The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MEDIA K4 - Tema 3 Subtema 2 PB 1 dan 2 - Pakguru

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by pakguru.ansori, 2021-09-12 09:10:33

MEDIA K4 - Tema 3 Subtema 2 PB 1 dan 2 - Pakguru

MEDIA K4 - Tema 3 Subtema 2 PB 1 dan 2 - Pakguru

Kelas 4

Tema 3 :

Peduli Terhadap Makhluk Hidup

Sub Tema 2 :
Keberagaman Makhluk Hidup
di Lingkunganku

Pembelajaran 1 dan 2

T3 St2 T3 St2 T3 St2 T3 St2 T3 St2

P1 P1 P1 P2 P2

Muatan Muatan Muatan Muatan Muatan
Bahasa Indonesia IPA
IPS PPKn SBdP
KD 3.3 dan 4.3 KD 3.8 dan 4.8
KD 3.1 dan 4.1 KD 3.2 dan 4.2 KD 3.4 dan 4.4

Keberagaman Makhluk Hidup T3 St2
di Lingkunganku
P1

Muatan
Bahasa Indonesia

KD 3.3 dan 4.3

Bacalah teks berikut ini !

Burung cenderawasih disebut juga sebagai burung
surga. Burung yang menjadi maskot Papua ini memiliki
warna bulu yang indah. Bahkan, kabarnya karena
keindahannya itu juga burung ini jarang turun ke tanah
lebih sering terbang dan hinggap di dahan pohon.

Warna bulu cenderawasih yang mencolok biasanya
merupakan kombinasi beberapa warna seperti hitam,
cokelat, oranye, kuning, putih, biru, merah, hijau dan ungu.
Burung ini semakin molek dengan keberadaan bulu
memanjang dan unik yang tumbuh dari paruh, sayap, atau
kepalanya.

Warna yang bermacam-macam menjadi salah satu
penanda untuk mengelompokkan jenis mereka. Habitat
aslinya di hutan-hutan lebat, yang umumnya terletak di
daerah dataran rendah dan hanya dapat ditemukan di
Indonesia bagian timur.

Burung cenderawasih mati kawat adalah jenis yang
menjadi identitas provinsi Papua. Masyarakat di Papua
sering menggunakan bulu cenderawasih sebagai
pelengkap atau hiasan dalam pakaian adat mereka.

Keberadaan burung cenderawasih kian lama kian
terancam. Perburuan dan penangkapan liar serta
kerusakan habitat menjadi beberapa penyebab utama.
Bulu cenderawasih juga diperdagangkan, digunakan
sebagai penghias topi wanita di Eropa. Tapi kini, burung
cantik ini menjadi jenis satwa yang dilindungi.

Sumber: Beberapa jenis cenderawasih yang masuk dalam daftar
indonesia.travel (dengan pengubahan) dilindungi antara lain cenderawasih kuning kecil,
cenderawasih botak, cenderawasih raja, cenderawasih
merah, dan toowa.

T3 St2

P1

Muatan
Bahasa Indonesia

KD 3.3 dan 4.3

Jawablah pertanya-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !

Tulis paling sedikit 4 pertanyaan tentang burung cendrawasih

di bawah ini !

Lindungi Hewan Yang T3 St2
Terancam Punah
P1

Muatan
IPA

KD 3.8 dan 4.8

Bacalah teks berikut ini !

Selain cenderawasih, masih banyak hewan lainnya yang
harus kita lindungi. Menurut peraturan pemerintah nomor
27 tahun 1999 mengenai jenis-jenis tumbuhan dan satwa
yang dilindungi. Bahwa sebenarnya terdapat ribuan
spesies flora dan fauna yang hidup di Indonesia dan
terdapat 294 spesies flora dan fauna Indonesia yang
tergolong spesies terancam punah dan harus dilindungi.

Sebetulnya tidak terdapat istilah hewan langka akan tetapi
ada istilah "hewan yang terancam punSuamhbe"r: wywwa.pnixagbayi.scotmilah
tersebut sudah biasa digunakan oleh sejumlah lembaga
atau organisasi konservasi internasional. Contohnya
International Union for The Conservation of Nature
and Natural Resources (IUCN).

Berikut ini adalah contoh hewan yang hampir punah
keberadaanya:

Macan Tutul Jawa, Badak Jawa dan
Sumatera, Harimau Sumatera,
Gajah Sumatera, Orangutan
Sumatera dan Kalimantan, Pesut
Mahakam, Burung Jalak Bali,
Komodo, Anoa, Monyet Hitam
Sulawesi, Kanguru Wondiwoi

Macan Tutul Jawa

Harimau Jawa merupakan hewan yang
sudah lama mengalami kepunahan,
namun masih ada spesies yang sejenis,
vaitu Macan Tutul Jawa. Hewan langka
satu ini mempunyai nama ilmiah Panthera
pardus melas. Binatang ini merupakan
hewan endemik pulau Jawa dan termasuk
ke dalam 9 sub spesies Macan Tutul.

Macan Tutul Jawa ini sudah lama diklasifikasikan ke dalam satwa yang terancam
punah atau hewan langka. Terdapat dua varian Macan Tutul Jawa, yaitu Macan
Tutul berwarna terang dan Macan Tutul berwarna hitam yang lebih dikenal sebagai
Macan Kumbang. Walaupun memiliki warna yang berbeda kedua Macan ini masih
termasuk ke dalam satu sub spesies yang sama.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh International The Conservation Nature
and Natural Resources, populasi Macan Tutul Jawa yang masih hidup tidak lebih
dari 300 ekor di area tinggalnya.

Badak Jawa dan Sumatera

Badak jawa (rhinoceros sondaicus) dan
badak Sumatera (Dicherorhinus
sumatrensis) termasuk satwa yang
menjadi perhatian bagi pemerintah dan
pecinta satwa liar.

Badak Sumatera dan badak Jawa
merupakan dua spesies dari 5 spesies
badak yang masih dapat bertahan hidup
dari kepunahan.

Badak lainnya adalah badak India badak
hitam Afrika dan badak putih Afrika, akan
tetapi kedua jenis Badak ini sudah
tergolong dalam kelompok yang terancam
atau critically endangered. Status critically
endangered inii disematkan kepada jenis
badak di Indonesia semenjak tahun 1996.

Harimau Sumatera

Sekarang ini total populasi harimau
sumatera tidak lebih dari 300 ekor.
Karena itu menurut WWF jenis harimau ini
merupakan salah satu dari 6 sub spesies
harimau yang masih bertahan hidup
sampai sekarang ini. Selain itu juga
tergolong dalam kategori fauna kritis atau
hewan langka yang terancam punah
critically endangered.

Ciri khas dari harimau sumatera ialah memiliki warna kulit yang paling gelap
dibandingkan semua jenis Harimau yaitu warna kuning kemerah-merahan dan
orange tua. Ciri khas lainnya adalah tubuh harimau ini ukurannya cenderung lebih
kecil dibandingkan subspesies Harimau yang masih hidup sekarang ini.

Kadal Raksasa Komodo

Tempat tinggal Komodo Varanus
komodoensis di alam liar mengalami
penyusutan disebabkan kegiatan
manusia. Sehingga organisasi
International Union The Conservation
Nature and Natural Resource,
mengelompokkan Komodo sebagai
hewan yang terancam punah.

Spesies biawak raksasa ini sekarang mendapat perlindungan di bawah peraturan
pemerintahan Indonesia dan sebuah taman nasional. Sebuah Taman Nasional
Komodo didirikan dengan tujuan melindungi kelestarian mereka. Tempat tinggal
utama kadal raksasa tersebut sekarang ini cuma berada di Pulau Komodo Rinca
Flores Gili motang dan Gili dasami di Nusa Tenggara Timur.

Binatang komodo didokumentasikan pertama kali oleh orang Eropa di tahun 1910.
Nama binatang pemakan daging ini menjadi begitu terkenal sesudah tahun 1912.
Twitter Anthony Ouwens, Direktur museum zoologi di buitenzorg (saat ini Bogor)

Monyet Hitam Sulawesi

Monyet Hitam Sulawesi memiliki nama
ilmiah Macaca nigra atau juga dikenal
dengan nama monyet berjambul. Hewan
ini termasuk salah satu dari beberapa
jenis primata yang termasuk hewan
langka yang terancam punah. Monyet
Hitam Sulawesi ialah satwa khas pulau
Sulawesi khususnya di daerah Sulawesi
Utara.

Ciri khas yang paling menonjol dari monyet hitam ini ialah jambul yang berada di
atas kepalanya. Monyet ini juga memiliki nama lain yaitu Celebes crested
macaque, Celebes black ape, Gorontalo macaque, atau Sulawesi macaque.
Sedangkan warga sekitar biasa menyebutnya dengan nama Yaki, Bolai, dan Dihe.

Semakin lama populasi monyet hitam Sulawesi semakin langka dan terancam
punah. Oleh karena itu International The Conservation Nature and Natural
Resources memasukkannya ke dalam daftar merah dengan status konservasi
critically endangered.

Kanguru Wondiwoi

Ternyata binatang kanguru tidak hanya
dimiliki oleh benua Australia saja. Di
Indonesia juga terdapat salah satu jenis
kanguru yaitu Kanguru pohon wondiwoi
merupakan salah satu jenis hewan langka
yang hidup di Pulau Papua.

Menurut spesimen yang ditemukan oleh Ernest Meyer, hewan yang mempunyai
nama ilmiah Dendrolagus mayri tersebut diprediksi memiliki bobot kurang lebih
9,25 kg. Ciri-ciri lainnya ialah bulunya berwarna hitam dengan beberapa bagian
yang berwarna kekuningan.

Pada bagian pantat dan tungkai wamanya kemerahan dengan ekor berwarna putih
Jumlah populasi kanguru pohon wondiwol memang tidak pernah diketahui secara
akurat. Akan tetapi berdasarkan daftar merah yang dikeluarkan IUCN, diprediksi
total populasi kangguru jenis ini kurang lebih berjumlah 50 ekor saja.

T3 St2

P1

Muatan
BahasaIPInAdonesia

KKDD33..38 dann 44..83

Jawablah pertanya-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !

1. Sebutkan dua varian Macan Tutul Jawa !

2. Apa nama lain dari Monyet hitam Sulawesi ?

3. Di mana terdapat kadal raksasa komodo?

4. Sebutkan ciri khas kanguru Wondiwoi!

5. Sebutkan contoh hewan yang terancam punah !

Keanekaragaman Hayati di T3 St2
Indonesia
P1

Muatan

IPS

KD 3.1 dan 4.1

Indonesia terletak pada
garis 6o LU - 11° LS dan
95° BT-141° BT. Dengan
demikian, Indonesia
terletak di daerah beriklim
tropis dan dilewati oleh
garis khatulistiwa. Letak
ini menyebabkan
Indonesia memiliki
keanekaragaman hayati
yang tinggi.

Indonesia juga memiliki berbagai jenis ekosistem, seperti ekosistem perairan, ekosistem
air tawar, rawa gambut, hutan bakau, terumbu karang, dan ekosistem pantai.

Persebaran Hewan (Fauna) di Indonesia

Jenis-jenis hewan yang ada di Indonesia diperkirakan berjumlah sekitar 220.000
jenis yang terdiri atas lebih kurang 200.000 serangga ( 17% fauna serangga di
dunia), 4.000 jenis ikan, 2.000 jenis burung, serta 1.000 jenis reptilia dan amphibia.
Penyebaran keanekaragaman hayati di Indonesia, khususnya hewan, sangat
berkaitan erat dengan letak geografis Indone sia. Penyebaran hewan ini secara
umum terbagi menjadi dua wilayah, yaitu kawasan timur (Benua Australia) dan
kawasan barat (Benua Asia).

Alfred R. Wallace (1856) menemukan perbedaan hewan di beberapa daerah di
Indonesia. Jenis burung yang ada di Bali tidak dijumpai di Lombok, dan sebaliknya.
Hewan yang terdapat di Sumatera, jawa, Bali, dan Kalimantan mirip dengan jenis
hewan di daerah geografis Oriental (Asia), sehingga Wallace membuat garis
pembatas yang dikenal dengan garis wallace yang memisahkan daerah oriental
dengan daerah Australian (meliputi Papua, Maluku, Sulawesi, dan Nusa Tenggara).

Ahli zoology Jerman, Max Weber menjumpai hewan di daerah Sulawesi mirip
dengan hewan di daerah Oriental dan Australian (merupakan peralihan), sehingga
membuat garis pembatas yang dikenal garis weber yang membentang daerah
Sulawesi ke selatan hingga kepulauan Aru.

Dengan demikian, hewan-hewan di Indonesia memiliki tipe daerah Orental,
Australian, dan Peralihan.

Alfred R. Wallace (1856) menemukan perbedaan hewan di beberapa daerah di
Indonesia. Jenis burung yang ada di Bali tidak dijumpai di Lombok, dan sebaliknya.
Hewan yang terdapat di Sumatera, jawa, Bali, dan Kalimantan mirip dengan jenis
hewan di daerah geografis Oriental (Asia), sehingga Wallace membuat garis
pembatas yang dikenal dengan garis wallace yang memisahkan daerah oriental
dengan daerah Australian (meliputi Papua, Maluku, Sulawesi, dan Nusa Tenggara).

Ahli zoology Jerman, Max Weber menjumpai hewan di daerah Sulawesi mirip
dengan hewan di daerah Oriental dan Australian (merupakan peralihan), sehingga
membuat garis pembatas yang dikenal garis weber yang membentang daerah
Sulawesi ke selatan hingga kepulauan Aru.

Dengan demikian, hewan-hewan di Indonesia memiliki tipe daerah Orental,
Australian, dan Peralihan.

Hewan endemik di Indonesia

Hewan endemik Indonesia adalah hewan yang hanya ada di Indonesia. Hewan
yang endemik misalnya: harimau jawa (Panthera tigris sondaicus), harimau bali
(sudah punah), jalak bali putih (Leucopsar rothschildi) di Bali, badak bercula satu
(Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, binturong (Artictis binturong), monyet
(Presbytis thomasi), tarsius (Tarsius bancanus) di Sulawesi Utara, kukang
(Nycticebus coucang), maleo (hanya di Sulawesi), komodo (Varanus
komodoensis) di Pulau Komodo dan sekitarnya.

T3 St2

P1

Jawablah pertanya-pertanyaan di bawah ini dengan jelas ! Muatan
BahasaIPInSdonesia

KKDD33..31 ddaann 44..13

1. Penyebaran hewan ini secara umum terbagi menjadi dua
wilayah, yaitu ....

2. Daerah oriental meliputi ...

3. Orang yang membuat garis pembatas daerah Sulawesi ke
selatan hingga kepulauan Aru adalah ....

4. Orang yang membuat garis pembatas daerah oriental
dengan daerah Australian adalah ….

5. Penyebaran hewan di Indonesia, sangat berkaitan erat
dengan ...

Sikap Bijak terhadap Hewan T3 St2

P2

Muatan

PPKn

KD 3.2 dan 4.2

Kita berhak Sumber: www.pixabay.com
memiliki hewan
peliharaan,
tetapi kita juga
wajib merawatnya.

Hak Asasi Hewan

Di Indonesia, sesuai dengan Amanat Undang-Undang No. 16 Tahun 2009,
dinyatakan bahwa kesejahteraan hewan adalah segala urusan yang berhubungan
dengan keadaan fisik dan mental hewan menurut perilaku alami hewan yang perlu
diterapkan dan ditegakkan. Yakni untuk melindungi hewan dari perlakuan setiap
orang yang tidak layak terhadap hewan yang dimanfaatkan manusia.

Adapun prinsipnya adalah perlakuan hewan secara wajar, alami dan terkendali
atau perlindungan hewan dari tindakan semenamena manusia. Prinsip
kesejahteraan hewan dilaksanakan guna memenuhi kebutuhan dasar hewan dan
melindungi hewan dari perlakuan manusia yang tidak wajar untuk mewujudkan lima
kebebasan hewan yaitu :

1. Bebas dari rasa lapar dan haus;
2. Bebas dari rasa sakit, cidera dan penyakit;
3. Bebas dari ketidaknyamanan, penganiayaan dan penyalahgunaan;
4. Bebas dari rasa takut dan tertekan, dan
5. Bebas mengekspresikan perilaku alaminya

Hari Hak Asasi Hewan diperingati tanggal 15 Oktober setiap tahunnya. Organisasi
Kesehatan Hewan Dunia (OIE/Office Intemational de Epizooties) mulai merintis
pembuatan standar mengenai kesejahteraan hewan pada 2001 dan secara resmi
diperkenalkan kepada negara anggota pada 2004.

Berikut adalah contoh perilaku baik Dayu dalam memelihara hewan peliharaannya.

Dayu dan Si Mungil Pantas saja. Seandainya Dayu masih
kecil, belum mandiri dan belum bisa
Sudah sejak lama Dayu ingin punya mengurus dirinya sendiri, tentu Si
binatang peliharaan. Dayu ingin Mungil menjadi tidak terurus. Setiap
memelihara kucing. Dulu, ibu berjanji hari, Dayu bertanggung jawab untuk
Dayu boleh memelihara kucing ketika memberi makan Si Mungil. Dayu juga
Dayu sudah cukup besar. Kata ibu, harus menjalankan kewajiban untuk
Dayu bisa mempunyai binatang membersihkan kotoran si Mungil. Ibu
peliharaan jika sudah mandiri dan bisa juga meminta Dayu untuk rutin
bertanggung jawab. membersihkan keranjang tidur Si
Mungil.
Sekarang Dayu sudah kelas 4 SD.
Senang sekali hatinya ketika suatu hari Dayu pun menjalankannya dengan
ibu memberinya ijin untuk memelihara senang hati, la sayang pada Si Mungil.
seekor kucing. Setiap sore, kucing Dayu tahu, ia harus memberi hak Si
belang berwarna hitam-putih itu Mungil untuk hidup terurus, nyaman,
berkeliaran di halaman rumah Dayu. dan senang tinggal bersama Dayu. Ibu
Dayu memberinya nama Si Mungil, memberi Dayu hak memelihara
sesuai dengan tubuh mungilnya. Benar binatang. Dayu pun harus menjalankan
kata ibu, ternyata memelihara binatang kewajiban untuk mengurus kebutuhan
membutuhkan tanggung jawab. Si Mungil.

T3 St2

P2

Muatan
PPKn
KD 3.2 dan 4.2

Jawablah pertanya-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !

1. bahwa kesejahteraan hewan adalah segala urusan yang
berhubungan dengan keadaan fisik dan mental hewan
menurut perilaku alami hewan yang perlu diterapkan dan
ditegakkan. Sesuai dengan Amanat Undang-Undang No.
…. Tahun ….

2. Hari Hak Asasi Hewan diperingati tanggal ….

3. Hewan apa yang dipelihara Dayu?

4. Bagaimana perasaan Dayu ketika memelihara hewan
peliharaan?

5. Apakah Dayu sudah melaksanakan kewajibannya?
Jelaskan.

Mozaik T3 St2

P2

Muatan

SBdP

KD 3.4 dan 4.4

Mozaik adalah karya seni yang dibuat menggunakan
potongan bahan berukuran kecil dan sejenis untuk
ditempelkan pada sebuah bidang.

Mozaik
Mozaik merupakan karya seni rupa dua atau tiga dimensi. Mozaik ini menggunakan
bahan dari keping-keping yang dipotong-potong atau utuh (misalkan biji-bijian).
Teknik membuatnya dengan ditempel dengan lem pada bidang datar. Bahan-bahan
yang bisa digunakan untuk mozaik adalah kertas tebal, daun, biji-bijian, kepingan
kaca, pecahan keramik dll.
Pada umumnya mozaik tidak diwarnai. Pembuat mozaik mengkreasikan komposisi
warna dari bahan-bahan yang ditempel.

Contoh mozaik dari bahan biji-bijian.

Langkah-Langkah

Membuat Mozaik

Membuat mozaik bertema hewan dari biji-bijian.
Ikuti langkah-langkah berikut.

Bahan:
• Biji-bijian misalnya kacang hijau, kacang kedelai, kacang hitam, dan kacang-

kacang lainnya yang berukuran hampir sama.
• Kertas A4
• Lem

Alat:
• Pinset
• Pensil
• Kuas

Langkah-Langkah
Membuat Mozaik

T3 St2

P2

Muatan

SBdP

KD 3.4 dan 4.4

Kerjakan tugas di bawah ini!
1. Buatlah mozaik bertema hewan burung dari biji-bijian

Kelas 4

Selamat Belajar dan
Selamat Mengerjakan

T3 St2 T3 St2 T3 St2 T3 St2 T3 St2

P1 P1 P1 P2 P2

Muatan Muatan Muatan Muatan Muatan
Bahasa Indonesia IPA
IPS SBdP PPKn
KD 3.3 dan 4.3 KD 3.8 dan 4.8
KD 3.1 dan 4.1 KD 3.4 dan 4.4 KD 3.2 dan 4.2


Click to View FlipBook Version