The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Rayhan Hanwi, 2024-01-29 04:16:57

Dinamika Litosfer

LKPD1-4

LKPD 3 Tenaga Eksogen BY Ray han wijaya


A. 1. Jelaskan yang di maksud dengan: a. Pelapukan adalah proses penghancuran massa batuan menjadi massa tanah. Pelapukan bisa terjadi karena faktor fisik, kimia, atau biologi. b. Erosi adalah proses pengikisan dan pemindahan material tanah atau batuan oleh tenaga alam, seperti air, angin, es, atau gravitasi. c. Abrasi adalah proses pengikisanpantai atau pesisir pantai olehgelombang air laut. Abrasi bisamenyebabkan kerusakan lingkungandan ekonomi di daerah pesisir. d. Ablasi adalah proses penghilangan atau pengurangan massa es atau salju oleh tenaga alam, seperti penguapan, sublimasi, atau meleleh. Ablasi bisa mempengaruhi keseimbangan massa gletser atau salju.


A. 1. Jelaskan yang di maksud dengan: e. Sedimentasi adalah proses pengendapan material yang tererosi oleh tenaga alam di tempat baru. Sedimentasi bisa membentuk berbagai bentuk permukaan bumi, seperti delta, oxbowlake, atau tanggul alam. f. Deflasi adalah proses pengangkatan dan pemindahan material halus, seperti pasir atau debu, oleh angin. Deflasi bisa menyebabkan terbentuknya gundukan pasir atau bukit pasir. g. Eksarasi adalah proses pengikisan dasar sungai oleh aliran air. Eksarasi bisa menyebabkan terbentuknya lembah sungai atau jurang. h. Meander adalah lengkungan atau kelokan sungai yang terbentuk karena perbedaan kecepatan aliran air di sisi kanan dan kiri sungai. Meander bisa berubah-ubah bentuknya karena proses erosi dan sedimentasi.


A. 1. Jelaskan yang di maksud dengan: i. Oxbowlake adalah danau yang terbentuk dari meander yang terputus dari aliran sungai utama. Oxbowlake biasanya berbentuk seperti huruf U atau lingkaran. j. Delta adalah dataran rendah yang terbentuk dari endapan sedimen di muara sungai. Delta bisa memiliki berbagai bentuk, seperti segitiga, bintang, atau kipas. k. Tanggul alam adalah gundukan tanah yang terbentuk di sepanjang tepi sungai karena proses sedimentasi. Tanggul alam bisa berfungsi sebagai penghalang banjir atau tempat tinggal manusia.


Iklim: Curah Hujan: Daerah yang memiliki curah hujan tinggi cenderung mengalami pelapukan lebih cepat karena air hujan dapat mempercepat reaksi kimia pada batuan. Suhu: Suhu yang tinggi dapat meningkatkan laju pelapukan kimia, terutama pada batuan yang sensitif terhadap perubahan suhu. 2.Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pelapukan . Vegetasi: Aksi Akar: Akar tumbuhan dapat merambah ke dalam celah-celah batuan dan merusak struktur batuan melalui pertumbuhan dan ekspansi akar. Hewan dan Mikroorganisme: Aktivitas hewan dan mikroorganisme dalam tanah dapat mempercepat pelapukan dengan menghasilkan asam organik. Tekanan dan Gaya Geser: Tekanan Air: Tekanan air dapat mempercepat pelapukan batuan, terutama pada daerah dengan siklus pembekuan dan pencairan. Gaya Geser: Gaya geser yang terjadi selama proses tektonik dapat menyebabkan pelapukan dan pemecahan batuan. Komposisi Batuan: Jenis Mineral: Batuan yang mengandung mineral yang mudah larut atau reaktif secara kimia lebih rentan terhadap pelapukan. Porositas dan Permeabilitas: Batuan yang memiliki pori-pori dan kecepatan permeabilitas tinggi cenderung lebih mudah mengalami pelapukan.


Waktu: Lama Waktu: Semakin lama batuan terpapar di permukaan, semakin besar peluangnya untuk mengalami pelapukan. Frekuensi Perubahan Suhu: Siklus beku-cair, khususnya di daerah pegunungan, dapat mempercepat pelapukan fisik. 2.Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pelapukan . Ketinggian dan Topografi: Ketinggian: Daerah yang lebih tinggi cenderung memiliki suhu yang lebih rendah dan kecepatan pelapukan yang lebih lambat. Topografi: Kemiringan lereng dan orientasi lereng juga dapat mempengaruhi laju pelapukan. Proses Oksidasi dan Reduksi: Oksidasi: Reaksi kimia yang melibatkan penambahan oksigen dapat menyebabkan pelapukan, terutama pada batuan yang mengandung mineral besi. Reduksi: Reduksi dapat mengurangi beberapa senyawa oksida, juga berkontribusi pada pelapukan Proses Biokimia: Organisme Hidup: Organisme hidup dalam tanah, seperti bakteri dan jamur, dapat menghasilkan asam organik yang mempercepat pelapukan kimia.


Proses pembentukan akibat eksogen Penguapan, pelapukan dan proses mineral dalam gua. Bagian atas disebut stalaktit dan bagian bawah disebut stalakmit.


Curah hujan, kenampakan datar suatu wilayah, erosi dan munculnya transportasi air.


Hembusan angin kencang secara terus menerus di daerah tandus sehingga terbentuk formasi seperti pada gambar di atas, gambar tersebut adalah batu jamur atau mushroom rock akibat pengikisan batuan oleh hembusan angin.


Proses pelapukan batuan yang dilakukan oleh organisme melalui aktivitasnya di sekitar lingkungan batuan tersebut, seperti yang dilakukan oleh pohon.


Air lewat tanah yang lebih rendah serta menghasilkan cekungan seperti digambar. Air yang mengalir serta terus mengikis tanah tersebut akan membentuk alur air atau yang kita biasa sebut erosi yang kemudian apabila pada prosesnya lama maka akan terbentuk parit


Berdasarkan gambar diatas tuliskan : a. Proses yang diberi nomor! 1: Sungai terbendung: terjadi ketika aliran sungai terhalang oleh rintangan seperti batuan, tumpukan tanah, atau gletser, sehingga terbentuklah bendungan alami. Hal ini bisa terjadi akibat erosi, longsor, atau deposit alam. 2: Bendungan: usaha manusia untuk menahan aliran sungai dengan membangun struktur penghalang. Biasanya, bendungan dibangun untuk menyimpan air dan menghasilkan energi listrik. 3: Delta: terbentuk ketika sungai bertemu dengan perairan yang lebih besar (laut atau danau) dan membentuk area datar yang terdiri dari endapan sedimen dan material yang diangkut oleh sungai. 4: Kanal: tindakan manusia untuk mengalihkan atau mengubah alur aliran sungai dengan membuat saluran buatan. Hal ini dapat dilakukan untuk irigasi, pengendalian banjir, atau transportasi air. 5: Sugai berkelok: terjadi ketika aliran sungai membentuk kurva atau meander karena erosi dan deposisi sedimen di tepi sungai


Thank you


Click to View FlipBook Version