DARI MERAKI BULETIN VOL 2 MAHATA ??? PEREMPUAN HEBAT CAPTURE E L L I A N A S U S A CERPEN N
DAFTAR ISI DAFTAR ISI 03 MAHATA 04 CAPTURE 08 GALAKSI 11 CERPEN COMMBO 12 16 MABAR 18 KREKI 20 BERKAS 22 TITISAN 24
Home 2. SKS – Satuan Kredit Semester Beban keluarga studi per mata kuliah. Misalnya, mata kuliah A memiliki 2 SKS, mata kuliah B 4 SKS. Nah, bobot mata kuliah B bakal lebih besar, baik dari durasi belajar dan pengaruhnya pada nilai IP. Jadi, jangan samakan SKS dengan sistem kebut semalam lagi, ya! 3. SP – Semester Pendek Semester singkat yang diadakan di antara semester genap dan ganjil pada setiap tahun ajaran Universitas. Program ini menjadi kebijakan setiap Kampus ataupun Fakultas. Tujuannya unttuk memperbaiki nilai mata kuliah atau mempercepat masa studi. About 1. KTM - Kartu Tanda Mahasiswa Digunakan sebagai tanda pengenal yang berfungsi untuk mengurus hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan akademik. Info SEARCH MAHATA - Mahasiswa Harus Tahu Istilah-Istilah di Dunia Perkuliahan KS? Sistem Kebut Semalam? IPS? Ilmu Pengetahuan Sosial? IP? SIstana Plaza? Bukan, bukan. Untuk kamu yang baru menginjak dunia perkuliahan, mungkin sempat bingung dengan istilah-istilah yang disebutkan tadi. Tenang, enggak apa-apa kok kalau bingung, wajar! Supaya tahu, yuk simak arti istilah-istilah di dunia perkuliahan berikut ini: 4. IPS/IP – Indeks Prestasi Semester. Ilmu Pengetahuan Sosial/Istana Plaza. Nilai yang kamu dapatkan tiap semester. Di Indonesia, rentang IP dari rendah ke tinggi yaitu 0 (nol) sampai 4 (empat). 5. IPK – Indeks Prestasi Kumulatif. Akumulasi nilai IP tiap semester dalam bentuk rata-rata.
11. UKM - Unit Kegiatan Mahasiswa Ekstrakurikuler yang ada di perguruan tinggi. Tentunya, sebagai wadah untuk menampung minat dan bakat setiap mahasiswanya, seperti UKM Meraki Book Club ini contohnya. Sebenarnya masih banyak istilah-istilah yang perlu kamu ketahui. Tapi kamu enggak perlu khawatir, ada yang namanya masa adaptasi, kok. Tetap semangat, ya! 6. Kartu Hasil Studi Memuat hasil studi kamu setiap satu semester. Kalau diibaratkan, KHS itu rapor-nya anak kuliahan. Cuma enggak diambil sama orang tua aja. 7. Cum Laude Berasal dari bahasa latin, yang berarti “dengan pujian”. Cum laude merupakan gelar kehormatan yang diberikan kepada wisudawan yang berhasil lulus tepat waktu dan memperoleh IPK tinggi. Namun, kriteria untuk meraih gelar ini biasanya berbeda tiap kampus. 8. Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Lembaga organisasi kemahasiswaan tertinggi yang mengawasi dan membina pelaksanaan program organisasi secara optimal dan sebagai wadah untuk aspirasi mahasiswa. 9. BEM - Badan Eksekutif Mahasiswa Organisasi Mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat perguruan tinggi. Dalam pelaksanaannya, ada BEM tingkat fakultas dan ada pula BEM tingkat universitas. 10. HIMA - Himpunan Mahasiswa Organisasi mahasiswa tingkat jurusan atau program studi.
Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi? Ini Yang Harus Dilakukan Mahasiswa! Maraknya kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi, harus menjadi perhatian khusus bagi kita sebagai mahasiswa. Mengingat, dampak negatif yang ditimbulkan dapat berakibat fatal, baik secara fisik maupun psikis korban. Sebelumnya, perlu kamu ketahui, apa sih Kekerasan Seksual itu? Menurut Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Kekerasan Seksual adalah setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan menyerang tubuh, atau fungsi reproduksi seseorang, karena ketimpangan relasi kuasa dan gender, yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan psikis atau fisik termasuk yang mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilang kesempatan melaksanakan pendidikan dengan aman dan optimal. Berdasarkan jenisnya, kekerasan seksual dapat digolongkan menjadi kekerasan seksual yang dilakukan secara verbal, nonfisik, fisik, dan daring atau melalui teknologi informasi dan komunikasi. Contohnya dalam bentuk: 1) Menyampaikan ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan fisik, kondisi tubuh, dan atau identitas gender korban. 2) Memperlihatkan alat kelamin dengan sengaja tanpa persetujuan. 3) Menyampaikan rayuan, lelucon, atau siulan yang bernuansa seksual pada korban. 4) Menatap korban dengan nuansa seksual sehingga membuat korban tidak nyaman. 5) Mengirimkan pesan, lelucon, gambar, foto, audio, dan video bernuansa seksual kepada korban meskipun sudah dilarang. 6) Mengambil, merekam, dan mengedarkan foto, rekaman audio, dan rekaman visual korban tanpa persetujuan. Home Info About SEARCH MAHATA - Mahasiswa Harus Tahu
Sekarang, kamu sudah mulai tergambar kan, mengenai apa itu Kekerasan Seksual. Langkah selanjutnya atau hal yang dapat kamu lakukan sebagai bentuk pencegahan, antara lain: 1. Perbanyak diskusi atau kegiatan-kegiatan positif yang menyentuh isu-isu Hak Asasi Manusia, relasi kuasa, perspektif disabilitas, dan anti kekerasan berbasis gender termasuk kekerasan seksual. 2. Ikuti sosialisasi di kampus mengenai langkah-langkah anti kekerasan seksual. 3. Cari tahu tentang Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di perguruan tinggi. 4. Terapkan relasi yang sehat dengan dosen dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, baik di dalam maupun luar kampus. Untuk menambah wawasan kamu mengenai kekerasan seksual, kamu dapat mengunduh Permendikbudristek No.30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.Jangan lupa dibaca ya!
ELLIANA SUSAN CAPTURE PEREMPUAN KUAT Ibu Eli Susana atau sering disapa dengan nama panggungnya—Elliana Susan, merupakan perempuan inspiratif karena memiliki banyak profesi seperti penyiar radio, MC, dosen, sekaligus seorang ibu rumah tangga. Ia mendeskripsikan dirinya sebagai strong woman, perempuan kuat, dan perempuan yang tangguh. B erawal dari menjadi penyiar di sebuah radio kecil Antares di Garut tahun 1999, Bu Elliana menjadi penyiar tamu dengan bayaran Rp2.500/jam. Pe r jalanan itu membuatnya menjadi MC dari panggung kecil hingga ke panggung besar. Lalu, ia akhirnya mendapatkan panggilan hati untuk bisa m e n y e b a r k a n i l m u n y a , s e h i n g g a berkesempatan menjadi seorang dosen universitas swasta di Bandung. Tidak hanya itu, Bu Elliana berperan sebagai public speaker yang selalu mengisi berbagai acara training public speaking di berbagai perusahaan. Bu Elliana yang memiliki banyak peran dalam hidupnya, merasa paling menyukai perannya sebagai seorang ibu. Menurutnya, seorang ibu adalah peran paling menantang karena merupakan pekerjaan nonstop yang tidak dibayar. Selain itu, menjadi seorang ibu tidak bisa diperoleh dari sekolah karena memang tidak ada tempat yang secara khusus mengajari menjadi sosok ibu. Maka di antara beberapa profesinya, beliau menikmati perannya sebagai ibu, sebab seorang ibu bisa terjadi secara naluriah—dari hati. Di beberapa kesempatan, beliau selalu menekankan kepada anak didiknya untuk bisa mengenali potensi diri. Pengenalan potensi dalam diri bisa diperoleh melalui berbagai aktivitas, salah satunya peka terhadap peluang dari setiap kesempatan yang ada. Selain itu, perlu untuk membangun mindset agar tidak terpaku pada nominal uang yang diperoleh atau hasil yang akan didapat. Melalui Bu Elliana, yang paling penting adalah bisa menjalani dan menikmati setiap prosesnya. Hal terpenting lainnya adalah selalu memberikan versi terbaik dar i di r i, karena untuk mempe rol eh keberuntungan tentu dicapai ketika adanya titik temu antara kesiapan dan kesempatan. K esulitan Bu Elliana sepanjang karier public speaker, dirasakan dari berbagai fase yang telah dilaluinya. Seperti halnya saat berperan menjadi penyiar radio, ia menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari tuntutan perusahaan, dilema ketika dihadapkan dengan berbagai pertimbangan dalam jenjang kariernya, proses beradaptasi, dan bagaimana mengembangkan dirinya. CAPTURE
ebagai MC, tantangan lainnya yaitu Stuntutan untuk makin melek dengan pesatnya teknologi. Meski begitu, Bu E l l i a n a m e n y i a s a t i h a l i t u d e n g a n mengharuskan dirinya untuk memiliki karakter pembeda—entitas diri yang kuat. Lantas dalam prosesnya, ia menyatakan pentingnya menentukan integritas dalam menentukan harga yang dimiliki, agar kita bisa menjadi lebih dihargai karena punya value yang baik. Sebagai seorang public speaker, perasaan nervous masih sering dirasakannya tiap kali bersiap mengisi suatu acara. Namun, perasaan semacam itu membawa pengaruh agar beliau tetap menjadi sosok yang tidak sombong. Merasa nyaman dengan diri sendiri dapat meminimalisir ketakutan-ketakutan saat berbicara, hal itu adalah salah satu kiat Bu Elliana mengatasi grogi. Selain itu asupan oksigen yang lancar dan tetap dalam keadaan terhidrasi bisa membantunya tetap fokus, tanpa lupa untuk selalu berdoa demi kelancaran kegiatannya. ebagai seorang perempuan, Bu Elliana Smenyampaikan pesan-pesan hangat bagi perempuan di luaran sana. “Perempuan hebat dan tangguh tentu bisa dipengaruhi berbagai hal, entah karena hak istimewa yang dimilikinya atau karena keadaan yang mengharuskannya menjadi sosok yang tangguh dan kuat. Entah namanya ada atau tidak, mendapatkan penghargaan atau tidak, tetap semangat, tetap melakukan yang terbaik dan jangan lupa bahagia karena kalau kita tidak bahagia, bagaimana kita bisa membuat orang di sekitar kita bahagia–orang-orang yang kita sayangi.” “Pasti banyak masa-masa sulit perempuan saat menjalani berbagai peran, mungkin karena keadaan. Sesekali mengeluh boleh, tapi bagaimana mengelola hal-hal di luar kendali supaya bisa dimanifestasikan sebagai energi positif, supaya menjadi orang yang lebih kuat, tangguh, dan akhirnya bisa berkarya, me lakukan hal yang kita sukai, yang membahagiakan kita. Bermanfaat bagi banyak orang, kita akan merasa berharga hingga bahagia itu penting. Mungkin itu, sabar, kuat, bahagia,” ujarnya demikian. CAPTURE E L L I A N A S U S A N E L L I A N A S U S A N @Ellianasusan CAPTURE
IKLAN
G A L A K S I — g a l e ri a n a k m e r a k i p o d c a s t oneshot story d r a w i n g d i y c r a f t i n g
SEBUAH KISAH TENTANG HIDUP SEBAGAI PEREMPUAN e l a m a t p a g i , d u n i a ! SKuucapkan selamat pagi pada dunia ketika pertama kalinya aku berada di sini. Katanya, menjalani kehidupan di sini cukup berat, terutama untuk perempuan seperti aku. Ya ... mari kita lihat nanti! Tunggu dulu, adikku belum lahir. Hanya beberapa menit lagi ... Oh! Rupanya dia laki-laki! Jadi, aku punya saudara kembar! Menyenangkan sekali! Aku lupa dengan pertanyaan yang diberikan Tuhan sebelum aku benar-benar diberi kehidupan. Apa iya, aku sanggup menjalani kehidupan ini sebagai perempuan dengan adik laki-laki? "Selamat datang di batas wilayah antara hidup dan mati. Kau ... nomor 8! Ingat ini ... Ah, maksudku, tidak perlu diingat karena kau akan lupa. Intinya, di kehidupan nanti, kau akan memiliki nama yang berhubungan dengan langit. Kau menjalani kehidupan sebagai perempuan yang memiliki kembaran laki-laki. Sebagai perempuan, kau akan mengalami tiga hal: Menstruasi, hamil, dan melahirkan. Kehidupanmu barangkali tidak akan mudah, tapi ada perjanjian sebelum kau melompat ke sana, tandatangani bahwa kau tidak akan menyerah." Kira-kira, barangkali seperti itu kata-kata yang dituturkan oleh malaikat kepadaku. Mungkin sebab itulah aku menyukai angka 8 ketika aku umur 8 tahun. Bentuknya mirip dengan lambang infinity, layaknya langit yang tidak terbatas dan selalu bisa meluas! Oh, aku cukup pintar untuk mengetahui hal tersebut, bukan? Tapi, kata orang yang menjalani kehidupan sebagai Ayahku, ia berkata bahwa, "Jangan terlalu pintar. Sebagai perempuan, kelak kau akan menyentuh dapur lagi.” Aku termangu, berusaha mengingat. Memangnya, di buku takdirku, aku diharuskan untuk mengerjakan pekerjaan di dapur, ya? Atau malaikat itu lupa menyampaikan? Tapi sepertinya, sebagai perempuan, rasanya bukan dapur yang dikatakan malaikat itu kepadaku. Sebentar, aku mendengar suara tangisan adikku. Oh, dia diejek karena mengenakan tas berwarna merah muda, katanya seperti perempuan. Oh, memang menjadi perempuan memiliki konotasi negatif, 'kah? “Sejak kapan warna memiliki jenis kelamin? Kau 'kan tidak melihat ada penis ataupun vagina di sana," aku berusaha melawan si pengejek. Kupukul dia di bagian hidung supaya kesulitan bernapas! Huh—hah! Jangan berani-beraninya mengejek adikku. Aku adalah kakaknya, aku adalah pelindungnya! "Bukannya seharusnya dia yang melindungimu? Dia 'kan, laki-laki." "Tapi aku kakaknya." "Kalian hanya berbeda beberapa menit." "Tidak ada masalah dengan itu, yang jelas tidak ada aturan tertulis bahwa perempuan harus lebih lemah daripada laki-laki." "Kau terlalu banyak mempelajari budaya barat, deh.” Sejak itulah, aku dikenal dengan julukan: si pemberontak, si aneh, si perempuan-yangseperti-laki-laki.
Orang-orang mengatakan bahwa aku dan adikku berbanding terbalik. Suatu kali, Ayah memarahi adikku habis-habisan hanya karena: ia tidak mau memperbaiki genteng rumah. Adikku takut ketinggian, sementara pria paruh baya itu menuturkan kalimat, "Kenapa kau sangat lemah? Kau ini laki-laki!” Emosiku berkecamuk. Budaya patriarki ampas! Adikku yang seharusnya mendapatkan privilege sebagai laki-laki, malah berujung dipaksakan untuk melakukan hal yang enggan ia lakukan. Ketika aku mengajukan diri untuk membetulkan atap, Ayah menolak dengan alasan: pekerjaan perempuan bukan di sini. adi begini ya, yang dimaksud menjalani hidup J yang berat sebagai perempuan? Oh, kurasa laki-laki juga mengalami kesulitan yang sama dengan adanya patriarki ini. Ketika adikku tidak bisa melakukan sesuatu seperti laki-laki pada umumnya, ia dicemooh seperti seseorang yang tidak pantas untuk hidup. Ketika aku dan adikku menginjak bangku SMA, orang tua kami bercerai. Aku tinggal bersama Ayah, sementara adikku tinggal bersama Ibu. Terlihat normal, sepertinya. Namun, tidak untukku. Lihat, apa yang Ayahku lakukan sekarang? Oh, dia … dia berjudi! Dia mabuk! Tapi ketika melihat media sosialnya, dia adalah orang yang paling rajin menyebarkan dakwah. Personal branding yang bagus, Tuan! Selang beberapa tahun, waktunya aku kuliah. Sejak dulu, aku ingin bekerja menjadi seorang jurnalis, jadi aku ingin mengambil studi jurnalistik. Itu impianku, yang harus terkubur karena Ayah berkata: jadi guru saja, lebih mudah kalau kau punya anak nanti. Selamat tinggal, impian! Aku bahkan tidak tahu apa yang harus kulakukan sekarang. Baiklah, baiklah, menjadi seorang guru karena katanya bisa lebih mudah jika punya anak nanti. Kuturuti permintaanmu! Sementara itu, adikku mengambil kedokteran. Aku bangga, haru, dan cemburu dalam waktu bersamaan. Tak apalah, toh, kami juga berbagi ruang yang sama ketika kami belum lahir dulu. Katanya, wajar anak laki-laki memiliki jurusan yang disegani karena ia bertugas mencari nafkah. Seakan semuanya sudah ditentukan sejak awal: Nanti, kau akan menikah dan inilah peran-peran yang akan kau dapatkan! "Anak lelakimu hebat, ya. Tinggal anak perempuanmu, semoga mendapatkan pasangan yang kaya dan baik." Dialog yang bagus dan cukup menyindir, ya. "Semoga saja begitu. Suami yang baik, kelak akan mendapatkan bidadari surga setelah mati," timpal Ayahku. Jelas saja itu membuatku ternganga. Kenapa perempuan menjadi alat motivasi sekaligus pemuas nafsumu? Satu wanita tidak cukup di dunia, jadi harus mengharapkannya juga di alam baka nanti? Aku benar-benar sudah muak. Para laki-laki ini … memang tidak paham bagaimana caranya memperlakukan perempuan. Ayahku juga sama bodohnya. Bagaimana seorang yang berambisi dalam agama mengharapkan balasan yang demikian? Padahal, aku sangat yakin bahwa orang yang betul-betul menyerahkan diri demi kehidupan setelah dunianya, tidak akan mengharapkan hal semacam itu. Sementara adikku menjalani pendidikan dokternya, aku sudah lulus duluan dan berprofesi sebagai guru. Aku memilih bekerja di sekolah yang jauh untuk memulai hidup baru. Namun, tetap saja itu bukan hal mudah. Aku tidak tahan lagi. Aku pergi ke rumah Ibu, menceritakan semuanya bahwa aku tidak mampu bersamanya. Ibuku terdiam, kemudian berkata: "Semoga kau mendapatkan pasangan yang kaya dan baik, supaya kau mendapatkan kehidupan yang lebih baik." Kedua mataku berkedip. "Kenapa yang didoakan adalah anak orang lain untuk bisa menjadi kaya dan baik?"
"Kenapa kau belum menikah? Padahal jauh lebih mudah kalau kau menikah dulu, loh," kata rekan kerjaku. Persetan dengan itu. Jika orang tuaku tidak bisa menjadi contoh sebagai kehidupan rumah tangga y a n g b a i k , b a g a i m a n a m u n g k i n a k u menginginkannya? "Rizki, bukankah kau masih single? Bagaimana kalau mencoba pedekate dengan Ra?" Pemuda itu menunjukkan raut cengar-cengir. "Aku sudah punya pacar. Lagipula, Ra sangat cantik, berbeda level denganku." Tunggu, tunggu. Apa berarti dia sedang merendahkan pasangannya juga? "Tapi, itu berarti, kau mau dengan Ra jika kamu tidak punya pacar?" "Wah, pertanyaan sulit." “Putuskan saja pacarmu, hahaha." Tanganku menggebrak meja, tidak percaya dengan apa yang kudengar. "Tidakkah kau malu? Kau sudah punya pasangan, tetapi masih genit sana sini. Kau juga, kenapa malah mendukung temanmu menjadi seorang pelakor? Jika ini terjadi padamu, apa yang akan kau lakukan?" Rupanya di antara para perempuan yang menjadi korban patriarkal, ada juga yang menjadi pelaku. Aku tidak tahan lagi. Kenapa aku harus dilahirkan sebagai perempuan? Haruskah aku menyerah?
COMMBO : Recommendations Book Perempuan di Titik Nol Penulis : Nawal El Saadawi Tahun terbit : 2014 Kota terbit : Jakarta Penerbit : Zed Books Jumlah halaman : 176 halaman Melalui novel ini, pembaca dapat mengenali lebih dalam tentang budaya patriarki. Novel ini merupakan kisah nyata yang ditulis oleh Nawal El Saadawi tentang seorang perempuan bernama Firdaus yang tinggal di Kairo, Mesir. Penulis mendapat kesempatan untuk mendengar kehidupan Firdaus, seorang pelacur kelas atas, yang akan menjalani hukuman mati karena telah membunuh seorang germo. "Sa y a l a h s a t u - s a t u n y a perempuan yang telah membuka kedok mereka dan memperlihatkan muka kenyataan buruk mereka. Mereka menghukum saya sampai mati bukan karena saya telah membunuh seorang lelaki—karena mereka takut untuk membiarkan saya hidup." Adalah salah satu kutipan yang terdapat di dalam novel tersebut. Nawal El Saadawi menulis tiap paragraf dalam buku ini dengan penuh kritikan keras dan berani, jelas sekali ingin menceritakan pada dunia bagaimana Mesir, tanah kelahirannya, menjadi tempat yang tidak aman bagi perempuan. Buku yang sudah diterbitkan dalam beberapa bahasa ini mengajak pembacanya untuk lebih membuka pikiran dan mempunyai kesadaran tentang ketimpangan yang dialami oleh perempuan. “Nawal El Saadawi”
Penulis : Ester Lianawati Tahun terbit : 2020 Kota terbit : Yogyakarta Penerbit : Buku Mojok Group Jumlah halaman : 292 halaman Mengapa perempuan selalu hidup dengan b e r b a g a i s t e r e o t i p y a n g m e l e k a t d a l a m kesehariannya? Apapun peran yang dilakukannya, pandangan-pandangan berbeda itu terus membuntutinya. Sesederhana seperti "Mengapa di usia kepala tiga masih belum menikah?" atau "Saat berumah tangga, memilih menjadi ibu sekaligus berkarier selalu dianggap tak menyayangi anaknya dan tidak akan bisa mengurus keluarga dengan baik." Buku yang memadukan antara psikologi feminis yang mengangkat topik-topik pelik, dikemas menjadi kumpulan esai yang menarik. Bab demi bab yang telah tersusun rapi itu mengajak kita untuk tidak lagi tabu perihal feminisme, dan tentang setiap elemen gender perlu terbuka dalam memahaminya. Buku ini tak hanya menyoroti tentang diskriminasi yang mencolok tapi membuat pembaca lebih memaknai kembali tentang menjadi seorang perempuan tanpa merendahkan gender lain. Ada Serigala Betina Dalam Diri Setiap Perempuan Salah satu isi dari bab yang terdapat dalam buku tersebut yaitu: "Tidak ada otak perempuan dan otak laki-laki. Otak manusia lebih menyerupai mosaik gender, demikian Daphna Joel dan Luba Vikhanski menegaskan dalam buku Gender Mosaic: Beyond the Myth of the Male and Female Brain (2019)." (hlm. 91) “Ester Lianawati”
Cara membuat : 1. Masak pudding coklat instan dengan menggunakan 500 ml air, tunggu sampai mendidih lalu kemudian tuang ke dalam cetakan. 2. Haluskan 400 gram alpukat dengan 80 gram susu kental manis. 3. Masak 10 gram agar-agar plan, lalu masukan 130 gram gula pasir dan tuang 700 ml susu full cream. Kemudian aduk-aduk hingga rata, lalu tuang alpukat yang sudah dihaluskan tadi. 4. Setelah semua bahan tercampur rata dan matang, masukan setengah pudding alpukat ke dalam cetakan, lalu masukan pudding coklat yang sudah jadi ke dalam cetakan yang berisi setengah pudding alpukat. 5. Terakhir, tuang kembali sisa pudding alpukat hingga menutupi seluruh bagian pudding coklat. Tunggu pudding sampai beku, dan siap disajikan. : Bahan - bahan : • 400 gr alpukat matang. • 80 gr susu kental manis. • 130 gr pudding coklat instan. • 10 gr agar-agar plain. • 130 gr gula pasir. • 700 ml susu full cream Untuk pilihan makanan buka puasa yang sehat, choco avocado pudding ini jawabannya loh. selain sehat, bahan yang digunakan mudah didapatkan dimanapun, juga proses pembuatannya sangat mudah sekali untuk di lakukan. Simak bahan dan proses pembuatan yang harus kamu lakukan. Jangan sampai ada yang terlewatkan! Mari Berbagi Rese p CHOCO AVOCADO M PUDDING A B A R Recipe by @agakenyang on Instagram
Sudah punya menu berbuka puasa yang menyegarkan untuk hari ini? es jelly susu bisa menjadi resep yang mudah untuk berbuka puasa. Es jelly susu selain memiliki rasa yang sangat lezat, juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita salah satunya yaitu dapat menurunkan kadar kolestrol pada tubuh. Jadi, tunggu apalagi yuk segera membuat es jelly susu untuk menu berbuka puasa anda. • ES JELLY SUSU : Bahan - bahan : • 1 sachet nutrijel coklat • 100 gram gula pasir • 400 ml air • Susu evaporasi secukupnya Cara membuat : 1. Masukan nutrijel cokelat dan 100 gram gula pasir ke dalam wajan. 2. Kemudian tambahkan 400 ml air, aduk-aduk sampai tidak ada serbuk yang menggumpal. Setelah di aduk kemudian nyalakan kompor dengan api sedang dan aduk jelly terus hingga mendidih. 3. Jika sudah matang, tunggu hingga uapnya hilang. Lalu kemudian masukan jelly ke dalam wadah yang berisi es batu dan aduk hingga menjadi seperti serutan jelly. 4. Terakhir tambahkan susu evaporasi secukupnya, es jelly siap disajikan. MABAR : Mari Berbagi Resep Recipe by @martha.rahmadian on tiktok
KREKI Kreki DIY AMPLOP THR UNIK! Hari Raya Idul fitri semakin dekat, nih. Biasanya, perayaan hari raya idul fitri identik dengan tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) ke sanak saudara. Agar lebih berkesan dan menarik, kamu bisa membuat amplop THR sendiri. Buatnya mudah kok, hanyabutuh beberapabahan sajanih. • Desain amplop ukuran 10 x 10 cm • Print out • kertas desain Double tape • Gunting 1. Siapkan desain amplop ukuran 10 x 10 cm, kamu bisa menggunakan aplikasi Canva dan aplikasi lain untuk membuat desain. 2. Print out desain yang sudah kamu buat. 3. Tempelkan double tape di ketiga sisi kertas pada bagian belakang. 4. Buka double tape, lalu lipat dan rekatkan kertas bagian ujung kanan dan kiri. Rekatkan juga pada bagian bawah. 5. Masukkan uang dan rekatkan kembali bagian atas. 6. Gunting zig-zag pada ujung atas dan bawah kertas. 7. Amplop THR sudah bisa dibagikan! Bentuknya yang lucu kayak permen, tapi kali ini bukan buat dimakan, ya. Paling isinya yang jadi rebutan, hehe.
Selain berbagi THR, Hari Raya Idul Fitri juga identik dengan tukar menukar bingkisan atau biasa disebut Hampers. Isinya bisa macam-macam, mulai dari kue kering, snack, sirup, barang-barang seperti gelas hias, kerudung, alat salat, dan masih banyak lagi. Untuk isiannya, kamu tinggal menyesuaikan budget-mu, ya. Meskipun versi low budget, kamu bisa berkreasi dengan menghiasnya. dan, hampers-mu akan terlihat rapih dan mewah. • Besek bambu ukuran 20 x 20 cm • Isian hampers (Kamu bisa mengisinya dengan snack dan minuman dengan warna senada, seperti warna hijau yang identik dengan tema Idul Fitri) • Kain tile ukuran 60 x 60 cm • Pita warna hijau dan gold • Daun palsu (opsional) • Karet gelang 1. Siapkan besek bambu, lalu isi dengan shredded paper. 2. Masukkan isian hampers dan susun dengan rapih. 3. Lentangkan kain tile, taruh besek bambu yang sudah diisi di atas kain. 4. Bungkus besek dengan kain tile. Caranya, ambil semua kain tile menjadi satu, lalu kumpulkan seperti sedang mengunci rambut. 5. Ambil karetgelang, lalu ikatkan ke kain tile dan rapikan. 6. Setelah itu, ikatkan pita hijau dengan menyilang pada besekbambu yang sudah dibungkus kain. 7. Pada bagian belakang pita hijau, tempelkan dan rekatkan double tape agar semakin kuat. 8. Selipkan daun palsu di karetgelang. 9. Tempelkan juga pita gold yang sudah dibentuk menggunakan double tape di atasnya. 10.Hampers sudah bisadigunakan! H A M P E R S A E S T H E T I C Kre Ki
DARI Berkas MERAKI Playlist Show Fest 2023 Ratio Vol 2.0 Playlist Show Fest yang diselenggarakan pada tanggal 11- 12 Maret 2023 di ARS University merupakan salah satu program kerja tahunan dari UKM Rhytmic ARS University. Pada tahun sebelumnya, Rhythmic juga mengadakan Ratio Vol 1.0, tetapi acara tersebut dikhususkan untuk internal dan dilaksanakan di TerARS. Pada tahun 2023, Rhytmic kembali mengadakan Ratio Vol 2.0 yang dibuka untuk umum dan diisi oleh berbagai guest star yang didominasi oleh band-band dari Bandung dan Cimahi. Ratio Vol 2.0 ini dibagi menjadi dua segmen. Segmen pertama dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2023 yang bertajuk “Noise Reminder”. Acara tersebut dikhususkan untuk musik underground saja, bertempat di Soffa Studio Bandung. Lalu segmen kedua dari Ratio Vol 2.0 ini adalah Playlist Show Fest yang dikhususkan untuk musik-musik melow seperti indie, pop, rock, dan semacamnya. Menariknya, acara yang dipersiapkan dalam kurun waktu singkat selama 2 minggu 5 hari ini dihadiri oleh line up bands dari Bandung dan Cimahi seperti: TR3SNA, Pee Purple, Sonicute, Homer The Simpson, LOSTTEMPO, Freya Losing Hurts, The Amerth, Deden Anugrah & RDM Project, RDM Project, Boring on sunday, Repartere, Vurther, Teka teki Bigband Widyatama, dan Fire The Us. Walaupun dipersiapkan dalam waktu yang sangat singkat, Fajrin Maulana, Mahasiswa Manajemen dan selaku Ketua Pelaksana dari Playlist Show Fest 2023 mengatakan acara ini tidak ingin dikemas secara asal-asalan. meraki.mbc/darimeraki/vol2/berkas/0423/playlist-show-fest-2023 Berita Kampus 1 Foto Penampilan Homer The Simpson (Doc. Deli Alpi J.)
“Awalnya, kita sebenarnya mau unplugged aja, kayak acoustic session di kampus, terus ada bazar makanan. Senja-senjaan lah, ibaratnya. Singkat waktu, setelah koordinasi dengan kadiv dan segala macamnya, kita pengen acara ini enggak asal-asalan. Kita persiapkan acaranya dari mulai panggung, sound system, band submission, tenant, dan hal lainnnya. Akhirnya, jadilah Playlist Show Fest kemarin”. Tentu saja terdapat kendala yang dihadapi selama proses persiapan berlangsung. Beberapa di antaranya mulai dari pendanaan yang mengharuskan pengkalkulasian rincian biaya yang dibutuhkan, pencarian sponsorship, manajemen kinerja sumber daya manusia yang dimiliki UKM Rhythmic, hingga proses perizinan melalui Polsek, Polres, dan kembali lagi ke perizinan kampus. Namun dengan kegigihan para panitia acara, akhirnya Playlist Show Fest 2023 dapat terselenggara dengan sukses, yang di mana acara ini merupakan event besar dengan penggunaan panggung rigging, yang diadakan setelah 13 tahun tidak diselenggarakan lagi. "Hal paling berkesan yaitu karena event pertama dengan panggung rigging setelah 13 tahun event itu baru ada lagi kemarin. Itu wahh ... sampai speechless. Aku gak bisa berkata-kata, tapi itu berkesan banget setelah dari kemahasiswaan bilang 13 tahun lalu baru ada event yang kayak gini lagi. Notabene-nya itu pensi yang bener-bener pensi, dan nggak kayak kita bikin sound system yang asal-asalan. Ya akhirnya terbentuklah si Playlist kemarin yang setelah 13 tahun lalu", ungkap Fazrian Maulana selaku ketua pelaksana Playlist Show Fest 2023. meraki.mbc/darimeraki/vol2/berkas/0423/playlist-show-fest-2023 Berita Kampus 1 Penulis: Nain Septiani, Dini Rukma Anjani Editor: Syapira Kristianti Foto Penampilan OCC (Doc. Deli Alpi J.) Reporter: Klara Izmi, Faizal Himawan, M. Gilang N. R.
TI 19 Semangat skripsinya yaaaa. Semoga dilancarkan dan jangan lupa untuk meletakkan namaku di skripsimuu, anjayyyyyy ~~~~. Ily♡ Selenophile Teruntuk kating yang udah lulus, jangan seenaknya ghosting! Lho gatau rasanya bales chat lho itu mahal tauu, soalnya beberapa bulan kemudian baru dibales itu karena yaa gamau di ghosting, eh ternyata emang COWOK SAMA AJA:)) Beautifullgirl Aku sebagai anak rantau dari kota sebelah, ngerasa sakit hati suka di bully sama temen-temen di Kampus. Padahal Bandung jadi kota yg aku pengen singgahi, tapi malah dapet kejadian yg bikin aku trauma. Aku tau mereka niat seru-seruan dan bercanda tapi menurut aku kita udah masuk fase dewasa dan masuk usia berumur itu semua udah ga patut buat dilakuin. Semoga kedepannya gada hal lagi yang kayak gini, aamiin. Hamba Allah Teruntuk kampus tercinta, tolong fasilitas nya di perbarui lagi, masa iya luas kitchen lebih kecil dari luas kamar kost 500rb Lala Teruntuk kampus tercinta, untuk parkir yang di pungut biaya, sepertinya saya pribadi keberatan karna lumayan yah kalo di akumulasi kan hehe...... Mahasiswa Kupu Perjuangan yang kita lakukan hari ini akan membangun kekuatan yang kita butuhkan dihari esok. Sesuatu yang dapat dibayangkan pasti dapat diraih, sesuatu yang bisa diimpikan pasti dapat diwujudkan✨ Sara lupp Semangat terus buat temen-temen ormawa yang selalu berusaha menciptakan suasana kampus menjadi sebagaimana semestinya kampus itu. Kalo cape just remember, "sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi yang lainnya” You all agent of change, the only hope for your environment. Imam Besar Pinned Message Kak, Aku mau Confess Dong <3 Titisan : Titip - Titip Pesan bot Click Here ! Mau titip pesan apa lagi?
Pengen masuk meraki seruu keknya tapi malu P Buat aa yang dibrowsur beasiswa ramadhan, aku padamu a :) Your Girl Salam buat kang zaldi semangat ngerjain skripsi nya, gaboleh nyerah yuk pasti bisa sampe sidang skripsi!!! gaperlu tau The aul jangan sering banyak senyum sama nyapa orang ih soalnya terlalu gemesinn , salam dari aku angkatan 22 hehe Penggemar Rahasia Untuk teteh yang sudah bersama dia, aku titip dia yaa, buat dia tersenyum. Dan untuk kamu, jangan mengecewakan teteh nya yaa, seperti kamu mengecewakan kita dulu. Sehat selalu yaa kalian:)x ti07 that dkv curly haired with glasses guy still rents free in my mind i just wanna know your name that's all si moya TOLONG PERBANYAK KANTIN/TEMPAT MAKAN Esmeralda nanamolida nambut hela 500 kangge munggahan michael Pinned Message Kak, Aku mau Confess Dong <3 Titisan : Titip - Titip Pesan bot Click Here ! Mau titip pesan apa lagi?
Meraki Book Club @mbc_meraki • 9h #MerakiBertanya Bagaimana kesan dan pesan kalian selama join Meraki? 67 14 93 ardi @ardi_join_meraki • 1h Saya bergabung dengan Meraki sudah kurang lebih dua semester dan sangat senang bisa menjadi bagian dari organisasi ini Melalui kegiatan ini, saya belajar banyak hal baru dan meningkatkan keterampilan saya di berbagai bidang. Saya sangat menyukai atmosfir di dalam Meraki, di mana setiap anggota diperlakukan dengan baik dan saling mendukung satu sama lain. Selain itu, nilai-nilai seperti integritas, kerjasama, dan inovasi yang dianut oleh Meraki sangat menginspirasi saya untuk terus berkontribusi dan menjadi bagian dari organisasi ini. 1 danu @indra_danu • 1h Berbagi ilmu dengan orang-orang yang ramah, menyenangkan, menambah wawasan tentang karyakarya penulis, tidak kaku. 1 arsyla @arsylabukanuars • 1h Aku baru sekali sih kumpul meraki karna aku anggota baru, tpi baru sekali kumpul aja aku udh ngerasain manfaatnya, kaya aku bisa practice tulisan aku dan nambah kenalan baru 1
OUR TEAM LISA NURJANAH CHIEF EDITOR FAIZAL HIMAWAN REPORTER KLARA IZMI M. GILANG REPORTER REPORTER DINI RUKMA A. CONTENT WRITTER NAIN SEPTIANI CONTENT WRITTER AZKA GAJIRA U. CONTENT WRITTER SYAPIRA K. CONTENT EDITOR AMELIA Z. CONTENT EDITOR KARINA OKTAVIA CONTENT EDITOR
REZANANDA ALIF CONTENT DESIGNER RAHMADINI W. CONTENT DESIGNER ADRIANA Z. CONTENT DESIGNER DEDE ADAWIAH PUBLIC REALTIONS PUTRI MULYA PUBLIC RELATIONS SANTI R. PUBLIC RELATIONS BINTANG F. PUBLIC RELATIONS YULIA R. PUBLIC RELATIONS .
1. MABAR - Mari Berbagi Resep Writer : Azka Gazira Utami Editor : Karina Oktavia Designer : Az'zahra Adriana Jasmin Recipe : Choco Avocado Pudding by @agakenyang on IG Recipe : Es Jelly Susu by @martha.rahmadian on TikTok 2.COMMBO - Recommendations Book Menu Writer : Dini Rukma Anjani Editor : Amelia Zulyawati Designer : Az'zahra Adriana Jasmin 3. MAHATA - Mahasiswa Harus Tahu Writer : Nain Septiani Editor : Lisa Nurjanah, Syapira Kristianti Designer : Az'zahra Adriana Jasmin 4. CAPTURE Writer : Dini Rukma Anjani Reporter : Faizal, Klara, dan Gilang Editor : Lisa N. Designer: Rezananda 5. KREKI - Kreasi Ala Meraki Writer: Nain Septiani Editor: Karina Oktavia Designer: Rahmadini Wahyu Ningsih Desain Amplop THR by Isti Nurrohma on YouTube Hampers Lebaran by DIYosephine on YouTube 6. BERKAS Reporter: Klara Izmi, Faizal Himawan, M. Gilang R.N Writer : Nain Septiani, Dini Rukma Anjani Editor : Syapira Kristianti Designer : Rahmadini Wahyu Ningsih 7. CERPEN Writer & Editor: Lisa N.Designer: Rahmadini Wahyu Ningsih 8. COVER Designer: Rezananda 9. Credit & Credit Team Designer: Rezananda 10. Daftar Isi Designer: Rezananda, Rahmadini 11. Ucapan Terima kasih Writer: Lisa N. Designer: Rezananda 12. Meraki Bertanya Designer: Rahmadini Wahyu Ningsih 13.TITISAN Designer: Az'zahra Adriana Jasmin 13. Tim dibalik layar (Humas) Dede Adawiah Bintang F Putri Mulya Santi Rahmwati Yulia Rahmawati
DARI MERAKI UCAPAN TERIMA KASIH Saat orang mendedikasikan hidupnya untuk sebuah kesukaan, rasanya hidup mereka—barangkali—tidak pernah kosong. Sebagian orang bekerja, kemudian pulang. Sebagian lagi, setelah bekerja, mereka pergi mengurus hobi dan minatnya. Tak peduli meski itu perlu menghabiskan berapa liter bensin, gigabyte kuota, atau gelas kopi di kafe-kafe. Hal yang paling penting: Komunitas bisa terurus dengan rapi! Saya merasa kagum, sekaligus bertanya kepada diri sendiri. Jika saya telah lulus tingkat Strata 1 nanti, bagaimana dengan kehidupan saya? Apakah hidup saya akan hilang dan berganti menjadi bekerja-lalu-pulang? Alih-alih bertanya, saya juga merasa khawatir. Tentu saja, sebagai sebuah UKM, Meraki Book Club akan lepas dari pegangan saya ketika telah lulus nanti. Namun, saya juga ingin, kehidupan saya tidak menghilang setelahnya. Saya masih ingin berkutat dengan dunia fantasi, mengalahkan monster, berpacaran dengan lelaki idaman, ataupun mengeksplorasi ide-ide baru dari penulis lain yang seringkali sulit diterima secara moral (sebut saja, si sutradara Ari Aster). Kembali ke pembahasan pertama, jika membuat buletin, memang siapa yang akan membacanya? Bisa dibayangkan sulitnya mencari pembaca di antara khalayak yang masih menganggap literasi hanya terbatas pada membaca, serta menjadikannya sebatas hobi atau minat belaka. Pada tulisan "ucapan terima kasih" ini, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih untuk kamu, yang tidak berpikir demikian. Untuk kamu, yang mau membaca tulisan ini sebagai sebuah apresiasi dari adanya buletin ini. Saya pesimis tulisan ini akan dibaca oleh banyak orang. Namun, menulis bukanlah kegiatan yang harus berfokus kepada kuantitas audiens. Tulislah apapun yang kamu sukai, curahkan segala bentuk keluh kesah, sampai kamu merasa lega kembali. Dari adanya buletin "Dari Meraki: Perempuan Hebat", target utama kami tentunya adalah perempuan. Tentu saja, tidak ada larangan untuk laki-laki. Untuk memahami kesetaraan gender, tentu tidak dibatasi melalui satu gender saja. Sebagai seorang perempuan, ada rasa haru dan bangga melihat banyak perempuan hebat di negeri ini. Untuk kamu yang membaca buletin ini, semoga ini menjadi langkah awalmu untuk menjadi hebat, seperti perempuan-perempuan di luar sana. Stay curious, stay humble. Lisa Nurjanah