TEKS NEGOSIASI
BAHASA INDONESIA
Untuk kelas
X
SMA/ SMK/ MA
2013
Intan Lugas HP.
Nur Alivatul A.
MODUL BAHASA INDONESIA TEKS NEGOSIASI
SMA/SMK/MA
KELAS X
Penulis : Nur Alivatul Asfiyani dan Intan Lugas Hariyadie Putri
Hak cipta dilindungi undang – undang. Dilarang memperbanyak sebagian atau
seluruh isi buku ini dalam bentuk apapun, baik secara elektronis maupun mekanis,
termasuk memfotokopi, merekam, atau dengan menggunakan sistem
penyimpanan lainnya, tanpa izin tertulis dari penerbit.
UNDANG – UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA
1. Setiap orang yang dengan tanpa hak/atau tanpa ijin pencipta atau pemegang
Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi pencipta yang meliputi
Penerjemah dan Pengadaptasian Ciptaan untuk Penggunaan Secara Komersial
dipidana dengan pidana paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling
banyak Rp. 500.000,00 (lima ratus juta rupiah)
2. Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan atau tanpa ijin Pencipta atau
pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta yang
meliputi Penerbitan, Penggandaan dalam segala bentuknya, dan pendistribusian
Ciptaan unuk Penggunaan Secara Komersial, dipidana dengan pidana penjara
paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp.
1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)
3. Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada poin kedua
diatas yang dilakukan dalam bentuk Pembajakan, dipidana dengan pidana penjara
paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp.
4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah)
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat-
Nya sehingga kami dapat menyelesaikan modul pembelajaran Bahasa Indonesia
untuk SMA/MA dan SMK/MAK ini dengan sebaik-baiknya. Modul ini
diharapkan dapat membantu siswa dalam mempelajari dan memahami dengan
lebih baik, jelas, terarah dan terencana.
Modul ini bertolak dari Kurikulum 2013 yang direvisi. Berdasarkan kurikulum
tersebut, tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia diarahkan pada pengembangan
kompetensi berbahasa dan bersastra peserta didik melalui kegiatan mendengarkan
(listening), membaca (reading), memirsa (viewing), berbicara (speaking), dan
menulis (writing). Modul ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta didik
untuk berkomunikasi dalam kehidupan bermasyarakat secara cerdas, santun, dan
bermartabat melalui penguasaan, pemahaman, dan keterampilan menggunakan
teks, baik lisan maupun tulis.
Seperti layaknya sebuah modul, maka pembahasan dimulai dengan
menjelaskan tujuan yang hendak dicapaiu dan disertai dengan soal yang
mengukur tingkat penguasaan materi setiap topic. Dengan demikianpengguna
modul ini secara mandiri dapat mengukur tingkat ketuntasan yang dicapainya.
Akhir kata kami ucapkan terima kasih mohon maaf apabila salah dalam kata
maupun penulisan yang terdapat dalam modul. Kurang lebihnya kami meminta
kritik dan saran agar kedepannya lebih baik lagi.
Penulis
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................Error! Bookmark not defined.
DAFTAR ISI........................................................................................................
PENDAHULUAN................................................................................ 1
Pengertian, Tujuan, Manfaat, Ciri Teks Negosiasi ......................... 4
A. Uraian Materi............................................................................... 4
B. Rangkuman .................................................................................. 7
C. Latihan Soal ................................................................................. 7
D. Pedoman Penilaian ...................................................................... 8
Pengajuan, Penawaran, Persetujuan, Penutup Teks Negosiasi.... 10
A. Uraian Materi............................................................................. 10
B. Rangkuman ................................................................................ 11
C. Latihan Soal ............................................................................... 11
D. Pedoman Penilaian .................................................................... 13
Analisis Isi dan Bahasa Teks Negosiasi........................................... 15
A. Uraian Materi............................................................................. 15
B. Rangkuman ................................................................................ 19
C. Penilaian Soal ............................................................................ 19
D. Pedoman Penilaian .................................................................... 21
Konstruksi Teks Negosiasi ............................................................... 23
A. Uraian Materi ............................................................................. 23
B. Rangkuman ................................................................................ 27
C. Latihan Soal ............................................................................... 28
D. Pedoman Penilaian .................................................................... 29
EVALUASI ........................................................................................ 32
ii
GLOSARIUM.................................................................................... 19
KUNCI JAWABAN .......................................................................... 41
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................ 48
iii
PENDAHULUAN
IDENTITAS MODUL : Bahasa Indonesia
Mata Pelajaran
Kelas : X SMA/SMK/MA
Alokasi Waktu : 4 x 45 (4x pertemuan)
Judul Modul : Bernegosiasi dengan Jual Beli
Alasan pemilihan tema : Agar siswa dapat mengetahui bagaimana cara
bernegosiasi dengan baik dan benar melalui jual beli barang dilingkungan sekitar
mereka
KOMPETENSI DASAR
KD INDIKATOR MATERI
3.10 Mengevaluasi 3.10.1 Menjelaskan 1. Pengertian teks negosiasi
pengajuan, pengertian dan ciri teks dan ciri-ciri teks negosiasi
penawaran dan negosiasi 2. Menyebutkan syarat-
persetujuan dalam 3.10.2 Menjelaskan syarat tercapainya
teks negosiasi lisan syarat tercapainya persetujuan teks negosiasi
maupun tertulis. persetujuan atau 3. Menjelaskan tujuan,
kesepakatan teks manfaat, kelebihan dan
4.10 Menyampaikan negosiasi kekurangan teks negosiasi
pengajuan, 4.10.1 Mengungkapkan 1. Menjelaskan cara
penawaran, cara penyampaian menyampaikan pengajuan,
persetujuan dan pengajuan dan penawaran dalam
penutup dalam teks penawaran dalam bernegosiasi
negosiasi secara lisan bernegosiasi 2. Menelaah pengajuan,
atau tulis 4.10.2 Menyampaikan penawaran, persetujuan dan
pengajuan, penawaran, penutup dalam negosiasi
3.11 Menganalisis persetujuan dan penutup
isi, struktur (orientasi, dalam negosiasi 1. Menganalisis struktur
pengajuan, 3.11.1 Menganalisis isi teks negosiasi
penawaran, dan menentukan struktur 2. Perbedaan struktur
persetujuan, teks negosiasi negosiasi
penutup) dan 3.11.2 Menganalisis ciri 3. Kaidah kebahasaan teks
kebahasaan teks negosiasi
negosiasi
1
kebahasaan teks 4.11.1 Menyusun teks 4. Cara bernegosiasi yang
negosiasi negosiasi dengan baik
4.11 memerhatikanstruktur 1. Mengonstruksi teks
Mengkonstruksikan teks dan aspek negosiasi
teks negosiasi dengan kebahasaan 2. Menyunting struktur dan
memerhatikan isi, 4.11.2 Menyunting, kaidah kebahasaan teks
struktur (orientasi, mengomentari, dan negosiasi
pengajuan, merevisi teks negosiasi
penawaran, yang telah disusun
persetujuan,
penutup) dan
kebahasaan
DESKRIPSI MATERI
Dalam keseharian yang kita lakukan tak terasa kita sering bertemu dengan
negosiasi. Negosiasi tidak hanya terjadi di pasar atau pertokoan pada umumnya.
Negosiasi adalah sesuatu yang kita lakukan setiap saat dan terjadi hampir di setiap
aspek kehidupan kita. Selain itu negosiasi adalah cara yang paling efektif untuk
mengatasi dan menyelesaikan konflik atau perbedaan kepentingan.
Negosiasi bisa terjadi dirumah, disekolah, digunung, dikantor, ditengah
masyarakat, dan dimana pun kita berada asal ada pihak-pihak yang terkait
didalamnya negosiasi dapat terjadi. Sebagai contoh negosiasi yang terjadi
dilingkungan rumah antara ibu dan anak. Si anak meminta uang jajannya
ditambah karena uang ia harus membayar kas kelas dan membeli pensil baru.
Demikian halnya disekolah disaat murid meminta negosiasi kepada gurunya
dalam hal pengumpulan tugas dan lain sebagainya.
Jadi kita semua pada dasarnya adalah negosiator. Beberapa dari kita
melakukannya dengan baik, sedangkan sebagian lagi tidak pernah memenangkan
negosiasi. Sebagian kita hanya menjadi pengikut atau selalu mengikuti dan
mengakomodasi kepentingan orang lain. Negosiasi dilakukan oleh semua manusia
yang berinteraksi dengan manusia lainnya. Mulai dari anak kecil sampai orang
tua, semua lapisan dari kalangan sosial terbawah sampai dengan kaum elit
dikalangan atas.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari modul ini diharapkan peserta didik dapat memahami dan
menguasai materi sebagai berikut :
2
- Dapat menjelaskan pengertian, ciri-ciri, tujuan, tata cara struktur teks
negosiasi
- Dapat membuat teks negosiasi
- Mengonstruksi teks negosiasi dengan memerhatikan isi, struktur, dan
kebahasaan.
- Membedakan penyampaian Pengajuan, Penawaran, dan Persetujuan dalam
Teks Negosiasi secara lisan maupun tulis
PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
Modul ini dibuat sedemikian rupa guna memenuhi kebutuhan pembelajaran
serta pengembangan bahan ajar itu sendiri. Petunjuk penggunaan modul ini dapat
di dilakukan peserta didik secara bertahap dan berurutan, yaitu dimulai dari materi
pembelajaran pada materi pertama. Setelah itu mengerjakan latihan soal yang
telah disediakan oleh modul. Jika peserta didik benar-benar telah paham pada
materi pertama peserta didik bisa beralih ke pembelajaran selanjutnya yakni pada
materi kedua. Seperti halnya di materi pertama, pada materi kedua terdapat latihan
soal yang tertera pada bagian akhir materi. Setelah peserta didik menyelesaikan
semua latihan soal yang terdapat pada setiap materi yang dihadirkan di modul,
peserta didik bisa mencoba Tes. Dalam Tes peserta didik haruslah benar-benar
telah memahami seluruh atau sebagian besar materi pembelajaran yang diuraikan
pada masing-masing materi.
Peserta didik juga dituntut untuk setidak-tidaknya berhasil menyelesaikan
sebagian besar soal-soal latihannya dengan benar. Apabila telah mengerjakan
latihan soal yang tertera pada modul materi pertama dan kedua peserta didik dapat
mengecek kebenaran jawaban anda di kunci jawaban. Kunci jawaban teretera
pada akhir setelah glosarium. Peserta didik bisa membandingkan jawabannya
apakah sudah benar sebagian besar atau malah sebaliknya. Barulah peserta didik
bisa mengerjakan Tes guna mengasah sejauh mana peserta didik memahami
semua materi yang telah modul sediakan. Jika dirasa masih menjawab sebagian
besar latihan soal tidak berhasil diharapkan peserta didik dapat mempelajari ulang
materi-materi tersebut.
Modul ini terdapat glosarium yang memuat kata atau istilah sukar yang dimuat
didalam modul secara singkat dan jelas. Tidak hanya itu modul ini berisi
rangkuman materi yang telah disediakan mulai dari awal hingga akhir. Modul
berisi uraian materi, rangkuman, soal-soal latihan, dan Kunci Jawaban soal-soal
latihan/tugas dan Tes. Sebagai tenaga fungsional, manfaat yang akan peserta didik
peroleh setelah selesai mempelajari modul ini dan mengikuti pembelajaran secara
tatap muka atau secara online adalah bertambahnya pengetahuan atau pemahaman
pesesrta didik mengenai materi pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya Teks
Negosias
3
Pengertian, Tujuan, Manfaat, Ciri Teks
Negosiasi
A. Mari Belajar
1. Pengertian Teks Negosiasi
Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai
kesepakatan di antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonseia (KBBI), negosiasi adalah proses tawar-
menawar dengan jalan berunding untuk memberi atau menerima guna mencapai
kesepakatan bersama antara satu pihak dengan pihak lainnya.
Teks negosiasi juga bisa disebut sebagai teks yang di dalamnya berisi proses
untuk mencapai suatu perjanjian atau kesepakatan antara kedua belah pihak untuk
memenuhi kepuasan pihak yang bersangkutan dalam elemen tertentu seperti
kerjasama dan kompetisi.
2. Tujuan Negosiasi
Adapun tujuan dilakukan negosiasi dalam hal bisnis, beberapa diantarannya
untuk :
- Mencapai kesepakatan yang memiliki kesamaan persepsi, saling
pengertian, dan persetujuan.
- Mencapai penyelesaian atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi
secara bersama.
- Mencapai kondisi saling menguntungkan dan tidak ada yang diragukan
(win-win solucion).
3. Manfaat Negosiasi
Negosiasi bermanfaat untuk menciptakan jalinan kerja sama antara institusi,
badan usaha, maupun perorangan dalam melakukan suatu usaha dan kegiatan
bersama atas dasar saling pengertian.
4. Ciri- Ciri Negosiasi
Teks negosiasi memiliki ciri-ciri khusus :
- Menghasilkan kesepakatan dan perjanjian
- Memiliki tujuan praktis, yaitu sebagai media penghasil kesepakatan yang
dapat diterima oleh pihak-pihak yang berkepentingan
4
- Memprioritaskan kepentingan bersama
- Menghasilkan penyelesaian yang saling menguntungkan kedua belah
pihak
- Menentukan solusi dan menjadi sarana penyelesaian masalah
5. Syarat - Syarat Negosiasi
Dalam bernegosiasi kedua belah pihak yang bersangkutan memiliki hak yang
sama dalam menentukan kesepakatan. Hasil akhir dalam negosiasi memerlukan
sebuah persetujuan antara kedua belah pihak. Syarat tercapainya persetujuan
antara lain :
- Perlu adanya sebuah kesepakatan
- Melakukan persetujuan harus didasari dengan tidak adanya tekanan atau
paksaan
- Kesepakatan harus saling menguntungkan
- Sifat persetujuannya harus praktis dan dapat diterapkan dalam melakukan
sebuah perjanjian
6. Menemukan Kelebihan dan Kekurangan Teks Negosiasi
Agar kalian dapat mengevaluasi kelebihan dan kekurangan teks negosiasi
cermati contoh teks negosiasi berikut ini dan pamahamilah penjelasannya.
Pembeli Pagi hari di sebuah toko elektronik
Penjual : “Permisi. Selamat siang.”
Pembeli : “Iya, selamat siang. Ada yang bisa dibantu ?”
Penjual : “Saya ingin membeli laptop.”
Pembeli : “Kalau boleh tau merk apa ya mbak ?”
Penjual : “Eeeee… Apa ya mbak ?”
: “Ada merk Asus, Samsung, Lenovo, Axioo, Acer, HP .. macam -
Pembeli macam mbak tergantung… (disela pembeli).”
Penjual : “Terserah deh mbak yang penting murah dan bagus.”
: “Mbak, semua merk bagus tergantung mbak mau beli yang merk
Pembeli apa nanti harganya menyesuaikan saja.”
Penjual : “Asus X441 MA saja mas kalau begitu. Harganya berapa ya ?”
Pembeli : “Asus tipe X441 MA harganya sama, Rp. 6.300.000.”
Penjual : “Kalau warna hitam berapa mas ?”
Pembeli : “Semua warna laptop asus tipe X441 MA sama.”
: “Eee.. Harganya boleh kurang tidak mas ?”
5
Penjual : “Bisa mbak. Harga pasnya Rp. 6.200.000.”
Pembeli : “Ok mas. Saya setuju, ini uangnya. Terimakasih mas.”
Penjual : “Iya mbak, sama - sama. Silahkan datang kembali.”
Kekurangan teks negosiasi diatas :
Kekurangan Penjelasan
Pembeli berbicara Pada saat bernegosiasi seharusnya menggunakan
kurang jelas dan bahasa yang sopan, dan menjelaskan keinginannya
cenderung tidak sopan
Banyak mengucap Terlalu banyak menggunakan kata “e” saat
kata “e” saat berbicara bernegosiasi menunjukkan bahwa pembeli kurang
siap dalam menentukkan pilihan dari awal
Pembeli menyela Saat negosiasi seharusnya pendapat/argumen
disampaikan bergantian dan tidak boleh saling
pembicaraan penjual menyela
Kelebihan teks negosiasi diatas :
Kelebihan Penjelasan
Menghasilkan Teks negosiasi yang baik harus diakhiri dengan
kesepakatan bersama kesepakatan yang disetujui oleh kedua belah pihak
yang tidak merugikan tanpa merugikan mereka.
kedua belah pihak
Berargumen sesuai Pihak penjual laptop mengatakan bahwa semua
fakta warna laptop merk asus dengan tipe X441 MA
harganya sama saja.
Pengajuan dan penawaran yang disampaikan oleh kedua belah pihak
kelebihan dan kekurangannya dapat dibaca pada penjelasan di atas. Untuk
meminimalkan kekurangan dalam bernegosiasi dan negosiasi dapat berjalan
lancar antara lain adalah sebagai berikut:
- Menyesuaiakan pembiaraan kearah tujuan praktis
- Mengakomodasi butir-butir perbedaan dari kedua belah pihak
- Mengajukan pandangan baru dan mengabaikan pandangan yang sudah ada
tanpa memalukan kedua belah pihak
- Mengalokasikan tugas dan tanggung jawab masing-masing
- Memprioritaskan dan mengelompokan saran pendapat dari kedua belah
pihak.
6
B. Tahukah Kamu ?
- Teks negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang bertujuan untuk
mencapai kesepakatan diantara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan
yang berbeda. Teks negosiasi bertujuan untuk mencapai penyelesaian dan
kesepakatan dari mereka yang memiliki tujuan yang berbeda tanpa
merugikan salah satu pihak
- Teks negosiasi memiliki ciri-ciri seperti: menghasilkan kesepakatan,
mengarahkan pada tujuan yang praktis, memprioritaskan kepentingan
bersama.
- Syarat tercapainya persetujuan antara lain : perlu adanya sebuah
kesepakatan, melakukan persetujuan harus didasari dengan tidak adanya
tekanan atau paksaan, kesepakatan harus saling menguntungkan, sifat
persetujuannya harus praktis dan dapat diterapkan dalam melakukan
sebuah perjanjian
C. Mari Berlatih !
Bacalah teks negosiasi berikut untuk menjawab soal dibawah ini
Penjual : “Selamat malam.”
Pembeli : “Malam.”
Penjual : “Mau cari apa ?”
Pembeli : “Saya mau cari tas sekolah yang lagi trend, bagus dan kuat.”
Penjual : “Yang lagi trend sekarang merk Converse dek. Ada juga yang
merk… (pembeli menyela pembicaraan).”
Pembeli : “Keunggulannya apa ya, mas ?”
Penjual : “Kalau Converse jahitannya rapi dan kuat, kualitas bahan bagus,
untuk modelnya ini juga banyak dan mengikuti trend. Banyak
pilihan warnanya juga. Adek cari yang seperti apa ?”
Pembeli : “Saya cari yang ada raincoat nya mas.”
Penjual : “Oh iya ini kebetulan merk Converse gratis raincoat dek.”
Pembeli : “Berapa harganya mas ?”
7
Penjual : “Rp. 275.000 dek.”
Pembeli : “Oh gitu.”
Penjual : “Iya. Bagaimana dek ?”
Pembeli : “Bisa diturunkan mas harganya ?”
Penjual : “Bisa dek. Saya turunkan harganya jadi Rp. 250.000.”
Pembeli : “Tidak bisa kurang mas ?”
Penjual : “Adek mau diturunkan berapa ?”
Pembeli : “Rp. 200.000 bagaimana mas ?”
Penjual : “Tidak apa – apa.”
Pembeli : “Ok mas setuju. Terima kasih banyak.”
Penjual : “Iya sama - sama dek.”
1. Carilah kekurangan teks negosiasi diatas dan berikan penjelasannya !
2. Carilah kelebihan teks negosiasi diatas dan berikan penjelasannya !
3. Jelaskan apa itu teks negosiasi menurut KBBI !
4. Apakah berbicara menggunakan bahasa yang tidak sopan dan kasar
diperbolehkan saat bernegosiasi, dan berikan alasannya ?
5. Sebutkan 3 ciri teks negosiasi yang baik dan benar !
6. Sebutkan syarat-syarat negosiasi yang kalian ketahui !
7. Apa tujuan negosiasi ?
8. Apa manfaat bernegosiasi !
9. Negosiasi dapat berjalan lancar apabila ?
10. Saat bernegosiasi sebaiknya menggunakan bahasa yang bagaimana ?
D. Aspek Penilaian
No . Aspek Penilaian Nilai
1. Pembeli menyela pembicaraan (Saat negosiasi seharusnya 20
pendapat/argumen disampaikan bergantian dan tidak boleh
saling menyela), Respon pembeli cenderung dinilai kurang
sopan (Pada saat bernegosiasi seharusnya menggunakan bahasa
yang sopan)
8
2. Kesepakatan bersama (Tidak merugikan kedua belah pihak), 20
Tidak ada keterpaksaan dalam bernegosiasi (Penjual tidak
memaksa untuk menyepakati dan pembeli tidak memkasa untuk
menawar)
3. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonseia (KBBI), negosiasi 10
adalah proses tawar-menawar dengan jalan berunding untuk
memberi atau menerima guna mencapai kesepakatan bersama
antara satu pihak dengan pihak lainnya
4. Tidak diperbolehkan, karena ciri-ciri dalam melakukan negosiasi 5
adalah berbicara dengan menggunakan bahasa yang sopan untuk
menghormati lawan bicara kita
5. Menghasilkan kesepakatan dan perjanjian, Memiliki tujuan 10
praktis yaitu sebagai media penghasil kesepakatan yang dapat
diterima oleh pihak-pihak yang berkepentingan,
Memprioritaskan kepentingan bersama, Menghasilkan
penyelesaian yang saling menguntungkan kedua belah pihak,
Menentukan solusi dan menjadi sarana penyelesaian masalah
6. Perlu adanya sebuah kesepakatan, Melakukan persetujuan harus 10
didasari dengan tidak adanya tekanan atau paksaan, Kesepakatan
harus saling menguntungkan, Sifat persetujuannya harus praktis
dan dapat diterapkan dalam melakukan sebuah perjanjian
7. Mencapai kesepakatan yang memiliki kesamaan persepsi, saling 5
pengertian, dan persetujuan. Mencapai penyelesaian atau jalan
keluar dari masalah yang dihadapi secara bersama, Mencapai
kondisi saling menguntungkan dan tidak ada yang diragukan
(win-win solucion).
8. Negosiasi bermanfaat untuk menciptakan jalinan kerja sama 5
antara institusi, badan usaha, maupun perorangan dalam
melakukan suatu usaha dan kegiatan bersama atas dasar saling
pengertian.
9. Menyesuaiakan pembiaraan kearah tujuan praktis, 10
Mengakomodasi butir-butir perbedaan dari kedua belah pihak,
Mengajukan pandangan baru dan mengabaikan pandangan yang
sudah ada tanpa memalukan kedua belah pihak, Mengalokasikan
tugas dan tanggung jawab masing-masing, Memprioritaskan dan
mengelompokan saran pendapat dari kedua belah pihak.
10. Menggunakan bahasa yang sopan dan jelas 5
TOTAL NILAI 100
9
Pengajuan, Penawaran, Persetujuan, Penutup
Teks Negosiasi
A. Mari Belajar
Negosiasi artinya proses tawar-menawar dengan cara berunding demi
mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan
pihak (kelompok atau organisasi) yang lain, yang dapat ditemukan dalam bentuk
teks dan percakapan.
1. Tahap - Tahap Negosiasi
Dalam negosiasi, baik secara lisan maupun tulisan, di dalamnya terdapat
pengajuan, penawaran, dan persetujuan. Pengajuan, penawaran, dan persetujuan
adalah hal pokok yang wajib ada dalam teks negosiasi. Negosiasi yang baik dan
benar harus melewati tahap-tahap.Tahap-tahap bernegosiasi yang baik adalah :
- Ketika bernegosiasi, sampaikanlah keinginan Anda dengan berkomunikasi
yang baik.
- Fokuslah pada kebutuhan Anda dan kebutuhann lawan negosiasi
- Negosiasi berakhir setelah mendapatkan keputusan yang disetujui kedua
belah pihak.
Dalam melakukan negosiasi, orang yang terlibat di dalamnya biasanya
memerlukan media untuk bernegosiasi. Media untuk melakukan negosiasi dalam
bentuk tertulis adalah :
- Melalui jaringan (internet), sementara konsumen melakukan negosiasi
secara daring.
- Melalui surat penawaran, konsumen melakukan negosiasi secara tidak
langsung.
2. Cara menyampaikan Pengajuan, Penawaran, Persetujuan, Penutup Teks
Negosiasi
- Menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan, dan penutup adalah
tahap selanjutnya setelah menentukan pengajuan, penawaran, dan
persetujuan dalam bernegosiasi. Menyampaikan pengajuan, penawaran,
dan persetujuan harus dilakukan agar lawan negosiasi dapat memahami
apa yang akan disampaikan.
- Tahap penyampaian pengajuan, penawaran, dan persetujuan harus dengan
menggunakan kalimat yang sopan dan santun. Hal tersebut dipilih agar
10
suasana antar kedua belah pihak tetap baik dan tenang, selain itu agar juga
tidak menyinggung satu pihak dan pihak lainnya.
- Ketika pengajuan yang dilakukan oleh penjual tidak meyakinkan pembeli,
maka pengajuan tersebut perlu diubah dengan menggunakan kalimat
sendiri sehingga isi pengajuan lebih meyakinkan dan menarik lawan tutur.
Karena saat penjual lebih meyakinkan saat menawarkan produknya maka
pembeli akan lebih tertarik dengan produknya
- Tujuan akhir tahap ini adalah memberi jalan tengah dan memberikan
alasan yang bagus. Semua alasan harus dikemukakan oleh kedua pihak
agar tidak terjadi salah paham. Saat ada salah satu pihak yang kurang
setuju maka pihak tersebut harus memberikan alasannya dengan jelas.
Setelah dicapai jalan tengah dimana kedua pihak telah setuju, maka
negosiasi akan dianggap berhasil.
B. Tahukah Kamu ?
- Dalam negosiasi yang baik terdapat pengajuan, penawaran, dan
persetujuan.
- Tahap-tahap bernegosiasi yang baik adalah (Ketika bernegosiasi,
sampaikanlah keinginan Anda dengan berkomunikasi yang baik; b.
Fokuslah pada kebutuhan Anda dan kebutuhann lawan negosiasi; c.
Negosiasi berakhir setelah mendapatkan keputusan yang disetujui kedua
belah pihak.)
- Media dalam bernegosiasi bisa melalui internet, surat penawaran, dan
bernegosiasi secara langsung.
- Setelah menentukan pengajuan, penawaran, dan persetujuan, tahap
selanjutnya adalah menyampaikan pengajuan, penawaran, dan persetujuan
tersebut. Dalam menyampaikan pengajuan, penawaran, dan persetujuan
harus menggunakan kalimat yang sopan dan santun.
- Tujuan akhir dari tahap ini adalah mencapai jalan tengah yang telah
disepakati antara kedua belah pihak.
C. Mari Berlatih !
Bacalah dengan cermat teks negosiasi dibawah ini !
Siang itu Aila sedang mencari buku sejarah untuk ujian minggu depan. Aila
datang ke sebuah toko buku bekas untuk mencari buku sejarah edisi keluaran 3
11
tahun yang lalu. Setelah beberapa menit mencari, Aila tidak juga menemukan
buku yang ia cari. Karena bingung, tidak menemukan di rak buku, Aila
mendatangi seorang penjaga yang sedang menata buku di sudut ruangan.
Aila : “Permisi, selamat siang.”
Penjaga : “Iya selamat siang, ada yang bisa dibantu ?”
Aila : “Iya, saya mencari buku sejarah edisi keluaran 3 tahun yang lalu
apakah ada ?”
Penjaga : “Sudah mencari di rak buku sejarah ?”
Aila : “Sudah Pak, tapi tidak ada.”
Penjaga : “Saya coba cek digudang penyimpanan dulu ya, siapa tahu masih
ada.”
Aila : “Baik Pak, terima kasih.”
Penjaga : “Kebetulan masih ada satu mbak.”
Aila : “Berapa harga bukunya Pak ?”
Penjaga : “Rp. 75.000 saja nak.”
Aila : “Harga itu terlalu mahal untuk saya Pak, boleh saya tawar ?”
Penjaga : “Boleh, silakan saja.”
Aila : “Bisa tidak Pak harga jadi Rp 45.000 saja Pak?”
Penjaga : “Buku ini sudah langka, jadi harga segitu terlalu murah”.
Aila : “Uang saya tidak cukup, bagaimana kalau Rp 55.000 saja ? Saya
harap bapak mau membantu. Ini untuk ujian saya”.
Penjaga : “Itu terlalu murah, bagimana kalau Rp 65.000 saja ? Itu sudah
termasuk murah mbak. Mungkin kalau mbak cari di toko buku lain
tidak akan ada lagi.”
Aila : “Tapi uang saya hanya Rp 60.000”.
Penjaga : “Begini saja, saya akan berikan buku ini seharga Rp 60.000
Bagaimana ?”
Aila : “Setuju Pak ! Saya beli bukunya”.
Penjaga : “Ini bukunya”.
Aila : “Ini uangnya pas ya Pak, terima kasih sudah membantu saya.”
12
Penjaga : “Iya, sama-sama. Terima kasih juga telah membeli buku di toko
saya.”
Aila : “Selamat siang, Pak.”
Penjaga : “Selamat siang.”
Setelah membaca teks negosiasi diatas jawablah pertanyaan berikut !
1. Siapa yang terlibat dalam negosiasi diatas ?
2. Sebutkan tahap-tahap bernegosiasi !
3. Apa saja media bernegosiasi, sebutkan !
4. Dalam negosiasi yang baik terdapat ?
5. Jelaskan cara menyampaikan Pengajuan dalam negosiasi !
6. Jelaskan cara menyampaikan Penawaran dalam negosiasi !
7. Jelaskan cara menyampaikan Persetujuan dalam negosiasi !
8. Jelaskan cara menyampaikan Penutup dalam teks Negosiasi !
9. Tulislah tahap penyampaian pengajuan, penawaran dan persetujuan yang
terdapat pada teks negosiasi di atas beserta kalimatnya!
10. Berdasarkan teks negosiasi di atas, apakah tujuan akhir dari negosiasi
dapat tercapai? Jika iya, tuliskan alasan-alasannya !
D. Aspek Penilaian
No. Aspek Penilaian Nilai
1. Aila dan Penjaga toko 5
2. Ketika bernegosiasi, sampaikanlah keinginan Anda dengan 15
berkomunikasi yang baik, Fokuslah pada kebutuhan Anda dan
kebutuhann lawan negosiasi, Negosiasi berakhir setelah
mendapatkan keputusan yang disetujui kedua belah pihak
3. Internet, Surat penawaran, Negosiasi secara langsung 5
4. Dalam negosiasi, baik secara lisan maupun tulisan, di dalamnya 5
terdapat pengajuan, penawaran, dan persetujuan.
5. Menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan, dan penutup 15
adalah tahap selanjutnya setelah menentukan pengajuan,
penawaran, dan persetujuan dalam bernegosiasi. Menyampaikan
pengajuan, penawaran, dan persetujuan harus dilakukan agar
lawan negosiasi dapat memahami apa yang akan disampaikan.
6. Tahap penyampaian pengajuan, penawaran, dan persetujuan harus 15
dengan menggunakan kalimat yang sopan dan santun. Hal tersebut
dipilih agar suasana antar kedua belah pihak tetap baik dan
tenang, selain itu agar juga tidak menyinggung satu pihak dan
13
pihak lainnya.
7. Ketika pengajuan yang dilakukan oleh penjual tidak meyakinkan 10
10
pembeli, maka pengajuan tersebut perlu diubah dengan 15
menggunakan kalimat sendiri sehingga isi pengajuan lebih 5
100
meyakinkan dan menarik lawan tutur. Karena saat penjual lebih
meyakinkan saat menawarkan produknya maka pembeli akan
lebih tertarik dengan produknya
8. Tujuan akhir tahap ini adalah memberi jalan tengah dan
memberikan alasan yang bagus. Semua alasan harus dikemukakan
oleh kedua pihak agar tidak terjadi salah paham. Saat ada salah
satu pihak yang kurang setuju maka pihak tersebut harus
memberikan alasannya dengan jelas. Setelah dicapai jalan tengah
dimana kedua pihak telah setuju, maka negosiasi akan dianggap
berhasil.
9. (Pengajuan) –
Aila : “Berapa harga bukunya Pak ?”
Penjaga : “Rp. 75.000 saja nak.”
(Penawaran) –
Aila : “Harga itu terlalu mahal untuk saya Pak, boleh
saya tawar ?”
Penjaga : “Boleh, silakan saja.”
Aila : “Bisa tidak Pak harga jadi Rp 45.000 saja Pak?”
Penjaga : “Buku ini sudah langka, jadi harga segitu terlalu
murah”.
Aila : “Uang saya tidak cukup, bagaimana kalau Rp
Penjaga 55.000 saja ? Saya harap bapak mau membantu. Ini
untuk ujian saya”.
: “Itu terlalu murah, bagimana kalau Rp 65.000 saja
? Itu sudah termasuk murah mbak. Mungkin kalau
mbak cari di toko buku lain tidak akan ada lagi.”
(Persetujuan) –
Penjaga : “Begini saja, saya akan berikan buku ini seharga
Rp 60.000 Bagaimana ?”
Aila : “Setuju Pak ! Saya beli bukunya”.
10. Tujuan akhir dari negosiasi dapat tercapai yaitu dengan
disepakatinya harga buku sejarah seharga Rp 60.000. Hal tersebut
dapat terjadi karena Aila mau menaikkan harga yang iya tawarkan
dan sang penjaga juga mau menurunkan harga yang ia tawarkan
sehingga mereka berdua mencapai kesepakatan.
TOTAL NILAI
14
Analisis Isi dan Bahasa Teks Negosiasi
A. Mari Belajar
1. Menganalisis Struktur Teks Negosiasi
Struktur teks negosiasi berguna untuk menunjukkan alur pada teks sehingga
isi teks mudah dipahami. Berikut struktur teks negosiasi
- Orientasi
Pengenalan topic masalah yang bersengketa
- Pengajuan
Pernyataan pihak pertama untuk meminta atau mengajak pihak kedua
menanggapi tuntutannya
- Penawaran
Pernyataan pihak kedua untuk melakukan tawar - menawar atas penolakan
masing - masing
- Kesepakatan
Keputusan akhir dari kedua belah pihak berdasarkan hasil tawar – menawar
Selain struktur wajib tersebut, ada pula beberapa jenis bentuk strukrur teks
negosiasi yang lain, yaitu :
Struktur Sederhana
- Pembuka : Salam pembuka dan permasalahan yang akan
dinegosiasikan
- Isi : Proses negosiasi antara pihak-pihak yang berkepentingan
- Penutup : Hasil negosiasi dan salam penutup
Penjual – Pembeli
- Orientasi : Salam pembuka dan menanyakan kepentingan pembeli
- Permintaan : Permintaan pembeli kepada penjual
- Pemenuhan : Pemenuhan penjual terhadap permintaan pembeli
- Penawaran : Negosiasi antara penjual dan pembeli
- Persetujuan : Kesepakatan antara penjual dan pembeli
- Pembelian : Transaksi antara penjual dan pembeli
- Penutup : Salam penutup
Pengusaha/ Nasabah – Pihak Bank
- Orientasi : Salam pembuka dan menyampaikan kepentingan
15
- Pengajuan : Permintaan kredit oleh nasabah
- Penawaran : Proses negosiasi oleh nasabah dengan pihak bank
- Persetujuan : Hasil negosiasi oleh nasabah dengan pihak bank
- Penutup : Salam penutup
2. Perbedaan Struktur Negosiasi
Ada dua jenis perbedaan struktur pada teks negosiasi yaitu :
- Bergantung pada permasalahan yang akan dinegosiasi
- Persiapan
3. Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi
Teks negosiasi memiliki kaidah kebahasaan yang membedakannya dengan
teks yang lain. Kaidah kebahasaan teks negosiasi adalah sebagai berikut :
Bahasa Persuatif
Bahasa persuatif merupakan suatu bahasa yang digunakan untuk membujuk
ataupun menarik perhatian.Seperti pada sebuah kalimat berikut :
“Bagus itu,Mi. Sangat pantas baju itu untuk dipakai keacara formal ataupun
nonformal.”
Kalimat Deklaratif
Kalimat deklaratif adalah kalimat yang disampaikan dalam bentuk isi
pernyataan, yang berfungsi untuk memberikan informasi maupun berita mengenai
suatu hal.
Kesantunan Bahasa
Nah, di samping mempunyai kalimat tersendiri, di dalam teks ini
menggunakan bahasa yang santun antara kedua belah pihak. Hal ini disebabkan
agar terjadi komunikasi yang baik demi mencapai negosiasi yang sukses.
Menggunakan Konjungsi
Artinya menggunakan kata penghubung di dalam teks negosiasi tersebut.
Contoh :
“kalau,begitu,meskipun,walaupun,dan lainnya.”
Kalimat Efektif
Kalimat efektif artinya suatu kalimat yang padat, singkat, jelas, lengkap,
sertadapat menyampaikan informasi secara tepat. Jelas maksudnya agar
mudahdipahami baik si pendengar atau pembaca, sedangkan tepat maksudnya
dapat sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku tersebut.
Berisi Pasangan Tuturan
16
Tuturan ialah sebuah kalimat yang diutarakan oleh seseorang untuk
menyampaikan maksud maupun tujuan tertentu. Hal ini merupakan bentuk
komunikasi secara lisan seseorang kepada mitra tutur pada kehidupan sehari-hari.
Di dalam sebuah teks negosiasi tuturan berupa dialog yang artinya dilakukan oleh
dua orang maupun lebih. Berikut gambaran contoh pasangan tuturan :
- Ada yang mengucap salam – ada yang membalas salam
- Ada yang bertanya – ada yang menjawab/ tidak menjawab
- Saat meminta tolong – ada yang memenuhi/ menolak permintaan
- Ada yang menawarkan – ada yang memenuhi/menolak tawaran
- Ada yang mengusulkan – ada yang menerima ataupun menolak usulan
pasangan tuturan didalam negosiasi
- Bersifat memerintah dan memenuhi perintah
Yang dimaksudkan disini adalah didalam negosiasi ada seseorang yang
memerintah dan timbal baliknya ada yang memenuhi perintahnya tersebut baik
secara langsung ataupun tidak. Seperti contohnya: saat anda belanja, anda
memerintah (meminta tolong, umumnya dilakukan oleh pembeli) mengambilkan
baju yang anda inginkan tersebut, lalu si pihak satunya akan memenuhi perintah
tersebut (umumnya dilakukan oleh penjual).
Menggunakan Pronominal Persona
Kata pronomina atau kata ganti merupakan suatu jenis kata yang
menggantikan nomina maupun frasanomina Seperti: Saya, kami, ataupun anda.
Kalimat Langsung
Selain menggunakan kalimat yang efektif, kalimat langsung juga digunakan
didalam teks negosiasi. Kalimat langsung merupakan suatu kalimat yang
menirukan ucapan ataupun yang diutaraka noleh orang lain.
Menggunakan Kalimat Kontras
Kalimat kontras artinya menggunakan suatu kalimat perbandingan di
dalamnya. Misalnya, penggunaan kata keterangan terlalu, lebih/ kurang, seperti,
imbuhan se-dll.
4. Cara Bernegosiasi yang Baik
Agar negosiasi berjalan lancer alangkah baiknya kita mengetahui cara
bernegosiasi yang baik. Berikut cara bernegosiasi yang baik :
- Pendapat yang dikemukakan disertai alasan, fakta ,atau contoh yang jelas
- Pendapat yang dikemukakan disampaikan dengan lancar, jelas, dan sopan
17
- Perhatikan penjelasan pendapat yang dikemukakan. Hal ini berhubungan
dengan gaya bicara orang yang mengemukakan pendapat
- Agar mudah dipahami oleh orang lain, sampaikan pendapat - pendapat
dengan intonasi dan suara yang keras
- Berbicaralah dengan sopan dan bijaksana saat menyampaikan pendapat
- Jangan mempertahankan pendapat dengan cara ngotot
Contoh Teks Negosiasi Jual Beli di Pasar Ikan
Di sebuah pasr tradisional. Bu Hera ingin membeli ikan di salah satu lapak
langganannya.
Orientasi
Penjual : Selamat pagi BuHera,Wah sudah belanja macam - macam, ya?
Bu Hera : Iya pak. Nanti malam aka nada acara makan keluarga. Jadi
Penjual rencananya mau masak banyak dari biasanya.
: Ini kebetulan ikannya segar-segar Bu. Baru sampai subuh
Permintaan tadi, belum kena freezer. Ibu Hera mau ikan apa ? Bandeng
atau Mujair
Bu Hera : Mujair saja pak. Kebetulan keluarga saya suka ikan mujair
Penjual : Kalau begitu ikan mujair saja bu. Ikannya juga gemuk-gemuk dan
sehat
Bu Hera : Boleh deh pak kalau begitu
Penjual : Nah, ini ! Ibu, silakan pilih
BuHera : Sekilo berapa pak ?
Penjual : Masih sama seperti kemarin Bu, Rp.
40.000
Penawaran
Bu Hera : Wah tidak ada diskon untuk ikan mujairnya kah pak ?
Penjual : Buat ibu, Saya diskon jadi Rp. 35.000 bu
Persetujuan
Penjual : Siap Bu Hera. Pokoknya beres
Bu Hera : Terima kasih pak
Pembelian
Penjual : Ini bu sudah saya siapkan
Bu Hera : Nah pak uangnya Rp. 50.000
Penjual : Tidak ada uang pas kah bu ?
Bu Hera : Wah tidak ada pak. Adanya cuman Rp. 25.000
Penjual : Tidak ada kembaliannya bu. Saya baru buka soalnya.
18
Bu Hera : Oalah begitu ya pak
Penjual : Bagaimana, kalau kurangannya besok saja bu ketika ibu belanja
lagi
Penutup
: Ya bu, Tidak usah dipikirkan.
Penjual : Terima kasih pak
Bu Hera : Ya bu. Salam untuk Pak Hera.
Penjual : Ya pak.
Bu Hera
B. Tahukah Kamu ?
1. Berikut ini adalah struktur teks negosiasi (Orientasi, Pengajuan,
Penawaran, Kesepakatan)
2. Cara bernegosiasi yang baik (1Pendapat yang dikemukakan disertai alasan,
fakta ,atau contoh yang jelas, 2Pendapat yang dikemukakan disampaikan
dengan lancar, jelas, dan sopan, 3Perhatikan penjelasan pendapat yang
dikemukakan. Hal ini berhubungan dengan gaya bicara orang yang
mengemukakan pendapat, 4Agar mudah dipahami oleh orang lain,
sampaikan pendapat - pendapat dengan intonasi dan suara yang keras,
5Berbicaralah dengan sopan dan bijaksana saat menyampaikan pendapat,
6Jangan mempertahankan pendapat dengan cara ngotot)
3. Teks negosiasi memiliki kaidah kebahasaan yang membedakannya dengan
teks yang lainnya yaitu bahasa persuatif, kalimat deklaratif, kesantunan
bahasa, pasangan tuturan, kalimat kontras, menggunakan pronominal
persona, kalimat langsung
C. Mari Berlatih !
Bacalah teks negosiasi dibawah ini untuk menjawab soal diberikut ini !
Penjual : “Selamat siang.”
Pembeli : “Siang.”
Penjual : “Silahkan bu, mangganya”
Pembeli : “Ini mangga apa ya mas ?”
Penjual : “Ini mangga arum manis bu”
19
Pembeli : “Harum sekali ya mas”
Penjual : “Jelas bu dari namanya saja sudah arum manis, tentu harumnya
semerbak. Tidak hanya itu bu, mangga ini rasanya manis beda dari
yang lain”
Pembeli : “Oalah gitu ya mas. Sekilo berapa mas ”
Penjual : “Cuman Rp. 30.000 saja bu”
Pembeli : “Tapi beneran manis kan ya mas ? bukan cuman wanginya saja
yang manis ?”
Penjual : “Tentu saja bu. Ini ada tester nya silahkan ibu coba”
Pembeli : “Baiklah kalau begitu saya coba dulu ya mas”
Penjual : “Iya bu. Bagaimana ?”
Pembeli : “Iya mas manis. Saya mau ambil sekilo, harganya tidak bias
turunkah ?”
Penjual : “Saya turunkan Rp. 27.000 bu”
Pembeli : “Tidak bisa kurang mas ?”
Penjual : “Waduh bu sudah harga pas kalau turun terus nanti saya yang rugi
?”
Pembeli : “Pasnya Rp. 25.000, bagaimana mas ?”
Penjual : “Baiklah bu”
Pembeli : “Ok mas setuju. Terima kasih banyak.”
Penjual : “Iya bu, sama-sama”
1. Berikan 2 contoh pasangan tuturan dalam negosiasi diatas !
2. Yang mana dari teks negosiasi diatas yang merupakan struktur teks
orientasi !
3. Yang mana dari teks negosiasi diatas yang merupakan struktur teks
pengajuan !
4. Yang mana dari teks negosiasi diatas yang merupakan struktur teks
penawaran !
5. Yang mana dari teks negosiasi diatas yang merupakan struktur teks
penutup !
6. Sebutkan dan jelaskan struktur teks negosiasi !
7. Bagaimanakah cara bernegosiasi secara baik dan benar ?
8. Apa berapa perbedaan struktur teks negosiasi. Jelaskan !
9. Bagaimana struktur sederhana teks negosiasi ?
20
10. Apa yang dimaksud tuturan dalam bernegosiasi ?
D. Aspek Penilaian
No Aspek Penilaian Nilai
Soal : “Selamat siang.” 5
1. Penjual : “Siang.”
Pembeli
1. Saling mengucapkan salam - membalas salam
Pembeli : “Ini mangga apa ya mas ?”
Penjual : “Ini mangga arum manis bu”
2. Ada yang bertanya - ada yang menjawab
2. Penjual : “Selamat siang.” 5
15
Pembeli : “Siang.”
3. Penjual : “Silahkan bu, mangganya”
Pembeli : “Ini mangga apa ya mas ?”
Penjual : “Ini mangga arum manis bu”
Pembeli : “Harum sekali ya mas”
Penjual: “Jelas bu dari namanya saja sudah arum manis, tentu
harumnya semerbak. Tidak hanya itu bu, mangga ini rasanya
manis beda dari yang lain”
4. Pembeli : “Oalah gitu ya mas. Sekilo berapa mas ” 15
5
Penjual : “Cuman Rp. 30.000 saja bu”
Pembeli : “Tapi beneran manis kan ya mas ? bukan
cuman wanginya saja yang manis ?”
Penjual : “Tentu saja bu. Ini ada tester nya silahkan ibu
coba”
Pembeli : “Baiklah kalau begitu saya coba dulu ya mas”
Penjual : “Iya bu. Bagaimana ?”
Pembeli : “Iya mas manis. Saya mau ambil sekilo,
harganya tidak bias turunkah ?”
Penjual : “Saya turunkan Rp. 27.000 bu”
Pembeli : “Tidak bisa kurang mas ?”
Penjual : “Waduh bu sudah harga pas kalau turun terus
nanti saya yang rugi ?”
Pembeli : “Pasnya Rp. 25.000, bagaimana mas ?”
Penjual : “Baiklah bu”
5. Pembeli : “Ok mas setuju. Terima kasih banyak.”
Penjual : “Iya bu, sama-sama”
6. a. Orientasi (Pengenalan topic masalah yang bersengketa) 10
21
b. Pengajuan (Pernyataan pihak pertama untuk meminta atau
mengajak pihak kedua menanggapi tuntutannya)
c. Penawaran (Pernyataan pihak kedua untuk melakukan tawar
- menawar atas penolakan masing – masing)
d. Kesepakatan (Keputusan akhir dari kedua belah pihak 15
berdasarkan hasil tawar – menawar)
7. Cara bernegosiasi yang baik (1Pendapat yang dikemukakan
disertai alasan, fakta ,atau contoh yang jelas, 2Pendapat yang
dikemukakan disampaikan dengan lancar, jelas, dan sopan,
3Perhatikan penjelasan pendapat yang dikemukakan. Hal ini
berhubungan dengan gaya bicara orang yang mengemukakan
pendapat, 4Agar mudah dipahami oleh orang lain, sampaikan
pendapat - pendapat dengan intonasi dan suara yang keras,
5Berbicaralah dengan sopan dan bijaksana saat menyampaikan
pendapat, 6Jangan mempertahankan pendapat dengan cara
ngotot)
8. Ada dua jenis perbedaan struktur pada teks negosiasi yaitu : 5
Bergantung pada permasalahan yang akan dinegosiasi,
Persiapan
9. Pembuka : Salam pembuka dan permasalahan yang akan 10
dinegosiasikan
Isi : Proses negosiasi antara pihak-pihak yang
berkepentingan
Penutup : Hasil negosiasi dan salam penutup
10. Tuturan ialah sebuah kalimat yang diutarakan oleh seseorang 15
untuk menyampaikan maksud maupun tujuan tertentu. Hal ini
merupakan bentuk komunikasi secara lisan seseorang kepada
mitra tutur pada kehidupan sehari-hari. Di dalam sebuah teks
negosiasi tuturan berupa dialog yang artinya dilakukan oleh
dua orang maupun lebih.
TOTAL NILAI 100
22
Menkontruksi Teks Negosiasi
A. Mari Belajar
Teks negosiasi biasanya berbentuk dialog yang merupakan percakapan yang
dilakukan oleh beberapa tokoh, dalam hal ini adalah pihak yang bersengketa.Teks
negosiasi berupa dialog tersebut dapat pula merupakan konstruksi dari teks yang
menjelaskan kegiatan negosiasi. Selain itu teks negosiasi dapat pula ditulis
berdasarkan pengalaman orang lainyang kita simak. Begitu juga,pengalaman yang
dialami diri sendiri. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu demi satu.
Teks negosiasi dapat dibagi menjadi beberapa yaitu ;
- Teks negosiasi yang bersifat factual.
Teks negosiasi yang ditulis berdasarkan kejadian nyata yang dialami atau
disaksikan.
- Teks negosiasi rekaan.
Teks yang tidak benar-benar terjadi, tetapi disusun berdasarkan logika dan
tidak mengada-ada.
Agar dapat mengonstruksi atau menyusun teks negosiasi dengan baik dan
benar, kalian harus memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan teks negosiasi
dan materi tersebut sudah kalian pelajari dan pastinya sudah dikuasai. Oleh karena
itu, untuk dapat mengonstruksi teks negosiasi yang baik,sebagai berikut:
1. Mengonstruksi teks negosiasi.
Langkah-langkah menulis teks negosiasi.
- Menentukan ide pokok.
Dapat diambil berdasarkan pengalaman diri sendiri ataupun oranglain.
- Menentukan tokoh.
Tokoh atau pihak yang bersengketa ditentukan sesuai topik teks, yaitu pihak
pertama sebagai pengaju dan pihak kedua sebagai pemberi penawaran.
- Menentukan latar.
Waktu dan tempat ditentukan berdasarkan profesi tokoh yang dapat
mendukung suasana dalam kegiatan bernegosiasi.
- Menentukan alasan rasioanal.
Penyelesaian masalah dalam negosiasi harus dilakukan secara rasional melalui
pertimbangan kedua belah pihak sesuai topik.
- Mencari sumber atau bahan referensi
23
Sehingga pembahasan tentang topik teks negosiasi tidak beradadi luar batas.
- Setelah itu, kalian dapat mengembangkan isi teks negosiasi
Berdasarkan struktur teks negosiasi.
2. Menyunting Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi
Menyunting teks negosiasi merupakan salah satu cara menganalisis isi
negosiasi dan kebahasaan teks negosiasi serta menganalisis penggunanan kalimat
baku dan tidak baku sesuai dengan struktur bahasa pada teks negosiasi yang
digunakan. Hal ini mendukung semakin menguasai ketika kalian akan
mengonstruksi teks negosiasi.
Perhatikan contoh teks negosiasi berikut :
Dua siswa sekolah menengah sedang berdiskusi menentukan acara akhir tahun
sekolah. Mereka saling mengeluarkan pendapat mengenai jenis acara apa yang
paling baik dilaksanakan untuk acara akhir tahun. Ketika itu,seorang guru datang
menengahi kedua siswa tersebut. Diskusi pun berakhir dengan keputusan
pengambilan suara terbanyak.
Salman : “Bagaiman, ya, acara akhir tahun ini kita belum memutuskan mau
menagadakan acara apa..?.”
Husna : “Ya, benar.”
Salman : “Aku pikir, acara akhir tahun nanti lebih baik mengadakan acara
bazaar dan kreasi seni saja. Kemudian diselingi dengan band sekolah
dan kegiatan seni lainnya.”
Husna : “Tapi, sebagian teman yang lain menginginkan untuk pergi karya
wisata keluar kota. Selain bisa refreshing kita bisa menambah
pengetahuan tentang tempat yang akan kita kunjungi.”
Salman : “Loh, kalau pergi berwisata, bukankah akan mengeluarkan biaya yang
lebih banyak..?.”
Husna : “Menurutku itu sepadan dengan apa yang kita dapatkan ketika
berwisata.”
(Seketika itu, datang seorang guru)
Guru : “Ada apa ini,tampaknya diskusi kalian seru sekali..?.”
Salman : “Eh, iya, Pak. Selamat siang, Pak! Silakan duduk. Begini, Pak. Kami
sedang mendiskusikan untuk acara akhir tahun nanti. Saya
mengusulkan untuk mengadakan bazaar, kreasi seni,dan diselingi
dengan band sekolah, Menurut saya itu lebih menghemat biaya, tetapi
tetap mengasyikkan.”
Husna : “Ya, Pak, sedangkan saya mengusulkan pergi karya wisata ke luar
kota. Itu atas usulan dari teman-teman yang lain. Kami binggung, Pak.
24
Guru : “Baik. Kedua usul kalian sangat baik dan bernilai positif. Bagaimana
kalau Bapak usulkan agar mengumpulkan suara terbanyak saja? Kalian
buatlah semacam angket untuk memilih mana pilihan dari teman-teman
yang lain. Nah, yang suaranya terbanyak, itulah acara yang akan kita
laksanakan. Bagaimana..?.”
Salman : Baik, pak setuju
Husna : Baik, pak setuju
Teks negosiasi di atas dapat kita identifikasi dengan cara menyunting struktur
dan kaidah-kaidah teks negosiasi. Berikut cara menyunting teks negosiasi secara
struktur dan kaidah
- Pembuka
Pada teks tersebut, kita dapat melihat struktur pembuka berupa kalimat awal,
yaitu Dua siswa sekolah menengah sedang berdiskusi menentukan acara akhir
tahun sekolah. Kalimat tersebut memaparkan tentang kedua siswa yang sedang
berdiskusi. Kata berdiskusi berarti membincangkan sesuatu masalah yang harus
diselesaikan bersama. Hal itu termasuk dalam ciri teks negosiasi. Contoh :
Salman : “Bagaiman, ya, acara akhir tahun ini kita belum memutuskan mau
menagadakan acara apa..?.”
Husna : “Ya, benar.”
Isi
Pada teks tersebut, kita dapat melihat struktur isi berupa kalimat kedua dan
ketiga,yaitu mereka saling mengeluarkan pendapat mengenai jenis acara apa yang
paling baik dilaksanakan untuk acara akhir tahun. Ketika itu, datang seorang guru
menengahi kedua siswa tersebut. Kalimat tersebut memaparkan tentang adanya
beberapa pendapat dari partisipan. Pada proses ini, permintaan dan penawaran pun
berlaku. Hal itu termasuk dalam ciri teks negosiasi. Contoh :
Salman : “Aku pikir, acara akhir tahun nanti lebih baik mengadakan acara
Husna bazaar dan kreasi seni saja. Kemudian diselingi dengan band sekolah
dan kegiatan seni lainnya.”
: “Tapi, sebagian teman yang lain menginginkan untuk pergi karya
wisata keluar kota. Selain bisa refreshing kita bisa menambah
pengetahuan tentang tempat yang akan kita kunjungi.”
Salman : “Loh, kalau pergi berwisata, bukankah akan mengeluarkan biaya
yang lebih banyak..?.”
Husna : “Menurutku itu sepadan dengan apa yang kita dapatkan ketika
berwisata.”
(Seketika itu, datang seorang guru)
25
Guru : “Ada apa ini,tampaknya diskusi kalian seru sekali..?.”
Salman : “Eh, iya, Pak. Selamat siang, Pak! Silakan duduk. Begini, Pak. Kami
sedang mendiskusikan untuk acara akhir tahun nanti. Saya
mengusulkan untuk mengadakan bazaar, kreasi seni,dan diselingi
Husna dengan band sekolah, Menurut saya itu lebih menghemat biaya, tetapi
tetap mengasyikkan.”
: “Ya, Pak, sedangkan saya mengusulkan pergi karya wisata ke luar
kota. Itu atas usulan dari teman-teman yang lain. Kami bingung, Pak.
- Penutup
Pada teks tersebut, kita dapat melihat struktur penutup pada kalimat terakhit,
yaitu Diskusi pun berakhir dengan keputusan voting atau pengambilan suara
terbanyak. Kalimat tersebut mengandung penyelesaian dari negosiasi. Contoh :
Guru : “Baik. Kedua usul kalian sangat baik dan bernilai positif. Bagaimana
kalau Bapak usulkan agar mengumpulkan suara terbanyak saja?
Kalian buatlah semacam angket untuk memilih mana pilihan dari
teman-teman yang lain. Nah, yang suaranya terbanyak, itulah acara
yang akan kita laksanakan. Bagaimana..?.”
Salman : Baik, pak setuju
Husna : Baik, pak setuju
Pada teks tersebut, kaidah teks negosiasi dapat kita analisis seperti berikut ini :
- Pada teks tersebut, negosiasi dilakukan oleh tiga partisipan, yaitu Salman,
Husna, dan Guru.
- Pada teks tersebut, terdapat perbedaan pendapat, keinginan, dan tujuan
yang hendak dicapai.
- Pada teks tersebut, terdapat kesepakatan yang menjadi ujung dari
negosiasi.
Oleh karena itu, ada beberapa poin-poin penting yang kalian harus pahami
dalam menyunting struktur dan kaidah-kaidah teks negosiasi. Berikut cara
menyunting teks negosiasi.
- Struktur pertama pada teks negosiasi adalah pembuka. Pembuka dapat
ditunjukkan dengan adanya sebuah masalah yang harus diselesaikan
bersama.
- Struktur kedua adalah isi yang dapat ditunjukkan dengan adanya
permintaan, pemenuhan, penawaran, dan persetujuan.
- Kemudian, struktur yang ketiga adalah penutup yang ditandai dengan
adanya penyelesaian pada proses negosiasi.
Kaidah pada teks negosiasi memenuhi empat hal, yaitu :
- Adanya partisipan.
26
- Berbentuk komunikasi langsung.
- Terjadi perbedaan pendapat, keinginan, dan tujuan antara kedua belah
pihak.
- Adanya hasil negosiasi.
Enam kaidah kebahasaan teks negosiasi :
- Berwujud kalimat dialogis atau percakapan antar tokoh dengan kaliamt
langsung dan tak langsung.
- Menggunakan kaliamat yang menyatakan hubungan kausalitas dan disertai
kata karena, sehingga, dan sebab.
- Menggunakan kata ganti orang untuk sapaan, seperti Anda, Bapak, dan
Saudara.
- Berisi kalimat persuasive yang santun dan tidak menjatuhkan,kata mohon,
harap, dan minta.
- Menggunakan kaliamat bersyarat dengan kata pengandaian, seperti jika
dan seandainya.
- Menggunakan ragam baku atau tidak baku, disertai interjeksi.
(mafrukhi,2017:130).
Itulah beberapa aspek yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk
menyunting teks negosiasi semoga kalian dapat memahami.
B. Tahukah Kamu ?
Teks negosiasi biasanya berbentuk dialog yang dilakukan oleh beberapa
tokoh, dalam hal ini adalah pihak yang bersengketa.
1. Menentukan ide pokok dalam sebuah cerita yang akan di bahas dalam
sebuah paragraf.
Topik teks dapat diperoleh dari pengalam pribadi maupun orang lain
diberbagai bidang sebagai makhluk sosial.
2. Menentukan tokoh.
Tokoh atau pihak yang bersengketa ditentukan sesuai topik teks, yaitu pihak
pertama sebagai pengaju dan pihak kedua sebagai pemberi penawaran.
3. Menentukan latar.
Waktu dan tempat ditentukan berdasarkan profesi tokoh yang
dapat mendukung suasana dalam kegiatan bernegosiasi.
4. Menentukan alas an rasioanal.
Penyelesaian masalah dalam negosiasi harus dilakukan secara
rasioanl melaui pertimbangan kedua belah pihak sesuai topik.
5. Mencari sumber atau bahan referensi
Sehingga pembahasan tentang topik teks negosiasi tidak diluar
batasan.
6. Pengembangan isi teks negosiasi berdasarkan isi teks
Permasalahan, penawaran, pengajuan dan persetujuan
27
C. Mari Berlatih !
Bacalah dan cermati teks negosiasi yang terjadi di lingkungan keluarga dea,
untuk menjawab pertanyaan soal berikut!
Malam itu Dea ingin bertanya keapada Ayah dan Ibunya. Dea bertanya apakah
Ayah dan Ibunya sibuk. Lalu Ibu dan Ayah Dea menjawab bahwa mereka tidak
sibuk. Dea mengutarakan maksud ia bertanya. Bahwa ia ingin sepulang les ingin
bermain bersama teman-temannya. Ayah dan Ibu Dea bertanya apakah tidak ada
PR yang harus dikerjakan Dea. Dea menjawab bahwa ada PR namun, ia sudah
mengerjakannya. Lalu Ayah dan Ibu Dea bertanya kembali mau pergi bermain
kemana, apakah jauh. Dea menjawab bahwa ia pergi kerumah temannya dan
bermain bersama Putri, Dinda dan Vina. Dea bertanya kembali apakah ia
diperbolehkan pergi. Akhirnya Ayah dan Ibu Dea mengizinkan Dea pergi bermain
dan berpesan agar Dea tidak lupa makan dan untuk pulang tidak malam. Dea pun
mengiyakan pesan Ayah dan Ibunya. Kemudia Ibu dan Ayahnya menyuruhnya
tidur.
1. Tentukan pokok-pokok isi teks negosiasi sesuai struktur teks negosiasi !
2. Rangkailah pokok-pokok isi yang sudah dirumuskan menjadi teks
negosiasi dengan memperhatikan isi, dan aspek kebahasaan teks negosiasi!
3. Teks negosiasi diatas bercerita tentang ?
4. Siapa yang terlibat dalam negosiasi diatas ?
5. Bagaimana cara Dea meyakinkan ayah dan ibunya agar negosiasi diantara
mereka dapat berjalan dengan lancar ?
6. Sudahkah Dea menggunakan bahasa yang sopan ?
7. Negosiasi berlangsung dimana dan kapan ?
8. Teks negosiasi dapat terbagi menjadi berapa ? sebutkan dan jelaskan !
9. Adapun langkah-langkah membuat teks negosiasi yang baik dan benar.
Tuliskan langkah-langkah membuat teks negosiasi yang baik dan benar !
10. Kaidah teks negosiasi ada 4 hal yang memenuhi apa saja ?
28
D. Aspek Penilaian
No Aspek Penilaian Nilai
Soal
1. Orientasi : Dea yang bertanya kepada ayah dan ibunya 15
Pengajuan : Dea mengatakan bahwa sepulang les ia ingin
bermain bersama temannya
Penawaran : Ayah dan Ibu Dea bertanya apakah tidak ada PR,
dan Dea mengatakan bahwa PR nya sudah diselesaikan dan dia
bermain tidak jauh. Kemudian Dea bertanya kembali apa ia
diperbolehkan pergi
Persetujuan : Ayah dan Ibu Dea mengizinkan Dea pergi dan
berpesan agar tidak pulang makan dan ingat makan
Penutup : Ayah dan Ibu Dea yang menyuruhnya tidur dan
mengucapkan selamat malam
2. Orientasi 25
Dea : “Ayah sama Ibu lagi sibuk nggak?”
Ibu : “Ibu juga lagi santai aja.”
Ayah : “Lagi santai aja juga nih, memangnya kenapa?”
Pengajuan
Dea : “Gini, Yah besok kan aku les, kalau habis pulang les
boleh langsung main?”
Ayah : “Memangnya kamu nggak ada PR dari sekolah?”
Dea : “ Ada, Yah, tapi sudah dikerjakan.”
Penawaran
Ayah : “Mau pergi kemana? Jauh ya?”
Dea : “Dekat kok. Cuma main ke rumah teman aja, Yah.”
Ibu : “Kamu main sama siapa aja?”
Dea : “Putri, Dinda, sama Vina, bu.”
Ibu : “Gimana, Yah, Dea boleh main sama temannya
nggak?”
Dea : “Gimana Yah, Dea boleh main sama temen Dea
„kan?”
Ayah : “Iya, kamu boleh main sama teman kamu, tapi ingat
pulangnya jangan malam-malam.”
Dea : “Oke, YAh. Nanti Dea pulangnya nggak sampai
malam.”
Persetujuan
Ayah : “Ingat ya, boleh main tapi jangan malam-malam.”
Ibu : “ Kalau main jangan sampai lupa makan.”
Dea : “Oke, Yah. Oke bu.”
29
Penutup
Ayah : “Dea, kamu nggak tidur?”
Dea : “Iya, Yah, ini aku mau ke kamar langsung tidur.
Selamat mlam.”
Ayah : “Selamat malam.”
Ibu : “Selamat tidur.”
3. Dea yang bernegosiasi dengan Ayah dan Ibunya perihal pulang 5
les ingin langsung bermain
4. Dea, Ayah, Ibu 5
5. Dea mengatakan bahwa ia sudah engerjakan PR nya dan 10
mengingat pesan Ayah dan Ibunya agar tidak pulang malam
dan tidak lupa makan
6. Sudah 5
7. Dirumah Dead an pada malam hari 5
8. Teks negosiasi dapat dibagi menjadi beberapa yaitu ; 10
- Teks negosiasi yang bersifat factual.
Teks negosiasi yang ditulis berdasarkan kejadian nyata yang
dialami atau disaksikan.
- Teks negosiasi rekaan.
Teks yang tidak benar-benar terjadi, tetapi
disusun berdasarkan logika dan tidak
mengada-ada.
9. Langkah-langkah menulis teks negosiasi. 10
- Menentukan ide pokok.
Dapat diambil berdasarkan pengalaman diri
sendiri ataupun oranglain.
- Menentukan tokoh.
Tokoh atau pihak yang bersengketa ditentukan sesuai topik
teks, yaitu pihak pertama sebagai
pengaju dan pihak kedua sebagai pemberi penawaran.
- Menentukan latar.
Waktu dan tempat ditentukan berdasarkan profesi tokoh yang
dapat mendukung suasana dalam kegiatan bernegosiasi.
- Menentukan alasan rasioanal.
Penyelesaian masalah dalam negosiasi harus dilakukan secara
rasional melalui pertimbangan kedua belah pihak sesuai topik.
- Mencari sumber atau bahan
referensi
Sehingga pembahasan tentang topik teks
negosiasi tidak beradadi luar batas.
- Setelah itu, kalian dapat mengembangkan
30
isi teks negosiasi 10
Berdasarkan struktur teks negosiasi. 100
10. Kaidah pada teks negosiasi memenuhi empat hal, yaitu :
- Adanya partisipan.
- Berbentuk komunikasi langsung.
- Terjadi perbedaan pendapat, keinginan, dan tujuan
antara kedua belah pihak.
- Adanya hasil negosiasi.
TOTAL NILAI
31
EVALUASI
Bacalah dan jawab pertanyaan berikut ini. Berilah tanda (x) jika jawaban
kamu sudah benar !
1. Bentuk interaksi social yang berfungsi untuk mencari penyelesaian bersama
diantara pihak-pihak yang mempunyai perbedaan kepentingan adalah pengertian
dari…
a. Negosiasi
b. Cerita singkat
c. Anekdot
d. Prosedur kompleks
e. Pembuka
2. Tindakan yang dilakukan pertama kali agar negosiasi berjalan lancar adalah …
a. Membandingkan beberapa pilihan
b. Mengajak membuat kesepakatan
c. Menetapkan dan menegaskan kembali tujuan negosiasi
d. Memberikan alas an mengapa harus dibuat ksepakatan
e. Mengevaluasi kekuatan dan komitmen bersama
3. Tujuan dilakukannya negosiasi adalah untuk mencapai…
a. Memberikan informasi
b. Kesenangan semata
c. Keuntungan tersendiri
d. Kepentingan orang lain
e. Kesepakatan bersama
4. “Mengucapkan salam-membalas salam” merupakan … dalam teks negosiasi.
a. Pembuka
32
b. Sapaan
c. Pasangan tuturan
d. Tatacara bertamu
e. Penutup
5. 1)orientasi 3.)penawaran 5.) pemenuhan 7.) permintaan 2.) persetujuan 4.)
penutup 6.) pembelian
Susunan struktur teks negosiasi yang tepat adalah…
a. 1-7-3-5-2-6-4
b. 1-7-5-3-2-6-4
c. 1-7-5-3-2-4-6
d. 2-7-5-3-1-6-4
e. 1-7-5-3-2-6-4
6. Bahasa yang digunakan untuk menyatakan sesuatu dalam teks negosiasi adalah
…
a. Imperative
b. Ekspresif
c. Persuasif
d. Interogatif
e. Deklaratif
7. Kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu dalam teks negosiasi
adalah …
a. Imperative
b. Ekspresif
c. Persuasif
d. Interogatif
e. Deklaratif
33
8. Konflik pada negosiasi biasanya terjadi pada bagian …
a. Orientasi
b. Penawaran
c. Persetujuan
d. Pembelian
e. Penutup
9. “Ini sudah murah, ma‟am. Di tempat lain lebih mahal.” Kalimat tersebut adalah
kalimat …
a. Persuasif
b. Introgatif
c. Deklaratif
d. Ekspresif
e. Imperative
10. Negosiasi memprioritaskan kepentingan …
a. Bersama
b. Keluarga
c. Teman
d. Kelompok
e. Sahabat
11. Negosiasi dapat dilakukan di …
a. Pasar
b. Toko
c. Sekolah
d. Tempat umum
e. Semua benar
34
12. Orientasi sama saja dengan
a. Pembuka
b. Penutup
c. Isi
d. penawaran
e. Perserujuan
13. Negosiasi dapat dilakukan beberapa orang, kecuali …
a. Sendiri
b. 2 orang
c. 12 orang
d. 20 orang
e. 5 orang
14. Cara yang tepat untuk meyakinkan pihak lain dalam bernegosiasi adalah …
a. Dengan emosional
b. Mengemukakan pendapat dengan bijak
c. Menggunakan ancaman dan kekerasan
d. Mengjhina pihak lain
e. Bersikap tidak peduli dengan pihak lain
15. Proses tawar-menawar antara dua pihak atau lebih, disebut …
a. Debat
b. Tanya jawab
c. Ngobrol
d. Negosiasi
35
e. Diskusi
16. Struktur negosiasi secara umum adalah …
a. Pembuka, isi, penutup
b. Pernyataan umum, aspek yang dilaporkan
c. Tujuan, langkah-langkah untuk mencapai suatu tujuan
d. Tesis, argumentasi, pernyataan pendapat
e. Abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, koda
17. Yang merupakan negosiasi adalah…
a. Diskusi di kelas
b. Tawar-menawar dalam jual-beli
c. Lomba debat
d. Tanya-jawab
e. Perbincangan politik
18. Cermati kalimat berikut!
Pembeli : “Yasudah deh saya setuju dengan harga 90 ribu. Tapi tolong carikan
yang bagus-bagus lho ya...”
Dalam kegiatan negosiasi, kalimat tersebut termasuk ke dalam tahapan…
a. Penawaran
b. Persetujuan
c. Pengajuan
d. Pembelian
e. Permintaan
19. Cermati teks berikut!
Bu Dike : Topeng ini berapa harganya ?
36
Pak Koko : Tiga ratus ribu rupiah.
Bu Dike : Wah mahal sekali. Dua ratus ribu, ya ?
Pak Koko : Belum boleh, Bu. Ini sudah murah sekali. Pasnya dua ratus
delapan puluh ribu.
Bu Dike : Itu masih terlalu mahal. Kalau dua ratus lima puluh ribu, boleh ?
Pak Koko : Belum boleh, Bu.
Dialog tersebut termasuk ke dalam struktur isi negosiasi bagian....
a. Orientasi
b. Permintaan
c. Penutup
d. Penawaran
e. Persetujuan
20. Kalimat ungkapan persuasif dalam teks negosiasi terdapat pada kalimat ....
a. Perkenalkan nama saya Dea Hanin Azahra dari Ink Corporation mewakili
perusahaan akan mempresentasikan kualitas produk dari perusahaan kami.
b. Mobil yang satu ini diproduksi terbatas Pak, hanya 10 unit lima sudah dimiliki
artisartis terkenal Indonesia.
c. Bagaimana kalau jadi lebih murah sedikit? Sepuluh ribu rupiah yah ?
d. Harga di pasaran memang sedang naik Pak. Jadi, maaf belum bisa Pak.
e. Apakah saya boleh beli sedikit saja, pak ? Karena saya sedang tidak membawa
uang
37
38
Analisis Kebahasaan GLOSARIUM
Artistik : Penelaahan yang dilakukan oleh peneliti atau pakar
Dialogis bahasa dalam menggarap data kebahasaan yang
Ego diperoleh dari penelitian lapangan atau dari
Interjeksi pengumpulan teks (penelitian kepustakaan)
Kaidah Bahasa : Mempunyai nilai seni
: Bersifat terbuka dan komunikatif
Kausalitas : Rasa sadar aklan diri sendiri
Kesepakatan : Kata yang mengungkapkan seruan perasaan
: Kaidah-kaidah atau aturan-aturan yang digunakan
Kompetitif dalam membentuk kata dan kalimat sebagai ciri
Kompetisi ataupun pembeda dengan jenis teks lainnya
Kredit : Perihal sebab akibat
: Penyesuaian pernyataan kehendak antara satu
Negosiasi orang atau lebih dengan pihak lainnya yang
Orientasi mengadakan perjanjian dan telah disepakati
: Berhubungan dengan kompetisi (persaingan)
Penawaran : Pertandingan/ persaingan
pengajuan : Pinjaman uang dengan pembayaran secara
Praktis mengangsur
Persepsi : Tawar-menawar
Persuatif : Pandagan yang mendasari pikiran, perhatian, atau
kecenderungan
Songket : Proses, cara, perbuatan menawari atau menwarkan
: Proses, cara, perbuatan mengajukan; pengusulkan
: Mudah dan senang memakainya
: Tanggapan langsung dari sesuatu
: Bersifat membujuk secara halus (supaya menjadi
yakin)
: Tenun yang bersulam benang emas (perak)
39
Struktur : Pengaturan pola dalam bahasa secara sintagmatis
Sulam : Bordir/suji/tekat
UKM : Usaha Kecil dan Menengah
40
KUNCI JAWABAN
Kegiatan Belajar 1 (Latihan Soal)
1. Pembeli menyela pembicaraan (Saat negosiasi seharusnya
pendapat/argumen disampaikan bergantian dan tidak boleh saling
menyela), Respon pembeli cenderung dinilai kurang sopan (Pada saat
bernegosiasi seharusnya menggunakan bahasa yang sopan)
2. Kesepakatan bersama (Tidak merugikan kedua belah pihak), Tidak ada
keterpaksaan dalam bernegosiasi (Penjual tidak memaksa untuk
menyepakati dan pembeli tidak memkasa untuk menawar)
3. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonseia (KBBI), negosiasi adalah proses
tawar-menawar dengan jalan berunding untuk memberi atau menerima
guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak dengan pihak
lainnya
4. Tidak diperbolehkan, karena ciri-ciri dalam melakukan negosiasi adalah
berbicara dengan menggunakan bahasa yang sopan untuk menghormati
lawan bicara kita
5. Menghasilkan kesepakatan dan perjanjian, Memiliki tujuan praktis yaitu
sebagai media penghasil kesepakatan yang dapat diterima oleh pihak-
pihak yang berkepentingan, Memprioritaskan kepentingan bersama,
Menghasilkan penyelesaian yang saling menguntungkan kedua belah
pihak, Menentukan solusi dan menjadi sarana penyelesaian masalah
6. Perlu adanya sebuah kesepakatan, Melakukan persetujuan harus didasari
dengan tidak adanya tekanan atau paksaan, Kesepakatan harus saling
menguntungkan, Sifat persetujuannya harus praktis dan dapat diterapkan
dalam melakukan sebuah perjanjian
7. Mencapai kesepakatan yang memiliki kesamaan persepsi, saling
pengertian, dan persetujuan. Mencapai penyelesaian atau jalan keluar dari
masalah yang dihadapi secara bersama, Mencapai kondisi saling
menguntungkan dan tidak ada yang diragukan (win-win solucion).
8. Negosiasi bermanfaat untuk menciptakan jalinan kerja sama antara
institusi, badan usaha, maupun perorangan dalam melakukan suatu usaha
dan kegiatan bersama atas dasar saling pengertian.
9. Menyesuaiakan pembiaraan kearah tujuan praktis, Mengakomodasi butir-
butir perbedaan dari kedua belah pihak, Mengajukan pandangan baru dan
mengabaikan pandangan yang sudah ada tanpa memalukan kedua belah
pihak, Mengalokasikan tugas dan tanggung jawab masing-masing,
Memprioritaskan dan mengelompokan saran pendapat dari kedua belah
pihak.
10. Menggunakan bahasa yang sopan dan jelas
41
Kegiatan Belajar 2 (Latihan Soal )
1. Aila dan Penjaga took
2. Ketika bernegosiasi, sampaikanlah keinginan Anda dengan berkomunikasi
yang baik, Fokuslah pada kebutuhan Anda dan kebutuhann lawan
negosiasi, Negosiasi berakhir setelah mendapatkan keputusan yang
disetujui kedua belah pihak
3. Internet, Surat penawaran, Negosiasi secara langsung
4. Dalam negosiasi, baik secara lisan maupun tulisan, di dalamnya terdapat
pengajuan, penawaran, dan persetujuan.
5. Menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan, dan penutup adalah
tahap selanjutnya setelah menentukan pengajuan, penawaran, dan
persetujuan dalam bernegosiasi. Menyampaikan pengajuan, penawaran,
dan persetujuan harus dilakukan agar lawan negosiasi dapat memahami
apa yang akan disampaikan.
6. Tahap penyampaian pengajuan, penawaran, dan persetujuan harus dengan
menggunakan kalimat yang sopan dan santun. Hal tersebut dipilih agar
suasana antar kedua belah pihak tetap baik dan tenang, selain itu agar juga
tidak menyinggung satu pihak dan pihak lainnya.
7. Ketika pengajuan yang dilakukan oleh penjual tidak meyakinkan pembeli,
maka pengajuan tersebut perlu diubah dengan menggunakan kalimat
sendiri sehingga isi pengajuan lebih meyakinkan dan menarik lawan tutur.
Karena saat penjual lebih meyakinkan saat menawarkan produknya maka
pembeli akan lebih tertarik dengan produknya
8. Tujuan akhir tahap ini adalah memberi jalan tengah dan memberikan
alasan yang bagus. Semua alasan harus dikemukakan oleh kedua pihak
agar tidak terjadi salah paham. Saat ada salah satu pihak yang kurang
setuju maka pihak tersebut harus memberikan alasannya dengan jelas.
Setelah dicapai jalan tengah dimana kedua pihak telah setuju, maka
negosiasi akan dianggap berhasil.
9. (Pengajuan) –
Aila : “Berapa harga bukunya Pak ?”
Penjaga : “Rp. 75.000 saja nak.”
(Penawaran) –
Aila : “Harga itu terlalu mahal untuk saya Pak, boleh saya tawar
?”
Penjaga : “Boleh, silakan saja.”
Aila : “Bisa tidak Pak harga jadi Rp 45.000 saja Pak?”
Penjaga : “Buku ini sudah langka, jadi harga segitu terlalu murah”.
42
Aila : “Uang saya tidak cukup, bagaimana kalau Rp 55.000 saja
? Saya harap bapak mau membantu. Ini untuk ujian saya”.
Penjaga : “Itu terlalu murah, bagimana kalau Rp 65.000 saja ? Itu
sudah termasuk murah mbak. Mungkin kalau mbak cari di
toko buku lain tidak akan ada lagi.”
(Persetujuan) –
Penjaga : “Begini saja, saya akan berikan buku ini seharga Rp
60.000 Bagaimana ?”
Aila : “Setuju Pak ! Saya beli bukunya”.
10. Tujuan akhir dari negosiasi dapat tercapai yaitu dengan disepakatinya
harga buku sejarah seharga Rp 60.000. Hal tersebut dapat terjadi karena
Aila mau menaikkan harga yang iya tawarkan dan sang penjaga juga mau
menurunkan harga yang ia tawarkan sehingga mereka berdua mencapai
kesepakatan.
Kegiatan Belajar 3 (Latihan Soal )
1. Penjual : “Selamat siang.”
Pembeli : “Siang.”
(Saling mengucapkan salam - membalas salam)
Pembeli : “Ini mangga apa ya mas ?”
Penjual: “Ini mangga arum manis bu”
(Ada yang bertanya - ada yang menjawab)
2. Penjual : “Selamat siang.”
Pembeli : “Siang.”
3. Penjual : “Silahkan bu, mangganya”
Pembeli : “Ini mangga apa ya mas ?”
Penjual : “Ini mangga arum manis bu”
Pembeli : “Harum sekali ya mas”
Penjual : “Jelas bu dari namanya saja sudah arum manis, tentu
4. Pembeli
harumnya semerbak. Tidak hanya itu bu, mangga ini
rasanya manis beda dari yang lain”
: “Oalah gitu ya mas. Sekilo berapa mas ”
Penjual : “Cuman Rp. 30.000 saja bu”
43
Pembeli : “Tapi beneran manis kan ya mas ? bukan cuman wanginya
saja yang manis ?”
Penjual
Pembeli : “Tentu saja bu. Ini ada tester nya silahkan ibu coba”
Penjual
Pembeli : “Baiklah kalau begitu saya coba dulu ya mas”
Penjual : “Iya bu. Bagaimana ?”
Pembeli
Penjual : “Iya mas manis. Saya mau ambil sekilo, harganya tidak
bisa turunkah ?”
: “Saya turunkan Rp. 27.000 bu”
: “Tidak bisa kurang mas ?”
: “Waduh bu sudah harga pas kalau turun terus nanti saya
yang rugi ?”
Pembeli : “Pasnya Rp. 25.000, bagaimana mas ?”
Penjual : “Baiklah bu”
5. Pembeli : “Ok mas setuju. Terima kasih banyak.”
: “Iya bu, sama-sama”
Penjual
6. Orientasi (Pengenalan topic masalah yang bersengketa), Pengajuan
(Pernyataan pihak pertama untuk meminta atau mengajak pihak kedua
menanggapi tuntutannya), Penawaran (Pernyataan pihak kedua untuk
melakukan tawar - menawar atas penolakan masing – masing),
Kesepakatan (Keputusan akhir dari kedua belah pihak berdasarkan hasil
tawar – menawar)
7. Cara bernegosiasi yang baik (1Pendapat yang dikemukakan disertai alasan,
fakta ,atau contoh yang jelas, 2Pendapat yang dikemukakan disampaikan
dengan lancar, jelas, dan sopan, 3Perhatikan penjelasan pendapat yang
dikemukakan. Hal ini berhubungan dengan gaya bicara orang yang
mengemukakan pendapat, 4Agar mudah dipahami oleh orang lain,
sampaikan pendapat - pendapat dengan intonasi dan suara yang keras,
5Berbicaralah dengan sopan dan bijaksana saat menyampaikan pendapat,
6Jangan mempertahankan pendapat dengan cara ngotot)
8. Ada dua jenis perbedaan struktur pada teks negosiasi yaitu : Bergantung
pada permasalahan yang akan dinegosiasi, Persiapan
9. Pembuka : Salam pembuka dan permasalahan yang akan
dinegosiasikan
Isi : Proses negosiasi antara pihak-pihak yang berkepentingan
Penutup : Hasil negosiasi dan salam penutup
44
10. Tuturan ialah sebuah kalimat yang diutarakan oleh seseorang untuk
menyampaikan maksud maupun tujuan tertentu. Hal ini merupakan bentuk
komunikasi secara lisan seseorang kepada mitra tutur pada kehidupan
sehari-hari. Di dalam sebuah teks negosiasi tuturan berupa dialog yang
artinya dilakukan oleh dua orang maupun lebih.
Kegiatan Belajar (Latihan Soal )
1. Orientasi : Dea yang bertanya kepada ayah dan ibunya
Pengajuan : Dea mengatakan bahwa sepulang les ia ingin bermain
bersama temannya
Penawaran : Ayah dan Ibu Dea bertanya apakah tidak ada PR, dan Dea
mengatakan bahwa PR nya sudah diselesaikan dan dia
bermain tidak jauh. Kemudian Dea bertanya kembali apa ia
diperbolehkan pergi
Persetujuan : Ayah dan Ibu Dea mengizinkan Dea pergi dan berpesan
agar tidak pulang makan dan ingat makan
Penutup : Ayah dan Ibu Dea yang menyuruhnya tidur dan
mengucapkan selamat malam
2. Orientasi : “Ayah sama Ibu lagi sibuk nggak?”
Dea : “Ibu juga lagi santai aja.”
Ibu : “Lagi santai aja juga nih, memangnya kenapa?”
Ayah
Pengajuan : “Gini, Yah besok kan aku les, kalau habis pulang les boleh
Dea langsung main?”
Ayah : “Memangnya kamu nggak ada PR dari sekolah?”
Dea
: “ Ada, Yah, tapi sudah dikerjakan.”
Penawaran
Ayah : “Mau pergi kemana? Jauh ya?”
Dea : “Dekat kok. Cuma main ke rumah teman aja, Yah.”
Ibu : “Kamu main sama siapa aja?”
Dea : “Putri, Dinda, sama Vina, bu.”
Ibu : “Gimana, Yah, Dea boleh main sama temannya nggak?”
45