Misalnya, bila class Dog diwariskan dari class Animal, class Dog juga akan memiliki
semua method yang didefinisikan dalam class Animal.
KEUNTUNGAN INHERITANCE
1. Subclass menyediakan state/behaviour yang spesifik yang membedakannya dengan
superclass, hal ini akan memungkinkan programmer Java untuk menggunakan ulang
source code dari superclass yang telah ada.
2. Programmer Java dapat mendefinisikan superclass khusus yang bersifat generik, yang
disebut abstract class, untuk mendefinisikan class dengan behaviour dan state secara
umum.
Saat membuat class menggunakan inheritance, gunakan extends. Agar class Dog dapat
menerima warisan data dari class Animal, tulis class Dog extends Animal seperti gambar
dibawah. Untuk terminologi pemrograman, class yang digunakan sebagai dasar disebut
class induk (disini adalah class Animal), sedangkan class penerima warisan data disebut
class anak (class Dog).
Method dapat ditambahkan ke class yang dibuat menggunakan inheritance dengan cara yang
sama seperti class normal. Di bawah ini, Anda dapat melihat method getHumanAge yang
dapat mengkonversikan umur anjing ke umur manusia.
Dalam method, nilai return dapat digunakan sama seperti function. Dibawah ini, nilai
return method getHumanAge diberikan untuk constant humanAge.
Bila method dengan nama yang sama seperti method dalam class induk didefinisikan
dalam class anak, maka method class anak yang akan digunakan. Ini karena method class
anak menimpa method class induk, hal ini disebut overriding.
Constructor dapat ditimpa dengan cara yang sama seperti method. Misalnya, Anda ingin
menambahkan property ke class anak. Untuk melakukan overriding constructor, Anda
harus menambahkan super() dibaris pertama constructor penimpa.
Code super() dalam constructor class anak akan memanggil constructor class induk.
Karena itu, kita harus memberikan argument di antara () milik super(), sehingga
constructor class induk dapat menerima argument tersebut. Sekarang, setelah memanggil
constructor class milik induk, property breed akan ditambahkan.
1.25 MEMISAHKAN FILE
Saat code Anda sudah banyak, mengelolanya dalam satu file sangatlah rumit. Karena itu,
programmer sering membuat beberapa file dan memisahkan codenya agar mudah diatur
dan diperbarui. Di pelajaran ini, kita akan membagi code ke dalam tiga file: script.js yang
menjalankan program utama, animal.js yang mendefinisikan class Animal, dan dog.js
yang mendefinisikan class Dog.
Kesalahan terjadi setelah Anda memisahkan file. Hal ini terjadi karena nilai yang
diperlukan untuk file dihapus saat Anda melakukan pembagian code ke file yang berbeda.
Dalam contoh di bawah ini, pesan error ditampilkan karena class Animal tidak ada di
dalam dog.js.
Kesalahan saat membagi file dapat diselesaikan dengan menautkan setiap file dan
meneruskan nilai yang diperlukan ke file tersebut. Dalam kasus ini, Anda harus
memperbolehkan class Animal untuk digunakan didalam dog.js, dan memperbolehkan
class Dog agar dapat digunakan didalam script.js.
Cara menautkan file :
1. kita buat agar class Animal dalam animal.js dapat digunakan dalam file lain. Setelah
mendefinisikan class, tulis export default ClassName untuk meng-export class dan
memungkinkannya untuk diteruskan ke file yang berbeda.
2. Selanjutnya, mari kita buat agar class Animal dapat digunakan di dalam dog.js. Untuk
menggunakan class yang didefinisikan dalam file lain, Anda harus meng-importnya.
Anda dapat meng-import class dengan menulis import ClassName from "./fileName"
dibaris atas file. Anda dapat mengecualikan ekstensi file .js.
(1)
(2)
1.26 MENG-EXPORT NILAI
1.27 MEMISAHKAN DEKLARASI
1.28 EXPORT DEFAULT
Statement export default disebut default export. Dengan export default, saat file di-
import, export default value akan secara otomatis di-import. Karena itu, nama nilai saat
meng-export dan meng-import code dapat berbeda.
1.29 EXPORT BERNAMA
Export bernama di-export dengan menuliskan nama di dalam {} (tanda kurung kurawal)
tanpa menuliskan default. Saat meng-import nilai export bernama, tentukan nama export
tersebut di file yang akan menerimanya. Nilai yang anda import dapat ditentukan dengan
menulis import { valuename } from "./filename" menggunakan {}.
Tidak seperti export default, export bernama dapat meng-export beberapa nilai.
Seperti yang ditunjukkan di sebelah kiri, menulis export { name1, name2 } akan
memungkinkan Anda membuat beberapa export bernama dari satu file. Beberapa import
juga dapat dibuat bersamaan dengan menggunakan koma untuk memisahkan nilai-nilai
tersebut.
1.30 PUSH
Method push digunakan untuk menambahkan nilai baru ke akhir array. Caranya seperti
gambar dibawah, ketik arrayName.push(nilai), dImana anda dapat memasukkan nilai baru
yang ingin Anda tambahkan ke akhir array didalam () tepat setelah kata push.
1.31 EACH
Method forEach digunakan untuk memanggil setiap nilai disebuah array secara berurutan.
Dibawah ini adalah contoh cara mem-print setiap nilai dalam array numbers sesuai
urutannya.
Dengan method forEach, setiap nilai array akan diberikan kepada argument arrow
function, satu per satu, secara berurutan, dan code dalam arrow function akan diterapkan
untuk setiap nilai tersebut.
Catatan: sebagian besar method yang akan Anda pelajari dalam pelajaran ini digunakan
dengan arrow function.
Berikut adalah contoh cara menggunakan method forEach.Setiap nilai dalam array
numbers diberikan untuk argument number dalam arrow function secara satu per satu.
Lalu, code didalam arrow function console.log(number) akan diulang untuk setiap nilai
tersebut.
1.32 FIND
Method find akan mengembalikan nilai pertama dari sebuah array yang sesuai dengan
conditional expression yang ditetapkan. Seperti contoh dibawah, nilai pertama yang lebih
besar dari 3, dalam kasus ini adalah 5, akan di berikan ke foundNumber, dan akan di print
ke console.
contoh cara menggunakan method find. Untuk setiap element di array numbers nilai akan
di tetapkan ke argument number, setelah itu code akan di ulang. Code { return condition }
akan me-return, nilai pertama ang sesuai dengan kondisi. find akan berhenti seketika telah
menemukan kondisi yang sesuai dan akan me-return nilai nya saja.
1.33 FILTER
Untuk mendapatkan semua nilai yang sesuai dengan kondisi tertentu, gunakan method
filter. Method ini membuat dan mengembalikan array baru dengan semua nilai yang
sesuai. Contoh di bawah ini menunjukkan cara mendapatkan semua nilai dari array
numbers yang "lebih besar dari 3".
Dalam contoh berikut, nilai dari array numbers diberikan untuk argument number.
Selanjutnya, nilai tersebut akan diperiksa oleh method filter dengan kondisi "angka lebih
besar dari 3". Lalu, nilai yang sesuai akan diberikan untuk constant filteredNumbers
dalam bentuk array.
1.34 MAP
Method map menerapkan function yang sama untuk setiap nilai didalam array dan me-
return hasilnya sebagai array baru. Seperti yang dapat Anda lihat di bawah ini, function
doubledNumbers menghasilkan array baru yang berisi nilai hasil perkalian 2 dengan
semua nilai didalam array numbers.
1.35 CALL
1.36 CALLBACK FUNCTION
Function yang diteruskan sebagai argument disebut callback function. Function dipanggil
dengan menempatkan () setelah nama function. Tanpa (), function hanya akan
menunjukkan definisinya. Karena itu, seperti yang dapat Anda lihat di kedua gambar
dibawah, memanggil dan meneruskan function ditulis secara berbeda.
Alur callback function yaitu :
Function juga dapat didefinisikan langsung didalam argument, yaitu :
Meneruskan argument dalam callback bisa dilakukan dengan cara :
Jika lebih dari 2 argument :
DAFTAR PUSTAKA
https://progate.com/languages/es6