The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul-Pencegahan-dan-Penanganan-Stunting-bagi-SDM-Kesos

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Buku Digital, 2023-06-01 11:08:18

Modul-Pencegahan-dan-Penanganan-Stunting-bagi-SDM-Kesos

Modul-Pencegahan-dan-Penanganan-Stunting-bagi-SDM-Kesos

No Sesi/Topik Materi Tgl / Bulan/ Tahun Jan Pena 6 Sesi 6: Mendukung pemberian stimulasi pada bayi 0-6 bulan 7 Sesi 7: Mendukug pemberian stimulasi pada bayi 6-12 bulan 8 Sesi 8: Mendukung pemberian stimulasi pada bayi 1-2 tahun 9 Sesi 9: Mendukung pemberian stimulasi pada anak 2-6 tahun 10 Sesi 10: Pemanfaatan BANSOS untuk pemenuhan gizi anak usia dini dan ibu hamil 11 Sesi 11: Mendukung CTPS 12 Sesi 12: Mendukung Pemanfaatan jamban sehat 13 Sesi 13: Pemetaan potensi diri, keluarga dan lingkungan sekitar 14 Sesi 14: Sistem rujukan penanganan anak stunting


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 284 nji Diri Pencegahan dan anganan Stunting dalam Keluarga Pelaksanaan Tanda Tangan Fasilitator Belum / Tidak Sedang/ Proses Sudah Selesai


No Sesi/Topik Materi Tgl / Bulan/ Tahun Jan Pena 15 Sesi 15: Komitmen pelkasnaan Rencanan tindak lanjut (RTL) … Pendamping, (____________________)


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 285 nji Diri Pencegahan dan anganan Stunting dalam Keluarga Pelaksanaan Tanda Tangan Fasilitator Belum / Tidak Sedang/ Proses Sudah Selesai ………….., ….., …………………… PM, (___________________)


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 286 Marina Menari 1. Sampaikan anda memiliki lagu yang liriknya hanya terdiri dari 4 kata, yaitu : marina, menari, di atas, menara. Nyanyinya sendiri hanya dibolak balik. Marina menari di atas menara Di atas menara marina menari Contohkan lagu itu sekali. Biasanya siswa sudah hafal. Nada lagunya sangat sederhana. Anda bisa cari di youtube dengan kata kunci Marina Menari. Jangan khawatir dengan nada yang beragam. Pilih saja yang paling nyaman buat anda. 2. Lalu, tunjukan gerakan. Marina =menunjuk diri, Menari = Gerakan menari, Di atas = kedua tangan di atas kepala membentuk huruf U, dan Menara = dua tangan bertepuk di atas kepala. 3. Nyanyi dan bergeraklah bersama. Mungkin 2 kali sampai lancar. 4. Yang berikutnya, sampaikan siswa harus bergerak sesuai lagu yang anda nyanyikan. Pertama-tama, anda menyanyi dengan lirik yang normal. Sekarang, acak-acak urutan kata-katanya. Semau anda. (tapi ini jangan disampaikan pada siswa). Putaran pertama : Normal Putaran kedua (contohnya): Maina marina menari menari dan seterusnya. Jangan terlalu cepat menyanyikan yang diacak-acak itu. Yang lambat saja biasanya siswa sudah kesulitan dan tertawa-tawa kok. 5. Ajak 2-3 siswa untuk bergantian memimpin permainan. Sampaikan pada mereka, putaran pertama normal. Putaran kedua diacak-acak semaunya. Pemimpin permainan jangan bergerak, hanya bernyanyi. 1+1


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 287 1. Ajak siswa berdiri lalu bersama-sama bernyanyi lagu 1+1. Ingat, nyanyikan dulu lagunya ya. 1+1=2 2+2=4 4+4=8 8+8=16 (sampai sini saja 2. Pada kesempatan kedua, ajak siswa bernyanyisambil lakukan gerakan. Jangan ajarkan gerakan dalam waktu terpisah, lakukan sambil bernyanyi bersama. 1……..angkat tangan kanan atau kiri +……..tangan di silang di dada membentuk tanda + =……..tangan kiri sejajar dengan tangan kanan di depan dada 2 …….angkat kedua tangan tegak lurus 4 …….angkat/silangkan kaki kanan, tumit menyentuh lutut kiri 8……..putar pinggang 16……loncat sekali dan putar pinggang biasanya, siswa tertawa saat pergerakan angka 4, 8, 16. Anda juga harus bisa menikmati. 3. Berikan kesempatan pada 2-3 siswa bergantian untuk memimpin. Kupikir-pikir 1. Bagi kelas ke dalam kelompok berisi 6-10 siswa 2. Ajak siswa menyanyikan lagu dengan lirik di bawah. Lagu bisa pelajari dari rekan guru yang pernah mengikuti pelatihan guru fasilitator atau via


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 288 Youtube (kata kunci: kupikir-pikir). Sekali lagi jangan khawatir dengan nada dan lirik yang berbeda. Kupikir pikir,1,2,3 Kupikir pikir,1,2,3 Kupikir pikir,1,2,3 Contohlah aku Contoh contoh contohlah aku 3x Sekarang giliranmu Saat menyanyikan bait 1, ajak siswa untuk jalan kaki di tempat, memutarmutar kedua telunjuk di kening (seperti sedang berpikir), kemudian jari-jari tangan kanan menunjukan jumlah 1-2-3. Di bait 2, sepanjang contoh-contohlah aku, Anda membuat gerakan yang harus diikuti siswa. Buat saja gerakan bebas. Bisa menari, jogeg, senam, loncat-loncat, putar badan, dll. Waktu sekarang giliranmu ,akhiri dengan menunjuk salah seorang untuk ganti memimpin permainan, yang gerakannya harus diikuti semua siswa, termasuk Anda. 3. Minta siswa mainkan dalam kelompok. Untuk memulai, Anda tunjuk satu siswa di setiap kelompok sebagai pemimpin. 4. Mainkan sesuai waktu yang tersedia.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 289 Pada hari minggu (Naik delman istimewa) 1. Sampaikan bahwa Anda akan mengajak bergerak. Ada 8 gerakan tangan yang harus diikuti. Anda bisa membuat 8 gerakan sendiri, yang penting gerakan ke-8 adalah tepuk tangan. Gerakan yang biasa saya mainkan adalah sbb: 1) Jari-jari kedua tangan terjalin, dorong ke depan dengan telapak menghadap depan. 2) Tarik, lalu dorong lagi ke depan. Sekarang, buka jari yang mengarah ke depan. 3) Jadi kedua tangan masih terjalin, gerakan ke pundak kiri. 4) Gerakan ke pundak kanan. 5) Buka jalinan jarinya. Tangan kiri membuka ke kiri. 6) Tangan kanan membuka ke kanan. 7) Angkat ke dua tangan ke atas, sedikit di atas bahu. 8) Tepuk tangan 2x, posisi di atas kepala. Ajak siswa mengerakannya. Kemudianhafal gerakan di atas. Jangan menyanyi dulu. Hafalkan saja g 2. , sambil bergerak, ajak siswa bernyanyi bersama. Pada hari minggu kuturut ayah ke kota (akhir dengan tepuk tangan 2x pada setiap baris) Naik delman istimewa ku duduk di muka Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja Mengendarai kuda supaya baik jalannya Hai, tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 290 Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk suara sepatu kuda 3. Ulangi agak lebih cepat 4. Ajak 2-3 siswa untuk memimpin. Tangan kanan kiri 1. Ingat lagu dari Tanah Rencong, Bungong Jeumpa? Nah, ubah liriknya dan sedikit sesuaikan nadanya. Larak yang digunakan adalah sbb. Tangan kanan kiri (kedepankan tangan kanan lalu tangan kiri, telapak menghadap depan) Tolak pinggang (kedua tangan di pinggang) Digoyang-goyang (goyang pinggang kiri kanan) Tangan kiri kanan (sekarang kedepankan tangan kiri dulu, baru tangan kanan) Tolak pinggang (kedua tangan di pinggang) Digoyang-goyang (goyang pinggang kiri kanan) Loncat ke depan (akhiri dengan tepuk tangan) Loncat ke belakang (akhiri dengan tepuk tangan) Putar badannya, tolak pinggang digoyang-goyang (goyang pinggang kiri kanan) Gerakan setelah tanda *(loncat, putar badan, dll) dapat diganti sesuai selera pemimpin permainan. Bisa menjadi : langkah ke kanan/kiri, loncat ke belakang, atau lainnya.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 291 2. Ajak beberapa siswa bergantian memimpin permainan dengan gerakangerakan yang kreatif (gerakan setelah tanda *) Kalau kau suka hati (versi ori) 1. Ajak siswa bernyanyi sambil gerak Kalau kau suka hati, tepuk tangan (tepuk tangan 3x) Kalau kau suka hati, tepuk tangan (tepuk tangan 3x) Kalau kau suka hati, mari kita lakukan, kalau kau suka hati tepuk tangan (tepuk tangan 3x) Kalau kau suka hati, tepuk paha (tepuk paha 3x) Kalau kau suka hati, tepuk paha (tepuk paha 3x) Kalau kau suka hati, mari kita lakukan, kalau kau suka hati tepuk paha (tepuk paha 3x) Kalau kau suka hati, injak bumi (hentak bumi 3x) Kalau kau suka hati, injak bumi (hentak bumi 3x) Kalau kau suka hati, mari kita lakukan, kalau kau suka hati injak bumi (hentak bumi 3x) Kalau kau suka hati,semuanya (tepuk tangan 3x, tepuk paha, hentak bumi 3x) Kalau kau suka hati,semuanya (tepuk tangan 3x, tepuk paha, hentak bumi 3x)


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 292 Kalau kau suka hati, mari kita lakukan, kalau kau suka hati semuanya (tepuk tangan 3x, tepuk paha, hentak bumi 3x) 2. Minta satu siswa memimpin. Besok-besok Anda tinggal meminta siswa memimpin tanpa perlu dicontohkan. Kalau kau suka hati (versi nama) 1. Gunakan lagu kalau kau suka hati, tapi kali ini nama yang digunakan sebagai pengganti tepuk tangan/ tepuk paha/ injak bumi. Kalau kau suka hati, panggil ANI (disebut oleh pemilik nama), ANI!!!(bersama-sama) Kalau kau suka hati panggil RINI (disebut oleh pemilik nama), RINI!!! (bersama-sama) Kalau kau suka hati, mari kita lakukan,kalau kau suka hati panggil DODI!!!(bersama-sama) 2. Jadi, nama pertama kali disebut oleh pemilik nama, lalu disambut bersamasama oleh seluruh siswa. 3. Setelah itu, giliran siswa disebelahnya dan seterusnya, setelah selesai seluruh siswa, maka panggil SEMUA. Kalau kau suka hati, SEMUANYA, SEBUT SEMUA NAMA SISWA SATU PER SATU.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 293 Topi bundar saya hilang 1. Ajak siswa bersama-sama bernyanyi lagu Topi Saya Bundar sambil melakukan gerakan yang sesuai. Topi saya bundar Bundar topi saya Kalau tidak bundar Bukan topi saya 2. Minta siswa hilangkan dan tidak menyuarakan satu kata. Tapi, gerakan tetap dilakukan. Semisal, hilangkan kata saya dalam lagu (diganti hening). Setelah dipahami, ajak siswa bernyanyi dan gerak bersama-sama (tanpa saya). 3. Kemudian, minta hilangkan satu kata lagi, semisal bundar. Sekarang, yang hilang ada dua kata, saya dan bundar. Lalu kembali lagi, ajak bernyanyi bersama. 4. Minta hilangkan satu kata lagi. Sekarang, saya, bundar, dan topi. Lalu, bernyanyi bersama. 5. Teruskan sampai tidak ada kata lagi yang dinyanyikan. Hanya gerakan saja. Baris menurut bulan kelahiran 1. Sampaikan siswa akan diminta membuat 1 banjar (jajar). Berurut berdasarkan bulan kelahiran, mulai dari depan Januari, Februari dan sampai di akhir Desember. Tekankan, hanya urutan bulan, tidak perlu tanggal kelahiran Minta siswa melakukannya tanpa suara sedikit pun alias tidak boleh berbicara. Beri waktu 2 menit.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 294 2. Selesai terbentuk, ijinkan mereka bicara. Lalu, cek dengan meminta siswa lahir Januari mengacungkan tangan. Lalu, Februari, Maret dan selanjutnya. Saat di bulan yang berjalan tanyakan tanggal kelahiran. Ajak siswa bertepuk tangan bagi yang lahir di tanggal hari ini atau dekat-dekat. Permainan ini menarik juga dilakukan setiap bulan untuk menjaring siswa yang ulang tahun. Dengan catatan, siswa nantinya tidak terbebani. Jangan karena ulang tahun lalu harus menyediakan kue dan lain-lain. Anda juga bisa memainkan variasi lain dari permainan ini, semisal dengan ukuran sepatu, jumlah saudara kandung, jarak ke sekolah dan lainnya. Yang harus diperhatikan adalah hindari ukuran yang bisa merendahkan atau membuat siswa minder. Tangkap jari 1. Ajak siswa berdiri melingkar. Minta jangan terlalu rapat. Minta semua angkat tangan kanan tinggi-tinggi, lalu letakkan di sebelah kanan, sejajar bahu kawan. Telapak terbuka ke atas. 2. Kemudian minta semua mengangkat tangan kiri tinggi-tinggi, lalu telunjuknya diletakkan sebelah kiri, tusuk ke tengah telapak tangan kawan dengan posisi tegak 3. Sampaikan pada saat disebut kata kunci (misalnya,jajan), maka tangan kanan harus menangkap jari kawan. Sementara, jari kiri kita harus berusaha lepas dari tangkapan tangan kawan. Yang ketangkap, diminta maju ke depan dan memimpin permainan dengan cara bercerita.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 295 4. Mulailah Anda bercerita sebagai contoh. Dalam cerita, munculkan kata kunci. Kemunculan bisa dibuat tiba-tiba atau dipermainkan. siswa suka membawa uang ke sekolah. Hobinya, ja................rang makan sayur buah. Kenapa ya? Padahal sayur buah lebih bagus dari pada jajan ! 7 up 1. Ajak siswa berdirimembentuk lingkaran. Peragakan dan jelaskan cara bermain : Minta siswa menyilangkan tangan kanan, telapaknya menyentuh pundak kiri. Mint letakkan ke bawah lagi. Lalu, tangan kiri ke pundak kanan. Lakukan berulang-ulang agar terbiasa. Sampaikan, permainannya hanya dengan bergerak seperti itu. Sampaikan, gerakan itu mengandung arti. Kalau tangan kanan ke pundak kiri, artinya yang diminta gerak adalah orang sbelah kiri. Kalau tangan kiri ke pundak kanan, artinya ornag sebelah kanan yang harus bergerak. Berikan contoh agar siswa paham. Sampaikan permainan akan dimulai dengan berhitung. Siswa yang ditunjuk mulai berteriakl 1, lalu dilanjutkan ke kanan. Saat yang ke tujuh, siswa tiak berteriak, tapi diganti gerakan tangan yang telah dijelaskan sebelumnya. Salah satu saja, menyilang ke pundak kanan atau kiri. Siswa berikutnya yang harus bergerak tergantung dari arah tangan.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 296 2. Lakukan percobaan 2x untuk melancarkan. Yang “mati” adalah yang bergerak salah. Semisal, tangan kanan menyentuh pundak kanan. Atau, salah reaksi, semisal, yang diminta gerak siswa sebelah kanan, tapi siswa yang gerak yang sebelah kiri atau siswa yang diminta bergerak justru melongo, diam saja 3. Mainkan. Minta siswa yang “mati” berdiri di tengah lingkaran. 4. Mainkan sesuai ketersediaan waktu. 1,2 prok prok 1. Bagi siswa ke dalam kelompok berisi 7-10 orang dan minta mereka duduk melingkar. 2. Ajak siswa di dalam kelompok untuk berhitung. Mulai dri satu siswa bergiliran ke arah kanan. 3. Lalu, sampaikan bahwa dalam berhitung berikutnya: bila bertemu angka 6 atau kelipatannya, maka angka itu tidak disebut, tapi diganti tepuk tangan dua kali. Jafi siswa yang bertemu angka 6,12,16,18,24,26.dst, tidak menyebut angka itu, tapi tepuk tangan. Kelompok yang bisa mencpai angka tertinggi adalah pemenangnya. (Angka 6 adalah biasa saya mainkan. Anda boleh saja mengambil angka lain). 4. Berikan waktu bagi siswa dalam kelompok untuk berlatih. 5. Mulai pertandingan dari kelompok 1 dan catat sampai angka berapa mereka bisa melakukannya dengan benar. Lalu, bergilir kelompok-kelompok lain. Selesai satu putaran, umumkan kelompok pemenang.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 297 6. Lakukan 3-4 putaran, tergantung ketersediaan waktu. Setelah selesai satu putaran, berikan jeda untuk berlatih dan menyusun strategi (sekitar 2-3 menit 7. Perhatikan kreativita strategi kelompok. Biasanya ada kelompok yang membantu kawannya yang harus tepuk tangan dengan memberi tanda, melambatkan kecepatan berhitung menggunakan nada tertentu, dll. 8. Kelompok yang dapat menyebut angka tertinggi adalah pemenangnya. 1 ribu, 2 ribu.....6 biru 1. Permainan ini sebetulnya satu genre dengan 1,2, prok-prok yang telah dibahas sebelum ini. Namu, menghitungnya dalam ribuan dan tepuk tangan diganti perubahan ribu ke biru. Misalnya, Seribu, dua ribu, tiga ribu, empat ribu, lima ribu, enam biru 2. Silahkan lakukan dengan tahapan yang sama dengan 1,2, prok-prok. Ini, yang ini, kalau yang ini ? 1. Minta siswa untuk menjawab pertanyaan Anda, yang pertanyaannya disampaikan sambil Anda melakukan gerakan tangan tertentu. Anak-anak, tolong sebutkan, INI berapa? (Anda tunjukan 1 jari, tapi tidak terlalu tegas ) YANG INI, berapa?(Anda tunjukan 2 jari, tapi tidak terlalu


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 298 tegas) KALAU YANG INI,berapa ?(Anda tunjukan 3 jari, tapi tidak terlalu tegas) Ulangi sekali lagi 2. Sekarang minta siswa dengan cermat mendengarkan pertanyaan Anda dan menjawabnya. INI berapa ?(Anda tunjukn 2 atau 3 jari) KALAU YANG INI, berapa ?(Anda tunjukan 1 atau 2 jari) YANG INI, berapa? (Anda tunjukan 1 atau 3 jari) 3. Di awal biasanya banyak yang belum menyadari. Tekankan bahwa siswa harus mendengarkan. Lakukan berkali-kali sampai ada siswa yang sadar bahwa sebetulnya mereka harus memperhatikan kata INI(1), YANG INI (2), KALAU YANG INI (3), tanpa memperhatikan berapa jumlah jari yang diangkat oleh Anda. 4. Saat ada siswa yang menyadarinya, ajak dia untuk menjelaskan. Ajak dia mencobanya pada kawan-kawannya. Sekawan 1. Minta siswa berdiri membentuk lingkaran. 2. Sampaikan bahwa bila salah seorang ditunjuk sambil disebut sebuah kata, maka dia, satu orang di sebelah kiri dan satu orang sebelah kanan (bertiga) harus serentak memperagakan suatu gerakan khusus. Kata dan gerakannya adalah sbb.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 299 Gajah : di tengah menjadi belalai, kiri kanan siswa jadi kuping Kupu-kupu : yang tengah jadi tubuh, Kiri kanan jadi sayap kupu-kupu Model : di tengah jadi model, yang kiri kanan jadi fotografer 3. Secara acak tunjuk siswa sambil menyebutkan salah satu (Gajah, Kupukupu, atau Model). Serempak ketiga orang itu harus memperagakannya. 4. Lakukan 4-5 kali sebelum memberikan kesempatan siswa untuk menunjuk. Regu tembak 1. Ajak siswa membentuk kelompok berisi tiga. Minta masing-masing kelompok berbanjar menghadap sebuah titik pusat di tengah. 2. Sampaikan mereka akan bermain regu tembak. Ketiga siswa adalah sebuah senapan versi jadul-jaman dulu. Ketiga siswa memiliki fungsi masingmasing. Yang di belakang adalah ISI. Tengah, KOKANG. Di depan, DOR (sambil menunjuk ke salah satu kelompok) 3. Minta semua siswa berteriak. Muali dari yang belakang. ISI! KOKANG! DOR! (tunjuk ke satu kelompok lain). Masing-masing hanya boleh berteriak sesuai dengan fungsinya. Kelompok yang di-DOR harus melakukan yang sama : ISIKOKANG-DOR. 4. Yang “mati” adalah yang bereaksi salah, yaitu 1)tidak di-DOR, tapi bereaksi, 2) di-DOR tapi tidak bereaksi, 3) berteriaknya tidak berurutan, semisalyang seharusnya ISI malah diam atau yang depan malah berteriak ISI dan lain sebagainya.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 300 5. Buat 2 kali latihan sebelum memulai. 6. Mainkan. Yang “mati” diminta agar duduk. 7. Setelah jumlah kelompok berkurang, semisal tinggal sekitar 5 dan anda bisa mainkan ke level -2, yaitu : Setelah yang depan men-DOR salah satu kelompok, dia berpindah ke belakang, berubah fungsi menjadi ISI. Yang tadinya ISI menjadi KOKANG. yang tadinya KOKANG menjadi DOR. Ingatkan, pergantian dilakukan setelah men-DOR. 8. Bila waktu memadai, mainkan sampai mendapatkan 2 kelompok terakhir. Tupai dan Pemburu 1. Ajak siswa membentuk kelompok berisi tiga. Dua siswa berdiri, berhadapan, berpegangan tangan. Tangan yang berpegangan itu diangkat sampai setinggi mata. Kedua orang ini menjadi POHON. Minta siswa yang ketiga untuk jongkok dibawahnya. Dia menjadi TUPAI. 2. Sampaikan mereka akan bermain Tupai dan Pemburu. sampaikan Anda akan bercerita dan bila dalam cerita disebut kata PEMBURU, maka TUPAI akan berlari berpindah POHON. Bila disebut kata PENEBANG, maka POHON berlari mencari TUPAI baru. Bila disebut PEMBAKAR, maka semuanya berpindah membentuk posisi baru. 3. Mulailah Anda bercerita. Dipinggiran kota Jogjakarta, terdapat hutan yang rindang. Di waktu pagi, tampak tupai-tupai bermain. Sedang asyik-asyik, tiba-tiba datang..............angin sepoi-sepoi. Oh, sungguh nyaman rasanya. Dan waktu


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 301 sedang meloncat-loncat, muncul PENEBAAAANG ! Saat siswa-siswa berlari merebut posisi, Anda harus cepat mengambil satu posisi kosong. Sebagai TUPAI, dibawah POHON. 4. Yang tertinggal diminta untuk bercerita dengan menyebut salah satu dari 3 kata kunci. Saat disebut kata kunci itu, dia harus merebut posisi. Catatan Bila Anda tidak ingin ikut bermain (karena satu dan lain hal), Anda bisa minta siswa yang tidak kebagian kelompok untuk bersiap merebut posisi saat Anda memulai cerita. Pastikan ada satu atau dua siswa yang tertinggal. Saat siswa bercerita, Anda dapat memperhtikan cara dan isi ceritanya. Apakah cukup lancar ? Apakah cukup kreatif? Apakah disampaikan dengan berani? Saat dimainkan kembali, satu atau dua minggu kemudian, perhatikan apakah ada peningkatan ? Bola beregu 1. Ajak siswa membentuk 4 banjar dengan jumlah kurang dari 8-10 siswa. Usahakan agar siswa di setiap banjar sama. Setelah terbentuk, ajak setiap banjar berhitung. Mulai dari 1 sampai angka terakhir. Lalu, absen secara berurutan dan minta yang disebut untuk mengangkat tangan. Berikutnya, sebut angka-angka secara acak. Yang disebut diminta mengangkat tangan. 2. Sampaikan bahwa kita akan bermain Bola Beregu. Berikan bola pada masing-masing siswa pertama, masing-masing no.1 (Bola-bola itu sebelumnya Anda telah buat dengan kertas koran yang digulung dengan lakban kertas).


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 302 3. Sampaikan bahwa bola akan bergerak berdasarkan ke siswa yang nomornya disebut. Saat menyebut GOL, maka bola harus dilempar ke depan. Kelompok yang bolanya datang pertama-pertama adalah pemenangnya. 4. Anda berbicara layaknya komentator bola profesional. Priit, permainan segera dimulai. Pemain no.1 berikan bola ke no.5. nomor 5 giring bola, meliuk-liuk diberikan jauuuuh ke no.9. Dan no.9 tendang lambung jauh ke no.1 dan GOOOOOL Ini sekedar contoh. Silahkan kembangkan sendiri. 5. Umumkan dan catat kelompok yang mencetak skor di setiap putaran. Terkadang, saking tipisnya, agak sulit menentukan pemenangnya. Karena itu, Anda bisa meminta satu siswa menjadi wasit. 6. Mainkan sesuai waktu yang tersedia. Di akhir, umumkan pemenangnya. Lindungi kawan 1. Minta siswa berdir dan berkelompok yang terdiri dari 4 orang. Jelaskan : Setiap tiga siswa membentuk formasi segiitga di mana tangan mereka saling memegang bahu kawannya. Di antara ketiga itu pilih salah seorang sebagai kawan yang harus dilindungi. Cara untuk melindungi adalah dengan bergerak ke kiri atau ke kanan sehingga dia tidak tersentuh oleh “penyerang” yang akan datang. Sementara, siswa keempat berkumpul dalam kelompok penyerang. Siswa yang tidak mendapat kelompok pun berkumpul bersama mereka.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 303 2. Mulailah persiapan bermain. Minta siswa “penyerang” untuk mendekati kelompok-kelompok. Setelah resmi dimulai, penyerang harus dapat menepuk pundak kawan yang harus dilindungi, sementara kelompok berusaha melindungi. Hanya satu penyerang yang boelh menyerang satu kelompok. 3. Berikan kesempatan 1 menit untuk “penyerang” berusaha menepuk ppundak kawan yang harus dilindungi. ulangi 1 menit lagi bila belum berhasil. Biladalam 2 kesempatan itu tidak berhasil, maka minta penyerang duduk. Sebaliknya, bila kawan yang harus dilindungi berhasil di tepuk, minta kelompok untuk duduk. 4. Mainkan sampai jumlah yang tersisa hanya kelompok atau “penyerang”. Bola Voli 1. Minta siswa membuat kelompok yang berisi 6 orang. Sampaikan mereka akan seolah-olah bermain bola voli, tanpa bola, dengan aturan sebagai berikut. Bola akan berpindah ke siswa sesuai nama yang disebut. Saat siswa pertama mendapat bola, maka dia akan berteriak passing (tahan) sambil menyebut nama kawan di kelompoknya. Siswa kedua akan menyebut tos (umpan) sambil menyebut nama kawannya di kelompoknya. Kawan ketiga akan berteriak smash (smesh) sambil


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 304 menyebut nama siswa pada kelompok lain. Siswa yang dismash (dikelompok lain) akan mengulang. Passing dan tos di antara kawan satu kelompok, lalu smash ke siswa kelompok lain. Contoh. Anda : Bola diberikan pada Anis Anis : Passing, Chandra! (kawan satu kelompok) Chandra : Tos Amir! (kawan satu kelompok) Amir : Smaaash, Rini! (anggota kelompok lain) Rini : Passing Reno! (kawan satu kelompok)) Reno : Tos, Budi! (kawan satu kelompok) Budi : Smaaash, Tini(anggota kelompok lain) Dst. 2. Permainan berhenti saat ada kelompok yang salah mengikuti aturan di atas. Skor dibrikan pada kelompok yang membuat kelompok lain salah (asal bola sebelumnya). 3. Catat skor, lalu anda kembali memberikan bola ke kelompok yang mendapat giliran. Samson dan Delilah 1. Bagi kelas menjadi dua kelompok. Sampaikan kita akan bermai Samson dan Delilah di mana aturannya adalah sbb.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 305 Samson kalah oleh Delilah Delilah kalah oleh singa Singa kalah oleh Samson Samson diperagakan dengan gerakan orang kuat, seperti binaragawan berotot besar. Delilah digambarkan sebagai perempuan yang gerakan tangannya lembut dan santun. Singa digaambarkan dengan mengaum dengan kedua tangan siap menerkam. Minta masing-masing kelompok berkumpul, memunggungi kelompok lawan untuk menentukan satu tokoh yang akan diperagakan. Berikan waktu 1 menit. Lalu minta mereka kembali membentuk barisan, tapi dalam posisi saling memunggungi kelompok lawan. 2. Dalam hitungan tiga,1,2, dan pada saat 3 masing-masing kelompok diminta berbalik, menunjukkan tokohnya. Seperti aturan di atas. Samson kalah oleh Delilah, Delilah kalah oleh singa, singa kalah oleh Samson. Maka, tentukan siapa kelompok pemenang. 3. Mainkan 2-3 putaran lagi. Setelah setiap putaran, berikan waku 1-2 menit bagi kelompok untuk menyusun strategi. Bener-Bener Salah 1. Ajak siswa membentuk 4 Banjar dan sampaikan bahwa Anda memiliki rumus Bener-Bener Salah, yang artinya : (Benar) ikuti perintah 1


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 306 (Benar) ikuti perintah 2 (Salah) Lakukan sebaliknya untuk perintah 3 2. Minta siswa mendengarkan perintah Anda, lalu bergerak bersama sambil menyebut perintah Anda. Anda mengatakan : maju, maju, maju Siswa akan mengatakan dan bergerak : maju, maju munduuur Coba instruksi lain, semisal Maju, mundur, maju Kanan, kiri, kanan Dan lain sebagainya 3. Yang menang adalah kelompok yang gerakannya paling kompak dan benar, Menunjuk ketua kelompok/juru bicara : Gunakan jari 1. Sampaikan kita akan memilih ketua kelompok/juru bicara secara demokratis. 2. Minta semuanya mengangkat telunjuk kanan tinggi-tinggi. Lalu, dalam hitungan ketiga, minta anggota kelompok menunjuk satu siswa yang pantas untuk menjadi ketua atau juru bicara. 3. Beri aba-aba:1,2,.......3! 4. Yang mendapat telunjuk paling banyak menjadi ketua/juru bicara.


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 307 Menunjuk ketua kelompok / juru bicara : Sebut ciri 1. Sampaikan kita akan memilih ketua kelompok/juru bicara dengan cara Anda menyebut ciri-ciri tertentu dan kemudian siswa akan mencari orang yang memenuhi ciri-ciri itu. 2. Sebutkan ciri-ciri tertentu, usahakan yang lucu, namun tidak merendahkan. Sebaiknya, gunakan kesempatan ini untuk membuat siswa lebih saling mengenal atau promosi perilaku baik. Contoh : Ketua/juru bicaranya adalah yang bangunnya hari ini paling pagi !!! Berikan waktu 2-3 menit untuk mereka mengidentifikasi yang angunnya paling pagi. 3. Umumkan ketua atau juru bicara terpilih. Permainan membentuk kelompok : Berhitung gaya Maluku 1. Sampaikan bahwa kita akan membuat kelompok engan cara berhitung. Namun dengan bahasa Maluku. Yang bukan orang Maluku tentu bingung, seperti apa bahasa itu? Sebetulnya bukan bahasa Maluku, tapi nadanya saja. Berikan contoh,1,2,3,4 (angka yang terakhir disampaikan dengan nada yang berbeda, yaitu : sangat tinggi seperti gaya bicara orang Maluku). 2. Mulailah berhitung. Setelah itu, kelompokkan. Perhtikan cara-cara berikut pengorganisasian berikut : • Setelah semua memiliki nomor. Minta yang nomor 1 mengangkat tangan,2, 3 dan 4


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 308 • Tunjukkan di mana nomor 1 harus berkumpul ((semisal di pojok kanan), nomor 2 (pojok kiri) dan seterusnya. Permainan membentuk kelompok : Banjir, kebakaran, angin ribut 1. Sampaikan bahwa Anda akan meminta siswa berkelompok dengan jumlah anggota sesuai kata kunci. Semisal, banjir 3 orang , kebakaran 5 orang, angin ribut 7 orang. Ulangi agar siswa hafal. 2. Ajak siswa membentuk lingkaran besar. Lalu, ajak siswa bergerak bersama ke knan sambil bertepuk tangan dua kali,lalu menepuk paha sekali, sambil bergumam prok-prok bom, prok-prok bom. Setelah beberapa kali, teriakkan kata kunci. Misalnya, banjiiiiir! Maka, siswa harus berkelompok bertiga. Risang Rimbatmaja (2018). Guru Fasilitator Membuat Kelas Nyaman Dan Menyenangkan, Jakarta:. Lapangan Kecil. Referensi


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 309 Nama lengkap : Dr. Joyakin Tampubolon, M.Si Email : [email protected] Profesi : Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial Riwayat Pendidikan Tinggi: 1. S1 : Ilmu Kesejahteraan Sosial, STKS Bandung, 1992. 2. S2 : Sosiologi, Konsentrasi Ilmu Kesejahteraan Sosial, UI Jakarta, 1997. 3. S3 : Ilmu Penyuluhan Pembangunan, IPB Bogor, 2006. Nama lengkap : Dr. Sri Tjahjorini. MSi Email : [email protected] Profesi : Widyaiswara Ahli Utama dan Pekerja Sosial Profesional Riwayat Pendidikan Tinggi: 1. S3 : Ilmu Penyuluhan Pembangunan IPB Nama lengkap : Umi Badri Yusamah, S.Pd, M.Si Email : [email protected] Profesi : Widyaiswara Madya Riwayat Pendidikan Tinggi: 1. S1 : FKIP UNPAS Bandung Studi CivicsHukum BIODATA PENYUSUN


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 310 Nama lengkap : Bambang Triasmono, M.Si Email : [email protected] Profesi : Widyaiswara Ahli Madya Riwayat Pendidikan Tinggi: 1. S1 : STKS Bandung 2. S2 : Universitas Indonesia (UI) Nama lengkap : Mujiastuti, S.Pd, MSW Email : [email protected] Profesi : widyaiswara pusdiklat kesos Riwayat Pendidikan Tinggi: 1. S1 : Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Jakarta 2. S2 : Master of Social Work, Flinders University, South Australia Nama lengkap : Akmal Permatasari Email : [email protected] Profesi : Widyaiswara Ahli Pertama Riwayat Pendidikan Tinggi: 1. S1 : Psikologi Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta 2. S2 : Sosiologi, Universitas Indonesia


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 311 Nama lengkap : Mira Wuryantari Email : [email protected] Profesi : Kasubid Kerjasama dan Pengembangan Diklat Riwayat Pendidikan Tinggi: 1. S1 : Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial 2. S2/ Sp-1 : Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Nama Lengkap : Candra Padmasvati Email : [email protected] Profesi : Tenaga Ahli Tanoto Foundation Riwayat Pendidikan Tinggi: 1. Sarjana Sosial 2. Master Maagister Manajemen Nama lengkap : Rini Mintarsih Email : [email protected] Profesi : Konsultan Riwayat Pendidikan Tinggi: Psikologi


Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting Bagi SDM Kesos | 312 Nama lengkap : Fitri Arkham Fauziah Email : [email protected] Profesi : konsultan kebijakan kesehatan Riwayat Pendidikan Tinggi: 1. S1 : S.Kep,Ns. Ilmu keperawatan 2. S2 : MSc. International Health, University of Leeds


Click to View FlipBook Version