MUHAMMAD CHOIRUL IMAM (7211420294)
ANALISIS
MANAJEMEN
STRATEJIK
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2022
MuhammadPuji syukur saya
Choirul Imampanjatkan kehadirat
Tuhan Yang Maha Esa
karena dengan rahmat,
karunia serta taufik dan
hidayah-Nya saya
diberikan kemudahan dan
kelancaran untuk
menyelesaikan analisis
manajemen stratejik pada
PT. Gudang Garam Tbk.
Saya menyadari analisis
yang dibuat ini masih
banyak kekurangan. Oleh
karena itu, kritik dan
saran yang membangun
sangat saya harapkan.
Semoga analisis dapat
bermanfaat bagi para
pembaca.
Dosen Pengampu:
Prof. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D.
Retnoningrum Hidayah, SE, M.
Si., M. Sc., QIA, CRMP
Email: [email protected]
HP: 081228168931
VISI
Menjadi Perusahaan terkemuka
kebanggaan bangsa yang bertanggung
jawab dan memberikan nilai tambah
bagi para pemegang saham, serta
manfaat bagi segenap pemangku
kepentingan secara
berkesinambungan.
MISI
Catur Dharma yang merupakan misi Perseroan:
• Kehidupan yang bermakna dan berfaedah bagi
masyarakat luas merupakan suatu kebahagiaan.
• Kerja keras, ulet, jujur, sehat dan beriman adalah
prasyarat kesuksesan.
• Kesuksesan tidak dapat terlepas dari peranan dan
kerja sama dengan orang lain.
• Karyawan adalah mitra usaha yang utama
PRODUK-PRODUK
H A N( SDKMT )A D E M A C H( SI NKEMM) A D E
GUDANG GARAM SERIES
KLOBOT DJAJA
SRIWEDARI PATRA
N I CLOOTWI NT(ALRT N )
GUDANG GARAM
SIGNATURE MILD
PRODUK-PRODUK
SURYA SERIES MERAH SERIES GG MOVE
SURYA PRO MILD GG MILD
INTERNAL FACTOR Matriks Evaluasi Faktor Iksternal (IFE)
EVALUATION (IFE) adalah alat analisis strategi yang digunakan
MATRIX untuk mengevaluasi lingkungan internal
perusahaan dan untuk mengevaluasi
kekuatan dan kelemahan utama dalam
area fungsional bisnis serta memberikan
dasar untuk mengidentifikasi hubungan
antara area-area tersebut.
INTERNAL Berdasarkan analisis IFE Matrix pada PT. Gudang Garam
FACTOR Tbk diperoleh skor total 3,26. Skor tersebut
EVALUATION mengindikasikan bahwa PT. Gudang Garam Tbk memiliki
(IFE) posisi internal yang cukup kuat karena memiliki skor
diatas 2,50. Hal ini menunjukkan bahwa PT. Gudang Garam
Tbk telah mampu memanfaatkan kekuatan yang dimiliki
dan mampu mengatasi kelemahan yang ada dengan baik.
Kekuatan terbesar yaitu Memiliki 67 kantor area dan stock
point yang secara keseluruhan mencakup 156 titik
distribusi di seluruh Indonesia dan armada penjualan lebih
dari 7.000 kendaraan dengan total skor sebesar 0,44.
Diikuti di posisi kedua yaitu pendekatan kepada konsumen
melalui media sosial dan perniagaan daring ditingkatkan
di tengah pandemi, serta kegiatan komunitas tetap
dijalankan dengan total skor sebesar 0,40. Oleh karena itu
PT. Gudang Garam Tbk harus memastikan semua aktivitas
distribusi dilakukan secara efektif dengan tetap
memastikan keselamatan karyawan, dan pasokan ke
berbagai jalur penjualan ritel tetap terjaga. Kunjungan
pasar masih terus dilakukan dengan frekuensi lebih rendah
dan dari waktu ke waktu melalui media daring dan
telepon, sesuai kebutuhan.
Sedangkan kelemahan terbesar yaitu penjualan ritel untuk
tahun 2021 hanya mengalami pertumbuhan sebesar 0,8%,
setelah mengalami kontraksi sebesar 11,7% pada tahun
2020 dengan total skor sebesar 0,40. Diikuti di posisi
kedua yaitu pada tahun 2021, tidak ada produk baru yang
diluncurkan dengan total skor 0,36. Maka dari itu tim
pemasaran dan penjualan harus bekerja sama dengan para
peritel untuk memberikan informasi tentang produk dan
penayangan iklan, dan untuk memastikan rantai pasokan
bekerja dengan baik. Meskipun pada tahun 2021 tidak ada
produk baru yang diluncurkan, PT. Gudang Garam Tbk
terus berupaya untuk melakukan perbaikan yang inovatif
dalam bidang promosi dan layanan.
EXTERNAL FACTOR Matriks Evaluasi Faktor Eksternal (EFE)
EVALUATION (EFE) adalah alat analisis strategi yang digunakan
MATRIX untuk mengevaluasi lingkungan eksternal
perusahaan dan untuk mengidentifikasi
peluang dan ancaman yang sedang
dihadapi perusahaan.
EXTERNAL Berdasarkan analisis EFE Matrix pada PT. Gudang Garam
FACTOR Tbk diperoleh skor total 3,11. Skor tersebut
EVALUATION mengindikasikan bahwa PT. Gudang Garam Tbk merespons
(EFE) dengan sangat baik peluang dan acaman yang ada pada
industry yang dijalankan karena memiliki skor di atas 2,50.
Strategi perusahaan telah berhasil secara efektif dalam
memanfaatkan peluang yang ada dan dapat menarik
keuntungan dari adanya peluang eksternal tersebut serta
dapat meminimalkan potensi efek yang merugikan dari
berbagai ancaman yang sedang dihadapi perusahaan.
Peluang terbesar yaitu pada tahun 2021 pangsa pasar
rokok dalam negeri meningkat menjadi 27,1% dan
peningkatan pendapatan penjualan sebesar 9.1% dengan
total skor sebesar 0,48. Diikuti di posisi kedua yaitu
volume penjualan rokok nasional meningkat 8,8% pada
tahun 2021 dengan total skor sebesar 0,44. Oleh karena
itu PT. Gudang Garam Tbk mempunyai peluang besar
untuk meningkatkan pendapatan penjualannya secara
konsisten dan terus mempertahankan posisinya sebagai
salah satu produsen rokok terkemuka di Indonesia. PT.
Gudang Garam Tbk harus tetap berkomitmen memberikan
kualitas produk terbaik, dengan menyediakan varian yang
dapat dinikmati semua segmen dan memastikan produk
mudah diperoleh dan kesegarannya senantiasa terjaga.
Sedangkan tantangan terbesar yaitu melemahnya
permintaan dalam negeri dan risiko kenaikan inflasi,
terkait dengan gangguan rantai pasokan sehubungan
dengan COVID-19 dengan total skor sebesar 0,44. Diikuti
di posisi kedua yaitu adanya pengetatan dalam periklanan
rokok dengan total skor 0,27. Terlepas dari hambatan yang
timbul dari pembatasan jarak social secara ketat maupun
regulasi, kegiatan pemasaran PT. Gudang Garam Tbk
masih dapat dilakukan secara optimal di saluran media,
termasuk televisi. Pendekatan kepada konsumen melalui
media sosial dan perniagaan daring ditingkatkan, serta
kegiatan komunitas tetap dijalankan.
COMPETITIVE
PROFILE
MATRIX
(CPM)
Competitive Profile Matrix (CPM) adalah alat yang membandingkan perusahaan dan para pesaingnya
dengan mengungkapkan kekuatan dan kelemahan relative mereka. Matriks ini mengidentifikasi
pesaing utama perusahaan dan membandingkannya menggunakan factor penentu keberhasilan
industry. Analisis ini juga mengungkapkan kekuatan dan kelemahan relative perusahaan terhadap
pesaingnya, sehingga perusahaan akan tahu area mana yang harus ditingkatkan dan area mana yang
harus dilindungi.
Berdasarkan analisis Competitive Profil Matrix (CPM), posisi PT. Gudang Garam Tbk lebih unggul
daripada PT. Djarum dalam hal kekuatan kompetitif dengan skor total 3,33. Namun nampaknya PT.
Gudang Garam Tbk tidak lebih kuat dibandingkan dengan PT. HM Sampoerna yang memiliki skor
total 3,43. PT. Gudang Garam Tbk memiliki kekuatan relative dalam hal kualitas produk, kapasitas
produksi, kesetiaan konsumen, periklanan, system persediaan dan e-commerce. Oleh karena itu PT.
Gudang Garam Tbk harus melindungi area ini dan terus mencoba memperbaiki kelemahannya dalam
hal persaingan harga, distribusi penjualan dan ekspansi global.
strenghts weakness
opportunities threats
(swot) matrix
Matriks Strengths Weakness Opportunities Threats (SWOT) adalah alat pencocokan
penting yang membantu manajer mengembangkan empat jenis strategi yaitu:
Strategi SO (Strenghts Opportunities), menggunakan kekuatan internal perusahaan
untuk memanfaatkan peluang eksternal.
Strategi WO (Weakness Opportunities), bertujuan untuk memperbaiki kelemahan
internal dengan memanfaatkan peluang eksternal.
Strategi ST (Strenghts Threats), menggunakan kekuatan perusahaan untuk
menghindari atau mengurangi dampak ancaman eksternal.
Strategi WT (Weakness Threats), taktik defensive yang diarahkan untuk mengurangi
kelemahan internal dan menghindari ancaman eksternal.
BOSTON CONSULTING Question Marks
GROUP (BCG) MATRIX
Perusahaan harus
Secara grafis menggambarkan perbedaan antar produk dalam hal posisi memutuskan apakah akan
pangsa pasar relative dan tingkat pertumbuhan. Dalam analisis ini memperkuat produk
memungkinkan perusahaan dengan multi produk untuk mengelola portofolio tersebut dengan
bisnisnya dengan mengidentifikasi posisi pangsa pasar relative dan tingkat menggunakan strategi
pertumbuhan untuk masing-masing produk. Analisis ini dapat membantu intensif (penetrasi pasar,
perusahaan menilai setiap produk yang dimilikinya, sehingga dapat menentukan pengembangan pasar, atau
strategi kedepannya untuk masing-masing produk tersebut. Jadi setiap produk pengembangan produk).
mempunyai perlakuan yang berbeda sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Strategi yang sesuai adalah
“Build” untuk
Sigaret Kretek Mesin Full Flavour (SKM FF) dengan produk surya series mengembangkan produk
termasuk ke dalam Stars (Kuadran II) dikarenakan produk ini banyak ini agar bisa mencapai
diminati oleh masyarakat dengan pertumbuhan paling pesat dan posisi yang lebih tinggi.
menghasilkan banyak keuntungan yang besar bagi PT. Gudang Garam
Tbk. Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan beberapa edisi produk lama Stars
seperti Klobot, Sriwedari, Djaja, dan Patra digolongkan ke dalam Cash
Cows (Kuadran III) dikarenakan produk ini tingkat pertumbuhannya telah Mengindikasikan produk
dimaksimalkan secara berkala dan telah memiliki konsumen setia di utama yang berpeluang
masyarakat hingga saat ini. Sedangkan produk baru Sigaret Kretek Mesin jangka panjang untuk
Low Tar Nikotin (SKM LTN) atau produk rokok rendah tar dan nikotin mengalami pertumbuhan
dengan contoh produk Gudang Garam Signature Mild tergolong ke dalam dan meningkatkan
Question Marks (Kuadran I) dikarenakan produk ini pertumbuhannya profitabilitas. Strategi yang
sudah cukup tinggi akan tetapi pangsa pasarnya masih rendah. Oleh sesuai adalah “Hold” agar
karena itu perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan tetap pada posisi ini.
pangsa pasar produk ini
Cash Cows
Cash Cows (Quadran III),
produk lama yang
pengembangannya sudah
maksimal dengan
penjualan yang besar dan
menghasilkan cash flow
yang banyak. Strategi yang
sesuai adalah “Harvest”
dengan cara mengalihkan
uang yang dihasilkan untuk
mengembangkan produk di
kuadran lain.
Dogs
Produk dengan
pertumbuhan yang lambat
atau kurang diminati di
pasar dengan tingkat
penjualan yang rendah.
Strategi yang sesuai adalah
“Diverst” dengan cara
mengurangi atau
menghilangkan produk
tersebut.
IE MATRIX
INTERNAL
EXTERNAL
MATRIX
Matriks IE didasarkan pada dua dimensi utama yaitu skor bobot total IFE pada
sumbu x dan skor bobot total EFE pada sumbu y. Tujuan penggunaan model ini
adalah untuk memperoleh strategi bisnis di tingkat korporasi yang lebih detail.
Ada tiga wilayah utama yaitu:
- Grow and Build
- Hold and Maintain
- Harvest or Divest
Berdasarkan analisis IFE dan EFE pada PT. Gudang Garam Tbk diperoleh IFE Weighted
Score 3,26 (Strong) dan EFE Weighted Score 3,11 (High). Dapat disimpulkan bahwa PT.
Gudang Garam Tbk berada pada area I dengan strategi yaitu Grow and Build atau tumbuh
dan berkembang. Sehingga strategi yang dapat digunakan oleh PT. Gudang Garam Tbk
diantaranya pengembangan pasar, penetrasi pasar, pengembangan produk dan
diversifikasi produk.
www.gudanggaramtbk.com
Grand
Strategy
Matrix
Berdasarkan analisis IFE dan EFE pada PT. Gudang Garam Tbk diperoleh IFE
Weighted Score 3,26 dan EFE Weighted Score 3,11. Dapat disimpulkan bahwa PT.
Gudang Garam Tbk berada pada kuadran I yang berarti bahwa PT. Gudang Garam
Tbk merupakan perusahaan dengan pertumbuhan pasar yang tinggi dan posisi
kompetitif yang kuat. Untuk itu strategi yang dapat di implementasikan oleh PT.
Gudang Garam Tbk yaitu terus berkonsentrasi pada pasar saat ini (penetrasi pasar
dan pengembangan pasar) dan produk saat ini (pengembangan produk).
Kuadran I
Perusahaan dengan pertumbuhan pasar yang tinggi dan posisi kompetitif yang kuat. Untuk
perusahaan ini, terus berkonsentrasi pada pasar saat ini (penetrasi pasar dan pengembangan
pasar) dan produk saat ini (pengembangan produk) adalah strategi yang sesuai.
Kuadran II
Perusahaan perlu mengevaluasi pendekatan mereka saat ini terhadap pasar secara serius.
Walaupun industri mereka bertumbuh, mereka tidak mampu untuk bersaing secara efektif dan
mereka perlu menentukan ,mengapa pendekatan perusahaan saat ini tidak efektif dan
bagaimana perusahaan dapat berubah dengan cara terbaik untuk memperbaiki daya saingnya.
Kuadran III
Perusahaan dengan industri yang tumbuh dengan lambat dan memiliki posisi kompetitif yang
lemah. Perusahaan ini harus membuat perubahan drastis untuk menghindari penurunan yang
lebih jauh dan kemungkinan likuidasi. Pengurangan asset dan biaya secara ekstensif
(retrenchment) harus dilakukan terlebih dahulu.
Kuadran IV
Perusahaan memiliki posisi kompetitif yang kuat dalam industri yang tumbuh lambat.
Perusahaan di Kuadran IV memiliki tingkat arus kas yang tinggi dan kebutuhan untuk tumbuh
secara internal yang terbatas dan sering kali dapat menjalankan strategi diverifikasi dengan
sukses.
www.gudanggaramtbk.com
STPROASTITEIGOINCPosisi Strategis dan Evaluasi Tindakan (SPACE) Matrix
EAVNADL(UASCPAATT IICOOENN)ma(yinCagtePnrere)gur,snpdiapfaa,laknlyaiknadnogiuntkauseteedrFarpivimnnaagatetknnifuacs,niiaetdelmuekkPpfseoatsnsetesirtkbniivuouaeanaldhy(raaFatipPntaeu)uyruSadksntaoaagnmbhmiaClpiatoeeynmnt,iuPtpnaiofepj.sutaiikttDkkiiovauanehan(PssSdottiPmrrs)aaietttdeeinoaggsnniii
sInedbuusathripPeroussitaihoanan(I.P) yang menjadi penentu posisi strategis
yBaeirtduaAsagrgkraenssainvealiSsitsraStePgAiCeEs.MHaatlriinxi PmTe.nGuundjuaknkganGabraahmwaTbPkT.beGruaddaangpaGdaarapmosTisbikkumaedmrailnikIi
pypaaensrtgaurmpdebarnuluhpadeninimgpepamlseambraeynnagtnaagnsitpkianasgnagari)dddaaalannhpptoreosrdiususikkbsoeamrakptoeinntsiit(eipfnetynraagnsegimpkbauadanatg.paOanlsepahrroksdaauraekt)n.ainiit(upesnterattreasgii
QUANTITATIVE STRATEGIC
PLANNING MATRIX (QSPM)
Berdasarkan analisis QSPM, dari dua strategi yang
dipilih untuk strategi meningkatkan pemasaran
memiliki total weighted score sebesar 6,45
sedangkan strategi yang kedua yaitu
mengembangkan inovasi produk diperoleh total
weighted score sebesar 5,82. Jadi dapat
disimpulkan bahwa strategi yang tepat untuk
diterapkan oleh PT. Gudang Garam Tbk adalah
strategi meningkatkan pemasaran diikuti strategi
lainnya seperti pengembangan inovasi produk.
JL. SEMAMPIR II/1 KEDIRI 64121, INDONESIA
TEL : (62-354) 682091
FAX : (62-354) 681555
HTTPS://WWW.GUDANGGARAMTBK.COM/