The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Menjadi-Orang-Tua-Hebat-Seri-Pembentukan-Karakter-2019

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Buku Digital, 2023-06-01 11:22:44

Menjadi-Orang-Tua-Hebat-Seri-Pembentukan-Karakter-2019

Menjadi-Orang-Tua-Hebat-Seri-Pembentukan-Karakter-2019

41 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Jelaskan pada anak bagaimana cara patuh kepada orang tua: Mendengarkan nasihat orang tua. Tidak melawan jika ditegur. Tidak berteriak ketika berbicara. Sampaikan pada anak manfaat patuh kepada orang tua: Orang tua akan semakin sayang karena anak telah berusaha melakukan perbuatan baik kepada orang tuanya. Orang tua akan dengan senang hati memenuhi keinginan anak karena anak sudah menunjukkan sikap dan perilaku baik kepada orang tuanya.


42 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Bagaimana cara mengajarkan anak bertanggung jawab terhadap amanah dari orang yang lebih tua Jika datang terlambat, misalnya untuk anak yang sekolah PAUD atau TPQ maka berarti.... Anak belum dapat menyelesaikan amanah dari Bapak/Ibu Guru. Oleh karenanya, bisa saja anak akan mendapatkan konsekuensi, misalnya membersihkan kelas atau membersihkan kamar mandi sekolah. Anak akan rugi karena akan ketinggalan pelajaran Bagaimana agar tidak terlambat ke sekolah ? Tidur tepat waktu (sebelum pukul 21.00) Bangun tidur tepat waktu (sebelum pukul 05.00) C. Tekun Menyelesaikan Amanah Dari Orang Yang Lebih Tua


43 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Manfaat datang ke sekolah tepat waktu Pagi-pagi, badan dan pikiran masih segar dan semangat untuk belajar. Bisa bermain dengan teman-teman dan Bapak/Ibu Guru lebih lama. Tidak tertinggal hal-hal menarik yang akan Bapak/ Ibu Guru ajarkan di sekolah.


44 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Bagaimana cara mengajarkan kepada anak tentang tepat waktu dan bersungguh-sungguh ? Ajarkan anak untuk fokus pada tugas yang sedang dikerjakan. Jika sudah selesai baru boleh bermain. Dampingi anak untuk mengerjakan tugasnya. Bantu kesulitan anak namun jangan bantu menyelesaikannya. Berikan semangat kepada anak bahwa anak akan bisa menyelesaikan tugas. Berilah pujian jika anak selesai mengerjakan tugas.


45 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Manfaat mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh: Mempunyai waktu yang cukup untuk bermain dan melakukan aktivitas lain yang disenangi. Anak akan merasa senang, puas, dan bangga karena telah dapat menyelesaikan tugas tepat waktu dan sungguh-sungguh. Orang tua dan Bapak/Ibu Guru juga akan merasa senang dan bangga karena anak telah tekun mengerjakan tugas dan menjadi anak yang amanah.


46 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Sampaikan pada anak jika tidak bersungguh-sungguh dalam mengerjakan tugas maka .... Tugas tidak selesai tepat waktu sehingga harus dikerjakan dengan buru-buru. Karena dikerjakan buru-buru maka hasilnya juga tidak akan bagus. Karena hasilnya tidak bagus, anak juga mungkin akan merasa tidak puas dengan hasilnya. Karena hasilnya tidak bagus, orang tua dan Guru juga tidak akan cukup senang. Beberapa contoh tindakan tekun menyelesaikan amanah dari orang lain : Mengembalikan barang teman yang telah selesai dipinjam. Menyampaikan pesan Bapak/Ibu Guru kepada Ayah/Ibu di rumah. Menjaga mainan teman yang dipakai agar tidak rusak. Bila main di rumah teman, tidak membuat rumah teman kotor dan berantakan. D. Tekun Menyelesaikan Amanah Dari Orang Lain


47 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Apa yang akan terjadi jika mainan teman yang dipinjam, tidak dikembalikan? Teman menjadi kecewa dan sedih. Dijauhi teman. Teman menjadi marah. Teman tidak mau berteman. Oleh karenanya, ajarkan kepada anak tentang pentingnya menjaga barang milik orang lain jika orang lain tersebut meminjamkannya kepada anak. Dengan begitu, orang lain akan semakin sayang kepada kita. Bicarakan dengan anak, kenapa harus mengembalikan barang milik orang lain yang dipinjam? Agar mempunyai banyak teman. Agar teman mau berbagi mainannya. Agar teman bahagia dan mau main bersama.


48 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Bagaimana cara mengajarkan kepada anak ketekunan melestarikan lingkungan ? Mulailah dari hal-hal kecil yang dibiasakan di rumah seperti membuang sampah pada tempatnya, mengembalikan sepatu yang sudah dipakai pada tempatnya, meletakkan baju kotor di tempat yang telah disediakan, meletakkan piring kotor di tempat cucian piring. Ajaklah anak memelihara hewan peliharaan. Berilah anak kesempatan untuk memilih hewan peliharaan apa yang akan dipelihara sesuai dengan kemampuan orang tua. Ajarkan anak bagaimana cara untuk merawatnya. Ingatkan anak untuk memberi makan dan membersihkan kandang secara rutin. Bantu dan dampingi anak dalam melakukannya. E.Tekun Menjaga Dan Melestarikan Lingkungan


49 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Sesuai kondisi rumah, orang tua dapat memelihara tanaman yang mudah perawatannya seperti sayuran atau bunga. Ajaklah anak terlibat untuk menanam, merawat, dan memanennya.


50 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak CONTOH-CONTOH KEGIATAN UNTUK MENGALIRKAN “KARAKTER SOPAN SANTUN” Kebiasaan Berdoa dan Membacakan Cerita Untuk Anak Tujuan : Agar anak mampu berperilaku menghargai diri sendiri (tidur tepat waktu) dan sopan santun terhadap orang tua, maka: Orang tua mengajak anak untuk membaca doa sebelum tidur. Orang tua membacakan anak cerita. Orang tua menemani anak sampai anak tertidur dengan membacakan anak kisah-kisah mengenai “anak yang berperilaku sapan santun terhadap orang tua”. Menghargai Diri Sendiri …Jadikanlah kegiatan bercerita kepada anak sebagai kegiatan rutin yang selalu ditunggu-tunggu anak…


51 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Teknik Bercerita Untuk Anak Bercerita langsung dari buku cerita. Bercerita dengan gambar. Bercerita dengan boneka. Bercerita dengan barang-barang di sekitar. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak. Gunakan bahasa tubuh (body language), seperti mimik muka yang ekspresif, tekanan suara, dll. Gunakan alat bantu seperti boneka atau barangbarang yang mendukung isi cerita.


52 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Cerita Inspirasi 1 : Balas Budi Seekor Semut (Sumber: https://www.posbunda.com/hiburan/ceritapendek-untuk-anak/) Suatu hari ada seekor semut merah sedang berjalan menyusuri sungai. Karena si semut kurang berhati-hati, ia pun tergelincir masuk ke dalam sungai yang arusnya sedang deras. Ia berteriak minta tolong dan berharap ada hewan lain yang mau menolongnya.


53 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Tidak disangka, teriakan semut didengar oleh seekor burung merpati. Merpati itu datang menolongnya dengan membawa sehelai daun. Lalu merpati menghampiri si semut yang hampir mati tenggelam. TOLONGG!


54 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Semut merah itu pun kemudian berpegangan pada daun itu dan ia pun selamat. Semut merah mengucapkan terimakasih sudah ditolong. kasih Terima


55 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Hingga suatu ketika ada seorang pemburu yang sedang mengincar merpati. Semut merah kebetulan ada disekitar tempat itu dan menyadari bahwa yang sedang diincar si pemburu adalah merpati yang pernah menolongnya.


56 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Tepat saat si pemburu ingin menarik pelatuk senjatanya, dengan sekuat tenaga semut menggigit kaki pemburu itu. Pemburu kaget dan tembakannya pun meleset. Merpati yang mendengar suara tembakan pun kemudian terbang menjauh. DORRR!!!


57 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Dari atas sana, merpati bisa melihat semut yang dulu pernah ditolongnya berada di kaki pemburu. Setelah memastikan bahwa si pemburu pergi dan situasi sudah aman, merpati lalu menghampiri semut dan mengucapkan terima kasih. Si semut menanggapinya dengan mengatakan bahwa hal itu sudah sepatutnya ia lakukan karena merpati juga pernah menolongnya dulu saat ia jatuh ke sungai. kasih Terima Samasama


58 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Pesan moral: Sebagai manusia kita dapat belajar dari merpati dan semut, kita harus saling tolong menolong saat melihat ada orang yang kesusahan atau dalam keadaan bahaya. Sekecil apapun perbuatan kita akan sangat berarti bagi orang lain. Selain itu, dari cerita pendek tersebut anak bisa belajar untuk mengucapkan “terima kasih” setelah dibantu orang lain, dan bisa diajarkan untuk membiasakan menggunakan kata “tolong” jika ingin meminta bantuan orang lain.


59 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Cerita Inspirasi 2 : Kupu-Kupu Berhati Mulia (Sumber: https://www.posbunda.com/hiburan/ceritapendek-untuk-anak/) Di suatu pagi yang cerah, ada seekor semut sedang berjalan-jalan di taman. Dengan perasaan yang gembira, semut tersebut berkeliling taman yang indah dan menyapa hewan-hewan lain yang juga berada disana. Hingga matanya tertuju pada sebuah kepompong yang sedang menggantung di ranting.


60 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Semut mendekati kepompong itu dan berkata, “Kepompong, buruk sekali nasibmu. Sudah jelek dan hanya bisa menggantung di sana, tak bisa melakukan apa-apa. Ayo turun sini dan nikmati taman yang indah ini.” Mendengar ejekan semut tersebut, kepompong memilih diam dan tak menanggapinya.


61 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Pada suatu hari terjadilah kejadian yang tidak disangka-sangka. Saat si semut sedang berjalan mengelilingi taman, ia jatuh dalam kubangan lumpur yang terbentuk akibat hujan semalam. Dengan mengerahkan seluruh tenaganya, ia berteriak sekencang mungkin berharap ada yang menolongnya. TOLONG!


62 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Tak lama kemudian, seekor kupu-kupu terbang melintas dan mendengar teriakannya. Kupu-kupu tersebut mengambil ranting dan menjulurkannya ke arah semut. “Semut, cepat pegang ranting ini erat-erat, aku akan mengangkatnya dan menyelamatkanmu,” kata kupu-kupu. Dengan sekuat tenaga akhirnya kupu-kupu berhasil mengangkat ranting itu dan berhasil menyelamatkan semut.


63 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Kemudian semut mengucapkan terima kasih karena sudah ditolong. Tapi, alangkah terkejutnya si semut setelah mendengar pengakuan bahwa kupu-kupu yang menolongnya adalah kepompong yang pernah dia ejek. Semut malu dan berjanji tak akan menghina sesama makhluk Tuhan lagi. kasih Terima


64 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Pesan moral: Kita dapat belajar dari si kupu-kupu yang berasal dari kepompong. Meski si kupu-kupu pernah diejek oleh semut, ia tidak membalas kejahatan dengan kejahatan lain dan tidak menaruh dendam kepada si semut. Kupu-kupu baik hati ini malah menolong sang semut. Selain itu, dari cerita pendek tersebut anak bisa belajar untuk tolong menolong kepada sesama makhluk hidup yang sedang membutuhkan pertolongan.


65 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Cerita Inspirasi 3 : Kisah Badu Si Anak Rajin (Sumber:https://www.posbunda.com/hiburan/ceritapendek-untuk-anak/) Di suatu desa, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Badu yang hanya tinggal bersama ibunya. Pagi itu Badu sedang menggembalakan kambing-kambingnya di padang rumput yang luas. Sembari menunggu kambingnya makan, Badu memanfaatkan waktunya untuk membaca buku di bawah pohon rindang.


66 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Kemudian datanglah seorang kakek tua menghampirinya. Kakek tersebut bertanya padanya “Nak, bolehkan kakek menumpang sebentar duduk di pohon ini?” Tentu Badu mempersilahkan kakek tersebut untuk duduk, juga menawarkan minum yang ia bawa.


67 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Badu terlihat asyik membaca buku tersebut hingga tidak menyadari jika kakek tadi memperhatikannya. “Kamu tidak sekolah, nak?” tanya si kakek lagi. Dengan raut sedikit sedih ia menjawab kalau dia tidak mempunyai uang untuk sekolah. Buku yang ia baca pun hanya pinjaman temannya. Badu juga bercerita kepada kakek kalau ia ingin sukses suatu hari nanti sehingga bisa membahagiakan ibunya. Melihatnya yang tetap semangat belajar dan tidak menyerah pada keadaan membuat kakek tersebut terharu. Lalu kakek itu pun berkata,”Tetaplah giat belajar ya, nak. Ketekunanmu akan membuahkan hasil dan kamu pasti akan menjadi orang yang sukses.”


68 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Keesokan harinya ketika Badu ingin pergi merumput, ibunya berteriak kepadanya dan mengatakan bahwa ia diterima di sebuah sekolah untuk belajar.


69 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Lalu mereka bergegas pergi ke sekolah yang dimaksud. Alangkah terkejutnya Badu ketika mengetahui bahwa kepala sekolah tersebut adalah kakek yang ditemuinya kemarin.


70 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Pesan moral: Tekun dan tetap semangat untuk menggapai apapun cita-citanya. Meskipun mungkin nanti menemui hambatan dan terlihat tidak mungkin, tapi jangan menyerah. Tuhan pasti sudah menyiapakan semuanya, sekalipun melalui perantara orang asing atau orang yang tidak dikenal.


71 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak CONTOH-CONTOH KEGIATAN UNTUK MENGALIRKAN “KARAKTER TEKUN” Kegiatan: Orang tua dapat mengajak anak untuk turut menghiasi pekarangan rumah dengan tanaman di dalam pot sebagai salah satu cara untuk menjaga lingkungan rumah tetap asri. Orang tua meminta anak untuk membantu menyiram tanaman pada pagi/sore hari. Tekun Menjaga Dan Melestarikan Lingkungan


72 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Kegiatan: Setiap hari pada saat makan, orang tua dapat menanyakan kepada anak seberapa banyak makanan (nasi dan lauk pauk) yang akan ditaruh di piring. Penting bagi orang tua untuk mengatakan “apakah kamu yakin bisa menghabiskan makanan ini?” Jika anak tidak menghabiskan makanannya maka orang tua menemani anak sampai makanannya dihabiskan. Jika anak merajuk dan tidak mau menghabiskan makanannya maka orang tua perlu mengatakan “kamu tadi berjanji untuk menghabiskan makananmu di piring, sekarang ibu menagih janjimu.” Orang tua juga dapat mengajarkan anak mengenai pentingnya menghabiskan makanan yang minuman yang sudah diambilnya melalui kegiatan bercerita sebelum tidur. Orang tua dapat menceritakan kisah anak-anak yang sulit mendapatkan makan dan minum. Mengajarkan Anak Perilaku Bertanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri. KELA&PARAN KEMISKINAN


73 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Kegiatan: Orang tua meminta anak untuk menaruh piring dan gelas yang sudah digunakan ke tempat cucian piring. Orang tua meminta anak untuk membantu orang tua mencuci piring atau gelas yang sudah digunakan. Orang tua meminta anak untuk menaruh piring dan gelas yang sudah bersih ke tempatnya. Mengajarkan Anak Perilaku Tekun Menyelesaikan Amanah Orang Tua


74 Buku Menjadi Orang Tua Hebat, Seri Pembentukan Karakter Anak Bercerita pada anak bahwa: Mengerjakan pekerjaan bersama di rumah itu menyenangkan dan asyik. Kalau terbiasa bertanggungjawab pada suatu hal akan membuat anak anak suka bekerja, senang bekerja, dan menikmati bekerja. Bekerja membantu orang tua adalah bagian dari amal saleh yang dicintai Allah SWT.


75 Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak …Ajari dan ajaklah anak bertanggung jawab dengan beberapa pekerjaan kecil untuk membantu menjaga kebersihan dan kerapihan rumah…


Click to View FlipBook Version