The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Materi Ajar yang telah diriviu Modul Agnes Wijayanti

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by agnesanyes90, 2021-06-10 21:13:27

Modul Permintaan & Penawaran Agnes Wijayanti

Materi Ajar yang telah diriviu Modul Agnes Wijayanti

EKONOMI - IPS Kelas VII SMP Page i

PERMINTAAN DAN PENAWARAN

IDENTITAS MODUL

IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran : IPS
Kelas : VII
Alokasi Waktu : 6 x 40 Menit ( 6JP )
Judul Modul : Permintaan dan Penawaran
Penyusun : Agnes Wijayanti, S.Pd.

Modul Pembelajaran Berbasis PBL
PPG Ekonomi Angkatan 2

Universitas Swadaya Gunung Jati

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas
terselesaikannya materi ajar ini dengan judul Permintaan dan Penawaran. Dengan
hadirnya materi ajar ini semoga dapat dimanfaatkan untuk pendalaman materi IPS
Terpadu khususnya bidang Ekonomi dalam proses kegiatan belajar. Semoga materi
ajar ini dapat benar-benar memberikan manfaat kepada seluruh siswa-siswi dan rekan-
rekan guru.

Saat ini kita telah jatuh cinta pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Seakan-akan tidak ada hal yang bisa kita lakukan tanpanya. Satu hal esensial yang
tidak boleh kita lupakan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah netral. Menjadi
bermanfaat atau merusak kehidupan, semuanya bergantung kepada mental manusia
yang menciptakan dan menerapkannya. Dalam hal ini, seharusnya kita semua
memberikan makna ilmu pengetahuan secara positif bagi kehidupan kita bersama.
Oleh karena itu semua harus memutuskan untuk menentukan tujuan ilmu pengetahuan
sesuai dengan amanat yang diembannya.

Materi ajar ini berisi pendalaman materi Ekonomi yang terdiri atas tiga sub materi,
yaitu permintaan, penawaran, pasar, dan harga. Materi ajar ini dilengkapi dengan soal tes
formatif dan sumatif sebagai bahan evaluasi.

Atas selesainya materi ajar ini, penulis tidak lupa menyampaikan terima kasih
sebesar-besarnya kepada tim dosen dan guru pamong atas pemdampingannya saat penulis
melaksanakan PPG (Pendidikan Profesi Guru). Dan tidak lupa juga kepada rekan-rekan guru
yang bersama-sama dalam pelatihan ini, telah saling memberikan masukan dan semangat
selama penulisan materi ajar ini.

Dalam penyusunan modul ini tentu masih ada kekurangannya disana sini,
sebagaimana tiada gading yang tak retak, maka kritik dan saran yang membangun dari semua
pihak sangat ditunggu.

Sleman, 05 Juni 2021

Penulis

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page iii

DAFTAR ISI

IDENTITAS MODUL ..................................................................................................................... ii
KATA PENGANTAR .................................................................................................................... iii
DAFTAR ISI................................................................................................................................... iv
DAFTAR TABEL.............................................................................................................................v
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................................................... vi
A. PENDAHULUAN .......................................................................................................................1

1. Latar Belakang .........................................................................................................................1
2. Deskripsi Singkat .....................................................................................................................2
3. Peta Konsep .............................................................................................................................3
3. Relevansi..................................................................................................................................4
4. Petunjuk Belajar.......................................................................................................................5
B. KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS ...........................................................................................6
1. Capaian Pembelajaran..............................................................................................................6
2. Sub Capaian Pembelajaran .....................................................................................................7
3. Uraian Materi ..........................................................................................................................8

I. PERMINTAAN ...............................………………………………………………………8
II. PENAWARAN .......................…………………………………………………………..13
III. HARGA KESEIMBANGAN DAN PASAR .......................………………………….....17
4. Rangkuman ...................…………………………………………………………….............25
5. Tugas Terstruktur.......................…………………………………………………….............26
6. Forum Diskusi ...............…………………………………………………………….............32
7. Refleksi……… ..............…………………………………………………………….............34
C. PENUTUP .................................................................................................................................36
1. Tes Sumatif……..………………………………………………………..………. ................ 36
2. Kunci Jawab Tes Sumatif...................……………………………………………………...43
3. Daftar Pustaka ..............…………………………………………………………….............44
4. Glosarium.....................…………………………………………………………….............45

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page iv

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Tabel Pemetaan Konsep Dasar ................................................................................. 5
Tabel 2.2 Tabel Penilaian Pengetahuan ..................................................................................... 6
Tabel 2.3 Tabel Harga Permintaan Wortel .............................................................................. 10
Tabel 2.4 Tabel Harga Penawaran Telor ................................................................................. 14
Tabel 2.5 Tabel Permintaan, Penawaran, dan Harga ............................................................... 16

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page v

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Gambar Peta Konsep Materi ................................................................................. 2
Gambar 2.1 Gambar Kurva Permintaan................................................................................... 11
Gambar 2.2 Gambar Kurva Penawaran ................................................................................... 15
Gambar 2.3 Gambar Kurva Harga Keseimbangan .................................................................. 17
Gambar 2.4 Gambar Transaksi Jual Beli ................................................................................. 18
Gambar 2.5 Gambar Transaksi Tawar Menawar ..................................................................... 19
Gambar 2.6 Gambar Contoh Pasar Konkrit dan Pasar Abstrak............................................... 21
Gambar 2.6 Gambar Contoh Pasar Barang Konsumsi dan Pasar Barang Produksi ................ 21

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page vi

A. PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG

Tantangan saat ini yang dihadapi oleh pendidikan semakin meningkat karena
tuntutan terhadap kualitas sumber daya manusia yang semakin meningkat. Salah satu
tantangan yang dihadapi secara langsung dalam proses pembelajaran adalah karakter dan
keberagaman siswa yang tidak merata, bahkan dalam satu kelas yang sama terdapat
peserta didik dengan kecepatan belajar yang berbeda, sehingga proses pembelajaran
menjadi tidak optimal.

Selain itu, keterbatasan sumber belajar di sekolah menjadi hambatan dalam proses
pembelajaran. Keterbatasan sumber belajar berdampak pada kualitas peserta didik sebagai
sumber daya manusia. Perkembangan industri yang semakin tinggi menuntut lulusan
untuk memiliki keahlian disamping kemampuan akademik. Peserta didik harus dibekali
dengan keahlian yang dapat bermanfaat ketika lulus nanti.

Oleh karena itu, dibutuhkan suatu bahan yang sistematis yang dapat membantu guru
dalam proses pembelajaran, sehingga akan mempermudah peserta didik dalam memahami
materi sampai dengan mengaplikasikannya di dunia kerja kelak. Bahan yang dapat
membantu guru dalam proses pembelajaran tersebut dikenal dengan istilah bahan ajar.

Maka disusun bahan ajar ini untuk mempermudah belajar peserta didik dan dapat
mengukur ketercapaian peserta didik. Modul pembelajaran ini juga berbasis PBL untuk
menjawab masalah yang sering terjadi di masyarakat.

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 1

2. DESKRIPSI SINGKAT

Halo anak-anak hebat di seluruh Indonesia, semoga selalu semangat dalam
belajar. Senantiasa bersyukur atas nikmat dan karunia yang diberikanNya, sehingga kita
dapat terus belajar tanpa mengenal lelah. Jadilah generasi pejuang yang mencintai
bangsa Indonesia sepenuh hati.

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan sebuah progam yang berhubungan
dengan konsep ilmu sosial dan manusia untuk tujuan kewarganegaraan. Di dalam
pembelajaran IPS terdapat aspek-aspek seperti politik, ekonomi, budaya dan
lingkungan masyarakat.

Materi dalam kegiatan belajar ini disajikan secara sistimatis, yang
menggambarkan bagaimana interaksi yang terjadi antara pihak pembeli (konsumen)
dengan pihak penjual (produsen) dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Dalam
konteks ini umumnya konsumen selalu ingin membeli barang dengan harga yang
murah dan kualitas yang baik, dilain pihak penjual menginginkan harga yang mahal,
dua paradoks ini kalau dibiarkan menurut ego masing-masing, maka tidak akan terjadi
pasar (jual beli). Untuk itu konsumen harus bersedia menaikkan harga dan penjualpun
harus mau menurunkan harga hingga terjadi kesepakatan, pada titik harga dan
kuantitas yang diinginkan oleh kedua belah pihak, maka terjadilah apa yang disebut
dengan harga dan kuantitas keseimbangan, dan disinilah terciptanya pasar.

Keterkaitan antara permintaan dan penawaran akan menimbulkan kesepakatan
harga dan pasar. Dari permasalahan tersebut penulis ingin memecahkan masalah
tersebut dengan menyusun materi ajar yang terdiri dari 3 topik berkaitan dengan
permintaan dan penawaran. Adapun permasalahannya yaitu tentang permintaan dan
penawaran yang terjadi di masyarakat terhadap barang dan jasa, terjadinya
kesepakatan harga, dan menjelaskan terjadinya pasar. Modul ini membahas tentang
Permintaan dan Penawaran. Materi dalam modul ini meliputi 3 topik yaitu topik
pertama akan membahas permintaan, topik kedua akan membahas penawaran, dan
topik ketiga akan membahas pasar dan harga.

Penulis berharap modul ini dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi
peserta didik dan dapat membantu mengukur pemahaman siswa saat mengerjakan test
sumatif di akhir modul. Kelebihan dari modul ini adalah berbasis Problem Based

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 2

Learing (PBL) sehingga bermanfaat bagi peserta didik terutama dalam kehidupan sehari
– hari, modul ini juga menarik karena disertai gambar cocok untuk peserta didik SMP,
dan modul ini terdapat peta konsep yang memudahkan peserta didik memahami materi.

Materi ini sangat bermanfaat untuk kita semua dalam kehidupan sehari- hari.
Terutama saat hari raya tiba permintaan akan kebutuhan pokok dan daging meningkat,
materi di modul ini cukup menarik karena tak lepas dari kehidupan kita. Semoga modul
ini bermanfaat dan dapat kalian mengerti isi modul serta menerapkannya.

3. PETA KONSEP

Gambar 1.1 Peta Konsep Materi
E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 3

4. RELEVANSI

Sebagai guru sebaiknya sangat berkepentingan untuk memahami materi ini
dengan baik. Hal ini ada karena 2 alasan yaitu pertama guru akan berperan
penting yaitu menjadi sumber ilmu pengetahuan khususnya tentang materi IPS
(permintaan dan penawaran). Pada posisi ini guru dituntut untuk menjadi ahli baik
sebagai pengamat ekonomi dan praktisi ekonomi. Alasan yang kedua, sebagai guru
atau pendidik yang harus menjadi mediator pembelajaran, pencipta situasi belajar yang
memungkinkan siswa belajar dengan baik. Untuk dua hal ini guru dianggap menjadi
suatu sosok yang sempurna dan memiliki integritas yang tidak terpisahkan, sebagai
ahli atau pengamat soal ekonomi dan juga pendidik.

Namun untuk saat ini perkembangan IPTEK sangat pesat dan kemampuan peserta
didik masa kini lebih cepat. Peserta didik dituntut untuk merdeka belajar dan mandiri
belajar. Sehingga dapat memecahkan masalah dan belajar dari berbagai sumber.
Ditambah lagi saat ini terjadi pandemi, peserta didik lebih diharapkan belajar dari
masalah yang muncul dari kehidupan sehari – hari dan belajar mencari solusinya.

Melalui aktivitas belajar mandiri, kalian akan dituntun menyajikan hasil
penelusuran informasi tentang permintaan dan penawaran barang. Selain itu, kalian
akan melakukan telaah pustaka dari berbagai sumber agar dapat menjelaskan dampak
pandemi Covid-19 terhadap permintaan dan penawaran barang hasil produksi.
Berdasarkan kegiatan belajar ini, diharapkan kalian menjadi siswa yang memiliki rasa
ingin tahu, ketelitian, dan mampu berpikir kritis.

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 4

5. PETUNJUK BELAJAR

Pahami tujuan pembelajaran yang ingin dicapaidalam modul ini
Pelajari alur pembelajaran melalui peta konsep yang disajikan
Pelajarilah uraian materi secara sistematis dan mendalam
Cek pemahamanmu melalui latihan soal secaramandiri dan tanpa
melihat kunci terlebih dahulu
Bertanyalah kepada rekan atau guru jika mengalamikesulitan dalam
penugasan
Cocokan hasil pekerjaanmu dengan kunci jawaban dan lanjutkan
pembelajaran jika telah tuntas
Kerjakan soal evaluasi pada akhir modul ini untukmengetahui
ketuntasan penguasaan materi

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 5

B. KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS

1. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Identitas Materi Ajar : IPS
Mata Pelajaran : VII
Kelas : 6 x 2 JP (3x pertemuan)
Alokasi Waktu : Permintaan dan Penawaran
Judul Materi Ajar

Harapannya setelah mempelajari modul ini, guru dan pembaca paham dalam
materi perilaku ekonomi dan kesejahteraan dengan menggunakan materi yang
berorientasi pada ketrampilan berpikir tingkat tinggi (HOTs).

No. Kompetensi Dasar Pengetahuan No. Indikator Pencapaian Kompetensi

3.3 Memahami konsep interaksi antara manusia 3.3.1 Menjelaskan pengertian permintaan (C2)
dengan ruang sehingga menghasilkan berbagai 3.3.2 Mengklasifikasikan macam – macam dan faktor yang

kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, mempengaruhi permintaan (C3)

konsumsi, permintaan, dan penawaran) dan 3.3.3 Menganalisis hukum permintaan (C4)

interaksi antarruang untuk keberlangsungan 3.3.4 Menghubungkan tentang permintaan barang di lingkungan

kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya sekitar dengan konsep dengan benar (C6)

Indonesia. 3.3.5 Menjelaskan pengertian penawaran (C2)

3.3.6 Mengklasifikasikan faktor yang mempengaruhi penawaran

(C3)

3.3.7 Menganalisis hukum penawaran (C4)

3.3.8 Menghubungkan tentang penawaran barang di lingkungan

sekitar dengan konsep dengan benar (C6)

3.3.9 Menjelaskan pengertian harga kesimbangan (C2)

3.3.10 Menjelaskan pengertian pasar (C2)

3.3.11 Mengklasifikasikan fungsi dan macam-macam pasar (C3)

3.3.12 Menghubungkan antara permintaan, penawaran, harga

keseimbangan, dan pasar (C6)

No. Kompetensi Dasar Ketrampilan No. Indikator Pencapaian Kompetensi

4.3 Menjelaskan hasil analisis tentang konsep 4.3.1 Membuat tabel harga permintaan dan kurva permintaan

interaksi antara manusia dengan ruang sehingga (P5)

menghasilkan berbagai kegiatan ekonomi 4.3.2 Membuat tabel harga penawaran dan kurva penawaran

(produksi, distribusi, konsumsi, permintaan, (P5)

dan penawaran) dan interaksi antarruang untuk 4.3.3 Membuat laporan hasil wawancara tentang harga (P5)

keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, Membuat cerita/essay tentang aktivitas pasar yang ada di

dan budaya Indonesia. 4.3.4 lingkungan sekitar (P5)

Tabel 2. 1 Tabel Pemetaan Kompetensi Dasar

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 6

2. SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari materi ajar ini diharapkan kalian mampu melakukan hal-hal
berikut:
1. Mengidentifikasi pengertian permintaan, penawaran, pasar dan harga dengan

benar.
2. Menganalisis tentang permintaan barang di lingkungan sekitar dengan benar.
3. Membuat tabel harga permintaan dan kurva permintaan dengan benar.
4. Menganalisis tentang penawaran barang di lingkungan sekitar dengan benar.
5. Membuat tabel harga penawaran dan kurva penawaran dengan benar.
6. Membuat laporan hasil wawancara tentang harga dengan tepat.
7. Membuat cerita/essay tentang aktivitas pasar yang ada di lingkungan sekitar

dengan benar.

Cek Kemampuan

Setiap kegiatan pembelajaran akan mendapatkan porsi penilaian untuk setiap aspek
penilaian, yaitu pengetahuan, sikap, dan spiritual. Untuk penilaian pengetahuan akan
dibagi menjadi beberapa kriteria penilaian, yaitu sebagai berikut:

Aspek Tugas Mandiri Tugas Diskusi Uji Kompetensi
per KD
Pengetahuan Kelompok
Keterampilan 40%
20% 20% 20% -
40% 30% 30%

Tabel 2.2 Tabel Penilaian Pengetahuan

Gambar 2.1 Kegiatan Jual Beli

Perhatikan gambar 2.1 di samping!
Gambar tersebut menunjukkan tentang kegiatan jual –
beli yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari – hari.

Pernakah kalian melihat bahkan melakukan interaksi
jual beli seperti gambar di asmping? Pada

pembelajaran kali ini, kalian akan mempelajari materi
terkait dengan kegiatan ekonomi manusia, yaitu
permintaan , penawaran, pasar dan harga.

Sumber : https://www.harianhaluan.com/news/detail/74598/jual-beli-di-pasar-tradisional-meningkat-tajam

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 7

3. URAIAN MATERI

A. Pengertian Permintaan

Perhatikan gambar di samping!
Untuk dapat memenuhi
kebutuhan awal tahun ajaran, apa
yang kalian lakukan? Coba
ceritakan!

Sumber: JabarEkspres.com
E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 8

Saat awal tahun ajaran, harga buku di pasaran mengalami kenaikan dipicu oleh
banyak permintaan terhadap buku. Kalian sangat membutuhkan buku, sehingga kalian
akan tetap membelinya walau dengan harga yang mahal. Begitu juga sebaliknya apabila
harga buku tersebut turun dari harga biasanya, maka jumlah buku yang ingin dibeli oleh
masyarakat akan tetap banyak.

Ketika kalian mempelajari tentang “permintaan” (demand), sebaiknya kalian
menempatkan diri kalian seolah-olah sebagai pembeli agar mudah menghayati makna dari
permintaan.

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dibeli dalam berbagai tingkat
harga dalam waktu dan pasar tertentu. Yang dimaksud waktu tertentu tersebut adalah suatu
periode di mana keadaan ceteris paribus (keadaan di luar harga dan jumlah barang/jasa
yang diminta dianggap tetap/konstan).

Dari pengertian permintaan tersebut, terkandung 3 hal poko, sebagai berikut:
a. Adanya keinginan (willing) untuk membeli barang atau jasa
b. Menunjukkan adanya kemampuan (ability) untuk membeli
c. Menunjukkan pembelian pada suatu periode tertentu

B. Macam-macam Permintaan

Permintaan dapat dibedakan sebagai berikut:
a. Permintaan menurut daya beli konsumen:

1) Permintaan potensial, yaitu permintaan yang didukung oleh kemampuan untuk
membayar atau disertai daya beli, namun belum tentu direalisasikan.

2) Permintaan efektif, yaitu permintaan yang didukung oleh kemampuan untuk
membeli atau daya beli dan terealisasi dalam sebuah transaksi pembelian.

3) Permintaan absolut, yaitu permintaan yang tidak didukung oleh kemampuan
untuk membayar atau tidak disertai daya beli.

b. Permintaan menurut jumlah konsumen:
1) Permintaan perseorangan (individual), yaitu permintaan yang dilakukan oleh
perseorangan (individual) saja. Permintaan ini tergantung dari kemampuan
masing-masing orang.
2) Permintaan pasar (kolektif), yaitu permintaan yang dilakukan oleh seluruh

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 9

konsumen dalam suatu pasar. Permintaan ini dapat dihitung dengan
menjumlahkan permintaan masing – masing orang atau individu.

C. Faktor yang Mempengaruhi Permintaan

Kemampuan manusia untuk melakukan permintaan terhadap barang dan jasa
sangatlah terbatas. Keterbatasan manusia dalam melakukan permintaan dipengaruhi oleh
faktor – faktor tertentu. Faktor – faktor yang mempengaruhi permintaan antara lain:
a. Harga barang yang bersangkutan

Apabila harga suatu barang naik maka konsumen akan mengurangi permintaan
terhadap barang tersebut.
b. Harga barang lain yang berkaitan dalam penggunaan
c. Barang pelengkap (komplementer)
Sebagai barang pelengkap teh atau kopi selalu digunakan bersamaan dengan gula.
Dengan demikian bila harga teh atau kopi naik maka permintaan teh dan kopi akan
turun sehingga permintaan gula juga mengalami penurunan.
d. Barang pengganti (substitusi)
Barang pengganti merupakan barang yang dapat menggantikan barang lain.
Misalnya, teh dan kopi, sepeda dan motor, serta jagung dan beras. Apabila harga teh
meningkat maka orang akan beralih ke kopi, sehingga kenaikan harga teh akan
meningkatkan permintaan kopi.
e. Pendapatan
Apabila pendapatan masyarakat tinggi, maka daya beli masyarakat akan meningkat.
Jika daya beli masyarakat meningkat maka permintaan akan suatu barang pun
mengalami peningkatan.
f. Intensitas kebutuhan
Apabila kebutuhan akan suatu barang dirasa mendesak, maka permintaan akan
cenderung terus meningkat.
g. Selera (cita rasa)
Bila selera masyarakat terhadap suatu barang meningkat maka permintaan akan

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 10

barang tersebut juga akan meningkat.
h. Jumlah penduduk

Semakin bertambah jumlah penduduk maka permintaan akan barang dan jasa untuk
memenuhi kebutuhan akan meningkat.
i. Perkiraan (expectation) harga di masa yang akan datang
Apabila di masa yang akan datang harga – harga barang diramalkan naik, maka
permintaan barang tersebut pada masa sekarang meningkat. Dan apabila harga –
harga barang di masa yang akan datang diramalkan turun, maka permintaan akan
barang – barang tersebut mengalami, penurunan, karena masyarakat menunda
pembeliannya.
j. Kualitas barang
Dengan meningkatnya kualitas suatu barang maka permintaan akan barang tersebut
tentu akan mengalami peningkatan.
k. Adat atau kebiasaan
Suatu adat atau kebiasaan dapat mempengaruhi permintaan akan barang atau jasa
tertentu. Misalnya, menjelang hari raya Idul Fitri banyak permintaan akan pakaian
karena kebiasaan orang Islam memakai pakaian baru saat merayakan Hari Lebaran.

D. Hukum Permintaan

“Bila harga suatu barang naik maka jumlah permintaan
barang tersebut akan turun, sebaliknya bila harga barang

tersebut turun maka jumlah permintaannya akan naik
dengan asumsi Cateris Paribus (semua faktor yang

mempengaruhi permintaan selain harga dianggap konstan)”

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 11

E. Kurva Permintaan

Kurva permintaan merupakan kurva yang menunjukkan hubungan antara
tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Untuk dapat menggambar kurva
permintaan, terlebih dahulu dibuat daftar skedul permintaan.

Tabel 2.3 Harga Permintaan terhadap wortel

No. Harga per Kg (P) Jumlah Barang yang Diminta (Q)

1. Rp 15.000,00 10 kg

2. Rp 12.500,00 20 kg

3. Rp 10.000,00 30 kg

4. Rp 7.500,00 40 kg

5. Rp 5.000,00 50 kg

Gambar 2.1 Kurva permintaan

15.000

12.500

10.000

Harga (P) 7.500

5.000 D
2.500

- 20 30 40 50
10 Jumlah barang yang diminta (Q)

Untuk menggambar kurva permintaan, sumbu vertikal digunakan untuk menyatakan
tingkat harga barang (P/Price), sedangkan sumbu horisontal digunakan untuk menyatakan
jumlah barang yang diminta (Q/Quantity).

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 12

F. Elastisitas Permintaan
Elastisitas permintaan adalah suatu derajat kepekaan atau kelenturan akibat adanya

perubahan harga terhadap perubahan jumlah barang dan jasa yang diminta.
a) Permintaan Uniter (E=1)

Apabila harga suatu barang mengalami perubahan 1% maka jumlah barang yang
diminta akan mengikuti perubahan sebesar 1%.
b) Permintaan Elastis (E>1)
Perubahan harga sebesar 1% akan mempengaruhi perubahan jumlah barang yang
diminta lebih dari 1%.
c) Permintaan Inelastis (E<1)
Perubahan harga suatu barang sebesar 1% menyebabkan perubahan jumlah barang
yang diminta kurang dari 1%.
d) Permintaan Inelastis Sempurna (E=0)
Perubahan harga tidak akan membawa perubahan jumlah barang yang diminta.
Misalnya, gandum di pasar internasional.
e) Permintaan Elastis Sempurna (E=~)
Pada harga tertentu/tetap berapapun banyaknya suatu barang akan habis terbeli.

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 13

A. Pengertian Penawaran

Untuk memenuhi kebutuhan akan permintaan barang dan jasa masyarakat
diperlukan kesediaan produsen dalam memproduksi berbagai barang pada tingkat harga,
yang disebut sebagai penawaran. Penawaran ini biasanya dilakukan oleh pedagang atau
produsen sebagai penghasil barang. Produsen berusaha memproduksi berbagai jenis
barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Semua barang dan jasa yang
dihasilkan tersebut untuk kemudian ditawarkan kepada konsumen.

Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang ingin ditawarkan dalam berbagai
tingkat harga pada waktu tertentu.

B. Faktor yang Mempengaruhi Penawaran

Faktor – faktor yang mempengaruhi dalam menentukan penawaran, antara lain:
a. Harga barang itu sendiri

Jika harga suatu barang meningkat maka memacu produsen untuk meningkatkan
jumlah produksinya. Dengan meningkatnya jumlah barang yang diproduksi maka
penawaran barang yang bersangkutan juga mengalami peningkatan, dan sebaliknya.
b. Harga barang lain
Bila harga barang pengganti turun maka penawaran barang yang bersangkutan akan
berkurang. Hal ini terjadi karena konsumen akan beralih membeli barang pengganti
sehingga produsen akan mengurangi jumlah produksinya. Akibatnya, jumlah
penawaran barang tersebut berkurang.
c. Biaya produksi
Semakin tinggi biaya produksi yang dikeluarkan produsen maka jumlah barang yang
ditawarkan akan cenderung menurun, karena dengan semakin tingginya biaya
produksi maka harga barang tersebut juga semakin tinggi.
d. Teknologi
Dengan semakin tingginya tingkat teknologi dalam memproduksi suatu barang, akan
membuat biaya produksi semakin rendah.
e. Pajak atau subsidi

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 14

Pajak yang dibebankan pada produsen atau penjual akan menambah harga jual barang
yang bersangkutan. Dengan naiknya harga barang yang dijual maka produsen akan
mengurangi jumlah barang yang ditawarkan. Sebaliknya, bila pemerintah memberikan
subsidi maka harga jual barang yang bersangkutan akan menurun, sehingga produsen
akan dapat menambah barang yang ditawarkan.
f. Perkiraan harga di masa yang akan datang
Apabila pihak produsen atau penjual memperkirakan bahwa harga barang yang dijual
akan mengalami peningkatan maka penjual cenderung akan menahan barang tersebut
sampai harga benar – benar naik.
g. Jumlah produsen atau penjual
Semakin banyaknya produsen atau penjual barang tertentu maka jumlah penawaran
barang tersebut akan meningkat, dan sebaliknya.
h. Harapan akan mendapatkan laba
Dengan harapan memperoleh keuntungan atau laba yang banyak maka produsen
berlomba untuk meningkatnya produksi, serta memperluas dan mengembangkan
usahanya guna memperoleh keuntungan yang besar.
i. Faktor – faktor nonekonomi
Faktor – faktor nonekonomi seperti bencana alam, larangan impor, dan kebijakan
pemerintah, akan sangat berpengaruh pada penawaran.

C. Hukum Penawaran

“Semakin tinggi harga suatu barang, semakin banyak jumlah barang
tersebut ditawarkan oleh para produsen. Sebaliknya semakin

rendah harga suatu barang, semakin sedikit jumlah barang yang
ditawarkan oleh para produsen.”

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 15

D. Kurva Penawaran

Kurva penawaran menunjukkan jumlah barang yang ditawarkan dalam berbagai
tingkat harga. Kurva penawaran dapat dilukiskan berdasarkan daftar atau skedul
penawaran.

Tabel 2.4 Harga dan Jumlah Penawaran Per Butir Telor

No. Harga per butir (P) Jumlah Barang yang Ditawarkan (Q)
1. Rp 4.000,00 100 butir
2. Rp 5.500,00 125 butir
3. Rp 6.000,00 150 butir
4. Rp 7.500,00 175 butir
5. Rp 9.000,00 200 butir

Gambar 2.2 Kurva Penawaran

Harga (P) 9.000 S
8.500
8.000 200
7.500
7.000
6.500
6.000
5.500
5.000
4.500
4.000
3.500
3.000
2.500
2.000
1.500
1.000

500
-

100 125 150 175
Jumlah barang yang ditawarkan (Q)

Dari tabel tersebut dapat dibuat suatu grafik yang disebut dengan kurva penawaran.
Pengertian kurva penawaran adalah grafik yang menggambarkan sifat hubungan antara
harga suatu barang dengan jumlah barang yang ditawarkan pada waktu tertentu dan tempat
tertentu.

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 16

E. Elastisitas Penawaran

Elastisitas penawaran adalah suatu derajat kepekaan atau kelenturan akibat
perubahan harga terhadap perubahan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan.
a) Penawaran Uniter (E=1)

Dengan perubahan harga 1% akan menyebabkan perubahan jumlah barang yang
ditawarkan sebesar 1%.
b) Penawaran Elastis (E>1)
Dengan perubahan harga sebesar 1% akan menyebabkan perubahan jumlah barang
yang ditawarkan lebih dari 1%.
c) Penawaran Inelastis (E<1)
Dengan perubahan harga 1% akan menyebabkan perubahan jumlah barang yang
ditawarkan kurang dari 1%.
d) Penawaran Inelastis Sempurna (E=0)
Perubahan harga tidak akan mempengaruhi jumlah barang yang ditawarkan.
Misalnya, penawaran tanah.

A. HARGA KESEIMBANGAN

Harga ialah nilai tukar suatu barang yang dinyatakan dengan uang. Dalam ilmu
ekonomi yang dimaksud dengan harga pasar ialah harga yang disepakati pihak penjual dan
pembeli, dan pada harga ini barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang
ditawarkan. Harga pasar dapat disebut juga sebagai harga keseimbangan, karena pada
harga tersebut ada keseimbangan antara jumlah barang yang ditawarkan dan jumlah
barang yang diminta seimbang.

Terbentuknya harga pasar ini melalui proses tawar – menawar terlebih dahulu antara
penjual dan pembeli. Harga pasar ini terjadi setelah adanya kesepakatan harga antara
penjual dan pembeli.

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 17

Apabila produsen dan konsumen melakukan interaksi atau negosiasi dan mencapai
kesepakatan untuk melakukan transaksi jual beli, maka akan terbentuk harga
keseimbangan (equilibrium price).

Tabel 2.5 Permintaan, Penawaran, dan Harga Keseimbangan

No. Harga per Kg (P) Jumlah Barang yang Jumlah Barang yang
Diminta (Qd) Ditawarkan (Qs)
1. Rp 16.000,00 220 kg 580 kg
2. Rp 15.000,00 260 kg 540 kg
3. Rp 14.000,00 300 kg 500 kg
4. Rp 13.000,00 340 kg 460 kg
5. Rp 12.000,00 400 kg 400 kg
6. Rp 11.000,00 460 kg 340 kg
7. Rp 10.000,00 540 kg 260 kg
8. Rp 9.000,00 650 kg 175 kg
9. Rp 8.000,00 800 kg 75 kg

Gambar 2.3 Kurva Harga Keseimbangan

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 18

Berdasarkan kurva harga keseimbangan tersebut, dapat dijelaskan beberapa hal
sebagai berikut:

a. Pertemuan antara titik permintaan dan titik penawaran disebut harga
keseimbangan (equilibrium price) atau harga pasar yang ditunjukkan oleh titik E.

b. Harga keseimbangan terjadi pada Rp 12.000,00, dimana jumlah permintaan dan
jumlah penawaran sama yaitu 400 kg.

c. Pada harga Rp 14.000,00 jumlah barang yang ditawarkan 500 kg sedang jumlah
barang yang diminta 300 kg sehingga terjadi kelebihna penawaran (excess
supply) sebesar 200 kg.

d. Pada harga Rp 9.000,00 jumlah yang diminta 650 kgsedang jumlah barang yang
ditawarkan 175 kg sehingga terjadi kelebihan permintaan (excess demand)
sebesar 475 kg.

B. PASAR

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 19

1. Pengertian Pasar
Kalian masih ingat kegiatan distribusi barang dan jasa pada materi sebelumnya?
Kegiatan penjualan yang dilakukan pedagang biasanya di pasar. Kita dapat melihat pasar
yang ada di lingkungan sekitar kita. Pasar tersebut bukan hanya untuk melakukan transaksi
jual beli, akan tetapi beberapa orang ke pasar hanya untuk melihat – lihat atau sekedar
mengetahui keadaan barang dan harga. Kegiatan di pasar sangat ramai, apalagi kalau hari
tersebut merupakan hari pasaran. Mereka melakukan transaksi jual beli barang dengan
melakukan tawar – menawar lebih dulu. Setelah terjadi kesepakatan harga dan memilih
barang yang diinginkannya biasanya akan terjadi transaksi jual – beli.
Pasar yang ada di sekitar kita, ada yang tradisional dan ada juga yang modern. Coba
bedakan antara pasar tradisional dengan pasar modern? Perbedaan tersebut sebenarnya
dapat kita lakukan dengan melihat kualitas barang dagangan, cara penataan barang,
tempat, dan harga barang. Kegiatan pasar dapat kita lihat hampir sepanjang hari. Pada
dasarnya konsumen dapat memperoleh barang kebutuhannya di pasar. Apakah pasar hanya
mempunyai peranan sebagai penyedia barang kebutuhan sehari – hari? Dalam memenuhi
kebutuhannya, manusia akan berupaya untuk memperoleh barang dan jasa. Barang dan
jasa yang diperlukan tersebut sebagian besar disediakan oleh pasar. Kalau kita mencoba
pergi ke pasar, maka kita akan melihat berbagai jenis barang dagangan, ada penjual dan
pembeli, dan ada tawar – menawar dalam transaksi jual beli.

Gambar 2.4 Transaksi Jual Beli

Sumber: https://gambarkuterbaru.blogspot.com/2019/09/30-gambar-kartun-orang-jual-beli.html

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 20

Gambar 2.5 Transaksi Tawar Menawar

Sumber: https://www.liputan6.com/bisnis/read/3682347/mau-jago-tawar-menawar-ikuti-5-jurus-ampuh-ini

Dalam pengertian yang paling sederhana, pasar merupakan tempat bertemunya
penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual – beli. Pada era globalisasi saat ini
transaksi tidah hanya terjadi di pasar akan tetapi dapat pula melakukan transaksi melalui
sms, whatsapp, atau jual beli secara online. Oleh karena itu pengertian pasar tidak terbatas
pada tempat bertemunya penjual dan pembeli, melainkan adanya transaksi jual beli barang
dan jasa yang disepakati oleh penjual dan pembeli. Dari uraian tersebut jelas bahwa
pengertian pasar secara luas merupakan sarana bertemunya penjual dan pembeli, baik
secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan jual beli atau proses terjadinya
interaksi antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah barang
atau jasa yang diperjualbelikan.

2. Unsur Pasar
Unsur penting yang harus dipenuhi untuk membentuk pasar antara lain:
a. Adanya barang yang diperjualbelikan walaupun hanya berupa sample (contoh)
b. Adanya penjual dan pembeli walau tidak bertemu langsung
c. Ada kesepakatan antara penjual dan pembeli
d. Adanya media komunikasi antara penjual dan pembeli
Pada mulanya pasar terbentuk dalam tingkat lokal, seiring dengan perkembangan
pertukaran barang yang semakin meningkat, lambat laun pasar menjadi sangat luas. Pada
masa lalu hanya pada tingkat desa, kecamatan, kota/kabupaten, propinsi, nasional, dan

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 21

bahkan tingkat internasional. Ini disebabkan oleh meningkatnya IPTEK, semakin beragam
dan jumlah barang yang diperjualbelikan, serta semakin majunya alat transportasi. Dengan
diberlakukannya perdagangan bebas antar negara di dunia ini maka barang komoditas
semakin bertambah, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

3. Fungsi Pasar
Fungsi pasar antara lain:
a. Fungsi distribusi, dimaksudkan untuk memperlancar distribusi barang dari

produsen ke konsumen. Melalui transaksi jual-beli produsen dapat memasarkan
barangnya baik secara langsung maupun lewat perantara ketangan konsumen,
konsumenpun dapat memenuhi kebutuhannya. Melalui pasar inilah konsumen
dapat memperoleh barang yang diinginkan secara mudah dan cepat. Lancarnya
distribusi barang dan jasa menunjukkan berfungsinya pasar secara baik.
b. Fungsi pembentuk harga, pasar mewujudkan kesepakatan harga antara penjual dn
pembeli. Transaksi penjual dan pembeli diawali dengan tawar menawar untuk
mencapai kesepakatan harga. Biasanya kegiatan ini terjadi di pasar tradisional.
c. Fungsi promosi yaitu memperkenalkan hasil produksi kepada masyarakat yang
diharapkan dapat menarik minat konsumen untuk membelinya. Barang dagangan
biasanya dipajang di tempat yang terlihat oleh konsumen. Dengan memajang
barang hasil produksi tersebut diharapkan dapat menarik minat konsumen untuk
membelinya. Fungsi promosi ini sangat menentukan omzet penjualan apalagi
ditunjang dengan kualitas barang bagus dan harga murah.

4. Macam – macam Pasar
Pasar banyak macamnya dan pada dasarnya pasar dapat dibedakan menurut
beberapa kriteria, antara lain:
a. Macam Pasar Menurut Wujudnya
1) Pasar Konkrit yaitu pasar nyata, yang biasa kita kunjungi, barang yang kita beli

dapat langsung kita lihat dan pilih, penjual dan pembeli langsung melakukan
transaksi
2) Pasar Abstrak, yaitu pasar yang penjual dan pembeli tidak dapat bertemu
langsung, transaksi dilakukan melalui alat komunikasi (telepon/internet secara

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 22

online).

Gambar 2.6 Contoh Pasar Konkrit dan Pasar Abstrak

Sumber : https://www.ruangguru.com/blog/jenis-jenis-pasar-untuk-ekonomi-kelas-10

b. Menurut Jenis Barang yang Diperdagangkan
1) Pasar Barang Konsumsi, yaitu pasar yang memperjualbelikan barang kebutuhan
sehari-hari. Contoh: pasar ikan, pasar buah – buahan, supermarket, dll.
2) Pasar Barang Produksi yaitu pasar yang menyediakan keperluan faktor produksi.
Contoh pasar ini antara lain: pasar tenaga kerja yang merupakan tempat tenaga
kerja mencari lapangan pekerjaan dan pasar modal.
Gambar 2.7 Contoh Pasar barang Konsumsi dan Pasar Barang Produksi

Sumber : http://indonesianconsume.blogspot.com/2016/11/2016-impor-barang-konsumsi-
justru.htmlhttps://brainly.co.id/tugas/21597427

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 23

c. Menurut Luas Jaringan Distribusi
1) Pasar Setempat, yaitu pasar yang digunakan oleh masyarakat di wilayah sekitar
dan melibatkan penjual dan pembeli di sekitar daerah tersebut. Bentuk dan jenis
barang yang diperdagangkan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial budaya
setempat. Seperti Pasar Klewer di Solo atau Pasar Bringharjo di Yogyakarta yang
menjual batik khas daerah tersebut.
2) Pasar Nasional, yaitu pasar yang cakupan pembelinya dalam wilayah suatu negara.
3) Pasar Regional, yaitu pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa negara
yang berada dalam suatu kawasan.
4) Pasar Internasional, yaitu pasar yang menyediakan komoditas barang dagangan
untuk rakyat seluruh dunia.

d. Menurut Waktu Penyelenggaraan
1) Pasar Harian, yaitu pasar yang melakukan kegiatan setiap hari dan menjual barang
kebutuhan pokok sehari-hari. Contoh pasar ini antara lain, pasar induk yang
terdapat di sekitar daerah kalian.
2) Pasar Mingguan, yaitu pasar yang dilaksanakan seminggu sekali. Contoh pasar ini
antara lain pasar hewan yang hanya buka seminggu sekali.
3) Pasar Bulanan, yaitu pasar yang kegiatannya sebulan sekali. Pasar ini dapat
ditemukan di daerah industri atau kantor pos. Pasar ini dibuka pada saat karyawan
pabrik gajian atau pembayaran pensiunan di kantor pos.
4) Pasar Tahunan, yaitu pasar yang diadakan setahun sekali. Contohnya antara lain,
PRJ (Pekan Raya Jakarta) dan Pasar Malam Sekaten di Solo atau Yogyakarta.

e. Menurut Organisasi/Strukturnya
1) Pasar Persaingan Sempurna, yaitu pasar yang penjual dan pembelinya tidak bebas
menentukan harga karena ditentukan oleh kekuatan pasar.barang yang
diperjualbelikan homogen (sejenis). Contoh pasar ini antara lain pasar sayur
mayur, pasar buah – buahan, dan pasar tekstil di Tanah Abang.
2) Pasar Persaingan Tidak Sempurna, yaitu pasar yang penjual dan pembelinya
memiliki kebebasan dalam menentukan harga.

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 24

4. RANGKUMAN

1. Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dibeli dalam berbagai tingkat
harga dalam waktu dan pasar tertentu.

2. Permintaan dapat dibedakan sebagai berikut:
a. Permintaan menurut daya beli konsumen yang terdiri dari: Permintaan potensial,

Permintaan efektif, dan Permintaan absolut.
b. Permintaan menurut jumlah konsumen yang terdiri dari: Permintaan perseorangan

(individual) dan Permintaan pasar (kolektif).
3. Faktor yang mempengaruhi permintaan adalah Harga barang yang bersangkutan, Harga

barang lain yang berkaitan dalam penggunaan, Barang pelengkap (komplementer),
Barang pengganti (substitusi), Pendapatan, Intensitas kebutuhan, Selera (cita rasa),
Jumlah penduduk, Perkiraan (expectation) harga di masa yang akan datang, Kualitas
barang, dan Adat atau kebiasaan
4. Hukum Permintaan: “Bila harga suatu barang naik maka jumlah permintaan barang
tersebut akan turun, sebaliknya bila harga barang tersebut turun maka jumlah
permintaannya akan naik dengan asumsi Cateris Paribus (semua faktor yang
mempengaruhi permintaan selain harga dianggap konstan)”
5. Elastisitas permintaan adalah suatu derajat kepekaan atau kelenturan akibat adanya
perubahan harga terhadap perubahan jumlah barang dan jasa yang diminta. Jenis
Elastisitas permintaan: Permintaan Uniter (E=1), Permintaan Elastis (E>1), Permintaan
Inelastis (E<1), Permintaan Inelastis Sempurna (E=0), Permintaan Elastis Sempurna
(E=~)
6. Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang ingin ditawarkan dalam berbagai
tingkat harga pada waktu tertentu.
7. Faktor – faktor yang mempengaruhi dalam menentukan penawaran, antara lain sebagai
berikut: Harga barang itu sendiri, Harga barang lain, Biaya produksi, Teknologi, Pajak
atau subsidi, Perkiraan harga di masa yang akan datang, Jumlah produsen atau penjual,
Harapan akan mendapatkan laba, Faktor – faktor nonekonomi.
8. Hukum Penawaran : “Semakin tinggi harga suatu barang, semakin banyak jumlah
barang tersebut ditawarkan oleh para produsen. Sebaliknya semakin rendah harga suatu
barang, semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan oleh para produsen.”
9. Elastisitas penawaran adalah suatu derajat kepekaan atau kelenturan akibat adanya
perubahan harga terhadap perubahan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Jenis
Elastisitas penawaran: Penawaran Uniter (E=1), Penawaran Elastis (E>1), Penawaran
Inelastis (E<1), Penawaran Inelastis Sempurna (E=0)
10. Harga ialah nilai tukar suatu barang yang dinyatakan dengan uang.
11. Harga pasar dapat disebut juga sebagai harga keseimbangan, karena pada harga tersebut
ada keseimbangan antara jumlah barang yang ditawarkan dan jumlah barang yang
diminta seimbang

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 25

12. Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual
– beli.

13. Unsur penting yang harus dipenuhi untuk membentuk pasar antara lain:
a. Adanya barang yang diperjualbelikan walaupun hanya berupa sample (contoh)
b. Adanya penjual dan pembeli walau tidak bertemu langsung
c. Ada kesepakatan antara penjual dan pembeli
d. Adanya media komunikasi antara penjual dan pembeli

14. Fungsi pasar antara lain: fungsi distribusi, fungsi pembentuk harga, dan fungsi promosi.
15. Macam – macam pasar: menurut wujudnya: pasar konkrit dan pasar abstrak, menurut

jenis yang diperdagangkan: pasar barang konsumsi dan pasar barang produksi, menurut
luas jaringan distribusi: pasar setempat, pasar nasional, pasar regional, dan pasar
internasional, menurut waktu penyelenggaraan: pasar harian, pasar mingguan, pasar
bulanan, dan pasar tahunan, menurut organisasi/strukturnya: pasar persaingan sempurna
dan pasar persaingan tidak sempurna.

5. TUGAS TERSTRUKTUR

Sebelum aktivitas belajar dimulai, marilah kita berdoa terlebih dahulu. Semoga
kegiatan belajar ini menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kita harus selalu bersyukur kepada
Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang diberikan. Jagalah kesehatan, mengingat
virus Covid-19 masih mewabah. Lakukanlah perlindungan diri dengan 3 M (Menjaga
jarak, Mencuci tangan, dan Memakai masker jika keluar rumah). Selanjutnya simaklah
petunjuk aktivitas belajar berikut.

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 26

1. Bacalah kutipan artikel berikut!

Panic Buying dan Dampaknya Terhadap Ekonomi
Ayu tidak menyangka bahwa hari itu pasar yang biasa ia sambangi akan
penuh sesak dengan pembeli. Ia bahkan menjadi saksi betapa banyak orang yang
memborong bahan pangan, mulai dari daging ayam, beras, gula, sampai bahan
pokok lainnya. Tak hanya itu, orang-orang pun banyak yang memborong bumbu
dapur seperti jahe dan yang lainnya.
“Fresh Market Kota Wisata Cibubur kemarin itu udah kayak lebaran, sampai
banyak toko yang kehabisan stok sembako. Pasar penuhnya ampun-ampun, sampai
gerak aja susah,” cerita Ayu mengawali perbincangan dengan Tirto.
“Aku mau beli ayam seekor buat masak hari itu aja harus rebutan sama ibu-
ibu yang beli ayam sampai 15 ekor. Belum lagi yang pada borong beras, gula,
sampai berkarung-karung. Banyak juga yang borong jahe, jadinya harga jahe mahal
sampe Rp 50 ribu padahal biasanya Rp 35 ribu. Aku cuma beli satu batang, buat
masak.”
Hal lain yang sulit didapat Ayu bahkan hingga saat ini adalah masker dan
juga hand sanitizer. Ayu bilang, ia mencari dua barang ini lantaran pihak sekolah
sang anak mewajibkan setiap anak untuk membawa cairan pembersih tangan.
Benda itu menurut Ayu masih sulit dicari hingga saat ini, termasuk masker di
berbagai convenience store dekat rumahnya di bilangan Cibubur.
“Hand sanitizer sama masker sudah dari pas pengumuman Indonesia terpapar
Virus Corona, barangnya langsung sulit dicari. Jujur aja, aku engga ikut-ikutan panic
buying karena menurutku, sebaran Virus Corona di sini masih bisa tertangani.
Semoga memang benar bisa tertangani dengan baik,” harap Ayu.

Artikel lengkap dapat dibaca di: https://tirto.id/panic-buying-dan-dampaknya-terhadap-ekonomi-eDDT

a. Dapatkah kamu menjelaskan apa yang dimaksud dengan Panic Buying?

b. Berdasarkan artikel tersebut, mengapa harga ayam dan jahe menjadi mahal? Tuliskan
pendapatmu.

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 27

c. Berdasarkan artikel tersebut, kalian definisikan konsep permintaan dengan bahasa
sederhana yang kalian pahami.

2. Perhatikan tabel dan kurva permintaan berikut.
Tabel 1. Harga dan Permintaan terhadap Jahe

No. Harga (Rp) Jumlah Barang

yang diminta (kg)

1. 15.000 10

2. 12.500 20

3. 10.000 30

4. 7.500 40

5. 5.000 50

Kurva permintaan

a. Berdasarkan tabel 2 dan kurva permintaan di atas, jelaskan keterkaitan antara jumlah
permintaan barang dengan harga

b. Coba kalian jelaskan contoh fenomena/peristiwa di lingkungan sekitar yang dapat
menggambarkan tabel 2 dan kurva permintaan di atas

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 28

c. Perhatikan daftar barang berikut.
No Nama Barang
1 Pakaian
2. Vitamin C
3. Perhiasan
4. Susu
5. Beras
6. Hand Sanitizer
7. Masker
8. Motor
9. Mobil
10. Barang Elektronik

Pada saat krisis ekonomi di masa pandemi Covid-19, barang-barang manakah yang
mengalami penurunan harga? Jelaskan alasanmu!

3. Sebelum mengerjakan aktivitas selanjutnya, bacalah kutipan artikel berikut untuk
memahami konsep penawaran.

Kebanjiran Pesanan
Perusahaan masker Jepang Unicharm mengungkapkan, selain memproduksi lebih

banyak masker di pabrik-pabrik dalam negeri, perusahaan itu juga telah meminta
pemasoknya di China untuk meningkatkan produksi.

Sejak kasus pertama virus corona di Jepang terkonfimasi, Unicharm telah dibanjiri
pesanan masker dari toko obat dan pengecer lainnya. Dikabarkan, pesanan perusahaan
sementara naik 10 kali lipat dari tingkat normal dan tetap 3 kali lebih tinggi dari biasanya
sepanjang minggu lalu.

Berbagai masker wajah ditawarkan oleh Unicharm, termasuk masker super nyaman
dan masker tiga dimensi, yang menampilkan super 3D fit. Perusahaan ini berencana terus
meningkatkan tingkat produksi hingga akhir Januari. Pabrik masker lain, Kowa, yang
berbasis di Nagoya juga menyampaikan telah meningkatkan produksi di pabriknya.

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 29

Pesanan masker juga melonjak di situs e-commerce juga melejit. Tercatat, sejak
awal Januari, Hong Kong menyumbang sekitar 90 persen dari pesanan masker melalui situs
ekspor SD. Jumlah permintaan naik 50 persen pada Januari tahun lalu dan sekitar 20 persen
pada Desember.

Artikel lengkap dapat dibaca di pranala berikut:
https://www.kompas.com/tren/read/2020/01/28/200500365/virus-corona-merebak-permintaan-masker-

meningkat-membuat-harga-melonjak?page=all.

a. Berdasarkan artikel tersebut, jelaskan produk apa yang diminta dan produk apa yang
ditawarkan.

b. Berdasarkan artikel tersebut, kalian jelaskan konsep penawaran dengan bahasa sederhana
yang kalian pahami

c. Saat awal pandemi merebak, masker, hand sanitizer, faceshield, jahe, vitamin C, sangat
dibutuhkan. Barang menjadi langka di pasaran. Produsen meningkatkan kapasitas
produksinya. Saat ini, barang-barang tersebut lebih mudah dicari dan harganya menjadi
lebih murah.
Berdasarkan pernyataan di atas, jelaskan keterkaitan antara penawaran dan harga

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 30

4. Agar lebih memahami kaitan antara harga dan jumlah barang yang ditawarkan, pelajari

tabel berikut ini.

Tabel 2. Harga dan Jumlah Penawaran

No. Harga per Jumlah Barang

buah (Rp) yang ditawarkan

1. 4.000 10

2. 5.500 12

3. 6.000 15

4. 7.500 18

5. 9.000 20

a. Berdasarkan tabel 3 di atas, buatlah kurva penawaran pada kotak yang tersedia

b. Pada saat krisis ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini, barang-barang apakah yang
cenderung jumlahnya meningkat untuk ditawarkan?

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 31

6. FORUM DISKUSI

Setelah masuk dalam kelompok silahkan diskusikan hal berikut:
MATERI DISKUSI 1:

Sejak akhir Maret 2020 pandemi Covid-19 melanda negara Indonesia. Pandemi ini
membuat perubahan besar pada pola hidup masyarakat. Gerakan 3M segera
dikampanyekan untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19. Gerakan 3M tersebut
ialah menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker. Dampak dari gerakan 3M
tersebut cukup besar mempengaruhi penyebaran virus covid-19. Masker merupakan salah
satu barang yang kemudian banyak diminta oleh masyarakat, lonjakan permintaan cukup
tinggi mengingat masyarakat semakin sadar akan pentingnya penggunaan masker dalam
beraktivitas di luar rumah. Awalnya karena lonjakan permintaan masker tinggi dan jumlah
barang dipasaran terbatas, harga masker menjadi sangat mahal sampai kemudian banyak
usaha rumahan yang kemudian melihat peluang ini dan membuat usaha produksi masker
dari kain, diikuti pengusaha lain yang juga memperbanyak produksi masker dengan
banyak jenis. Sampai kemudian seiring berjalannya waktu, persediaan jumlah masker
dipasaran dapat memenuhi permintaan masyarakat dan harga masker pun menjadi stabil.

Pertanyaan:
1) Barang apakah yang permintaannya naik ketika pandemic Covid 19, berdasarkan
ilustrasi cerita diatas?
2) Mengapa barang tersebut menjadi mahal harganya?
3) Permintaan barang tersebut, termasuk dalam kategori permintaan apa, jika dilihat
dari daya beli konsumen yang membutuhkan?
4) Permintaan barang tersebut termasuk dalam kategori permintaan apa, jika dilihat
dari jumlah konsumen yang meminta?

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 32

MATERI DISKUSI 2:

Pak Udin seorang petani bawang merah. Tanaman bawangnya tumbuh dengan
sangat baik dan hasil panennya melimpah. Ini dikarenakan cuaca sangat mendukung
tumbuh-kembang bawang. Panen yang melimpah dengan kualitas bawang yang bagus
tentu menimbulkan kebahagiaan tersendiri bagi pak Udin. Tidak hanya pak Udin saja yang
sukses dengan panen bawang merahnya, tetangga petani di sekitarnya juga mengalami hal
yang sama. Begitu juga dengan petani bawang tetangga desanya. Kondisi panen yang
melimpah membuat ketersediaan bawang merah di pasaran menjadi melimpah.
Kebahagiaan tentu dirasakan oleh para petani bawang merah namun juga kekhawatiran
mengingat permintaan masyarakat akan bawang merah adalah tetap. Jumlah bawang
merah yang melimpah sementara permintaan pasar yang tetap dapat membuat harga
bawang di pasaran pasti akan turun. Terkait dengan ketersediaan bawang merah yang
melimpah dipasaran yang akan membuat harga bawang menjadi turun. Banyak usaha yang
dilakukan petani sebagai produsen. Mereka berupaya menunda penjualan bawang ke
masyarakat dengan tujuan menunggu harga bawang menjadi stabil. Tetapi upaya ini
terkendala karena menyimpan bawang merah hasil panenan agar tidak busuk sangatlah
sulit. Untuk mendapatkan keuntungan yang besar, petani berupaya menjual persediaan
bawang merah ketika keberadaan bawang merah dipasaran sedikit. Menjual bawang merah
ketika jumlah persediaan bawang di pasar sedikit akan menguntungkan karena membuat
harga bawang merah menjadi mahal dan produsen mendapat keuntungan besar.

Pertanyaan:
1) Pada kondisi yang bagaimanakah produsen (dalam hal ini petani bawang merah)
akan berupaya menawarkan hasil produksinya sedikit ke masyarakat ? Jelaskan
alasannya?
2) Mengapa saat persediaan barang sedikit maka harga barang menjadi tinggi
sehingga produsen berupaya menawarkan sebanyak-banyaknya barang yang
dimilikinya ke masyarakat?

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 33

7. REFLEKSI

Isilah penilaian diri ini dengan sejujur-jujurnya dan sebenar-benarnya sesuai dengan
perasaan kalian ketika mengerjakan suplemen bahan materi ini!
1. Bubuhkanlah tanda centang (√) pada salah satu gambar yang dapat mewakili perasaan

kalian setelah mempelajari materi ini!

2. Apa yang sudah kalian pelajari?
…………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
3. Apa yang kalian kuasai dari materi ini?

…………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
4. Bagian apa yang belum kalian kuasai?

…………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
5. Apa upaya kalian untuk menguasai yang belum dikuasai?

…………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 34

………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
6. Sebutkan hal yang menarik dari aktivitas pembelajaran yang sudah kalian lakukan!

Berikan alasannya!
…………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
7. Sebutkan hal yang tidak menarik dari aktivitas pembelajaran yang sudah kalian

lakukan! Berikan alasannya!
…………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 35

C. PENUTUP

1. TES SUMATIF

Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Kondisi permintaan dan penawaran beberapa barang di pasar induk kota X adalah sebagai

berikut :
a. Karena panen raya maka penawaran beras meningkat tajam, padahal permintaan beras

cukup stabil.
b. Menjelang lebaran permintaan terigu meningkat dua kali lipat, tetapi pengadaan terigu

sangat terbatas sekali.
c. Karena hujan terus menerus banyak tanaman kedelai pada puso sehingga

penawarannya merosot tajam, padahal permintaan akan kedelai mengalami kenaikan
5%.
d. Setelah lebaran haji permintaan terhadap hewan kambing dan sapi menurun tajam,
sedangkan pedagang mendatangkan hewan kambing dan sapi dari daerah secara besar-
besaran.
Berdasarkan kondisi di atas maka kesimpulan yang tepat adalah ….

A. Harga beras turun karena panen raya dan harga hewan kambing dan sapi juga turun
karena permintaannya sudah berkurang.

B. Terjadi kenaikan harga beras yang luar biasa tetapi harga hewan kambing dan sapi
menurun kembali.

C. Harga beras dan terigu naik dua kali lipat menjelang lebaran karena banyak orang-
orang yang membutuhkannya.

D. Terjadi kenaikan harga kedelai tetapi harga terigu merosot tajam sebab kedelai lebih
penting.

2. Setiap menjelang bulan Agustus, permintaan terhadap bendera merah putih meningkat.
Pernyataan yang tepat untuk menggambarkan perilaku produsen produk bendera adalah
….

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 36

A. Menjahit sendiri bendera yang diperlukannya karena umumnya harga bendera sangat
mahal

B. Para pedagang mengurangi stok bendera dengan tujuan mengurangi jumlah
penawaran bendera agar harganya meningkat

C. Pedagang menaikkan harga jual dan menambah jumlah penawaran untuk memenuhi
peningkatan permintaan

D. anyak masyarakat yang memilih untuk menggunakan bendera lama yang masih layak
guna

3. Sebagai seorang pedagang Pak Karim menawarkan dagangganya dengan harga tinggi,
sedangkan Rina sebagai pembeli menawar barang dagangan dengan harga rendah di pasar
supaya terjadi keseimbangan harga pasar antara pak Karim dan buk Rina adalah ....
A. Pak Karim menaikkan harga dan buk Rina menurunkan harga
B. Pak Karim menurunkan haarga sedikit dan Buk Rina menaikkan harga sedikit
C. Buk Rina menaikkan harga sedangkan Pak Karim tetap
D. Pak Karim dan buk Rina sama- sama menaikkan harga barang

4. Asumsikan musim kemarau mengurangi penawaran gandum. Dengan mengingat bahwa
gandum merupakan bahan baku untuk memproduksi roti dan bahwa kentang merupakan
substitusi roti bagi konsumen, kita akan mengharapkan harga gandum:
A. naik, penawaran roti meningkat, dan permintaan kentang meningkat.
B. naik, penawaran roti menurun, dan permintaan kentang meningkat
C. naik, penawaran roti menurun, dan permintaan kentang menurun.
D. turun, penawaran roti meningkat, dan permintaan kentang meningkat.

5. Jika sebuah perusahaan menghadapi permintaan elastis untuk produknya dan harga untuk
produk itu jatuh, perusahaan dapat mengharapkan, bahwa ....
A. kuantitas yang dijual akan menurun dan total pendapatan akan meningkat
B. kuantitas yang dijual akan meningkat dan total pendapatan akan meningkat

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 37

C. kuantitas yang dijual akan menurun dan total pendapatan akan menurun
D. kuantitas yang dijual akan meningkat dan total pendapatan akan menurun

6. Perhatikan deskripsi berikut!
Ibu Andini berbelanja di pasar. Ia melihat banyak sekali pedagang buah menjual alpukat.
Alpukat adalah buah kesukaan anaknya. Ia teringat harga alpukat pada bulan sebelumnya
yaitu Rp. 35.000,00-/kg namun sekarang harga perkilonya Rp. 15.000,00-. Ternyata bulan
ini ialah musim alpukat berbuah. Maka wajar apabila persediaan alpukat melimpah.
Faktor harga barang seperti contoh tersebut biasanya akan mempengaruhi permintaan,
yaitu ….
A. Permintaan akan alpukat meningkat dikarenakan harga turun
B. Permintaan akan alpukat turun dikarenakan harga naik
C. Permintaan akan alpukat turun dikarenakan harga turun
D. Permintaan akan alpukat naik dikarenakan harga naik

7. Perhatikan deskripsi berikut!
Pandemi Covid-19 mempengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat. Akibat pandemi,
banyak karyawan yang terpaksa diberhentikan karena perusahaan tidak beroperasi. Hal ini
tentu dapat mempengaruhi permintaan masyarakat akan barang dan jasa. Dari deskripsi
tersebut, faktor yang mempengaruhi permintaan barang dan jasa ialah ….
A. Harga barang
B. Kualitas barang
C. Selera masyarakat
D. Pendapatan masyarakat

8. Perhatikan gambar berikut!

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 38

Pernyataan yang tepat dari kurva penawaran tersebut ialah ….
A. penjual akan sedikit menawarkan barang bila harga barang naik
B. penjual akan banyak menawarkan barang bila harga barang naik
C. pembeli akan sedikit membeli barang bila harga barang turun
D. pembeli akan banyak membeli barang bila harga barang naik

9. Berikut ini bunyi hukum penawaran “jika harga barang yang ditawarkan naik, maka
jumlah barang yang ditawarkan pun akan bertambah dan sebaliknya, jika harga barang
turun, maka jumlah barang yang ditawarkan pun berkurang”. Kesimpulan dari bunyi
hukum penawaran ialah ….
A. terdapat hubungan yang selaras antara penawaran dan permintaan pasar
B. permintaan, penawaran dan harga memiliki hubungan yang saling berkaitan
C. antara harga dengan penawaran berbanding terbalik, penawaran akan bertambah jika
harga turun
D. antara harga dengan penawaran terdapat suatu hubungan lurus, dimana harga
berbanding lurus dengan penawaran

10. Berikut ini yang merupakan bunyi hukum permintaan yang tepat adalah ….
A. Jika harga naik maka jumlah barang yang diminta naik, sedangkan harga turun maka
jumlah yang diminta turun
B. Jika harga naik maka jumlah barang yang diminta tetap, sedangkan harga turun maka
jumlah yang diminta naik
C. Jika harga naik maka jumlah barang yang diminta turun, sedangkan harga naik maka
jumlah yang diminta tetap
D. Jika harga naik maka jumlah barang yang diminta turun, sedangkan harga turun maka
jumlah yang diminta naik

11. Fani membutuhkan seragam sekolah baru karena seragam sekolah yang lama sudah
sempit. Akhirnya pada hari Minggu Fani membeli seragam ke took bersama ibu dengan
menggunakan uang tabungannya. Berdasarkan ilustrasi tersebut, permintaan Fani
tergolong ke dalam ….
A. Permintaan efektif
B. Permintaan absolut

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 39

C. Permintaan potensial
D. Permintaan tersembunyi

12. Bapak Semar adalah seorang pengusaha Batik Semar. Beliau dahulu memproduksi batik
secara tradisional, dan per bulan hanya mampu menghasilkan 300 meter. Namun, setelah
adanya mesin percetakan kain batik Bapak Semar mampu menghasilkan kain batik
sebanyak 1.000 meter per bulan. Berdasarkan ilustrasi tersebut, faktor yang meningkatkan
jumlah penawaran batik adalah ….
A. Teknologi
B. Biaya produksi
C. Faktor nonekonomi seperti bencana
D. Harapan produsen untuk memperoleh laba yang tinggi

13. Koefisien elastisitas penawaran dapat dihitung dengan membandingkan ….
A. Perubahan harga barang dengan perubahan jumlah barang yang ditawarkan
B. Jumlah barang yang ditawarkan dengan presentase perubahan harga
C. Harga barang dengan jumlah barang yang ditawarkan
D. Harga barang dengan perubahan jumlah penawaran

14. Perhatikan deskripsi berikut!
Pandemi covid-19 membuat kita membatasi gerak untuk mencegah penyebaran virus.
Salah satu yang dilakukan oleh ibu ialah mengurangi belanja ke luar rumah. Beberapa kali
ibu memesan buah dan sayur secara online, dengan melalui telepon atau internet. Ibu
berkomunikasi untuk memesan kebutuhannya, kemudian penjual mengantarkan barang
setelah terjadi kesepakatan harga dan jumlah barang. Dari deskripsi tersebut, pasar yang
dikunjungi ibu menurut wujudnya termasuk pasar ….
A. Konsumsi
B. Produksi
C. Abstrak
D. Konkrit

15. Harga pasar disebut juga dengan harga keseimbangan, karena ….

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 40

A. harga dan jumlah barang sudah ditentukan oleh kekuatan pasar
B. terjadi interaksi antara penjual dan pembeli yang hendak melakukan transaksi jual-beli

barang/jasa
C. pasar merupakan tempat terjadinya interaksi antara penjual dan pembeli sehingga

fungsi pasar dapat terjaga
D. pada harga tersebut ada keseimbangan antara jumlah barang yang ditawarkan dan

jumlah barang yang diminta

16. Sarana bertemunya penjual dan pembeli baik langsung maupun tidak langsung untuk
melakukan interaksi jual-beli sehingga tercapai kesepakan harga, merupakan pengertian
….
A. Pasar
B. Harga
C. Penawaran
D. Permintaan

17. Perhatikan pernyataan berikut!
 Ada barang yang diperjualbelikan walaupun hanya berupa contoh
 Adanya penjual dan pembeli walaupun tidak bertemu langsung
 Terdapat kesepakatan harga antara penjual dan pembeli
 Adanya media komunikasi antara penjual dan pembeli
Pernyataan tersebut termasuk unsur penting bagi terbentuknya … .
A. harga
B. pasar
C. kurva
D. jual-beli

18. Perhatikan table berikut!

Harga (Rp) Permintaan (Unit) Penawaran (Unit)
500
15.000 900 600
700
16.000 800

17.000 700

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 41

18.000 600 800

19.000 500 900

Berdasarkan tabel tersebut, harga keseimbangan terjadi pada ….

A. Rp 16.000,00

B. Rp 17.000,00

C. Rp 18.000,00

D. Rp 19.000,00

19. Permintaan merupakan tindakan ekonomi yang datangnya dari pihak ....
A. Pedagang
B. Produsen
C. Pembeli
D. Penjual

20. Baja merupakan bahan penting dalam industri mobil. Sedang ban akan digunakan bersama
dengan mobil oleh konsumen. Apabila harga baja meningkat maka harga pasar ban akan ...
dan jumlah ban yang terjual akan ....
A. Naik; turun
B. Naik; naik
C. Turun; naik
D. Turun; turun

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 42

2. KUNCI JAWABAN SUMATIF

1. A 11. A
2. D 12. A
3. B 13. C
4. B 14. C
5. B 15. D
6. A 16. A
7. D 17. B
8. B 18. B
9. D 19. C
10. D 20. A

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 43

3. DAFTAR PUSTAKA

Setiawan, Iwan, dkk. 2018. Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs Kelas VII. Jakarta:
Kemdikbud RI.
Handayani, Titisari, dkk. 2020. Modul Pengayaan IPS SMP Kelas 7. Yogyakarta: Meda
Sejati.
Nurrochman Oktavian, Catur. 2020. Pembelajaran Berbasis Aktivitas Sebuah Alternatif
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VII. Jakarta:
Kemdikbud.
Chaerunnisa, dkk. 2020. MODUL PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA MASA PANDEMI
COVID-19 UNTUK JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA IPS. Jakarta:
Kemdikbud RI.
Arwansyah. 2019. PENDALAMAN MATERI EKONOMI MODUL 1 KONSEP DASAR
EKONOMI MIKRO. Jakarta: Kemdikbud.
Alam, S. 2013. EKONOMI SMA KELAS X. Jakarta: Esis Erlangga.
https://pabaiq.blogspot.com/2018/07/rangkuman-ips-kelas-7-smp-tentang-permintaan-dan-
penawaran.html
https://tirto.id/panic-buying-dan-dampaknya-terhadap-ekonomi-eDDT
https://www.kompas.com/tren/read/2020/01/28/200500365/virus-corona-merebak-
permintaan-masker-meningkat-membuat-harga-melonjak?page=all

E K O N O M I - I P S K e l a s V I I S M P Page 44


Click to View FlipBook Version