The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by misbah11980, 2020-11-10 22:47:15

IPS SMP kelas 8 K13N BAB 2

IPS SMP kelas 8 K13N BAB 2

Media Pembelajaran

IPS

untuk SMP/MTs Kelas VIII

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

BAB 2

PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TERHADAP KEHIDUPAN
SOSIAL DAN KEBANGSAAN

Tujuan Pembelajaran

• Dapat menjelaskan pengaruh interaksi sosial
(mobilitas sosial) terhadap kehidupan sosial
budaya.

• Dapat mendeskripsikan pluralitas (agama,
budaya, suku bangsa, pekerjaan) masyarakat
Indonesia.

• Dapat menjelaskan konsep konflik dan
integrasi.

Amatilah gambar berikut:

Diskusikanlah gambar tersebut,
kaitkan dengan interaksi sosial dan pluralitas masyarakat Indonesia.

A. Mobilitas Sosial

1. Interaksi Sosial dan Status Sosial

Hubungan timbal balik (sosial) berupa aksi
saling memengaruhi antarindividu, antara
individu dan kelompok, serta antarkelompok
disebut interaksi sosial.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

A. Mobilitas Sosial

1. Interaksi Sosial dan Status Sosial

Interaksi yang berkembang di masyarakat
ini kemudian akan mengubah pola pikir dan
memungkinkan terjadinya mobilitas sosial.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

A. Mobilitas Sosial

1. Interaksi Sosial dan Status Sosial

Seseorang yang telah mengalami
mobilitas sosial berarti telah
mengalami perubahan status sosial.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

A. Mobilitas Sosial

2. Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial adalah perpindahan ke atas atau ke bawah lingkungan
sosioekonomi yang mengubah status sosial seseorang dalam masyarakat.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

A. Mobilitas Sosial

2. Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial memiliki bentuk-
bentuk sebagai berikut:

Mobilitas Mobilitas Mobilitas Sosial Mobilitas
Sosial Horizontal Sosial Vertikal Antargenerasi dan Sosial Geografis

Intragenerasi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

A. Mobilitas Sosial

2. Mobilitas Sosial

Faktor-Faktor Pendorong
Mobilitas Sosial

Status Sosial Keadaan Pertumbuhan Situasi Politik
Ekonomi Penduduk

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

A. Mobilitas Sosial

2. Mobilitas Sosial

Faktor-Faktor Penghambat
Mobilitas Sosial

Diskriminasi Diskriminasi Pengaruh Kemiskinan Perbedaan
Ras dan Kelas Sosialiasi Kelas Jenis Kelamin
Agama
Sosial

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

A. Mobilitas Sosial

2. Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial, khususnya
mobilitas vertikal ke atas, dapat
dilakukan dengan beberapa
cara berikut:

• Perubahan Standar Hidup
• Perubahan Tempat Tinggal
• Perubahan Tingkah Laku
• Pernikahan
• Bergabung dengan

Organisasi Tertentu

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

A. Mobilitas Sosial

2. Mobilitas Sosial

Saluran-saluran mobilitas
sosial yaitu sebagai berikut:
• Angkatan Bersenjata
• Lembaga Keagamaan
• Lembaga Pendidikan
• Organisasi Politik
• Organisasi Ekonomi
• Organisasi Keahlian
• Saluran Perkawinan

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

A. Mobilitas Sosial

2. Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial berdampak positif, antara lain sebagai berikut:
• Mau Berusaha untuk Maju
• Mempercepat Perubahan Sosial

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

A. Mobilitas Sosial

2. Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial berdampak negatif, antara
lain sebagai berikut.
• Menimbulkan Kecemasan dan

Ketegangan
• Merenggangnya Hubungan
• Menimbulkan Pertentangan atau Konflik

Antarpribadi
• Menimbulkan Konflik Antarkelas
• Menimbulkan Konflik Antarkelompok
• Menimbulkan Konflik Antargenerasi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

B. Pluralitas Masyarakat Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang wilayahnya dihuni oleh berbagai
suku bangsa. Keberagaman disebut juga sebagai pluralitas atau kemajemukan.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

B. Pluralitas Masyarakat Indonesia

Selain pluralitas, ada pula konsep lain, yaitu konsep multikultural yang merupakan
masyarakat dengan anggota terdiri atas berbagai golongan, suku bangsa, ras,
agama, dan budaya.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

B. Pluralitas Masyarakat Indonesia

1. Perbedaan Agama

KArKAisgArgtKiaesgamhntmaeomaPnanrBKagoHatuhIeistnduosldhcatliauumakn

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

B. Pluralitas Masyarakat Indonesia

2. Perbedaan Budaya

Terdapat sejumlah penyebab
perbedaan budaya yaitu:
• Keadaan geografis
• Pengaruh kebudayaan asing
• Keadaan iklim

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

B. Pluralitas Masyarakat Indonesia

3. Perbedaan Suku Bangsa

Sensus tahun 2010 bahkan mencatat terdapat 1.128 suku bangsa di Indonesia.
Beragamnya suku bangsa dan kebudayaan di Indonesia akan menimbulkan seni

budaya yang berbeda dari setiap daerah tersebut.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

B. Pluralitas Masyarakat Indonesia

4. Perbedaan Pekerjaan

Berbagai sektor lapangan usaha di Indonesia
mengakibatkan terdapat beragamnya
pekerjaan di Indonesia. Tenaga kerja ada
yang bekerja di sektor usaha formal dan ada
yang bekerja di sektor usaha informal atau
nonformal.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

B. Pluralitas Masyarakat Indonesia

5. Mewujudkan Masyarakat Multikultural

Masyarakat multikultural adalah masyarakat Indonesia yang mengakui adanya
beragam keunikan budaya di Indonesia, masyarakat yang mengakui adanya
perbedaan, tetapi tidak mengekang kelompok lain.
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

B. Pluralitas Masyarakat Indonesia

5. Mewujudkan Masyarakat Multikultural

Membatik merupakan pendidikan
multikultural sebagai wujud adat
kebiasaan atau tradisi suatu daerah.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

B. Pluralitas Masyarakat Indonesia

5. Mewujudkan Masyarakat Multikultural

Tahap Pemecahan Masalah
Akibat Perbedaan Budaya

Tahap orientasi Tahap evaluasi Tahap kontrol

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

C. Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

1. Konflik dalam Kehidupan Sosial

Konflik adalah bagian dari sebuah proses
interaksi sosial yang terjadi karena adanya
perbedaan-perbedaan fisik, emosi,
kebudayaan, dan perilaku.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

C. Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

1. Konflik dalam Kehidupan Sosial

Faktor-Faktor Penyebab Konflik

Perbedaan Perbedaan Perbedaan Perubahan
Individu Kebudayaan Kepentingan Sosial

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

C. Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

1. Konflik dalam Kehidupan Sosial

Ralf Dahrendorf membedakan konflik atas
empat macam, yaitu sebagai berikut:
• Konflik antara peran-peran sosial
• Konflik antara kelompok-kelompok sosial
• Konflik antara kelompok-kelompok yang

terorganisasi dan tidak terorganisasi
• Konflik-konflik di antara satuan nasional

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

C. Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

1. Konflik dalam Kehidupan Sosial

Upaya Pengendalian Konflik

Konsiliasi Mediasi Arbitrase

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

C. Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

2. Integrasi dalam Kehidupan Sosial

Integrasi Sosial adalah proses
penyesuaian unsur-unsur yang berbeda
dalam masyarakat sehingga menjadi satu
kesatuan.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

C. Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

2. Integrasi dalam Kehidupan Sosial

Beragamnya kedudukan sosial, budaya,
ras, etnik, agama, bahasa, kebiasaan,
sistem nilai, dan norma merupakan
kekuatan atau unsur terbentuknya
integrasi sosial.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

C. Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

2. Integrasi dalam Kehidupan Sosial

Integrasi sosial dapat terjadi
dalam tiga bentuk berikut:

Integrasi Integrasi Integrasi
Normatif Fungsional Koersif

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

C. Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

2. Integrasi dalam Kehidupan Sosial

Integrasi sosial dapat terjadi melalui proses-

proses Asimilasi dan Akulturasi.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

C. Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

2. Integrasi dalam Kehidupan Sosial

Faktor-faktor Pendorong Integrasi Sosial:
• Adanya toleransi terhadap kelompok-

kelompok
• Sikap saling menghargai orang lain

dengan kebudayaannya
• Sikap terbuka dari golongan yang

berkuasa dalam masyarakat.
• Persamaan dalam unsur-unsur

kebudayaan

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL


Click to View FlipBook Version