Batik Motif Klasik
Batik Kawung
Sejarah batik kawung sendiri awalnya
merupakan salah satu jenis motif batik yang
dilarang pada masa itu. Motif batik kawung
merupakan salah satu batik tertua di Indonesia
yang berasal dari tanah Jawa. Menurut dari
beberapa penelitian yang sudah dilakukan,
motif kawung sudah ada pada abad ke-9.
Namun seiring berjalannya waktu, batik
kawung mulai terkenal pada tahun 1755 di
abad ke-18 yaitu pada masa Kesultanan
Ngayogyokarta Hadiningrat.
Batik Motif Parang Pamor Seling Gendreh
Bentuk motif batik parang yang saling
berkesinambungan, menggambarkan jalinan hidup
yang tidak pernah putus. Ia selalu konsisten dalam
upaya untuk memperbaiki diri, memperjuangkan
kesejahteraan, maupun dalam menjaga
hubungan antara manusia dengan alam, manusia
dengan manusia dan manusia dengan Tuhannya.
Batik Motif Semen Sinom
Ornamen motif semen terdiri dari 3
bagian. Pertama adalah ornamen yang
berhubungan dengan daratan, seperti
tumbuh-tumbuhan atau binatang berkaki
empat. Kedua adalah ornament yang
berhubungan dengan udara, seperti garuda,
burung dan mega mendung. Sedangkan
yang ketiga adalah ornamen yang
berhubungan dengan laut atau air, seperti
ular, ikan dan katak.
Batik Motif Ceplok Ratu Ratih
Batik ratu ratih sebenarnya diambil dari kata
ratu dan patih. Batik ini memiliki makna tunjung
putih yang artinya ratu jinunjung patih alias ratu yang
dijunjung oleh patih. Seorang ratu atau pemimpin
yang diemban oleh patih sebab usia pemimpin yang
masih muda.
Batik Pekalongan
Motif batik pekalongan motif jlamprang
Makna dan filosofinya menggambarkan tentang
budaya islam yang senang bersilaturahmi dan
selalu hidup secara guyub dan rukun. Filosofi lain
dari Jlamprang adalah lebih berkenaan tentang
budaya umat Hindu.
Motif liong
Motifnya merupakan gabungan dari naga dan
burung phoenix. Naga merupakan hewan yang
sangat dihormati di China. Sementara burung
phoenix merupakan sebuah burung legenda. Kedua
hewan tersebut memiliki filosofi sendiri-sendiri.
Naga menggambarkan kekuasaan dan kekuatan
yang menyatu. Sementara burung phoenix
menggambarkan keindahan dan keagungan.
Motif Sawat
Dalam bahasa jawa, sawat berarti
melempar. Sebagian orang jawa
memiliki kepercayaan bahwa alam
semesta dikendalikan oleh Para Dewa.
Batara Indra adalah nama salah satu
Dewa yang senjatanya adalah
kilat.Bentuk senjata ini menyerupai
ular bertaring tajamBentuk pola ini
memiliki makna yang sama, yakni
dilempar untuk perlindungan.Jadi
intinya adalah melindungi atau
mengayomi.
Motif Tujuh Rupa
Secara filosofi batik tujuh rupa mempunyai
ikatan kebudayaan leluhur yang memiliki
kesan kefasihan dan kelembutan. Gambaran
motif yang tergambar pada kain mori ini
menggambarkan ciri kehidupan orang-orang
pesisir yang mudah beradaptasi dengan
budaya luar.
Batik Jumputan
Sejarah batik ini berasal dari Tiongkok. Karena zaman
dahulu perdagangan melalui lautan sudah lumayan maju.
Banyak manusia dari sebuah wilayah menjelajah lautan
untuk menyinggahi wilayah lain dan mengadopsi
budayannya, termasuk batik.
Salah satu kelompok saudagar yang dianggap berjasa
membawa teknik Batik Jumputan ke Nusantara ialah para
penyintas dari India. Teknik ini kemudian menyebar di
India dan oleh para sudagar India dibawa masuk ke
Indonesia. Perkanalan Batik Jumputan ini menggunakan
misi perdagangan
Batik Formika
Batik formika adalah salah satu
contoh batik modern lainnya yang
pembuatannya dengan cara
menempelkan warna pada kain. Motif
yang dihasilkan adalah motif abstrak.
Batik Lukis
Batik lukis adalah proses pembuatan batik dengan cara
langsung melukis pada kain putih. Karena merupakan
pengembangan dari batik tulis klasik, batik lukis masih
mengandung unsur yang sama dengan batik tulis dalam
aspek bahan, pemrosesan, dan pewarnaan.
Bagaimanapun juga karena terpengaruh seni lukis
modern, terdapat banyak sekali perbedaan dalam hal
tampilan, terutama pada motif dan warna.
Ayu Lestari
X IPA 5