Aktivitas 10 – 12 Diskusi dengan Narasumber Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru memberikan arahan tentang kegiatan hari ini yaitu diskusi dengan narasumber. 4. Guru meminta siswa untuk aktif bertanya dan mencatat hal penting yang didapatkan dari pembicara tamu dengan caranya masingmasing (peta pikiran/ catatan) (Hasil resume tersebut akan dipresentasikan pada pertemuan berikutnya, catatan tersebut boleh dituangkan dalam bentuk PPT, catatan biasa) 9 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 5. Guru memperkenalkan pembicara tamu dan membuka sesi dengan pembicara tamu. Guru berperan sebagai fasilitator sekaligus moderator. 6. Siswa dapat melontarkan pertanyaan kepada pembicara tamu untuk lebih memahami materi tentang : Peran generasi muda terhadap jalannya demokrasi dan keikutsertaan generasi muda dalam partai politik yang ada di Indonesia (KPU) Peran siswa dalam demokrasi di sekolah (Guru PKn) Kriteria pemilihan ketua OSIS (Pembina OSIS) Penutup 7. Guru merefleksi proses belajar hari ini Apa kegiatan yang dilakukan selama pembelajaran? Apa perasaan yang murid rasakan selama pembelajaran hari ini? Apa ilmu/pengalaman baru yang diperoleh? Apa harapan atau tindak lanjut setelah pembelajaran ini? 8. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
LKPD 10 – 12 Nama Kelas Tugas 1. Siswa mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh narasumber selama diskusi berlangsung Jawaban 1. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………..……………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …
Aktivitas 13 – 14 Presentasi Hasil Analisa dari Diskusi dengan Narasumber dan Refleksi Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru memberikan arahan tentang kegiatan hari ini yaitu mempresentasikan hasil ringkasannya 4. Guru membagi siswa dalam kelompok kecil (2 orang) 4 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 5. Guru mengarahkan siswa untuk mempresentasikan hasil ringkasannya waktu diskusi berlangsung dengan narasumber (boleh pakai PPT atau media lainnya) 6. Guru mempersilahkan siswa lainnya untuk menanggapi hasil presentasi temannya. 7. Guru meminta siswa untuk mengisi lembar refleksi siswa Penutup 8. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
Lembar Refleksi Peserta Didik Nama: Kelas: Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Aku paham tentang pengertian visi dan misi serta cara menyusun visi dan misi yang baik Aku paham tentang sifat yang harus ada pada diri pemimpin Aku memahami peran generasi muda dalam proses demokrasi di indonesia Aku dapat menjelaskan tentang strategi untuk menerapkan demokrasi di lingkungan sekolah Praktik Demokrasi yang ada di lingkungan sekitarku adalah …………………………………………………… …………………………………………………... …………………………………………………........... ................................................................................ ................................................................................ ................................................ Strategi sementara yang dapat aku pahami dari Teori Demokrasi sebagai upaya untuk menerapkan kehidupan berdemokrasi di sekolah adalah……………………………………… ……………………………………………… ……………………………………………… ……………………………………………… ………………………………… …………………………………………… …………………………………………… ……………………………………………
Tahap 3: Aksi Aktivitas 15 - 17 Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru memberikan pengarahan tentang taca cara pembuatan visi dan misi dalam bentuk poster/pamlet dan slogan yang berkaitan dengan demokrasi. 4. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (4 orang) 7 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 5. Kandidat ketos pada masing-masing kelompok berkolaborasi menyusun Visi dan Misi bersama kelompoknya. 6. Siswa dalam kelompok membuat Visi dan Misi di kertas/melalui aplikasi (canva, flipaClip, dll) (Guru meminta siswa untuk menyimpan visi misi yang telah dibuatnya karena akan digunakan pada pertemuan berikutnya) 7. Siswa dalam kelompok membuat poster/ pamlet yang berkaitan dengan demokrasi (ajakan untuk ikut menjadi pemilih dalam acara Pilketos) di kertas. 8. Hasil karya siswa diunggah ke media massa ( IG/FB) dengan menandai akun sekolah (Setelah membuat akun Instagram kelompok bukan akun instagram pribadi saat mengunggah karya siswa) Saat berdiskusi dalam kelompok, siswa diminta untuk menggunakan bahasa yang sopan. Penutup 9. Guru merefleksi proses belajar hari ini Apa kegiatan yang dilakukan selama pembelajaran? Apa perasaan yang murid rasakan selama pembelajaran hari ini? Apa ilmu/pengalaman baru yang diperoleh? Apa harapan atau tindak lanjut setelah pembelajaran ini? 10. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
LKPD 15 - 17 Nama Kelompok Ketua: Anggota: 1. 2. 3. 4. Kelas Tugas 1. Siswa membuat visi dan misi dengan menggunakan kertas /aplikasi (Canva, dll) 2. Siswa membuat poster/ pamlet yang berkaitan dengan demokrasi (ajakan untuk ikut menjadi pemilih dalam acara Pilketos) dengan kertas Jawaban 1. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ……… 2. .……………………………………………………………………..………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ……………………………… Kunci Jawaban: Tergantung jawaban siswa
Materi Aktivitas 15-17 Poster dan Pamflet 1. Pengertian Poster Poster adalah media publikasi yang terdiri atas tulisan, gambar ataupun kombinasi antar keduanya dengan tujuan memberikan informasi kepada masyarakat. Poster juga termasuk karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar. Poster juga dikenal dengan plakat. 2. Tujuan Poster Tujuan poster adalah untuk mengajak, membujuk, atau menghimbau masyarakat untuk melakukan sesuatu seperti yang telah dituliskan dan digambarkan di dalam poster. Tujuan poster harus tersampaikan kepada masyarakat banyak. Itulah mengapa poster dipasang di tempat-tempat yang begitu strategis seperti jalan-jalan utama, pasar-pasar, dan tempat-tempat lainnya. 3. Tujuan poster yaitu: Sebagai media publikasi Sebagai media informasi Untuk tujuan komersil atau menjual produk atau jasa 4. Ciri-Ciri Poster Memuat komposisi huruf dan gambar Dibuat dengan menggunakan bahasa yang singkat, padat, dan jelas. Berisi tulisan atau gambar yang menarik perhatian orang. Ukuran poster menyesuaikan dengan tempat pemasangan. Perpaduan warna yang kuat dan kontras. 5. Jenis-jenis Poster Poster memiliki banyak jenis. Poster dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan, ciri-ciri, dan tujuannya masing-masing. Adapun jenis-jenis poster menurut Sumber Belajar Kemdikbud adalah: Poster Niaga Poster niaga berisi tentang berbagai informasi seputar promosi suatu barang atau jasa yang akan dipasarkan oleh perusahaan. Poster Layanan Masyarakat Poster layanan masyarakat adalah poster yang memuat informasi seputar pelayanan pada masyarakat. Poster Kegiatan Poster kegiatan adalah poster yang berisi suatu kegiatan, seperti kegiatan jalan sehat, lomba, dan lain-lain. Poster Pendidikan Poster pendidikan adalah poster yang bertujuan untuk mendidik. Contoh poster pendidikan antara lain bahaya gas rumah kaca, cara mendaur ulang sampah, dan sebagainya. Poster Propaganda Poster propaganda adalah poster yang bertujuan untuk mengembalikan semangat pembaca atas perjuangan atau usaha seseorang dalam melakukan hal yang bermanfaat bagi kehidupan. Poster Kampanye Poster kampanye adalah poster yang bertujuan untuk mencari simpati dari masyarakat pada saat dilakukannya pemilihan umum. Poster Afirmasi Poster afirmasi adalah poster untuk memotivasi pembacanya.
1. Cara Membuat Poster Tentukan Topik dan Tujuan Pertama, tentukan apa yang ingin dibahas dalam poster tersebut. Kemudian, tentukan pula alasan kamu membuat poster tersebut. Buat Kalimat Singkat dan Bersifat Sugesti Poster biasanya dibaca sekilas oleh pembaca. Jadi, buatlah kalimat sesingkat dan semenarik mungkin agar bisa dibaca dan dipahami dengan cepat. Gunakan Gambar Gambar merupakan alat penyampai pesan yang paling menarik. Proporsi gambar yang lebih besar dari tulisan pada sebuah poster dapat menjadi strategi untuk menarik pembaca. Kamu juga bisa memadukan warna kontras agar menarik pembaca. Gunakan Media yang Tepat Terakhir, pilihlah media atau tempat ditempelnya poster yang tepat. Media akan menentukan apakah poster dapat lebih banyak dilihat pembaca atau tidak. Pamflet 1. Pengertian Pamflet Mengutip Oxford Languages Dictionary, pamflet merupakan selebaran yang berisi informasi atau argumen tentang suatu subjek. Sementara, menurut KBBI, pamflet merupakan kata serapan dari bahasa Inggris "pamphlet" yang artinya surat selebaran. Pamflet juga dapat diartikan sebagai bentuk komunikasi dengan perpaduan informasi yang berupa tulisan dan gambar dalam selembar kertas maupun digital. 2. Manfaat Pamflet Media Iklan yang Murah Dibandingkan dengan media pengiklanan lainnya, pamflet merupakan media publikasi yang murah untuk diproduksi dan didistribusikan. Sehingga, banyak pemilik usaha yang memilih pamflet sebagai pilihan untuk memasarkan produknya. Tampilan Estetik dan Mudah Dikreasikan Pamflet merupakan media yang memiliki tampilan menarik dan mudah untuk dikreasikan, mulai dari font tulisan maupun gambar di dalamnya. Namun, walaupun estetika itu penting, kamu juga perlu memastikan informasi dan pesan yang ingin kamu sampaikan dalam pamflet tersebut. Memuat Banyak Informasi Meskipun berukuran kecil, media ini dapat mengkomunikasikan banyak hal kepada pembacanya. Dengan catatan, kamu harus mengemas pesan yang kamu sampaikan dengan singkat, padat, dan jelas. Memorable/Mudah Diingat Informasi yang dimuat dalam pamflet cenderung lebih mudah diingat karena bentuknya yang menarik dan simple. Bahkan, beberapa orang berpendapat kalau pamflet adalah media promosi yang lebih efektif dibandingkan dengan media sosial. 3. Beda Poster dengan Pamlet Pamflet dan poster sangat berbeda. Meskipun keduanya bisa digunakan sebagai alat untuk menyampaikan informasi dan pengumuman penting, poster mempunyai ukuran yang jauh lebih besar daripada pamflet. Ukuran yang besar membuat banyak orang bisa membacanya dengan mudah. Tujuan poster juga tidak sama dengan pamflet. Pamflet biasanya diberikan langsung pada orang-orang sedangkan poster ditempelkan di tempat umum yang sangat strategis agar setiap orang yang melintas bisa melihatnya dengan cepat meskipun jaraknya cukup jauh dari poster tersebut.
Sejarah singkat Instagram Pada 6 Oktober 2010, media sosial berbasis foto dan video Instagram diluncurkan. Instagram merupakan aplikasi buatan Kevin Systrom, seorang lulusan Universitas Stanford berusia 27 tahun. Dia bekerja di Nextstop, sebuah startup rekomendasi perjalanan. Pada awalnya, Instagram dirilis melalui Apple App Store. Setelah dirilis, dalam sehari Instagram mendapatkan 25.000 pengguna. Sepuluh tahun kemudian, jumlah itu lebih dari satu miliar. Media sosial berbasis foto dan video itu hanya membutuhkan waktu delapan minggu untuk dikembangkan oleh para insinyur perangkat lunak sebelum diluncurkan pada sistem operasi seluler Apple pada Oktober 2010. Dalam waktu kurang dari dua tahun, Facebook (FB) telah mengakuisisi perusahaan tersebut dengan nilai tunai 1 miliar dollar. Cara membuat akun Instagram Berikut cara membuat akun Instagram melalui aplikasi, komputer, dan browser handphone, dikutip dari Facebook.com: 1. Aplikasi Instagram melalui Android atau iPhone a. Unduh aplikasi Instagram dari App Store (iPhone) atau Google Play Store (Android). b. Setelah aplikasi terinstal, ketuk instagram untuk membukanya. c. Ketuk Daftar dengan Email atau Nomor Telepon (Android) atau Buat Akun Baru (iPhone), lalu masukkan alamat email atau nomor telepon (yang akan memerlukan kode konfirmasi), lalu ketuk Berikutnya. Anda juga bisa mengetuk Login dengan Facebook untuk mendaftar menggunakan akun Facebook. d. Jika Anda mendaftar dengan alamat email atau nomor telepon, buat nama pengguna dan kata sandi, lengkapi info profil Anda, lalu ketuk Berikutnya. Jika Anda mendaftar menggunakan Facebook, Anda akan diminta untuk login ke akun Facebook apabila Anda telah logout. 2. Melalui komputer a. Buka instagram.com. b. Klik Daftar, masukkan alamat email Anda, buat nama pengguna dan kata sandi atau klik Login dengan Facebook untuk mendaftar menggunakan akun Facebook. c. Jika Anda mendaftar dengan email, klik Daftar. Jika Anda mendaftar menggunakan Facebook, Anda akan diminta untuk login ke akun Facebook apabila Anda telah logout. 3. Melalui browser atau peramban seluler a. Buka instagram.com. b. Ketuk Daftar, masukkan alamat email Anda, buat nama pengguna dan kata sandi atau ketuk Login dengan Facebook untuk mendaftar menggunakan akun Facebook. c . Jika Anda mendaftar dengan email, ketuk Daftar. Jika Anda mendaftar menggunakan Facebook, Anda akan diminta untuk login ke akun Facebook apabila Anda telah logout. Jika Anda mendaftar dengan email, pastikan email yang Anda masukkan benar dan hanya Anda sendiri yang bisa mengakses alamat email tersebut. Jika Anda logout dan lupa kata sandi, Anda perlu mengakses email Anda untuk kembali ke akun Instagram. Perlu diperhatikan, jika Anda baru saja membuat akun, orang-orang di Instagram bisa melihat bahwa Anda memiliki akun baru.
Memulai Instagram dan Membangun Profil Profil adalah tempat untuk menemukan foto, video, dan pengaturan di Instagram. Di sini, Anda bisa melihat apa pun yang sudah dibagikan, melihat daftar orang yang Anda ikuti, dan orang yang mengikuti Anda. 1. Menambah bio Berikut cara menambahkan bio atau situs web ke profil Anda. a. Ketuk profile atau foto profil Anda di kanan bawah untuk membuka profil. b. Ketuk Edit profil di bagian atas layar, lalu ketuk Bio. c . Tuliskan bio Anda dan tambahkan URL ke situs web Anda. d. Ketuk Selesai (iPhone) atau Done (Android). 2. Memperbarui nama pengguna dan email a. Buka profil Anda. b. Ketuk Edit Profil. c . Ketikkan informasi Anda dan ketuk Kirim. 3. Memperbarui foto profil a. Ketuk profile atau foto profil Anda di kanan bawah untuk membuka profil. b. Ketuk Edit Profil. c . Ketuk Ubah Foto Profil, lalu pilih lokasi untuk mengimpor foto Anda. d. Ketuk Selesai (iPhone) atau Done (Android) setelah membuat perubahan. Cara Membuat Email Gmail di Hp Android Berikut ini cara membuat email atau akun Gmail di hp Android: 1. Buka aplikasi Gmail 2. Klik Icon Profile Picture di kanan atas 3. Pilih menu Add Another Account 4. Pada halaman Set up email pilih Google 5. Di halaman Sign In tekan Create Account 6. Anda bisa pilih opsi email untuk diri sendiri atau bisnis 7. Masukkan nama depan dan nama tengah dan belakang 8. Klik Next 9. Masukkan tanggal lahir dan jenis kelamin 10. Pilih alamat email yang direkomendasikan Google atau kustom sendiri 11. Buat password lalu klik tombol Next 12. Saat muncul kotak Privacy & Terms, baca dengan seksama lalu klik tombol I Agree. Setelah email selesai dibuat, Google akan mengirim notifikasi ke Gmail Anda. Secara otomatis, alamat email yang dibuat lewat Gmail akan bisa digunakan di aplikasi Gmail. Jumlah akun yang login di Gmail akan bertambah. Keduanya bisa Anda gunakan bersamaan.
Aktivitas 18 (Penyampaian Visi dan Misi oleh Kandidat Tiap Kelompok ) Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru memberikan arahan terkait kegiatan penyampaian visi dan misi oleh kandidat masing-masing kelompok 4. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (4 orang) 3 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 5. Masing-masing kandidat kelompok mengumpulkan hasil penyusunan visi dan misi mereka dengan durasi maksimal 10 menit. (Visi misi yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya) 6. Kelompok lain diminta untuk menanggapi visi dan misi yang telah disampaikan oleh calon kandidat Siswa diminta menggunakan bahasa yang baik dan santun saat berdiskusi Penutup 7. Guru merefleksi proses belajar hari ini Apa kegiatan yang dilakukan selama pembelajaran? Apa perasaan yang murid rasakan selama pembelajaran hari ini? Apa ilmu/pengalaman baru yang diperoleh? Apa harapan atau tindak lanjut setelah pembelajaran ini? 8. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
LKPD 18 Nama Kelompok Ketua: Anggota: 1. 2. 3. 4. Kelas Tugas 1. Masing-masing kelompok membuat kelebihan dan kekurangan visi dan misi kelompok lain. Jawaban 1. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………..……………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… … Kunci Jawaban: Tergantung jawaban siswa
Materi Aktivitas 18 8 Tips Agar Pede Berbicara di Depan Umum Terkadang berbicara di depan umum bisa menjadi masalah bagi beberapa orang. Selain merasa gugup, fakta bahwa perhatian banyak orang tertuju padamu bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman yang akhirnya bikin kamu tidak percaya diri alias pede. Sebenarnya, berbicara di depan banyak orang bukan hal yang menakutkan kok. Asalkan kamu mempraktekan delapan cara berbicara di depan umum berikut ini: 1. Memahami Hal yang Ingin Disampaikan Sebelum berbicara di depan umum, pastikan kamu memahami dulu materi apa yang akan disampaikan. Dengan begitu, kamu bisa menyampaikannya dengan lancar di depan banyak orang. Mereka pun akan lebih terlibat dalam materi yang kamu bawakan. Selain itu, kamu bisa berimprovisasi untuk membuat pembicaraan lebih menarik lagi. 2. Tampil Dengan Pakaian yang Cocok/Rapi Apa yang kamu kenakan dapat menimbulkan kesan pada penonton atau audience. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenakan pakaian yang sesuai dengan okasi atau acara yang akan kamu bawakan. Bila kamu mengenakan pakaian yang tepat, kamu tidak perlu merasa gugup mengenai kesan apa yang akan kamu timbulkan saat berbicara di depan umum. Bahkan, kamu akan lebih pede saat berinteraksi dan menyampaikan materi di depan publik. 3. Lakukan Kontak Mata gengan Audience Untuk menjalin komunikasi saat sedang berbicara di depan umum, sesekali kamu perlu melakukan kontak mata dengan audience atau penonton. Selain untuk memastikan mereka tetap fokus pada materi yang kamu bicarakan, kontak mata juga dapat memberikan kesan bahwa mereka bagian yang penting dari pembicaraan yang kamu bangun. 4. Melakukan Interaksi Jika Dibutuhkan Meskipun kamu menyampaikan informasi, bukan berarti hanya kamu saja yang bisa berbicara. Ingat ya, audience itu merupakan bagian yang penting dari acara tersebut. Untuk itulah diperlukan adanya interaksi dengan penonton jika dibutuhkan supaya mereka terlibat dalam materi yang kamu paparkan. 5. Lawan Rasa Malu Salah satu cara berbicara di depan umum dengan tetap percaya diri adalah dengan melawan rasa malu. Perasaan ini yang bisa menghambatmu saat berinteraksi dengan audience. Bahkan hal ini akan membuat kamu kurang percaya diri. Ada beberapa cara untuk melawan rasa malu saat tampil di depan umum. 6. Berbicara Dengan Gaya Sendiri Untuk bisa tampil percaya diri, pastikan kamu berbicara di depan umum dengan gaya sendiri. Jangan menggunakan gaya bicara orang lain karena itu tidak akan mencerminkan diri kamu. Buat pembicaran menjadi lebih hidup dengan gayamu sendiri. Dengan begitu, topik yang kamu bawakan akan lebih menarik. Tetap santai saat berbicara dan jangan lupa jaga kesopanan kamu supaya orang-orang nyaman mendengarkan. 7. Berdoa Sebelum memulai sesuatu, ada baiknya untuk berdo’a terlebih dahulu. Kegiatan ini bisa membantu menenangkan perasaan sebelum berbicara di depan umum. Berdoa juga bisa memberikan getaran positif jadi kamu akan lebih tampil percaya diri saat tampil di depan umum. 8. Lakukan Persiapan Sebaik Mungkin Sebelum tampil di depan umum, sebaiknya kamu lakukan persiapan sebaik mungkin. Hal ini termasuk materi yang akan ditampilkan, peralatan yang mendukung, dan penampilan kamu. Tidak ada salahnya juga kamu berlatih sehari sebelum berbicara di depan umum untuk memastikan kesiapanmu.
Aktivitas 19 (Asessmen Formatif ) Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru memberikan arahan terkait kegiatan hari ini tentang asessmen formatif 4. Guru menyiapkan link google form tentang efektivitas aksi yang telah dilakukan dalam persiapan Demokrasi di kelas 3 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Link google form Pelaksanaan 5. Siswa mengisi link hanya 1 kali 6. Kisi-kisi pertanyaan google form: Jelaskan macam-macam demokrasi Jelaskan penerapan demokrasi di lingkungan sekolah dan berikan contohnya! Jelaskan demokrasi yang pernah dilaksanakan di Indonesia? Bagaimana pendapatmu tentang penerapan demokrasi di negara Indonesia? Terkait dengan pemilihan kandidat kelompok, bagaimana pendapatmu? Penutup 7. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
Lembar Asessmen Kegiatan 19 Nama Kelas Pertanyaan di google form 1. Apa yang Ananda ketahui tentang demokrasi! Jelaskan! 2. Jelaskan penerapan demokrasi di lingkungan sekolah dan berikan contohnya! 3. Jelaskan demokrasi yang pernah dilaksanakan di Indonesia? 4. Bagaimana pendapatmu tentang penerapan demokrasi di negara Indonesia? 5. Terkait dengan pemilihan kandidat kelompok, bagaimana pendapatmu? Jawaban 1. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………… 2. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………..… 3. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………………… 4. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ……………………………………….. 5. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………….
Kunci Jawaban: 1. Apa yang Ananda ketahui tentang demokrasi! Boleh pengertian, jenis, prinsip, kelebihan dan kekurangan demokrasi 2. Jelaskan penerapan demokrasi di lingkungan sekolah dan berikan contohnya! Contoh sederhana perilaku demokrasi di lingkungan sekolah adalah mengikuti pemilihan ketua kelas. Hal ini mengajarkan kita untuk menggunakan hak pilih sesuai dengan hati nurani. Perilaku demokrasi adalah tindakan yang sportif, damai, terbuka, menghargai hak orang lain, dan tidak memaksakan pendapat. 3. Jelaskan demokrasi yang pernah dilaksanakan di Indonesia? Demokrasi Liberal-Parlementer (1945-1959) Sistem demokrasi parlementer ditandai dengan sistem pemerintahan parlementer. Hal ini ditetapkan lewat Maklumat Wakil Presiden No. X dan Maklumat Pemerintah mengenai pergantian sistem pemerintahan dari Presidensial menjadi Parlementer pada 3 November 1945. Pada 14 November 1945 terbentuklah kabinet pertama yang dipimpin Soetan Sjahrir atau Kabinet Sjahrir sebagai perdana menteri. Kabinet ini hanya berusia tiga bulan karena dijatuhkan oposisi. Tetapi pada 12 Maret 1946 kembali membentuk kabinet Sjahrir setelah ditunjuk Presiden Soekarno untuk kedua kalinya. Di Undang-Undang Dasar Sementara 1950 menyatakan lembaga eksekutif atas presiden sebagai kepala negara konstitusional dan menteri-menteri bertanggungjawab kepada perdana menteri sebagai kepala pemerintahan seharihari. Tetapi, hal itu tidak membuat kabinet pemerintahan berjalan stabil. Jatuh bangun kabinet terus berlangsung hingga Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit pada 5 Juli 1959 yang menandai berakhirnya era demokrasi liberal atau parlementer. Demokrasi Terpimpin (1959-1965) Dalam dekrit 5 Juli 1959, Presiden Soekarno menegaskan berlakunya kembali UUD 1945. Dekrit tersebut adalah realisasi dari keinginan Soekarno untuk mengubah sistem demokrasi parlementer pada 27 Januari 1957 di Bandung. Soekarno mengungkapkan keinginannya untuk kembali bisa mencampuri urusan pemerintahan meskipun Badan Konstituante belum juga menyelesaikan membentuk undangundang dasar yang baru. UUD 1945 memebuka kesempatan bagi seoramg presiden untuk bertahan selama lima tahun. Tetapi lewat ketetapan MPRS No. III/1963, jadilah Soekarno sebagai presiden seumur hidup. Di masa demokrasi terpimpin, kekuasaan Soekarno sebagai presiden sangat besar. Dengan kekuasaannya tersebut, pada 1960 Soekarno bahkan membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hasil pemilihan umum. Demokrasi Pancasila Era Orde Baru (1965-1998) Peristiwa G30S/PKI segera mengakhiri era demokrasi terpimpin. Pada 1969, MPRS memberhentikan Soekarno sebagai presiden dan digantikan Soeharto. Indonesia memasuki era baru yang disebut sebagai Demokrasi Pancasila. Demokrasi Pancasila bermaksud untuk mengoreksi sistem politik selama masa demokrasi terpimpin yang dianggap bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Demokrasi Pancasila ingin meletakkan UUD 1945 sebagaimana terlahir setelah proklamasi. Tetapi dalam perkembangannya, peran presiden juga makin dominan terhadap lembaga-lembaga negara yang lain. Demokrasi Pancasila selama era Orde Baru ditandai dengan dominasi ABRI atau TNI, birokratisasi dan sentralisasi pengambilan keputusan politik. Campur tangan pemerintah dalam partai politik dan kehidupan politik masyarakat juga terjadi. Kondisi ini berlangsung hingga Mei 1998 ketika Soeharto terpaksa mundur dari posisi sebagai presiden akibat people power yang dinamakan sebagai Gerakan Reformasi.
Demokrasi Pancasila Era Reformasi (1998-Sekarang) Seperti Demokrasi Pancasila ala Orde Baru yang ingin merevisi praktik demokrasi terpimpin, Demokrasi Pancasila era reformasi juga ingin merevisi praktik politik dan pemerintahan Orde Baru yang dianggap menyimpang. Pemerintahan BJ Habibie yang menggantikan Soeharto membuka belenggu terhadap kemerdekaan pers dan berbicara sesuai tuntutan reformasi. Pemilu bebas pertama setelah Orde baru digelar pada 1999, menempatkan KH Abdurrahman Wahid sebagai Presiden keempat Indonesia. Sampai masa pemerintahan Presiden Jokowi yang kedua saat ini, demokrasi di Indonesia masih terus mengalami tantangan dalam perkembangannya. 1. Bagaimana pendapatmu tentang penerapan demokrasi di negara Indonesia? Tergantung jawaban siswa 2. Terkait dengan pemilihan kandidat kelompok, bagaimana pendapatmu? Tergantung jawaban siswa Catatan: Jawaban siswa tidak mengikat
Aktivitas 20 (Voting Calon Perwakilan Kelas) Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru memberikan arahan terkait kegiatan hari ini tentang perwakilan kandidat OSIS dari masing-masing kelas 3 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 4. Guru mengajak siswa untuk menentukan satu utusan untuk kandidat ketua OSIS dari perwakilan kelas 5. Siswa menentukan siapa utusan yang dipilih untuk perwakilan kelasnya (bisa berpatokan pada penyampaian visi dan misi pada pertemuan sebelumnya) 6. Siswa bersama-sama memperbaiki visi dan misi yang akan ditampilkan oleh utusan kelasnya di bawah panduan guru 7. Siswa yang terpilih sebagai kandidat Ketua OSIS berlatih menyampaikan visi dan misi di depan kelas 8. Siswa yang lain memberikan tanggapan terhadap penyampaian kawannya (boleh ekspresi, intonasi, dll) Penutup 9. Guru merefleksi proses belajar hari ini Apa kegiatan yang dilakukan selama pembelajaran? Apa perasaan yang murid rasakan selama pembelajaran hari ini? Apa ilmu/pengalaman baru yang diperoleh? Apa harapan atau tindak lanjut setelah pembelajaran ini? 10. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
LKPD Kegiatan 20 Nama Kelompok Kelas Pertanyaan 1. Nama kandidat utusan kelas sebagai ketua OSIS 2. Visi dan misi sebagai ketua OSIS (hasil revisi satu kelas) Jawaban 1. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………… 2. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………..… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ……………………………………….. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………….
Aktivitas 21 - 23 (Kampanye Calon Ketua OSIS Fase E) Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru memberikan arahan terkait kegiatan hari ini tentang kampanye dari perwakilan masingmasing kelas 9 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 4. Guru meminta siswa latihan kampanye sebelum tampil 5. Siswa yang lain memberikan tanggapan terhadap latihan kawannya 6. Guru mengajak siswa untuk mendengarkan kampanye dari masing-masing utusan kelas 7. Guru meminta masing-masing kandidat ketua OSIS membuat video kampanye sederhana dan mengunggahnya ke media sosial dengan menandai akun sekolah (FB/IG SMANSASIT atau OSIS_SMANSASIT) Penutup 8. Guru merefleksi proses belajar hari ini Apa kegiatan yang dilakukan selama pembelajaran? Apa perasaan yang murid rasakan selama pembelajaran hari ini? Apa ilmu/pengalaman baru yang diperoleh? Apa harapan atau tindak lanjut setelah pembelajaran ini? 9. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
Aktivitas 24 (Pemilihan Kandidat Ketua OSIS dari Fase E oleh MPK) Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Pembina OSIS dan MPK menyiapkan kertas yang akan dihitung Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Pelaksanaan 2. Pembina OSIS dan MPK menghitung kertas suara pemilihan Ketua OSIS 3. Pembina OSIS dan MPK menentukan kandidat Ketua OSIS periode 2023/2024 Penutup 4. Pembina OSIS menyampaikan siapa saja yang termasuk ke dalam Kandidat Ketua OSIS periode 2023/2024
Aktivitas 25 (Kampanye Calon Ketua OSIS Fase E dan Kleas XI periode 2023/2024) Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru memberikan arahan terkait kegiatan hari ini tentang kampanye dari perwakilan masingmasing kelas Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 4. Guru mengajak siswa untuk mendengarkan kampanye kelas X (Fase E) dan Kelas XI 5. Guru meminta siswa untuk mencatat kelebihan dan kekurangan masing-masing kandidat Ketos (karena akan diperlukan pada pertemuan berikutnya) Penutup 6. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
LKPD 25 Nama Kelas Pertanyaan 1. Kelebihan dan kekurangan Calon Ketua Osis periode 2023/2024 (buat sesuai nomor urutnya) Jawaban 1. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………… 2. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………..… …………………………………………………………………………… 3. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………… 4. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………….. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………….
Aktivitas 26 - 27 (Diskusi Kelompok tentang Kampanye Calon Ketua OSIS periode 2023/2024) Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru memberikan arahan terkait kegiatan hari ini tentang alasan mengapa memilih calon Ketos 4. Guru membagi siswa sesuai dengan jumlah kandidat Ketua Osis (Kelompok satu berarti untuk calon Ketos nomor urut 1, dst) 6 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 5. Siswa dalam kelompoknya membuat alasan mengapa memilih calon Ketua Osis periode 2023/2024 6. Siswa dalam kelompoknya membuat kalimat ajakan untuk memilih calon Ketos sesuai dengan pilihannya 7. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi 8. Kelompok lain menanggapi hasil diskusi temannya Guru mengingatkan ketika berdiskusi mengunakan bahasa yang sopan Penutup 9. Guru merefleksi proses belajar hari ini Apa kegiatan yang dilakukan selama pembelajaran? Apa perasaan yang murid rasakan selama pembelajaran hari ini? Apa ilmu/pengalaman baru yang diperoleh? Apa harapan atau tindak lanjut setelah pembelajaran ini? 10. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
LKPD 26 - 27 Nama Kelompok Kelas Pertanyaan 1. Alasan memilih calon Ketua Osis nomor urut …. 2. Kalimat ajakan untuk memilih calon Ketos sesuai dengan nomor urut Jawaban 1. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………… 2. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………..… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ……………………………………….. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………….
Aktivitas 28 (Pemilihan Ketua OSIS periode 2023/2024) Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengajak siswa untuk mencoblos calon ketua OSIS 2. Guru mengarahkan siswa untuk memberikan suara dalam pemilihan ketua OSIS periode 2023/2024 2 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 3. Seluruh warga SMA Negeri 1 Sitiung berpartisipasi dalam pemilihan calon ketua OSIS periode 2023/2024 4. Guru memantau keikutsertaan peserta didik dalam proses pemungutan suara calon ketua OSIS Penutup 5. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
Aktivitas 29 Menyiapkan Laporan Projek Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru menyiapkan materi tentang pembuatan laporan 4. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (4 - 6 orang) 2 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 5. Guru menjelaskan setelah projek selesai, siswa akan membuat laporan sebagai tugas akhir. Beberapa pertanyaan pemantik yang bisa dipakai: Apakah ananda pernah membuat laporan kegiatan? Apa fungsi dan manfaat membuat laporan kegiatan? 6. Siswa mengadakan diskusi kelompok yang dipandu oleh guru dalam menyelesaikan Laporan Projek P5 dengan bimbingan guru sebagai fasilitator Penutup 7. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
Aktivitas 30 - 31 Menyiapkan Laporan Projek Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru menyiapkan materi tentang pembuatan laporan 4. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (4 orang) 5 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 5. Guru menjelaskan setelah projek selesai, siswa akan membuat laporan sebagai tugas akhir. Beberapa pertanyaan pemantik yang bisa dipakai: Apakah ananda pernah membuat laporan kegiatan? Apa fungsi dan manfaat membuat laporan kegiatan? 6. Siswa mengadakan diskusi kelompok yang dipandu oleh guru dalam menyelesaikan Laporan Projek P5 dengan bimbingan guru sebagai fasilitator Penutup 7. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam Aktivitas 32 (Refleksi dan Evaluasi Hasil Pemilihan Ketua OSIS) Kegiatan Detail Kegiatan Waktu Peralatan/ Media Persiapan 1. Guru mengawali kegiatan dengan berdoa, literasi dan menyanyikan lagu nasional 2. Guru mencek kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas 3. Guru memberikan arahan terkait kegiatan hari ini tentang mengisi lembar refleksi peserta didik 2 X 45 menit Papan tulis Lcd Proyektor Laptop Speaker Modul P5 Pelaksanaan 4. Siswa mengisi lembar refleksi dan evaluasi peserta didik terkait pemilihan ketua OSIS 5. Siswa menjawab beberapa pertanyaan yang terkait dengan pelaksanaan projek “Suara Demokrasi” 6. Guru memantau siswa ketika mengisi lembar refleksi Penutup 7. Guru menutup kegiatan dengan berdoa dan salam
Lembar Refleksi Kegiatan Pemilihan Ketua OSIS Nama : Kelas : Pernyataan Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Aku paham mengenai tata cara pemilihan ketua OSIS Aku paham mengenai bentuk aksi nyata tentang demokrasi Aku dapat menjelaskan tata cara pemilihan ketua OSIS Lembar Refleksi Kegiatan Projek Suara Demokrasi Nama : Kelas : Pertanyaan: 1. Bagaimana respon komunitas sekolah terhadap kegiatan projek Suara Demokrasi? 2. Tantangan apa yang kalian hadapi ketika mengikuti projek Suara Demokrasi? 3. Apa manfaat yang kalian peroleh setelah mengikuti kegiatan projek Suara Demokrasi? Jawaban: 1. ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… 2. ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… 3. ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………..
Lembar Evaluasi Modul Projek Suara Demokrasi Nama Kelas Pertanyaan 1. Apakah kamu memahami tentang demokrasi? 2. Apakah kamu ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan Suara Demokrasi? 1. Apakah kamu mengikuti proses Suara Demokrasi dengan baik? 2. Apa kesan kamu setelah mengikuti Projek Suara Demokrasi? Jawaban 1. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………… 2. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………..… ……………………………………………………………………………… 3. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………… 4. ………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………….. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………….
E. Glosarium 1. Demokrasi : sistem pemerintahan yang mengijinkan dan memberikan hak, kebebasan kepada warga negaranya untuk berpendapat serta turut serta dalam pengambilan keputusan di pemerintahan. 2. media massa: sarana untuk menyampaikan pesan yang berhubungan langsung dengan masyarakat luas, misalnya radio, televisi, dan surat kabar 3. hoaks : kabar bohong 4. Laporan kegiatan: sejumlah informasi yang diberikan kepada atasan dengan tujuan sebagai pertanggung jawaban atas pelaksanaan suatu kegiatan yang telah dilakukan, sehingga pembuatan laporan kegiatan biasanya dilakukan ketika sebuah acara atau kegiatan telah selesai dilaksanakan 5. Visi: gambaran secara umum yang memberikan pandangan bagaimana organisasi kita di masa yang akan datang. 6. Misi : point-point apa saja yang akan kita capai/target dalam organisasi dalam satu periode tertentu. 7. Empati : merupakan sebuah kemampuan untuk merasakan kondisi emosional orang lain. 8. Poster : media publikasi yang terdiri atas tulisan, gambar ataupun kombinasi antar keduanya dengan tujuan memberikan informasi kepada masyarakat. 9. Pamflet : bentuk komunikasi dengan perpaduan informasi yang berupa tulisan dan gambar dalam selembar kertas maupun digital. D. Daftar Pustaka Sufyadi, Susanti dkk. 2021. Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pancasila Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA). Pusat Asessmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jakarta. SK BSKAP Nomor 09 tahun 2022 tentang Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila PPP
online-pdf-no-copy.com
PROFIL PELAJAR PANCASILA Elemen : Akhlak kepada manusia Subelemen : Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai pendapat BERIMAN, BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA DAN BERAKHLAK MULIA Elemen : Berkeadilan Sosial Subelemen : Memahami peran individu dalam demokrasi BERKEBHINEKAAN GLOBAL Elemen : Kolaborasi Subelemen : Kerja sama Subelemen : Koordinasi sosial GOTONG ROYONG
PERKEMBANGAN SUBELEMEN ANTARFASE Sub Elemen Mulai Berkembang Sudah Berkembang Berkembang Sesuai Harapan Sangat Berkembang Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai pendapat Mengidentifikasi hal yang menjadi permasalahan bersama Mengidentifikasi hal yang menjadi permasalahan bersama, memberikan alternatif solusi menggunakan sudut pandang pribadi Mengidentifikasi hal yang menjadi permasalahan bersama, memberikan solusi untuk menjembatani perbedaan namun kurang mengutamakan konteks dan kemanusiaan Mengidentifikasi hal yang menjadi permasalahan bersama, memberikan alternatif solusi untuk menjembatani perbedaan dengan mengutamakan kemanusiaan Memahami peran individu dalam demokrasi Memahami konsep hak dan kewajiban Memahami konsep hak dan kewajiban dan dapat memberikan contoh penerapannya Memahami konsep hak dan kewajibannya, serta implikasinya terhadap ekspresi dan perilakunya Memahami konsep hak dan kewajibannya, serta implikasinya terhadap ekspresi dan perilakunya. Mulai mencari solusi untuk dilema terkait konsep hak dan kewajibannya Kerja sama Memahami konsep kerja sama dalam kehidupan seharihari Membangun tim dan mengelola kerja sama Membangun tim dan mengelola kerja sama untuk menentukan tujuan bersama Membangun tim dan mengelola kerja sama untuk mencapai tujuan bersama sesuai target yang sudah ditentukan Koordinasi sosial Memahami konsep penyelarasan tindakan diri dan kelompok dalam kehidupan seharihari Mencoba menyelaraskan dan menjaga tindakan diri dengan memilih kelompok yang homogen Menyelaraskan dan menjaga tindakan diri dan anggota kelompok agar sesuai antara satu dengan lainnya untuk mencapai harmonisasi Menyelaraskan dan menjaga tindakan diri dan anggota kelompok agar sesuai antara satu dengan lainnya serta menerima konsekuensi tindakannya dalam rangka mencapai tujuan bersama
TAHUN PELAJARAN : 2023/2024 KELAS / FASE : E 1 MB SDB BSH SGB MB SDB1 AHMAD FARUQ L 2 ALGA FAADHIL ALLAMSYAH L 3 ARIL ADI SYAHPUTRA L 4 DEGI SUGANSA L 5 DEVA ADITYA SUSILO L 6 DIO ADHA NUGROHO L 7 DIVA TITANIA P 8 FABIAN DWI PRAYOGA L 9 FAHRI AFRIAN L 10 FARIZ ARBY PRASETYA L 11 FINA AMELIA SARI P 12 GANANG ARYA KUSUMA L 13 HIDAYATUL AQFI RESMARA L 14 IFAN DEVANDRA IRAWAN L 15 INDAH LARASATI P 16 INTAN SAFITRI P 17 JEFRI FERNANDA L 18 JENI GUSTAP P 19 KEISYA AGUSTIANI P 20 LULI ANGGRAINI P 21 MARSYA YULIANTI P 22 MOZA WINANDA P 23 MUHAMMAD FARID L 24 MUHAMMAD YUDA RAMADAN L 25 MUTIA MARSHA P 26 NURUL FATIMAH P 27 OKTAVIA RAHMADHANI P 28 PANDU ARYO PRABU L 29 REVA P 30 REVA YESSICA P 31 RINY KHAIRUN NISA P 32 SABILA CHOIRINNISAA P 33 SAUSAN INDI YUSRA P 34 VALIZA NURMA AGUSTI P 35 VERANDIM MEYLANI PUTRI P 36 YUNA FITRI YANTI P Keterangan: MB : Mulai Berkembang SDB : Sudah Berkembang BSH : Berkembang Sesuai Harapan SGB : Sangat Berkembang ASESSMEN PROFIL PTEMA : SUARATOPIK : SUARAKMemahami PerDemMengutamakan Persamaan dengan orang Lain dan Menghargai Pendapat NO NAMA L/P AKHLAK KEPADA MANUSIA BERKEAD
BSH SGB MB SDB BSH SGB MB SDB BSH SGB PELAJAR PANCASILA A DEMOKRASI KU PILIHANKU Kerja Sama Koordinasi Sosial ran Individu dalam mokrasi KET DILAN SOSIAL KOLABORASI
SEMESTER TAHUN PELAJARAN KELAS HARI/ JAM TANGGAL KE- TEMA SUARA DEMOJURNAL KEGIATAN PEMB: 1 (Satu) : 2023 /2024 : SMA NEGERI 1 SITNO MATERI/ BATAS MATERI NAMA GURU
NAMA A I S C T KET OKRASI BELAJARAN P5 TIUNG KONDISI SISWA
NO TANGGAL JAM KE- NAMA GURU MATERI/ BATAS MATERI
NAMA A I S C T KONDISI SISWA KET
HARI/ JAM TANGGAL KE- Mengetahui Kepala SMA Negeri I Sitiung YUNITA, S. Pd., M.M. NIP. 196702281995012001 NO MATERI NAMA GURU
NAMA A I S C T KET KODISI SISWA Koto Agung, September 2023 Wali Kelas NIP.