KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT
karena buku ini telah selesai disusun. Buku ini disusun agar dapat memotivasi
dan membagi cerita dalam menjalani kehidupan.
Penulis pun menyadari jika didalam penyusunan buku ini mempunyai
kekurangan, namun penulis meyakini sepenuhnya bahwa sekecil apapun buku ini
tetap akan memberikan sebuah manfaat bagi pembaca.
Akhir kata untuk penyempurnaan buku ini, maka kritik dan saran dari pembaca
sangatlah berguna untuk penulis kedepannya.
Mojokerto, November 2021
Diyah ayu faurisma
Aku adalah anak pertama dari keluarga kecilku. Aku tinggal bersama
dengan keluargaku di Desa Tumpel,Kec.Dlanggu,Kab.Mojokerto. Aku
lahir pada tanggal 12 April 2005. Aku mempunyai 1 saudara,dia laki-laki.
Masa SMP ku adalah masa terindah dalam hidupku, sebahagian orang dan
teman-teman mungkin menganggap sepele hal tersebu yang hanya berlalu
begitu sajat, tapi tidak demikian untuk aku karena masa SMA inilah aku
mendapatkan banyak pelajaran hidup dan pengalaman-pengalaman
terindah yang tidak dapat aku lupakan sampai kapanpun, mungkin sampai
aku mati hehe Aminnn :), bagaimana tidak karena masa
disinilah merupakan masa hidup yang penuh dengan cerita dan kenangan
yang penuh dengan inspirasi hidup, baik dari teman-teman baik guruku
tercinta.
Kenangan yang tidak bisa aku lupakan sampai saat ini dan terkadang
apabila aku mengingatnya membuat aku sedih dan rindu akan kenangan
tersebut, yaitu kenangan bersama sahabat-sahabatku tercinta,kisah-kisah
ketika bercada, tertawa,bercerita,curhat,saling nasehat
menasehati,nangis,dan masi banyak lagi yang kami lakukan smua
bersama-sama, aku sungguh beruntung mendapatkan sahabta seperti
mereka, yang saling mengeti satu samalain walaupun di antara kami ada
percekcokan sedikit itu tidak akan bertahan lama karena kami sendiri yang
akan menyelesaikan masalah yang kami hadapi tersebut, kami bersahabtat
sangatlah unik bersuku-suku dari sabang sampai merauke heheee:) kami
punya geng tesendiri, bukan untuk gaya-gayaan loohh tapi hanya untuk
sebagai identitas yang mempersatuhkan kami untuk selamanya.
Terlalu banyak kenangan-kenangan bersama mereka diantaranya disaat
kami mengadakan acara bakar ikan yang ikannya lebi mirip dengan Tokke
hehee:) tepatnya di pinggir sungai Pandak , disinilah dimana kekompakan
kami terlihat, setelah ikannya masak kami semua duduk bersama untuk
makan dan sekalian mengambil gambar atau foto-foto di tambah dengan
sambal buatan kami yang sangat menyengat lidah yang membuat kami
berlinangan air mata hahaaaa, setelah selesai makan kami bergegas menuju
sungai untuk mandi atau sekedar mencuci motor , yang serunya ketika
kami mandi kami saling mengejar satu-sama lain dengan air untuk
membuat teman-teman basah tetapi akunya sibuk merekam adegan
mereka jadi tidak basa deehh.
walaupun melelahkan tetepi sungguh sangatlah menyenangkan, dan juga
ketika akhir-akhir sekolah aku mengajak sahabat dan teman-temanku
makan rambutan di kebunku beramai-ramai ditambah dengan acara foto
bareng hehee. Teman baik bukan teman biasa, melainkan teman yang
selalu berada di samping kita ketika susah maupun senang,karena sahabat
sejati tak akan melupakan sahabatnya dalam keadaan apapun.
aku beruntung mempunyai sahabat yang selalu ada untukku, kami
melewati suka duka bersama. Suatu ketika aku dan sahabatku bertengkar
karena masalah yang kuanggap sepele, semua itu baru kusadari bahwa
sahabatku sangat penting bagiku.
Suatu hari aku pergi ke mall bersama sahabatku,aku dan dia berjalan
menuju ke lantai dua karena kita akan membeli makanan dan minuman.
Sampainya di tempat makan tersebut kita saling bertukar cerita bahkan
sampai saling curhat dari hati ke hati. Sahabtku satu ini sangat mengerti
dengan apa yang aku rasakan selama ini,banyak sekali ujian yang hampir
sama seperti konflik pertemanan kita dari SD selalu saja di irikan oleh
semua teman-teman kita. Sampai pada suatu hari aku bertanya kepada
sahabatku,aku bertanya seperti ini
“Apa yang mereka irikan dari kehidupanku,sampai-sampai mereka semua
mengasingkan aku ?”
Mereka semua hanya melihat kehidupanku dari cassingnya saja,mereka
tidak tau ujian apa saja yang selama ini telah aku lewati. Mereka selalu
melihatku tertawa tapi tidak yang selama ini aku rasakan yang sebenarnya.
Aku selama ini selalu berusaha untuk terlihat tertawa dihadapan semua
orang,bahkan dihadapan orang tuaku sendiri. Aku tidak mau melibatkan
orang lain dalam masalahku,yang ingin kubagikan kepada mereka semua
adalah hanya kebahagiaanku saja tidak dengan yang lain.
Setiap malam aku selalu overthinking,selalu bertengkar dengan isi
kepalaku sendiri. Menangis disetiap sujud dan do’aku,itulah yang bisa aku
lakukan.
Sekarang semua orang boleh mencaci makiku,merendahkanku tapi aku
akan buktiakan kepada mereka semua bahwa aku bisa untuk membungkam
mulut mereka semua yang selama ini selalu merendahkanku,sekarang aku
memang diam tapi dibalik diamku akan ada pembuktian yang sungguh-
sungguh. Dan dibalik semangatku ini ada sahabat dan orang tua saya yang
selalu memberikan motivasi,semangat untuk melewati segala hal.
Saya sangat bersyukur kepada allah karena telah mempertemukan sabahat
sebaik dia,setulus dia. Dia seseorang yang berharga dalam coretan kisah
hidupku ini. Persahabatan sejati akan ada jika kita tulus, tidak ada ceritanya
sabahat perhitungan, atau saling memanfaatkan. Semuanya harus saling
mendukung dan menghargai satu sama lain.
Kunci dalam persahabatan adalah saling memahami satu sama lain,
karena jika kita ingin mendapatkan sahabat yang sesuai dengan keinginan
kita, itu sangat susah. Kita berjanji untuk selalu menjaga persahabatan
ini,apapun kondisinya.
PROFIL PENULIS
NAMA : DIYAH AYU FAURISMA
ALAMAT : TUMAPEL,DLANGGU,MOJOKERTO
HOBI : BERNYANYI & BERMAIN MUSIC