The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHAN AJAR KONSEP, TEKNIK DAN PROSEDUR TARI TRADISIONAL SEMESTER I TAHUN 2020/2021

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rori anggita, 2020-12-13 01:48:18

BAHAN AJAR KONSEP, TEKNIK DAN PROSEDUR TARI TRADISIONAL

BAHAN AJAR KONSEP, TEKNIK DAN PROSEDUR TARI TRADISIONAL SEMESTER I TAHUN 2020/2021

Keywords: BAHAN AJAR KONSEP, TEKNIK DAN PROSEDUR TARI TRADISIONAL

BAHAN AJAR SENI BUDAYA KELAS X

Nama Sekolah : SMA NEGERI 2 XIII KOTO KAMPAR
Kelas / Semester : X / 1 ( Ganjil )
Materi : Konsep Tari Tradisional

Teknik & Proses Gerak Dasar Tari Tradisional
Prosedur ( Merangkai Gerak Dasar Tari Tradisional )

KOMPETENSI INTI KI-3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI-4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan
metode sesuai kaidah keilmuan

KOMPETENSI DASAR, TUJUAN DAN INDIKATOR

3.1 Memahami konsep, teknik dan prosedur dalam ragam gerak tari tradisi

TUJUAN PEMBELAJARAN INDIKATOR
 Melalui model pembelajaran discovery learning peserta didik mampu  Menjelaskan pengertian tari tradisional
 Mengidentifikasi jenis tari tradisional
menjelaskan pengertian, fungsi, jenis tari tradisional, dan menganalisis  Mengidentifikasi fungsi tari tradisional
fungsi,jenis dan bentuk tari tradisional daerah setempat(tari  Menganalisis fungsi, jenis dan bentuk tari
pasombahan kampar)dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, disiplin
selama proses responsive(berpikir kritis) dan proaktif (kreatif) serta tradisional daerah setempat (tari pasombahan
mampu berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik. Kampar)

1

BAHAN AJAR TARI Konsep Tari Tradisional
TRADISI
01

Teknik & Proses Gerak Dasar Tari Tradisional

02

Prosedur ( Merangkai Gerak Dasar Tari Tradisional )

03

A. Konsep Tari Tradisional

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

1. Aristoteles: Tari adalah sebuah gerakan ritmis yang mempunyai
tujuan untuk menghadirkan sebuah karakter manusia,
yang sebagaimana mereka bertindak dan menderita.

2. Susan K. Lenger : Pengertian tari menurut Susan K. Lenger: Tari
adalah suatu gerak-gerak tubuh yang dibentuk
secara ekpresif yang diciptakan manusia untuk
bisa dinikmati.

3. Walter Sarrel : Tari adalah suatu gerakan bada yang seimbang
menurut irama tertentu dan dalam suatu tempat
tertentu.

2

Fungsi Tari

1. Tari Sebagai Sarana Upacara
Upacara adat yang berkaitan langsung dengan kepentingan
masyarakat di lingkungannya selama adat masih dipergunakan.
Upacara adat yang berkaitan dengan peristiwa kehidupan manusia
seperti kelahiran, perkawinan, penobatan, dan kematian

2. Fungsi Seni Tari Sebagai Hiburan
Tari sebagai hiburan memiliki tujuan untuk memberikan hiburan
dengan lebih mementingkan kenikmatan dalam menarikan

3. Fungsi Seni Tari Sebagai Pertunjukan
Tari sebagai pertunjukkan merupakan bentuk komunikasi untuk
menyampaikan pesan dan penerima pesan. Tari sebagai
pertunjukkan lebih mementingkan bentuk estetika dari pada
tujuannya.

4. Fungsi Seni Tari Sebagai Media Pendidikan
Seni tari dapat dijadikan sebagai media pendidikan, seperti mendidik
anak untuk bersikap dewasa dan menghindari tingkah laku yang
menyimpang dari nilai – nilai keindahan dan keluhuran karena seni
tari dapat mengasah perasaan seseorang.

Bentuk Gerak Tari Berdasarkan
jumlah penari

 Tari Tunggal
Tari tunggal adalah tari yang dipentaskan oleh satu orang penari saja

 Tari Berpasangan
adalah bentuk tarian yang ditarikan oleh dua orang penari, baik sesama jenis maupun
berlawanan jenis. Gerak tarinya saling mengisi dan melengkapi dan ada interaksi antara
penari yang satu dan penari pasangannya sehingga terdapat respons dan kesepakatan
gerak yang baik.

 Tari Kelompok / Massal
adalah bentuk tarian yang ditarikan secara kelompok atau berpasang-pasangan dan tidak
menutup kemungkinan bisa berbentuk drama tari/sendratari

 Drama Tari / SendraTari
yaitu rangkaian tari yang disusun sedemikian rupa hingga melukiskan suatu kisah atau
cerita drama tari berdialog, baik prosa maupun puisi dan juga ada yang berupa dialog
(percakapan).

Pengertian Tari Tradisional

Pengertian tari tradisional adalah suatu tarian yang berasal dari masyarakat suatu daerah
yang sudah turun-temurun dan telah menjadi budaya masyarakat setempat.

3

Jenis Tari Tradisional

Tari tradisional klasik Tari tradisional kerakyatan

Konsep tari tradisional dalam tari tradisional klasik memiliki Konsep tari tradisional dalam tari tradisional kerakyatan
ciri-ciri sebagai berikut : memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

Tari yang hidup di lingkungan keraton. Content ・ Tari yang hidup di lingkungan rakyat yang sifatnya
Here komunal
・ Gerak-gerak tarinya memiliki pakem (aturan)
tertentu mengikuti aturan yang berada di ・ Memiliki nilai yang berpijak pada tradisi setempat
・ Ruang, tenaga dan waktu mengikuti standar tradisi
keraton.
setempat.
・ Memiliki keindahan mengikuti aturan keraton. ・ Terkadang memiliki kekuatan magis ritus tertentu
・ Ruang, tenaga dan waktu memiliki standar ・ Diselenggarakan sebagai pengikat solidaritas

keraton. masyarakat dalam upacara komunal.
・ Tidak diketahui penciptanya
・ Diketahui penciptanya

Contoh Tari Tradisional Tari Serimpi,
Contoh Tari Klasik Tari Bedhaya, Tari Beksan Lawung,
Contoh Tari Kerakyatan Tari Pakarena,
Tari Legong Kraton, dll.

Sintren, Sisingaan,
Ronggeng Gunung, Ronggeng Ketuk,
Seblang dll.

4

B. Teknik & Proses Gerak Dasar Tari Tradisional

Teknik dan proses gerak dasar tari tradisional beragam. Indonesia
memiliki keragaman tari yang berbeda-beda setiap daerahnya.
Boleh jadi teknik gerak dan prosesnya sama tetapi memiliki istilah
berbeda, tetapi mungkin juga ada yang sama dalam teknik dan
prosesnya serta memiliki istilah yang sama. Pemahaman terhadap
teknik gerak dasar tari tradisional adalah dasar untuk mengeksplorasi
keanekaragaman gerak yang dapat dirangkai menjadi sebuah tarian.
Teknik gerak dasar ini terdiri dari: gerak kepala, gerak badan,
gerak tangan dan gerak kaki. Dari keempat teknik inilah yang
dapat dikembangkan menjadi sebuah kesatuan tarian yang utuh.

TEKNIK DASAR GERAK TARI TRADISIONAL

RAGAM GERAK KEPALA RAGAM GERAK KEPALA RAGAM GERAK BADAN RAGAM GERAK BADAN

Gerak kepala Bayangkan kamu Coba perhatikan Coba perhatikan
menunduk, lalu menggerakan posisi penari ini posisi penari ini
dagu dengan dengan badan yang dengan badan yang
gerakan dan arah seperti lurus ke depan lurus ke depan
bayangkan kamu
membuat angka membuat angka 8 Text Here GeTraekxt NHgeerlieer
Gerak Ngelier
8 dengan dahi Gerak Kepala Gilek (Sunda)

Gerak Kepala Gedheg (Jawa)
atau godeg (Sunda)

5

TEKNIK DASAR GERAK TARI TRADISIONAL

RAGAM GERAK RAGAM GERAK RAGAM GERAK KAKI RAGAM GERAK KAKI
TANGAN TANGAN
Coba perhatikankedua Coba perhatikankaki
Coba perhatikan kedua Coba perhatikan kakinya,membuka ke kanan
telapak tangannya, pergelangan dan
membuka kedepan depan berat diangkat ke
tangan silang badan berada atas setinggi
Gerak Lontang dengan jari-jari betis, tumpuan
kembar (Sunda) menghadap ke di kaki kiri badan berada

bawah ATdeextg-Hadeereg di kaki kiri
(Sunda), atau tanjak (Jawa) Gerak SontTeenxgt KHaenraen (Sunda)
Gerak Tumpang
Tal i (Sunda)

TEKNIK DASAR GERAK TARI TRADISIONAL

RAGAM GERAK KAKI RAGAM GERAK KAKI RAGAM GERAK KAKI

Coba perhatikan Coba perhatikan kedua gambar
pose kaki kiri yang berasal dari tari Jawa ini,

yang menapak ke yang merupakan
lantai dan pose pose awal untuk melakukan
kaki kanan yang
jinjit, selanjutnya Gerak selanjutnya

bergerak melangkah GTeeraxkt Htaenrjaek kananG-kTeirreaixkutnttHaueknjrateakri putri
ke samping kiri. kanan-kiri untuk tari putri (Jawa)

Gerak Engke Gigir (Sunda) (Jawa)

6

RANGKUMAN DAN REFLEKSI

RANGKUMAN
Berdasarkan materi yang telah dijelaskan, dapat
disimpulkan bahwa ragam gerak
kepala, badan, tangan dan kaki dapat dieksplorasi
dengan variasi ruang, tenaga
dan waktu.

REFLEKSI

Mengeksplorasi ragam gerak dasar tari tradisional memberikan
pengetahuan tentang keanekaragaman gerak tari dan kearifan lokal
tentang kehidupan masyarakat penggunanya. Keragaman gerak
dasar tari tradisional ini menunjukkan pada kita bahwa Indonesia
memiliki kekayaan budaya yang tak ternilai harganya.
Kegiatan eksplorasi gerak ini dapat memupuk sikap menghargai,
menghayati, dan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab
terhadap kelestarian ragam tari budaya Indonesia.

C. Eksplorasi: Merangkai Gerak Dasar Tari Tradisional

1. Eksplorasi
yaitu pengalaman melakukan penjajakan gerak, untuk menghasilkan ragam gerak. Pada kegiatan ini berupa imajinasi
melakukan interpretasi terhadap apa yang telah dilihat, didengar, atau diraba. Siswa dapat bebas bergerak mengikuti kata hatinya,
mengikuti imajinasi dan interpretasinya.

2. Improvisasi
yaitu pengalaman secara spontanitas mencoba-coba atau mencari-cari kemungkinan ragam gerak yang telah
diperoleh pada waktu eksplorasi. Dari setiap ragam gerak yang dihasilkan pada waktu eksplorasi, dikembangkan
dari aspek tenaga, ruang dan waktu sehingga menghasilkan ragam gerak yang sangat banyak.
3. Evaluasi
yaitu pengalaman untuk menilai dan menyeleksi ragam gerak yang telah dihasilkan pada tahap improvisasi. Dalam
kegiatan ini siswa mulai menyeleksi dengan cara membuat ragam gerak yang tidak sesuai dan memilih ragam gerak
yang sesuai dengan gagasannya. Hasil inilah yang akan digarap oleh siswa pada tahap komposisi tari..
4. Komposisi
yaitu tujuan akhir mencari gerak untuk selanjutnya membentuk tari dari gerak yang siswa temukan.

7

RANGKUMAN DAN REFLEKSI

RANGKUMAN
Berdasarkan materi yang telah dijelaskan, dapat
disimpulkan bahwa ragam gerak
kepala, badan, tangan dan kaki dapat dieksplorasi
dengan variasi ruang, tenaga
dan waktu.

REFLEKSI

Mengeksplorasi ragam gerak dasar tari tradisional memberikan
pengetahuan tentang keanekaragaman gerak tari dan kearifan lokal
tentang kehidupan masyarakat penggunanya. Keragaman gerak
dasar tari tradisional ini menunjukkan pada kita bahwa Indonesia
memiliki kekayaan budaya yang tak ternilai harganya.
Kegiatan eksplorasi gerak ini dapat memupuk sikap menghargai,
menghayati, dan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab
terhadap kelestarian ragam tari budaya Indonesia.

Link Download Bahan Ajar :

8


Click to View FlipBook Version