The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Ajar Piramida Ekolog, Produktivitas, dan Daur Biogeokimia

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nusaibahalwafa, 2024-02-12 10:00:34

Modul Ajar Piramida Ekolog, Produktivitas, dan Daur Biogeokimia

Modul Ajar Piramida Ekolog, Produktivitas, dan Daur Biogeokimia

MODUL AJAR PIRAMIDA EKOLOGI,PRODUKTIVITAS, DAN DAUR BIOGEOKIMIA INFORMASI UMUM A. IDENTITAS MODUL Nama Penyusun Nusaibah Alwafa Nama Institusi MA Al-Jawami Tahun Pelajaran 2023/2024 Jenjang Sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA) Mata Pelajaran Biologi Kelas/Semester X (Sepuluh)/Genap Fase E Alokasi Waktu 2×45 Menit B. KOMPETENSI AWAL Peserta didik telah memahami materi tentang Piramida Ekologi,Produktivitas, dan Daur Biogeokimia. C. PROFIL PELAJAR PANCASILA 1. Mandiri 2. Bernalar kritis 3. Kreatif D. SARANA DAN PRASARANA Media LKPD, Laptop, Proyektor, Sumber Belajar LKPD, Buku IPA Kelas X, Youtube, dsb. E. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler 19 F. MODEL PEMBELAJARAN Discovery Learning. KOMPONEN INTI A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Peserta didik dapat membedakan tipe piramida ekologi. 2. Peserta didik dapat membuat media charta daur biogeokimia (siklus nitrogen, siklus karbon, siklus sulfur, dan siklus fosfor) dari kajian literatur.. B. PEMAHAMAN BERMAKNA


Meningkatkan pemahaman pada materi Piramida Ekologi,Produktivitas, dan Daur Biogeokimia.. C. PERTANYAAN PEMANTIK • Kearah manakah suatu energi mengalir? Menurut Anda, organisme autotrof selalu menempati tingkat trofik yang mana? Herbivora selalu menempati tingkat yang mana? Apakah hubungan antar organisme dalam rantai makanan? • Apa itu siklus? Apa yang membuat sesuatu disebut siklus? Dapatkah Anda memberikan contoh siklus? Apakah yang membuat suatu siklus harus tetap berlangsung? D. PERSIAPAN PEMBELAJARAN • Guru menyusun LKPD • Guru menyusun instrumen assesmen yang digunakan • Guru menyiapkan PPT materi piramida ekologi,produktivitas, dan daur biogeokimia. E. KEGIATAN PEMBELAJARAN Pendahuluan • Mengucapkan salam, menyapa dan menanyakan kabar peserta didik. • Mengajak peserta didik berdoa sebelum belajar. • Menanyakan kehadiran peserta didik. • Menanyakan kesiapan peserta didik dalam belajar. Apersepsi • Guru mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan materi pada pertemuan sebelumnya. • Guru memberikan apersepsi melalui gambar organisme dan tingkatan trofik. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dalam materi piramida ekologi, produktivitas, dan daur biogeokimia. Kegiatan Inti Stimulus • Guru menyajikan skema jaring-jaring makanan dan piramida ekologi. • Guru bertanya tentang kearah manakah suatu


energi mengalir? Menurut Anda, organisme autotrof selalu menempati tingkat trofik yang mana? selalu menempati tingkat yang mana? Apakah hubungan antar organisme dalam rantai makanan? • . Guru menyajikan tayangan tentang fenomena yang berkaitan dengan daur biogeokimia. • Guru bertanya tentang apa itu siklus? Apa yang membuat sesuatu disebut siklus? Dapatkah Anda memberikan contoh siklus? Apakah yang membuat suatu siklus harus tetap berlangsung? • Peserta didik diminta untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan atau masalah yang berkaitan dengan piramida ekologi, produktivitas, dan daur biogeokimia. • Peserta didik diminta untuk mengidentifikasi piramida ekologi, produktivitas, dan peristiwaperistiwa yang terjadi dalam daur biogeokimia. Mengumpulkan Data atau Informasi • Peserta didik dibagi dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang. • Guru memberikan dan menjelaskan petunjuk penggunaan LKPD untuk diisi oleh setiap kelompok. • Peserta didik diminta berdiskusi dan mengerjakan LKPD untuk mempelajari dan mengumpulkan informasi untuk memahami piramida ekologi, produktivitas, dan daur biogeokimia. • Guru berkeliling untuk melihat kegiatan yang dilakukan peserta didik. • Guru melihat sampel pekerjaan peserta didik/kelompok dan diskusi ringan tentang apa yang sudah dilakukan.


• Guru melakukan pendampingan dan bimbingan kepada peserta didik yang mengalami kesulitan Pembuktian • Guru memerintahkan perwakilan dari kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi bersama kelompoknya di depan kelas • Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk bertanya kepada kelompok presenter. • Peserta didik dibimbing guru melakukan analisis terhadap pemecahan masalah yang telah ditemukannya. • Menyimpulkan hasil diskusi. • Peserta didik membuat dan menyampaikan laporan dan kesimpulan hasil diskusi. • Guru memberikan penguatan materi yang telah dipelajari. Penutup • Guru dan siswa melakukan refleksi mengenai pembelajaran yang telah dilakukan • Guru meminta siswa untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari • Guru menutup pembelajaran dengan bacaan Hamdallah dan mengucapkan salam F. ASSESMEN 1. Penilaian sikap (Terlampir) 2. Penilaian pengetahuan (Terlampir) 3. Penilaian keterampilan (Terlampir) G. PENGAYAAN DAN REMEDIAL 1. Pengayaan diberikan pada siswa dengan capaian tinggi agar mereka dapat mengembangkan potensinya secara optimal. 2. Remedial diberikan kepada siswa yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau pembelajaran mengulang. H. REFLEKSI PESERTA DIDIK DAN GURU


1. Apakah model pembelajaran yang saya gunakan sesuai dengan materi dan karakteristik peserta didik? 2. Apakah semua peserta didik nyaman belajar dalam kelompoknya? 3. Pada bagian mana dari materi ini peserta didik mudah memahami? 4. Bagaimana kesesuaian durasi waktu dan tujuan belajar yang ingin dicapai pada pembelajaran ini? LAMPIRAN A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Terlampir B. BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK • Lembar Kerja Peserta Didik • Buku IPA SMA/MA Untuk Kelas X (Irnaningtyas & Sylva Sagita) C. GLOSARIUM - D. DAFTAR PUSTAKA Irnaningtyas & Sagita Sylva. (2022). IPA Biologi Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga. Bandung, 30 November 2023 Mengetahui, Guru Pamong Devi Pujiawati, S.Pd. NUPTK.2548762663300023 Guru Praktikan Nusaibah Alwafa NIM.1202060068


Lampiran 1 INSTRUMEN PENILAIAN A. Lembar Penilaian Kognitif Tabel 1. Lembar Penilaian Kognitif (Pengetahuan) No. Aspek yang Dinilai (Uraian) Skor 1. Jika terjawab dengan benar dan lengkap 20 2. Jika terjawab dengan benar dan lengkap 20 3. Jika terjawab dengan benar dan lengkap 20 4. Jika terjawab dengan benar dan lengkap 20 5. Jika terjawab dengan benar dan lengkap 20 Total 100 B. Lembar Penilaian Afektif Tabel 2. Lembar Penilaian Afektif (Sikap) Jenis Ceklis No. Nama Siswa Aspek yang Dinilai Jumlah Keterangan BS MH TJ KD Keterangan : BS : Bekerja Sama TJ : Tanggung Jawab MH : Menghargai pendapat orang lain KD : Kemandirian


Tabel 3. Rubrik Penilaian Afektif Skor Keterangan Penilaian 100 Sangat Baik 75 Baik 50 Cukup 25 Kurang C. Lembar Penilaian Psikomotorik 1) Penilaian Unjuk Kerja Penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan berbicara siswa ketika mengemukakan pendapat sebagai berikut: Tabel 4. Lembar Penilaian Unjuk Kerja Jenis Ceklis No. Aspek yang Dinilai Sangat Baik Baik Cukup Kurang 1. Kesesuaian respon dengan pertanyaan 2. Keserasian pemilihan kata 3. Kesesuaian penggunaan tata bahasa 4. Pelafalan Tabel 5. Rubrik Penilaian Unjuk Kerja Skor Keterangan Penilaian 100 Sangat Baik 75 Baik 50 Cukup 25 Kurang Rumus penilaian unjuk kerja :


= ℎ ℎ ℎ (100) 2) Penilaian Diskusi Tabel 6. Lembar Penilaian Diskusi Jenis Ceklis No. Aspek yang Dinilai Sangat Baik Baik Cukup Kurang 1. Penguasaan materi diskusi 2. Kemampuan menjawab pertanyaan 3. Kemampuan mengolah kata 4. Kemampuan menyelesaikan masalah Tabel 7. Rubrik Penilaian Diskusi Skor Keterangan Penilaian 100 Sangat Baik 75 Baik 50 Cukup 25 Kurang


Lampiran 2 MATERI AJAR PIRAMIDA EKOLOGI Piramida ekologi, merupakan gambaran dari susunan antar trofik yang didasarkan pada kepadatan, berat kering, populasi serta kemampuan dalam menyimpan energi di setiap trofiknya. Fungsi dari piramida ekologi ini, adalah guna menunjukan gambaran dari perbandingan antar trofik dalam suatu ekosistem. Ada tiga macam piramida ekologi, berikut penjelasannya. 1. Piramida jumlah, yaitu piramida yang menggambarkan jumlah dari setiap individu pada tiap tingkatan trofik dalam ekosistem tertentu. Pada umumnya, piramida jumlah tersebut berbentuk lebih menyempit ke atas serta organisme pada piramida jumlah mulai dari tingkat trofik dari yang terendah hingga tertinggi. 2. Piramida bio massa, piramida ini menggambarkan mengenai berkurangnya transfer dari setiap energi pada setiap tingkat trofik pada suatu ekosistem tertentu. Bentuk dari piramida biomassa, biasanya mengecil ke arah puncak akan tetapi juga dapat berbentuk terbalik. 3. Piramida energi, piramida ekologi terakhir ialah piramida energi yang menggambarkan mengenai hilangnya energi ketika perpindahan energi makanan terjadi di setiap tingkat trofiknya. Piramida energi ini mampu memberikan gambaran yang paling akurat mengenai aliran energi pada suatu ekosistem. PRODUKTIVITAS EKOSISTEM Sumber energi yang utama untuk kehidupan ialah cahaya matahari. Energi dari cahaya matahari, dapat masuk ke dalam komponen-komponen biotik melalui produsen yaitu organisme fotoautotrof, lalu diubah menjadi energi kimia yang tersimpan dalam senyawasenyawa organik. Energi kimia tersebut, kemudian akan mengalir dari produsen ke konsumen serta berbagai tingkat trofik melalui jalur atau peristiwa rantai makanan. Energi kimia kemudian digunakan oleh organisme untuk pertumbuhan serta perkembangan makhluk hidup tersebut. Kemampuan dari organisme pada suatu ekosistem untuk dapat menerima serta menyimpan


energi dinamakan sebagai produktivitas ekosistem. Produktivitas ekosistem tersebut, terdiri dari produktivitas primer serta produktivitas sekunder dan konsumen final. Mengenai produktivitas primer dan sekunder, berikut penjelasan lebih lanjutnya. a. Produktivitas primer Produktivitas primer ialah kecepatan organisme autotrof sebagai produsen untuk mengubah energi dari cahaya matahari menjadi energi kimia dalam bentuk bahan-bahan organik. Energi dari cahaya matahari tersebut, hanya sebagian kecil saja yang dapat diserap oleh produsen. Produktivitas primer, berbeda pada setiap ekosistem, ekosistem yang terbesar dari produktivitas primer adalah pada pada ekosistem hutan hujan tropis serta ekosistem hutan bakau. Lebih lanjut, produktivitas primer dibagi menjadi dua, yaitu produktivitas primer kotor atau PPk serta produktivitas primer bersih atau PPb. Produktivitas primer kotor atau PPk, ialah seluruh dari bahan organik yang dapat dihasilkan melalui proses fotosintesisi serta pada organisme fotoautotrof, lebih kurang sebanyak 20 persen dari PPk digunakan oleh organisme fotoautotrof untuk melakukan respirasi, tumbuh serta berkembang. Sementara itu, produktivitas primer bersih atau PPb adalah sisa dari energi produktivitas primer kotor yang baru saja disimpan. Biomassa pada organisme autotrof atau produsen diperkirakan mencapai 50 persen hingga 90 persen dari seluruh bahan organik dari hasil fotosintesis. Hal tersebut menunjukan, bahwa simpanan energi kimia yang dapat ditransfer ke trofik selanjutnya adalah dengan melalui hubungan makan dan dimakan pada suatu ekosistem. b. Produktivitas sekunder serta efisiensi ekologi Produktivitas sekunder ialah kecepatan dari organisme heterotrof dalam mengubah energi kimia yang mulanya adalah bahan organik yang dimakan diubah menjadi simpanan energi kimia baru di dalam tubuh organisme tersebut.


Energi kimia pada bahan organik, yang berpindah dari produsen ke organisme heterotrof atau konsumen primer kemudian digunakan untuk aktivitas hidup serta hanya sebagian dari energi tersebut yang dapat diubah menjadi energi kimia yang tersimpan dalam tubuh organisme sebagai produktivitas yang bersih. Begitu pula dengan perpindahan energi yang terjadi pada konsumen sekunder serta tersier, akan selalu berkurang setiap perpindahan energi tersebut terjadi. Perbandingan dari produktivitas bersih antara trofik satu dengan trofik lain yang berada di atasnya dinamakan efisiensi ekologi. Menurut perkiraan, hanya sekitar 10 persen dari energi yang dapat ditransfer sebagai biomassa dari trofik sebelumnya ke trofik selanjutnya. DAUR BIOGEOKIMIA Daur Biogeokimia merupakan perpindahan unsur-unsur kimia melalui makhluk hidup dan lingkungan abiotik (tanah dan air). Dalam daur biogeokimia dikenal dua macam daur, diantaranya daur edafik dan daur atmosferik. Daur edafik merupakan daur yang unsur kimia pada daur tersebut tidak pernah membentuk gas di udara. Adapun daur atmosferik adalah daur yang unsur kimia pada daur tersebut mengalami fase berbentuk gas di udara. Daur biogeokimia berfungsi mengatur keseimbangan ekosistem. Artinya keseimbangan ekosistem tergantung pada pengulangan yang terjadi secara berputar pada unsur-unsur kimia tertentu. Unsur-unsur kimia yang dapat mengalami daur biogeokimia meliputi karbon, nitrogen, hidrogen, dan oksigen, serta fosfor. Dalam siklus biogeokimia juga sebagai pertukaran antara komponen biosfer yang hidup dan tidak hidup yang akan di tingkat trofik yang tidak hilang dalam ekosistem. Unsur-unsur sebagai zat biotik melalui air dalam daur ulang dengan komponen yang hidup diantaranya Bahan ekosistem tang akan di angkat di setiap tingkatan, Berupa elemen yang dibuat dari bahan organik dan akan didaur ulang, Elemen-elemen termasuk pada komponen dan unsur biotik yang melalui udara dan Daur ulang makhluk dan bebatuan (geofisika). Siklus dalam pembentukan Daur Biogeokimia Diantaranya adalah sebagai berikut:


• Penguapan: Pada siklus ini atmosfer dengan pembentukan dalam keadaan jenuh, uap air (awan) menjadi noda air, yang kemudian jatuh dalam bentuk hujan, dan salju. • Infiltrasi merupakan sebuah aliran air yang masuk ke tanah melalui celah dan pori-pori di tanah ke permukaan air tanah kemudian bergerak secara vertikal dengan horizontal di bawah permukaan tanah . • Permukaan Air adalah sebuah limpasan dalam permukaan biasanya diamati di daerah perkotaan dengan membentuk sungai utama pada permukaan di sekitar daerah aliran sungai menuju laut. RAGAM DAUR BIOGEOKIMIA Fungsi dari Daur Biogeokimia ialah menjadi daur atau siklus materi yang membalikkan lagi seluruh unsur-unsur kimia yang telah digunakan oleh seluruh yang ada di muka bumi dari komponen biotik ataupun komponen abiotik, yang pada akhirnya berkesinambungan dan seimbang dalam kehidupan di bumi dapat terjaga


Lampiran 3 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)


ALIRAN ENERGI Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja. Sifat energi di ekosistem sesuai dengan hukum termodinamika. Menurut hukum termodinamika, energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Mata Pelajaran : Kelas : Nama : A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Peserta didik dapat membedakan tipe piramida ekologi 2. Peserrta didik dapat membuat media charta diagram rantai makanan dan jaringjaring makanan 3. Peserta didik dapat membuat media charta daur biogeokimia (siklus nitrogen, siklus karbon, siklus sulfur, dan siklus fosfor) dari kajian literatur B. ALAT DAN BAHAN 1. Buku IPA SMA Kelas X 2. Modul Pembelajaran Biologi 3. Situs Dan Video Pembelajaran 4. Alat tulis C. LANGKAH KEGIATAN 1. Tes pengetahuan 2. Menggambarkan jaring-jaring makanan 3. Diskusi dengan teman sebelahmu untuk memprediksi jawaban permasalahan tersebut! 4. Menjawab soal


satu bentuk energi ke bentuk energi lain. Energi cahaya dapat diubah oleh tumbuhan hijau menjadi energi potensial dalam bentuk karbohidrat melalui proses fotosintesis, kemudian diubah oleh hewan dan manusia menjadi energi panas dan energi gerak. Dalam sistem ekologi, suatu organisme merupakan komponen pengubah energi. Aliran energi dan siklus materi dalam ekosistem terjadi melalui rantai makanan dan jaring-jaring makanan. Tes Pengetahuanmu Bagaimana jaring-jaring makanan yang terjadi di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda? Buatlah gambar jaring-jaring makanan tersebut. Selanjutnya, identifikasi manakah yang berperan sebagai produsen, konsumen I, konsumen II, konsumen III, konsumen IV, detritivor dan dekomposer. 1. Gambar Jaring - Jaring Makanan Jenis Organisme dan Peranannya dalam Jaring-Jaring Makanan Produsen Konsumen I Konsumen II Konsumen III Konsumen IV Detritivor Dekomposer 1. Rantai makanan Rantai makanan adalah jalur perpindahan (transfer ) energi dari satu tingkat trofik ke tingkat trofik berikutnya melalui peristiwa makan dan di makan. Herbivor mendapatkan energi dari memakan tanaman. Saat herbivor dimangsa oleh karnivor energi tersebut akan berpindah dan seterusnya. Semakin pendek rantai makanan semakin besar energi yang dapat dissimpan oleh organisme di ujung rantai makanan. Berdasarkan tipe organisme (produsen) yang menjadi tingkat trofik pertama rantai makanan dibedakan dua jenis, jelaskan dan beri contoh! 2. Jaring-jaring makanan Jaring-jaring makanan merupakan gabungan dari berbagai rantai makanan yang saling berhubungan dan kompleks.


Contoh Jaring-jaring makanan Ada berapa rantai makanan yang ada dalam jaring-jaring makanan tersebut? Piramida Ekologi Piramida ekologi adalah susunan tingkat trofik (tingkat nutrisi atau tingkat energi) secara berurutan menurut rantai makanan atau jaring-jaring makanan dalam ekosistem. Perhatikan gambar piramida berikut. Tuliskan jenis-jenis organisme yang anda temukan dilingkungan sekitar tempat tinggal, kemudian letakkan pada tofiktrofik piramida yang sesuai. Piramida ekologi terbagi tiga, jelaskan! Dari tiga piramida ekologi, piramida energi merupakan model piramida terbaik, jelaskan alasannya! PRODUKTIVITAS Produktivitas adalah hasil aktivitas metabolisme organisme berupa pertumbuhan, pertambahan, dan penimbunan biomassa dalam priode waktu tertentu. Produktivitas dibedakan menjadi produktivitas primer dan produktivitas sekunder. Konsumen III Konsumen II Konsumen I Produsen


Jelaskan perbedaan produktivitas primer dan produktivitas sekunder, tuliskan dalam tabel berikut! Jenis produktivitas Pengertian/definisi Organisme yang berperan (produsen/konsumen) Produktivitas primer kotor Produktivitas primer bersih Produktivitas sekunder Perhatikan gambar piramida biomassa terbalik berikut. Jelaskan penempatan organisme pada trofik piramida biomassa tersebut! DAUR BIOGEOKIMIA Daur biogeokimia adalah peredaran unsur-unsur kimia dari lingkungan melalui kimponen biotik dan kembali lagi ke lingkungan. Daur biogeokimia dapat dikelompokkan dalam tiga tipe yaitu daur gas, daur cair, dan daur padat (sedimen). Daur gas meliputi daur karbon dan daur nitrogen, daur cair meliputi daur air, sedangkan daur padat (sedimen) meliputi daur fosfor dan daur belerang. Buatlah skema daur karbon, daur nitrogen, daur air, daur fosfor, dan daur belerang dan jelaskan...


Untuk menguji pemahaman anda tentang daur karbon, tentukan pernyataan berikut benar atau salah dengan memberikan tanda centang (V). Jika salah, di ubah kalimatnya agar menjadi kalimat yang benar. Daur karbon No Pernyataan Benar Salah Pernyataan yang benar 1. CO2 dihasilkan tumbuhan melalui proses fotosintesis 2. CO2 dapat dihasilkan oleh hewan dan tumbuhan 3. Cangkang Mollusca dapat dibentuk dari kalsium dan CO2 dalam air 4. Pembakaran dengan bahan bakar fosil semuanya menghasilkan gas CO2 5. Senyawa karbon anorganik diubah oleh bakteri pengurai dengan melepaskan CO2 di Udara Untuk menguji pemahaman anda tentang daur Nitrogen, tentukan pernyataan berikut atau salah dengan memberikan tanda centang (V). Jika salah, ubah kalimatnya agar menjadi pernyataan yang benar. Daur Nitrogen No Pernyataan Benar Salah Pernyataan yang benar 1. Unsur nitrogen diperlukan oleh tumbuhan dalam bentuk amonia 2. Tumbuhan dan hewan dapat menyerap nitrogen dari N2 di udara 3. Zat yang diekskresikan hewan mengandung nitrogen 4. Bakteri dan ganggang biru mampu memfiksasi N2 dari udara 5. Proses nitrifikasi mengubah NO3 menjadi N2 ke Udara Untuk menguji pemahaman anda tentang daur air, tentukan pernyataan berikut benar atau salah dengan memberikan tanda centang (V). Jika salah ubah kalimatnya agar menjadi pernyataan yang benar. Daur air No Pernyataan Benar Salah Perntaan yang benar 1. Tumbuhan melakukan transfirasi


untuk melepas air ke udara pada malam hari 2. Seluruh benda di bumi mengalami evaporasi ketika kena cahaya matahari 3. Air hasil ilfiltrasi dan perkolasi tidak dapat dimanfaatkan oleh hewan dan manusia 4. Tumbuhan memerlukan air ketika respirasi 5. Setelah proses presipitasi, titiktitik air berubah menjadi hujan Untuk menguji pemahaman anda tentang daur fosfor, tentukan pernyataan berikut benar atau salah dengan memberikan tanda centang (V). Jika salah, ubah kalimatnya agar menjadi pernyataan yang benar. Daur fosfor No Pernyataan Benar Salah Pernyataan yang benar 1. Fosfor bersifat mudah larut dalam air 2. Pupuk posfat diperlukan tananam untuk pertumbuhan dan perkembangan 3. Guano meracuni tanaman 4. Tumbuhan memerlukan fosfor dalam bentuk fosfat organik 5. Fosfor dalam tubuh manusia berupa ATP Untuk menguji pemahaman anda tentang daur sulfur, tentukan pernyataan berikut benar atau salah dengan memberikan tanda centang (V). Jika salah, ubah kalimatnya agar menjadi pernyataan yang benar. Daur Sulfur No. Pernyataan Benar Salah Pernyataan yang benar 1. Kendaraan bermotor dan gunung berapi mengeluarkan SO2 ke udara 2. Pembusukan dan penguraian organisme yang sudah mati dalam tanah menghasilkan SO2 3. Organisme di laut memerlukan H2S 4. Gas SO2 di udara menyebabkan hujan asam 5. Tumbuhan menyerap belerang dalam bentuk SO4 2-


Perhatikan daur hidrologi berikut. Jelas peristiwa-peristiwa yang terjadi pada gambar daur tersebut!


Click to View FlipBook Version