

WxLNBjjCr3sM2mOZXfJgJlJarJnYzvepW7kkzJFb

Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 46 Gambar 33. Jumlah Izin/Kebijakan/Persetujuan Penggunaan Kapal Asing untuk Kegiatan Lain Selain Mengangkut Penumpang dan/atau Barang Tahun 2018 Sumber: Sub-Direktorat Angkutan Laut Khusus dan Usaha Jasa Terkait, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Sebanyak 68% atau 68 izin dan kebijakan penggunaan kapal asing yang dikeluarkan selama periode Januari sampai dengan September 2018 oleh Kementerian Perhubungan, dengan jumlah masing-masing 13 izin penggunaan kapal asing dan 55 kebijakan penggunaan kapal asing. Hal ini menunjukkan bahwa sebanyak 80 atau 88% penggunaan kapal asing di wilayah perairan Indonesia dilakukan oleh kapal-kapal yang tipe kapalnya tidak tercantum dalam Lampiran Permenhub No. PM 100 Tahun 2016 sebagaimana telah diubah dengan Permenhub No. PM 115 Tahun 2017. Data jumlah izin dan kebijakan penggunaan kapal asing yang dikeluarkan selama periode Januari – September 2018 dapat dilihat pada tabel dan grafik di bawah ini. Tabel 5. Jumlah Izin dan Kebijakan Penggunaan Kapal Asing di Wilayah Perairan Indonesia No. Tipe Kapal Jumlah Izin / Kebijakan Jumlah Kapal Keterangan 1 Jack Up Rig 7 6 Izin Penggunaan Kapal Asing (IPKA) 2 Self Elevating Jack Up Rig 1 1 Izin Penggunaan Kapal Asing (IPKA) 3 Selft Elevating Drilling Unit 4 2 Izin Penggunaan Kapal Asing (IPKA) 4 Semi Submersible Rig 1 1 Izin Penggunaan Kapal Asing (IPKA) 5 Anchor Handling Tug Supply 1 1 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing 6 Cable Laying/Cable Laying Barge/Cable Laying Vessel 14 7 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing 7 Cutter Suction Dredger 3 3 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing 8 Floating Storage Offloading 2 2 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing 9 LNG Carrier 5 3 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing 68% 32% Jumlah izin / kebijakan / persetujuan (Periode Jan - Sept 2018 berdasarkan Permenhub No. PM 110 / 2016 jo. PM 115 / 2017) Jumlah izin / kebijakan / persetujuan (Periode Okt - Des 2018 berdasarkan Permenhub No. PM 92 / 2018)


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 47 No. Tipe Kapal Jumlah Izin / Kebijakan Jumlah Kapal Keterangan 10 Multicat 4 4 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing 11 Multipurpose Vessel 1 1 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing 12 Power Plant Vessel 9 5 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing 13 Spraying Barge 1 1 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing 14 Survey Research Vessel 6 4 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing 15 Trailing Suction Hopper Dredger 9 8 Kebijakan Penggunaan Kapal Asing Sumber: Sub-Direktorat Angkutan Laut Khusus dan Usaha Jasa Terkait, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Gambar 34. Jumlah Izin dan Kebijakan Penggunaan Kapal Asing di Wilayah Perairan Indonesia Sumber: Sub-Direktorat Angkutan Laut Khusus dan Usaha Jasa Terkait, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Pada periode Oktober – Desember 2018, penggunaan kapal asing mengacu pada peraturan baru yaitu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 92 Tahun 2018. Di dalam peraturan ini, terdapat 27 tipe kapal asing yang dapat digunakan di wilayah perairan Indonesia. Selama periode Oktober – Desember 2018, terdapat 32 persetujuan yang ditetapkan oleh Menteri Perhubungan untuk penggunaan 15 tipe kapal. Data selengkapnya dapat dilihat pada tabel dan grafik di bawah ini. 7 4 1 1 14 9 9 6 5 4 3 2 1 1 1 0 2 4 6 8 10 12 14 JACK UP RIG SELFT ELEVATING DRILLING UNIT SELF ELEVATING JACK UP RIG SEMI SUBMERSIBLE RIG CABLE LAYING/CABLE LAYING BARGE/CABLE LAYING VESSEL POWER PLANT VESSEL TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER SURVEY RESEARCH VESSEL LNG CARRIER MULTICAT CUTTER SUCTION DREDGER FLOATING STORAGE OFFLOADING ANCHOR HANDLING TUG SUPPLY MULTIPURPOSE VESSEL SPRAYING BARGE


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 48 Tabel 6. Jumlah Persetujuan Penggunaan Kapal Asing (PPKA) No. Tipe Kapal Jumlah Persetujuan Jumlah Kapal 1 Anchor Boat 1 1 2 Anchor Handling Tug Supply 3 3 3 Cable Laying Vessel 3 2 4 Cement Pipe Mixing 2 2 5 Deep Cement Mixing 3 2 6 Dp3 Ice Class Special Service Vessel/Diving Support 1 1 7 Self Elevating Jack Up Rig Drilling Unit 6 6 8 LNG Carrier 2 2 9 Offshore Geotechnical Vessel 1 1 10 Pipe Laying Barge 3 3 11 Plant Barge 1 1 12 Power Plant 1 1 13 Semi Submersible Drilling Rig 1 1 14 Survey Research Vessel 2 2 15 Trailing Suction Hopper Dredger 2 2 Sumber: Sub-Direktorat Angkutan Laut Khusus dan Usaha Jasa Terkait, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Gambar 35. Jumlah Persetujuan Penggunaan Kapal Asing (PPKA) Sumber: Sub-Direktorat Angkutan Laut Khusus dan Usaha Jasa Terkait, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut 6 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 2 4 6 SELF ELEVATING JACK UP RIG DRILLING UNIT ANCHOR HANDLING TUG SUPPLY CABLE LAYING VESSEL DEEP CEMENT MIXING PIPE LAYING BARGE CEMENT PIPE MIXING LNG CARRIER SURVEY RESEARCH VESSEL TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER ANCHOR BOAT DP3 ICE CLASS SPECIAL SERVICE VESSEL/DIVING SUPPORT OFFSHORE GEOTECHNICAL VESSEL PLANT BARGE POWER PLANT SEMI SUBMERSIBLE DRILLING RIG


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 49 Persetujuan penggunaan kapal asing menjadi salah satu komponen dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Berikut merupakan jumlah PNBP pada tahun 2017 – 2018. Jumlah penerimaan negara bukan pajak yang berasal dari penerbitan PPKA pada tahun 2018 sebesar Rp 525 juta. Nilai tersebut meningkat sebesar 36,4% dari tahun 2017 (Rp 385 juta). Gambar 36. Jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berasal dari Penerbitan PPKA Tahun 2017-2018 (Rupiah) Sumber: Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut B. KUNJUNGAN KAPAL DALAM NEGERI Dari 16 pelabuhan yang dikaji, Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pelabuhan yang paling banyak dikunjungi di tahun 2018, yaitu mencapai 7.932 kunjungan. Sementara, jumlah kunjungan terendah terdapat di Pelabuhan Banten yang hanya mencapai 25 kunjungan pada tahun 2018. 385.000.000 525.000.000 2017 2018


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 50 Gambar 37. Jumlah Kunjungan Kapal di 16 Pelabuhan yang Menerapkan InaPortNet Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet Jika dilihat dari jumlah kunjungan (ship call) bulanan, bulan Maret merupakan bulan dengan jumlah kunjungan terbanyak (3.899 kunjungan kapal), diikuti oleh bulan Februari (3.342 kunjungan), Oktober (3.240 kunjungan), dan Januari (3.223 kunjungan). Sementara, bulan dengan jumlah kunjungan terendah adalah bulan Juni dengan hanya 1.963 kunjungan. Jumlah tersebut menurun sebesar 32,2% dari bulan sebelumnya. Gambar 38. Jumlah Kunjungan Kapal Per Bulan Pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 2148 3545 1103 1474 4376 25 1302 7932 6877 259 316 3101 1642 411 1590 146 Ambon Banjarmasin Bitung Belawan Balikpapan Banten Gresik Tanjung Priok Makassar Palembang Panjang Pontianak Sorong Tanjung Emas Tanjung Perak Teluk Bayur 3223 3342 3899 3162 2896 1963 2941 2812 3047 3240 3032 2690 0 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000 4500 Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sept Okt Nov Des


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 51 Selanjutnya, jumlah kunjungan kapal juga dilihat berdasarkan ukuran DWT. Kapal dengan ukuran kurang dari 5.000-10.000 DWT merupakan tipe kapal yang paling banyak melakukan kunjungan di tahun 2018, yaitu sebanyak 12.493 kunjungan, kemudian diikuti oleh kapal dengan ukuran DWT 2.000-5.000 dan 10.000-20.000 dengan jumlah masing-masing 8.707 dan 6.477 kunjungan. Gambar 39. Jumlah Kunjungan Kapal Berdasarkan Ukuran DWT Kapal Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet Selain dilihat dari ukuran DWT, jumlah kunjungan kapal juga dilihat dari ukuran Gross Tonnage atau GT. Rentang ukuran 2.000-5.000 GT merupakan ukuran kapal yang dominan melakukan kunjungan di 16 pelabuhan dalam negeri pada tahun 2018 yaitu sebanyak 13.349 kunjungan. Jumlah kunjungan kedua terbanyak adalah kapal dengan ukuran kurang dari 5.000-10.000 GT yaitu sebanyak 11.382 kunjungan. Sementara, kapal yang paling jarang melakukan kunjungan di 16 pelabuhan dalam negeri pada tahun 2018 adalah kapal dengan ukuran 500-1.000 GT (910 kunjungan). 1.686 1.118 2.187 8.707 12.493 6.477 3.579 0 2.000 4.000 6.000 8.000 10.000 12.000 14.000 Kurang dari 500 500-1.000 1.000-2.000 2.000-5.000 5.000-10.000 10.000-20.000 Lebih dari 20.000


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 52 Gambar 40. Jumlah Kunjungan Kapal Berdasarkan Ukuran Kapal GT Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet Jika dilihat dari tipe kapal, container ship menjadi jenis kapal yang paling banyak melakukan kunjungan, yaitu sekitar 20.225 kunjungan. Setelahnya, Kapal tongkang menjadi jenis kapal yang paling banyak melakukan kunjungan di tahun 2018, yaitu sebanyak 6.874 kunjungan. Gambar 41. 10 Jenis Kapal dengan Jumlah Kunjungan Dalam Negeri Terbanyak pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 1.006 910 3.208 13.349 11.382 4.568 1.824 0 2.000 4.000 6.000 8.000 10.000 12.000 14.000 16.000 Kurang dari 500 500-1.000 1.000-2.000 2.000-5.000 5.000-10.000 10.000-20.000 Lebih dari 20.000 277 326 395 433 546 665 1.923 3.042 6.874 20.225 0 5.000 10.000 15.000 20.000 25.000 KAPAL MOTOR TUNDA (TUG BOAT) RO-RO FERRY KAPAL LANDING CRAFT TANK (LCT) SELF-PROPELLED OIL BARGE (SPOB) OIL TANKER / TANGKI MINYAK TONGKANG MINYAK (OIL BARGE) TONGKANG GELADAK (DECK BARGE) GENERAL CARGO TONGKANG / BARGE CONTAINER SHIP


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 53 C. PELAYARAN PERINTIS Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 93 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan dan Pengusahaan Angkutan Laut, pasal 1 ayat (7) menyebutkan bahwa pelayaran perintis adalah pelayanan angkutan di perairan pada trayek-trayek yang ditetapkan oleh pemerintah untuk melayani daerah atau wilayah yang belum atau tidak terlayani oleh angkutan perairan karena belum memberikan manfaat komersial. Keberadaan pelayaran perintis memiliki peranan besar terhadap pertumbuhan perekonomian nasional Indonesia, terutama dalam memberikan pelayanan mobilitas penduduk dan pemenuhan bahan-bahan pokok pada daerah-daerah terpencil. Kegiatan pelayaran perintis diselenggarakan dengan menggunakan kapal yang laik laut untuk mengangkut penumpang, barang, dan/atau penumpang dan barang. 113 trayek pelayaran pada tahun 2018 terdiri dari 46 trayek yang dilayani oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) melalui penugasan dan 67 trayek yang dilayani oleh perusahaan swasta melalui skema pelelangan umum. Total pelabuhan dalam pelayaran perintis ini adalah 41 pelabuhan pangkal dan 498 pelabuhan singgah dengan total pagu anggaran sebesar Rp 1.102 triliun. Kapal yang beroperasi dalam pelayaran perintis adalah sebanyak 107 kapal negara (61 kapalnya dioperasikan oleh swasta) dan 6 kapal swasta (Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, 2018). Tabel 7. Trayek Pelayaran Perintis No. Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 I Nanggroe Aceh Darussalam 1 Meulaboh R-1 Meulaboh - 105 - Sinabang - 70 - Pulau Banyak - 33 - Singkil - 33 - Pulau Banyak - 70 - Sinabang - 140 - Calang - 140 - Sinabang - 105 - Meulaboh 891 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 35 /750 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 9 7


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 54 No. Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 2 Calang R-2 Calang - 118 - Sabang - 28 - Malahayati - 28 - Sabang - 123 - Lhokseumawe - 123 - Sabang - 118 - Calang - 140 - Sinabang - 66 - Tapaktuan - 66 - Sinabang - 140 – Calang 950 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 108 /1200 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 12 30 II Sumatera Barat 3 Teluk Bayur R-3 Teluk Bayur - 40 - Panasahan - 99 - Sikabaluan/Pokai - 12 - Labuhan Bajau - 40 - Sigologolo - 17 - Saeru - 34 - P.Tello - 48 - Teluk Dalam - 97 - Sibolga - 97 - Teluk Dalam - 48 - P.Tello - 34 - Saeru - 17 - Sigologolo - 40 - Labuhan Bajau - 12 - Sikabaluan/Pokai - 96 -Teluk Bayur 731 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 109 /1200 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 10 35 R-4 Teluk Bayur - 89 - Labuhan Bajau - 12 - Sikalabaluan/Pokai - 12 - Muara Saibi/Subeleng - 14 - Siberut/Mailepet - 38 - Tua Pejat - 72 - Panasahan - 40 - Teluk Bayur - 40 - Penasahan - 72 - Tua Pejat - 18 - Sioban - 33 - Pasapuat - 13 - Sikakap - 62 - Sinakak - 62 - Sikakap - 90 - Panasahan - 40 - Teluk Bayur 82 - Sioban - 66 - Sikakap - 13 - Pasapuat - 33 - Sioban - 16 - Tua Pejat - 72 - Panasahan - 40 - Teluk Bayur 981 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 37 /1200 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 14 25


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 55 No. Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 III Bengkulu 4 Bengkulu R-5 Bengkulu - 110 - Enggano - 110 - Bengkulu - 110 - Enggano - 84 - Linau - 84 - Enggano - 110 - Bengkulu - 144 - Sikakap - 82 - MukoMuko - 82 - Sikakap - 144 – Bengkulu 2008 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 52 /750 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 750 DWT 14 20 IV Kepulauan Riau 5 Tanjung Pinang R-6 Tanjung Pinang - 175 - Kuala Maras - 37 - Tarempa - 112 - Midai - 52 - P.Tiga - 5 - Selat Lampa - 11 - Sedanau - 61 - P. Laut - 60 - Ranai/ Penagi - 62 - Subi - 50 - Serasan - 105 - Sintete - 95 - Tambelan - 226 - Tanjung Pinang 1051 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 30 /1200 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 14 20 R-7 Tanjung Pinang - 78 - Senayang - 38 - Jagoh - 45 - P.Berhala - 45 - Jagoh - 57 - P. Pekajang - 37 - Blinyu - 37 - P.Pekajang - 57 - Jagoh - 38 - Senayang - 78 - Tanjung Pinang - 226 - Tambelan - 95 - Sintete - 95 - Tambelan - 226 - Tanjung Pinang 1152 Kapal Utama: KM. Gunung Bintan/750 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 750 DWT 14 23


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 56 No. Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 6 Kijang R-8 Kijang - 226 - Tambelan - 135 - Pontianak - 175 - Serasan - 50 - Subi - 65 - Ranai/Penagi - 60 - P.Laut - 61 - Sedanau - 11 - Selat Lampa - 5 - P.Tiga - 52 - Midai - 112 - Tarempa - 37 - Kuala - Maras - 175 – Kijang 1164 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 39 /1200 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 14 26 V DKI Jakarta 7 Sunda Kelapa R-11 Sunda Kelapa - 11 - Untung Jawa - 16 - Tidung - 12 - Pramuka - 8 - Pulau Kelapa - 34 - Sebira - 34 - Pulau Kelapa - 8 - Pramuka - 12 - Tidung - 16 - Untung Jawa - 11 - Sunda Kelapa - 11 - Untung Jawa - 16 - Tidung - 12 - Pramuka - 8 - Pulau Kelapa - 34 - Sebira - 34 - Pulau Kelapa - 8 - Pramuka - 12 - Tidung - 16 - Untung Jawa - 16 - Tidung - 12 - Pramuka - 8 - Pulau Kelapa - 34 - Sebira - 34 - Pulau Kelapa - 8 - Pramuka - 12 - Tidung - 16 - Untung Jawa - 11 - Sunda Kelapa 486 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 66 /200 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 200 DWT 7 49 VI Kalimantan Barat 8 Sintete R-9 Sintete - 96 - Tambelan - 226 - Tg. Pinang - 175 - Letung - 43 - Tarempa - 112 - Midai - 52 - Sedanau - 80 - Pulau Laut - 60 - Ranai - 65 - Subi - 50 - Serasan - 105 - Sintete 1064 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 59/ 750 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 750 DWT 12 30


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 57 No. Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 9 Pontianak R-10 Pontianak - 144 - Tambelan - 144 - Pontianak - 71 - Padang Tikar - 52 - Telok Batang - 82 - Karimata - 89 - Ketapang - 84 - Manggar - 127 - Toboali/ Sadai - 112 - Sungai Sidang/ Mesuji - 112 - Toboali/ Sadai - 127 - Manggar - 84 - Ketapang - 89 - Karimata - 82 - Telok Batang - 52 - Padang Tikar - 71 - Pontianak 1522 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 93 / 1200 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 15 25 VII Kalimantan Selatan 10 Kotabaru R-12 Kotabaru - 22 - Batulicin - 62 - Marabatuan - 22 - Maradapan - 20 - Matasiri - 20 - Maradapan - 22 - Marabatuan - 62 - Batulicin - 22 - Kotabaru - 193 - Majene - 3 - Tanjung Silopo - 198 - Kotabaru 674 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 55/ 750 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 750 DWT 7 39 VIII Kalimantan Utara 11 Tarakan R-13 Tarakan - 250 - Tolitoli - 105 - Leok - 35 - Paleleh - 75 - Kwandang - 75 - Paleleh - 35 - Leok - 105 - Tolitoli - 250 - Tarakan 930 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 116/ 750 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 750 DWT 11 33


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 58 No. Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 IX Jawa Tengah 12 Semarang R-14 Semarang - 78 - Karimun Jawa - 197 - Kuala Pembuang - 197 - Karimun Jawa - 78 - Semarang - 78 - Karimun Jawa - 178 - Kuala Jelai - 21 - P.Nibung - 24 - Sukamara - 24 - P.Nibung - 21 - Kuala Jelai - 178 - Karimun Jawa - 78 - Semarang 1152 Kapal Utama: KM. Bukit Patung / 350 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 350 DWT 14 26 R-15 Semarang - 78 - Karimun Jawa - 159 - Kuala Jelai - 45 - Sukamara - 128 - Kendawangan - 128 - Sukamara - 45 - Kuala Jelai - 159 - karimun Jawa - 78 - Semarang 820 Kapal Utama: KM. Bandanaira / 500 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 500 DWT 10 37 R-101 Semarang - 75 - Karimun Jawa - 342 - Sampit - 603 - Pontianak - 603 - Sampit - 342 - Karimun Jawa - 75 - Semarang 2040 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 92 / 1200 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 15 24 13 Cilacap R-106 Cilacap - 396 - Banyuwangi - 36 - Celukan Bawang - 36 - Banyuwango - 396 - Cilacap 864 Kapal Utama: Coaster / 3300 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 3300 DWT 9 41


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 59 No. Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 X Jawa Timur 14 Surabaya R-16 Surabaya - 150 - Masalembo - 40 - Keramaian - 40 - Masalembo - 113 - Kalianget - 30 - Sapudi -62 - Kangean - 65 - Pagerungan Besar - 15 - Sapeken - 120 - Tanjung Wangi - 120 - Sapeken - 15 - Pargerungan Besar - 65 - Kangean - 62 - Sapudi - 30 - Kalianget - 113 - Masalembo - 40 - Keramaian - 40 - Masalembo - 150 - Surabaya 1270 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 56 / 750 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 750 DWT 14 22 R-17 Surabaya - 150 - Masalembo - 40 - Keramaian - 72 - Matasiri - 20 - Maradapan - 22 - Marabatuan - 62 - Batulicin - 22 - Kotabaru - 22 - Batulicin - 62 - Marabatuan - 22 - Maradapan - 20 - Matasiri - 72 - Keramaian - 40 - Masalembo - 150 - Surabaya 776 Kapal Utama: KM. Amukti Palapa / 500 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 500 DWT 14 24 R-18 Surabaya - 94 - Kalianget - 30 - Sapudi - 62 - Kangean - 50 - Sapeken - 89 - Carik - 67 - Badas - 104 - Bima - 76 - Labuhan Bajau - 84 - Waikelo - 90 - Waingapu - 90 - Waikelo - 84 - Labuhan Bajau - 76 - Bima - 104 - Badas - 67 - Carik - 89 - Sapeken - 50 - Kangean - 62 - Sapudi 1492 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 99 / 1200 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 15 24


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 60 No. Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 - 30 - Kalianget - 94 - Surabaya XI Nusa Tenggara Barat 15 Bima R-21 Bima - 160 - Rco - 75 - Jampera - 167 - Makassar - 167 - Jampera - 76 - Reo - 160 - Bima - 110 - Waikelo - a54 - Ende - 108 - Pulau Raijua - 24 - Sabu/ Seba - 24 - Pulau Raijua - 108 - Ende - 154 - Waikelo - 110 - Bima 1598 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 104 / 1200 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 15 25 R-22 Bima - 130 -Carik - 115 - Celukan Bawang - 106 - Sepekan - 50 - Kangean - 92 - Kalianget - 94 - Surabaaya - 94 - Kalianget 92 - Kangean 50 - Sepekan - 106 - Celukan Bawang - 115 - Carik - 130 - Bima 1174 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 111 / 1200 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 DWT 13 28 R- 105 Bima - 96 - Calabai - 101 - Labuhan Lombok - 107 - Sailus - 78 - Sapuka - 62 - Balobaloang Besar - 124 - Makassar - 124 - Balobaloang Besar - 62 - Sapuka - 78 - Sailus -107 - Labuhan Lombok - 101 - Calabai - 96 - Bima 1136 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 89 / 2000 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1200 GT 14 26


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 61 No. Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 R-107 Bima - 110 - Labuhan Bajo -123 - Bonerate - 130 - Selayar - 45 - Bulukumba - 180 - BauBau - 180 - Bulukumba - 45 - Selayar - 130 - Bonerate - 123 - Labuhan Bajo - 110 - Bima 1176 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 68 / 2000 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1200 GT 13 28 XII Nusa Tenggara Timur 16 Kupang R-23 Kupang - 72 - Ndao - 64 - Sabu - 24 - Raijua - 69 - Mbaing - 116 - Ende - 6 - P. Ende - 38 - Maumbawa - 26 - Waiwole - 21 - Mborong - 112 - Waingapu - 84 - Waikelo -84 - Waingapu - 112 - Mborong -21 - Waiwole - 26 - Maumbawa - 38 - P. Ende - 6 - Ende - 116 - Mbaing - 69 - Raijua - 24 - Sabu - 64 - Ndao - 72 - Kupang 1264 Kapal Utama: KM. Nemberala / 350 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 350 DWT 14 14 R-24 Kupang - 64 - Naikliu - 51 - Wini - 105 - Lirang - 82 - Kisar - 15 - Romang - 26 - Leti - 10 - Moa - 28 - Lakor - 41 - Luang P. Kelapa - 13 - Sermata (Elo) - 42 - Tepa - 128 - Saumlaki - 128 - Tepa - 42 - Sermata (Elo) - 13 - Luang P.Kelapa - 41 - Lakor - 28 - Moa - 10 - Leti - 26 - Romang - 15 - Kisar - 82 -Lirang - 105 - Wini - 51 - Naikliu - 64 - Kupang 1210 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 49 / 2000 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1200 GT 14 18


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 62 No. Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 R-25 Kupang - 131 - Mananga - 63 - Lewoleba - 40 - Balauring - 68 - Baranusa - 45 - Kalabahi - 64 - Atapupu - 64 - Kalabahi - 45 - Baranusa - 68 - Balauring - 40 - Lewolwba - 24 - Mananga - 131 - Kupang 744 Kapal Utama: KM. Nangalala/ 350 DWT Kapal Pengganti: Coaster/ 350 DWT 7 1 R-26 Kupang - 131 - Mananga - 63 - Maumere - 45 -Palue - 38 - Marapokot - 57 - Reo - 52 - Labuhanbajo - 76 - Bima - 76 - Labuhanbajo - 52 - Reo - 57 - Marapokot - 38 - Palue - 45 - Maumere - 63 - Mananga - 131 - Kupang 924 Kapal Utama: KM. Sabuk Nusantara 103 / 1200 GT Kapal Pengganti: Coaster/ 1000 GT 12 30 R-108 Kupang - 99 - Kalabaho - 191 - Lirang - 55 - Ilwaki - 38 - Arwala - 30 - Kisar - 33 - Leti - 11 - Moa -25 - Lakor - 45 - Mahaleta - 44 - Tepa - 23 - Dai - 25 - Dawera/Dawelor - 13 - Kroing - 18 - Marsela - 89 - Saumlaki - 89 - Marsela - 18 - Kroing - 13 - Dawera/Dawelor - 25 - Dai - 23 Sumber: Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. AL.108/6/9/DJPL-18 tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. AL.108/5/11/DJPL-17 tentang Jaringan Trayek Angkutan Perintis Tahun Anggaran 2018 *Catatan: Trayek lengkap tersedia di dalam lampiran


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 63 D. ANGKUTAN BARANG (TOL LAUT) Tol laut merupakan konsep pengangkutan logistik kelautan yang bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di nusantara. Dengan adanya hubungan antar pelabuhan-pelabuhan laut ini, maka kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok dapat diciptakan. Selain itu, tol laut dapat menciptakan pemerataan harga logistik setiap barang di seluruh wilayah Indonesia. Tabel 8. Trayek Pelayaran Angkutan Barang (Tol Laut) No Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak (Nautical Mile) Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage (Hari) Target Frekuensi Per Tanggal 1 Januari s/d Desember 2018 1 Teluk Bayur T-1 Teluk Bayur - 219 -P. Nias - 303 - Mentawai - 199 - P.Enggano - 89 - Bengkulu PP (Kapal Utama) 1620 2500 DWT /1800 GT 19 17 2 Jakarta T-2 Tanjung Priok - 197 - Tanjung Baru - 158 - Blinyu - 298 - Tarempa - 167 - Natuna (Selat Lampa) - 55 Midai - 85 - Serasan - 543 - Tanjung Priok (Kapal Utama) 1503 2500 DWT /1800 GT 19 17 3 Surabaya T-3 Tanjung Perak - 433 - BelangBelang - 207 - Sangatta - 332 - Nunukan - 278 - Pulau Sebatik (sungai Nyamuk) - 909 - Tanjung Perak (Kapal Utama) 2149 2500 DWT /1800 GT 19 17 4 Probolinggo/ Tanjung Perak T-4 Probolinggo/Tg. Perak - 425/434 - Makassar - 870 - Bitung - 135 - Tahuna - 1040/1052 - Probolinggo/Tg. Perak (Kapal Utama) 2470/2491 3650 DWT /3265 GT 14 15


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 64 No Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak (Nautical Mile) Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage (Hari) Target Frekuensi Per Tanggal 1 Januari s/d Desember 2018 Tahuna Tahuna - 27 - Kahahitang - 30 - Buhlas - 23 - tagulandang - 20 Biaro -144 - Lirung -4 - Melangine - 50 - Kakorotan - 65 - Miangas - 81 - Marore - 73 - Tahuna (Kapal Penghubung) 517 1830 DWT /2193 GT 9 15 5 Surabaya T-5 Tanjung Perak - 434 - Makassar - 954 - Tobelo - 1187 - tanjung Perak (Kapal Utama) 2457 3650 DWT /3256 GT 16 20 Tobelo Tobelo 113 - Maba - 86 - P. Gebe - 161 - Obi - 93 - Sanana - 358 - Tobelo (Kapal Penghubung) 811 1830 DWT /2193 GT 16 20 6 Surabaya T-6 Tanjung Perak - 1062 -Kendari - 465 - Tidore - 157 - Morotai PP (Kapal Utama ) 3368 2500 DWT /1800 GT 19 17 7 Surabaya T-7 Tanjung Perak - 700 - wanci - 290 - Namlea - 984 - Tanjung Perak (Kapal Utama) 1974 2500 DWT /1800 GT 14 23 8 Surabaya T-8 Tanjung Perak - 1558 - Biak - 1558 - Tanjung Perak (Kapal Utama) 3116 3650 DWT /3256 GT 17 19 Biak Biak - 109 - Oransbari -22 - Waren - 108 - Teba - 150 - Sarmi - 251 - Biak (Kapal Penghubung) 640 1830 DWT /2193 GT 16 20 9 Surabaya T-9 Tanjung Perak - 1576 - Nabire - 85 - Serui - 135 - Wasior - 1547 - 3343 3650 DWT /3256 GT 21 15


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 65 No Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak (Nautical Mile) Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage (Hari) Target Frekuensi Per Tanggal 1 Januari s/d Desember 2018 Tanjung Perak (Kapal Utama) 10 Surabaya T-10 Tanjung Perak - 1240 - Fak-Fak - 154 - Kaimana - 1356 - Tanjung Perak (Kapal Utama) 2750 3650 DWT /3256 GT 17 19 11 Surabaya T-11 Tanjung Perak - 1512 - Timika - 85 - Agats - 365 - Merauke - 1700 - Tanjung Perak (Kapal Utama Crossing) 3662 3650 DWT /3256 GT 23 14 12 Surabaya T-12 Tanjung Perak - 1141 - Saumlaki - 240 - Dobo -1331 - Tanjung Perak (Kapal Utama) 2712 3650 DWT /3256 GT 17 19 13 Surabaya T-13 Tanjung Perak - 731 - Kalabahi - 232 - Moa - 354 - Rote - 80 - Sabu PP (Kapal Utama) 2794 2500 DWT /1800 GT 22 15 14 Surabaya T-14 Tanjung Perak - 675 - Loweleba - 17 - Adonara - 13 - Larantuka PP (Kapal Utama) 1410 2500 DWT /1800 GT 17 19 15 Surabaya T-15 Tanjung Perak - 896 - Kisar - 308 - Namrole PP (Kapal Utama) 2408 2500 DWT /1800 GT 20 16 16 Makassar T-16 Makassar - 156 - Selayar - 82 - Jampea - 147 - Sikeli - 105 - Raha - 106 - Ereke - 73 - Pasarwajo - 332 - Makassar (Kapal Penghubung ) 1001 1830 DWT /2193 GT 11 32 17 Bitung T-17 Bitung - 245 - Tilamuta - 154 - Parigi - 109 - Poso - 77 - Ampana - 906 1830 DWT /2193 GT 8 45


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 66 No Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak (Nautical Mile) Ukuran dan Tipe Kapal Pelayaran 1 Round Voyage (Hari) Target Frekuensi Per Tanggal 1 Januari s/d Desember 2018 37 - Bunta - 35 - Pagimana - 249 - Bitung (Kapal Penghubung) 18 Kendari T-18 Kendari - 63 - Lameruru - 105 - Bungku - 73 - Kolondale - 230 - Taliabo - 195 - Kendari (Kapal Penghubung) 666 1830 DWT /2193 GT 8 45 Sumber: Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. AL.108/5/5/DJPL-18 tentang Perubahan Pertama Atas Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. AL.108/5/17/DJPL-17 tentang Jaringan Trayek Penyelenggaraan Angkutan Barang di Laut Tahun Anggaran 2018 Kapal yang digunakan untuk melintasi tol laut adalah kapal yang memiliki kapasitas dan volume sangat besar. Selain untuk memaksimalkan pengiriman barang dengan jumlah besar dalam sekali pengangkutan, kapal tol laut juga harus mampu melintasi laut yang memiliki jarak yang cukup jauh. Gambar 42. Peta Jaringan Trayek Angkutan Barang (Tol Laut) Sumber: Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 67 Tabel 9. Operator dan Nama Kapal dalam Pelayaran Tol Laut Operator Tol Laut Nama Kapal PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) KM. Prima Nusantara 01 KM. Melinda 01 PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) KM. Caraka Jaya Niaga III-4 KM. Logistik Nusantara I KM. Logistik Nusantara 2 KM. Logistik Nusantara 3 KM. Logistik Nusantara 4 KM. Caraka Jaya Niaga III-32 PT Mentari Sejati Perkasa 4 kapal PT Temas Line 3 kapal PT Meratus Line 1 kapal PT Djakarta Lloyd (Persero) KM. Kendhaga Nusantara 4 KM. Kendhaga Nusantara 13 KM. Kendhaga Nusantara 15 Sumber: Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dalam angkutan barang (tol laut) terdapat beberapa komoditas yang diangkut. Komoditas yang paling banyak diangkut adalah air mineral. Banyaknya air mineral yang diangkut dalam pelayaran tol laut adalah sebanyak 13.174 Ton atau sebesar 16,3% dari total muatan angkutan tol laut pada tahun 2018. Komoditas terbesar selanjutnya adalah beras sebanyak 13.052 Ton dan semen sebanyak 12.265 Ton. Gambar 43. Jumlah Muatan Angkutan Barang (Tol Laut) Tahun 2018 (Ton) Sumber: Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut 13.174 13.052 12.265 5.622 5.181 4.365 3.884 3.195 2.790 2.492 0 2.500 5.000 7.500 10.000 12.500 Air Mineral Beras Semen Tepung Terigu Gula Besi Baja Konstruksi Minuman Ringan Daging Ayam Ras Pupuk Minyak Goreng


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 68 E. ANGKUTAN TERNAK Angkutan khusus ternak merupakan salah satu implementasi distribusi melalui perairan untuk mendukung program pemenuhan ternak dari daerah sentra produksi ternak ke wilayah konsumen. Dalam pelaksanaannya, pemerintah telah menetapkan beberapa trayek khusus angkutan ternak yang tertera pada Tabel 10. Tabel 10. Trayek Pelayaran Angkutan Khusus Ternak No Provinsi/ Pangkalan Kode Trayek Jaringan Trayek dan Jarak Mil Jumlah Jarak (Nautical Mile) Lama Pelayaran 1 Round Voyage Target Frekuensi per 31 Des'2018 Mekanisme Pengadaan 1 Kupang, NTT RT-1 Kupang - 201 - Waingapu - 867 - Tanjung Priok - 150 - Cirebon - 1038 - Kupang 2256 15 24 Penugasan PT PELNI 2 Kupang, NTT RT-2 Kupang - 1054 - Tanjung Priok - 150 - Cirebon - 1038 - Kupanh - 1038 - Cirebon - 462 - Bengkulu - 462 - Cirebon - 1038 - Kupang 5242 32 11 Penugasan PT PELNI 3 Kupang, NTT RT-3 Kupang - 99 - Wini - 26 - Atapupu - 1121 - Tanjung Priok - 1054 - Kupang 2300 14 26 Penugasan PT ASDP 4 Bima, NTB RT-4 Bima - 107 - Badas - 115 - Lembar - 365 - ParePare - 246 - Balikpapan - 450 - Bima 1283 11 33 Pelelangan Umum 5 Bima, NTB RT-5 Bima - 107 - Badas - 666 - Tanjung Priok - 743 - Bima - 107 - Badas - 363 - Banjarmasin - 429 - Bima 2415 19 19 Pelelangan Umum 6 Celukan Bawang, Bali RT-6 Celukan Bawang - 541 - Tanjung Priok - 1054 - Kupang - 99 - Wini - 26 - Atapupu - 1041 - Samarinda - 494 - Celukan Bawang 3255 21 17 Penugasan PT ASDP Sumber: Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. AL.108/2/7/DJPL-18 tentang Jaringan Trayek Kapal Khusus Angkutan Ternak Tahun Anggaran 2018


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 69 Dalam bentuk visual spasial, gambar di bawah ini merupakan trayek angkutan ternak pada tahun 2018. Gambar 44. Peta Trayek Kapal Khusus Angkutan Ternak Tahun 2018 Trayek-trayek di atas merupakan trayek yang dijalankan oleh beberapa operator melalui skema penugasan dan pelelangan umum. Sebanyak 4 trayek penugasan dilakukan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), sementara 2 trayek lainnya dijalankan oleh pihak swasta dalam skema pelelangan umum. Tabel 11. Operator dan Nama Kapal dalam Angkutan Khusus Ternak Tahun 2018 Operator Angkutan Ternak Nama Kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) KM. Camara Nusantara 1 KM. Camara Nusantara 3 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) KM. Camara Nusantara 2 KM. Camara Nusantara 5 PT Subsea KM. Camara Nusantara 4 PT Luas Line KM. Camara Nusantara 6 Sumber: Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Angkutan ternak di tahun 2018 hanya melalui 6 trayek yang melewati 3 pelabuhan pangkal dan 15 pelabuhan singgah. Jumlah muatan di tahun 2018 mencapai 34.134 ekor sapi. Total perjalanan untuk angkutan ternak di tahun 2018 adalah 80 perjalanan atau voyage.


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 70 F. ANGKUTAN PENUMPANG Angkutan penumpang membahas mengenai jumlah embarkasi dan debarkasi penumpang khususnya di 16 pelabuhan kajian setiap bulan dalam satu tahun (2018). Pada grafik di bawah ini, terlihat adanya fluktuasi penumpang di bulan-bulan tertentu, yaitu Bulan Januari, Juni, Juli, dan Desember. Fluktuasi tersebut bertepatan dengan adanya libur lebaran di pertengahan tahun, libur natal di akhir tahun, dan libur tahun baru di awal tahun. Angkutan penumpang secara nasional dapat juga dilihat dari perusahaan yang melayaninya. Perusahaan yang melayani angkutan penumpang dibedakan menjadi perusahaan negara dan swasta. Perusahaan negara diwakili oleh satu perusahaan yaitu PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau yang selanjutnya disebut sebagai PT Pelni. PT Pelni memperoleh anggaran bantuan pemerintah melalui PSO untuk melaksanakan angkutan penumpang laut. Sementara, perusahaan swasta adalah perusahaan di luar PT Pelni yang juga melayani angkutan penumpang laut khususnya di tahun 2018. Gambar 45. Total Embarkasi dan Debarkasi Penumpang di 16 Pelabuhan yang Menerapkan InaPortNet Tahun 2018 Sumber: InaPortNet Jika dilihat dari perusahaan yang melayani angkutan penumpang di tahun 2018 yang ditunjukkan pada Gambar 46, terlihat bahwa PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melayani embarkasi/debarkasi penumpang terbesar, yaitu mencapai 1,92 juta penumpang di tahun 2018. Selanjutnya, PT Dharma Lautan Utama adalah perusahaan swasta dengan jumlah 138 75 81 82 94 280 256 130 116 110 123 198 118 76 87 86 110 258 187 126 113 106 118 186 0 50 100 150 200 250 300 Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sept Okt Nov Des dalam Ribu Embarkasi Debarkasi


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 71 angkutan penumpang terbesar dengan jumlah embarkasi/debarkasi mencapai 0,48 juta penumpang di tahun 2018. Gambar 46. Perusahaan dengan Jumlah Embarkasi/Debarkasi Terbesar Pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 1. Angkutan Penumpang PSO (Public Service Obligation) Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah mulai memberikan bantuan dalam bentuk subsidi PSO kepada PT Pelni. Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memenuhi hak warga negara Indonesia untuk mendapatkan akses transportasi ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk wilayah terpencil dan terluar. Terlebih lagi, transportasi laut menjadi kebutuhan pokok dan urat nadi konektivitas karena Indonesia merupakan negara kepulauan. PSO bidang angkutan laut untuk penumpang kelas ekonomi diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.02/2013 tentang Tata Cara Penyediaan, Pencairan, dan Pertanggungjawaban Dana Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik/Public Service Obligation (PSO) Bidang Angkutan Laut untuk Penumpang Kelas Ekonomi; Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 65 Tahun 2015 tentang Komponen Biaya Kompensasi yang Dibayarkan oleh Pemerintah dalam Penyelenggaraan Angkutan Kewajiban Pelayanan Publik/Public Service Obligation Bidang Angkutan Laut untuk Penumpang Kelas Ekonomi; dan Peraturan Menteri Nomor PM 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan 1,92 0,48 0,42 0,11 0,06 0,06 0,05 0,05 0,05 0,05 0,00 0,50 1,00 1,50 2,00 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA (PELNI) PT. DHARMA LAUTAN UTAMA PT. ATOSIM LAMPUNG PELAYARAN PT. PELAYARAN DHARMA INDAH PT. JEMBATAN NUSANTARA PT. BERLIAN LAUTAN SEJAHTERA PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) PT. PELAYARAN SAKTI INTI MAKMUR PT. BAHARI EKA NUSANTARA PT. BUKIT MERAPIN NUSANTARA LINES dalam Juta


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 72 Publik/Public Service Obligation (PSO) Bidang Angkutan Laut untuk Penumpang Kelas Ekonomi Tahun Anggaran 2018. Kewajiban pelayanan publik/Public Service Obligation (PSO) bidang angkutan laut untuk penumpang kelas ekonomi diselenggarakan oleh pemerintah yang pelaksanaannya ditugaskan kepada PT Pelni dalam rangka menjamin kelangsungan pelayanan angkutan laut penumpang kelas ekonomi ke seluruh pelosok tanah air. Berikut adalah tabel trayek penumpang dengan kebijakan PSO. Tabel 12. Jaringan Trayek Angkutan Penumpang PSO No Nama Kapal Jaringan Trayek 1 KM. GUNUNG DEMPO Tg. Priok - 396 - Surabaya - 458 - Makassar - 868 - Sorong - 220 - Manokwari - 120 - Wasior -127 - Nabire - 395 - Jayapura - 395 - Nabire - 127 - Wasior - 120 - Manokwari - 220 - Sorong - 868 - Makassar - 458 - Surabaya - 396 - Tg. Priok 2 KM. DOROLONDA Kijang - 498 - Tanjung Priok - 396 - Surabaya - 458 - Makassar - 243 - Bau-bau - 393 - Namlea - 82 - Ambon - 323 - Ternate - 146 - Bitung - 146 - Ternate - 323 - Ambon - 82 -Namlea - 393 - Bau-bau - 243 - Makassar - 458 - Surabaya - 396 - Tanjung Priok - 498 - Kijang 3 KM. LABORAR Surabaya - 485 - Balikpapan - 188 - Pantoloan - 400 - Amurang - 95 - Bitung - 146 - Ternate - 306 - Sorong - 306 - Ternate - 146 - Bitung - 95 - Amurang - 400 - Pantoloan - 188 -Balikpapan - 485 - Surabaya 4 KM. KELUD Tanjung Priok - 521 - Batam - 45 - Tg. Balai - 344 - Belawan - 344 - Tg. Balai - 45 - Batam -521 - Tanjung Priok 5 KM. TIDAR Makassar - 243 - BauBau- 393 - Namlea - 82 - Ambon - 330 - Tual - 109 - Dobo - 145 - Karimana - 182 - Fak-Fak - 200 - Sorong - 220 - Manokwari - 169 - Nabire - 169 - Manokwari - 220 - Sorong - 200 - Fak-Fak - 182 - Kaimana - 145 - Dobo - 109 - Tual - 330 - Ambon - 82 - Namlea - 393 - Bau-Bau - 243 - Makassar 6 KM. UMSINI Kijang - 498 - Tanjung Priok - 396 - Surabaya - 458 - Makassar -296 - Maumere - 81 - Lrantuka - 32 - Lewoleba - 120 - Kupang - 146 - Ende - 146 - Kupang - 120 - Lewoleba - 32 -Larantuka - 81 - Maumere - 296 - Makassar - 458 - Surabaya - 396 - Tanjung Priok - 498 - Kijang 7 KM. LAMBELU Bau-Bau - 243 - Makassar - 128 - Pare-Pare - 250 - Balikpapan - 388 - Tarakan - 91 - Nunukan - 232 - Pantoloan - 188 - Balikpapan - 250 - Pare-Pare - 128 - Makassar 296 - Maumere - 81 -Larantuka - 81 - Maumere - 296 - Makassar -128 - Pare-Pare - 250 Balikpapan - 188 - Pantoloan - 292 - Tarakan - 91 - Nunukan - 432 - Balikpapan - 250 - Pare-Pare - 128 - Makassar - 243 - Bau-Bau


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 73 No Nama Kapal Jaringan Trayek 8 KM. SINABUNG Surabaya - 458 - Makassar -243 - Bau-Bau - 330 - Banggai - 231 - Bitung - 146 - Ternate - 20 - Tidore - 143 - Bacan - 263 - Sorong - 220 - Manokwari - 140 - Biak - 310 - Jayapura - 310 - Biak - 140 - Manokwari - 220 - Sorong - 263 - Bacan - 143 - Tidore - 20 - Ternate - 146 - Bitung - 231 - Banggai - 330 - Bau-Bau - 243 - Makassar - 458 - Surabaya 9 KM. NGGAPULU Tanjung Priok - 396 - Surabaya - 458 - Makassar - 243 - Bau-Bau - 407 - Ambon -132 - Banda - 197 - Tual - 109 - Dobo - 145 - Kaimana - 182 - Fak-Fak - 182 - Kaimana - 145 - Dobo - 109 - Tual - 197 - Banda - 132 - Ambon - 407 - Bau-Bau - 243 - Makassar - 458 - Surabaya - 396 - Tanjung Priok 10 KM. BUKIT SIGUNTANG Makassar - 128 - Pare-Pare - 250 - balikpapan - 388 - Tarakan - 91 - Nunuka - 255 - Toli-Toli - 295 - Balikpapan - 250 - Pare-Pare - 250 - Balikpapan - 388 - Tarakan - 91 - Nunukan - 432 - Balikpapan - 250 - Pare -Pare - 128 - Makassar 11 KM. DOBONSOLO Tg. Priok - 396 - Surabaya - 458 - Makassar - 243 - BauBau - 407 - Ambon - 345 - Sorong - 360 -Serui - 310 - Jayapura - 310 - Serui - 360 - Sorong - 345 - Ambon - 407 - Bau-bau - 243 - Makassar 458 - Surabaya - 396 - Tg. Priok 12 KM. CIREMAI Tg. Priok - 396 - Surabaya - 458 - Makassar - 243 - BauBau - 634 - Sorong - 220 - Manokwari 140 - Biak - 310 - Jayapura - 310 - Biak -140 - Manokwari -220 - Sorong - 634 - Baubau - 243 - Makassae - 458 - Surabaya - 396 - Tg. Priok 13 KM. KELIMUTU Surabaya - 289 - Kumai - 289 - Surabaya - 293 - Sampit - 326 - Semarang - 265 - Kumai - 265 - Semarang - 72 -Karimun Jawa - 72 - Semarang - 326 - Sampit - 293 - Surabaya 14 KM. LAWIT Tg. Priok - 197 - Tg. Pandan - 230 - Pontianak - 547 - Surabaya - 547 - Pontianak - 467 - Semarang - 72 - Karimun Jawa - 72 - Semarang - 467 - Pontianak -230 - Tg. Pandan - 197 - Tg. Priok 15 KM. TATAMAILAU Bitung - 150 - Tidore - 85 - Bacan/Babang - 263 - Sorong - 200 - Fak-Fak - 182 - Kaimana - 138 - Tual - 230 - Timika - 110 - Agats - 380 - Merauke - 380 - Agats - 110 - Timika - 230 - Tual - 138 - Kaimana - 182 - Fak-fak - 200 Sorong - 263 - Bacan/Babang - 85 - Tidore -150 - Bitung 16 KM. AWU Kumai - 289 - Surabaya - 295 - Benoa - 250 - Bima - 150 - Waingapu - 98 - Ende - 105 - Sabu - 80 - Rote -52 - Kupang - 120 - Larantuka - 108 - Kalabahi - 137 - Kupang - 52 - Rote 80 - Sabu 105 - ende - 98 - Waingapu - 150 - Bima - 250 - Benoa - 295 - Surabaya - 289 - Kumai 17 KM. LEUSER Surabaya - 295 - Benoa - 250 - Bima - 83 - Labuanbajo - 210 - Makassar- 243 - Baubau - 86 -Wanci - 217 - Namrole - 105 - Ambon - 132 - Banda - 300 - Saumlaki - 126 - Larat - 136 - Tual - 109 - Dobo - 182 - Timika - 110 - Agats - 380 - Merauke - 380 - Agats - 110 - Timika - 182 - Dobo - 109 - Tual - 136 - Larat - 126 - Saumlaki - 300 - Banda - 132 - Ambon - 105 - Namrole - 217 - Wando 86 - BAubau - 243 - Makassar - 210 - Labuan Bajo - 83 - Bima - 250 - Benoa - 295 - Surabaya 18 KM. BINAIYA Benoa - 250 - Bima - 83 - Labuan Bajo - 210 - Makassar - 128 - Awerange - 300 - Bontang - 282 - Tarakan - 282 0 Bontang - 300 - Awerang - 128 - Makassar - 210 - Labuan Bajo - 83 - Bima - 250 - Benoa - 298 - Labuan Bajo - 298 - Benoa


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 74 No Nama Kapal Jaringan Trayek 19 KM. BUKIT RAYA Route A : Tg.Priok - 325 - Blinyu - 170 - Kijang - 160 - letung - 50 - Tarempa - 130 - natuna 47 - Midai - 95 - Serasan - 181 - Pontianak - 547 - Surabaya - 547 - Pontianak - 181 - Serasan - 95 - Midai - 47 - Natuna - 130 - Tarempa - 50 - Letung - 160 - Kijang - 170 - Blinyu - 325 - Tg. Priok Route B : Tg.Priok - 325 - Blinyu - 170 - Kijang - 160 - letung - 50 - Tarempa - 130 - natuna 47 - Midai - 95 - Serasan - 181 - Pontianak - 181 - Serasan - 95 Midai - 47 - Natuna - 130 - Tarempa - 50 Letung - 160 - Kijang - 160 - Letung - 50 -Tarempa -130 - Natuna - 47 - Midai - 95 - Serasan - 181 - Pontaianak 181 - Serasan - 95 - Midai - 47 - Natuna - 130 - Tarempa - 50 - Letung - 160 - Kijang - 170 - Blinyu - 325 - Tg. Priok 20 KM. TILONGKABILA Benoa - 54 - Lembar - 202 - Bima - 83 - Labuan Bajo - 210 - Makassar - 243 - Bau-Bau - 41 - Raha - 72 - Kendari - 188 - Kolonodale - 126 - Luwuk - 142 - Gorontalo - 172 - Bitung - 172 - Gorontalo - 142 - Luwuk - 126 - Kolonedale - 188 - Kendari - 72 - Raha - 41 - Bau-Bau - 243 - Makassar - 210 - Labuan Bajo - 83 - Bima - 202 - Lembar - 54 - Benoa 21 KM. SIRIMAU Nabire -171 - Manokwari - 220 - Sorong - 345 - Ambon - 283 - Wanci - 86 - Baubau - 200 - Maumere - 97 - Lewoleba - 120 - Kupang - 137 - Kalabaho - 450 - Saumlaki - 207 - Tual - 109 - Dobo -182 - Timika - 110 - Agats - 380 - Merauke - 380 - Agats - 110 - Timika - 182 - Dobo - 109 - Tual - 207 - Saumlaki - 450 - Kalabahi - 137 - Kupang - 120 - Lewoleba - 97 - Maumere - 200 - Bau-bau - 86 - wanci - 283 - Ambon - 345 - Sorong - 220 - Manokwari - 171 -Nabire 22 KM. EGON Waingapu - 320 - Lembar - 272 - Surabaya - 333 - Batulicin - 261 - Pare- Pare - 300 Bontang - 329 - Nunukan - 329 - Bontang - 300 - Pare-Pare - 261 - Batulicin - 333 - Surabaya - 272 - Lembar - 320 - Waingapu 23 KFC. JET LINER Wanci - 86 - Bau-Bau - 41 -Raha - 72 - Kendari - 72 - Raha - 41 - Bau-bau - 86 - Wanci - 86 - Bau-Bau - 41 - Raha - 72 - kendari - 72 -Raha - 41 - Bau-Bau - 86 - Wanci 24 KM. PANGRANGO Ambon -132 - Banda - 132 - Ambon - 105 - Namrole - 105 - Ambon - 132 - Banda - 300 - Saumlaki - 110 - Tepa - 115 - Moa - 42 - Kisar - 42 - Moa - 115 - Tepa -110 - Saumlaki - 300 - banda - 132 - Ambon - 75 - Amahai - 131 - Geser - 131 - Amahai - 75 - Ambon 25 KM. WILIS Rute A: Batulicin - 235 - Makassar - 210 - Bima - 83 - Labuanbajo - 115 - Marapokot - 144 - Larantuka - 108 - Kalabahi - 137 - Kupang - 137 - Kalabahi - 108 - Larantuka - 144 - Marapokot - 115 - Labuanbajo - 83 - Bima -210 - Makassar - 235 - Batulicin Rute B: Batulicin - 235 - Makassar - 220 - Reo - 50 - Labuanbajo -83 - Bima - 99 - Waikelo - 80 - Waingapu - 98 - Ende - 146 - Kupang 146 - Ende - 98 - waingapu - 80 - Waikelo -99- Bima 83 - Labuanbajo - 50 - Reo - 220 - Makassar - 235 - Batulicin 26 KM. SANGIANG Rute A: Bitung - 85 - Kahikitang - 60 Tahuna - 99 - Lirung - 65 - Karatung - 60 - Miangas - 60 - Karatung - 65 - Lirung - 99 - Tahuna - 60 - Kahikitang 85 - Bitung - 172 - Gorontalo - 92 - P.Togian (Tongkabu) - 92 - Poso - 92 - P.Togian (Tongkabu) - 92 - Gorontalo -172 - Bitung 146 - Ternate - 204 - Sanana - 110 - Namlea - 82 - Ambon - Namlea - 110 - Sanana - 204 - Ternate - 146 - Bitung


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 75 No Nama Kapal Jaringan Trayek Rute B: Bitung - 146 - Ternate - 153 - Bacan/Babang - 166 - Sanana - 110 - Namlea - 82 - Ambon - 194 - Geser - 105 - Fak-Fak - 200 - Sorong - 37 - Waisay (Raja Ampat ) - 37 - Sorong - 200 - Fak-fak - 105 - Geser - 194 - Ambon - 82 - Namlea - 110 - Sanana - 166 - Bacan/Babang - 153 - Ternate - 146 - Bitung Sumber: Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. AL.108/1/8/DJPL-18 tentang Jaringan Trayek Kapal Penumpang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) yang Mendapat Penugasan Pelayanan Publik Angkutan Penumpang Kelas Ekonomi Tahun 2018 Dalam rangka peningkatan pelayanan terhadap penumpang angkutan laut khususnya penumpang kelas ekonomi, perusahaan pelayaran diwajibkan memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang. Pelayanan yang dimaksud adalah perbaikan menu makanan, kamar mandi, dan fasilitas lainnya (misalnya fasilitas khusus penyandang cacat, lansia, dan ibu menyusui). Hal ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 37 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut juncto Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 119 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 37 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut. Gambar 47. Jumlah Embarkasi (Keberangkatan) dan Debarkasi (Kedatangan) Penumpang yang Dilayani Pelayaran PSO di 16 Pelabuhan Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 97 41 44 46 55 200 155 76 61 59 72 136 72 38 44 44 58 180 96 63 54 46 60 121 0 50 100 150 200 250 Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sept Okt Nov Des dalam Ribu Embarkasi Debarkasi


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 76 Jika dilihat dari persentase jumlah penumpang yang dilayani oleh PT Pelni terhadap keseluruhan jumlah penumpang per bulan, maka akan terlihat perbedaan yang cukup signifikan di beberapa bulan khususnya di Bulan Januari, Juni, dan Desember. Persentase penumpang PT Pelni pada ketiga bulan tersebut melonjak cukup tajam hingga mencapai lebih dari 66%. Gambar 48. Persentase Penumpang yang Dilayani oleh PT Pelni Per Bulan Pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet, 2019 Tabel 13. Nama Kapal dan Pelabuhan Pangkal Pelayaran Angkutan Penumpang PSO Tahun 2018 No Nama Kapal Pelabuhan Pangkal 1 KM. Umsini Kijang (Kep. Riau) 2 KM. Dorolonda Kijang (Kep. Riau) 3 KM. Kelud Tg. Priok ( DKI Jakarta) 4 KM. Nggapulu Tg. Priok ( DKI Jakarta) 5 KM. Bukit Raya Tg. Priok ( DKI Jakarta) 6 KM. Gunung Dempo Tg. Priok ( DKI Jakarta) 7 KM. Dobonsolo Tg. Priok ( DKI Jakarta) 8 KM. Ciremai Tg. Priok ( DKI Jakarta) 9 KM. Labobar Tg. Perak (Surabaya Jawa Timur) 10 KM. Kelimutu Tg. Perak (Surabaya Jawa Timur) 11 KM. Lawit Tg. Perak (Surabaya Jawa Timur) 12 KM. Sirimau Tg. Perak (Surabaya Jawa Timur) 13 KM. Awu Tg. Perak (Surabaya Jawa Timur) 14 KM. Egon Tg. Perak (Surabaya Jawa Timur) 15 KM. Sinabung Tg. Perak (Surabaya Jawa Timur) 16 KM. Leuser Benoa (Bali) 17 KM. Tilongkabila Benoa (Bali) 18 KM. Binaiya Bontang (Kalimantan Timur) 19 KM. Wilis Kupang (Nusa Tenggara Timur) 20 KM. Tidar Makassar (Sulawesi Selatan) 25% 50% 75% Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sept Okt Nov Des 66,0% 52,5% 52,5% 53,8% 55,2% 70,6% 56,7% 54,0% 50,3% 48,8% 54,7% 66,8%


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 77 No Nama Kapal Pelabuhan Pangkal 21 KM. Bukit Siguntang Makassar (Sulawesi Selatan) 22 KM. Lambelu Bau-Bau (Sulawesi Tenggara) 23 KM. Jetliner Wanci (Sulawesi Tenggara) 24 KM. Tatamailau Bitung (Sulawesi Utara) 25 KM. Sangiang Bitung (Sulawesi Utara) 26 KM. Pangrango Ambon (Maluku) TOTAL 11 PELABUHAN PANGKAL Sumber: Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Tabel di atas menunjukkan nama-nama kapal yang digunakan dalam angkutan pelayaran penumpang yang menjalankan kewajiban pelayanan publik. Kapal-kapal tersebut dioperasikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero). Apabila dilihat dari jumlah pelabuhannya, terdapat 11 pelabuhan pangkal. 2 diantara 11 pelabuhan tersebut merupakan pelabuhan pangkal yang melayani kapal penumpang PSO (Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak). 2. Angkutan Penumpang Komersial Selain dilayani oleh PT Pelni, penumpang angkutan laut juga dilayani oleh pihak swasta. Jika dilihat pada grafik di bawah, pola tahunan jumlah embarkasi dan debarkasi penumpang di tahun 2018 terlihat cenderung stagnan kecuali di pertengahan tahun yaitu Bulan Juni dan Juli. Jumlah tersebut mengalami lonjakan hingga mencapai 100.000 penumpang di bulan Juli 2018. Gambar 49. Jumlah Embarkasi dan Debarkasi Penumpang yang Dilayani Pihak Swasta Pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan (LK3) InaPortNet 41 33 37 35 39 80 101 55 55 51 51 62 46 38 43 42 52 79 91 64 59 59 58 66 0 20 40 60 80 100 Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sept Okt Nov Des dalam Ribu Embarkasi Debarkasi


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 78 G. ANGKUTAN LEBARAN DAN MUDIK GRATIS 1. Angkutan Lebaran Gambar 50. Peta Lokasi Pelabuhan Pantau dalam Angkutan Lebaran Tahun 2018 Sumber: Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Penyelenggaraan angkutan laut lebaran tahun 2018 dilaksanakan pada 31 Mei 2018 sampai dengan 1 Juli 2018. Jumlah penumpang angkutan lebaran yang naik melalui 52 pelabuhan pantau di seluruh Indonesia pada tahun 2018 adalah sebanyak 1.830.289 penumpang. Jumlah penumpang ini meningkat sebesar 5,43% jika dibandingkan dengan angkutan lebaran pada tahun 2017. Dalam kegiatan arus balik angkutan lebaran tahun 2018, yang dihitung pada H+1 sampai dengan H+15 lebaran atau pada tanggal 7 Juni sampai dengan 24 Juni 2018, jumlah penumpangnya adalah sebanyak 863.336. Gambar 51. Jumlah Penumpang Angkutan Lebaran 2017-2018 Sumber: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut 1.736.032 1.830.289 - 500.000 1.000.000 1.500.000 2.000.000 2017 2018 1.736.032 1.830.289


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 79 Berdasarkan data tersebut, maka dapat diketahui bahwa puncak arus mudik terjadi pada tanggal 10 Juni 2018 dengan total penumpang naik sebanyak 82.029 penumpang. Sedangkan, puncak arus balik terjadi pada tanggal 18 Juni 2018 dengan total penumpang naik sebanyak 71.821 penumpang. Perkembangan jumlah penumpang dalam arus mudik angkutan lebaran tahun 2018 dapat dilihat pada grafik di bawah ini. Gambar 52. Grafik Penumpang Naik dalam Angkutan Lebaran Per Hari Tahun 2018 Sumber: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Di bawah ini merupakan trayek dengan jumlah penumpang naik tertinggi dalam angkutan lebaran tahun 2018. Trayek Batam-Tanjung Pinang menjadi trayek yang mengangkut paling banyak penumpang, yaitu sebanyak 78.505 penumpang. Trayek dengan jumlah penumpang naik terbanyak kedua adalah trayek Tanjung Pinang-Telaga Punggur dengan jumlah penumpang naik sebanyak 77.239 penumpang. Tabel 14. 10 Trayek dengan Jumlah Penumpang Naik Tertinggi dalam Angkutan Lebaran Tahun 2018 No. Pelabuhan Asal Pelabuhan Tujuan Penumpang Naik Penumpang Lanjut Penumpang di Atas Kapal Jumlah Kapal Call 1 Batam Tanjung Pinang 78.505 3.039 81.544 47 1.256 2 Tanjung Pinang Telaga Punggur 77.239 - 77.239 36 1.214 3 Batam Tanjung Balai Karimun 68.551 1.892 70.443 40 571 4 Sungai Pakning Bengkalis 64.656 583 65.239 15 685 5 Tanjung Uban Singapore 43.286 - 43.286 6 290 - 10.000 20.000 30.000 40.000 50.000 60.000 70.000 80.000 90.000 H-15 H-14 H-13 H-12 H-11 H-10 H-9 H-8 H-7 H-6 H-5 H-4 H-3 H-2 H-1 H 1 H 2 H+1 H+2 H+3 H+4 H+5 H+6 H+7 H+8 H+9 H+10 H+11 H+12 H+13 H+14 H+15


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 80 No. Pelabuhan Asal Pelabuhan Tujuan Penumpang Naik Penumpang Lanjut Penumpang di Atas Kapal Jumlah Kapal Call 6 Tanjung Batu Kundur Tanjung Balai Karimun 38.386 3.643 42.029 31 1.368 7 Tanjung Uban Telaga Punggur 37.212 - 37.212 21 1.001 8 Tanjung Balai Karimun Sekupang 28.582 37.154 65.736 23 442 9 Kendari Raha 25.544 471 26.015 12 110 10 Sungai Pakning Selat Panjang 25.046 623 25.669 26 297 Sumber: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Grafik di bawah ini menunjukkan 5 pelabuhan dengan jumlah penumpang tertinggi dalam angkutan lebaran tahun 2018. Pelabuhan Batam menjadi pelabuhan paling padat penumpang dengan jumlah penumpang sebanyak 240.404 penumpang. Pelabuhan kedua terpadat adalah Pelabuhan Tanjung Balai Karimun dengan jumlah penumpang sebanyak 142.745 penumpang. Gambar 53. Pelabuhan dengan Jumlah Penumpang Tertinggi dalam Angkutan Lebaran Tahun 2018 Sumber: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut 2. Mudik Gratis Mudik gratis merupakan suatu program yang dimaksudkan untuk memberikan pelayanan angkutan lebaran secara gratis kepada masyarakat, khususnya untuk pengguna sepeda motor dari Tanjung Priok – Tanjung Emas Semarang (PP), dengan selamat, aman, dan nyaman. Hal 80.951 88.083 132.877 142.745 240.404 - 50.000 100.000 150.000 200.000 250.000 300.000 TERNATE SUNGAI PAKNING TANJUNG PINANG TANJUNG BALAI KARIMUN BATAM


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 81 ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas angkutan jalan raya dan mengurangi potensi kecelakaaan lalu lintas pengguna jalan raya khususnya pengguna sepeda motor. Tabel 15. Jumlah Kendaraan dan Penumpang dalam Program Mudik Gratis Tahun 2017 dan 2018 No. Uraian Tahun 2017 % thd Kapasitas Tahun 2018 % thd Kapasitas Pertumbuhan (%) Kapasitas Realisasi Kapasitas Realisasi Arus Mudik (Jakarta-Semarang) 1 Roda 2 (unit) 5.500 2.488 45% 7.600 4.167 55% 67,4% 2 Penumpang (org) 11.000 5.326 48% 15.200 9.426 62% 77,03% Arus Balik (Semarang-Jakarta) 1 Roda 2 (unit) 5.500 2.257 41,03% 7.600 3.097 47,79% 37,21% 2 Penumpang (orang) 11.000 4.850 44,09% 15.200 7.147 54,58% 47,36% Sumber: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Penyelengaraan Arus Mudik Angkutan Laut Mudik Gratis bagi pengguna sepeda motor dengan kapal laut pada tahun 2018 dengan rute Jakarta (Tg. Priok) - Semarang (Tg. Emas) pada H-8 sampai dengan H-2 lebaran berjalan dengan aman dan lancar. Penyelenggaraan program ini berdampak pada peningkatan ketertarikan masyarakat untuk menggunakan moda transportasi laut sebagai moda alternatif mudik bersama. Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah realisasi mudik bersama dengan transportasi laut pada tahun 2018 yang mencapai 4.167 unit motor dan 9.429 penumpang, atau meningkat sebesar 67,4% untuk motor dan 77,03% untuk penumpang dibandingkan dengan tahun 2017. Penyelengaraan Arus Balik (H+1 sampai dengan H+7 lebaran) Angkutan Laut Mudik Gratis bagi pengguna sepeda motor dengan kapal laut pada tahun 2018 dengan rute Semarang (Tanjung Emas) – Jakarta (Tanjung Priok) juga berjalan dengan aman dan lancar. Jumlah realisasinya mencapai 3.097 unit motor dan 7.147 penumpang pada tahun 2018, atau meningkat sebesar 37.21% untuk motor dan 47.36% untuk penumpang dibandingkan dengan tahun 2017.


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 82 H. ANGKUTAN NATAL DAN TAHUN BARU Pada periode Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, terjadi peningkatan permintaan jasa angkutan. Posko Penyelenggaraan Angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 tersebar di 52 pelabuhan sebagai pelabuhan pantau angkutan. Jumlah penumpang pada tahun 2018 naik sebesar 13% dari data tahun 2017, yaitu sebesar 1.170.229 penumpang. Gambar 54. Jumlah Penumpang Naik dalam Angkutan Natal dan Tahun Baru Tahun 2017 dan 2018 Sumber: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Jika ditinjau per hari, puncak arus penumpang tertinggi adalah sebagai berikut: a. Pra Natal pada tanggal 22 Desember 2018 yang merupakan dimulainya hari libur, b. Periode Natal dan Tahun Baru pada tanggal 29 Desember 2018, dan c. Paska Tahun Baru pada tanggal 6 Januari 2019 yang merupakan akhir dari masa libur sekolah. Secara detail, jumlah penumpang dalam angkutan natal dan tahun baru per hari dapat dilihat pada grafik di bawah ini. PENUMPANG NAIK 2017 PENUMPANG NAIK 2018 1.039.793 1.170.229


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 83 Gambar 55. Grafik Penumpang Naik Per Hari dalam Angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 Sumber: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Gambar 56. 20 Pelabuhan dengan Jumlah Penumpang Naik dan Turun Tertinggi dalam Angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 Sumber: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut - 20.000 40.000 60.000 80.000 18-Des-18 19-Des-18 20-Des-18 21-Des-18 22-Des-18 23-Des-18 24-Des-18 25-Des-18 26-Des-18 27-Des-18 28-Des-18 29-Des-18 30-Des-18 31-Des-18 01-Jan-19 02-Jan-19 03-Jan-19 04-Jan-19 05-Jan-19 06-Jan-19 07-Jan-19 08-Jan-19 21.086 22.701 23.914 25.198 25.472 26.829 28.151 29.995 30.474 33.060 33.090 35.349 42.509 44.615 46.491 54.784 55.688 96.973 98.762 163.650 - 100.000 200.000 KENDARI NUNUKAN TANJUNG PERAK MANOKWARI SIBOLGA BAUBAU MAKASSAR MANADO AMBON DUMAI SELAT PANJANG SORONG TARAKAN TANJUNG BATU… TERNATE SUNGAI PAKNING TANJUNG UBAN TANJUNG PINANG TANJUNG BALAI… BATAM Penumpang Naik 17.654 19.517 21.205 21.267 21.270 24.340 25.340 25.719 27.285 30.570 32.609 37.802 38.670 40.528 49.564 54.411 55.560 92.478 104.125 146.836 - 100.000 200.000 SIBOLGA NUNUKAN MANADO PAREPARE KENDARI MAKASSAR AMBON TANJUNG PERAK BAUBAU DUMAI SELAT PANJANG SORONG TERNATE TARAKAN TANJUNG BATU… TANJUNG UBAN SUNGAI PAKNING TANJUNG PINANG TANJUNG BALAI… BATAM Penumpang Turun


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 84 Pada angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Pelabuhan Batam menjadi pelabuhan dengan jumlah penumpang naik dan turun tertinggi di Indonesia. Jumlah penumpang naiknya sebanyak 163.650 penumpang dan penumpang turun sebanyak 146.836 penumpang. Pelabuhan dengan jumlah penumpang naik dan turun tertinggi kedua adalah Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Pelabuhan ini mengakomodasi sebanyak 98.762 penumpang naik dan 104.125 penumpang turun. Tabel 16. Trayek dengan Jumlah Penumpang Naik Tertinggi dalam Angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 No. Pelabuhan Asal Pelabuhan Tujuan Jumlah Kapal Call Total Kapasitas Penumpang Naik 1 Jayapura Biak 3 4 5.817 8.365 2 Manokwari Sorong 6 9 10.257 7.302 3 Makassar Bau-Bau 8 13 11.352 5.987 4 Batam Tanjung Balai Karimun 30 317 9.026 5.940 5 Sorong Ambon 5 6 6.317 5.240 6 Manokmari Biak 4 5 3.091 4.863 7 Jayapura Serui 3 5 6.022 4.834 8 Balikpapan Parepare 4 15 5.075 4.773 9 Tanjung Priok Surabaya 6 7 9.449 4.260 10 Kupang Lewoleba 4 5 6.672 4.011 Sumber: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Jika ditinjau dari jalur trayek angkutan laut saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, jalur paling ramai dilalui ialah jalur yang berada di Indonesia bagian timur. Trayek-trayek tersebut adalah trayek Jayapura-Biak dengan total penumpang sebanyak 8.365 penumpang, ManokwariSorong sebanyak 7.302 penumpang, dan Makassar-Baubau sebanyak 5.987 penumpang. 10 trayek dengan total penumpang naik tertinggi di Indonesia dapat dilihat pada Tabel 16 di atas. I. JENIS KOMODITAS MUATAN ANGKUTAN LAUT DALAM NEGERI INDONESIA TAHUN 2018 Pada sistem Inaportnet, terdapat 6 jenis muatan yang tercatat dari 16 pelabuhan utama di Indonesia. Pada tahun 2018, curah cair, peti kemas dan curah kering merupakan jenis muatan dengan volume bongkar dan muat terbesar. Persentase dan volume masing-masing muatan tersebut adalah sebesar 35,9% (118.616.325 ton), 32,2% (106.377.009 ton), dan 20,3%


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 85 (67.198.146 ton). Peringkat selanjutnya diduduki oleh jenis muatan kargo umum (general cargo), Kendaraan, dan Hewan (dan produk turunannya). Jenis-jenis muatan tersebut dapat dibedakan berdasarkan klasifikasi kegiatannya, yaitu jenis kegiatan muat (meliputi curah cair, peti kemas, curah kering) dan jenis kegiatan bongkar muat (kargo umum, kendaraan bermotor, hewan). Berdasarkan klasifikasi tersebut, maka dapat dikatakan bahwa kegiatan bongkar masih mendominasi sebesar 73% (240.931.831 ton) dibandingkan kegiatan muat yang hanya 27% (89.340.587 ton). Gambar 57. Jumlah Bongkar dan Muat 6 Jenis Muatan di 16 Pelabuhan di Indonesia Pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 100.158 56.414 59.027 20.464 4.824 44 18.459 49.963 8.171 8.356 4.392 0 0 10.000 20.000 30.000 40.000 50.000 60.000 70.000 80.000 90.000 100.000 110.000 Curah Cair Peti Kemas Curah Kering General Cargo Kendaraan Hewan (ekor) Ribu Ton Bongkar Muat


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 86 1. Barang Curah Cair Pelabuhan Tanjung Priok menduduki peringkat teratas sebagai pelabuhan dengan volume bongkar muat jenis curah cair terbesar, yaitu sejumlah 73,6 juta ton atau 62,6% dari total volume bongkar muat di 16 pelabuhan di Indonesia. Pelabuhan Balikpapan dan Tanjung Perak berada di posisi ke-2 dan 3 dengan total volume sebesar 15,06 juta ton dan 4,56 juta ton. Masing-masing menguasai 12,67% dan 3,84% dari total volume bongkar muat di 16 pelabuhan. Gambar 58. Jumlah Bongkar Muat Curah Cair di 16 Pelabuhan yang Menerapkan InaPortNet Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 73.657.272 4.722.668 3.792.511 4.101.562 1.392.930 2.478.494 1.612.261 1.959.180 2.356.705 1.453.541 93.824 655.062 1.190.322 398.398 257.564 617.806 10.338.935 768.842 428.883 1.918.307 207.094 879.389 429.899 8.833 609.411 1.431.189 620.453 28.879 46.425 124.271 - 20.000.000 40.000.000 60.000.000 80.000.000 TANJUNG PRIOK BALIKPAPAN TANJUNG PERAK GRESIK AMBON BELAWAN TELUK BAYUR PANJANG TANJUNG EMAS MAKASSAR PALEMBANG PONTIANAK BANJARMASIN BITUNG SORONG MUAT BONGKAR


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 87 2. Peti Kemas Penerapan sistem pengangkutan dengan menggunakan peti kemas memungkinkan pengapalan door to door service. Maksud dari door to door service adalah jasa pengapalan yang dilakukan dari pintu gudang asal dan berakhir pada pintu gudang tujuan, dengan diurus/diselenggarakan oleh satu tangan. Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makassar, Belawan, dan Ambon menjadi 5 pelabuhan utama bongkar muat peti kemas di antara 16 pelabuhan utama lainnya di Indonesia. Apabila dibedakan berdasarkan jenis kegiatannya, terdapat kegiatan muat dan bongkar. Volume kegiatan bongkar peti kemas adalah sebesar 56,41 juta ton (53%) masih mendominasi dibanding kegiatan muat sebesar 49,96 juta ton atau 47% pada 16 pelabuhan yang telah mengimplementasikan sistem Inaportnet. Berikut masing-masing persentase dan volume bongkar muat peti kemas pada kelima pelabuhan: 1. Tanjung Priok 29,34% (31,2 juta ton); 2. Tanjung Perak 21,88% (23,3 juta ton); 3. Makassar 20,12% (21,4 juta ton); 4. Belawan 5,93% (6,3 juta ton); 5. Ambon 4,75% (5,1 juta ton);


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 88 Gambar 59. Jumlah Bongkar Muat Peti Kemas di 16 Pelabuhan yang Menerapkan InaPortNet Pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 3. Barang Curah Kering Seperti pada kegiatan bongkar muat curah cair, pelabuhan di Balikpapan menduduki peringkat teratas kegiatan bongkar muat jenis curah kering. Total volume bongkar muatnya adalah 15.488.961 6.459.390 12.728.979 4.309.296 4.210.107 3.425.339 2.992.735 2.392.998 1.790.712 987.790 727.394 604.812 188.015 107.483 402 60 15.718.277 16.823.461 8.675.216 1.998.097 838.852 1.353.342 998.481 1.453.286 423.587 684.490 506.023 71.760 248.959 161.446 7.260 - 4.000.000 8.000.000 12.000.000 16.000.000 20.000.000 TANJUNG PRIOK TANJUNG PERAK MAKASSAR BELAWAN AMBON BANJARMASIN PONTIANAK BITUNG SORONG PALEMBANG TELUK BAYUR BALIKPAPAN TANJUNG EMAS PANJANG GRESIK BANTEN MUAT BONGKAR


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 89 sebesar 18,78 juta ton atau sebesar 31,6% dari total volume bongkar muat curah kering di 16 pelabuhan di Indonesia. Banjarmasin, Tanjung Priok, Gresik, dan Teluk Bayur menjadi pelabuhan dengan total volume bongkar muat terbesar di urutan berikutnya, dengan masingmasing persentase bongkar muat sebesar 27,8%, 12,3%, 8,7%, dan 4,4%. Kegiatan bongkar mendominasi sebesar 88% atau 59,03 juta ton curah kering dibandingkan kegiatan muat. Gambar 60. Jumlah Bongkar Muat Curah Kering di 16 Pelabuhan yang Menerapkan InaPortNet Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 18.788.487 18.504.252 7.398.730 5.060.710 1.061.227 2.097.646 1.658.668 1.462.078 1.123.277 155.523 661.958 493.875 104.078 292.376 158.673 5.522 2.460.098 165.471 868.764 819.054 1.892.794 10.030 357.189 4.809 87.717 827.727 202.083 77.777 274.935 6.800 42.934 72.883 - 5.000.000 10.000.000 15.000.000 20.000.000 BALIKPAPAN BANJARMASIN JAKARTA GRESIK TELUK BAYUR BELAWAN PANJANG SEMARANG SURABAYA PALEMBANG PONTIANAK BITUNG MAKASSAR BANTEN AMBON SORONG MUAT BONGKAR


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 90 4. General Cargo Volume bongkar muat jenis kargo umum (general cargo) paling besar terdapat di Pelabuhan Tanjung Priok. Pada posisi selanjutnya adalah Pelabuhan Gresik, Balikpapan, Tanjung Perak, dan Belawan. Berikut masing-masing volume dan persentase kegiatan bongkar muat jenis kargo umum: 1. Pelabuhan Tanjung Priok sebesar 8,89 juta ton (30,2%). 2. Pelabuhan Gresik sebesar 4,38 jutaton (15,2%) , 3. Pelabuhan Balikpapan sebesar 2,7 juta ton (9,4%) 4. Pelabuhan Tanjung Perak sebesar 2,63 juta ton (9,1%), 5. Pelabuhan Belawan sebesar 1,83 juta ton (6,3%), Gambar 61. Jumlah Bongkar Muat Kargo Umum di 16 Pelabuhan yang Menerapkan InaPortNet Pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 8.088.213 1.454.425 1.176.098 1.837.742 1.800.945 1.592.852 1.086.163 816.256 917.029 328.418 447.299 154.710 415.278 287.794 60.736 796.013 2.927.743 1.528.171 790.030 28.913 179.529 199.988 333.588 116.283 526.915 218.706 424.579 129.519 44.402 104.165 - 2.000.000 4.000.000 6.000.000 8.000.000 10.000.000 TANJUNG PRIOK GRESIK BALIKPAPAN TANJUNG PERAK BELAWAN PONTIANAK BANJARMASIN MAKASSAR TANJUNG EMAS PALEMBANG PANJANG TELUK BAYUR SORONG BITUNG AMBON MUAT BONGKAR


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 91 5. Kendaraan Kelebihan dari pengangkutan kendaraan dengan menggunakan angkutan laut adalah efisiensi waktu pengiriman dan biaya karena kapal pengangkutan dapat mengangkut kendaraan dengan jumlah yang besar dalam sekali angkut. Berdasarkan sistem Inaportnet, Tanjung Priok menjadi pelabuhan dengan volume bongkar muat kendaraan terbesar yaitu 2,74 juta ton (29,8%). Pelabuhan dengan volume bongkar muat kendaraan terbesar kedua dan ketiga adalah Pelabuhan Panjang dan Banjarmasin masing masing dengan total volume sebesar 2,68 juta ton (29,1%) dan 863 ribu ton (9,3%). Gambar 62. Jumlah Bongkar Muat Kendaraan Bermotor di 16 Pelabuhan yang Menerapkan InaPortNet Pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 1.326.780 1.447.452 630.644 222.258 266.596 182.732 252.411 150.594 114.222 65.045 87.321 64.228 11.343 2.237 629 1.420.645 1.231.286 232.418 491.752 296.144 337.768 128.050 88.776 77.081 54.666 24.535 6.707 430 1.089 252 - 400.000 800.000 1.200.000 1.600.000 TANJUNG PRIOK PANJANG BANJARMASIN TANJUNG PERAK TANJUNG EMAS MAKASSAR SORONG PONTIANAK BELAWAN GRESIK AMBON BALIKPAPAN PALEMBANG BITUNG TELUK BAYUR MUAT BONGKAR


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 92 6. Angkutan Hewan Angkutan ternak menggunakan kapal khusus ternak yang memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare). Penanganan ternak dengan memperhatikan prinsip tersebut dapat mengurangi risiko penyusutan bobot ternak. Pembuatan kapal khusus angkutan ternak merupakan implementasi kebijakan tol laut untuk mendukung program pemenuhan ternak dari daerah sentra produksi ternak ke wilayah konsumen. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melalui Direktorat Lalu Lintas Laut telah menetapkan beberapa trayek khusus angkutan ternak. Tercatat hanya 6 pelabuhan yang melaksanakan kegiatan bongkar hewan (hewan besar seperti sapi) yang telah menerapkan sistem InaPortNet. Pelabuhan Tanjung Priok dengan volume bongkar muat terbesar yaitu 24.187 ekor hewan atau 54,4% dari total volume bongkar muat hewan. Disusul dengan Pelabuhan Tanjung Perak dan Balikpapan dengan total volume bongkar muat sebesar 15.089 ekor hewan dan 2.711 ekor hewan. Gambar 63 Jumlah Bongkar Muat Hewan di 16 Pelabuhan yang Menerapkan InaPortNet Pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet 24.187 15.809 2.711 1.228 - 182 - - - - 361 - - 5.000 10.000 15.000 20.000 25.000 30.000 TANJUNG PRIOK TANJUNG PERAK BALIKPAPAN BANJARMASIN MAKASSAR GRESIK MUAT BONGKAR


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 93 J. 10 KOMODITAS KEGIATAN BONGKAR ANGKUTAN LAUT DALAM NEGERI INDONESIA TAHUN 2018 16 pelabuhan yang dikaji akan diurutkan berdasarkan komoditas dengan besaran muatan bongkar tertinggi. Kemudian, diambil sepuluh komoditas dengan muatan terbesar untuk dilihat besaran nilai muatannya di setiap pelabuhan. Gambar 64. Komoditas Terbesar dalam Kegiatan Bongkar di 16 Pelabuhan yang Menerapkan InaPortNet Pada Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet Sepuluh komoditas dengan muatan bongkar terbesar di Indonesia adalah batu bara, peti kemas, barang campuran, Crude Palm Oil (CPO), general cargo, pasir, kayu gelondongan, semen, pupuk, dan solar. 38.965 16.978 4.794 2.775 2.250 1.707 1.531 1.398 1.037 1.027 - 10.000 20.000 30.000 40.000 BATU BARA PETI KEMAS CRUDE PALM OIL BARANG CAMPURAN PASIR SEMEN GENERAL CARGO KAYU GELONDONGAN SOLAR PUPUK Ribu Ton


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 94 Gambar 65. Perusahaan Pelaksana Kegiatan Bongkar Muat Terbesar di 16 Pelabuhan yang Menerapkan InaPortNet Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet Selain itu, dilihat juga perusahaan yang mengangkut muatan untuk kegiatan bongkar terbesar di 16 pelabuhan yang terdaftar di InaPortNet. Selanjutnya, diambil sepuluh perusahaan dengan muatan terbesar untuk kemudian dilihat besaran nilai muatannya di setiap pelabuhan. 1. Batu Bara Gambar 66. Volume Bongkar Batu Bara Tahun 2018 13.378.550 12.398.221 8.290.248 7.337.724 2.601.572 2.294.513 1.984.915 1.817.468 1.195.579 1.183.274 - 4.000.000 8.000.000 12.000.000 16.000.000 PT. ARPENI PRATAMA OCEAN LINE TBK PT. SALAM PACIFIC INDONESIA LINES PT. PERUSAHAAN PEL NUSANTARA TANTO INTIM LINE PT. SINAR PASIFIC PT. PELAYARAN SEMOGA SUKSES PT. BUANA LISTYA TAMA Tbk PT. PERTAMINA (PERSERO) PT. BAHARI TIRTA JAYA PT. BAMA BHAKTI SAMUDRA PT. PANCARAN SAMUDERA TRANSPORT 17.884.379 17.793.443 1.494.607 848.765 220.004 219.258 205.276 164.805 71.504 34.289 15.090 13.431 - 5.000.000 10.000.000 15.000.000 20.000.000 BANJARMASIN BALIKPAPAN GRESIK TANJUNG MAS TANJUNG PRIOK PANJANG BELAWAN TELUK BAYUR BITUNG MAKASSAR BANTEN PONTIANAK


Pengembangan E-Book Data dan Penyajian Informasi Angkutan Laut| 95 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet Dari 16 pelabuhan yang ditinjau, hanya 12 pelabuhan yang melakukan kegiatan bongkar untuk komoditas batu bara. Kegiatan bongkar batu bara terbesar dilakukan di Pelabuhan Banjarmasin. Besaran bongkar batu bara di pelabuhan tersebut mencapai 17,88 juta ton pada tahun 2018. Gambar 67. Perusahaan Pelaksana Kegiatan Bongkar Batu Bara Terbesar Tahun 2018 Sumber: Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3) InaPortNet PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk menjadi perusahaan yang melakukan kegiatan bongkar batu bara terbesar di dalam negeri pada tahun 2018. Jumlah muatan bongkar batu bara yang dilakukan oleh perusahaan tersebut mencapai 13,14 juta ton pada tahun 2018. 2. Peti Kemas Komoditas dengan volume bongkar terbesar kedua di 16 pelabuhan adalah peti kemas. Tanjung Priok menjadi lokasi bongkar peti kemas terbesar dengan volume yang mencapai 11,22 juta ton pada tahun 2018, kemudian diikuti oleh Belawan dan Banjarmasin. 13.138.231 6.940.741 2.594.860 2.287.379 1.813.059 1.195.579 1.102.484 1.035.661 990.638 861.926 - 4.000.000 8.000.000 12.000.000 PT. ARPENI PRATAMA OCEAN LINE TBK PT. SINAR PASIFIC PT. PELAYARAN SEMOGA SUKSES PT. BUANA LISTYA TAMA Tbk PT. BAHARI TIRTA JAYA PT. BAMA BHAKTI SAMUDRA PT. PANCARAN SAMUDERA TRANSPORT PT. PELAYARAN KARTIKASAMUDRA ADIJAYA PT. HASNUR INTERNASIONAL SHIPPING PT. GLOBAL TRANS ENERGY INTERNASIONAL


Click to View FlipBook Version