KONEKSI ANTAR MATERI HALIMATUS SA'DIAH - 22204071241 Pembelajaran Berdiferensiasi - Topik 2 PPG Prajabatan Gelombang 2 Universitas Islam Malang
Pembelajaran berdiferensiasi memiliki 4 (empat) aspek yaitu: a) Konten/isi Konten merupakan materi yang diajarkan atau disampaikan pada peserta didik tentunya dengan mempertimbangkan pemetaan kebutuhan belajar peserta didik. 2) Proses Diferensiasi pada proses, peserta didik akan mendapatkan informasi tentang pembelajaran yang baru dan mendapatkan cara belajar sesuai dengan kemampuan peserta didik. 3) Produk Diferensiasi pada produk berupa variasi hasil dari tugas pembelajaran, atau variasi untuk penilaian hasil belajar peserta didik. 4) Lingkungan belajar Lingkungan belajar adalah suatu kondisi, pengaruh, serta rangsangan yang berasal dari luar, yang memberi pengaruh pada peserta didik, dimana hal-hal tersebut juga meliputi beberapa hal seperti pengaruh fisik, sosial dan intelektual Pengetahuan baru tentang pembelajaran berdiferensiasi berkontribusi bagi pemahaman saya untuk diimplementasi ke dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Di mana 4 aspek pembelajaran diferensiasi akan saya gunakan untuk mengakomodir kebutuhan peserta didik untuk meningkatkan potensi mereka yang berbeda-beda. Dengan menerapkan pengetahuan saya terhadap materi topik 2 aspek-aspek pembelajaran berdiferensiasi di dalam kelas, maka hal tersebut merupakan bentuk upaya untuk memfasilitasi dan memenuhi kebutuhan belajar setiap peserta didik. 2) Bagaimana pengetahuan baru tersebut berkontribusi terhadap pemahaman tentang implementasi pembelajaran berdiferensiasi? 1) Pengetahuan baru apa yang Anda dapatkan setelah mempelajari topik ini?
Pada aspek konten dalam penerapan pembelajaran diferensiasi, seorang pengajar melakukan diferensiasi yang berkaitan dengan apa yang akan dipelajari peserta didik dalam proses pembelajaran. Contoh: Peserta didik belajar teks narasi. Guru menyediakan tentang topik yang yang disukai oleh peserta didik. Guru memastikan peserta didik belajar sesuai dengan modalitas belajarnya. Belajar dengan modalitas visual, diberikan dalam bentuk gambar. Peserta didik dengan modalitas belajar auditori dapat diberikan materi dalam bentuk audio, dan modalitas belajar kinestetik dapat menggunakan pekerjaan yang sesuai dengan materi pembelajaran. Strategi diferensiasi proses, mengacu bagaimana siswa akan memahami, memaknai atas informasi atau materi yang akan dipelajari. Cara melakukan strategi proses, misalnya: 1) kegiatan berjenjang, 2 menyediakan pertanyaan pemandu atau tantangan, 3) membuat agenda individu untuk siswa, 4) memvariasikan lama waktu untuk menyelesaikan tugas, 5) mengembangkan kegiatan bervariasi, dan 6) menggunakan pengelompokan yang fleksibel sesuai dengan kesiapan, kemampuan, dan minat. Contoh: Belajar teks prosedur. Guru bisa meminta murid untuk membuat suatu prosedur cara membuat atau melakukan sesuatu sesuai dengan minatnya. 1) KONTEN/ISI Aspek-Aspek Pembelajaran Berdiferensiasi 2) PROSES
Diferensiasi pada produk berupa variasi hasil dari tugas pembelajaran, atau variasi untuk penilaian hasil belajar peserta didik. Tugas dan penilaian untuk masing-masing peserta didik dibuat beragam namun masih tetap mengacu pada tujuan pembelajaran yang sama. Sangat penting bagi guru untuk menentukan ekspektasi pada murid, di antaranya menentukan: 1) kualitas pekerjaan apa yang diinginkan; 2) konten apa yang harus ada pada produk; 3) Bagaimana cara mengerjakannya; 4) Sifat dari produk akhir apa yang diharapkan. Contoh: Memberi siswa pilihan tentang bagaimana mengekspresikan pembelajaran yang diperlukan (misalnya, membuat pertunjukan boneka, menulis surat, atau mengembangkan mural dengan label). Lingkungan belajar adalah suatu kondisi, pengaruh, serta rangsangan yang berasal dari luar, yang memberi pengaruh pada peserta didik, di mana hal-hal tersebut juga meliputi beberapa hal seperti pengaruh fisik, sosial dan intelektual. Contohnya: Memberikan tugas kelompok diskusi suatu topik, membuat peserta didik untuk beropini sesuai dengan sumbernya masingmasing, dan menciptakan ruang kelas kondusif. 3) PRODUK Aspek-Aspek Pembelajaran Berdiferensiasi 4) LINGKUNGAN BELAJAR
Ki Hadjar Dewantara menjelaskan bahwa tujuan pendidikan, yaitu menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Oleh sebab itu, dalam proses “menuntun”, anak diberi kebebasan namun pendidik sebagai ‘pamong ’ dalam memberi tuntunan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya. Seorang ‘pamong ’ dapat memberikan ‘tuntunan’ agar anak dapat menemukan kemerdekaannya dalam belajar. Proses memerdekakan dalam pembelajaran ini memiliki keterkaitan dengan mata kuliah Pembelajaran Berdiferensiasi di mana pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang memberi keleluasaan dan mampu mengakomodir kebutuhan peserta didik untuk meningkatkan potensi dirinya sesuai dengan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar peserta didik yang berbeda-beda. Pembelajaran berdiferensiasi memiliki 4 aspek, yaitu: 1) konten/isi, 2) proses, 3) produk, dan 4) lingkungan belajar. Pembelajaran dengan tingkat capaian dan karakteristik peserta didik sesuai dengan prinsip teaching at the right level. Di mana cara menyesuaikan ruang lingkup pembelajaran, yaitu: 1) Pendidik mengidentifikasi kesiapan belajar, minat, dan tingkat penguasaan kompetensi peserta didik dengan melakukan asesmen diagnostik. 2) Menyesuaikan lingkup materi yang akan dipelajari oleh siswa berdasarkan kesiapan, minat dan tingkat penguasaan kompetensi peserta didik. 3) Merancang strategi bagaimana lingkup materi dipelajari oleh peserta didik. Hal ini memiliki keterkaitan dengan Pembelajaran Berdiferensiasi, bahwa dalam pembelajaran perlu mengidentifikasi bahwa peserta didik itu beragam dari berbagai sisi, misal latar belakang keluarga dan lingkungan, minat atau ketertarikan, kebutuhan peserta didik, dsb. 1) FILOSOFI PENDIDIKAN INDONESIA Koneksi Pembelajaran Berdiferensiasi 2) PRINSIP PENGAJARAN DAN ASESMEN YANG EFEKTIF
TERIMA KASIH SEKIAN