The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by komar30, 2022-09-30 10:15:26

PROFESI KEPENDIDIKAN

PROFESI KEPENDIDIKAN

PROFESI KEPENDIDIKAN

OLEH
KOMAR

A. Ruang Lingkup Profesi Pendidikan

• Secara Etimologi profesi berasal dari istilah bahasa Inggris,
profession atau bahasa Latin profecus yang artinya
mengakui, pengakuan, menyatakan mampu, atau ahli dalam
melaksanakan pekerjaan tertentu

• Selanjutnya disebut Rusman dengan mengutif pendapat
Martinis Yamin (2007), “Profesi mempunyai pengertian
seseorang yang menekuni pekerjaan berdasarkan keahlian,
kemampuan, tehnik, dan prosedur berlandaskan
intelektualitas.”

• Profesi kependidikan, khususnya profesi keguruan, tugas utamanya
adalah melayani masyarakat dalam dunia pendidikan. Sejalan dengan
alasan tersebut jelas kiranya bahwa profesionalisasi dalam bidang
keguruan mengandung arti peningkatan segala daya dan usaha dalam
rangka pencapaian secara optimal layanan yang akan diberikan
kepada masyarakat.

• Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai
agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki
kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional (PP No.
19 Tahun 2005 Pasal 28 ayat 1).

• Professional keguruan Profesionalisme berakar pada kata profesi yang
berarti pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian, penguasaan
ilmu pengetahuan dan keterampilan yang berpadu pada keahlian
yang diperoleh dari pelatihan dan pendidikan yang intensif

• Professional bersangkutan dengan berikut :

1) Profesi

2) Memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankan dengan
sesuai tugas masing-masing

3) Mengharuskan adanya pembayaran setiap tugas yang ia
lakukannya dengan sesuai peraturan yang ada

• Ruang lingkup profesi keguruan dainataranya adalah layanan guru
dalam melaksanakan profesinya, layanannya antara lain:

a) Layanan instruksional

b) Layanan administrasi pendidikan

c) Layanan bantuan

B. KONSEP PROFESI PENDIDIKAN

1) Konsep Profesional Guru
Adapun karakteristik profesional minimum guru, berdasarkan
sintesis temuan-temuan. penelitian, telah dikenal karakteristik
profesional minimum seorang guru, yaitu:

a. Mempunyai komitmen pada siswa dan proses belajarnya
b. Menguasai secara mendalam bahan belajar atau mata pelajaran serta

carapembelajarannya
c. Bertanggung jawab memantau hasil belajar siswa melalui berbagai

caraevaluasi
d. Mampu berfikir sistematis tentang apa yang dilakukannya dan belajar

daripengalamannya
e. Menjadi partisipan aktif masyarakat belajar dalam lingkungan profesinya

2) Konsep Profesionalisme Guru

• Guru perlu didukung oleh suatu kode etik guru yang berfungsi sebagai
norma hukum dan sekaligus sebagai norma kemasyarakatan

• Profesionalisme guru harus didukung oleh kompetensi yang standar
yang harus dikuasai oleh para guru profesional dan juga guru yang
profesional harus mampu meningkatkan daya belajar para peserta
didiknya

• Kompetensi tersebut adalah pemilikan kemampuan atau keahlian
yang bersifat khusus, tingkat pendidikan minimal, dan sertifikasi
keahlian haruslah dipandang perlu sebagai prasarat untuk menjadi
guru professional

Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005

• Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005
tentang Guru dan Dosen, menyebutkan bahwa seorang guru adalah
pendidik profesional yang tugas utamanya adalah mendidik,
membimbing, mengajar, menilai, melatih, dan mengevaluasi peserta
didik mulai dari pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan
menengah dan pendidikan formal.

• Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005
pasal 8, kompetensi guru meliputi kompetensi kepribadian,
kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional
yang akan didapatkan jika mengikuti pendidikan profesi.

1. Kompetensi Kepribadian

• Kompetensi guru yang pertama adalah kompetensi
kepribadian. Kompetensi kepribadian adalah
kemampuan personal yang dapat mencerminkan
kepribadian seseorang yang dewasa, arif dan
berwibawa, mantap, stabil, berakhlak mulia, serta
dapat menjadi teladan yang baik bagi peserta didik.

2. Kompetensi Pedagogik

• Kompetensi pedagogik yaitu kemampuan seorang
guru dalam memahami peserta didik, perancangan
dan pelaksanaan pembelajaran, pengembangan
peserta didik, dan evaluasi hasil belajar peserta didik
untuk mengaktualisasi potensi yang mereka miliki.

3. Kompetensi Sosial

• Kompetensi guru selanjutnya adalah kompetensi sosial.
Kompetensi sosial yaitu kemampuan yang dimiliki oleh
seorang guru untuk berkomunikasi dan bergaul dengan
tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua peserta didik,
dan masyarakat di sekitar sekolah.

4. Kompetensi Profesional

• Kompetensi guru yang terakhir adalah kompetensi profesional.
Kompetensi profesional yaitu penguasaan terhadap materi
pembelajaran dengan lebih luas dan mendalam. Mencakup
penguasaan terhadap materi kurikulum mata pelajaran dan substansi
ilmu yang menaungi materi pembelajaran dan menguasai struktur
serta metodologi keilmuannya.


Click to View FlipBook Version