The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ELIZA MURNI, 2024-01-31 23:32:47

Modul ajar PJOK kelas 1 KUMER

Modul ajar PJOK kelas 1 KUMER

MODUL KELAS 1 PJOK TP 2023/2024 MODUL KELAS 1 PJOK TP 2023/2024 : :


MODUL PEMBELAJARAN KELAS 1 Sekolah : SDN 15 TANAH GARAM Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Kelas/Semester : I / II Pokok Bahasan : Aktivitas di Air Sub Pokok Bahasan : Aktivitas Berbagai Permainan di Kolam Renang Dimensi : Mandiri dan Gotong Royong Alokasi Waktu : 4 s.d 8 Kali Pertemuan ( 12 s.d 24 JP ) Capaian Pembelajaran: Pada akhir fase A, peserta didik dapat menunjukkan berbagai aktivitas pola gerak dasar dan keterampilan gerak sebagai hasil peniruan dari berbagai sumber, mengetahui konsep dan prinsip gerak yang benar, mengetahui dan mempraktikkan aktivitas jasmani untuk pengembangan kebugaran dan pola perilaku hidup sehat, menunjukkan perilaku awal tanggung jawab personal dan sosial, serta menerima nilainilai aktivitas jasmani. Tujuan Pembelajaran Indikator Asesmen 1. Mempraktikkan berbagai permainan bermain di kolam renang. 1.1 Menerapkan berbagai permainan bermain di kolam renang. 1.2 Menerapkan berbagai permainan bermain di kolam renang dalam bentuk permainan yang sederhana. Uji unjuk kerja. Asesmen proses movement selama proses pembelajaran berlangsung. Peer assessment. Formulir dan rubrik asesmen. 2. Memahami fakta, konsep, dan prosedur berbagai permainan bermain di kolam renang. 2.1 Mengidentifikasi berbagai permainan bermain di kolam renang. 2.2 Mencontohkan berbagai permainan bermain di kolam renang. 2.3 Menceritakan cara melakukan berbagai permainan bermain di kolam renang. Tes tulis dan lisan (dalam proses pembelajaran dan akhir pembelajaran). Self assessment. Soal tes tulis dan rubrik asesmen. 3. Menunjukkan perilaku bertanggung jawab dalam menyimak arahan dan umpan balik yang diberikan guru, mulai dapat menghormati orang lain, serta menerima ragam keriangan yang didapat melalui aktivitas jasmani. 3.1 Menunjukkan tanggung jawab sosialnya dalam kelompok kecil untuk melakukan perubahan positif. 3.2 Menunjukkan etika yang baik, saling menghormati, dan mengambil bagian dalam kerja kelompok pada aktivitas jasmani atau kegiatan sosial lainnya. 3.3 Menunjukkan dalam menerima ragam keriangan yang didapat melalui aktivitas jasmani. Penilaian diri dan observasi selama proses pembelajaran berlangsung. Siswa dan guru. Formulir dan rubrik asesmen. Prosedur Kegiatan Pembelajaran 1. Materi pembelajaran: a. Bermain menginjak1. Persiapan mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan


nginjak air. b. Bermain di air dalam aktivitas air. 2. Pengaturan peserta didik: Individu, berpasangan, dan berkelompok. 3. Metode: Diskusi, demonstrasi, komando. 4. Alat/bahan, sumber, dan media pembelajaran: a. Gambar berbagai permainan bermain di kolam renang. b. Video pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang. c. Pelampung, mainan anak (warna-warni bisa mengapung, melayang, atau tenggelam). d. Kaca mata renang. e. Peluit dan stopwatch. f. Kolam renang. 5. Sumber belajar: a. Muhajir, dkk. 2022. PJOK (Buku Siswa). Jakarta: PT. Balai Pustaka (Persero) hal. 157-178. b. Muhajir. 2022. PJOK (Buku Guru). Jakarta: Pusbuk Kemendikbud Ristek RI (hal. 165- 182). 6. Media pembelajaran: a. Model atau guru yang memperagakan aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang. b. Gambar aktivitas pembelajaran berbagai kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: a. Membaca kembali Rencana Pembelajaran yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. b. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan berbagai permainan bermain di kolam renang. c. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 1) Gambar berbagai permainan bermain di kolam renang. 2) Video pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang. 3) Pelampung, mainan anak (warna-warni bisa mengapung, melayang, atau tenggelam). 4) Kaca mata renang. 5) Peluit dan stopwatch. 6) Kolam renang. 2. Kegiatan pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a. Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) Langkah-langkah kegiatan pendahuluan antara lain: 1) Guru meminta peserta didik untuk berbaris di pinggir kolam renang dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada bapak/ibu guru. Apabila memungkinkan, guru dapat memberikan kesempatan kepada salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada bapak/ibu guru. 2) Guru meminta peserta didik untuk berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing. Apabila memungkinkan, guru dapat memberikan kesempatan kepada salah seorang peserta didik untuk memimpin doa sesuai dengan agamanya masing-masing. 3) Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk beristirahat di rumah. 4) Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran. 5) Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. 6) Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari kegiatan aktivitas pembelajaran bermain berbagai permainan di kolam renang. 7) Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang. 8) Guru menjelaskan teknik asesmen untuk kompetensi aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang, baik kompetensi sikap (Profil Pelajar Pancasila) dengan observasi dalam bentuk jurnal, yaitu pengembangan nilai-nilai karakter gotong royong dan mandiri, kompetensi pengetahuan: memahami


permainan bermain di kolam renang. c. Video pembelajaran aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang. 7. Produk pembelajaran: Keterampilan berbagai permainan bermain di kolam renang. 8. Deskripsi: Peserta didik secara individu, berpasangan, dan berkelompok memahami dan menerapkan berbagai permainan bermain di kolam renang. aktivitas pembelajaran bermain berbagai permainan di kolam renang menggunakan tes tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: mempraktikkan aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang, serta permainan sederhana di kolam renang. 9) Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk permainan saling menjiprat air ke muka teman. 10)Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan seharihari. b. Kegiatan Inti (75 menit) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan prosedur sebagai berikut: Setelah peserta didik melakukan pemanasan dalam bentuk permainan sederhana yang dipimpin oleh guru, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang antara lain sebagai berikut: 1) Aktivitas pembelajaran 1 : Memahami fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan bermain menginjak-injak air a) Guru membagikan gambar atau mencohtohkan bermain menginjak-injak air, kemudian peserta didik diminta untuk menirukan gerakan tersebut. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran bermain menginjak-injak air diantaranya: (1) Berpegang tangan satu sama lain. (2) Pegangan tangan tersebut jangan sampai dilepaskan. (3) Menginjak-nginjak air berputar mengitari kolam renang. (4) Kolam renang yang dipakai adalah kolam yang dangkal. (5) Peserta didik diminta untuk melakukan permainan menginjak-nginjak air. b) Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang aktivitas pembelajaran bermain menginjak-injak air. c) Seluruh aktivitas pembelajaran bermain menginjak-injak air, yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. Aktivitas 1


d) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. e) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan aktivitas pembelajaran bermain menginjak-injak air secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. 2) Aktivitas pembelajaran 2 : Memahami fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan berbagai bermain di kolam renang dalam aktivitas air Bermain di air berarti melakukan permainan di air untuk bersenang-senang. Pada anak usia SD bermain di air sangat disenangi, karena disamping menyenangkan bermain di air juga bisa dijadikan pembelajaran. Pada dasarnya ketertarikan anak pada air adalah wujud dari fase eksplorasi atau fase ujicoba. Hal-hal yang dirasa baru oleh anak akan membuatnya penasaran dan terus berkeinginan mencari jawaban. Air yang dingin, mengalir, dan jernih bisa jadi sangat menarik perhatian anak. Apalagi pada usia SD belum mengenal rasa takut. Tidak ada patokan air seperti apa yang disukai anak. Apakah itu air mengalir seperti yang terdapat di sungai, air yang menggenang seperti di kolam, air yang turun dari langit seperti hujan, maupun air yang mengucur keluar dari kran. Sensasi yang dirasakan anak bisa jadi berbeda-beda. Kalau menadahkan tangan saat hujan rasanya akan berbeda dengan mencuci tangan di kran, dan beda lagi dengan mengobok-obok air kolam. Berenang dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak, dan juga ada beberapa manfaat kegiatan berenang bagi anak. Tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga dapat mengajari keamanan ketika berada di air. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air antara lain sebagai berikut: a) Guru membagikan gambar atau mencohtohkan berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air, kemudian peserta didik diminta untuk menirukan gerakan tersebut. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air diantaranya: (1) Materi 1: Aktivitas pembelajaran memasuk-masukkan kepala ke dalam air. (2) Materi 2: Aktivitas pembelajaran bermain tebak-tebakan jari Aktivitas 2


di dalam air. (3) Materi 3: Aktivitas pembelajaran bermain berjalan-jalan di air kolam renang. (4) Materi 4: Aktivitas pembelajaran bermain melewati (simpai) yang dipegang oleh teman sambil menyelam. (5) Materi 5: Aktivitas pembelajaran bermain terapung membentuk lingkaran. (6) Materi 6: Aktivitas pembelajaran bermain terapung dari posisi jongkok. (7) Materi 7: Aktivitas pembelajaran bermain terapung dari posisi berdiri. b) Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air. c) Seluruh aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air, yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. d) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. e) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. c. Kegiatan alternatif Guru dapat mengembangkan lagi bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air, sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan demonstrasi dan komando. Jika penugasan dengan menggunakan lembar tugas tidak berjalan dengan baik, maka perlu didahului dengan demonstrasi/menggunakan lembar peraga/atau media lain yang sesuai. d. Kegiatan Penutup (10 menit) Refleksi: Setelah melakukan aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air, peserta didik diminta untuk menyampaikan atau menceritakan kesulitan-kesulitan dan kesalahankesalahan dalam melakukan gerakan tersebut. Kemudian peserta didik diminta untuk melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.


Kegiatan penutup dapat dilakukan antara lain: 1) Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan. 2) Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. 3) Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air. 4) Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk membaca dan membuat kesimpulan tentang aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air, hasilnya dijadikan sebagai tugas asesmen penugasan. 5) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. 6) Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula. Asesmen A. Refleksi Diri Guru Lembar Refleksi Diri Guru 1. Tuliskan pokok bahasan dan pertemuan materi yang diajarkan. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = YA atau Tidak, jika yang ada dalam pernyataan sesuai dengan kondisi guru saat dalam proses pembelajaran. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. No Uraian Kegiatan Ya Tidak Keterangan/Proses Perbaikan 1. Proses pembelajaran secara umum berlangsung dengan baik (menarik, menyenangkan, menantang, dan bermakna). 2. Tujuan pembelajaran dapat dicapai. 3. Materi pembelajaran tersampaikan dengan baik. 4. Model/pendekatan/strategi/ metode/ gaya/ teknik pembelajaran yang digunakan efektif. 5. Media/bahan/alat yang dipilih dan digunakan tepat dan variatif. 6. Penilaian proses dan hasil belajar dilakukan dan dengan teknik yang tepat. 7. Keterlibatan dan antusiasme peserta didik baik.


Catatan Umum: B. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil refleksi sikap peserta didik dan pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. Lembar Refleksi Penilaian (Sikap) Diri Sendiri Peserta Didik 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya mengikuti pelajaran PJOK di sekolah dengan sungguh-sungguh. 2. Saya dapat melalui hambatan dalam melakukan aktivitas PJOK. 3. Saya mengikuti pelajaran PJOK di sekolah dengan sungguh-sungguh. 4. Saya belajar secara mandiri dalam mencapai tujuan. 5. Saya sungguh-sungguh dalam mencapai tujuan belajar. 6. Saya membuat tugas secara mandiri. 7. Saya bekerja sama dengan teman satu kelompok di kelas. 8. Saya saling membantu dalam melakukan tugas kelompok. 9. Saya berbagi peran dalam mengerjakan tugas kelompok. 10. Saya suka menyapa jika bertemu orang yang saya kenal. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 21 s.d 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 20 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 11 pernyataan di atas. Lembar Refleksi Penilaian (Sikap) Antarteman Peserta Didik 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................


No Pernyataan 1 2 3 4 1. Teman saya mampu bekerja sama dengan orang lain disertai perasaan senang. 2. Teman saya memperhatikan dan bertindak proaktif terhadap kondisi lingkungan fisik sosial. 3. Teman saya mampu dan mau berkomunikasi dengan orang lain. 4. Teman saya mengedepankan penggunaan bersama sumber daya dan ruang yang ada di masyarakat secara sehat. 5. Teman saya mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi. 6. Teman saya memahami strategi dan rencana pengembangan diri. 7. Teman saya mengembangkan pengendalian dan disiplin diri. 8. Teman saya berusaha menjadi individu yang percaya diri, resilien (elastis), dan adaptif. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 23 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 16 s.d 23 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 8 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 8 pernyataan di atas. C. Asesmen Pengetahuan 1. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu kata yang sesuai dengan gambar berikut ini. Apa yang sedang saya lakukan. meregangkan otot sebelum berenang melemaskan otot setelah berenang menggerak-gerakan anggota tubuh 2. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu kata yang sesuai dengan gambar berikut ini. Apa yang sedang saya lakukan. saling mencipratkan air ke muka menyelam melewati rintangan masuk ke dalam air mata terbuka 3. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu kata yang sesuai dengan gambar berikut ini. Apa yang sedang saya lakukan. saling mencipratkan air ke muka menyelam melewati rintangan masuk ke dalam air mata terbuka


4. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu kata yang sesuai dengan gambar berikut ini. Apa yang sedang saya lakukan. saling mencipratkan air ke muka menyelam melewati rintangan bermain tebak-tebakan di dalam air 5. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu kata yang sesuai dengan gambar berikut ini. Apa yang sedang saya lakukan. berjalan-jalan di kolam renang saling berpegangan tangan di kolam renang kejar-kejaran d kolam renang 6. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu kata yang sesuai dengan gambar berikut ini. Apa yang sedang saya lakukan. berjalan-jalan di kolam renang saling berpegangan tangan di kolam renang kejar-kejaran d kolam renang 7. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu kata yang sesuai dengan gambar berikut ini. Apa yang sedang saya lakukan. berjalan-jalan di kolam renang saling berpegangan tangan di kolam renang kejar-kejaran d kolam renang 8. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu kata yang sesuai dengan gambar berikut ini. Apa yang sedang saya lakukan. berjalan-jalan di kolam renang bermain melawati simpai kejar-kejaran d kolam renang 9. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu kata yang sesuai dengan gambar berikut ini. Apa yang sedang saya lakukan. duduk sambil injak-injak air berjalan di kolam yang dangkal masuk ke dalam air


10. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu kata yang sesuai dengan gambar berikut ini. Apa yang sedang saya lakukan. duduk sambil injak-injak air berjalan di kolam yang dangkal masuk ke dalam air Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat. 1. Tuliskan otot-otot yang harus diregangkan sebelum berenang. 2. Tuliskan cara melakukan adaptasi sebelum berenang. 3. Tuliskan hal-hal yang harus dilakukan setelah berenang. 4. Tuliskan bentuk-bentuk bermain di kolam renang. 5. Tuliskan bentuk-bentuk aktivitas gerakan pengenalan di air. Tugas Kelompok Buatlah salah satu tugas berikut ini. 1. Kumpulkan beberapa gambar aktivitas pembelajaran bermain di kolam renang. 2. Kumpulkan beberapa gambar aktivitas pembelajaran pengenalan di air. D. Asesmen Keterampilan 1. Instrumen untuk Penilaian Proses Gerak a. Tes kinerja aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air. 1) Butir Tes Lakukan aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanan gerakan, dan sikap akhir. 2) Petunjuk asesmen Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan keterampilan gerak yang diharapkan. a) Isikan identitas peserta didik. b) Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = jika (Ya) dan kolom (0) = jika Tidak, sesuai dengan penampilan keterampilan gerak yang dilakukan atau ditunjukkan peserta didik. 3) Rubrik asesmen keterampilan gerak Contoh lembar asesmen proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar asesmen). Nama :____________________________ Kelas: __________ No Indikator Esensial Uraian Gerak Ya (1) Tidak (0) 1. Sikap Awal a. Kaki b. Badan c. Lengan dan tangan d. Pandangan mata 2. Pelaksanaan Gerak a. Kaki Berjal Berjal Berjal


b. Badan c. Lengan dan tangan d. Pandangan mata 3. Sikap Akhir a. Kaki b. Badan c. Lengan dan tangan d. Pandangan mata Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir 4) Pedoman penskoran a) Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan gerakan dengan benar. b) Skor 0 jika: Peserta didik tidak melakukan gerakan dengan benar. Contoh lembar penilaian proses gerak untuk seluruh peserta didik No Nama Peserta Didik Sikap Awal Pelaksanaan Gerakan Sikap Akhir Skor Akhir 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 1. 2. 3. dst 2. Instrumen untuk Penilaian Produk a. Contoh: Instrumen untuk Penilaian Produk Gerak (Penerapan Keterampilan Berbagai Permainan Bermain di Kolam Renang dalam Aktivitas Air Secara Terpisah untuk Perorangan Peserta Didik). Nama : Kelas : Hasil Uji Keterampilan Percobaan I Percobaan II Jumlah Ulangan Skor (sesuai norma) Jumlah Ulangan Skor (sesuai norma) b. Contoh: Instrumen untuk Penilaian Produk Gerak (Penerapan Keterampilan Berbagai Permainan Bermain di Kolam Renang dalam Aktivitas Air Secara Terpisah untuk Seluruh Peserta Didik). No Nama Peserta Didik Percobaan I Percobaan II Jumlah Skor Terbaik Ulangan Skor (sesuai norma) Jumlah Ulangan Skor (sesuai norma) 1. 2. 3. dst


c. Contoh: Instrumen untuk Penilaian Produk Gerak (Penerapan Keterampilan Berbagai Permainan Bermain di Kolam Renang dalam Aktivitas Air dalam Bentuk Bermain Sederhana Secara Terpisah Peserta Didik). Nama : Kelas : Hasil Uji Keterampilan Kesempatan didapat Rangkaian aktivitas bermain di kolam renang dilakukan dengan benar Diisi dengan tally Diisi dengan tally Persentasi Gerakan Benar/Kesempatan GB /K X 100% = ....... d. Contoh: Instrumen untuk Penilaian Produk Gerak (Penerapan Keterampilan Berbagai Permainan Bermain di Kolam Renang dalam Aktivitas Air dalam Bentuk Bermain Sederhana Secara Perorangan Peserta Didik). No Nama Peserta Didik Hasil Uji Keterampilan Persentasi GB /K X 100% = ....... Kesempatan yang didapat Keterampilan Gerak dilakukan dengan benar 1. 2. 3. dst 3. Pengolahan Nilai Uji Keterampilan Contoh data yang didapat adalah sebagai berikut: a. Skor keterampilan proses gerak peserta didik: 80. b. Skor keterampilan produk gerak (dari contoh di atas diambil salah satu sesuai dengan kategori gerak (tertutup/terbuka/diskrit/kontinum, dan lain-lain), diujikan secara terpisah atau terintegrasi dalam permainan): 90. Untuk memperoleh skor akhir, perlu diberikan pembobotan sesuai dengan tujuan akhir dari pembelajaran (contoh 70% untuk skor keterampilan proses gerak, dan 30% untuk skor keterampilan produk gerak), maka skor akhir keterampilan gerak adalah: 80 X 70% = 56 ditambah dengan 90 X 30% = 27 sama dengan 83 Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : A / I 1. Panduan umum a. Pastikan peserta didik dalam keadaan sehat dan siap untuk mengikuti aktivitas pembelajaran. b. Ikuti gerakan pemanasan dengan baik, sesuai dengan instruksi yang diberikan guru untuk menghindari cidera.


c. Mulailah kegiatan dengan berdo’a. d. Selama kegiatan perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan bersama. 2. Panduan aktivitas pembelajaran a. Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 7 orang. b. Lakukan aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air secara berkelompok. c. Perhatikan penjelasan berikut ini: Aktivitas pembelajaran berbagai permainan bermain di kolam renang dalam aktivitas air yang peserta didik lakukan antara lain sebagai berikut: 1) Bermain menginjak-injak air. 2) Berbagai gerakan bermain di air dalam aktivitas air. 3. Daftar aktivitas yang telah dikerjakan Petunjuk: Tuliskan aktivitas yang ditugaskan lalu beri tanda ceklis (V) pada kolom yang disediakan. No Aktivitas Pembelajaran Terlaksana (V) Belum Terlaksana (V) Keterangan 1. 2. 3. 4. dst Mengetahui Kepala SDN 15 Tanah Garam HJ.HERLIZA TAHAR,S.Ag.,M.Pd NIP . 19691125 200312 2 003 Guru PJOK Solok Januari 2024 ELIZAMURNI.S.Pd NIP.1966050119912 2 001


MODUL AJAR PJOK SD FASE A KELAS I Penyusun : Eliza Murni, S.Pd Jenjang : SD Kelas : I Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit (2 Kali Pertemuan). *Guru dapat memetakan sesuai kondisi sekolah masing-masing. Materi Pokok: Kebugaran Jasmani Moda: TM Kompetensi Awal: Peserta didik telah mengenal dan menirukan aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan dengan benar. Profil Pelajar Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase C adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan. Sarana Prasarana Lapangan olahraga atau halaman sekolah (ruang kelas). Tape recorder atau pengeras suara. Peluit dan stopwatch. Ban motor bekas Target Peserta Didik o Peserta didik regular/tipikal. o Peserta didik dengan hambatan belajar. o Peserta didik cerdas istimewa berbakat (CIBI). o Peserta didik meregulasi diri belajar. o Peserta didik dengan ketunaan (tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, tunaganda). *Disesuaikan kondisi sekolah, guru dapat memilih target peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing dan modul ini dibuat untuk peserta didik reguler. Jumlah Peserta Didik o Maksimal 28 peserta didik. Ketersediaan Materi o Pengayaan untuk peserta didik CIBI atau yang berpencapaian tinggi : YA/TIDAK. o Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas, untuk peserta didik yang sulit memahami konsep: YA/TIDAK. * Jika memilih YA, maka di dalam pembelajaran disediakan alternatif aktivitas sesuai kebutuhan peserta didik. Materi. Media dan bahan ajar. Ajar, 1. Materi Pokok Pembelajaran a. Materi Pembelajaran Reguler aktivitas jasmani. Aktivitas pembelajaran aktivitas jasmani untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan dan kebugaran melalui: 1) Aktivitas pembelajaran 1 : a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan keseimbangan dinamis untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan keseimbangan statis untuk


pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara perorangan atau kelompok. (1) Aktivitas pembelajaran berjalan jinjit. (2) Aktivitas pembelajaran berjalan di atas ban motor bekas.. (3) Aktivitas pembelajaran keseimbangan melalui meniti jembatan geyol. 2) Aktivitas pembelajaran 2: a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan kekuatan otot lengan untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan kekuatan otot lengan untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara perorangan atau kelompok. (1) Aktivitas pembelajaran berjalan menirukan kucing (2) Aktivitas pembelajaran berjalan menirukan hewan kera. 3) Aktivitas pembelajaran 3: a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan kelincahan untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan kelincahan untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara perorangan atau kelompok. (1) Aktivitas pembelajaran menirukan kangguru. (2) Aktivitas pembelajaran menirukan katak. (3) Aktivitas pembelajaran bermain trampoline. b. Materi Pembelajaran Remidial Materi dapat dimodifikasi dengan mengubah jarak, pengulangan, intensitas, dan kesempatan/frekuensi melakukan bagi peserta didik atau kelompok peserta didik yang memperlihatkan kemampuan yang belum baik dalam penguasaan aktivitas jasmani untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. Strategi pembelajaran gerak yang lain dapat diberikan setelah dilakukan identifikasi kesulitan sebelumnya. Peserta didik yang mengalami kesulitan dapat dipasangkan dengan peserta didik yang lebih terampil sehingga dapat dibantu dalam penguasaan keterampilan tersebut. c. Materi Pembelajaran Pengayaan Materi dapat dikembangkan dengan meningkatkan kompleksitas, mengubah lingkungan latihan, dan mengubah bentuk latihan dalam berbagai permainan modifikasi / sederhana. Pada saat pembelajaran peserta didik atau kelompok peserta didik yang telah melebihi batas ketercapaian pembelajaran diberikan kesempatan melakukan aktivitas jasmani yang lebih kompleks. Guru juga dapat meminta peserta didik atau kelompok peserta didik berbagi dengan teman-temannya tentang pembelajaran yang dilakukan agar penguasaan kompetensi lebih baik (capaian pebelajaran terpenuhi). 2. Media Pembelajaran a. Peserta didik sebagai model atau guru yang memperagakan aktivitas jasmani untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. b. Gambar aktivitas jasmani untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. c. Video pembelajaran aktivitas jasmani untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan


(jika diperlukan). 3. Bahan Pembelajaran 1) Buku ajar 2) Link youtube (jika diperlukan) 3) Lembar Kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. Moda Pembelajaran o Daring. o Luring. o Paduan antara tatap muka dan PJJ (blended learning). *Disesuaikan kondisi sekolah, guru dapat memilih moda pembelajaran yang diinginkan sesuai sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar yang ada, pada modul ini menggunakan moda luring. Pengaturan Pembelajaran Pengaturan Peserta didik: o Individu. o Berpasangan. o Berkelompok o Klasikal *guru dapat mengatur sesuai dengan jumlah peserta didik tiap kelasnya serta formasi yang diinginkan.. Metode: o Diskusi o Presentasi o Demonstrasi o Resiprokal o Eksperimen o Permainan o Ceramah o Simulasi o Resiprokal o Inquiri *guru memilih salah satu atau menggabungkan beberapa metode yang diinginkan. Asesmen Pembelajaran Menilai Ketercapaian Tujuan Pembelajaran: o Asesmen individu o Asesmen berpasangan o Asesmen kelompok *guru memilih salah satu atau menggabungkan beberapa asesmen yang diinginkan. Jenis Asesmen: o Pengetahuan (Tertulis, lisan) o Keterampilan (praktik, kinerja) o Sikap (Profil Pelajar Pancasila mandiri dan gotong royong) o Portopolio *guru memilih salah satu atau menggabungkan beberapa metode yang diinginkan. Tujuan Pembelajaran Peserta didik melalui pembelajaran resiprokal dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami berbagai aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada eleman gotong royong dan mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi,


dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman Bermakna 1. Peserta didik dapat memanfaatkan aktivitas jasmani untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. 2. Peserta didik dapat melaksanakan aktivitas kebugaran jasmani dan Kesehatan menjadi pembiasaan dalam kehidupan sehari hari. Pertanyaan Pemantik 1. Mengapa peserta didik perlu memahami dan menguasai aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan? 2. Bagaimana perasaan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan? 3. Jika ada hal-hal yang tidak peserta didik sukai terjadi dalam mengikuti pembelajaran aktivitas kebugaran jasmani untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan, apa yang akan guru lakukan? Prosedur Kegiatan Pembelajaran 3. Persiapan mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: d. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. e. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan. f. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 7) Lapangan rumput atau halaman sekolah (ruang kelas). 8) Dinding 9) Ban motor bekas 10) Peluit dan stopwatch. 4. Kegiatan pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a.Kegiatan pendahuluan (15 Menit) 11) Guru meminta salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik. 12) Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing. 13) Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas. 14) Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi


kesehatan dan kebugaran. 15) Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. 16) Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan: misalnya bahwa aktivitas kebugaran jasmani dapat meningkatkan kesehatan tubuh kita. 17) Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan. 18) Guru menjelaskan teknik asesmen untuk kompetensi aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan baik kompetensi sikap (Profil Pelajar Pancasila) dengan observasi dalam bentuk jurnal, yaitu pengembangan nilai-nilai karakter gotong royong dan mandiri, kompetensi pengetahuan: memahami aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan menggunakan tes tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: mempraktikkan aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan dengan menekankan pada pengembangan nilai-nilai karakter antara lain: gotong royong dan mandiri. 19) Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk game reaksi hijau hitam dengan ketentuan sebagai berikut: a) Peserta didik dibagi menjadi dua kelompok berbaris berbanjar. b) Buatlah lapangan dengan ukuran persegi panjang c) Cara melakukannya: dua kelompok saling berhadapan dengan jarak 1 meter, kelompok 1 diberi nama Hijau dan kelompok 2 diberi nama Hitam, jika guru menyebutkan Hijau maka hijau akan berlari dikejar kelompok hitam, jika tertangkap maka akan menggendong teman yang menangkap, jika berbunyi peluit dari guru maka peserta didik harus Kembali berbaris seperti di awal. d) Berdasarkan pengamatan guru pada game, dipilih sejumlah peserta didik yang dianggap cukup mampu untuk menjadi tutor bagi temannya dalam aktivitas berikutnya. Mereka akan mendapat anggota kelompok dari peserta didik yang tersisa dengan cara berhitung sampai angka sejumlah peserta didik yang terpilih (misalnya 6 orang). Maka jika terdapat 28 peserta didik, setiap kelompok akan memiliki anggota 6 orang. 20) Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada elemen Gotong Royong dan Mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan Inti (75 Menit) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan menggunakan model komando, dengan prosedur sebagai berikut: 1) Peserta didik menyimak informasi dan peragaan materi tentang aktivitas kebugaran


jasmani untuk kesehatan, baik melalui video pembelajaran, gambar, maupun peragaan guru atau peserta didik. 2) Peserta didik mencoba aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan, yang telah diperlihatkan melalui video pembelajaran, gambar, atau diperagakan oleh guru atau peserta didik. 3) Peserta didik melakukan tugas gerak aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan secara berulang-ulang sesuai sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran, yaitu: aktivitas jasmani untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan, sesuai dengan koreksi yang diberikan oleh guru. 4) Secara rinci bentuk-bentuk pembelajaran aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan adalah sebagai berikut: Aktivitas pembelajaran aktivitas jasmani untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan melalui: a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan keseimbangan dinamis untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak keseimbangan dinamis dalam aktivitas jasmani dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara melakukan praktik/latihan gerak keseimbangan dinamis dalam aktivitas jasmani. a. Sikap awal berdiri tegak, kedua lengan di samping badan. b. Langkahkan kaki secara bergantian, kedua lengan menirukan posisi sikap kapal terbang. c. Pandangan ke depan. b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan keseimbangan dinamis untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara perorangan atau kelompok. (1) Aktivitas pembelajaran berjalan jinjit. Cara melakukannya: (a) Buat kelompok dengan anggota 4 – 6 orang. (b) Setiap kelompok baris berbanjar. (c) Berjalan jinjit menuju garis finish. (d) Kemudian berbalik Kembali ketempat start Aktivitas 1


Gambar Berjalan jinjit bolak balik (2) Aktivitas pembelajaran berjalan jinjit di atas ban motor bekas. Cara melakukannya: (a) Buat kelompok dengan anggota 4 – 6 orang. (b) Setiap kelompok baris berbanjar. (c) Anggota paling depan berjalan jinjit berputar berkeliling diatas ban motor. (d) Dilakukan dalam bentuk lomba. (e) Dihitung berapa anggota yang jatuh saat melakukan. Gambar Berjalan jinjit di atas ban motor (3) Aktivitas pembelajaran keseimbangan melalui meniti jembatan geyol. Cara melakukannya: (a) Buat kelompok dengan anggota 4 – 6 orang, berbaris berbanjar. (b) Atur 5 buah ban motor bekas berdempetan. (c) Anggota paling depan berjalan meniti jembatan ban, menirukan gerakan ular melata, jangan sampai jatuh. (d) Dilakukan perlombaan, Pemenang adalah anggota regu paling sedikit terjatuh dari jembatan geyol.


Gambar berjalan di atas jembatan geyol Setelah peserta didik melakukan aktivitas 2 pembelajaran gerak keseimbangan dinamis, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 3 kekuatan otot lengan dalam aktivitas kebugaran jasmani. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran kekuatan otot lengan dan kaki dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut: a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan kekuatan otot lengan dan kaki untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur kekuatan otot lengan dan kaki dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara melakukan praktik/latihan kekuatan otot lengan dan kaki adalah menirukan mendorong mobil mogok: 1. Berdiri tegak kaki kanan di depan dengan lutut sedikit ditekuk dengan tumpuan berat badan berada di kaki kanan. 2. Kaki kiri diluruskan ke belakang dengan tumpuan ujung telapak kaki. 3. Kedua lengan ditekuk di depan dada. 4. Kedua telapak tangan siap mendorong ke depan. Aktivitas 2


Gambar mendorong melatih kekuatan otot lengan dan kaki b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan kekuatan otot lengan untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara perorangan atau kelompok. (1) Aktivitas pembelajaran menirukan kucing meniti jembatan. Cara melakukannya: (a) Buat kelompok dengan anggota 4 s.d 6 orang. (b) Siapkan 5 buah ban diatur berbanjar. (c) Tirukan kucing berjalan melewati jembatan dari ban. (d) Tangan dan kaki masuk kedalam lingkaran ban bergantian. (e) Kelompok yang anggotanya selamat sampai keseberang menjadi pemenang. Gambar menirukan kucing meniti jembatan b. Aktivitas pembelajaran berjalan dengan tangan menirukan binatang kera. Cara melakukannya: i. Buat kelompok dengan anggota 4 s.d 6 orang. ii. Susunlah ban berjejer 5 buah, beri tanda tempat start dan tanda finish diujungnya. iii. Merangkak tanpa menyentuh ban dengan tumpuan dua tangan dan dua kaki menuju garis finish. iv. Lakukan dalam bentuk lomba. v. Pemenang adalah tim yang terbanyak tidak menyentuh ban sampai garis finish. Gambar merangkak menirukan kera


Setelah peserta didik melakukan aktivitas 2 pembelajaran kekuatan otot lengan dan kaki, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 3 kelincahan dalam aktivitas jasmani. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran kelincahan dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut: a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan kelincahan. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur aktivitas gerak kelincahan dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara melakukan praktik/latihan kelincahan adalah: (1.) Letakkan 5 buah ban dengan jarak masing-masing 50 cm. (2.) Peserta didik berdiri di garis start. (3.) Berlari zig-zag tanpa menyentuh rintangan. Gambar berlari zig-zag b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan kelincahan secara individu dan berkelompok. (1) Aktivitas pembelajaran lompat kangguru. (a) Buatlah kelompok dengan anggota 4 atau 6 orang, berbaris berbanjar. (b) Buat tanda start dan finish dengan jarak 7 meter. (c) Ambil 1 buah ban, lempar kedepan dekat kakimu. (d) Lompatlah melewati ban. (e) Ambil Kembali ban, lempar depan kakimu Kembali, dan lakukan hal yang sama seperti sebelumnya. (f) Lakukan sampai tiba pada tanda finish. (g) Berlarilah Kembali menuju barisan. (h) Berikan ban pada teman berikutnya. Aktivitas 3


(2) Aktivitas menirukan lompat katak (a) Buatlah kelompok dengan anggota 5 -6 orang (b) Buatlah lintasan dari 5 buah ban yang diatur berbanjar. (c) Sikap awal berdiri tegak, kaki ditekuk, kedua tangan di samping badan. (d) Loncatlah kedalam ban, lakukan berulang sampai 5 buah ban terlewati. (e) Kelompok pemenang yang menyelesaikan tugas dengan baik. Gambar menirukan katak. (3) Aktivitas lompat trampoline berpasangan. (a) Carilah teman untuk berpasangan. (b) Siapkan 1 buah ban motor. (c) Naik di atas ban sambil bergandengan tangan. (d) Loncat-loncatlah diatas ban sebanyak 10 kali. Gambar bermain trampoline Sikap awal pelaksanaan


4) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. 5) Seluruh aktivitas gerak kebugaran jasmani untuk kesehatan dalam berbagai permainan, peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan gerakan. 6) Peserta didik secara individu dan dan kelompok melakukan aktivitas gerak kebugaran jasmani untuk kesehatan dalam berbagai permainan dengan koreksi oleh guru. 7) Seluruh aktivitas gerak kebugaran jasmani untuk kesehatan dalam berbagai permainan, setelah diberikan umpan balik diamati oleh guru secara individu maupun kelompok. 8) Peserta didik secara individu, berpasangan, dan atau kelompok melakukan aktivitas gerak kebugaran jasmani untuk kesehatan dalam berbagai permainan sesuai dengan koreksi yang diberikan oleh guru. 9) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam aktivitas gerak kebugaran jasmani untuk kesehatan dalam berbagai permainan secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. c. Kegiatan Penutup (15 menit). Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya. 7) Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. 8) Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama pembelajaran aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan. 9) Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan dengan menempelkan bintang dibawah emoticon yang telah disediakan oleh guru pada papan yang telah disediakan. 10) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. 11) Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula. Asesmen 1. Asesmen Sikap Penilaian Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) a. Petunjuk Penilaian (Lembar Penilaian Sikap Diri) 1) Isikan identitas kalian. 2) Berikan tanda cek (√) pada kolom emoticon sesuai perasaan hati kalian. 3) Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. 4) Hitunglah jumlah jawaban dengan emoticon yang sama. 5) Lingkari kriteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah emoticon yang terisi.


b. Rubrik Asesmen Sikap No Pernyataan 1 2 3 4 1. Bagaimanakah perasaan kalian saat mengikuti pembelajaran PJOK pada hari ini. 2. Bagaimanakah perasaan kalian saat melakukan gerakan secara mandiri dengan benar. 3. Bagaimanakah perasaan kalian saat bekerjasama dengan kelompok. 4. Bagiamanakah perasaan kalian saat kelompok kalian mengalami kekalahan dalam perlombaan yang disebabkan karena teman kalian melakukan kesalahan. Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan Jika 4 pertanyaan terisi nomor 4 Jika 4 pertanyaan terisi nomor 3 dan 4 Jika 4 pertanyaan terisi nomor 1 dan 2 *) Dibacakan oleh guru peserta memilih emoticon 2. Asesmen Pengetahuan 1. Pengetahuan Teknik Bentuk Contoh Instrumen Kriteria Penilaian Tes Tulis Mencocokan gambar Cocokanlah gambar dibawah ini dengan benar A 1. Kekuatan tangan dan kaki 2. Berjalan 3. Bermain trampolin 4. Berlari B C D Kunci: Jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah 0.


A. (2) B. (3) C. (4) D. (1) Esai 1. Jelaskan langkah-langkah melakukan gerakan berjalan di atas jembatan ban! Kunci: a. Sikap awal berdiri tegak di atas balok titian b. Kedua lengan direntangkan c. Pandangan lurus ke depan d. Langkahkan kaki secara bergantian 3. Asesmen Keterampilan b. Tes kinerja keseimbangan dinamis 1) Butir Tes Lakukan aktivitas berjalan di atas jembatan ban. Unsur-unsur yang diasesmen adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk). 2) Petunjuk Asesmen Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak spesifik yang diharapkan. 3) Rubrik Asesmen Keterampilan Gerak Contoh lembar asesmen proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian). Nama :__________________________ Kelas: __________ No Indikator Esensial Uraian Gerak Ya (1) Tidak (0) 1. Sikap awal a. Kaki b. Badan, lengan dan tangan, pandangan mata 2. Saat pelaksanaan a. Kaki b. Badan c. Lengan dan tangan d. Pandangan mata 3. Posisi akhir gerakan a. Kaki b. Badan, lengan dan tangan, pandangan mata Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir


4) Pedoman Pensekoran a) Penskoran c) Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerakan sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. d) Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerakan sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. (1) Sikap awal (a) kedua kaki rapat (b) kedua tangan direntangkan, badan tegak, pandangan mata ke depan (2) Gerak pelaksanaan (a) Kedua kaki melangkah secara bergantian tanpa jatuh (b) badan tegak (c) kedua tangan direntangkan. (d) pandangan mata ke depan. (3) posisi akhir (a) kedua kaki rapat (b) badan tegak, kedua lengan di samping badan, pandangan mata ke depan b) Pengolahan skor Skor maksimum: 8 Skor perolehan peserta didik: SP Skor keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/8 c. Tes kinerja kekuatan 1) Butir Tes Lakukan aktivitas menirukan hewan berjalan. Unsur-unsur yang diasesmen adalah kesempurnaan melakukan gerakan (asesmen proses) dan ketepatan melakukan gerakan (asesmen produk). 2) Petunjuk Asesmen Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak spesifik yang diharapkan. 3) Rubrik Asesmen Keterampilan Gerak Contoh lembar asesmen proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar asesmen). Nama :__________________________ Kelas: __________ No Indikator Esensial Uraian Gerak Ya (1) Tidak (0) 1. Sikap awal a. Kaki b. Badan, lengan dan tangan, pandangan mata 2. Saat pelaksanaan a. Kaki b. Badan c. Lengan dan tangan d. Pandangan mata


3. Posisi akhir gerakan a. Kaki b. Badan, lengan dan tangan, pandangan mata Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir 4) Pedoman Pensekoran a) Penskoran e) Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerakan sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. f) Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerakan sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. (1) Posisi dan Sikap Awal (a) Kedua kaki rapat dan ujung kaki bertumpu pada lantai. (b) Kedua tangan lurus bertumpu pada lantai, posisi badan lurus dengan kepala punggung pinggul dan kaki, pandangan mata ke bawah. (2) Pelaksanaan Gerak (a) Kedua kaki tetap rapat dan lurus dengan ujung kaki bertumpu pada lantai. (b) Kedua tangan ditekuk. (c) Badan tidak menyentuh lantai dan tetap lurus dengan kepala, pinggang dan kaki. (d) pandangan mata ke bawah. (3) Posisi dan Sikap Akhir (a) Kedua kaki rapat dan ujung kaki bertumpu pada lantai. (b) Kedua tangan lurus bertumpu pada lantai, posisi badan lurus dengan kepala punggung pinggul dan kaki, pandangan mata ke bawah. b) Pengolahan skor Skor maksimum: 8 Skor perolehan peserta didik: SP Skor keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/8 Pengayaan dan Remedial 1. Pengayaan Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah pemain, memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan. 2. Remidial Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan level kompetensi peserta didik dari mana guru mengetahui level kompetensi peserta didik. Level kompetensi diketahui dari refleksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran.


Refleksi Peserta Didik dan Guru 1. Refleksi Peserta Didik Pada setiap 2 topik pembelajaran peserta didik ditanya tentang: a. Apa yang sudah dipelajari. b. Dari apa yang sudah di pelajari apa yang sudah dikuasai c. Kesulitan-kesulitan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam melakukan aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan. d. Kesalahan-kesalahan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam melakukan aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan. e. Bagaimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan yang peserta didik alami/ temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani untuk kesehatan. Contoh Format Refleksi Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran gerak keseimbangan dinamis, dalam aktivitas jasmani, peserta didik diminta untuk merasakan bagian tubuh mana saja yang digunakan untuk melakukan gerakan tersebut. Peserta didik diminta untuk memberikan tanda (√) pada kolom yang disediakan oleh guru, sesuai dengan perasaan mereka yang digambarkan dengan emoticon saat melakukan gerakan tersebut. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh kepada guru. No Aktivitas Pembelajaran Hasil Refleksi Tercapai Belum Tercapai 1. Aktivitas pembelajaran gerak keseimbangan dinamis dalam aktivitas jasmani secara perorangan atau berkelompok *) 2. Menunjukkan nilai-nilai karakter Profil Pelajar Pancasila pada elemen Mandiri dan Gotong Royong dalam proses pembelajaran gerak keseimbangan dinamis dalam aktivitas jasmani. *) Materi disesuaikan dengan pokok bahasan, dengan bimbingan guru. 2. Refleksi Guru Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada peserta didik, apakah remedial atau pengayaan. Remedial dan Catatan: Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas gerak kebugaran jasmani untuk kesehatan yang ditentukan oleh guru, maka minta remidial. Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas gerak kebugaran jasmani untuk kesehatan yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.


pengayaanya di dalam pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam refleksi guru antara lain: a. Apakah kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik? b. Kesulitan-kesulitan apa saja yang dialami/temukan dalam proses aktivitas pembelajaran pola gerak dasar lokomotor? c. Apa yang harus diperbaiki dan bagaimana cara memperbaiki proses aktivitas pembelajaran pola gerak dasar lokomotor? d. Bagaimana keterlibatan peserta didik dalam proses aktivitas pembelajaran pola gerak dasar lokomotor? Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : A / I 4. Panduan umum e. Pastikan Kalian dalam keadaan sehat dan siap untuk mengikuti aktivitas pembelajaran. f. Ikuti gerakan pemanasan dengan baik, sesuai dengan instruksi yang diberikan guru untuk menghindari cidera. g. Mulailah kegiatan dengan berdo’a. h. Selama kegiatan perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan bersama. 5. Panduan aktivitas pembelajaran d. Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 7 orang. e. Lakukan aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani untuk kesehatan dalam satu kelompok sesuai dengan perintah guru. f. Perhatikan penjelasan berikut ini: Cara bermain aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani untuk kesehatan antara lain: 1) Aktivitas keseimbangan 2) Aktivitas kekuatan 3) Aktivitas kelincahan 3. Bahan Bacaan Peserta Didik a. Berbagai bentuk aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya. b. Berbagai jenis latihan aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya. 4. Bahan Bacaan Guru


a. Pengertian aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan. b. Bentuk-bentuk aktivitas kebugaran jasmani utuk kesehatan. Glosarium Pemanfaatan gerak adalah hasil yang diperoleh dari aktivitas fisik dan aktivitas kebugaran secara menyeluruh (total fitnes) yang memungkinkan seseorang mampu menjalankan kehidupan yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap pembebanan fisik yang wajar Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas seharihari tanpa mengalami kelelahan dan masih memiliki cadangan tenaga untuk melakukan aktivitas selanjutnya. Keseimbangan statis adalah keseimbangan tubuh dalam posisi tidak bergerak Keseimbangan dinamis adalah keseimbangan tubuh dalam posisi bergerak. Kekuatan adalah kemampuan otot untuk bekerja menahan beban secara maksimal. Referensi Muhajir. 2010. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SD/M.Ts Kelas I Bogor : Penerbit Yudhistira. Mengetahui Kepala SDN 15 Tanah Garam HJ.HERLIZA TAHAR,S.Ag.,M.Pd NIP . 19691125 200312 2 003 Guru PJOK Solok Januari 2024 ELIZAMURNI.S.Pd NIP.1966050119912 2 001


MODUL AJAR PJOK SD FASE A Penyusun : eliza Murni S.Pd Jenjang : SD Kelas : I Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit (2 Kali Pertemuan). *Guru dapat memetakan sesuai kondisi sekolah masing-masing. Materi Pokok: Kebugaran Jasmani Moda: TM Kompetensi Awal: Peserta didik telah mengenal bagian-bagian tubuh. Fase : A Mandiri dan Gotong Royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran cara menjaga kebersihan lingkungan (tempat tidur, rumah, kelas, lingkungan sekolah, dan lain-lain) sesuai dengan perilaku hidup sehat. Sarana Prasarana Halaman sekolah (ruang kelas). Tape recorder atau pengeras suara. Target Peserta Didik o Peserta didik regular/tipikal. o Peserta didik dengan hambatan belajar. o Peserta didik cerdas istimewa berbakat (CIBI). o Peserta didik meregulasi diri belajar. o Peserta didik dengan ketunaan (tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, tunaganda). *guru dapat memilih target peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing dan modul ini dibuat untuk peserta didik reguler. Jumlah Peserta Didik o Maksimal 28 peserta didik. Ketersediaan Materi o Pengayaan untuk peserta didik CIBI atau yang berpencapaian tinggi : YA/TIDAK. o Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas, untuk peserta didik yang sulit memahami konsep: YA/TIDAK. * Jika memilih YA, maka di dalam pembelajaran disediakan alternatif aktivitas sesuai kebutuhan peserta didik. Materi Ajar, Alat, dan Bahan yang Diperlukan


4. Materi Pokok Pembelajaran a. Materi Pembelajaran Reguler Aktivitas pembelajaran Memahami dan mampu menunjukkan bagian-bagian tubuh, bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian melalui: 1) Aktivitas pembelajaran 1: a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan memahami dan mampu menunjukkan bagian-bagian tubuh, bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain dengan window shoping. b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan memahami dan mampu menunjukkan bagian-bagian tubuh, bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain secara perorangan atau berkelompok: a. Aktivitas pembelajaran mengamati dan mencermati gambar bagian tubuh manusia b. Aktivitas pembelajaran mengamati dan mencermati bagian tubuh yang boleh disentuh orang lain dan mencermati bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain. c. Aktivitas pembelajaran menceritakan bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain melalui window shoping 2) Aktivitas pembelajaran 2 : a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan memahami dan mampu menunjukkan cara menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh, dan kebersihan pakaian. b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan memahami dan mampu menunjukkan cara menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh, dan kebersihan pakaian secara perorangan atau berkelompok. (1) Aktivitas pembelajaran mengamati dan mencermati gambar cara menjaga kebersihan pribadi. (2) Aktivitas pembelajaran mengamati dan mencermati cara menjaga kebersihan pakaian. (3) Aktivitas pembelajaran menceritakan cara menjaga kebersihan pribadi dan menjaga kebersihan pakaian melalui window shoping b. Materi Pembelajaran Remidial Untuk peserta didik atau kelompok peserta didik yang memperlihatkan kemampuan yang belum baik (belum tercapai) pada pemahaman bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian, diidentifikasi kesulitannya dimana, atau peserta didik bisa dipasangkan dengan peserta didik yang terampil, sehingga peserta didik terampil dapat membantu peserta didik yang kesulitan untuk menguasai kemampuan cara menjaga kebersihan lingkungan (tempat tidur, rumah, kelas, lingkungan sekolah, dan lain-lain) sesuai dengan perilaku hidup sehat. c. Materi Pembelajaran Pengayaan Untuk peserta didik atau kelompok peserta didik yang memperlihatkan kemampuan di atas kompetensi yang sedang diajarkan dapat diberikan tugas mendampingi dan membantu peserta didik lainnya untuk belajar cara menjaga kebersihan lingkungan (tempat tidur, rumah, kelas, lingkungan sekolah, dan lain-lain) sesuai dengan perilaku hidup sehat. Pada saat pembelajaran peserta didik atau kelompok peserta didik dapat


diberikan kesempatan untuk melakukan pembelajaran aktivitas gerak berirama yang lebih kompleks sekaligus juga sebagai contoh dan untuk memotivasi peserta didik lain agar termotivasi untuk mencapai kompetensi yang sama. Guru juga dapat meminta peserta didik atau kelompok peserta didik sharing kepada teman-temannya tips untuk belajar aktivitas cara menjaga kebersihan lingkungan (tempat tidur, rumah, kelas, lingkungan sekolah, dan lain-lain) sesuai dengan perilaku hidup sehat agar pemahaman materi lebih baik (tercapai). 5. Media Pembelajaran d. Model peserta didik atau guru yang menjelaskan tentang bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat. e. Gambar atau poster tentang berbagai hal dan cara mengenal bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat. f. Video pembelajaran tentang cara dan mengenal bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat. 6. Alat dan Bahan Pembelajaran a. Ruang kelas atau sejenisnya. b. Alat peraga gambar dan kartu. c. Video pembelajaran cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian Moda Pembelajaran o Daring. o Luring. o Paduan antara tatap muka dan PJJ (blended learning). *Guru memilih moda pembelajaran yang diinginkaan sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar yang ada, pada modul ini menggunakan moda luring. Pengaturan Pembelajaran Pengaturan Peserta didik: o Individu. o Berpasangan. o Berkelompok o Klasikal *guru dapat mengatur sesuai dengan jumlah peserta didik tiap kelasnya serta formasi yang diinginkan.. Metode: o Diskusi o Presentasi o Demonstrasi o Resiprokal o Eksperimen o Permainan o Ceramah o Simulasi o Resiprokal o Inquiri *guru memilih salah satu atau menggabungkan beberapa metode yang diinginkan. Asesmen Pembelajaran


Menilai Ketercapaian Tujuan Pembelajaran: o Asesmen individu o Asesmen berpasangan o Asesmen kelompok *guru memilih salah satu atau menggabungkan beberapa asesmen yang diinginkan. Jenis Asesmen: o Pengetahuan (Tertulis, lisan) o Keterampilan (praktik, kinerja) o Sikap (Profil Pelajar Pancasila mandiri dan gotong royong) o Portopolio *guru memilih salah satu atau menggabungkan beberapa metode yang diinginkan. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat memahami bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat, serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada eleman Gotong Royong dan Mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan kebersihan lingkungan (tempat tidur, rumah, kelas, lingkungan sekolah, dan lain-lain) sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat serta mengembangkan nilai-nilai karakter profil Pelajar Pancasila pada elemen Gotong Royong dan Mandiri . Pemahaman Bermakna 3. Mana saja bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat? 4. Jelaskan bentuk-bentuk cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat! 5. Jelaskan langkah-langkah cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat! 6. Pada kondisi bagaimana saja cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian bisa Ananda praktikkan dalam kehidupan sehari-hari Pertanyaan Pemantik 4. Mengapa peserta didik perlu memahami cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat!sesuai dengan perilaku hidup sehat? 5. Bagaimana perasaan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran cara menjaga bagianbagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat!sesuai dengan perilaku hidup sehat? 6. Jika ada hal-hal yang tidak peserta didik sukai terjadi dalam mengikuti pembelajaran cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat!, dan lain-lain) sesuai dengan perilaku hidup sehat, apa yang akan guru lakukan? Prosedur Kegiatan Pembelajaran 1. Persiapan mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut:


g. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. h. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan cara menjaga kebersihan lingkungan (tempat tidur, rumah, kelas, lingkungan sekolah, dan lain-lain) sesuai dengan perilaku hidup sehat. i. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 1) Ruang kelas atau sejenisnya. 2) Alat peraga gambar dan kartu kerja. 3) Video pembelajaran cara menjaga cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat. 2. Kegiatan pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a. Kegiatan pendahuluan (15 Menit) 1) Guru menyiapkan peserta didik di dalam kelas dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik. 2) Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa. 3) Guru harus memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat. 4) Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan menjelaskan manfaat mempelajari dan memahami cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat! 5) Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. 6) Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari mempelajari tentang cara menjaga bagianbagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat! sesuai dengan perilaku hidup sehat. 7) Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat, sesuai dengan perilaku hidup sehat. 8) Guru menjelaskan teknik asesmen untuk kompetensi pengetahuan dan keterampilan aktivitas memahami cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian. a) kompetensi pengetahuan berupa tes tertulis mengenai fakta, konsep, dan prosedur dalam memahami cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian. b) kompetensi keterampilan yaitu berupa praktik aktivitas keterampilan cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian. c) kompetensi sikap (Profil Pelajar Pancasila) berupa observasi dan catatan jurnal berupa pengembangan nilai-nilai karakter gotong royong dan mandiri. 9) Kegiatan pendahuluan dalam bentuk kegiatan menggali pengetahuan awal peserta


didik agar terkondisikan pada materi ajar dengan perasaan menggembirakan. Contoh permainan lempar gabus’. Guru melempar gabus kearah peserta didik, yang bisa menangkap gabus akan menjawab pertanyaan guru, tentang bagian tubuh yang ditutupi, kenapa ditutup, dan kenapa ditutup. d. Kegiatan Inti (75 Menit) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan menggunakan model window shoping, dengan prosedur sebagai berikut: 5) Peserta didik melihat vidio tayangan Guru yang menyampaikan beberapa kejadian di suatu tempat, tentang berbagai perilaku yang perlu diwaspadai oleh peserta didik. Masalah utamanya adalah, perlunya pemahaman cara menjaga menjaga bagianbagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). 6) Peserta didik dengan difasilitasi guru, melakukan window shoping ke beberapa pos untuk mempelajari bagian-bagian tubuh manusia, mempelajari bagian-bagian yang boleh disentuh orang lain, dan bagian-bagian yang tidak boleh disentuh orang lain, bagaimana cara menjaga kebersihannya, dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai pola hidup bersih dan sehat. 7) Peserta didik memecahkan masalah, dengan bimbingan guru untuk hal terkait materi. 8) Peserta didik menceritakan hal yang diperoleh dalam kegiatan window shoping. 9) Peserta didik dibagi menjadi empat kelompok 10) Guru membagikan kartu tugas kepada tiap-tiap kelompok. Tugas yang diberikan membutuhkan pemecahan masalah 11) Guru menyiapkan beberapa gambar yang nantinya akan dipilih oleh anak-anak sebagai jawaban atas tugas yang telah diberikan oleh guru. 12) Peserta didik secara kelompok dan akan melakukan kegiatan sebagai berikut: Aktivitas pembelajaran memahami cara menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat melalui: a) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan memahami dan mampu menunjukkan bagian-bagian tubuh, bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, memahami dan mampu menunjukkan bagianbagian tubuh, bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain dengan window shoping, dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara memahami dan mampu menunjukkan bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain adalah : (1) Mengamati dan mencermati video/gambar bagian tubuh manusia (2) Mengamati dan mencermati video/ gambar bagian tubuh yang boleh dan yang tidak boleh disentuh orang lain. (3) Menceritakan bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain Aktivitas 1


melalui window shoping b) Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan memahami dan mampu menunjukkan bagian-bagian tubuh, bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain secara perorangan atau berkelompok. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, memahami dan mampu menunjukkan bagianbagian tubuh, bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain dengan window shoping, dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara memahami dan mampu menunjukkan bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain adalah : (1) Aktivitas Mengamati dan mencermati video/gambar bagian tubuh manusia. Cara melakukan aktivitas pengamatan dan mencermati video/gambar bagian tubuh manusia adalah: (a) Peserta didik dibagi dalam 5 kelompok, (b) Berkeliling mengamati dan mencermati pada beberapa pasar ilmu: window 1 memajang bagian tubuh perempuan, window 2 memajang gambar bagian tubuh laki-laki. Bagian tubuh manusia (2) Aktivitas Mengamati dan mencermati video/ gambar bagian tubuh yang boleh disentuh dan yang tidak boleh disentuh orang lain secara berkelompok. Cara melakukan aktivitas pengamatan dan mencermati video/gambar bagian tubuh manusia yang boleh dan tidak boleh disentuh adalah: (a) Peserta didik dibagi dalam 5 kelompok, (b) Mengamati dan mencermati video/ gambar bagian tubuh yang boleh disentuh dan yang tidak boleh disentuh orang lain. (c) Menuju lembar tugas memberi tanda pada gambar dengan warna merah bagian-bagian yang tidak boleh disentuh. (3) Aktivitas pembelajaran menceritakan bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain pada paparan.


Cara melakukan aktivitas menceritakan bagian tubuh manusia yang boleh dan tidak boleh disentuh adalah: (a) Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok. (b) Masing-masing kelompok menempelkan gambar tubuh di papan. (c) Memberi tanda bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. (d) Berdiskusi dan menuliskan alasan boleh dan tidak boleh disentuh orang lain. (e) Menceritakan paparan melalui kegiatan window shoping. Setelah peserta didik melakukan aktivitas 1 pembelajaran pembelajaran cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 2 pembelajaran menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian. Bentuk-bentuk aktivitas aktivitas keterampilan menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat antara lain sebagai berikut : i. Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, memahami dan mampu menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat dengan window shoping, dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara melakukan praktik menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat adalah : (1) Mengamati dan mencermati video/gambar bagian tubuh manusia dan cara menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh (mandi dengan cara yang benar). (2) Mengamati dan mencermati video/ gambar cara menjaga kebersihan pakaian (merawat pakaian dengan benar: mencuci, menyeterika, menyimpan). (3) Menceritakan menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat melalui window shoping. ii. Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat secara perorangan atau berkelompok. Cara melakukannya : (1) Aktivitas Mengamati dan mencermati video/gambar menjaga kebersihan bagianbagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup


sehat. Cara melakukan : (a) Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dengan jumlah anggota sama, (b) Mengamati dan mencermati video/ gambar cara menjaga kebersihan bagianbagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat. (2) Aktivitas Mengamati dan mencermati video/ gambar menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat secara berkelompok. Cara melakukan aktivitas pengamatan dan mencermati video/gambar bagian tubuh manusia yang boleh dan tidak boleh disentuh adalah: (a) Peserta didik dibagi dalam 5 kelompok. (b) Mengamati dan mencermati video/ gambar menjaga kebersihan bagianbagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat secara berkelompok. (c) Menuju lembar tugas dan menempelkan secara berurutan cara menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh dan cara menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup sehat. (d) Menempelkan ke papan untuk dijadikan area window shoping. Cara Menjaga Kebersihan Pakaian 1. Peserta didik menerima 5 lembar kartu tugas, kemudian menempelkan jawaban beberapa tagihan dalam kartu tugas yang ada, peserta didik menempelkan tanda hijau pada bagian tubuh manusia yang boleh disentuh, peserta didik menempelkan tanda warna merah pada bagian tubuh yang tidak boleh disentuh, mengurutkan cara membersihkan bagian-bagian tubuh, dan mengurutkan gambar cara menjaga kebersihan pakaian. 2. memilih gambar dan memberi tanda pada kartu tugas yang telah disediakan oleh guru. 3. Perwakilan kelompok salah satu peserta didik menjelaskan hasil karya kartu tugas masing-masing kelompok : (1) Bagian-bagian tubuh manusia. (2) Bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain. (3) Cara menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh. (4) Cara menjaga kebersihan pakaian. a) Setiap kelompok memajang hasil pekerjaannya di dinding kelas. Kegiatan ini yang diumpamakan sebagai membuka toko di Mall. Dilakukan pembagian tugas ditiap kelompok, kelompok 1 memajang kartu tugas tentang bagian-bagian tubuh manusia, kelompok dua memajang tentang bagian tubuh yang boleh disentuh orang lain, kelompok 3 memajang kartu tugas tentang bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain, kelompok 4 memajang kartu tugas tentang cara menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh, kelompok 5 memajang kartu tugas tentang cara menjaga kebersihan pakaian. Cara melakukannnya:


1. Pada masing-masing kelompok menunjuk 1 orang yang bertugas menjaga toko yang akan menjelaskan hasil karya kartu tugasnya, dan anggota kelompok yang lainnya berjalan-jalan untuk mengunjungi toko kelompok lain. 2. Peserta didik yang menjaga toko diharapkan mampu memberikan penjelasan kepada anggota kelompok lain yang membutuhkan penjelasan terkait penyelesaian yang dipajang. Oleh karena itu pilihlah penjaga yang mampu berkomunikasi dengan baikdan memahami pekerjaan kelompoknya. Pada kegiatan ini akan muncul tutor sebaya. 3. Kelompok yang bertugas berkunjung ke kelompok lain dapat meminta penjelasan dari hasil pajangannya, kelompok yang berkunjung juga berhak memberikan usulan atau masukan terhadap hasil pekerjaan kelompok yang dikunjungi dan dituliskan pada hasil pajangannya, kelompok yang berkunjung mencatat hasil pekerjaan kelompok yang dikunjung. 4. Peserta didik mengumpulkan informasi saling bertukar informasi berdasarkan hasil kunjungan yang telah dilakukan. 13) Guru berkeliling mengecek hasil pekerjaan dan melihat hal-hal yang perlu diperbaiki dan memberikan komentar tarhadap hasil tiap-tiap kelompok. 14) Guru melakukan konfirmasi berupa umpan balik dan koreksi terhadap pekerjaan masing-masing kelompok secara klasikal. 15) Guru memberikan kuis untuk mengetahui pemahaman peserta didik Kegiatan Penutup (15 menit) 1) Salah satu peserta didik di bawah bimbingan guru menyimpulkan hasil diskusi, guru mempertanyakan apa manfaat hasil kesimpulan tersebut. 2) Guru menyampaikan kemajuan yang diperoleh peserta didik secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat berdiskusi. 3) Guru menginformasikan kepada peserta didik kelompok yang paling baik penampilannya selama melakukan diskusi. 4) Guru menugaskan peserta didik untuk membaca dan membuat catatan tentang cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hasilnya ditugaskan kepada peserta didik dijadikan sebagai tugas portofolio. 5) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. Asesmen 4. Asesmen Sikap Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) c. Petunjuk Asesmen (Lembar Asesmen Sikap Diri) 6) Isikan identitas kalian. 7) Berikan tanda cek (√) pada kolom emoticon sesuai perasaan hati kalian. 8) Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. 9) Hitunglah jumlah jawaban dengan emoticon yang sama. 10) Lingkari kriteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah emoticon yang terisi.


d. Rubrik Asesmen Sikap No Pernyataan 1 2 3 4 1. Bagaimanakah perasaan kalian saat mengikuti pembelajaran PJOK pada hari ini. 2. Bagaimanakah perasaan kalian saat berkeliling mengunjungi kelompok lain. 3. Bagaimanakah perasaan kalian saat bekerjasama dengan kelompok. 4. Bagiamanakah perasaan kalian saat kelompok kalian memaparkan hasil diskusi dan mendapatkan pertanyaan dari kelompok lain. Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan Jika 4 pertanyaan terisi nomor 4 Jika 4 pertanyaan terisi nomor 3 dan 4 Jika 4 pertanyaan terisi nomor 1 dan 2 *) Dibacakan oleh guru peserta memilih emoticon 5. Asesmen Pengetahuan Pengetahuan Teknik Bentuk Contoh Instrumen Kriteria Penilaian Tes Tulis Menuliskan 1.Menyebutkan anggota tubuh yang boleh dan tidak oleh disentuh. Jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah 0. Berani didepan kelas menyebutkan anggota tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh. 6. Asesmen Keterampilan d. Presentasi bersama teman materi tentang makanan sehat, bergizi, dan seimbang. 5) Butir Tes Diskusi materi tentang cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).bersama teman. Unsur-unsur yang dinilai adalah kemampuan menyusun dan menyampaikan pendapat, kesempurnaan mempresentasikan materi tentang cara menjaga kebersihan lingkungan (tempat tidur, rumah, kelas, lingkungan sekolah, dan lain-lain) sesuai dengan perilaku hidup sehat (penilaian proses) dan ketepatan melakukan presentasi (penilaian produk). 6) Petunjuk Penilaian Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan mempresentasikan materi cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain,


dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang diharapkan. 7) Rubrik Asesmen Keterampilan Presentasi/diskusi Contoh lembar asesmen proses presentasi/diskusi untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar asesmen). Nama :____________________________ Kelas: __________ Asesmen Presentasi/Diskusi Skor Akhir Keterangan Asesmen Proses Penilaian Produk (Berdiskusi) Persiapan awal menyiapkan materi diskusi (Skor 3) Sikap pelaksanaan melakukan diskusi (Skor 4) Menyimpulkan hasil diskusi (Skor 3) 8) Pedoman penskoran a) Pedoman penskoran (1) Persiapan awal menyiapkan materi diskusi Skor 3 jika: (a) mempersiapkan bahan diskusi. (b) melengkapi materi materi diskusi. (c) sistimatika penyusunan materi diskusi. Skor 2 jika: hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar. Skor 1 jika: hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar. (2) Pelaksanaan melakukan diskusi Skor 4 jika: (a) membuka diskusi (b) menyampaikan materi dengan sistimatis. (c) ketepatan menyampaikan materi dengan runtun. (d) ketepatan menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan runtun. Skor 3 jika: hanya tiga kriteria yang dilakukan secara benar. Skor 2 jika: hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar. Skor 1 jika: hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar. (3) Menyimpulkan hasil diskusi Skor 3 jika: (a) menyimpulkan hasil diskusi. (b) menyusun laporan secara sistimatis. (c) kelengkapan laporan hasil diskusi. Skor 2 jika: hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar. Skor 1 jika: hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar. b) Pengolahan skor Skor maksimum: 10 Skor perolehan peserta didik: SP Skor keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/10 9) Lembar pengamatan asesmen hasil penyajian tentang makanan sehat, bergizi, dan seimbang.


a) Asesmen hasil penyajian tentang cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). (1) Tahap pelaksanaan pengukuran Asesmen hasil/produk penyajian/diskusi cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).dengan cara: (a) Peserta didik diminta untuk mengerjakan kartu tugas dan membuat pajangan tentang cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). (b) Kemudian pajangan tersebut dipresentasikan oleh peserta didik di depan teman secara berkelompok. (c) Dinilai kelengkapan materi, sistematika materi, dan kerapihan materi, dan ketepatan melakukan diskusi yang dilakukan oleh peserta didik. (d) Ketepatan diskusi yang dilakukan dengan benar memenuhi persyaratan dihitung untuk diberikan skor. (2) Konversi ketepatan melakukan diskusi dengan skor No. Jenis Materi Kriteria Pengskoran 1. Kelengkapan materi 3 2. Sistematika penyusunan materi 3 3. Ketepatan dalam penyusunan materi 3 4. Ketepatan dalam menyampaikan materi 3 5. Ketepatan dalam menyusun laporan diskusi 3 Jumlah Skor Maksimal 15 Pengayaan dan Remedial 3. Pengayaan Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah pemain, memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan. 4. Remidial Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan level kompetensi peserta didik dari mana guru mengetahui level kompetensi peserta didik. Level kompetensi diketahui dari


refleksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran. Refleksi Peserta Didik dan Guru 5. Refleksi Peserta Didik Pada setiap 2 topik pembelajaran peserta didik ditanya tentang: f. Kesulitan-kesulitan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam pembelajaran cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). g. Kesalahan-kesalahan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). h. Bagaimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan yang peserta didik alami/ temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran cara menjaga menjaga bagianbagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Contoh Format Refleksi No Aktivitas Pembelajaran Pengamatan Pembelajaran Tercapai Belum Tercapai Perlu Pendampingan 1. Presentasi dan diskusikan cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). 2. Menunjukkan nilai-nilai karakter profil Pelajar Pancasila pada elemen Mandiri dan Gotong Royong dalam proses pembelajaran cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai Refleksi: Presentasikan dan diskusikan cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).


dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Peserta didik diminta untuk memberikan tanda (√) pada kolom yang disediakan oleh guru, sesuai dengan perasaan mereka yang digambarkan dengan emoticon saat mempelajari tentang cara menjaga kebersihan lingkungan (tempat tidur, rumah, kelas, lingkungan sekolah, dan lain-lain) sesuai dengan perilaku hidup sehat. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh kepada guru. 6. Refleksi Guru Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada peserta didik, apakah remedial atau pengayaan. Remedial dan pengayaanya di dalam pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam refleksi guru antara lain: e. Apakah kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik? f. Kesulitan-kesulitan apa saja yang dialami/temukan dalam proses aktivitas pembelajaran cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)? g. Apa yang harus diperbaiki dan bagaimana cara memperbaiki proses aktivitas pembelajaran cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)? h. Bagaimana keterlibatan peserta didik dalam proses aktivitas pembelajaran cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)? Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : A / I 6. Panduan umum


i. Pastikan Kalian dalam keadaan sehat dan siap untuk mengikuti aktivitas pembelajaran. j. Ikuti prosedur dalam melakukan presentasi/diskusi pembelajaran cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).Mulailah kegiatan dengan berdo’a. k. Selama kegiatan perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan bersama. 7. Panduan aktivitas pembelajaran g. Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 6 orang. h. Lakukan pembelajaran cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).dengan temanmu satu kelompok. i. Perhatikan penjelasan berikut ini: Cara melakukan pembelajaran memahami dan mampu menerapkan cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).antara lain: 1) Bagian-bagian tubuh manusia. 2) Bagian tubuh yang boleh disentuh dan yang tidak boleh disentuh orang lain. 3) Cara menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh. 4) Cara menjaga kebersihan pakaian. 7. Bahan Bacaan Peserta Didik c. Cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya. d. Cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya. 8. Bahan Bacaan Guru c. Cara menjaga menjaga bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, dan cara menjaga kebersihannya, serta perlunya pemahaman menjaga kebersihan pakaian sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).Cara menjaga kebersihan lingkungan (tempat tidur, rumah, kelas, lingkungan sekolah, dan lain-lain) sesuai dengan perilaku hidup sehat. Glosarium


Kebersihan adalah upaya manusia untuk memelihara diri dan lingkungannya dari segala yang kotor dan keji dalam rangka mewujudkan dan melestarikan keidupan yang sehat dan nyaman. Referensi Muhajir. 2010. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SD/M.Ts Kelas I Bogor : Penerbit Yudhistira. Mengetahui Kepala SDN 15 Tanah Garam HJ.HERLIZA TAHAR,S.Ag.,M.Pd NIP . 19691125 200312 2 003 Guru PJOK Solok 2 Januari 2024 ELIZAMURNI.S.Pd NIP.1966050119912 2 001


Click to View FlipBook Version