Pendidikan Agama SD KELAS III Sienny Vivi Irawati Rika Lisnia Putri 2022 Khonghucu dan Budi Pekerti KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI BADAN STANDAR, KURIKULUM, DAN ASESMEN PENDIDIKAN PUSAT PERBUKUAN KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA 2022
Hak Cipta pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Dilindungi Undang-Undang Disclaimer: Buku ini disiapkan oleh Pemerintah dalam rangka pemenuhan kebutuhan buku pendidikan yang bermutu, murah, dan merata sesuai dengan amanat dalam UU No. 3 Tahun 2017. Buku ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Kementerian Agama. Buku ini merupakan dokumen hidup yang senantiasa diperbaiki, diperbarui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis atau melalui alamat surel [email protected] diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini. Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III Penulis Sienny Vivi Irawati Rika Lisnia Putri Penelaah Sun Vera Verdiantika Swia Asto M. Hamka Penyelia/Penyelaras Supriyatno Wawan Junaedi E. Oos M. Anwas Khoifa Najma Iftitah Emira Novitriani Yusuf Wati Solihal Sukmawati Ilustrator Muhammad Hasan Basri Editor Nisa Cipta Ramadhany Desainer Fuji Yaohana Penerbit Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kompleks Kemdikbudristek Jalan RS. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan https://buku.kemdikbud.go.id Cetakan pertama, 2022 ISBN 978-602-244-476-3 (jil.lengkap) ISBN 978-602-244-838-9 (jil.3) Isi buku ini menggunakan huruf Nunito 14/24 pt, Vernon Adams. xx, 236 hlm.: 21 x 29.7 cm.
Kata Pengantar Kepala Pusat Perbukuan Pusat Perbukuan; Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan; Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi memiliki tugas dan fungsi mengembangkan buku pendidikan pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Buku yang dikembangkan saat ini mengacu pada Kurikulum Merdeka, dimana kurikulum ini memberikan keleluasaan bagi satuan/program pendidikan dalam mengembangkan potensi dan karakteristik yang dimiliki oleh peserta didik. Pemerintah dalam hal ini Pusat Perbukuan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah dengan mengembangkan Buku Teks Utama. Buku teks utama merupakan salah satu sumber belajar utama untuk digunakan pada satuan pendidikan. Adapun acuan penyusunan buku teks utama adalah Capaian Pembelajaran PAUD, SD, SMP, SMA, SDLB, SMPLB, dan SMALB pada Program Sekolah Penggerak yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Nomor 028/H/KU/2021 Tanggal 9 Juli 2021. Penyusunan Buku Teks Pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti ini terselenggara atas kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Nomor: 62/IX/PKS/2020) dengan Kementerian Agama (Nomor: B-424/B.IX/PKS/09/2020). Sajian buku dirancang dalam bentuk berbagai aktivitas pembelajaran untuk mencapai kompetensi dalam Capaian Pembelajaran tersebut. Buku ini digunakan pada satuan pendidikan pelaksana implementasi Kurikulum Merdeka. Sebagai dokumen hidup, buku ini tentu dapat diperbaiki dan disesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan keilmuan dan teknologi. Oleh karena itu, saran dan masukan dari para guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk pengembangan buku ini di masa yang akan datang. Pada kesempatan ini, Pusat Perbukuan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan buku ini, mulai dari penulis, penelaah, editor, ilustrator, desainer, dan kontributor terkait lainnya. Semoga buku ini dapat bermanfaat khususnya bagi peserta didik dan guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Jakarta, Juni 2022 Kepala Pusat, Supriyatno NIP 19680405 198812 1 001 iii
Kata Pengantar Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Segala puji dan syukur tidak henti-hentinya saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Teristimewa ketika tim penulis buku teks utama mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah berhasil menuntaskan tugasnya. Di samping karena hasil dari kerja keras, keberhasilan mereka merampungkan penulisan buku juga tidak lepas dari pertolongan Tuhan. Dalam pandangan saya, buku yang berada di tangan pembaca budiman saat ini memiliki berbagai kelebihan. Di samping disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran yang baru, buku teks utama ini juga mengintegrasikan berbagai isu penting yang sangat bermanfaat bagi kehidupan peserta didik sehari-hari. Di antara isu penting dimaksud adalah penghargaan terhadap keberagaman dan kebhinekaan. Dengan menanamkan rasa saling menghormati, peserta didik diharapkan mampu menjadi individu yang santun, individu yang tidak hanya menghargai pemberian Tuhan kepada dirinya, namun juga yang diberikan kepada orang lain. Aspek penting lain yang dimuat dalam buku teks utama ini adalah perspektif adil gender. Peserta didik didorong untuk tidak membedakan peran gender yang cenderung disalahartikan dan dibakukan secara kurang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menanamkan perspektif adil gender, saya berharap peserta didik perempuan dan laki-laki tidak lagi membeda-bedakan peran publik dan peran domestik seperti yang disalahpahami. Mereka diharapkan dapat melakukan peran gender secara bersama, sehingga terhindar dari cara pandang yang bias gender. Hal penting lain tidak kalah penting yang dihadirkan dalam buku teks utama ini adalah perspektif Moderasi Beragama (MB). Sekalipun saya yakin semua agama mengusung ajaran moderat—seperti konsep Yin dan Yang yang diajarkan agama Khonghucu—namun tidak jarang terjadi pemahaman atau penafsiran terhadap ajaran agama secara tidak moderat. Oleh karena itu, di samping melibatkan iv
sejumlah penelaah yang konsen terhadap konten buku dari aspek ajaran agama Khonghucu dan pedagogik, aspek MB juga ditelaah oleh tim penelaah khusus. Saya berharap, penelaahan dari berbagai aspek tersebut dapat menjadikan buku ini menjadi lebih lengkap dan bermanfaat bagi peserta didik. Saya juga berharap, buku ini dapat menjadi salah satu media untuk menjadikan peserta didik agama Khonghucu menjadi seorang Junzi yang tentunya juga selaras dengan karakter pelajar Pancasila. Pelajar yang moderat dalam beragama dan sekaligus toleran perhadap perbedaan. Dengan demikian, generasi agama Khonghucu mampu menjadi insan yang beriman dan bertakwa, serta menjadi warga negara Indonesia yang teladan. Jakarta, Oktober 2021 Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu, Dr. H. Wawan Djunaedi, MA v
Prakata Wei De Dong Tian, Salam Kebajikan. Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tian, Tuhan Yang Maha Esa dan bimbingan Nabi Kongzi atas penyelesaian Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti SD kelas III. Terima kasih kami ucapkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang telah memberi kesempatan kepada kami melalui Pusat Kurikulum dan Perbukuan dan Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kementerian Agama RI untuk berpartisipasi dalam penulisan buku ini. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada para penelaah dan pengolah naskah yang mendukung proses penyusunan hingga tuntas. Penyusunan Buku Siswa ini bertujuan untuk menyajikan materi berdasarkan Kurikulum berupa naskah Capaian Pembelajaran fase A dan Capaian Pembelajaran per tahun yang diwujudkan oleh penulis dalam 6 pelajaran yang terbagi menjadi 15 sub pelajaran. Delapan itur dan strategi pembelajaran berbasis aktivitas yang bervariasi telah disiapkan untuk menarik minat peserta didik dalam mempelajari agama Khonghucu. Proil Pelajar Pancasila menjadi warna dalam penyajian materi dan dialog tokoh-tokoh dari berbagai agama dan suku. Fitur Semua Saudara menyajikan materi moderasi beragama dalam pluralitas agama di Indonesia menjadi bagian pengembangan buku siswa ini. Tokoh utama dalam buku ini bernama Wu Zhenhui bersama beberapa teman seiman dan lintas agama. Mereka dibimbing oleh seorang guru dalam menjawab berbagai pertanyaan. Keluarga Wu Zhenhui juga turut menemani peserta didik dalam proses belajar. Harapan kami, peserta didik dapat meniru keteladanan Wu Zhenhui yang terlihat dari cara berbicara, bersikap, dan bertindak sebagai igur seorang Junzi. Buku Siswa ini dilengkapi dengan Buku Panduan Guru yang memberikan panduan kepada para pendidik dalam penyampaian materi dan penerapan semua aktivitas hingga penilaian peserta didik. Semoga buku siswa ini menambah minat belajar peserta didik dalam mengarungi samudra ilmu, berlayar dengan kegembiraan dan menemukan banyak pengetahuan baru yang mencerahkan keingintahuan dalam proses membangun rumah rohani Khonghucunya. Yakin Tian, Tuhan Yang Maha Esa dan Nabi Kongzi berkenan memberkahi setiap niat, rencana, dan usaha dalam kebajikan, shanzai. Salam dalam Kebajikan, Tim Penulis vi
Kata Pengantar Kepala Pusat Perbukuan ...................................iii Kata Pengantar Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu ..............................................................................................iv Prakata .....................................................................................................vi Daftar Isi .................................................................................................vii Pengenalan Tokoh ................................................................................ix Fitur Buku ..............................................................................................xiii Keimanan Pokok Agama Khonghucu.......................................... xvi Doa Sebelum Belajar ...................................................................... xvii Doa Setelah Belajar........................................................................ xviii Delapan Pengakuan Iman .............................................................. xix Daftar Isi Semester 1 Pelajaran 1. Diriku...................................................... 1 A. Watak Sejati Menurut Mengzi .............................................3 B. Watak Sejatiku .......................................................................15 C. Perilakuku .................................................................................27 D. Jalan Suciku .............................................................................39 Pelajaran 2. Baktiku Pada Leluhur ......................51 A. Sembahyang Pada Leluhur ...............................................53 B. Perlengkapan Altar Leluhur ...............................................63 Pelajaran 3. Aku Beriman ......................................77 A. Delapan Pengakuan Iman ..................................................79 B. Penerapan Delapan Pengakuan Iman ...........................91 vii
Glosarium ...........................................................................................215 Daftar Pustaka..................................................................................228 Proil Penulis ......................................................................................229 Proil Penelaah .................................................................................231 Proil Editor ........................................................................................234 Proil Ilustrator ..................................................................................235 Proil Desainer ..................................................................................236 Semester 2 Pelajaran 4. Kesukaan Dalam Hidup ............... 103 A. Kesukaan yang Membawa Faedah .............................. 105 B. Kesukaan yang Membawa Celaka ............................... 121 Pelajaran 5. Teladan Nabi Kongzi ..................... 133 A. Lima Sikap Rendah Hati .................................................. 135 B. Akhir Perjalanan Hidup Nabi Kongzi ........................... 149 Pelajaran 6. Teladan Murid Nabi Kongzi ......... 163 A. Bakti Zengzi .......................................................................... 165 B. Kesederhanaan Yan Hui ................................................... 179 C. Kesetiaan Zi Gong .................................................................. 189 D. Keberanian Zi Lu ................................................................. 201 viii
Pengenalan Tokoh Hai, namaku Wu Zhenhui! Aku berusia 9 tahun. Sekarang aku duduk di kelas 3 SD. Aku adalah anak sulung dari dua bersaudara. Ini ayahku, Wu Guangliang. Beliau adalah seorang dokter yang cerdas dan suka menolong. Ibuku, Lin Aixue juga sangat luar biasa. Ibuku sangat sayang pada keluarga dan serba bisa. Adikku, Wu Chunfang, duduk di kelas 1 SD. ix
x Yongki Cendana Ibu Guru Rika Yao Rongxin Melissa Hutama Di sekolah, aku punya banyak sekali teman. Yongki, Rongxin, dan Melissa adalah teman seiman yang selalu bersamaku saat pelajaran agama. Selain itu, ada juga teman-teman sekelas dari berbagai latar belakang, asal, dan kepercayaan. Aku juga punya guru yang sangat baik dan selalu menjawab pertanyaan-pertanyaanku. Beliau adalah Ibu Guru Rika. Pengenalan Tokoh
xi Rizky Muhammad (Islam) Ayu Kanti (Penghayat Kepercayaan) Ketut Wiratama (Hindu) Christina Simatupang (Kristen) Johannes Gunawan (Katolik) Metta Padmawati (Buddha) Pengenalan Tokoh
“Di empat penjuru lautan, semuanya saudara” Kitab Lunyu XII:5 Pengenalan Tokoh Kami bersekolah di Sekolah Dasar Tripusaka, sebuah sekolah nasional yang terbuka bagi semua pemeluk agama dan suku. Sekolah kami seperti Indonesia mini karena teman-temanku sangat beragam. xii
Fitur Aku Ingin Tahu Materi yang akan dipelajari oleh peserta didik. Disajikan dengan gambar-gambar yang menarik. Hanyu Pengenalan cara penulisan, arti, serta pelafalan Hanzi sesuai dengan materi dan dilengkapi dengan latihan. Aku Bisa! Kegiatan atau latihan untuk memantapkan pemahaman peserta didik terhadap materi. DoReMi Lagu rohani atau sanjak untuk mengasah kemampuan seni peserta didik dan mengembangkan kecerdasan musik. xiii
Kini Kutahu Rangkuman atau ringkasan materi dalam bentuk bagan untuk mempermudah peserta didik memahami intisari subpelajaran. Ibadah Penjelasan singkat tentang ibadah yang akan diselenggarakan umat Khonghucu sesuai dengan penanggalan Kongzili dan penanggalan Yangli. Fitur xiv
Semua Saudara Cerita bergambar tentang persahabatan teman-teman lintas agama dalam kegiatan di sekolah dan peringatan hari raya masing-masing agama. Renungan Junzi Ajakan bagi peserta didik untuk melakukan jingzuo atau duduk tenang untuk merenungkan ayat suci atau Dizigui sebagai bagian dari releksi diri. Fitur xv
Chengxinzhi 诚信旨 Keimanan Pokok Agama Khonghucu 天命之谓性, 率性之谓 道修道之谓教 大学之道, 在明明德 在亲民, 在止于至善 Tiānmìng zhī wèi xìng, shuài xìng zhī wèi dào xiū dào zhī wèi jiào Dàxué zhī dào, zài míngmíng dé zài qīn mín, zài zhǐ yú zhì shàn Firman Tian itulah dinamai Watak Sejati. Hidup mengikuti Watak Sejati itulah dinamai menempuh Jalan Suci. Bimbingan menempuh Jalan Suci itulah dinamai Agama. Adapun Jalan Suci yang dibawakan Ajaran Besar ini, ialah: menggemilangkan Kebajikan Yang Bercahaya, mengasihi rakyat, dan berhenti pada puncak Kebaikan. Wéi dé dòng Tiān 惟德动天 Hanya Kebajikan Tuhan Berkenan Xián yǒ u yì dé 咸有一德 Sungguh milikilah yang satu itu Kebajikan Shànzāi 善哉 Demikian sebaik-baiknya Zhongyong 中庸 Bab Utama:1 Daxue 大学 Bab Utama:1 Shujing 书经 xvi
Doa Sebelum Belajar Ke hadirat Tian, Tuhan Yang Mahabesar, di tempat yang Mahatinggi. Dengan bimbingan Nabi Kongzi. Dipermuliakanlah. Puji syukur atas rahmat Tian, sehingga pada hari ini kami dapat berhimpun untuk belajar bersama, mohon kiranya apa yang akan kami pelajari dapat memperteguh iman kami, hidup selaras dengan watak sejati menempuh Jalan Suci. Dengan setulus hati kami bersujud, dengan sepenuh Kebajikan di dalam hati, dipermuliakanlah. Shanzai 善哉 Doa Sebelum Belajar xvii
Doa Setelah Belajar Puji dan syukur ke hadirat Tian, Semoga berolehlah kami kekuatan dan kemampuan untuk menjalankan dan mengembangkan cinta kasih, kebenaran, susila, bijaksana, dan dapat dipercaya di dalam hidup sehari-hari Huang Yi Shangdi 皇矣上帝 Wei Tian You De 惟天佑德 Shanzai 善哉 xviii
Bāchéngzhēnguī 八城箴规 Delapan Pengakuan Iman 1. Chéng Xìn Huáng Tiān 诚信皇天 Sepenuh Iman Percaya Kepada Tuhan Yang Maha Esa 2. Chéng Zūn Jué Dé 诚尊厥德 Sepenuh Iman Menjunjung Kebajikan 3. Chéng Lì Míng Mìng 诚立明命 Sepenuh Iman Menegakkan Firman Gemilang 4. Chéng Zhī Guǐ Shén 诚知鬼神 Sepenuh Iman Menyadari Adanya Nyawa dan Roh 5. Chéng Yáng Xiào Sī 诚养孝思 Sepenuh Iman Memupuk Cita Berbakti 6. Chéng Shùn Mù Duó 诚顺木铎 Sepenuh Iman Mengikuti Genta Rohani Nabi Kongzi 7. Chéng Qīn Jīng Shū 诚钦经书 Sepenuh Iman Memuliakan Kitab Sishu dan Wujing 8. Chéng Xíng Dà Dào 诚行大道 Sepenuh Iman Menempuh Jalan Suci Shànzāi 善哉 xix
Langkah-langkah Jingzuo Jingzuo 静坐 artinya duduk tenang atau meditasi ala Khonghucu, adalah salah satu cara untuk membina diri. Jingzuo bertujuan untuk merenung, menenangkan dan mengendalikan pikiran. Langkah-langkah jingzuo sebagai berikut: 1. Siswa duduk di kursi, posisi badan tegak, dan tulang belakang lurus. 2. Kepala menghadap ke depan, lurus, tidak menunduk atau miring. 3. Posisi telapak tangan seperti gambar di atas. 4. Mata dipejamkan, tarik nafas seperti biasa, hirup nafas melalui hidung dan buang juga melalui hidung. 5. Guru dapat membantu proses jingzuo dengan memberikan kalimat renungan maupun motivasi dengan durasi waktu antara 3-5 menit. 6. Guru mengakhiri jingzuo dengan mengajak siswa untuk perlahanlahan membuka mata dan masing-masing menyampaikan kesan yang diperoleh. xx
• Mengetahui adanya benih kebajikan karunia Tian • Membiasakan sikap disiplin menghargai waktu • Membuat jadwal harian yang ditepati • Menunjukkan sikap saling mengasihi sesama manusia Kalian mampu KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2022 Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III Penulis : Sienny Vivi Irawati, Rika Lisnia Putri ISBN : 978-602-244-838-9 Pelajaran 1 Diriku
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 2 A. Watak Sejati Menurut Mengzi B. Watak Sejatiku C. Perilakuku D. Jalan Suciku . Diriku
Apa yang bisa kubantu? Guru, tolong temukan putra kami yang hilang! Pelajaran 1: Diriku 3 Aku Ingin Tahu A. Watak Sejati Menurut Mengzi
Mengzi Lahir • Tahun 372 SM pada Zaman Negara-negara Berperang. • Lahir di Negeri Zou di Daratan Tiongkok kuno. Sekarang terletak di Provinsi Shandong. • Bermarga Meng, nama kecil Ke yang berarti 'kereta'. Masa Kecil • Ayah meninggal saat Meng Ke balita. • Dibesarkan ibunda sebagai orang tua tunggal. • Pindah rumah tiga kali. Masa Remaja • Mengenal ajaran Nabi Kongzi dari Zi Si 子思 (cucu Nabi Kongzi). Masa Dewasa • 40 tahun berkeliling memberikan nasehat tentang mengatur negara kepada para raja dan pejabat. • Mengajar para murid (312 SM). • Menulis kitab Mengzi yang terdiri atas 7 bab. Wafat • Tahun 289 SM. 孟子 Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 4
Bagaimana anak itu sehari-harinya? Pulanglah Dia anak yang mudah bergaul. Benar, putra kami sudah diantar orang yang baik hati. Bagaimana cara Guru mengetahui hal itu? Setelah aku mengetahui kondisi anak tersebut, aku tahu bahwa anak itu hanya tersesat. Semua orang pada dasarnya berhati baik sesuai watak sejatinya. Tugas manusia menjaga watak sejatinya agar tidak hilang. Dia bisa bertanya untuk menemukan jalan pulang. Terima kasih Mengzi. Keesokan harinya... Dalam 3 hari putra kalian akan diantar pulang. Pelajaran 1: Diriku 5
Pada Mengzi jilid VIA pasal 6 ayat 7 tertulis, Yasheng Mengzi menjelaskan Watak Sejati manusia sebagai berikut: Ren (Cinta Kasih) • Rasa hati berbelaskasihan. • Perasaan ingin membantu melihat orang lain dalam kesusahan. Yi (Kebenaran) • Rasa hati malu dan tidak suka. • Perasaan malu berbuat jahat dan membenci perbuatan jahat. Li (Kesusilaan) • Rasa hati hormat dan mengindahkan. • Sikap hormat dan menghargai kepentingan orang lain. Zhi (Kebijaksanaan) • Rasa hati membenarkan dan menyalahkan. • Kemampuan jujur mengakui benar dan salah. Pada Mengzi jilid VIA pasal 2 ayat 1-3 tertulis, Yasheng Mengzi berpendapat bahwa: 1. Watak Sejati manusia adalah baik. 2. Jika manusia berbuat tidak baik, itu bukan Watak Sejatinya. Jawablah! 1. Apa yang terjadi jika manusia kehilangan Watak Sejati? 2. Bagaimana cara merawat Watak Sejati? Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 6
( + 551) Kalender Masehi Kalender Kongzili 551 SM 1 2020 M Kelahiran Yesus Kristus Anno Domini (AD) Tahun Masehi (M) Before Christ (BC) Sebelum Masehi (SM) Kelahiran Nabi Kongzi 2571 Kalender Masehi dan Kalender Kongzili Baca Yuk! Orang mempunyai keempat benih ini ialah seperti mempunyai keempat anggota badan. Mempunyai keempat benih itu, tetapi berkata bahwa dirinya tidak mampu, itulah pencuri terhadap diri sendiri ... Keempat benih itu ada pada kita maka yang mengerti harus sekuat mungkin mengembangkannya, seperti mengobarkan api yang baru menyala atau mengalirkan sumber yang muncul …. (Kitab Mengzi IIA:6.6-6.7) Jawablah! 1. Berapa tahun jarak kelahiran Yasheng Mengzi dengan Nabi Kongzi? 2. Apakah yang dimaksud tahun 372 SM? Gambarkan dengan garis bilangan! 3. Tahun berapa kelahiran kalian menurut kalender Kongzili? Pelajaran 1: Diriku 7
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 8 Renungan Junzi Karya Mengzi adalah menulis Kitab Mengzi. Mengzi membagi kitab tersebut menjadi 7 bab. Tujuh bab tersebut berisi pandangan moral, kebenaran dan kebajikan. Mengzi adalah nama kehormatan dari Meng Ke. Mengzi adalah siswa yang sangat teguh mempelajari ajaran Nabi Kongzi. 孟子者﹐七篇止 讲道德﹐说仁义 Mèng zǐ zhě, qī piān zhǐ Jiǎng dào dé, shuō rén yì 三字经 Sānzìjīng
Pelajaran 1: Diriku 9 Aku Bisa Buatlah 1 bait puisi untuk menggambarkan kebajikan Yasheng Mengzi! Buatlah poster tentang perjalanan hidup Yasheng Mengzi! Alat dan bahan yang perlu dipersiapkan, yaitu • 1 lembar kertas karton manila ukuran A3 • Spidol aneka warna • Penggaris • Gambar-gambar pendukung (dari internet atau digambar sendiri) Kegiatan
Kongzili Tepasalira Watak Kebenaran Kebijaksanaan Tian Kesusilaan Chuyi Cintakasih Daftar Kata Junzi Mengzi Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 10 Keluarga Junzi 1. Bacalah puisi Mengzi kalian di hadapan orang tua! 2. Mintalah orang tua membacakan kitab Mengzi IIA: 6.1-6.7! Temukan kata-kata yang tersembunyi di dalam kumpulan huruf di bawah ini!
Pelajaran 1: Diriku 11 Kini Kutahu Bersama ibunda pindah rumah tiga kali untuk mendapatkan lingkungan yang baik. Mengenal ajaran Nabi Kongzi dari Zi Si 子思 (cucu Nabi Kongzi) 40 tahun berkeliling memberikan nasehat tentang mengatur negara kepada para raja dan pejabat. Menulis kitab uraian ajaran Nabi Kongzi (kitab Mengzi) dan mengajar para muridnya. Perjalanan Hidup Mengzi Lahir SM Wafat 289 SM Masa Kecil Masa Remaja Masa Dewasa
孟子 Mèng Zǐ Mengzi 孟 Mèng 子 Zǐ Tuliskan hanzi di bawah ini dengan tepat! Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 12 Hanyu
Pelajaran 1: Diriku 13 DoReMi Oleh: Tan Pik Gie Mulialah Tuhan Maha sempurnalah Tuhan Cipta Alam semesta Musim waktu beredarlah Dengan tertib sentosa T’lah jadikan Khongcu genta Swara suci bagiku Bimbing hidupku ke dalam Kebajikan mulia
Tahukah kalian sembahyang setiap tanggal 1 Kongzili? Mengapa dilakukan ibadah ini? Sembahyang rutin setiap tanggal 1 Kongzili dilakukan umat Khonghucu untuk mengucapkan rasa syukur kepada Tian. Sembahyang ini merupakan releksi diri perbuatan kita. Jumlah dupa digunakan satu atau tiga batang. Sembahyang dilakukan menghadap ke arah luar pintu/ jendela di teras rumah, tanpa altar khusus. Sembahyang 1 Kongzili/Chuyi Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 14 Ibadah
Sikap bermusyawarah untuk mendapatkan hasil terbaik. Musyawarah memerlukan kebijaksanaan berpikir dan berpedoman pada kebenaran. Kepentingan bersama yang diutamakan, bukan diri sendiri. Pelajaran 1: Diriku 15 Semua Saudara
Guru, apa yang membedakan manusia dan mahluk ciptaan Tian lainnya? Manusia memiliki watak sejati, sedangkan makhluk ciptaan Tian yang lain tidak. Ayo, kita segera masuk ke dalam kelas dan kita pelajari lebih lanjut tentang apa itu watak sejati! Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 16 Aku Ingin Tahu B. Watak Sejatiku
Aku adalah manusia. Aku ciptaan Tian 天, Yang Paling Mulia. Aku lahir melalui perantaraan ayah dan ibu. Ayah dan ibu adalah wakil Tian di dunia. Aku dibekali benih kebajikan sejak dalam kandungan. Benih kebajikan itu disebut Watak Sejati. Watak Sejati membedakanku dari ciptaan Tian lainnya. Menjaga hati merawat Watak Sejati, demikianlah mengabdi kepada Tian Yang Maha Esa. (Kitab Mengzi VIIA:1.2) Jūnzǐ君子 adalah manusia yang berbudi pekerti luhur. Xiǎorén 小人 adalah manusia yang rendah budi. Cinta Kasih Kebenaran Kesusilaan Kebijaksanaan Baca Yuk! Ingat Ya! Pelajaran 1: Diriku 17
Ayah dan ibu membimbingku mengembangkan Watak Sejatiku. Dengan Watak Sejati, aku belajar menjadi manusia bermoral. Aku mengenal rasa malu dan kebenaran. Bersikap rendah hati dan mempunyai perasaan stabil. Cinta Kasih menjadikan aku peduli dan sayang kepada sesama. Kebenaran menjadikan aku mengenal malu. Aku mengenal budaya dan aturan melalui Kesusilaan. Kebijaksanaan menjadikan aku bisa membedakan benar dan salah. Jawablah! 1. Apa saja yang terdapat di dalam Watak Sejati seorang Junzi? 2. Sebutkan apakah peran ayah dan ibu dalam hidupku! Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 18
Pelajaran 1: Diriku 19 Renungan Junzi 人之初,性本善 性相近,习相远 Manusia pada awalnya memiliki Watak Sejati baik. Watak Sejati saling mendekatkan dan kebiasaan saling menjauhkan. Jika kecil tidak dididik dengan baik maka akan berubah menjadi jahat. Hal ini karena dalam perkembangannya, dipengaruhi oleh lingkungan. Sifat manusia akan berubah dan makin lama makin berbeda. Oleh karena itu, sejak kecil harus dididik dengan baik sehingga dapat membedakan baik dan buruk serta menjadi orang berguna. Rén zhī chū, xìng běn shàn Xìng xiāng jìn, xí xiāng yuǎn 三字经 Sānzìjīng
Di dunia ini segala sesuatu dipengaruhi oleh faktor luar dan dalam. Di alam yang berbeda, maka tanaman juga berbeda, lingkungan yang berbeda, hasil didikan juga berbeda. Ling, raja negeri Chu membawa orang negeri Qi yang ketahuan mencuri. Menteri Yan Ying, mengapa orang negara Qi melakukan hal seperti itu di negara Chu? Menteri negeri Qi, Yan Ying, yang sedang menikmati jeruk mendengarkan dengan baik. Tahukah Raja, jeruk di Huainan besar dan manis, ketika ditanam di Huaibei, jeruknya menjadi kecil dan pahit. Saya bertanya tentang pencuri, mengapa dijelaskan tentang jeruk? Alasan yang sama, rakyat Qi bekerja dan hidup sejahtera di Negara Qi, tetapi sampai di Negara Chu, mereka menjadi pencuri, mungkin karena tanahnya berbeda. Pemikiran yang hebat dan masuk akal! Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 20
Lengkapi tabel dengan contoh-contoh perbuatan yang sesuai di bawah ini! Pelajaran 1: Diriku 21 Aku Bisa Sifat kepada Keluargaku Kawanku Cinta Kasih Membawakan barang saat mama belanja Berbagi bekal saat ada teman yang tidak membawa bekal Kebenaran Kesusilaan Kebijaksanaan
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 22 1.Ceritakan di depan kelas contoh perbuatan yang ada pada tabel! 2. Kumpulkan gambar yang mencerminkan pribadi Junzi! 3. Kumpulkan gambar yang menceritakan pribadi Xiaoren! Kegiatan Keluarga Junzi Ceritakan Watak Sejati kepada orang tua! 2. Mintalah bantuan orang tua untuk mengambil foto saat kalian melakukan sembahyang tanggal 1 Kongzili! Junzi Xiaoren
Pada Kitab Mengzi VIIA:21.4 dikatakan, ”Watak sejati seorang Junzi ialah Cinta Kasih, Kebenaran, Kesusilaan, dan Kebijaksanaan. Inilah yang berakar di dalam hati tumbuh dan meraga, membawa cahaya mulia pada wajah, memenuhi punggung sampai keempat anggota badan. Keempat anggota badan tanpa kata-kata dapat mengerti sendiri.” Pelajaran 1: Diriku 23 Kini Kutahu Firman Tian 仁 知 Ren 义 Yi 礼 Li Zhi Cinta Kasih Kebenaran Kesusilaan Kebijaksanaan Watak Sejati Junzi 君子 Junzi Xiaoren 小人 Jika dirawat Jika tidak dirawat
性 君子 Xìng Jūn Zǐ Watak Sejati Junzi 性 Xìng 君子 Jūn Zǐ Tuliskan hanzi di bawah ini dengan tepat! Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 24 Hanyu
Pelajaran 1: Diriku 25 Oleh: Auwjang Tjoe Boen Watak Sejati Manusia pada mulanya Watak aslinya luhur Watak sejati itu Saling mendekatkan Kebiasaan manusia Serta lingkungannya Membuat mereka Jadi berjauhan Tidak terdidik Tanpa agama Watak sejatinya Tidak terbina Ajaran suci Dari agama Memberi kemampuan Tuk gemilangkannya DoReMi
Menjadi seorang Junzi berarti mau berjuang. Kita tidak menyerah hingga mencapai tujuan yang direncanakan. Sebagai warga negara wajib peduli pada sesama. Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 26 Semua Saudara
Pelajaran 1: Diriku 27 Aku Ingin Tahu C. Perilakuku
Zhenhui adalah seorang manusia. Sejak lahir manusia memiliki sifat-sifat baik. Sifat-sifat baik itu adalah Watak Sejati. Kita harus menghargai waktu sebaik-baiknya. Bangun pagi agar tidak terlambat ke sekolah. Tidur tidak terlalu malam. Bermain tidak terlalu sore. Mengerti kapan waktunya belajar. Jawablah! Apakah selama ini kalian mengembangkan Watak Sejati? Watak Sejati tidak berguna jika tidak dikembangkan. Ada banyak cara mengembangkan Watak Sejati. Salah satunya ialah menghargai waktu. Baca Yuk! Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 28
Bumi selalu berputar setiap saat. Menghargai waktu di masa muda adalah kewajiban Junzi. Harus bijaksana dalam memilih waktu bermain. Rajin belajar di sekolah. Tekun dalam meraih cita-cita. Tidak bermalas-malasan dalam mengerjakan tugas. Pelajaran 1: Diriku 29
朝起早,夜眠遲 老易至,惜此時 Zhāo qǐ zǎo, yè mián chí Lǎo yì zhì, xī ci shí 弟子規 Dìziguī Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III 30 Renungan Junzi Pagi hari bangunlah sebelum orang tua bangun. Malam hari tidurlah setelah orang tua tidur. Hargailah waktu dan masa sekarang. Setiap detik sangat berharga ibarat emas. Mengisi hidup dengan melakukan hal yang berguna wajib dibiasakan sejak kecil. Bangunlah lebih pagi agar dapat menikmati segarnya udara pagi. Tidur jangan terlalu larut agar besok dapat bangun lebih pagi. Berangkat belajar dengan semangat yang baik.