The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Radni Defri Sagita, 2023-11-09 22:54:19

Modul Ajar Bahasa Indonesia

MODUL FASE A-RADNI

INOVASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SD BERBASIS DIGITAL MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA KELAS I FASE A BAB 1 (BUNYI APA?) Oleh Kelompok 1 Radni Defri Sagita (21129282) Dosen Pengampu Mata Kuliah: Nana Fauzana Azima, M. Pd PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2023


Nama Penyusun : Nama Sekolah : Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Fase A, Kelas / Semester : I (Satu) / I (Ganjil) MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA 2023 (PROTOTIPE) BAHASA INDONESIA SD KELAS I INFORMASI UMUM A. IDENTITAS MODUL Penyusun : Kelompok 1 Instansi : SDN …….. Tahun Penyusunan : Tahun 2023 Jenjang Sekolah : SD Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Fase / Kelas : A/I Elemen Menyimak dan Membaca Bab 1 : Bunyi Apa? Tema : Bunyi dan Pancaindra Topik : Mengidentifikasi huruf abjad, melafalkan bunyi abjad, melafalkan bunyi huruf “b”, merangkai bunyi huruf “b” menjadi suku kata dan kata. Alokasi Waktu : 4 JP (140 Menit) B. KOMPETENSI AWAL Peserta didik dapat menyimak teks aural “Duk! Duk!” Peserta didik dapat meyimpulkan informasi yang terdapat dalam teks aural “Duk! Duk!” Peserta didik dapat mengidentifikasi huruf abjad Peserta didik dapat melafalkan bunyi abjad Peserta didik dapat melafalkan huruf “b” MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA 2023 (PROTOTIPE) SEKOLAH DASAR (SD/MI)


Peserta didik dapat merangkai bunyi huruf “b” menjadi suku kata ‘ba-‘, ‘bi-‘, ‘bu-‘, ‘be-‘, ‘bo C. PROFIL PELAJAR PANCASILA 1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak mulia 2. Mandiri 3. Berpikir kritis 4. Bernalar D. SARANA DAN PRASARANA Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia (Aku Bisa!) untuk SD Kelas I, Penulis: Sofie Dewayani. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Bahasa Indonesia (Aku Bisa!) Buku Siswa SD Kelas I, Penulis: Sofie Dewayani. Poster abjad Kartu huruf Kartu kata Kartu bergambar benda-benda yang memiliki suku kata ‘ba-‘, ‘bi-‘, ‘bu-‘, ‘be-‘, ‘bo-‘. Alat tulis Lembar Kerja Peserta Didik, Laptop, Proyektor, Handphone E. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar. Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir tingkat tinggi (hots), dan memiliki keterampilan memimpin F. JUMLAH PESERTA DIDIK Jumlah peserta didik adalah 20 orang G. MODA PEMBELAJARAN Pembelajaran Tatap Muka H. STRATEGI DAN METODE PEMBELAJARAN Elemen Menyimak Strategi Directed Listening Thingking Activity 1. Tujuan pembelajaran 2. Membacakan judul teks simakan 3. Bertanya jawab dengan peserta didik tentang bahan bacaan


4. Guru mengemukakan hal-hal pokok yang perlu dipahami siswa dalam menyimak Metode Pembelajaran Secara Umum : 1. Ceramah 2. Tanya jawab 3. Penugasan 4. Demonstrasi Elemen Menyimak 1. Metode Talking Stick Elemen Membaca 1. Metode MMP: Kupas Rangkai Suku Kata KOMPONEN INTI A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Menyimak Peserta didik mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi. 1. Dengan tanya jawab, peserta didik dapat memprediksi isi teks berdasarkan gambar dan judul dengan benar (C1). 2. Dengan arahan guru, peserta didik dapat menyimak teks aural “Duk! Duk!” yang dibacakan guru dengan seksama (P1). 3. Dengan tanya jawab, peserta didik dapat mengidentifikasi informasi yang terdapat dalam teks “Duk! Duk!” dengan benar (C1). 4. Dengan arahan guru, peserta didik dapat menceritakan kembali isi teks aural “Duk! Duk!” dengan benar (C2).


5. Dengan tanya jawab, peserta didik dapat menyimpulkan informasi yang terdapat dalam teks aural “Duk! Duk!” dengan tepat (C2). Membaca dan Memirsa Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. Peserta didik mampu membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi. 1. Dengan mengamati poster abjad, peserta didik dapat mengidentifikasi huruf abjad ‘a’ hingga ‘z’ dengan tepat (C1). 2. Dengan arahan guru, peserta didik dapat melafalkan bunyi abjad dengan tepat (P1). 3. Dengan mengamati gambar, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan huruf “B” dan “b” dengan benar (C1). 4. Dengan tanya jawab, peserta didik dapat melafalkan huruf “b” dengan intonasi yang tepat (C1). 5. Dengan memperhatikan guru mencontohkan, peserta didik dapat membaca suku kata yang diawali huruf “b” dengan lafal dan intonasi yang tepat (C1). 6. Dengan arahan guru, peserta didik dapat menunjukkan suku kata ‘ba-’, ‘bi-’, ‘bu-’, ‘be- ’, ‘bo-’ yang terdapat pada kata dengan benar (C2). B. PEMAHAMAN BERMAKNA Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyimak dan menyimpulkan informasi; mengidentifikasi huruf abjad; melafalkan bunyi abjad; melafalkan huruf “b”; merangkai bunyi huruf “b” menjadi suku kata ‘ba-‘, ‘bi-‘, ‘bu-‘, ‘be-‘, ‘bo-‘. C. PERTANYAAN PEMANTIK Pernahkah kalian mendengar suara “Duk! Duk!”? Biasanya, apa yang berbunyi “Duk! Duk!”? Apa yang kalian lihat pada gambar tersebut? Menurut kalian, apa isi ceritanya?


D. KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 : 2 JP (70 Menit) Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) 1. Peserta didik dan guru memulai pembelajaran dengan berdoa bersama. 2. Peserta didik disapa dan melakukan pemeriksaan kehadiran bersama dengan guru. 3. Peserta didik menyanyikan salah satu lagu wajib nasional, yaitu lagu “Garuda Pancasila” dengan arahan guru. 4. Guru menjelaskan kepada peserta didik bahwa ia akan membacakan cerita dan menunjukkan sampul cerita untuk diamati. 5. Peserta didik diminta untuk mengamati gambar sampul dan mengajukan pertanyaan terkait gambar tersebut. 6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada hari itu. Kegiatan Inti Elemen Menyimak (45 Menit) Prasimak: 7. Peserta didik diminta untuk memperhatikan gambar dan judul yang ditampilkan. 8. Peserta didik diminta untuk memprediksi isi teks berdasarkan gambar dan judul yang diperlihatkan. 9. Guru mengajukan pertanyaan pemantik sesuai dengan gambar. Pertanyaannya:


a. Pernahkah kalian mendengar suara “Duk! Duk!”? b. Biasanya, apa yang berbunyi “Duk! Duk!”? c. Apa yang kalian lihat pada gambar di atas? d. Menurut kalian, apa isi ceritanya? Saat Simak: 10. Peserta didik diminta untuk memperhatikan guru membacakan cerita teks aural “Duk! Duk!” dengan suara nyaring dan jelas. 11. Pada bagian tertentu yang berhubungan dengan teks prediksi dan tujuan pembelajaran, guru


mengehentikan pembacaan dan mengajukan pertanyaan kepada peserta didik. Misalnya, di mana bola Boni kini? Apa warna Bola Boni? 12. Setelah tanya jawab dianggap cukup, guru melanjutkan membaca teks aural “Duk! Duk!” dan peserta didik kembali menyimak bacaan guru. Guru terus mengulangi langkah sebelumnya sampai cerita selesai. Pascasimak: 13. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya terkait informasi yang kurang dipahami. 14. Peserta didik diminta untuk menjawab pertanyaan yang terdapat pada LKPD 1. a. Apa warna bola Boni? Jawab : Biru b. Di mana Boni mengejar bolanya? Jawab : di taman c. Di mana bola Boni jatuh? Jawab : di sungai d. Siapa yang bermain dengan bola Boni? Jawab : Bebek e. Ceritakan kembali, mengapa Boni kehilangan bolanya? Jawab : Boni kehilangan bolanya karena kena batu 15. Dengan menggunakan metode Talking Stick, peserta didik diminta untuk menceritakan kembali isi teks aural “Duk! Duk!” berdasarkan informasi yang diperoleh. 16. Kemudian, peserta didik diminta untuk menyimpulkan isi teks aural “Duk! Duk!”. 17. Peserta didik yang tampil mendapatkan apresiasi dari guru. Pertemuan 2 : 2 JP (70 Menit) Elemen Membaca (45 Menit) Prabaca 18. Peserta didik diminta untuk mengingat kembali pembelajaran sebelumnya tentang teks aural “Duk! Duk!”. Seperti, di mana bola Boni kini?. Apa warna bola Boni?


19. Kemudian, peserta didik mengamati poster abjad yang disajikan oleh guru yakni abjad ‘a’ hingga ‘z’. 20. Peserta didik diminta untuk mengidentifikasi huruf abjad yang terdapat pada poster abjad ‘a’ hingga ‘z’. 21. Kemudian, guru mengarahkan peserta didik untuk melafalkan bunyi abjad dengan tepat. 22. Peserta didik memperhatikan kartu kata yang yang disajikan oleh guru yakni Bola, Boni, biru. Saat Baca 23. Dengan menggunakan metode Kupas Rangkai Suku Kata, peserta didik diminta untuk memperhatikan guru membaca kata-kata yang terdapat pada kartu kata Bola, Boni, biru tersebut. Kemudian, peserta didik diminta untuk mengulanginya.


24. Guru menyebutkan huruf awalan pada setiap kata Bola, Boni, dan biru yakni huruf “b”. Contohnya, huruf apa yang terdapat diawalan kata Bola? 25. Peserta didik diminta untuk mengidentifikasi perbedaan bentuk huruf “B” dan “b”. 26. Peserta didik diminta untuk melafalkan huruf “b” dengan intonasi yang tepat sesuai dengan yang dicontohkan oleh guru. 27. Peserta didik di bawah bimbingan guru dapat melafalkan huruf ‘b’ dan merangkainya dengan huruf vocal ‘a-’, ‘i-’, ‘u-’, ‘e-’, ‘o-’ menjadi suku kata ‘ba-’, ‘bi-’, ‘bu-’, ‘be-’, ‘bo-’. B a B i B u B e B o


ba bi bu be bo Pascabaca 28. Setelah peserta didik melafalkan suku kata ‘ba-’, ‘bi-’, ‘bu-’, ‘be-’, ‘bo-’, selanjutnya peserta didik diminta untuk menunjukkan suku kata ‘ba-’, ‘bi-’, ‘bu-’, ‘be-’, ‘bo-’ yang terdapat pada gambar dan kartu huruf yang diberikan oleh guru. 29. kemudian, peserta didik diminta untuk membacakan kembali kata yang terdapat pada gambar dengan benar.


Kegiatan Penutup (10 Menit) 30. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya terkait materi yang kurang dipahami. 31. Peserta didik diminta untuk menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dilakukan dan guru memberikan penguatan pada materi pembelajaran yang dipelajari. 32. Peserta didik melakukan evaluasi untuk mengetahui hasil belajarnya di akhir pembelajaran. 33. Kemudian, guru melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakukan. 34. Peserta didik mendapatkan apresiasi dan motivasi dari guru untuk mengikuti pembelajaran berikutnya. 35. Terakhir, peserta didik diminta untuk bersyukur dan guru menutup pembelajaran E. REFLEKSI Refleksi Peserta Didik Untuk memandu peserta didik, lihat bagian refleksi di Panduan Umum Buku Guru, sesuaikan isi refleksi dengan substansi materi yang dipelajari. Hore! Pembelajaran sudah selesai. Apa saja yang sudah ananda pelajari? Berilah tanda centang (✓) sesuai dengan kemampuan ananda! Elemen Kompetensi Sudah Bisa Masih Perlu Belajar Menyimak 1. Memprediksi isi teks berdasarkan gambar dan judul 2. Mengidentifikasi informasi yang terdapat dalam teks “Duk! Duk!” 3. Menceritakan kembali isi teks aural “Duk! Duk!” 4. Menyimpulkan informasi yang terdapat dalam teks aural “Duk! Duk!” Membaca dan Memirsa 1. Mengidentifikasi huruf abjad ‘a’ hingga ‘z’ 2. Melafalkan bunyi abjad 3. Melafalkan huruf “b” dengan intonasi yang tepat 4. Mengidentifikasi perbedaan huruf “B” dan “b” 5. Membaca suku kata yang diawali huruf “b” dengan lafal dan intonasi yang tepat


6. Menunjukkan suku kata ‘ba-’, ‘bi-’, ‘bu-’, ‘be-’, ‘bo-’ yang terdapat pada kata Refleksi Guru Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab pertanyan berikut! 1. Apakah pembelajaran sudah berjalan baik di dalam kelas? 2. Apakah model dan metode yang digunakan dalam pembelajaran sudah tepat? 3. Kesulitan apa yang saya alami dan akan saya perbaiki untuk pembelajaran berikutnya? 4. Kegiatan apa yang paling disukai oleh peserta didik? 5. Kegiatan yang paling sulit dilakukan oleh peserta didik? Apakah solusi yang saya berikan sudah tepat? 6. Apakah cara mengajar saya hari ini dapat digunakan juga di pembelajaran berikutnya? 7. Pengalaman apa yang saya dapatkan selama proses pembelajaran? Bagaimana saya menanggapinya? F. ASESMEN/PENILAIAN Penilaian 1. Penilaian Sikap a. Prosedur : Selama proses pembelajaran dan diluar proses pembelajaran b. Teknik : Non tes c. Bentuk : Observasi d. Instrumen : Jurnal penilaian sikap (Terlampir) 2. Penilaian Pengetahun a. Prosedur : Proses dan akhir pembelajaran b. Teknis : Non tes dan tes c. Bentuk : Observasi, isian, pilihan ganda, uraian d. Instrumen: Rubrik penilaian, soal dan kunci jawaban (terlampir) 3. Penilaian Keterampilan a. Prosedur : Dalam proses pembelajaran b. Teknik : Non tes c. Bentuk : Observasi d. Instrumen : Rubrik penilaian ( terlampir )


G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL Pengayaan Peserta didik dengan nilai rata-rata dan nilai diatas rata-rata mengikuti pembelajaran dengan pengayaan. Remedial Diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau pembelajaran mengulang kepada peserta didik yang belum mencapai CP dan ATP.


LAMPIRAN A. ASESMEN 1. Penilaian Sikap No Peserta Didik Beriman Dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa Dan Berakhlak Mulia Mandiri Bernalar Kritis Kreatif Akhlak yang mulia, baik dalam beragama Akhlak yang baik kepada sesama manusia Mengembangkan pengendalian dan disiplin diri Regulasi Emosi Memperoleh dan memproses informasi serta gagasan dengan baik Menganalisa informasi dan gagasan yang diperoleh Bercerita secara kreatif Mengapresiasi cerita yang dihasilkan


1 2 3 Dst...


Profil Pelajar Pancasila 1 2 Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa Akhlak yang mulia, baik dalam beragama (berdo’a sebelum dan sesudah belajar Tidak berdoa saat akan belajar atau sesudah belajar Berdoa saat akan belajar atau sesudah belajar Akhlak yang baik kepada sesama manusia Berbicara pembelajaran tidak sopan selama Berbicara sopan selama pembelajaran Mandiri Mengembangkan disiplin diri pengendalian dan Tidak bertanggungjawab dengan tugas yang diberikan Bertanggungjawab atas tugas yang diberikan Regulasi Emosi Saling menyalahkan ketika terdapat perbedaan pendapat Tidak saling menyalahkan ketika terdapat perbedaan pendapat. Bernalar Kritis Memperoleh dan memproses informasi serta Tidak mampu memperoleh dan Memperoleh dan memproses informasi


gagasan dengan baik memproses informasi serta gagasan dengan baik serta gagasan dengan baik Menganalisa informasi dan gagasan yang diperoleh Menerima begitu saja informasi dan gagasan yang diperoleh Menganalisa terlebih dahulu informasi dan gagasan yang diperoleh Kreatif Bercerita secara kreatif Tidak mampu menceritakan isi teks dengan baik Mampu menceritakan isi teks dengan baik Mengapresiasi cerita yang dihasilkan Tidak mampu mengapresiasi cerita yang dihasilkan Mampu mengapresiasi cerita yang dihasilkan


2. Penilaian Pengetahuan Kisi-Kisi Soal CP TP Indikator Soal Bentuk Soal Level Kognitif No Soal Menyimak Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/ataudidengar)instruksi3. Dengan tanya jawab, peserta didik dapat mengidentifikasi informasi yang terdapat dalam teks “Duk! Duk! Denganbenar(C1)Disajikan teks bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi informasi yang terdapat dalam teks bergambar PG C1 1 dan 2


dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi. Dengan benar (C1). 5. Dengan tanya jawab, peserta didik dapat menyimpulkan informasi yang terdapat dalam teks aural “Duk! Duk!” dengan tepat (C2). Disajikan teks bergambar, peserta didik dapat menyimpulkan informasi yang terdapat dalam teks bergambar PG C2 3


Membaca Peserta didik mampu membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih. 3. Dengan mengamati gambar, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan huruf “B” dan “b” dengan benar (C1). Disajikan kalimat, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk huruf “B” PG C1 4 Disajikan kalimat, peserta didik dapat menentukan huruf “B” dan huruf “b” secara berturut-turut PG C3 5 6. Dengan arahan guru, peserta didik dapat menunjukkan suku kata ‘ba-’, ‘bi-’, ‘bu-’, ‘be-’, ‘bo-’ yang terdapat pada kata dengan benar (C2). Disajikan beberapa kata, peserta didik dapat menentukan kata yang mengandung suku kata ‘bi-‘ dan ‘bo- ‘ PG C3 6 Disajikan beberapa kata, peserta didik dapat menentukan kata yang PG C3 7


mengandung suku kata ‘bu-‘ dan ‘ba- ‘ Disajikan teks bergambar, peserta didik dapat menentukan suku kata yang diawali huruf ‘B’ PG C3 8 dan 9 Disajikan penggalan suku kata, peserta didik dapat menentukan kata yang yang diawali oleh suku kata ‘bi- ‘ PG C3 10


Soal Evaluasi A. Pilihan Ganda Berilah tanda silang (x) pada huruf A, B, atau C pada jawaban yang benar! 1. Perhatikan gambar berikut! Warna bola Boni adalah … A. Kuning B. Biru C. Hijau Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 2-3! 2. Hewan yang bermain dengan bola Boni adalah … A. Bebek B. Kucing C. Ikan


3. Berdasarkan gambar di atas, informasi berikut yang tepat adalah … A. Kucing bermain dengan bola Boni B. Warna bola Boni kuning C. Bebek bermain dengan bola Boni 4. Berikut contoh kata yang diawali huruf ‘B-‘ yang benar adalah…. A. Boni B. Maya C. biru 5. Di bawah ini penulisan huruf “B” dan huruf “b” secara berturut-turut yang benar adalah…. A. Boni dan Bola B. Boni dan bola C. boni dan bola 6. Perhatikan beberapa kata berikut! - Bola - Biru - Batu - Bebek Kata yang memiliki suku kata ‘bi-‘ dan ‘bo-‘ adalah…. A. Bebek dan batu B. Biru dan bola C. Batu dan bebek 7. Perhatikan beberapa kata berikut! Kata yang memiliki suku kata ‘bu-‘ dan ‘ba-‘ adalah…. A. Buku dan bola B. Batu dan bebek


C. Buku dan batu Perhatikan teks bergambar berikut! 8. Suku kata yang diawali huruf “B” pada teks bergambar di atas adalah … A. ‘Bi-‘ B. ‘Bu-‘ C. ‘Ba-‘ Perhatikan teks bergambar berikut! 9. Suku kata yang diawali huruf “B” pada teks bergambar di atas adalah … A. ‘Ba-‘ B. ‘Bu-‘ C. ‘Bi-‘


10. Perhatikan penggalan suku kata berikut! Kata yang diawali oleh suku kata ‘bi-‘ adalah A. Bola B. Biru C. Boni


Kunci Jawaban Pilihan Ganda 1. B. Biru 2. A. Bebek 3. C. Bebek bermain dengan bola Boni 4. A. Boni 5. B. Boni dan bola 6. B. Biru dan bola 7. C. Buku dan batu 8. B. ‘Bu-‘ 9. A. Ba-‘ 10. B. Biru


3. Penilaian Keterampilan Kriteria (TP yang Dinilai) Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1) Menyimak 4. Menceritakan kembali isi teks aural “Mimi Berani” Menceritakan informasi dengan tepat Menceritakan informasi dengan kurang tepat Menceritakan informasi dengan tidak tepat Tidak bisa menceritakan informasi Membaca 4. Melafalkan huruf “b” dengan intonasi yang tepat 5. Membaca suku kata yang diawali huruf “b” dengan lafal dan intonasi yang tepat Membaca hampir semua atau bahkan semua kata yang mengandung suku kata yang diawali dengan huruf ‘b’ Merangkai beberapa suku kata yang diawali huruf ‘b’ kecil dengan suku kata lain sehingga membentuk nama benda Merangkai bunyi huruf ‘b’ dengan beberapa atau semua huruf vokal Tidak dapat merangkai bunyi huruf ‘b’ dengan huruf vokal sama sekali


B. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1 ELEMEN MENYIMAK KELAS : NAMA : NO. ABSEN : Tujuan : 3. Dengan tanya jawab, peserta didik dapat mengidentifikasi informasi yang terdapat dalam teks “Duk! Duk!” dengan benar. Petunjuk : 1. Simaklah cerita dari teks aural “Duk! Duk!” yang dibacakan oleh guru dengan seksama! 2. Ingatlah kembali informasi-informasi yang terdapat pada teks yang diceritakan oleh guru! 3. Jawablah beberapa pertanyaan berikut sesuai dengan informasi yang terdapat pada teks! 4. Silahkan jawab pertanyaan nya di kolom di baris yang di sediakan! Pertanyaan : 1. Apa warna bola Boni? Jawaban: 2. Di mana Boni mengejar bolanya? Jawaban: 3. Di mana bola Boni jatuh? Jawaban: 4. Siapa yang bermain dengan bola Boni?


Jawaban: 5. Ceritakan kembali, mengapa Boni kehilangan bolanya? Jawaban: Kunci Jawaban 1. Biru 2. Di taman 3. Di sungai 4. Bebek 5. Boni kehilangan bolanya karena kena batu


C. BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK Bahan Bacaan Guru Teks aural, aural menurut KBBI adalah bersangkutan dengan telinga atau indra pendengaran, sehingga aural dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang berkenaan dengan pendengaran. Dengan demikian, teks aural adalah teks yang dibacakan atau teks yang didengarkan. Dimana teks tersebut akan diberikan kepada peserta didik untuk dipelajari. Salah satu contoh teks aural adalah cerita “Duk! Duk!” yang terdapat pada buku guru dan buku siswa. Cerita “Duk! Duk!” menggambarkan tentang seorang anak yang mengejar bolanya karena kena batu di taman. Boni mengejar bolanya ke sungai dan bola Boni dimainkan oleh seekor bebek dan Boni kehilangan bolanya. Guru dapat mengarahkan perhatian peserta didik kepada gestur dan raut muka Boni dalam gambar Model pembelajaran talking stick adalah model pembelajaran secara berkelompok dengan bantuan tongkat, kelompok yang memegang tongkat terlebih dahulu wajib menjawab pertanyaan dari guru setelah peserta didik mempelajarai materi pokok. Tongkat diputar dengan diringi musik atau kita konsidikan dengan suasana kelas dan kondisi peserta didik. Menurut Santoso (dalam Rofi’ah dan Ma’ruf, 2020) langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe talking stick adalah sebagai berikut. 1. Guru membentuk kelompok belajar yang terdiri dari 3-5 orang. 2. Guru menyiapkan tongkat sebagai media pembelajaran.


3. Guru menyiapkan materi pembelajaran yang akan dipelajari dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempelajarinya. 4. Setelah selesai, peserta didik diminta untuk menutup isi bacaan. 5. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada salah satu anggota kelompok, kemudian memberikan pertanyaan dan anggota kelompok yang memegan tongkat menjawab pertanyaan tersebut, begitu seterusnya. 6. Peserta didik lain boleh membantu menjawab pertanyaan jika anggota kelompoknya tidak bisa menjawab pertanyaan. 7. Guru memberikan kesimpulan. 8. Guru melakukan evaluasi/penilaian, baik secara kelompok maupun individu. 9. Guru menutup pembelajaran Huruf B merupakan huruf kedua dalam abjad latin yang melambangkan fonem /b/ yakni fonem yang paling banyak dijumpai pada konsonan nasal labial atau bibir. Huruf kapital ‘B’ adalah huruf yang berukuran dan berbentuk khusus (lebih besar dari huruf biasa). Biasanya digunakan sebagai huruf pertama dari kata pertama dalam kalimat, huruf pertama nama diri, dan sebagainya. Sedangkan huruf kecil ‘b’ adalah huruf ‘b’ yang dibuat lebih kecil dari huruf ‘B’ dan dapat digunakan dalam penulisan kata maupun kalimat. Huruf kapital dapat digunakan pada beberapa penulisan diantaranya adalah sebagai berikut. 1. Huruf kapital pada awal kalimat 2. Huruf kapital untuk nama orang. Contohnya: Boni 3. Huruf kapital untuk petikan langsung. Contohnya: “Berapa jumlah pohon mangga yang ditebang?” 4. Huruf kapital untuk nama agama. Contohnya: Masjid adalah tempat ibadah umat Islam. 5. Huruf kapital untuk gelar. Contohnya: Maudy, Sarjana Pendidikan (S.Pd); Selamat pagi, Pak Guru. 6. Huruf kapital untuk jabatan. Contohnya: Presiden Joko Widodo, Gubernur Sumatera Barat. 7. Huruf kapital untuk nama bangsa. Contohnya: Masyarakat Indonesia. 8. Huruf kapital untuk nama tahun, bulan dan hari. 9. Huruf kapital untuk peristiwa sejarah. Contohnya: Perang Dunia II. 10. Huruf kapital untuk nama geografi. Contohnya: Asia Tenggara, Gunung Everest. 1. Mengucapkan Bunyi Huruf ‘b’ Seperti pada huruf lain yang dikenalkan pada bab sebelumnya, guru sebaiknya memperkenalkan nama huruf dan bunyinya agar peserta didik dapat menggabungkan bunyi ini dengan bunyi huruf lain,


terutama huruf vokal. Hal ini bertujuan membantu peserta didik menggabungkan kedua bunyi huruf tersebut menjadi bunyi suku kata. 2. Merangkai Huruf ‘b’ dengan Huruf Vokal Huruf vocal menurt PUEBI adalah huruf yang melambangkan vokal dalam dan terdiri atas lima huruf, yaitu a, e, i, o, dan u. Pengertian serupa juga terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Menurut KBBI, huruf vokal adalah huruf untuk melambangkan fonem vokal, yaitu a, i, u, e, dan o, atau disebut dengan huruf hidup. Huruf vokal pada umumnya dapat ditempatkan di depan, di tengah, maupun di akhir suatu kata. Contohnya: amin, pendek, murni, kota, ibu. Guru mengajak peserta didik membunyikan huruf ‘b’ dan merangkainya dengan huruf vokal ‘a- ’, ‘i-’, ‘u-’, ‘e-’, ‘o-’. Guru dapat melakukan kegiatan ini dalam kelompok kecil agar setiap peserta didik mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya. Selain Buku Siswa, guru dapat menggunakan alat peraga lain seperti kartu huruf dan kartu suku kata agar peserta didik dapat melihat huruf-huruf dipisah dan dirangkaikan. 3. Membaca Suku Kata Pada saat meminta peserta didik membaca suku kata ‘ba-’, ‘bi-’, ‘bu-’, ‘be-’, ‘bo-’, upayakan peserta didik dapat melakukannya secara mandiri. Apabila peserta didik telah mampu membaca suku kata tersebut dengan lancar, ia dapat diberi kartu kata untuk kegiatan selanjutnya. 4. Membaca Kata dengan Suku Kata ‘ba-’, ‘bi-’, ‘bu-’, ‘be-’, ‘bo-’ Guru sebaiknya melakukan kegiatan ini dengan sekelompok kecil peserta didik yang telah dikelompokkan menurut kemampuan membacanya. Akan lebih efektif apabila guru juga menyiapkan gambar benda dan binatang dalam kartu kata, dengan nama tertulis di balik kartu tersebut. Dengan kartu itu, kegiatan dapat berlangsung dengan lebih menyenangkan. Guru dapat meminta peserta didik untuk menebak gambar pada kartu, kemudian membalik gambar untuk mengetahui apakah peserta didik telah menyebutkan nama benda tersebut dengan benar. Setelah itu, mintalah peserta didik untuk menunjuk suku kata ‘ba-’, ‘bi-’, ‘bu-’, ‘be-’, ‘bo-’ yang terdapat pada kata tersebut. Metode suku kata adalah metode untuk belajar membaca permulaan. Anak-anak harus menguasai suku kata terlebih dahulu untuk dapat membaca sebuah kata. Metode ini dikenal juga dengan nama Metode KRS (Kupas Rangkai Suku kata). Metode ini cenderung menggabungkan antara suku kata dengan suku kata lain dan


pada tahap awal anak-anak masih terbiasa menggunakan tanda sambung untuk menggabungkan suku kata-suku kata tersebut. Metode suku kata menurut Depdikbud (1992) adalah suatu metode yang memulai pengajaran membaca permulaan dengan menyajikan kata-kata yang sudah di rangkai menjadi suku kata, kemudian suku-suku kata itu di rangkai menjadi kata yang terakhir merangkai kata menjadi kalimat. Penerapan Metode Rangkai Suku Kata menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Guru mengenalkan huruf kepada siswa 2. Merangkaikan suku kata menjadi huruf 3. Menggabungkan huruf menjadi suku kata Misalnya: bu - ku b – u – k - u bu – ku


Bahan Bacaan Peserta Didik


D. GLOSARIUM 1. Capaian Pembelajaran : Kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap (CP) fase perkembangan. 2. Metode Pembelajaran : Cara yang digunakan guru untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. 3. Strategi Pembelajaran : Suatu rangkaian kegiatan yang telah dirancang guna mencapai tujuan secara efektif dan efisien yang dilakukan oleh guru dan siswa. 4. Profil Pelajar Pancasila : Sejumlah ciri karakter dan kompetensi yang diharapkan untuk diraih oleh peserta didik, yang didasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila. 5. Pengayaan : Memperdalam penguasaan materi dan mengembangkan potensinya secara maksimal dan diberikan pada siswa yang cepat dalam menguasai


materi. 6. Refleksi : Mengingat Kembali kegiatan apa yang sudah terjadi dan dilakukan dengan tujuan perbaikan untuk kegiatan selanjutnya. 7. Asesmen Diagnostik : Asesmen yang dilakukan secara spesifik untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan peserta didik, sehingga pembelajaran dapat dirancang sesuai dengan kompetensi dan kondisi peserta didik. 8. Asesmen Formatif : Penilaian yang dilakukan dalam proses pembelajaran untuk memberikan informasi atau umpan balik kepada guru maupun siswa agar dapat memperbaiki proses belajar. 9. Asesmen Sumatif : Penilaian yang dilakukan di akhir pembelajaran untuk memastikan tercapai tujuan pembelajaran secara keseluruhan. 10. Kompetensi Awal : Kompetensi yang diharapkan dalam mempelajari materi pembelajaran. 11. Pertanyaan Pemantik : Rangkaian pertanyaan mengenai hal paling penting dalam satu topik pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik dengan tujuan untuk membangkitkan ingatan peserta didik. 12. Model Talking Stick : Model pembelajaran secara berkelompok dengan bantuan tongkat, kelompok yang memegang tongkat terlebih dahulu wajib menjawab pertanyaan dari guru setelah peserta didik mempelajarai materi pokok. Tongkat diputar dengan diringi musik atau kita konsidikan dengan suasana kelas dan kondisi peserta didik. 13. Metode Kupas Rangkai : Metode yang menggabungkan antara suku kata dengan suku kata lain Suku Kata dan pada tahap awal anak-anak masih terbiasa menggunakan tanda sambung untuk menggabungkan suku kata-suku kata tersebut. 14. Remedial : Membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai materi dan diberikan pada siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai materi. 15. Teks Aural : Teks yang dibacakan atau teks yang didengarkan yang diberikan kepada peserta didik untuk mempelajari materi. 16. Bernalar Kritis : Menganalisis masalah atau situasi dengan tujuan memecahkan atau menyelesaikannya. 17. Kreatif : Menghasilkan ide-ide baru atau solusi yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. 18. Huruf Vocal : Huruf yang melambangkan vokal dalam dan terdiri atas lima huruf, yaitu A, E, I, O, dan U. 19. Huruf Konsonan : Fonem yang bukan vokal dan dengan kata lain direalisasikan dengan obstruksi. Jadi aliran udara yang melewati mulut dihambat pada tempattempat artikulasi. Dalam alfabet latin, terdapat 21 huruf yang mewakili konsonan, yaitu B, C, D, F, G, H, J, K, L, M, N, P, Q, R, S, T, V, W, X, Y, Z.


20. Konsonan Nasal Labial : Fonem konsonan yang direalisasikan melalui bantuan rongga hidung yakni menggunakan dua bibir. E. DAFTAR PUSTAKA Dewayani, S. (2021). Bahasa Indonesia : Aku Bisa! Untuk SD Kelas 1. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dewayani, S. (2021). Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia : Aku Bisa! Untuk SD Kelas 1. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://bobo.grid.id/read/082498345/contoh-penggunaan-huruf-kapital-yang-tepat-kata-apa-sajayang-harus-ditulis-dengan-huruf-kapital?page=all, diakses pada 2 November 2023 Pukul 13 : 30 WIB. https://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/asesmen-diagnostik, diakses pada 2 November 2023 Pukul 15 : 20 WIB. https://dosen.ung.ac.id/rijal/home/2023/5/21/kemampuan-berpikir-kritis-dan-berpikir kreatif.html#:~:text=Tujuan%3A%20Berpikir%20kritis%20dimaksudkan%20untuk,yang%20 belum%20pernah%20terpikirkan%20sebelumnya., diakses pada 2 November 2023 Pukul 15 : 17 WIB. https://id.wikipedia.org/wiki/Konsonan, diakses pada 2 November 2023 Pukul 15 : 24 WIB https://id.wikipedia.org/wiki/M_(disambiguasi)#:~:text=%22M%22%20adalah%20huruf%20ketigab elas%20dalam,simbol%20awalan%20SI%20untuk%20mili%2D, diakses pada 2 November 2023 Pukul 15 : 23 WIB. https://kbbi.web.id/aural, diakses pada 2 November 2023 Pukul 13: 20 WIB. https://kumparan.com/kabar-harian/pengertian-huruf-vokal-dan-konsonan-beserta-contohnya1wsYfvvFxdU/full, diakses pada 2 November 2023 Pukul 13 : 25 WIB. Krissandi, A. D. S., Widharyanto, B., & Dewi, R. P. (2018). Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk SD : Pendidikan dan Teknis. Bekasi : Media Maxima. Rofi’ah, N., & Ma’ruf, A. (2020). Implementasi Metode Talking Stick untuk Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Mu’allim Jurnal Pendidikan Islam, 2(1). Wibowo, M. A. (2016). Penerapan Strategi Directed Listening Thinking Approach (DLTA) dalam Pembelajaran Keterampilan Menyimak pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Guru COPE, 1.


Click to View FlipBook Version