The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by , 2022-01-19 20:02:32

PETAMINDA (SKD)

January 20

PETAMINDA

2022(SKD)

[Peta minda lebih dikenal dengan istilah mind mapping atau mind Arya
map. Peta minda digunakan untuk memetakan pikiran atau ide yang erlangga
dimiliki seseorang, agar lebih mudah dipahami ketika dibaca orang badar
lain.]
wisworo

A. Pengertian Petaminda (Mindmapping)

Peta minda atau mind mapping adalah suatu metode untuk memaksimalkan potensi pikiran

manusia dengan menggunakan otak kanan dan otak kiri secara stimulan. Metode ini diperkenalkan
oleh Tony Buzan pada tahun 1974, seorang ahli pengembangan potensi manusia dari Inggris.

B. Sejarah Petaminda

Upaya Tony Buzan sebenarnya muncul dari pengamatannya dalam bidang

perkembangan teknologi komputer pada tahun 1971. Tony Buzan berpikir, “Kenapa komputer perlu
manual pemakaian ribuan lembar untuk dapat beroperasi?” tetapi “Kenapa manusia sebagai
makhluk berpikir bisa jauh lebih hebat. Tanpa manual manusia bisa melakukan rekayasa dan
tindakan yang dahsyat, misalnya mengubah dunia?” Karena perbedaan kemampuan antara
komputer dan manusia itu, Tony Buzan kemudian mengeksplorasi daya pikir manusia dengan
merekayasa model pengembangan potensi manusia yang disebutnya Pemetaan Pikiran.

C. Kegunaan Petaminda

Tony Buzan mengusulkan menggunakan struktur dasar Pemetaan Pikiran sebagai
berikut:

 Mulai dari tengah dengan gambar Tema, gunakan minimal 3 warna.

 Gunakan gambar, simbol, kode, dan dimensi diseluruh Peta Pikiran yang dibuat.

 Pilih kata kunci dan tulis dengan huruf besar atau kecil .

 Tiap kata/gambar harus sendiri dan mempunyai garis sendiri.

 Garis-garis itu saling dikaitkan, mulai dari tengah yaitu gambar Tema Utama. Garis bagian
tengah tebal, organis, dan mengalir dari pusat keluar, menjulur seperti akar, atau
pancaran cahaya.

 Buat garis sama panjangnya dengan gambar/kata.
 Gunakan warna – kode rahasia sendiri di peta pikiran yang dibuat.

 Kembangkan gaya penuturan, penekanan tertentu, dan penampilan khas di Peta Pikiran yang
dibuat. Jadi peta pikiran setiap orang tidak harus sama, meskipun tema yang dibahas sama.

 Gunakan kaidah asosiasi di peta pikiran yang dibuat.
 Biarkan peta pikiran itu jelas, menggunakan hierarki yang runtun, urutan yang jelas dengan

jangkauan sampai ke cabang-cabang paling ujung.

Dengan cara yang lebih bebas, warna-warni, dan gambar, pemetaan pikiran menjadi
berbeda dengan metode curah gagasan yang sudah dikenal luas. Hasilnya bisa
mencengangkan karena dapat menemukan solusi inovatif untuk suatu Tema Utama
yang menjadi fokus perhatian. Selain itu, pemetaan pikiran juga dapat
mengidentifikasi masalah di bagian sub-tema yang disusun oleh kata kunci hasil
curah gagasan.


Click to View FlipBook Version