The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Ebook batik ini menjelaskan tentang sejarah batik tersebut

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ayu Lestari, 2020-10-18 04:26:05

Ebook batik

Ebook batik ini menjelaskan tentang sejarah batik tersebut

Keywords: Mulok

Batik Motif Klasik

 Batik Kawung

Sejarah batik kawung sendiri awalnya
merupakan salah satu jenis motif batik yang
dilarang pada masa itu. Motif batik kawung
merupakan salah satu batik tertua di Indonesia
yang berasal dari tanah Jawa. Menurut dari
beberapa penelitian yang sudah dilakukan,

motif kawung sudah ada pada abad ke-9.
Namun seiring berjalannya waktu, batik
kawung mulai terkenal pada tahun 1755 di
abad ke-18 yaitu pada masa Kesultanan

Ngayogyokarta Hadiningrat.

Batik Motif Parang Pamor Seling Gendreh

Bentuk motif batik parang yang saling
berkesinambungan, menggambarkan jalinan hidup
yang tidak pernah putus. Ia selalu konsisten dalam
upaya untuk memperbaiki diri, memperjuangkan
kesejahteraan, maupun dalam menjaga
hubungan antara manusia dengan alam, manusia
dengan manusia dan manusia dengan Tuhannya.

Batik Motif Semen Sinom

Ornamen motif semen terdiri dari 3
bagian. Pertama adalah ornamen yang
berhubungan dengan daratan, seperti
tumbuh-tumbuhan atau binatang berkaki
empat. Kedua adalah ornament yang
berhubungan dengan udara, seperti garuda,
burung dan mega mendung. Sedangkan
yang ketiga adalah ornamen yang
berhubungan dengan laut atau air, seperti
ular, ikan dan katak.

Batik Motif Ceplok Ratu Ratih

Batik ratu ratih sebenarnya diambil dari kata
ratu dan patih. Batik ini memiliki makna tunjung
putih yang artinya ratu jinunjung patih alias ratu yang
dijunjung oleh patih. Seorang ratu atau pemimpin
yang diemban oleh patih sebab usia pemimpin yang
masih muda.

 Batik Pekalongan

Motif batik pekalongan motif jlamprang

Makna dan filosofinya menggambarkan tentang
budaya islam yang senang bersilaturahmi dan
selalu hidup secara guyub dan rukun. Filosofi lain
dari Jlamprang adalah lebih berkenaan tentang

budaya umat Hindu.

Motif liong

Motifnya merupakan gabungan dari naga dan
burung phoenix. Naga merupakan hewan yang
sangat dihormati di China. Sementara burung
phoenix merupakan sebuah burung legenda. Kedua
hewan tersebut memiliki filosofi sendiri-sendiri.
Naga menggambarkan kekuasaan dan kekuatan

yang menyatu. Sementara burung phoenix
menggambarkan keindahan dan keagungan.

Motif Sawat

Dalam bahasa jawa, sawat berarti
melempar. Sebagian orang jawa
memiliki kepercayaan bahwa alam
semesta dikendalikan oleh Para Dewa.
Batara Indra adalah nama salah satu
Dewa yang senjatanya adalah
kilat.Bentuk senjata ini menyerupai
ular bertaring tajamBentuk pola ini
memiliki makna yang sama, yakni
dilempar untuk perlindungan.Jadi
intinya adalah melindungi atau

mengayomi.

Motif Tujuh Rupa

Secara filosofi batik tujuh rupa mempunyai
ikatan kebudayaan leluhur yang memiliki
kesan kefasihan dan kelembutan. Gambaran
motif yang tergambar pada kain mori ini
menggambarkan ciri kehidupan orang-orang
pesisir yang mudah beradaptasi dengan

budaya luar.

 Batik Jumputan

Sejarah batik ini berasal dari Tiongkok. Karena zaman
dahulu perdagangan melalui lautan sudah lumayan maju.
Banyak manusia dari sebuah wilayah menjelajah lautan

untuk menyinggahi wilayah lain dan mengadopsi
budayannya, termasuk batik.

Salah satu kelompok saudagar yang dianggap berjasa
membawa teknik Batik Jumputan ke Nusantara ialah para

penyintas dari India. Teknik ini kemudian menyebar di
India dan oleh para sudagar India dibawa masuk ke

Indonesia. Perkanalan Batik Jumputan ini menggunakan
misi perdagangan

 Batik Formika

Batik formika adalah salah satu
contoh batik modern lainnya yang

pembuatannya dengan cara
menempelkan warna pada kain. Motif
yang dihasilkan adalah motif abstrak.

 Batik Lukis

Batik lukis adalah proses pembuatan batik dengan cara
langsung melukis pada kain putih. Karena merupakan
pengembangan dari batik tulis klasik, batik lukis masih
mengandung unsur yang sama dengan batik tulis dalam

aspek bahan, pemrosesan, dan pewarnaan.
Bagaimanapun juga karena terpengaruh seni lukis
modern, terdapat banyak sekali perbedaan dalam hal

tampilan, terutama pada motif dan warna.

Ayu Lestari
X IPA 5


Click to View FlipBook Version