Gambar 4.14. Lembar Konsultasi Mentor
68
Kegiatan 2 Membuat label botol cairan infus
Tahapan Kegiatan 4 Mencetak label botol cairan infus
Waktu Pelaksanaan 11 Oktober 2021
Output/Hasil
yang Tersedia label yang akan digunakan
Dokumentasi
diharapkan
Deskripsi Kegiatan:
Saya mencetak label pada kertas stiker agar memudahkan untuk ditempel pada botol cairan infus
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Mencetak label botol cairan infus mewujudkan tanggung jawab dalam kegiatan
2. Nasionalisme:
Penuli dalam kegiatan mencetak label rela berkorban untuk kepentingan bersama
3. Etika Publik:
Penulis dengan tulus mencetak label demi agar kegiatan dapat terlaksanan
4. Komitmen Mutu:
Penulis mencetak label dengan mengutamakan mutu
5. Anti Korupsi:
Mencetak label dilakukan dengan mandiri
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.15 Mencetak label botol cairan infus
69
Kegiatan 3 Membuat Standar Operasional Prosedur pemberian labeling pada botol
cairan infus
Tahapan Kegiatan 1 Mengumpulkan bahan referensi pembuatan SOP
Waktu Pelaksanaan 05 s.d 06 Oktober 2021
Output/Hasil
yang Ada referensi pembuatan SOP pemberian label.
Dokumentasi
diharapkan
Deskripsi Kegiatan:
Saya melakukakan kegiatan mengumpulkan referensi yang akan digunakan dalam pembuatan
SOP bertujuan untuk mencari sumber yang terbaik baik dan sesuai standar pelayanan.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Penulis mengumpulkan referensi yang akan digunakan pada pembuatan SOP dengan penuh
tangung jawab
2. Nasionalisme:
Mengumpulkan referensi yang akan digunakan pada pembuatan SOP agar sesuai dengan
kebutuhan untuk kepentingan bersama
3. Etika Publik:
penulis denga n cermat mengumpulkan referensi yang akan digunakan pada pembuatan SOP
4. Komitmen Mutu:
Dalam mengumpulkan referensi di cari dari sumber yang berkualitas sehingga mendapatkan
materi yang bermutu.
5. Anti Korupsi:
Dalam mengumpulkan referensi yang akan digunakan pada pembuatan SOP dilakukam
dengan mandiri dan bertanggung jawab.
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.16. Mengumpulkan referensi pembuatan SOP
70
Kegiatan 3 Membuat Standar Operasional Prosedur pemberian labeling pada botol
cairan infus
Tahapan Kegiatan 2 Membuat draf SOP
Waktu Pelaksanaan 07 s.d 08 Oktober 2021
Output/Hasil
yang Tersedianya draf SOP
Dokumentasi
diharapkan
Deskripsi Kegiatan:
Saya membuat draf SOP sesuai refensi yang telah diperoleh yang kemudian akan dikonsulkan
kepada pimpinan dan mentor serta coach
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
SOP dibuat dengan rasa tanggung jawab terhadap kegiatan yang direncakan
2. Nasionalisme:
Kegiatan dilakukan agar dapat memelihara ketertiban dalam melaksanaan pelayanan
3. Etika Publik:
SOP dibuat dengan cermat agar mendapatkan hasil yang baik
4. Komitmen Mutu:
Menunjukkan inovatif demi meningkattnya mutu pelayanan
5. Anti Korupsi:
Bekerja keras agar menghasilkan hasil yang baik
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.17. Membuat Draf SOP
Gambar 4.18. Draf SOP
71
Kegiatan 3 Membuat Standar Operasional Prosedur pemberian labeling pada botol
cairan infus
Tahapan Kegiatan 3 Berkonsultasi dengan mentor /pimpinan dan coach
Waktu Pelaksanaan 11 Oktober 2021
Adanya masukan dan arahan tentang SOP pemberian labeling pada
Output/Hasil
yang botol cairan infus
diharapkan Lembar konsultasi
Dokumentasi
Deskripsi Kegiatan:
Saya berkonsultasi dengan mentor dan pimpinan dan untuk mendapat masukakn dan saran demi
terbentuknya SOP yang baik.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Konsultasi mengutamakan transparansi
2. Nasionalisme:
Melakukan konsultasi dengan sikap hormat-menghormati
3. Etika Publik:
Memkomunikasi dengan mentor/pimpinan dan teman sejawat dengan bahasa yang ramah dan
sopan
4. Komitmen Mutu:
Konsultasi dilakukan agar mendapatkan hasil yang baik demi meningkatkan mutu pelayanan
5. Anti Korupsi:
Konsultasi dilakukan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.19. Konsultasi dengan kepala Gambar 4.20. Konsultasi dengan
seksi pelayana medik dan keperawatan mentor
72
Gambar 4.21 Lembar konsultasi dengan Gambar 4.22 Lembar konsultasi
kepala seksi pelayana medik dan mentor
keperawatan
Gambar 4.23. konsultasi dengan coach
73
Kegiatan 3 Membuat Standar Operasional Prosedur pemberian labeling pada botol
cairan infus
Tahapan Kegiatan 4 Pengesahan SOP
Waktu Pelaksanaan 12 Oktober 2021
SOP pemberian labeling di tanda tangani oleh Direktur RSUD
Output/Hasil
yang Kabupaten Buton
diharapkan Dokumentasi
Deskripsi Kegiatan:
Saya bertemu pimpinan untuk pengesahan standar operasional prosedur yang telah dibuat dan
disepakati untuk agar dapat menjadi petunjuk pelaksanaan kegiatan selanjutnya.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Pengesahan SOP dilakukan agar ada kejelasan target mengenai pemberian labeling pada botol
cairan infus
2. Nasionalisme:
Terbentuknya SOP dapat memelihara ketertiban dalam melaksanakan kegiatan
3. Etika Publik:
Bertemu dengan pimpinan dalam rangka pengesahan SOP mengutamakan sikap hormat
4. Komitmen Mutu:
Adanya SOP sebagai inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan
5. Anti Korupsi:
Terbentuknya SOP menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap pasien
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.22. Pengesahan SOP Gambar 4.25. Lembar konsultasi
oleh Direktur RSUD Kab. Buton
Gambar 4.24. Pengesahan SOP
oleh Direktur RSUD Kab. Buton
74
Kegiatan 4 Melakukan sosialisasi pada petugas ruangan tentang pengawasan
cairan infus dengan labeling pada pasien
Tahapan Kegiatan 1 Mengajukan izin sosialisi kepala ruangan isolasi
Waktu Pelaksanaan 12 Oktober 2021
Output/Hasil Tersepakati waktu sosialisasi pengawasan cairan infus dengan
yang labeling
diharapkan
Lembar konsultasi
Dokumentasi
Deskripsi Kegiatan:
Saya bertemu kepala ruangan guna meminta izin perihal waktu dan tempat pelaksanaan
sosialisasi agar kegiatan terlaksana dengan baik
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Mengajukan perizinan kepala ruangan isolasi mewujudkan transparansi tentang kegiatan
2. Nasionalisme:
Dalam mengajukan izin penulis bersikap hormat- menghoramti
3. Etika Publik:
Mengajukan izin dengan bahasa yang sopan
4. Komitmen Mutu:
Mengajukan izin di lakukan agar mendapatkan responsif yang baik
5. Anti Korupsi:
Mengajukan perizinan kepala ruangan isolasi menunjukkan sikap bekerja keras dalam
menyelsaikan tugas
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.26. Mengajukan izin Gambar 4.27 Lembar konsultasi
sosialisasi dengan kepala ruangan
75
Kegiatan 4 Melakukan sosialisasi pada petugas ruangan tentang pengawasan
cairan infus dengan labeling pada pasien
Tahapan Kegiatan 2 Menyiapkan bahan sosialisasi
Waktu Pelaksanaan 12 Oktober 2021
Output/Hasil Tersedia bahan sosialisasi
yang Dokumentasi
diharapkan
Deskripsi Kegiatan:
Saya menyiapkan bahan beruba label, botol infus, dan memperbanyak hardcopy standar
operasional prosedur untuk dibagikan dalam sosialisasi.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Menyiapkan bahas sosialisai dilakukan dengan tanggung jawab terhadap kegiatan
2. Nasionalisme:
Menempatkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dalam menyiapkan bahan
sosialisasi
3. Etika Publik:
Menyiapkan bahan dengan cermat agar suasana kegiatan berjalan dengan baik
4. Komitmen Mutu:
Mempersiapkan bahan agar sosialisasi efisien terlaksana
5. Anti Korupsi:
Bekerja keras demi terwujudnya tujuan kegiatan
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.28. Bahan sosialisasi
76
Kegiatan 4 Melakukan sosialisasi pada petugas ruangan tentang pengawasan
cairan infus dengan labeling pada pasien
Tahapan Kegiatan 3 Membuat undangan sosialisasi
Waktu Pelaksanaan 12 Oktober 2021
Output/Hasil Adanya undangan sosialisasi
yang Dokumentasi
diharapkan
Deskripsi Kegiatan:
Saya membuat undangan agar sosialisasi terlaksana sesuai rancangan kegiatan dan kesepakatan
dari kepala ruangan.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Membuat undangan mewujudkan kejelasan target kegiatan yangakan dilaksanakan
2. Nasionalisme:
Membuat undangan karena menghormati hak orang lain
3. Etika Publik:
Membuat undangan dengan sikap hormat dan bahasa yang sopan
4. Komitmen Mutu:
Membuat undangan demi mendapatkan responsif yang baik
5. Anti Korupsi:
Membuat undangan menunjukkan sikap peduli terhadap kegiatan
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.29 Undangan Sosialisai
77
Kegiatan 4 Melakukan sosialisasi pada petugas ruangan tentang pengawasan
cairan infus dengan labeling pada pasien
Tahapan Kegiatan 4 Membagikan undangan sosialisasi
Waktu Pelaksanaan 12 Oktober 2021
Undangan sosialisasi dibagikan pada kepala ruangan dan ketua tim
Output/Hasil
yang jaga di ruangan isolasi
diharapkan Dokumentasi
Deskripsi Kegiatan:
Saya membagikan undangan kepada kepala ruangan dan masing-masing ketua tim untuk
diteruskan pada anggotanya.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas :
Melakukan kegiatan dengan penuh rasa tanggung jawab
2. Nasionalisme :
Undangan disebarkan untuk semua petugas melalui ketua tim masing- masing tidak
diskriminatif
3. Etika Publik :
Menggunakan bahasa yang baik dan sopan saat membagikan undangan
4. Komitmen mutu :
Melaksanakankegiatan seefisien mungkin
5. Anti Korupsi :
Menunjukkan sikap peduli dan bekerja keras
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.30 Membagikan undangan
kepada Kepala Ruangan Isolasi
78
Gambar 4.31. Membagikan undangan kepada masing- masing ketua tim
79
Kegiatan 4 Melakukan sosialisasi pada petugas ruangan tentang pengawasan
cairan infus dengan labeling pada pasien
Tahapan Kegiatan 5 Sosialisasi gambaran pelaksanaan pemberian label dibotol infus di
ruang isolasi
Waktu Pelaksanaan 13 Oktober 2021
Output/Hasil Tersampaikannya gambaran pelaksanaan pemberian label dibotol
yang
diharapkan infus sesuai SOP di ruang isolasi
Daftar hadir
Dokumentasi
Deskripsi Kegiatan:
Saya melakukan sosialisasi gambaran pelaksanaan pemberian label dibotol infus di ruang isolasi
agar informasi tentang kegiatan dapat diterima dan di laksanakan demi tercapainya tujuan.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Sosialisasi memberikan kejelasan target yang akan dicapai
2. Nasionalisme:
Sosialisasi dilaksananya dengan sikap hormat-menghormati
3. Etika Publik:
Sosialisasi dilakukan dengan sikap hormat dan bahasa yang sopan
4. Komitmen Mutu:
Sosialisasi dilakukan agar mendapatkan responsif yang baik
5. Anti Korupsi:
Sosialisasi menunjukkan sikap bekerja keras demi mencapaitujuan kegiatan
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.32. Sosialisasi gambaran pelaksanaan pemberian
labeling botol infus seuai SOP
80
Kegiatan 5 Melakukan pemasangan label pada botol cairan infus diruang isolasi
Tahapan Kegiatan 1 Melakukan koordinasi dengan kepala ruangan
Waktu Pelaksanaan 14 Oktober 2021
Terjadinya koordinasi dan izin melaksanakan pemasangan label di
Output/Hasil
yang ruangan oleh kepala ruangan
diharapkan Lembar konsultasi
Dokumentasi
Deskripsi Kegiatan:
Saya melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan kepala ruangan agar kegiatan dapat diikuti
oleh seluruh petugas
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Koordinasi dengan kepala ruangan menghadirkan sosok kepemimpinan demi terwujudnya
kondisi lingkungan kerja yang mendukung jalannya kegiatan.
2. Nasionalisme:
Koordinasi dengan kepala ruangan untuk membentuk kerjamasama dalam mencapai tujuan
3. Etika Publik:
Koordinasi dengan kepala ruangan dilakukan dengan sikap hormat
4. Komitmen Mutu:
Koordinasi dengan kepala ruangan dapat memberikan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan
5. Anti Korupsi:
Dengan koordinasi dengan kepala ruangan menumbuhkan sikap berani mengutarakan
pendapat.
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.33. Koordinasi dengan kepala Gambar 4.34. Lembar konsultasi
ruangan dengan kepala ruangan
81
Kegiatan 5 Melakukan pemasangan label pada botol cairan infus diruang isolasi
Tahapan Kegiatan 2 Kolaborasi dengan rekan sejawat dalam pemasang label pada botol
cairan infus
Waktu Pelaksanaan 15 Oktober 2021
Output/Hasil Terpasang label pada botol infus
yang Dokumentasi
diharapkan
Deskripsi Kegiatan:
Saya melakukan kolaborasi dengan rekan sejawat dalam pemasang label pada botol cairan infus
agar terjalin komunikasi yang baik.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Kolaborasi dengan rekan sejawat agar tejadi keseimbangan antara rencana dan harapan yang
akan diwujudkan
2. Nasionalisme:
Kolaborasi dengan rekan sejawat untuk membentuk kerjamasama dalam mencapai tujuan
3. Etika Publik:
Kolaborasi dengan rekan sejawat dilakukan dengan sopan dan sikap terbuka.
4. Komitmen Mutu:
Kolaborasi dengan rekan sejawat dapat memberikan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan
5. Anti Korupsi:
Kolaborasi dengan rekan sejawat dapat menumbuhkan sikap disiplin kepada petugas ruangan
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.35 Kolaborasi dengan rekan Gambar 4.36. Terpasang label pada botol
sejawat cairan infus
82
Kegiatan 5 Melakukan pemasangan label pada botol cairan infus diruang isolasi
Tahapan Kegiatan 3 Membuat lembar observasi
Waktu Pelaksanaan 15 Oktober 2021
Output/Hasil Tersedia draf lembar observasi
yang
diharapkan
Deskripsi Kegiatan:
Saya membuat lembar observasi tentang pelaksanaan labeling pada botol cairan infus sesuai SOP
yang dilakukan oleh petugas
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Lembar observasi dibuat untuk transparasi penilaian yang akan dilakukan
2. Nasionalisme:
Lembar observasi bersifat objektif dan tidak diskriminatif
3. Etika Publik:
Dibuat berdasarkan standar operasional prosedur pemberian labeling pada botol infus yang
berlaku (Taat pada aturan)
4. Komitmen Mutu:
Lembar observasi sebagai alat mengukur mutu pelayanan pemberian labeling pada botol infus
5. Anti Korupsi:
Lembar observasi dibuatdengan penuh tanggung jawab
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.37 : draf lembar observasi
83
Kegiatan 6 Melakukan penilaian dari pelaksanaan labeling botol cairan infus
Tahapan Kegiatan 1 Memonitoring pelaksanaan labeling pada botol infus
Waktu Pelaksanaan
18 s.d 29 Oktober 2021
Output/Hasil
yang Label tetap terpasang pada botol infus
diharapkan Pemberian sesuai SOP
Dokumentasi
Deskripsi Kegiatan:
Saya melakukan monitoring tentang pelaksanaan pemberian labeling pada botol infus sesuai
standar operasional prosedur
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Monitoring ini dilakukan agar terwujudnya konsisten
2. Nasionalisme:
Monitoring di lakukan untuk menjaga ketertiban dalam pelaksanaan pengawasan cairan
3. Etika Publik:
Monitoring dilakukakan dengan jujur dan cermat
4. Komitmen Mutu:
Monitoring dilakukakn demi memaksimalkan pelaksanaan pengawasan cairan guna
meningkatkan mutu pelayanan
5. Anti Korupsi:
Monitoring dilakukakn dengan adil
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.38 : monitoring petugas,
periksa catatan pasien
84
Gambar 4.39 : monitoring petugas, Gambar 4.40 : monitoring petugas,
menulis isi label, doble cek dan tanda menempel label pada botol infus
tangan perawat
Gambar 4.41 : monitoring petugas, Gambar 4.42: monitoring petugas,
memastikan benar pasien melakukan hand hygien
Gambar 4.43 : monitoring petugas, Gambar 4.44 : monitoring petugas,
memastikan benar tetesan cairan mencatat pada lembar dokumentasi
keperawatan
85
Kegiatan 6 Melakukan penilaian dari pelaksanaan labeling botol cairan infus
Tahapan Kegiatan 2 Melakukan pengecekan catatan pemberian dan pemantauan obat
Waktu Pelaksanaan 18 s.d 29 Oktober 2021
Setiap pergantian cairan Tercatat pada catatan pemberian dan
Output/Hasil
yang pemantauan obat pasien
diharapkan Dokumentasi
Deskripsi Kegiatan:
Saya melakukan pengecekan catatan pemberian dan pemantauan obat pada colom cairan untuk
memastikan pemberian sesuai dengan instruksi
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Pengecekan catatan pemberian dan pemantauan obat pasien dilakukan dengan konsistensi
2. Nasionalisme:
Pengecekan catatan pemberian dan pemantauan obat pasien didasari oleh rasa peduli
terhadap pelayanan optimal
3. Etika Publik:
pengecekan catatan pemberian dan pemantauan obat pasien dilakukan dengan tetap menjaga
informasi yang bersifat rahasia
4. Komitmen Mutu:
Pengecekan catatan pemberian dan pemantauan obat pasien demi meningkatnya mutu
pelayanan
5. Anti Korupsi:
Pengecekan catatan pemberian dan pemantauan obat pasien didasari oleh rasa tanggung
jawab penuh terhadap pelayanan optimal
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.45 : Melakukan pengecekan Gambar 4.46 : catatan pemberian dan
catatan pemberian dan pemantauan obat pemantauan obat
86
Kegiatan 6 Melakukan penilaian dari pelaksanaan labeling botol cairan infus
Tahapan Kegiatan 3 Menilai hasil monitoring pelaksanaan labeling botol infus
Waktu Pelaksanaan 01 November 2021
Adanya rekapan hasil monitoring kegiatan pemberian labeling botol
Output/Hasil
yang cairan infus
diharapkan Dokumentasi
Deskripsi Kegiatan:
Saya menilai pelaksanan optimalisasi pengawasan cairan infus labeling dari hasil monitoring
petugas, juga dari catatan pemberian dan pemantauan obat apakah telah sesuai dengan instruksi.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Kegiatan ini dilakukan untuk dengan penuh rasa tanggung jawab
2. Nasionalisme:
Kegiatan penilaian di lakukan dengan sikap adil dan tidak merugikan orang lain
3. Etika Publik:
Penilaian dilakukan dengan cermat
4. Komitmen Mutu:
Penilaian ini adalah hasil dari respon petugas atas kegiatan yang dilakukan
5. Anti Korupsi:
Penilain dilakukan dengan tanggung jawab
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.47 : Menilai hasil Gambar 4.48 : Rekapitulasi hasil
monitoring pelaksanaan labeling monitoring petugas
botol infus 87
Kegiatan 7 Evaluasi pelaksanaan dan pemanfaatan kegiatan
Tahapan Kegiatan 1 Melaporkan evaluasi hasil kepada mentor dan coach
Waktu Pelaksanaan 02 November 2021
Output/Hasil
yang Ada Surat Pernyataan Mentor
diharapkan Dokumentasi
Deskripsi Kegiatan:
Saya melaporkan evaluasi hasil kegiatan yang telah saya buat kepada mentor dan coach
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Kegiatan ini dilakukan untuk membangun kepercayaan mentor dan coach
2. Nasionalisme:
Melaporkan evaluasi disampaikan dengan jujur
3. Etika Publik:
Melaporkan evaluasi dengan sopan dan ramah
4. Komitmen Mutu:
Kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan hasil laporan yang baik dan bermutu
5. Anti Korupsi:
Melaporkan evaluasi dengan rasa tanggung jawab
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.49 : Melaporkan Gambar 4.50 : Surat
evaluasi hasil kepada mentor Peryataan Mentor
88
Gambar 4.51 : Laporan Hasil Monitoring Petugas
89
Kegiatan 7 Evaluasi pelaksanaan dan pemanfaatan kegiatan
Tahapan Kegiatan 2 Melaporkan kendala dan hambatan
Waktu Pelaksanaan 02 November 2021
Output/Hasil
yang Tersampaikan kendala dan hambatan selama kegiatan
Dokumentasi
diharapkan
Deskripsi Kegiatan:
Saya melaporkan kendala dan hambatan agar mendapat saran dan solusi serta dukungan dari
mentor dan coach
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Kegiatan ini dilakukan dengan transparansi kepada mentor dan coach
2. Nasionalisme:
Disampaikan dengan jujur
3. Etika Publik:
Disampaikan dengan sopan dan terbuka
4. Komitmen Mutu:
Kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan respon yang baik demi kelancaran kegiatan
5. Anti Korupsi:
Di sampaikan dengan sederhana dan mudah di mengerti
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4.52 : Melaporkan Gambar 4.53 : Lembar
kendala dan hambatan Konsultasi Mentor
90
Gambar 4.54 : Lembar Konsultasi Coach
91
Kegiatan 7 Evaluasi pelaksanaan dan pemanfaatan kegiatan
Tahapan Kegiatan 3 Menyusun laporan aktualisasi
Waktu Pelaksanaan 03 s.d 05 November 2021
Output/Hasil
yang Tersedianya laporan hasil aktualisasi
Dokumentasi
diharapkan
Deskripsi Kegiatan:
Kegiatan penyusunan laporan aktualisasi adalah akhir dari semua rangkaian kegiatan yang
kemudian akan diseminarkan
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA:
1. Akuntabilitas:
Di lakukan dengan penuh tanggung jawab
2. Nasionalisme:
Penyusunan laporan aktualisasi ini dibuat dengan jujur
3. Etika Publik:
Disusun dengan cermat
4. Komitmen Mutu:
Penyusunan laporan aktualisasi di buat dengan efisein
5. Anti Korupsi:
Penyusunan laporan aktualisasi dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab
Dokumentasi Kegiatan:
Gambar 4. 55.: Menyusun laporan aktualisasi
92
D. Matrix Habituasi
Tabel 4.3 Matrix Habituasi
NILAI DASAR INDIKATOR NILAI KEGIATAN KEGIATAN KEG
1 2
AKUNTABILITAS Tanggung Jawab
Kepemimpinan
Transparasni
Kejalasan
Konsistensi
Keseimbangan
Kepercayaan
NASIONALISME Hormat-
menghormati
Kerjasama
Santun
Tidak memaksakan
kehendak
tidak diskriminatif
Adil
Memelihara
ketertiban
Musyawarah
Kepentingan
Bersama
Rela Berkorban
Menghormati Hak
Oranglain
Peduli
Jujur
Jujur
ETIKA PUBLIK
Terbuka
GIATAN KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN TOTAL
3 4 56 7
10
1
4
6
2
1
1
2
4
2
1
2
1
3
1
5
1
1
3
1
3
93
KOMITMEN Cermat
MUTU Sopan
Ramah dan Sopan
Bersikap Hormat
Tulus
taat pada aturan
Menjaga informasi
yang bersifat rahasia
Efektif
Efisien
Inovatif
Mutu
Responsive
Peduli
Mandiri
Disiplin
Tanggung Jawab
Kerja Keras
Sederhana
Berani
Adil
8
7
4
3
1
1
2
4
5
3
9
5
3
3
1
11
6
2
1
1
94
E. Kontribusi dan Gambaran Dampak yang Dirasakan dalam Pe
Tabel 4.4 Kontribusi dan gambaran dampak yang dirasakan dalam pelaksanaa
No Kegiatan Tahapan Kontribu
1 Melakukan konsultasi Mengatur jadwal konsultasi Kegiata
dengan mentor terkait dengan mentor menduk
dengan rancangan Meminta arahan dan masukan dari organisa
kegiatan mentor mengenai rancangan
kegiatan Sakit T
Melaksanakan konsultasi
dengan pimpinan dan kepala Peka B
ruangan perawatan isolasi Terjang
Terkait M
“Mening
yang efe
2 Membuat label botol Mengumpulkan referensi yang Kegiata
cairan infus akan digunakan dalam menduk
pembuatan label organisa
Mendesain label
Sakit T
Melakukan konsultasi dengan Peka B
mentor dan coach tentang desian Terjang
label
Mencetak label botol cairan infus Terkait M
“Mening
yang efek
elaksanaan Aktualisasi Nilai Dasar ASN
an Aktualisasi Nilai Dasar ASN
usi Terhadap Visi-Misi Gambaran Dampak
Organisasi Positif Negatif
an aktualisasi ini Terpeliharanya relasi Jika konsultasi
kung Tercapainya visi kerja tidak
asi: “Menjadi Rumah yang baik antara dilaksanakan
bawahan berpotensi
Terakreditasi yang dan atasan. Jika relasi menghambat
terjalin kesuksesan
Budaya dan dengan baik maka pelaksanaan
gkau” dukungan pimpinan kegiatan.
terhadap
Misiorganisasi: pelaksanaan kegiatan
gkatkan manajemen
ektif dan efisien”
juga
akan baik sehingga
pelaksanaan kegiatan
dalam lingkungan OPD dapat
berjalan dengan baik
an aktualisasi ini Membuat label botol infus jika tidak ada label
kung Tercapainya visi adalah salah satu inovasi yang sebagai penanda
asi: “Menjadi Rumah dilakukan sebagai bentuk cairan, sewaktu-
upaya mengoptimalkan waktu dapat
Terakreditasi yang pelayanan kesehatan dalam terjadi kesalahan
pengawasan cairan infus pemberian
Budaya dan diruangan perawatan Rumah medikasi kepada
gkau” Sakit Umum Daerah pasien
Kabupaten Buton
Misiorganisasi:
gkatkan manajemen
ktif dan efisien”
95
3 Membuat Standar Mengumpulkan bahan referensi Kegiata
Operasional pembuatan SOP menduk
Prosedur pemberian Membuat draf SOP organisa
labeling pada botol Berkonsultasi dengan
cairan infus mentor/pimpinan dan coach Sakit T
Pengesahan SOP
Peka B
Terjang
Terkait
“Mening
yang efek
4 Melakukan Mengajukan izin sosialisi kepala Kegiata
sosialisasi ruangan isolasi menduk
pengawasan cairan Menyiapkan bahan sosialisasi organisa
infus dengan Membuat undangan sosialisasi Sakit T
labeling Membagikan undangan
sosialisasi Peka B
Sosialisasi gambaran pelaksanaan Terjang
pemberian label dibotol infus di
ruang isolasi Terkait
“Mening
yang efek
5 Melakukan Melakukan koordinasi dengan Kegiata
pemasangan label kepala ruangan menduk
pada botol cairan Kolaborasi dengan rekan sejawat organisa
infus diruang isolasi dalam pemasang label pada botol Sakit T
cairan infus
Membuat lembar observasi Peka B
Terjang
Terkait
“Mening
yang efek
an aktualisasi ini Membuat standar operasional Jika tidak ada
kung Tercapainya visi prosedur pemberian labeling standar
asi:“ Menjadi Rumah pada botol cairan infus operasional
Terakreditasi yang merupakan usaha yang dapat prosedur suatu
Budaya dan dilakukan untuk memelihara tindakan bisa saja
gkau” ketertiban pelaksanaan suatu tidak berjalan
Misiorganisasi: tindakan sehingga berjalan sesuai dengan apa
gkatkan manajemen sesuai harapan yang diharapkan
ktif dan efisien”
an aktualisasi ini Dengan dilakukannya Jika tidak
kung Tercapainya visi sosialisasi maka informasi dilakukan
asi: “Menjadi Rumah dapat tersampaikan pada sosialisasi
Terakreditasi yang setiap petugas sehingga tentunya akan
Budaya dan kegiatan berjalan dengan baik. menjadi
gkau” penghambatan
Misiorganisasi: Memasang label dilakukan pelaksanaan
gkatkan manajemen agar memaksimalkan kegiatana karena
ktif dan efisien” informasi terkait medikasi kurangnya
pasien tersampaikan kepada informasi yang
an aktualisasi ini rekan sejawat lainnya diberikan
kung Tercapainya visi Jika tidak
asi: “Menjadi Rumah dilakukan maka
Terakreditasi yang menghambat
Budaya dan efisiensi waktu
gkau” perawat dalam
Misiorganisasi: bekerja
gkatkan manajemen
ktif dan efisien”
96
6 Melakukan Memonitoring pelaksanaan Kegiata
penilaian dari labeling pada botol infus menduk
pelaksanaan Melakukan pengecekan catatan organisa
labeling botol cairan pemberian dan pemantauan obat
infus Menilai hasil monitoring Sakit T
pelaksanaan labeling botol
infus Peka B
Terjang
Terkait
“Mening
yang efek
7 Evaluasi Melaporkan evaluasi hasil kepada Kegiata
pelaksanaan dan mentor dan coach
pemanfaatan Melaporkan kendala dan menduk
kegiatan hambatan organisa
Sakit T
Menyusun laporan aktualisasi Peka B
Terjang
Terkait M
“Mening
yang efek
an aktualisasi ini Penilaian dilakukan untuk Jika tidak
mengetahui peningkatan pada dilakukan maka
kung Tercapainya visi pengawasan cairan infus tidak dapat ditarik
asi: “Menjadi Rumah diruangan kesimpulan terkait
evaluasi kegiatan
Terakreditasi yang
Evaluasi dilakukan untuk Jika tidak di
Budaya dan mendapat gambaran evaluasi maka
gkau” keberhasilan terkait akan berpengaruh
keseluruhan kegiatan pada penarikan
Misiorganisasi: kesimpulan.
gkatkan manajemen
ktif dan efisien”
an aktualisasi ini
kung Tercapainya visi
asi: “Menjadi Rumah
Terakreditasi yang
Budaya dan
gkau”
Misiorganisasi:
gkatkan manajemen
ktif dan efisien”
97
F. Output-Output Penting yang Dihasilkan dalam Aktualisasi
Dari pelaksanaan aktualisasi “Optimalisasi Pengawasan Cairan Infus
Dengan Labeling Pada Pasien Diruang Isolasi RSUD Kab.Buton”,yaitu ada
beberapa output penting yang dihasilkan yaitu :
1. Adanya Standar Operasional Prosedur pemberian labeling botol infus
2. Tercetaknya label botol cairan infus
G. Kendala Atau Hambatan Selama Aktualisasi
Dalam melaksanakan aktualisasi di tempat kerja kemungkinan adanya hal-hal yang
menjadi kendala bagi peserta. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka diperlukan
strategi untuk mengatasi kendala tersebut agar mengefisienkan waktu pelaksanaan yang
terbatas. Antisipasi dan strategi menghadapi kendala dimuat dalam Tabel 3.1 berikut ini:
Tabel 4.5 Kendala Atau Hambatan Selama Aktualisas
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Kendala Antisipasi
Tidak ada Tidak ada
1. Melakukan konsultasi Mengatur jadwal Tidak ada
Tidak ada
dengan mentor terkait konsultasi dengan Tidak ada
dengan rancangan mentor
kegiatan Meminta arahan dan
masukan dari mentor
mengenai rancangan
kegiatan
Melaksanakan Tidak ada
konsultasi dengan
pimpinan dan kepala
ruangan perawatan
isolasi
2. Membuat label botol Mengumpulkan Tidak ada Tidak ada
cairan infus referensi yang akan Tidak ada
Tidak ada
digunakan dalam
Tidak ada
pembuatan label
Mendesain label Tidak ada
Melakukan Tidak ada
konsultasi dengan Tidak ada
mentor dan coach
tentang desian label
Mencetak label botol
cairan infus
98
3 Membuat Standar Mengumpulkan Tidak ada Tidak ada
Tidak ada
Operasional Prosedur bahan referensi Tidak ada
Tidak ada
pemberian labeling pembuatan SOP Tidak ada
pada botol cairan Membuat draf SOP Tidak ada Tidak ada
Tidak ada
infus Berkonsultasi dengan Tidak ada
mentor/pimpinan dan
coach
Pengesahan SOP Tidak ada
4 Melakukan Mengajukan izin Tidak ada
sosialisasi sosialisi kepala
pengawasan cairan ruangan isolasi
infus dengan
labeling
Menyiapkan bahan Tidak ada Tidak ada
sosialisasi
Membuat undangan Tidak ada Tidak ada
sosialisasi
Membagikan Tidak ada Tidak ada
undangan sosialisasi
Sosialisasi gambaran Tempat sosialisasi Hanya beberapa
pelaksanaan yang disediakan cukup perwakilan dari
pemberian label sempit masing-masing tim
dibotol infus di ruang yang mengikuti
isolasi sosialisasi
5 Melakukan Melakukan Tidak ada Tidak ada
pemasangan label koordinasi dengan
pada botol cairan kepala ruangan
infus diruang
isolasi Kolaborasi dengan Tidak ada Tidak ada
rekan sejawat dalam
pemasang label pada
botol cairan infus
Membuat draf Tidak ada Tidak ada
lembar observasi
6 Melakukan Memonitoring Berkurangnya pasien Dilakukan monitoring
penilaian dari pelaksanaan rawat inap pada pergantian cairan pada
pelaksanaan labeling pada botol ruangan isolasi malam hari
labeling botol infus sehingga tidak menyesuaikan dengan
cairan infus keseluruhan petugas jadwal kegiatan
dapat dimonitoring
Melakukan Tidak ada Tidak ada
pengecekan catatan Tidak ada Tidak ada
pemberian dan
pemantauan obat
Menilai hasil
monitoring
pelaksanaan labeling
botol infus
99
Evaluasi Melaporkan evaluasi Tidak ada Tidak ada
pelaksanaan dan hasil kepada mentor Tidak ada
pemanfaatan dan coach
kegiatan Tidak ada
Melaporkan Tidak ada
7 kendala dan
hambatan
Menyusun laporan Tidak ada
aktualisasi
H. Kunci sukses pelaksanaan aktualisasi
Adapun kunci sukses dalam pelaksanaan aktualisasi “Optimalisasi Pengawasan
Cairan Infus Dengan Labeling Pada Pasien Diruang Isolasi Rumah Sakit Umum
Daerah Kabupaten Buton”, yaitu :
1. Adanya Rahmat dan Petunjuk dari Allah subhanawwata’ala dengan
memberikankemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaan aktualisasi.
2. Adanya dukungan Pimpinan dan Mentor dari Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Buton
3. Adanya dukungan dari coach dalam pelaksanaan aktualisasi
4. Adanya sarana dan prasarana yang tersedia di lingkup Rumah Sakit Umum
Daerah Kabupaten Buton
5. Adanya dukungan dari kepala ruangan perawatan isolasi dan rekan sejawat di
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton
6. Adanya dukungan dari pihak kelu arga selama melaksanakan proses aktualisasi
100
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil aktualisasi yang telah dilaksanakan di Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum
Daerah Kabupaten Buton dengan menerapkan nilai-nilai dasar ASN serta kedudukan dan
peran PNS, maka dapat disimpulkan bahwa :
1. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 04 Oktober s.d 02 November 2021 telah
mengaktualisasikan nilai-nilai ASN yang meliputi Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika
Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) dan kedudukan serta peran PNS
dalam melaksanakan tugas sebagai staf Perawat Terampil yang profesional di instansi
tempat penulis bekerja. Selain itu, aktualisasi yang dilakukan dapat memberikan
sumbangsih untuk mengoptimalkan pengawasan cairan infus pada pasien di Ruang
Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton.
2. Dengan adanya sosilisasi, pencatatan dan monitoring tentang optimalisasi pengawasan
cairan infus pada pasien ini dapat membantu dalam mencapai visi dan misi yaitu
Meningkatkan manajemen yang efektif dan efisien sehingga dapat meningkatan mutu
pelayanan dan keselamatan pasien yang lebih baik.
3. Berdasarkan monitoring yang telah dilakukan mulai tanggal 18-29 Oktober 2021 (10 hari
kerja) kepada 11 petugas di Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton
telah didapatkan hasil rata- rata persentase optimalisasi pengawasan cairan infus dengan
labeling di ruang isolasi adalah 86.3 %, sehingga berada pada kategori angka
optimalisasi pengawasan cairan infus yang baik.
B. Saran
Nilai-nilai dasar profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika
Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) diharapkan tetap diaktualisasikan
dalam melakukan tugas pokok dan fungsi sebagai Aparatur Sipil Negara di Ruang Isolasi
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton. Hasil dari pelaksanaan aktiualisasi
“Optimalisasi Pengawasan Cairan Infus Dengan Labeling Pada Pasien Diruang Isolasi
101
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton” dengan menerapkan nilai-nilai dasar
profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan dapat terus dipergunakan untuk sehingga
dapat meningkatkan kinerja dan terwujudnya kualitas pelayanan kesehatan yang bermutu
bagi pasien dan masyarakat melalaui pelayanan profesional.
C. Rencana Tindak Lanjut
Setelah kegiatan aktualisasi ini dilaksanakan penulis memiliki rencana tindak lanjut
sebagai berikut:
1. Penyediaan bahan Label botol infus secara berkala.
2. Kegiatan monitoring kepada petugas tentang pelaksanaan pengawasan cairan infus pada
pasien harus di lakukan secara berkala agar dapat mencegah terjadinya kesalahan
medikasi dan meningkatkan mutu pelayanan serta keselamatan pasien di Rumah Sakit
Umum Daerah Kabupaten Buton.
3. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap kepatuhan petugas dalam melaksanakan
pengawasan cairan infus pada pasien.
102
DAFTAR PUSTAKA
Lembaga Administrasi Negara RI. Akuntabilitas: Modul palatihan dasar calon PNS, LAN RI,
Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI. Nasionalisme: Modul palatihan dasar calon PNS, LAN RI,
Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI. Etika publik: Modul palatihan dasar calon PNS, LAN RI,
Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI. Komitment Mutu: Modul palatihan dasar calon PNS, LAN
RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI. Anti Korupsi: Modul palatihan dasar calon PNS, LAN RI,
Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI. Manajemen ASN: Modul palatihan dasar calon PNS, LAN
RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI. Whole of Government: Modul palatihan dasar calon PNS,
LAN RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI. Pelayan Publik: Modul palatihan dasar calon PNS, LAN RI,
Jakarta, 2017
Kemenkes P. buku ajar kesehatan ibu dan anak continuum of carelife cycle.cet. 2. Jakarta:
pusdiklatnakes kemenkes; 2015
103
LAMPIRAN
104
KEGIATAN 1
Melakukan konsultasi dengan mentor terkait dengan rancangan
kegiatan
LAMPIRAN
1. Lembar persetujuan melakukan aktualisasi
2. Lembar konsultasi dengan Direktur RSUD Kab. Buton
3. Lembar konsultasi dengan mentor
4. Lembar konsultasi dengan Kepala Ruangan
KEGIATAN 2
Membuat label botol cairan infus
LAMPIRAN
1. Lembar konsultasi dengan mentor
2. Lembar konsultasi dengan coach
3. label