1
PETA KONSEP
Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial (homo socialis) yaitu makhluk yang
mempunyai naluri untuk selalu hidup bersama (gregariousness), bekerja sama, tolong
menolong, dan saling membantu. Dalam kehidupan sehari – hari manusia akan selalu bekerja
sama baik dalam bidang olah raga, berkesenian, berdagang, dalam penyelenggaraan
pemerintahan dan lain sebagainya. Interaksi antar manusia di berbagai belahan benua tersebut
merupakan bentuk nyata interaksi antarruang yang akan dipelajari.
Dampak Interaksi Antarruang Negara-Negara Di Benua Asia Dan Benua Lainnya
Latar Belakang terjadinya interaksi antarnegara benua – benua di dunia antara lain:
a. Adanya beberapa kesamaan
Interaksi antarnegara dapat terjadi karena kesamaan letak geografis (ASEAN, Uni
Eropa), persamaan agama (OKI), persamaan pandangan ideologi (Pakta Warsawa,
Nato).
b. Adanya perbedaan kepemilikan sumber daya alam
Contoh: Brunei Darussalam mengalami surplus minyak di dalam negeri. Sebaliknya
Brunei tidak memproduksi barang elektronik sehingga di negara tersebut terjadi
2
shortage barang elektronik. Oleh karena itu Brunei akan menjual minyak ke luar
negeri dan membeli barang – barang elektronik dari luar negeri untuk memenuhi
kebutuhannya.
c. Adanya perbedaan kepemilikan sumber daya manusia
Indonesia memiliki tenaga kerja yang melimpah, sehingga Indonesia mengekspor TKI
ke berbagai negara yang membutuhkan melalui BP2TKI.
d. Adanya perbedaan penguasaan teknologi dalam memproduksi kendaraan bermotor,
sementara tanahnya relatif kurang subur, maka Jepang akan lebih suka melakukan
spesialisasi dalam industri sepeda motor atau mobil, sedangkan kebutuhan akan hasil
– hasil pertanian dibeli oleh negara lain.
e. Pemenuhan kebutuhan nasional
Tidak ada satupun Negara di dunia ini yang mampu memproduksi barang
kebutuhannya sendiri, oleh karena itu setiap negara harus melakukan kerjasama dalam
rangka memenuhi kebutuhan tersebut.
f. Adanya kemajuan bidang transportasi antarnegara
Transportasi merupakan pendukung kegiatan impor – ekspor antar negara.
g. Adanya hubungan diplomatik
Hubungan diplomatik merupakan pertanda bahwa suatu negara menjalin interaksi
perdagangan dengan negara lain. Hal tersebut berkaitan dengan kegiatan – kegiatan
ekspor – impor, karena bila suatu negara tidak menjalin hubungan diplomatik dengan
negara lain maka kegiatan jual – beli antarnegara tersebut tidak mungkin terjadi.
Interaksi antarnegara membawa dampak dalam berbagai hal termasuk kebutuhan
hubungan politik, terjadinya perdagangan internasional, dan mendorong munculnya berbagai
bentuk kerjasama antarnegara.
1. Munculnya hubungan diplomatik antarnegara
Hubungan diplomatik merupakan salah satu instrumen hubungan luar negeri yang
menjadi kebutuhan setiap negara. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan dan
teknologi telah menuntut negara untuk melakukan suatu kerjasama dengan negara
lain. Pada umumnya negara – negara yang bersahabat saling mempunyai
kepentingan dan keinginan untuk meningkatkan hubungan yang lebih baik. Hal ini
dibuktikan dengan kerjasama antara negara dengan negara lain baik bilateral
maupun multilateral dalam rangka pelaksanaan hubungan dan politik luar negeri
3
2. Berlangsungnya aktivitas perdagangan
Interaksi antarnegara terjadi karena masing – masing negara tidak dapat memenuhi
kebutuhannya. Interaksi antarnegara banyak terjadi dalam bidang perdagangan
internasional (jual-beli antarnegara). Perdagangan internasional terjadi karena
masing – masing negara mendapat keuntungan/manfaat dari kegiatan tersebut.
Manfaat dari adanya perdagangan internasional:
a. Masyarakat suatu negara dapat menikmati barang yang tidak mampu
diproduksi sendiri ataupun sengaja tidak melakukan produksi karena biaya
produksinya tinggi. Dengan perdagangan antarnegara, masyarakat
Indonesia dapat menikmati sepeda motor, mobil buatan Jepang maupun
dari negara lain.
b. Menambahkan pendapatan/perolehan devisa negara.
Perdagangan antarnegara akan meningkatkan pendapatan masing – masing
negara yang melakukan, sehingga meningkatkan kemampuan membangun
dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
c. Mendorong terjadinya alih teknologi
Dengan perdagangan antar negara selain barang berpindah dari satu negara
ke negara lain juga disertai dengan peralihan teknologi dari negara satu ke
negara lain.
d. Mendorong suatu negara melakukan inovasi (perubahan) dalam
berproduksi untuk memenangkan persaingan
e. Mempererat persahabatan antarnegara
f. Mempercepat pertumbuhan dan stabilitas ekonomi negara
g. Munculnya para ahli yang menemukan teknologi dan produk – produk
baru.
Bentuk – Bentuk Kerjasama Internasional
4
a. Kerjasama Bilateral
Kerjasama bilateral adalah kerjasama yang dilakukan antar 2 negara, misalnya
saja kerja sama antara Indonesia dan Singapura, kerjasama antara Amerika Serikat
dan Arab Saudi, dan lainnya. Bentuk kerjasama ini memiliki tujuan untuk membina
hubungan yang terjalin sebelumnya dan menjalin hubungan kerjasama dalam bentuk
perdagangan.
b. Kerjasama Regional
Merupakan bentuk kerjasama yang terjalin antara negara – negara yang berada
dalam satu wilayah atau kawasan. Tujuan dari bentuk kerjasama ini adalah
menciptakan perdagangan bebas di negara – negara pada kawasan tertentu.
Bentuk dari kerjasama ini dapat ditemukan melalui hubungan komisi regional yang
dibentuk PBB dari kawasan Asia Timur, Eropa, dan Amerika Latin. Komisi ini
dibentuk dengan mengembangkan kebijakan bersama yang biasanya digunakan untuk
menyelesaikan masalah pada pembangunan khususnya dalam bidang ekonomi.
Beberapa contoh dari bentuk kerjasama regional:
ASEAN (Association of South East Asia Nations)
ASEAN atau perhimpunan bangsa – bangsa yang berada di kawasan Asia
Tenggara yang terbentuk tanggal 8 Agustus 1967. Pembentukan ASEAN ini
ditandai dengan adanya Deklarasi Bangkok yang ditandatangani oleh 4
menteri luar negeri serta 1 wakil perdana menteri
APEC (Asia Pasifik Economic Coorperation)
Merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan di kawasan Asia Pasifik dalam
bidang ekonomi. Kerjasama ini dicetuskan pertama kali oleh Bob Hawke,
Mantan Perdana Menteri Australia. Kerjasama ini merupakan forum
5
kerjasama bidang ekonomi terbuka, tidak mengikat, dan informal namun tetap
berjalan sesuai dengan aturan WTO dan perjanjian Internasional.
c. Kerjasama Multilateral
Merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara – negara,
dengan jumlah 2 atau lebih yang tidak dibatasi dengan kawasan ataupun wilayah.
Kerjasama ini dapat dilakukan dalam satu kawasan maupun berbeda kawasan.
Anggota dari kerjasama ini terdiri dari 2 kategori, yaitu anggota utama dan aktif.
Yang dimaksud anggota utama merupakan negara yang memiliki kekuatan menengah
sedangkan untuk anggota aktif adalah negara – negara kecil yang memiliki peranan
terbatas ataupun memiliki sedikit kekuatan dalam bidang internasional. Biasanya
negara – negara yang masuk ke dalam anggota aktif sukarela untuk bergabung di
dalam kerjasamanya tersebut.
d. Kerjasama Internasional
Merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan antarnegara yang ada di selutuh
dunia. Ada beberapa bentuk kerjasama pada bidang – bidang tertentu antara lain:
Dalam bidang ekonomi, mempunyai bentuk kerjasama yang sangat penting dalam
internasional, antara lain:
o WTO ( World Trade Organization)
WTO mempunyai tujuan untuk mendiskusikan serta memecahkan masalah
perdagangan yang terjalin antar negara. Prinsip – prinsip WTO adalah
liberasi perdagangan, non diskriminasi, dan stabilitas hubungan
perdagangan.
o IMF (International Monetary Fund)
6
IMF adalah organisasi yang memberikan pinjaman untuk negara yang
memang membutuhkan. Biasanya negara yang melakukan pinjaman
adalah negara yang memiliki kondisi mata uang tidak stabil maupun tidak
mampu membayar hutang. Tujuan pembentukan IMF adalah
meningkatkan kestabilan keuangan internasional.
o OPEC (Organization Petrolium Exporting Countries)
OPEC pertama kali didirikan oleh 5 negara yang mengekspor minyak
terbesar yaitu Arab Saudi, Iran, Irak, Kuwait, dan Venezuela pada tahun
1960. Tujuan organisasi ini untuk memenuhi kebutuhan minyak yang ada
di dunia, mengatur pemasaran minyak antara sesama negara pengekspor
minyak.
Bidang militer dan pertahanan, mempunyai beberapa ikatan kerjasama sebagai
berikut:
o SEATO (South East Asia Treaty Organization)
Bentuk kerjasama ini didirikan oleh pakta militer yang memiliki tujuan
untuk dapat mencegah pertumbuhan komunisme yang ada di kawasan Asia
Tenggara.
o ANZUS (Australia, New Zealand, United States)
Pakta militer ini didirikan dengan tujuan mencegah perkembangan
komunisme yang berada di kawasan 3 negara tersebut.
o NATO (North Atlantic Treaty Organization)
Pakta militer yang ada di Atlantik Utara yang memiliki tujuan untuk
menghilangkan segala persengketaan di politik internasional, tidak adanya
ancaman militer yang terjadi di kalangan internasional, perselesaian
sengketa dengan damai, membela negara – negara anggota.
o KAA ( Konfersi Asia Afrika)
Organisasi non blok yang berdiri pada 18-24 April 1955. KAA ini
memiliki tujuan untuk menciptakan perdamaian
Bidang kesehatan mempunyai kerjasama dalam bidang internasional yang
penting sebagai berikut:
7
o WHO
Badan milik PBB yang memiliki fokus pada bidang kesehatan dengan
markas di Jenewa, Swiss. WHO membangun beberapa program – program
antara lain untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular, mengobati
penyakit – penyakit yang menjadi masalah dunia, dan lainnya di bidang
kesehatan.
Bidang sosial mempunyai peranan yang penting dalam tugasnya untuk
internasional sebagai berikut:
o FAO
Organisasi milik PBB yang fokus pada bidang pangan dan pertanian yang
bermarkas di Roma, Italia. Tujuan organisasi ini untuk peningkatan taraf
hidup seluruh manusia sehingga tidak terjadi kelaparan.
o ILO
Organisasi milik PBB yang fokus pada bidang buruh internasional yang
bertujuan untuk saling peduli dengan nasib buruh lainnya yang ada di
dunia serta memfasilitasi pendapat mereka.
o UNICEF
Organisasi milik PBB yang fokus pada kondisi anak yang ada di seluruh
negara di dunia.
Bidang pendidikan mempunyai beberapa bidang kerjasama yang penting dalam
hubungan internasional sebagai berikut:
o UNESCO
8
Merupakan organisasi milik PBB, berdiri pada 4 November 1946 memiliki
tujuan untuk memajukan kerjasama yang terjalin antarnegara pada bidang
pendidikan, kebudayaan dan sains. Hingga saat ini, UNESCO telah
beranggotakan kurang lebih 191 negara yang memiliki beberapa tujuan
penting, antara lain:
Meningkatkan kerjasama yang terjalin antar negara yang ada
didunia, khususnya pada bidang pendidikan, kebudayaan, dan
sains.
Memberantas buta huruf serta memajukan program wajib belajar
bagi seluruh masyarakat di dalam negara – negara anggota.
Mengangkat derajat serta martabat kehidupan.
Dampak Interaksi Antarnegara di Benua Asia dan Benua Lainnya
Interaksi antarnegara yang terjalin dapat memberikan sebuah dampak bagi negara,
baik dampak positif maupun dampak negatif.
Dampak Positif
1. Memperluas lapangan kerja
2. Negara dapat memenuhi kebutuhan yang tidak bisa diproduksi di dalam negeri
3. Masuknya modal asing ke dalam negeri
4. Terjadinya alih teknologi
5. Memperkecil pertumbuhan ekonomi
6. Meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat
7. Memperkuat posisi dan saya tawar Indonesia
8. Dengan adanya bentuk – bentuk kerjasama internasional yang terjalin secara tidak
langsung akan membuka kesempatan bagi negara – negara lain untuk dapat berdiskusi
mengenai kesalahpahaman yanh terjadi
9. Dapat memberikan motivasi dan inspirasi untuk negara – negara yang berkembang
sehingga dapat berkembang lebih baik lagi
10. Mengurangi konflik yng terjadi antar negara sehingga dapat mencegah terjadinya
peperangan
9
Dampak Negatif
1. Secara tidak langsung membuat setiap negara dapat mengintervensi negara lainnya
bahkan ikut campur dalam urusan negara lain yang mana nantinya akan mengurangi
kedaulatannya
2. Menuntut agar negara untuk saling terbuka, hal ini bisa beresiko informasi negara
bocor
3. Budaya bangsa yang lama akan terkikis karena masuknya budaya baru
4. Ketergantungan pada negara lain atau negara maju
5. Susunan kenegaraan dapat meniru negara lainnya, dengan tidak memperhatikan
apakah sistem tersebut cocok atau tidak
6. Pasar dalam negeri dikuasai produk asing
7. Mundurnya perusahaan dalam negeri
8. Meningkatnya pengangguran
9. Banyaknya TKI ilegal
10