satu famili atau subfamili. Perkawinan silang dilakukan untuk
memperoleh individu-individu dengan sejumlah sifat unggul dalam waktu
yang singkat. Perkawinan silang dapat meningkatkan produktivitas dan
mutu genetik, namun membutuhkan biaya yang besar untuk
melaksanakannya.
2. Sumbangan Pemuliaan Hewan terhadap Kemajuan Peternakan
Dengan adanya pemuliaan hewan akan menghasilkan bibit yang unggul,
dapat meningkatkan produksi ternak, memperbaiki kualitas produk ternak
seperti telur dan daging, memperbaiki proses reproduksi hewan, menambah nilai
ekonomis ternak, memperbaiki efisiensi dan konversi pakan yang akan
berdampak pada peningkatan pendapatan peternakan.
3. Penerapan Pemuliaan Hewan
a. Ayam white leghorn
Ayam leghorn adalah jenis ayam ras ternak yang mampu
menghasilkan telur dengan jumlah banyak, yang disebut sebagai ayam
petelur. Ayam legorhn dapat berfungsi sebagai dasar genetik untuk
penghasil telur. Ayam leghorn memiliki keunggulan berupa
pertumbuhannya yang cepat dan tidak agresif. Performa ayam ras leghorn
lebih unggul dibandingkan rumpun ayam lokal dan dapat menghasilkan
bobot telur yang lebih berat dibandingkan dengan ayam buras. Ayam
leghorn dapat dihasilkan melalui hibridisasi, persilangan galur jantan dan
betina, persilangan satu keturunan, dan persilangan satu galur.
47
Gambar 3.5 Ayam White Leghorn
Sumber: Aidah dan Tim Penerbit KBM Indonesia, 2020
b. Ayam broiler
Ayam broiler yang disebut juga dengan ayam ras pedaging adalah
ayam jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa ayam yang memiliki
daya produktivitas tinggi. Ayam broiler merupakan hasil perkawinan
silang dan sistem berkelanjutan sehingga memiliki mutu genetik yang
baik. Ayam broiler memiliki kelebihan yakni pertumbuhannya yang cepat
dengan bobot badan yang tinggi dalam waktu yang relatif pendek,
konversi pakan kecil, kualitas daging berserat lunak, dan siap dipotong di
usia muda.
Gambar 3.6 Ayam Broiler
Sumber: Aidah dan Tim Penerbit KBM Indonesia, 2020
SOAL LATIHAN
Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah latihan
soal berikut!
1. Sebutkan dan jelaskan teknik-teknik pemuliaan tumbuhan dan hewan!
48
2. Jelaskan manfaat pemuliaan tumbuhan bagi sektor pertanian dan pemuliaan
hewan bagi sektor peternakan!
Petunjuk Jawaban Latihan
Untuk mengerjakan kegiatan latihan di atas Anda dapat mengikuti petunjuk berikut:
1. Hal yang perlu Anda pahami untuk mengerjakan soal nomor 1 adalah
memahami materi pada modul mengenai pemuliaan tumbuhan dan pemuliaan
hewan. Anda bisa memahami terlebih dahulu teknik-teknik yang dapat
digunakan untuk pemuliaan tumbuhan dan pemuliaan hewan. Setelah Anda
memahami, Anda bisa menyebutkan dan menjelaskannya.
2. Hal yang perlu Anda lakukan untuk mengerjakan soal nomor 2 adalah
memahami manfaat dari pemuliaan tumbuhan dan hewan. Sumber literatur lain
dapat membantu Anda untuk menjawab pertanyaan tersebut.
49
Video Pembelajaran
Agar lebih memahami Penjelasan mengenai pewarisan sifat pada pemuliaan
makhluk hidup, Anda dapat mengakses video pembelajaran dengan cara berikut:
1. Siapkan smartphone anda dan pasang aplikasi pemindai QRCode dari
playstore atau Appstore
2. Scan atau pindai QRCode disamping dengan cara arahkan kamera
smartphone pada layar QRCode
Anda juga dapat mengakses link berikut:
1. https://bit.ly/3Ia5gvm
2. https://bit.ly/3o5uOlg
RANGKUMAN
Pemuliaan makhluk hidup merupakan serangkaian kegiatan penelitian dan
pengembangan genetik yang dilakukan pada makhluk hidup dengan mengubah
50
susunan atau komposisi genetik individu maupun populasi yang biasanya
bertujuan untuk mendapatkan varietas baru yang lebih unggul (bibit unggul).
Pemuliaan tanaman merupakan suatu ilmu yang mempelajari perkembangan
genetik tanaman dengan cara mengubah susunan genetiknya untuk membentuk
varietas unggul atau jenis tanaman baru yang lebih unggul.
Teknik-teknik pemuliaan tanaman antara lain pemilihan tetua, persilangan
buatan, dan metode seleksi.
Peran varietas unggul tanaman diarahkan pada peningkatan potensi hasil,
perbaikan beragam sifat (ketahanan terhadap cekaman biotik dan abiotik), umur
genjah, dukungan usahatani dengan masukan rendah, perbaikan mutu gabah dan
nasi, peningkatan daya saing komoditas, serta berperan menjamin keberhasilan
budidaya tanaman.
Contoh penerapan pemuliaan tanaman adalah varietas hibrida dan buah tanpa
biji.
Pemuliaan hewan merupakan kegiatan dalam peternakan atau pemeliharaan
hewan dengan tujuan menciptakan individu maupun populasi hewan semakin
berkualitas sesuai dengan karakteristik yang diinginkan manusia.
Teknik-teknik pemuliaan tanaman antara lain inseminasi buatan dan hibridisasi.
Manfaat pemuliaan hewan yaitu akan menghasilkan bibit yang unggul, dapat
meningkatkan produksi ternak, memperbaiki kualitas produk ternak seperti telur
dan daging, memperbaiki proses reproduksi hewan, menambah nilai ekonomis
ternak, memperbaiki efisiensi dan konversi pakan yang akan berdampak pada
peningkatan pendapatan peternakan.
Contoh penerapan pemuliaan hewan adalah ayam white leghorn dan ayam
broiler.
51
TES FORMATIF 3
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!
1. Berikut perhatikan beberapa contoh padi di bawah ini!
1) Varietas Arize
2) Intani
3) Dharma Ayu
4) Ketan Lusi
5) Varietas IPB 4S
Manakah yang termasuk contoh dari padi hibrida…
c. 1, 2, dan 5
d. 1 dan 3
e. 1, 2, dan 4
f. 2, 3, dan 4
2. Di bawah ini beberapa keunggulan padi varietas, kecuali…
a. Potensi hasil panen tinggi
b. Tahan terhadap penyakit tungro dan serangan hawar daun bakteri
prototipe III
c. Tekstur nasi pulen, padi jenis ini memiliki tekstur pulen dan kadar amilosa
yang manis
d. Tidak cocok ditanam di berbagai jenis lahan
3. Upaya untuk menghasilkan pemuliaan tumbuhan maupun hewan tidak
selamanya membawa keuntungan bagi manusia. Munculnya berbagai bibit
52
unggul hasil pemuliaan itu teryata juga dapat merugikan keanekaragaman
mahluk hidup. Hal ini karena….
b. Dapat meningkatkan harga benih
c. Dapat menggeser keberadaan plasma nutfah
d. varietas baru sulit dalam pembudidayaannya
e. dapat mematikan usaha petani tradisional
4. Pemuliaan tanaman dapat dilakukan dengan cara…
a. Penanganan hama
b. Melakukan pergiliran tanam
c. Perkawinan silang
d. Manipulasi lingkungan hidup
5. Crossbreeding merupakan perkawinan silang antara dua bangsa yang berdarah
murni. Contoh persilangan tersebut adalah…
a. Perkawinan antar sapi Fries Holland dengan sapi Madura
b. Perkawinan antar sapi Santa Gertrudis dengan sapi Monkey
c. Perkawinan antar sapi Fries Holland dengan sapi Santa Gertrudis
d. Perkawinan antar sapi Santa Gertrudis dengan sapi Madura
6. Tanaman dengan menggunakan pemuliaan jenis varietas hibrida akan melalui
proses persilangan antara dua jenis yang memiliki kualitas yang baik dan sifat
yang unggul. Keunggulan yang yang diharapkan dari varietas hibrida yaitu...
a. Waktu panen lebih cepat
b. Tahan dari serangan hama penyakit
c. Hasil panen yang lebih berkualitas
d. Hanya dapat ditanan pada satu jenis lahan pertanian
7. Di bawah ini manakah yang bukan termasuk contoh pemuliaan hewan dari hasil
pewarisan sifat…
53
a. Ayam boiler
b. Sapi bali
c. Domba garut
d. Mangga alpukat
8. Penemuan pada bibit unggul yang terjadi pada hewan dan tumbuhan dilakukan
melalui proses yang disebut…
a. Sterilisasi
b. Hibridasi
c. Adaptasi
d. Seleksi alam
9. Berikut ini yang termasuk tumbuhan dengan proses penyerbukan yang dibantu
oleh manusia adalah…
a. Tebu
b. Jagung
c. Vanili
d. Bunga mawar
10. Tumbuhan cocor bebek berkembang biak dengan cara…
a. Okulasi
b. Tunah adventif
c. Umbi lapis
d. Stek
54
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 3 yang terdapat
di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian gunakanlah rumus
berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 3.
Tingkat penguasaan = %
Arti tingkat penguasaan: 90% - 100% = baik sekali
80% - 89% = baik
70% - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan ke
Kegiatan Belajar selanjutnya. Jika Anda masih memperoleh tingkat penguasaan di
bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 3, terutama pada bagian
yang belum dikuasai.
55
Kunci Jawaban Tes Formatif
Formatif 1
1. Jawaban benar a. Genetika merupakan ilmu yang mempelajari tentang
pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya.
2. Jawaban benar adalah b. Gen merupakan unit pewarisan sifat bagi organisme
hidup. Bentuk fisiknya berupa urutan DNA yang melekat/berada di suatu
protein, polipeptida, atau seuntai RNA yang memiliki fungsi bagi organisme
yang memilikinya.
3. Jawaban benar adalah c. Setiap gen menempati satu tempat tertentu dalam
kromosom yang disebut lokus
4. Jawaban benar c. DNA merupakan materi pada genetic yang diturunkan.
Molekul DNA tersimpan di dalam nucleus sel.
5. Jawaban benar adalah d. gen merupakan substansi genetik terkecil, yang
menentukan sifat manusia melalui pembentukan polipeptida.
6. Jawaban benar adalah a. penurunan sifat orang tua kepada anaknya terjadi
melalui sel gamet.
7. Jawaban benar adalah b. Gen berfungsi sebagai pengatur pewarisan sifat.
8. Jawaban benar adalah c. sel tubuh pada manusia mempunya 46 kromosom
9. Jawaban benar adalah a. Gen dominan merupakan suatu gen yang menutupi
ekspresi gen lainnya sehingga sifat yang dibawanya terlihat atau tampak pada
keturunannya.
10. Jawaban benar adalah b. Alel merupakan sepasang gen yang terletak pada lokus
yang bersesuaian pada kromosom homolog.
Formatif 2
1. Jawaban benar adalah c. Penyakit turunan yang terpaut kromosom seks adalah
hemofilia dan buta warna.
2. Jawaban benar c. 2 merah dan 2 putih
56
Mm >< Mm
Mm
M MM Mm
m Mm mm
MM : Mm : mm = 1 : 2 : 1
karena intermediet, jadi fenotipnya
Merah : merah muda : putih = 1 : 2 : 1
3. Jawaban benar d. monohybrid merupakan persilangan yang hanya menggunakan
satu sifat berbeda
4. Jawaban benar a.
P : AA x AB
Gamet : A ----> A
A ----> B
F1 : AA dan AB
5. Jawaban benar d. Tanaman mangga manis (MM) x tanaman mangga masam
(mm)
P : MM x mm
G : M dan m
F1 : MM 100%
F1 disilangkan dengan mangga masam :
P: Mm x mm
G: M, m, dan ,
F2 : Mm, mm
Maka perbandingan fenotipe f2 = 1 mangga manis : 1 mangga masam
Persentasi buah mangga manis pada F2 = ½ x 100% = 50%
57
6. Jawaban benar b. contoh kelainan pewarisan sifat pada manusia yaitu albino,
hemophilia, dan buta warna
7. Jawaban benar a. Perhatikan diagram persilangan berikut:
P= DdWW >< DDww
G= DW, dW Dw
F1= DDWw (belah tebal)
DdWw (belah tebal)
Persentase fenotipe = 100% belah tebal
8. Jawaban benar b. Pada persilangan antara kelinci berambut hitam dan kelinci
berambut putih intermediet adalah:
a. Diagram persilangan sampai F2
P1 : HH x hh
Gamet : H h
F1 : Hh (100% berambut abu-abu)
Hasil F1 disilangkan dengan sesamanya.
P2 : Hh x Hh
Gamet : H H
hh
F2 : HH, Hh, Hh, hh (1 : 2 : 1)
b. Fenotip F1
Melalui persilangan pertama, ditemukan bahwa hasil F1 adalah Hh. Hal ini
berarti fenotip dari F1 adalah rambut abu-abu.
c. Genotip dan fenotip F2
Genotip dan fenotip dari F2 adalah HH (hitam), Hh (abu-abu), dan hh (putih)
dengan rasio sebagai berikut:
58
Rasio genotip dan fenotip:
Genotip = HH : Hh : hh
Fenotip = Hitam : Abu-abu : Putih
1 : 2 :1
25% : 50% : 25%
9. Jawaban benar c.
Mm x Mm
G:MM
mm
F2 : MM, Mm, Mm, mm
rasio 3:1
10. Jawaban benar d. sifat resesif merupakan karakteristik yang dapat tertutupi
Formatif 3
1. Jawaban benar adalah a. Yang termasuk contoh dari padi hibrida yaitu varietas
Arize, Intani, PPH, Bernas Prima, dan varietas IPB 4S.
2. Jawaban benar adalah d. Karena padi varietas cocok ditanam diberbagai jenis
lahan.
3. Jawaban benar adalah b. upaya dalam menghasilkan pemuliaan tumbuhan atau
hewan dapat merugikan keanekaragaman makhlukk hidup karena dapat
menggeser keberadaan dari plasma nutfah.
4. Jawaban benar adalah c. Pemuliaan pada tanaman dilakukan dengan melakukan
perkawinan silang yang bertujuan untuk dapat mengambil manfaat dari
munculnya kombinasi yang baik dari induk persilangannya.
59
5. Jawaban benar adalah a. Sapi fries Holland dan sapi Madura merupakan hewan
dengan bangsa yang berdarah murni.
6. Jawaban benar adalah d. Tanaman dengan menggunakan pemuliaan jenis
varietas hibrida akan melalui proses persilangan antara dua jenis yang memiliki
kualitas yang baik dan sifat yang unggul. Keunggulan yang yang diharapkan dari
varietas hibrida yaitu tumbuhan akan bertahan terhadap kekeringan lahan,
menghasilkan panen yang sangat tinggi dengan waktu yang cepat, tidak mudah
terserang hama penyakit, dan cocok ditanam diberbagai jenis lahan pertanian.
7. Jawaban benar adalah c. Mangga alpukat termasuk kedalam contoh pemuliaan
tumbuhan dari hasil pewarisan sifat.
8. Jawaban benar adalah b. Hibridisasi merupakan persilangan antar dua individu
untuk menghasilkan sifat yang diinginkan. Hibridisasi akan dilakukan secara
terus menerus dengan tujuan menghasilkan sifat unggul galur murni. Hibridisasi.
Hibridisasi adalah bagian dari perkembangbiakan tumbuhan secara generatif.
9. Jawaban benar adalah c. contoh tumbuhan yang proses penyerbukannya dibantu
manusia yaitu vanilli, anggrek, dan salak.
10. Jawaban benar adalah b. Tunas adventif adalah tunas yang muncul bukan dari
ujung batang atau pada ketiak daun, melainkan dari bagian tubuh tumbuhan
lainnya, seperti pada daun (misal, cocor bebek) dan akar (misal, sukun). Tunas
adventif ini biasa disebut juga dengan tunas liar.
60
Daftar Pustaka
Abdullah, Mikrajuddin., Saktiyono., dan Lutfi. 2007. IPA TERPADU SMP dan MTs Jilid
3A untuk Kelas IX Semester 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Aidah, S. N., dan Tim Penerbit KBM Indonesia. 2020. Mahir Beternak Ayam Petelur ala
Pengusaha Sukses. Bojonegoro: Penerbit KBM Indonesia.
Aidah, S. N., dan Tim Penerbit KBM Indonesia. 2020. Langkah Karya dengan Bisnis Ternak
Ayam Broiler. Bojonegoro: Penerbit KBM Indonesia.
Andrianto, Hebert. 2019. Modul Workshop Biologi Abdimas. Sukabumi: CV Jejak.
Annashru, F. A., M. N. Ihsan, A. P. A. Yekti, dan T. Susilawati. 2017. Pengaruh Perbedaan
Waktu Inseminasi Buatan terhadap Keberhasilan Kebuntingan Sapi Brahman Cross.
Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan. 27(3): 17-23.
Aristya, V. E., dan Taryono. 2019. Pemuliaan Tanaman Partisipatif untuk Meningkatkan
Peran Varietas Padi Unggul dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional.
Journal of Agriculture Innovation. 2(1): 26-35.
Aziez, A. F., A. Budiyono, dan A. Prasetyo. 2018. Peningkatan Kualitas Semangka dengan
Zat Pengatur Tumbuh Giberelin. Jurnal Agrineca. 18(2): 1-11.
Ciptadi, G., Aulanni’am, A. Budiarto, dan Y. Oktanella. 2019. Genetika dan Pemuliaan:
Peternakan-Veteriner. Malang: UB Press.
Daryanti, Susi. 2020. Buku Pendamping IPA untuk SMP/MTs Kelas IX Semester 1.
Yogyakarta: CV. Absolute Media
Effendi, Yunus. 2020. Buku Ajar Genetika Dasar. Magelang: Penerbit Pustaka Rumah
C1nta.
Fadilah, R., dan Fatkhuroji. 2013. Memaksimalkan Produksi Ayam Ras Petelur. Jakarta
Selatan: PT AgroMedia Pustaka.
Hadiutomo, K. 2019. Membangun Kawasan Persawahan Padi Modern “Solusi Ketahanan
Pangan ke Depan”. Bogor: IPB Press.
61
Hamid, Abdul., dan Alexander B. Tanggela. 2020. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket B
Setara SMP/MTs Kelas IX. Modul Tema 12 : Reproduksi pada Makhluk Hidup.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Husma, Amrah. 2016. Biologi Dasar dan Kesehatan. Makassar: CV. Social Politic Genius
(SIGn).
Ihwanudin, A., S. hartatik, K. Hariyono, dan J. A. Arifandi. 2019. Pengaruh Anthesis Jantan
dan Waktu Polinasi terhadap Tingkat Keberhasilan Pembentukan Benih Semangka
Tanpa Biji (Citrullus Lanatus Thunberg). Jurnal Bioindustri. 2(1): 364-373.
Karmana, Oman. 2008. Cerdas Biologi untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah
Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam. Bandung: PT. Grafindo Media Pratama.
Kosmiatin, M., dan A. Husni. 2018. Perakitan Varietas Jeruk Tanpa Biji Melalui Pemuliaan
Konvensional dan Nonkonvensional. Jurnal Litbang Pertanian. 37(2): 91-100.
Kostaman, T., S. Sopiyana, B. D. P. Soewandi, dan Komarudin. 2020. Presentase fertilitas
dan Daya Tetas Ayam Cemani dan White Leghorn Berdasarkan Ukuran Bobot Telur.
Jurnal Agripet. 20(2): 118-125.
Kristianti, Yohana., dan Sudar. 2020. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi
Covid-19 untuk Jenjang Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Kusumawati, E. D. 2017. Inseminasi Buatan. Malang: Media Nusa Creative.
Lubis, N. A., Rosmayati, dan D. S. Hanafiah. 2015. Persilangan Genotipe-Genotipe Kedelai
(Glycine max L. Merrill.) Hasil Seleksi pada Tanah Salin dengan tetua Betina Varietas
Grobogan. Jurnal Online Agroekoteknologi. 3(1): 291-298.
Mahalubi, R. I., A. K. Rintjap, J. A. Malingkas, dan F. S. G. Oley. 2019. Respon Peternakan
Sapi Potong terhadap Penerapan Teknologi Inseminasi Buatan (IB) di Desa
Tondegesan Dua Kecamatan Kawangkoan Kabupaten Minahasa. Jurnal Zootec.
39(1): 71-81.
Makful, Kuswandi, Sahlan, dan M. Andini. 2019. Evaluasi Keragaan Beberapa Hibrida
Semangka Koleksi Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika. Jurnal Budidaya
Pertanian. 15(2): 101-105.
62
Mujib, A., T. Rohmayanti, dan Aminullah. 2021. Kajian Kandungan Vitamin C, Sifat
Fisikokimia, dan Sensori Selai Mangga Alpukat. Jurnal Teknologi Pertanian. 25(2):
138-144.
Syukur, M., S. Sujiprihati, dan R. Yunianti. 2012. Teknik Pemuliaan Tanaman. Depok:
Penebar Swadaya.
Tim Maestro Genta. 2020. BUPELAS: Buku Pelengkap Kurtilas Pemetaan Materi & Bank
Soal IPA SMP Kelas 9. Surabaya: Genta Group Production.
Wardhani, Y., dan U. K. N. Qomariah. 2021. Pemuliaan Tanaman. Jombang: UNWAHA
PRESS.
Zubaidah. Siti., Susriyati Mahanal., Lia Yuliati., I Wayan Dasna., Ardian A. Pangestuti.,
Dyne R. Puspitasari., Hamim T. Mahfudhillah., Alifa Robitah., Zenia L. Kurniawati.,
Fatia Rosyida., dan Mar’atus Sholihah. 2018. Ilmu Pengetahuan Alam untuk
SMP/MTs Kelas IX. Edisi Revisi. Kakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
.
63