laporan
kegiatan
P5 Kewirausahaan
Ayo, berkreasi dengan
Anyaman Daun Pandan
SD NEGERI JATIMULYO I
KECAMATAN
TAMBAKREJO
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh
Alhamdulillah saya panjatkan puja dan puji
syukur kehadirat Allah swt yang
senantiasa melimpahkan segala rahmat,
taufik dan hidayah-Nya sehingga penyusun
dapat menyelesaikan laporan ini.
Laporan ini disusun untuk memenuhi
kebutuhan peserta didik dalam
melaksanakan projek penguatan profil
pelajar Pancasila di SD Negeri
Jatimulyo I Kecamatan Tambakrejo. Projek
penguatan profil pelajar Pancasila
merupakan kegiatan kokurikuler
berbasis projek yang dirancang untuk
menguatkan upaya pencapaian
kompetensi dan karakter sesuai dengan
profil pelajar Pancasila yang
disusun berdasarkan Standar Kompetensi
Lulusan. Pelaksanaan projek
penguatan profil pelajar Pancasila
dilakukan secara fleksibel, dari segi
muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan.
Pembahasan pelaporan ini dimulai dengan
menjelaskan tujuan yang akan dicapai.
Kelebihan pelaporan ini, Anda bisa
melihat Langkah Kegiatan dari awal,
proses hingga akhir tentang hasil produk
yang dihasilkan ilmu.
Pembahasan yang akan disampaikan pun
disertai dengan foto - foto kegiatan yang
mencamtumkan proses anak secara riil
sampai pada hasil produk yang dihasilkan
oleh peserta didik yang dapat digunakan
untuk mengukur tingkat ketercapaian
dan ketuntasan.
Penyusun menyadari bahwa di dalam
pembuatan modul masih banyak
kekurangan, untuk itu penyusun sangat
membuka saran dan kritik yang sifatnya
membangun. Mudah-mudahan modul ini
memberikan manfaat.
Bojonegoro, November 2022
Penulis
TIM PENYUSUN
MODUL / LAPORAN
Modul / Laporan ini diselesaikan
oleh Tim Fasilitasi Projek
Penguatan Profil Pelajar
Pancasila yang terdiri dari,
Penanggung Jawab : Endang
Setyowati, S.Pd.SD.
Ketua : Kurniawati Ayuningrum,
S.Pd.SD.
Sekretaris 1 : Wiwin Asfiah, S.Pd.
Bendahara : Nikmatul Fuziah,
S.Pd.SD.
Koordinator Projek :
Susilaningtyas, S.Pd.
Fasilitator :
1. Endang Setyawati, S.Pd.SD.
2. Ani Kusumawati, S.Pd.SD.
TUJUAN
Laporan ini bertujuan untuk ;
menanamkan akhlak baik terhadap
alam
memberikan pengetahuan tentang
tanaman pandan dan manfaatnya.
mengembangkan kreativitas anak
dengan cara memanfaatkan tanaman
pandan
Mengajarkan pada peserta didik
mulai dari cara pengambilan daun
pandan menghaluskan,
mengeringkan, proses mewarnai,
proses menganyam dan membentuk
barang jadi.
mengajarkan kewirausahaan kepada
anak dengan cara menjual hasil
pengolahan daun pandan
ALUR KEGIATAN
Kegiatan Awal
Pada awal kegiatan siswa mengambil
daun pandan dilingkungan rumah dekat
sawah, karena tanaman pandan biasanya
tumbuh liar di tepi sawah atau halaman
belakang rumah .
Berikut dokumentasi kegiatan
awal :
menanamkan akhlak baik terhadap alam
Dokumentasi Pengambilan
Daun Pandan
Kegiatan Proses
Menghaluskan dan
Mengerinkan Daun Pandan
Kegiatan ini merupakan tahap
ke dua pada proses
pemanfaatan daun pandan
menjadi kriya anyaman yang
menarik.
Pada proses pelaksanaan ini
mengajarkan pada peserta didik
untuk dapat menghaluskan
daun pandan, menghiangkan
getihnya dan bagaimana
mengeringkan daun tersebut
agar kuat dan siap untuk diberi
warna tekstil
Dokumentasi
Dokumentasi
Dokumentasi
TAHAP MENGANYAM
Pada tahap ini peserta didik melaksanakan
kegiatan menganyam dengan daun
pandan.
Pada tahap ini peserta didik melaksanakan
kegiatan menganyam daun pandan.
Pada kegiatan ini melatih dan menuntun
anak untuk melatih keatifitas dan
kesabaran.
Menganyam untuk anak usia dini tidak
dilakukan dengan teknik yang komplek,
namun masih dalam tahap teknik dasar
menganyam sederhana. Menganyam
diajarkan dengan sangat sederhana kepada
anak. Kemampuan menganyam dapat
mengasah keterampilan motorik halus
anak karena menggunakan tangan dan jari-
jari demikian juga dengan kordinasi mata.
Selain keterampilan motorik halus yang
dikembangkan, menganyam juga dapat
digunakan sebagai alat untuk melatih
logika anak, belajar matematika, dan
melatih konsentrasi.
DOKUMENTASI KEGIATAN
MENGANYAM
DOKUMENTASI KEGIATAN
MENGANYAM
TAHAP MEMBUAT
ANYAMAN MENJADI
BARANG ProPERTI
Anyaman merupakan salah satu hasil
kerajinan masyarakat Indonesia. Banyak
benda yang dihasilkan dari menganyam.
Dari perlengkapan ru
mah tangga sampai
pada properti interior ruangan.
Masyarakat semakin banyak
menggunakan teknik anyaman sebagai
pelengkap kebutuhan. Hal ini tidak
mengherankan karena di Indonesia,
terdapat banyak tumbuh-tumbuhan yang
dapat digunakan sebagai bahan untuk
menganyam seperti tanaman pandan.
Pada kegiatan ini dapat mengasah
kreatifitas dan menciptakan inovasi anak
terhadap hasil anyaman mereka untuk
dibuat barang apa yang bermanfaat,
menarik dan memiliki nilai jual. Dengan
demikian dapat melatih anak untuk
berwirausaha.
DUKUMENTASI HASIL
PRODUK
DUKUMENTASI HASIL
PRODUK
DUKUMENTASI HASIL
PRODUK
DUKUMENTASI HASIL
PRODUK
DUKUMENTASI HASIL
PRODUK
TERIMA KASIH
Semoga
bermanfaat