PENDAHULUAN
Pembelajaran tematik merupakan sebuah pembelajaran yang saat ini wajib diterapkan
di Sekolah Dasar dalam kurikulum 2013. Bahan ajar ini disajikan secara tematik
mengintegrasikan dua muatan pelajaran yaitu Bahasa Indonesia dan IPA. Bahan ajar ini
membahas materi di kelas VI pada tema 8 “Bumiku, subtema 3 “Bumi, Bulan dan Matahari”
pembelajaran 1.
Muatan pelajaran Bahasa Indonesia membahas materi teks nonfiksi yang berisi tentang
rotasi dan revolusi bumi. Sedangkan untuk muatan pelajaran IPA membahas materi gerhana
khususnya tentang gerhana matahari. Materi disajikan secara runtut sehingga memudahkan
peserta didik dalam memahami materi secara sistematis. Penyajian materi dilengkapi dengan
ilustrasi pendukung yang memudahkan peserta didik memahami konsep yang dibahas.
Kompetensi Dasar
Bahasa Indonesia
3.8 Menggali informasi yang terdapat pada teks nonfiksi
4.8 Menyampaikan hasil membandingkan informasi yang diharapkan dengan informasi yang
diperoleh
IPA
3.8 Menjelaskan peristiwa rotasi dan revolusi bumi serta terjadinya gerhana bulan dan
gerhana matahari
4.8 Membuat model gerhana bulan dan matahari
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat mengidentifikasi informasi yang terdapat pada teks nonfiksi
melalui teks bacaan dengan benar
2. Peserta didik dapat menganalisis informasi penting yang terdapat pada teks bacaan
melalui kegiatan membaca dengan benar
3. Peserta didik dapat menyajikan informasi penting yang terdapat dalam bacaan melalui
presentasi hasil peta pikiran dengan baik
4. Peserta didik dapat membuat peta pikiran mengenai informasi penting melalui
penugasan dengan baik
5. Peserta didik dapat menjelaskan peristiwa rotasi dan revolusi bumi melalui kegiatan
menonton tayangan video dengan benar
6. Peserta didik dapat menentukan posisi benda-benda langit keika peristiwa gerhana
matahari dengan tepat
7. Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan megenai posisi benda langit ketika
terjadi gerhana matahari melalui kegiatan menonton video dengan benar
8. Peserta didik dapat membuat model gerhana matahari melalui penugasan dengan baik
Peta Konsep
PETUNJUK BELAJAR
1.Berdoa terlebih dahulu sebelum
belajar
2.Pahami setiap materi pada bahan ajar ini
3.Bacalah setiap teks dengan teliti
4.Apabila ada hal yang tidak kamu mengerti,
tanyakan pada gurumu
Ayo Perhatikan!
Pengertian Teks Nonfiksi
Teks nonfiksi merupakan sebuah karangan atau teks yang dibuat berdasarkan fakta. Setiap
karangan yang bersalah dari pengamatan dan pemikiran seseorang didukung oleh sesuatu
yang nyata, yang kemudian disusun secara runtut.
Contoh Teks Nonfiksi
1. Buku ilmiah
2. Biografi
3. Esai
4. Jurnal
5. Makalah ilmiah
Dan masih banyak lagi
Ciri – ciri Teks Nonfiksi
Ciri – ciri teks nonfiksi bisa kita gunakan agar lebih mudah mengenalinya. Ciri – ciri teks
nonfiksi yaitu sebagai berikut:
1. Memiliki bahasa yang baku
2. Menggunakan gaya bahasa yang denotatif (memiliki makna sebenarnya)
3. Ditulis secara runtut
4. Tersusun berdasar fakta dan data yang nyata
5. Merupakan temuan baru atau penyempurnaan temuan lama
Ayo Membaca
Bacalah teks berikut ini dengan cermat!
Rotasi Bumi
Tahukah kamu mengapa terjadi siang dan malam ?
Ketika pagi hari, saat membuka jendela, k amu melihat cahaya di langit. Cahaya itu
tanda matahari telah terbit. Saat makan siang, Matahari berada di tempat tinggi di langit.
Saat waktunya makan malam, Matahari tidak tampak lagi di langit. Pertanyaannya,
benarkan Matahari yang bergerak? Mari kita cari tahu.
Matahari tampak terbit di pagi hari dan tenggelam di sore hari karena rotasi Bumi.
Bumi ter berotasi sehingga Matahari tampak terbit di sebelah timur, dan tenggelam di sore
hari di sebelah barat. Bumi bergerak seperti gerakan permainan gangsing.
Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya/sumbunya. Bumi berputar dari
arah barat ke arah timur. Waktu Bumi mengalami satu kali rotasi adalah 23 jam 56 menit 4
detik, namun kita lebih sering membulatkan menjadi 24 jam. Waktu yang diperlukan untuk
melakukan satu kali rotasi disebut kala rotasi.
Akibat Rotasi Bumi
1. Terjadinya siang dan malam
Pada pagi hari matahari terbit di sebelah timur dan tenggelam di sebelah barat.
Ketika bumi berotasi, daerah – daerah di bumi yang terkena sinar matahari
mengalami siang dan daerah – daerah di bumi yang tidak terkena matahari
mengalami waktu malam.
2. Terjadinya gerakan semu harian Matahari
Letak matahari yang seolah-olah berbah ini menyebabkan panas sinar matahari yang
kita rasakan pada pagi, siang dan sore berbeda-beda. Pada pagi dan sore hari sinar
matahari datangnya miring sehingga daerah yang terkena sinar matahari cukup luas.
Oleh karena itu, pada pagi dan sore hari matahari terasa hangat. Pada siang hari,
sinar matahari datangnya tegak lurus sehingga daerah yang terkena sinar matahari
lebih sempit daripada daerah yang terkena sinar miring. Maka dari itu, pada siang
hari matahari terasa lebih panas daripada pagi dan sore hari.
3. Terjadinya perbedaan pembagian waktu
Perbedaan waktu antara satu tempat dengan tempat lain berdasarkan garis bujur
tempat tersebut. Sekali rotasi bumi 24 jam, setiap tempat di permukaan bumi telah
berputar sebesar 360° bujur. Dengan demikian setiap 15° bujur ditempuh dalam
jangka waktu 1 jam. Setiap garis bujur jaraknya 15° atau kelipatannya disebut bujur
standar. Waktu bujur standar disebut waktu lokal. Oleh karena itu, di permukaan
bumi terdapat 24 waktu lokal.
Revolusi Bumi
Revolusi bumi adalah gerakan bumi berputar pada orbitnya dalam mengelilingi
matahari. Waktu yang diperlukan bumi untuk satu kali revolusi disebut kala revolusi. Kala
revolusi bumi adalah 365¼ hari atau 1 tahun. Proses revolusi ini juga terjadi pada planet-
planet lain yang bergerak mengelilingi matahari sebagai pusat tata surya. Bumi akan
berputar dari barat ke timur dengan kecepatan mencapai 30 kilometer per detik dan akan
melalui lintasan sepanjang 934 juta kilometer.
Akibat Revolusi Bumi
1. Perbedaan lama siang dan malam
Adanya pergantian siang dan malam yang erjadi di belahan Bumi terjadi akibat rotasi
Bumi. Namun, lamanya waktu yang terjadi pada saat siang dan malam merupakan
akibat revolusi bumi karena disebabkan oleh kemiringan sumbu bumi dan revolusi.
2. Perubahan rasi bintang
Rasi bintang adalah susunan bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk
pola-pola tertentu. Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak
berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letangnya sangat jauh, maka ketika
diamati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan. Karena revolusi bumi, posisi kita
bergeser dan penampakan bintang itu juga bergeser.
3. Adanya gerak semu tahunan matahari
Gerak semu tahunan matahari adalah gerak berubahnya posisi matahari sepanjang
tahun. Selain berevolusi, bumi juga berotasi. Sumbu rotasi tidak sejajar dengan
sumbu revolusi. Sumbu bumi miring 23,5 derajat membuat matahari tidak selalu
terlihat di atas khatulistiwa. Matahari akan terlihat berada di utara atau selatan
bumi.
4. Adanya perubahan musim
Gerak semu matahari mengakibatkan perbedaan intensitas penyinaran matahari di
berbagai wilayah bumi. Perbedaan ini menimbulkan perbedaan musim. Bumi bagian
utara dan selatan mengalami empat musim yaitu musim semua, musim panas,
musim gugur dan musim dingin. Sedangkan bumi yang berada di garis khatulistiwa
hanya mengalami dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau.
5. Ditetapkannya kalender masehi
Kalender masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi bumi terhadap matahari. Satu
kali revolusi bumi memerlukan waktu 365¼ hari. Kala revolusi bumi ini digunakan
sebagai patokan penanggalan tahun masehi.
Ayo Menulis
Setelah kamu membaca, coba identifikasi dan analisislah informasi yang
kamu dapatkan berdasarkan teks bacaan tersebut!
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………A……yo……M…e…n…g…a…m……a…ti………………………………………………………………………………………………….
Coba perhatikan gambar gerhana matahari berikut ini!
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Gerhana matahari terjadi pada siang hari ketika bulan baru atau bulan mati. Gerhana
matahari terjadi ketika bulan, bumi, dan matahari dalam satu garis lurus. Kedudukan bulan
berada di antara bumi dan matahari. Kedudukan tersebut menyebabkan cahaya matahari ke
bumi terhalang oleh bulan.
Karena terhalang oleh bulan, keadaan yang terang berangsur-angsur menjadi gelap.
Saat terjadi gerhana matahari, bayangan bulan akan menutupi bumi.oleh karena itu bulan
lebih kecil daripada bumi, hanya sebagian tempat saja yang mengalami gerhana matahari.
Agar kamu dapat lebih memahami tentang gerhana matahari, kamu bisa memperhatikan
video berikut ini:
Ayo Menyimak
Scan QR code di samping ya !
Ayo Mencoba
Berdasarkan informasi yang kamu peroleh dari video, buatlah kartu informasi yang memuat
informasi-informasi penting tentang gerhana matahari.
Buatlah tiga kartu informasi yang menjelaskan tiga hal berikut.
1. Kapan gerhana matahari terjadi ?
2. Apa yang menyebabkan gerhana matahari ?
3. Apa saja jenis-jenis gerhana matahari dan apa perbedaannya ?
RANGKUMAN
Teks nonfiksi merupakan sebuah karangan atau teks yang dibuat
berdasarkan fakta. Setiap karangan yang bersalah dari pengamatan dan
pemikiran seseorang didukung oleh sesuatu yang nyata, yang kemudian
disusun secara runtut.
Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya/sumbunya. Waktu
Bumi mengalami satu kali rotasi adalah 23 jam 56 menit 4 detik, namun kita
lebih sering membulatkan menjadi 24 jam. Waktu yang diperlukan untuk
melakukan satu kali rotasi disebut kala rotasi. Akibat rotasi bumi :
1. Terjadinya siang dan malam
2. Terjadinya gerakan semu harian Matahari
3. Terjadinya perbedaan pembagian waktu
Revolusi bumi adalah gerakan bumi berputar pada orbitnya dalam
mengelilingi matahari. Waktu yang diperlukan bumi untuk satu kali revolusi
disebut kala revolusi. Kala revolusi bumi adalah 365¼ hari atau 1 tahun. Akibat
revolusi bumi :
1. Perbedaan lama siang dan malam
2. Perubahan rasi bintang
3. Adanya gerak semu tahunan matahari
4. Adanya perubahan musim
5. Ditetapkannya kalender masehi
Gerhana matahari terjadi pada siang hari ketika bulan baru atau bulan
mati. Gerhana matahari terjadi ketika bulan, bumi, dan matahari dalam satu
garis lurus. Kedudukan bulan berada di antara bumi dan matahari. Kedudukan
tersebut menyebabkan cahaya matahari ke bumi terhalang oleh bulan.
LATIHAN
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Sebutkan akibat dari rotasi bumi!
2. Sebutkan akibat dari revolusi bumi!
3. Mengapa terjadi siang dan malam?
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan revolusi bumi?
5. Jelaskan bagaimana proses terjadinya gerhana matahari?
REFERENSI
Susilawati, F., Ari Subekti., Diana Puspa K., dkk. 2018. Bumiku Tema 8. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/pengertian-dari-teks-nonfiksi-serta-cara-
mengidentifikasi-informasi-didalamnya-10728/
https://www.gurubelajar86.com/2021/03/rotasi-dan-revolusi-bumi-materi-ipa.html