The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

3.1.a.10 Aksi Nyata Pengambilan Keputusan dalam Pembelajaran

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Diana Kusmawati., S.Pd., 2022-07-06 12:22:17

3.1.a.10 Aksi Nyata Pengambilan Keputusan dalam Pembelajaran

3.1.a.10 Aksi Nyata Pengambilan Keputusan dalam Pembelajaran

3.1.A.10
AKSI NYATA

PENGAMBILAN KEPUTUSAN
SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

MODUL 3.1

SISWA MAMPU MENJALIN
KOMUNIKASI,

KOLABORASI, MANDIRI,
BELAJAR PERCAYA DIRI

OLEH :

DIANA KUSMAWATI., S.PD.

CGP ANGKATAN 4

SD NEGERI BABAKAN CIANJUR
KEC. NGAMPRAH KAB. BANDUNG BARAT

PENDIDIKAN GURU PENGGERAK TAHUN 2022

PERISTIWA ( FACTS )
LATAR BELAKANG

PJJ, BDR, New Normal dan PTMT, adalah isitilah-istilah yang
sangat popular dalam 2 tahun belakangan ini. Penyebaran virus

Covid-19 di Indonesia membuat banyak sekolah,
mengehentikan proses pembelajaran tatap muka. Demikian

pula dengan sekolah-sekolah yang berada di daerah
kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, yang tidak
terlepas dari penyebaran Pandemi Covid-19. Hal ini membuat

sekolah harus membenahi system pembelajaran yang
dilaksanakan. SDN Babakan Cianjur merupakan salah satu

sekolah yang berdampak atas pandemic ini.

Sebagai guru saya merasa miris atas apa yang
menimpa murid-murid saya, perubahan tingkah
laku, bahasa dan tatakrama yang sedikit
berubah dari tatanan pendidikan. Pandemi ini
Covid-19 ini sangat berdampak sekali pada cara
belajar, sikap, minat dan motivasi belajar peserta
didik yang menurun, meski selama melakukan
pembelajaran daring, beberapa aplikasi
pembelajaran dan media online saya terapkan
pada saat pembelajaran untuk memambah dan
melaksanakan pembelajaran..

SNamun hal ini tetap saja siswa tidak begitu respect terhadap
pembelajaran yang diberikan. Pembelajaran yang diberikan

hanya teori-teori saja, beberapa praktik yang dilakukan hanya
berupa paktik individu, tidak ada kolaborasi dan komunikasi
antara teman dan rekan sekelas.

ALASAN
MELAKUKAN AKSI

Pada modul 3.1 yang sudah saya pelajari,
berdasarkan materi yang disampaikan saya
mencoba menerapkan pemahaman materi
Pengambilan keputusan berdasarkan kasus diatas,
paradigma yang terjadi merupakan dilemma etika.

Hal ini membuat saya
mengambil keputusan untuk
memberikan pembelajaran
secara kolaborasi kelompok
serta menggunakan metode
presentasi sebagai hasil
kolaborasi kelompok tersebut.
Dengan tujuan agar proses
pembelajran lebih bermakna,
dan siswa mampu menjalin
komunikasi, kolaborasi,
mandiri, belajar percaya diri
dalam mempertanggung
jawabkan hasil kolaborasi
kelompok tersebut.

Pasa saat sekarang ini proses
pembelajaran sudah diberlakukan kembali

secara langsung atau tatap muka, hal
tersebut menjadi Dilema etika dimana
saya sebagai pemimpin pembelajaran
harus mampu membuat keputusan yang

tepat untuk mngembalikan
semangat,minat, motivasi belajar, sikap

dan prestasi peserta didik.

HASIL AKSI NYATA

Hasil aksi nyata yang telah diterapkan oleh
saya sebagai CGP yaitu adanya kesadaran

diri yang dimiliki oleh siswa terhadap
masalah yang dialaminya, siswa mampu
menjalin komunikasi, kolaborasi, mandiri,

belajar percaya diri dalam
mempertanggung jawabkan hasil
kolaborasi kelompok, sehingga CGP
membuat sebuah keputusan bahwa siswa
yang mengalami hal tersebut masih dapat
mengikuti pembelajaran di sekolah dengan
pantauan dan dukungan dari guru serta
siswa agar siswa yang mengalami
masalah tersebut memiliki motivasi yang

tinggi dalam belajar.

Guru dalam memberikan
pembelajaran harus memiliki
inovasi agar siswa merasa tertarik
mengikuti pembelajaran yang
diberikan. Dukungan dari kepala
sekolah dalam menangani siswa
yang memiliki masalah rendahnya
motivasi belajar merupakan hal
yang sangat positif sehingga
pengambilan keputusan yang
diberikan tepat dalam menangani

dan meningkatkan motivasi
belajar siswa.

PERASAAN
(Feelings)

Setelah melaksanakan aksi nyata modul 3.1.a.10
mengenai Pengambilan Keputusan sebagai

Pemimpin Pembelajaran, saya awalnya merasa
kesulitan, karena siswa belum mampu , menjalin
komunikasi, kolaborasi, mandiri, belajar percaya diri
dalam pembelajaran di kelas, sehingga saya merasa
merasa miris atas apa yang menimpa murid-murid
saya, perubahan tingkah laku, bahasa dan tatakrama

yang sedikit berubah dari tatanan pendidikan.

Dengan adanya kolaborasi antara rekan guru kepala
sekolah dan orang tua siswa maka permasalahan yang

dialami oleh siswa dapat ditemukan jalan keluarnya.
Sehingga saya merasa bahagia, karena dapat membantu

menyadarkan siswa akan pentingnya belajar agar tidak
terjadi learning loss, hal ini merupakan suatu tindakan

pengambilan keputusan yang positif sebagai pemimpin
pembelajaran agar siswa terus belajar, dan siswa belum
mampu , menjalin komunikasi, kolaborasi, mandiri, belajar

percaya diri dalam pembelajaran di kelas.

PEMBELAJARAN
(Findings)

PPermasalahan pada setiap individu itu
berbeda-beda, sehingga perlu adanya
pemahaman dalam masalah yang dialami
sehingga pengambilan keputusan yang akan
kita lakukan berdampak positif. Pembelajaran
yang dapat dilaksanakan setiap menghadapi
sebuah dilema etika atau bujukan moral.
Perlu adanya kolaborasi dan kerjasama pada
semua pihak dalam menghadapi dilema,
sehingga kita sebagai pemimpin
pembelajaran dalam pengambilan keputusan
akan mempertimbangkan hal-hal positif dan
negatif yang berdampak pada
perkembangan sekolah maupun siswa
khususnya dalam pembelajaran.

PEMBELAJARAN
(Future)

Kemampuan dalam pengambilan
keputusan sebagai pemimpin

pembelajaran merupakan perubahan nyata
yang ada dalam diri saya sebagai calon
guru penggerak (CGP), maka saya akan
selalu menerapkan kolaborasi dan
kerjasama pada warga sekolah untuk
menentuan sebuah pengambilan
keputusan yang tepat dan berdampak
positif. Selain itu, adanya motivasi dan

optimis yang meningkat terkait kompetensi
diri dalam pengambilan keputusan.
Perubahan lainnya yaitu, semakin

meningkatnya dukungan dan kepercayaan
dari sekolah dalam menghadapi

penanganan permasalahan atau dilema
etika yang telah CGP tangani, sehingga
meningkatkan motivasi dan semangat

menjadi agen perubahan sebagai
pemimpin pembelajaran.

Fasilitator Pengajar Praktik
Ibu Titing Devi Damayanti

SSaallaamm GGuurruu PPeennggggeerraakk


Click to View FlipBook Version