BAHAN
AJAR
TEKS PUISI
TEKS PUISI
UNSUR PEMBANGUN DAN
LANGKAH MEMBUAT PUISI
Oleh Dwi Handayani, S. Pd
Kompetensi Inti
K1
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
K2
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
K3
Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif berdasarkan rasaingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah
K4
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasat dan Indokator Pencapaian Kompetensi
3.8 Menelaah unsur-unsur pembangun teks puisi (perjuangan, lingkungan hidup, kondisi
sosial, dan lain-lain( yang diperdengarkan atau dibaca)
4.8 Menyajikan gagasan, perasaan pendapat dalam bentuk teks puisi secara tulis/
lisan dengan memperhatikan unsur-unsur pembangun puisi
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.8.1 Menentukan unsur-unsur pembangunteks puisi (perjuangan, lingkungan hidup,
kondisi sosial. dan lain-lain (yang diperdengarkan atau dibaca)
3.8.2 Menelaah unsur-unsur pembangun teks puisi (perjuangan, lingkungan hidup,
kondisi sosial, dan lain-lain (yang diperdengarkan atau dibaca)
3.8.3 Menyimpilkan pembangun teks puisi
4.8.1 Merancang tema puisi penulisan puisi berdasarkan gagasan, perasaan,dan
pendapat dengan memperhatikan unsur-unsur pembangun puisi.
4.8.2 Memproduksi teks puisi dengan memperhatikan unsur pembangun puisi
4.8.3 Mempresentasikan
INGAT APA ITU PEMAPBAANSGAUJAN UNSUR
PUISI ? PUISI ?
MASIH
Puisi adalah karya sastra ypaeimtubuannsguurnfpisuiiksidaadna
yang terdiri atas bait dan Unsur
dua,
baris yang indag, puitis, dan
syarat akan makna yang Unsur batin.
terinspirasi dari pengalaman
penyair berupa ungkapan
perasaan.
UNSUR FISIK PUISI
Diksi/ pilihan kata yang menarik
Citraan, kesan yang diciptakan penyair
melalui pancaindra
Majas, rangkaian kata yang
menghasilkan efek tertentu
Rima/ persamaan bunyi
Larik bermajas Pencitraan
Ombak berlarian di tepi 1. Penglihatan
pantai ==> Kerlip lilin menemani malam
==> majas personifikasi 2. Pendengaran
==> Lewat semayup suara adzan
Suara petir menggelegar 3. Penciuman
mengguncang jiwa ==> Harum mewangi mawar berduri
==> majas hiperbola 4. Perasa/ pencecap
Sinar mentari adalah ==> Rasa manismu memanjakan
dirimu yang mampu
menyinari hatiku lidahku
==> 5. Peraba
Metafora/mengekspresika ==>Memberi kelembutan pada sang
n dalam bentuk jingga
perbandingan analog 6. Perasaan
==>Hatiku teriris pilu
Rima
KKKiunudidapakekuutallanargriidkaetnacnagnmg embayang
UNSUR FISIK BATIN
Tema, gagasan pokok
Perasaan, ungkapan atau ekspresi penyair
kepada sesuatu yang dituangkan pada puisi
Nada, bentuk sikap penyair terhadap
pembaca
Amanat, pesan yang ingin disampaikan
Cara menganalisis unsur batin
Mari berlatih
menulis puisi
Bmaegmabimuaant apussihi cara
?
Ikuti langkah-langkah berikut !
Langkah-langkah Menulis Puisi
1. Menentukan tema puisi
2. Menentukan diksi yang tepat
3. Perhatikan majas
4. Kemampuan imajinasi
5. Kembangkan menjadi puisi utuh
Menentukan tema
Tema berkaitan dengan fokus atau fokus atau pun
dasar yang digunakan oleh penulis untuk
mengembangkan sebuah cerita
Tema bisa didapat dari pengalaman pribadi atau pun
orang lain, menonton film, mendengar lagu, bisa juga
terinspirasi dari buku, dsb.
Contoh: Terinspirasi dari melihat gambar
pemandangan senja di pantai, maka memperoleh tema
"senja di pantai"
Menentukan Diksi
Diksi adalah pilihan kata yang unik. Namun, yang perlu
diperhatikan adalah diksi yang terpilih adalah diksi
yang mewakili perasaan penyair dalam membuat
puisinya. Jangan ragu untuk memakai diksi, yang
terpenting adalah kita memahami arti diksi tersebut.
contoh: (tema senja di pantai)
senja, di pantai, mentari meredup, langit berubah
jingga, ombak yang tenang
Perhatikan Majas dan Imaji
Setelah memperoleh diksi,maka langkah berikutnya
adalah menentukan majas. Majas apa yang sekitanya
akan di pakai dalam puisi tersebut
Contoh: (tema senja di pantai)
menggunakan majas personifikasi
Imajinasi/ citraan, berkaitan dengan alat indra
. Indra yang akan dipakai misal indra pendengaran dan
penglihatan
Mengembangkan diksi menjadi
Puisi
Senjaku di Pantai
Karya Dwi Hany
Mentari tampak lelah ==> Personofikasi
Cahyanya mulai meredup
Perlahan ia rebahkan tubuhnya
Tenggelam dalam selimut malam ==> Rima
Di angkasa langit merona ==> Personifikasi
Berubah warna menjadi jingga
Debur ombak perlahan mulai tenang
Menyambut nyanyian irama malam ==> Pendengaran
Baca Kembali puisimu
Pada tahap ini tujuannya untuk mengecek keseluruhan
isi puisi, baik dari segi fisik maupun batinnya. Pada
tahap ini juga bisa dilakukan editing jika ada yang
harus ditambah atau di ganti
Mudah Bukan ?!
Selamat berlatih menulis
puisi
Daftar Pustaka
Ernawati, Riza Gilang. Power Point Unsur Pembangun
Puisi dan Langkah Membuat Puisi
https://penerbitdeepublish.com/langkah-menulis-
puisi/
https://pustamun.blogspot.com/2018/03/analis-puisi-
doa-karya-chairil-anwar.html?m=1