The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by betaani28, 2021-06-26 09:42:59

Flora dan Fauna Di Indonesia

Flora dan Fauna Di Indonesia

IPS KELAS 7

FLORA DAN FAUNA
DI INDONESIA

Disusun Oleh : Beta Ani Susianti, S. Pd

HANDOUT

SMPN MAUR

FLORA DAN FAUNA
INDONESIA

A. PENGANTAR HANDOUT

Indonesia adalah negara yang kaya, pernahkah kalian berpikir seperti apa sajakah
kekayaan Indonesia itu? Salah satu kekayaan Indonesia itu dapat kita lihat dari kekayaan flora
dan faunanya. Flora dan fauna dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya. Indonesia memiliki kaanekaragaman flora dan fauna (keanekaragaman hayati) yang
tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Nah, apa saja keragaman flora dan fauna yang ada di Indonesia? Dan apakah semua
wilayah di Indonesia memiliki flora dan fauna yang sama?

Untuk mencari tahu jawaban dari semua pertanyaan di atas kalian harus mempelajari
handout tentang “Flora dan Fauna Indonesia”. Pada Handout ini kita akan belajar tentang
klasifikasi keragaman flora dan fauna di Indonesia serta persebaran flora dan fauna yang ada di
Indonesia secara tuntas.

B. PETUNJUK PENGGUNAAN HANDOUT

Untuk mempelajari handout ini, sebaiknya anda:
1. Membaca pengantar handout untuk mengetahui materi secara utuh.
2. Membaca tujuan yang diharapkan setelah membaca atau mempelajari handout.
3. Mempelajari handout secara berurutan agar memperoleh pemahaman yang utuh.
4. Melakukan semua penugasan yang ada pada handout untuk mendapatkan pemahaman

mengenai materi flora dan fauna Indonesia.
5. Melakukan penilaian pemahaman dengan mengisi soal-soal latihan yang disediakan di

akhir handout.
6. Bila ada kesulitan untuk memahami materi handout, Anda dapat meminta bertanya kepada

teman, guru, atau orang yang Anda anggap dapat memberikan penjelasan lebih daripada
handout ini.
7. Selamat membaca dan mempelajari handout.

SMPN MAUR

C. KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami konsep ruang (lokasi, distribusi, potensi, iklim, bentuk muka bumi,
geologis, flora dan fauna) dan interaksi antarruang di Indonesia serta
pengaruhnya terhadap kehidupan manusia dalam aspek ekonomi, sosial, budaya,
dan pendidikan.

4.1 Menyajikan hasil telaah konsep ruang (lokasi, distribusi, potensi, iklim, bentuk
muka bumi, geologis, flora dan fauna) dan interaksi antarruang Indonesia serta
pengaruhnya terhadap kehidupan manusia Indonesia dalam aspek ekonomi,
sosial, budaya, dan pendidikan.

D. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

3.1.8 Mengklasifikasikan keragaman flora dan fauna di Indonesia;
3.1.9 Menganalisis persebaran flora dan fauna di Indonesia
4.1.4 Mempresentasikan hasil diskusi tentang klasifikasi flora dan fauna di Indonesia

serta persebaran flora dan fauna di Indonesia.

E. TUJUAN YANG DIHARAPKAN

Setelah membaca handout diharapkan peserta didik dapat:
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Memahami keanekargama flora dan fauna Indonesia untuk menumbuhkan rasa

ingin tahu serta perilaku cinta tanah air
3. Mengklasifikasikan keragaman flora dan fauna di Indonesia;
4. Menganalisis persebaran flora dan fauna di Indonesia
5. Mempresentasikan hasil diskusi tentang klasifikasi flora dan fauna di Indonesia

serta persebaran flora dan fauna di Indonesia.

SMPN MAUR

F. URAIAN MATERI

Tahukah kalian apa yang dimaksud dengan flora dan fauna? Ya benar sekali.
Flora merupakan segala jenis tumbuhan serta tanaman yang ada di muka bumi.
Sedangkan fauna adalah segala jenis hewan yang hidup di muka bumi. Indonesia
memiliki kenaekaragaman flora dan fauna (keanekaragaman hayati) yang sangat besar.
Bahkan, keanekaragaman hayati Indonesia termasuk tiga besar di dunia bersama Brazil
di Amerika Selatan dan Zaire di Afrika.

Besarnya keanekaragaman hayati di Indonesia erat kaitannya dengan kondisi
iklim dan kondisi fisik wilayah Indonesia. Suhu dan curah hujan yang besar
meungkinkan tumbuhnya beragam jenis tumbuhan. Tumbuhan memerlukan air dan
suhu yang sesuai. Semakin banyak air semakin banyak tumbuhan yang dapat tumbuh
dan karena itu semakin banyak hewan yang dapat hidup di daerah tersebut. Nah,
tahukah kalian keragaman flora dan fauna apasaja yang ada di Indonesia? Bagaiman
persebaran flora dan fauna di Indonesia? Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut,
yuk simak penjelasan berikut ini!

A. Flora Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan beriklim tropis terbesar di dunia.
Bentangan gugusan kepulauan di dalamnya menyimpan kekayaan flora yang tidak
terhingga baik jumlah maupun ragamnya. Tidak salah bila keragaman flora di Indonesia
ditasbihkan menjadi salah satu paru-paru dunia yang berfungsi menjaga keseimbangan
iklim global.

Utamanya keragaman flora di Indonesia dipengaruhi oleh faktor iklim tropis yang
terdiri dari suhu, angin, curah hujan, dan kelembapan udara. Disamping itu ada faktor
lainnya yang mempengaruhi keragaman flora baik dari sisi tanah maupun biotik.
Dimana, tanah merupakan media tumbuh bagi tumbuhan, dengan tingkat kesuburan
yang berbeda-beda sehingga tanaman yang akan tumbuh juga berbeda-beda.
Keragaman flora di Indonesia tentu saja membawa dampak positif, lantara jumlah flora
di Indonesia mencapai 25.000 spesies atau sekitar 10 persen dari total spesies flora di
dunia.
Berdasarkan pendekatan biogeografi atau keterkaitan antara tipe-tipe makhluk hidup

SMPN MAUR

dengan suatu wilayah, keragaman flora di Indonesia terbagi atas dua kelompok, yaitu:
a. Kelompok Indo-Malayan

Kelompok Indo-Malayan meliputi tanaman yang ada di kawasan Indonesia
Barat yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Bali. Secara umum, keanekaragaman
flora di Indonesia bagian barat memiliki karakteristik sebagai berikut :
1. Memiliki kawasan mangrove atau hutan bakau yang luas di bibir pantai.
2. Jenis tumbuhannya sangat beragam atau heterogen.
3. Hutan-hutan yang ada di wilayah ini selalu hijau setiap tahunnya.
4. Tumbuhan yang ada di hutan wilayah barat indonesia rata-rata memiliki

ketinggian sekitar 60 meter.
5. Tumbuhan-tumbuhan yang ada di hutannya sangat kaya manfaat. Umumnya

terdiri atas jenis tumbuhan yang memiliki kayu yang teksturnya sangat keras
dan cocok untuk bangunan. Misalnya kayu jati, mahoni, meranti dan lainnya.
6. Terdapat banyak jenis tumbuhan dari keluarga nangka. Seperti Nangka, sukun
dan cempedak.
7. Tidak memiliki hutan kayu putih.
8. Hanya terdapat sedikit tumbuhan matoa dan sagu.
9. Flora Endemik : Raflesia Arnoldi, Meranti, kemuning, rawa gambut dan rotan.
Berikut contoh flora Indonesia bagian barat:

1. Meranti 2. Mahoni 3. Jati
(Sumatra dan Kalimantan) (Jawa) (Sumatra, Jawa,

Kalimantan, dan
Bali)

SMPN MAUR

4. Nangka 5. Sukun 6. Cempedak
(Sumatra dan Jawa)
(Sumatra, Jawa, (Sumatra, Jawa, dan
Kalimantan, dan Kalimantan)
Bali)

7. Raflesia 8. Melati 9. Anggrek
(Sumatra) (Jawa) (Kalimantan)

b. Kelompok Indo Australian
Kelompok Indo-Australian meliputi tanaman yang ada di kawasan Indonesia Timur
yaitu Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Secara umum, keanekaragaman
flora di Indonesia bagian timur yaitu sebagi berikut:
1. Memiliki kemiripan dengan jenis flora di benua Australia
2. Ketinggian pohon yang ada di hutannya lebih rendah dari yang ada di Indonesia
bagian barat.
3. Terdapat banyak semak belukar
4. Pepohonannya masih jarang
5. Hanya terdapat sedikit jenis meranti-merantian
6. Terdapat hutan kayu putih
7. Banyak terdapat pohon sagu
8. Flora Endemiknya matoa, cendana, lontar, eboni, eucaliptus

SMPN MAUR

Berikut contoh flora Indonesia bagian Barat dan wilayah persebarannya:

1. Sagu 2. Kayu Putih 3. Matoa
(Papua) (Maluku dan Sulawesi) (Papua)

4. Eboni 5. Merbau Pantai 6. Kenari Hitam
(Sulawesi) (Sulawesi, Maluku dan (Maluku)

Papua)

7. Cempaka 8. Merbau Darat 9. Cendana
(Sulawesi dan Maluku) (Sulawesi dan Papua) (NTT dan NTB)

B. Fauna Indonesia

Sumber: https://id.pinterest.com/pin/646125877761582355/

Indonesia merupakan negara ke-9 yang memiliki hutan terluas di dunia.
Hutan yang tumbuh dari Sabang hingga Merauke dan menutupi sekitar 46%

SMPN MAUR

daratan Indonesia ini adalah habitat yang kaya akan keanekaragaman hewan atau
fauna. Keanekaragaman jenis hewan di Indonesia telah banyak di teliti oleh pihak
asing sejak zaman penjajahan. Alferd russel Wallace yang mengadakan penelitian
pada tahun 1856 menemukan perbedaan mencolok antara fauna di Pulau Bali dan
Lombok. Oleh karena itu Wallace membuat garis pemisah yang memanjang dari
selat Lombok, selat makasar, dan Filipina selatan yang di sebut garis Wallace.

Hewan disebelah barat garis Wallace disebut bertipe oriental dan hewan
dibagian timur bertipe Australia. Hal ini berkaitan dengan sejarah pembentukan
wilayah Indonesia yaitu Sumatra, jawa, bali, dan Kalimantan dahulu merupakan
satu daratan dengan benua asia yang di sebut dangkalan sunda, sedangkan
Maluku dan papua dahulu merupakan satu daratan dengan benua Australia.

Max Carl Wilhelm Weber yang mengadakan penelitian keanekaragaman
di Indonesia setelah Wallace, menemukan bahwa hewan-hewan di Sulawesi tidak
sepenuhnya bertipe Australia, karena ada jenis-jenis hewan yang mempunyai sifat
seperti oriental. Oleh karena itu, weber menganggap Sulawesi merupakan daerah
peralihan antara hewan tipe oriental dan hewan tipe Australia. Weber membuat
garis pemisah yang memanjang di sebelah timur pulau Sulawesi yang disebut
garis weber.

Berdasarkan garis Wallace dan garis weber, fauna di Indonesia
dikelompokkan menjadi tiga wilayah yaitu Fauna Indonesia Bagian Barat (Tipe
Asiatis), Fauna Indoensia Bagian Tengah (Tipe Peralihan) dan Fauna Indonesia
Bagian Timur (Tipe Australis). Pengelompokkan ini dibatasi oleh sebuah garis
yaitu garis Wallace (sebelah Barat) dan garis Weber (Sebelah Timur).
a. Fauna Indonesia Bagian Barat (Tipe Asiatis)
Fauna tipe asiatis ini meliputi fauna yang berada wilayah Sumatera, kalimantan,
Jawa, dan Bali. Secara umum ciri-ciri fauna tipe asiatis yaitu sebgai berikut:
 Terdapat banyak jenis fauna yang menyusui dan berukuran besar seperti

harimau, orang utan, gajah, banteng, badak, harimau, rusa, kerbau, tapir, kera,
dan bekantan.
 Terdapat banyak reftil seperti ular, buaya, tokek, biawak, bunglon, kura-kura,
dan tringgiling
 Terdapat banyak jenis ikan air tawar seperti pesut (sejenis lumba-luba di
Sungai Mahakam)
 Tidak banyak memiliki jenis burung berwarna tetapi bersuara merdu seperti

SMPN MAUR

kutilang, jalak, merak, gagak, elang, dan burung hantu.
 Fauna Endemiknya Kera Bekantan

Berikut contoh fauna Indonesia tipe asiatis dan wilayah persebarannya:

1. Gajah 2. Orang Utan 3. Badak
(Sumatra) (Sumatra dan (Sumatra dan Jawa)

Kalimantan)

4. Rusa 5. Banteng 6. Harimau
(Sumatra, Jawa, (Jawa dan Kalimantan) (Jawa dan Sumatra)

Kalimantan)

7. Burung Merak 8. Jalak 9. Bekantan
(Jawa) (Bali) (Kalimantan)

b. Fauna Indonesia Bagian Tengah (Tipe Peralihan)
Fauna yang berada di wilayah Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan pulau-pulau
kecil disekitar pulau-pulau tersebut. Ciri-ciri fauna tipe peralihan yaitu sebagai
berikut:
 Di wilayah ini banyak terdapat hewan endemis seperti komodo, anoa, babi rusa
 Jenis fauna yang banyak ditemukan di wilayah ini antara lain kuda, kuskus, ikan
duyung, monyet hitam, kuda, sapi, monyet saba, beruang, tarsius, dan banteng
 Banyak terdapat reptil seperti biawak, komodo, buaya, dan ular
 Terdapat berbagai jenis burung seperti maleo, dewata, mandar, raja udang,

SMPN MAUR

rangkong, dan kakatua kecil jambul kuning.
Berikut contoh fauna Indonesia tipe peraihan dan wilayah persebarannya:

1. Komodo 2. Anoa 3. Babirusa
(Nusa Tenggara Timur) (Sulawesi) (Sulawesi)

4. Burung Maleo 5. Burung Rangkong 6. Kuskus
(Sulawesi dan Maluku) (Sulawesi dan NTB) (Sulawesi dan Maluku)

7. Monyet Hitam 8. Tarsius 9. Kakatua
(Sulawesi) (Sulawesi) (Sulawesi, Nusa
Tenggara, dan Maluku)

c. Fauna Indonesia Bagian Timur (Tipe Australis)
Fauna australis terdapat di kepulauan Aru dan wilayah Papua. Ciri-ciri fauna tipe
ausralis yaitu sebagai berikut:

 Banyak terdapat binatang menyusui yang berukuran kecil dan binatang
berkantung.

 Jenis Fauna yang banyak ditemui di wilayah ini antara lain kanguru, burung
cendrawasih, kakatua, nuri, kasuari, bidadari, mandar gendang, kakatua putih,

SMPN MAUR

nuri, dan walabi.
 Fauna Endemiknya Kasuari, Cendrawasih

Berikut contoh fauna Indonesia tipe autralis dan wilayah persebarannya:

1. Cendrawasih 2. Kangguru 3. Kasuari
(Papua) (Papua) (Papua)

4. Wallabi 5. Nuri 6. Kangguru Pohon
(Papua) (Maluku dan Papua) (Papua dan Maluku)

7. Kakatua putih 8. Burung Bidadari 9. Mandar Gendang
(Maluku Utara) (Maluku Utara) (Maluku Utara)

SMPN MAUR

G. RANGKUMAN

Indonesia merupakan negara kepulauan beriklim tropis terbesar di dunia.
Bentangan gugusan kepulauan di dalamnya menyimpan kekayaan flora yang tidak
terhingga baik jumlah maupun ragamnya. Berdasarkan pendekatan biogeografi atau
keterkaitan antara tipe-tipe makhluk hidup dengan suatu wilayah, keragaman flora di
Indonesia terbagi atas kelompok Indo-Malayan (Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Bali)
dan Kelompok Indo Autralian (Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua).

Selain memiliki kekayaan flora, Indonesia juga memiliki kekayaan fauna yang
tersebar dari sabang sampe merauke. Fauna Indonesia dikelompokkan menjadi tiga
tipe yaitu daerah asiatis (Sumatera, Jawa, kalimantan, dan Bali), tipe peralihan
(Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan pulau-pulau kecil disekitarnya), dan tipe
australis (Kepulauan Aru dan Papua).

G. PENUGASAN

Coba kalian identifikasi Flora dan Fauna yang ada di sekitar tempat tinggalmu dan
klasifikasikan termasuk jenis flora dan fauna wilayah apa? Kerjakan secara
mandiri!

I. TES FORMATIF

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan memilih a, b, c, atau d yang dianggap paling
tepat!
1. Dibawah ini yang bukan kelompok flora Indo-Malayan yaitu ...

a. Matoa
b. Meranti
c. Jati
d. Nangka

SMPN MAUR

2. (1) Kayu Putih
(2) Mahoni
(3) Cendana
(4) Sagu
Yang termasuk kelompok flora Indo Australian yaitu nomor ...
a. (1), ( 2), dan (3)
b. (1), (3), dan (4)
c. (1), (2), dan (4)
d. (1), (2), )(3), dan (4)

3. Perhatikan gambar berikut ini:

Persebaran flora pada gambar di atas meliputi wilayah...
a. Sulawesi
b. NTT
c. Jawa
d. Maluku
4. Perhatikan gambar berikut ini:

Flora pada gambar di atas terdapat pada wilayah ...
a. Sumatra
b. Papua
c. Jawa
d. Kalimantan

SMPN MAUR

5. Flora Endemik Matoa, eucaliptus berada di wilayah ...
a. Sumatera
b. Sulawesi
c. Papua
d. Jawa

6. Garis wallace memisahkan daerah fauna ..... dengan .....
a. Asiatis, australis
b. Asiatis, peralihan
c. Peralihan, australis
d. Oriental

7. Perhatikan gambar berikut ini:

Fauna pada gambar di atas tersebar di wilayah ...
a. Bali
b. Sulawesi
c. Kalimantan
d. Papua

8. Perhatikan gambar berikut ini:

Fauna pada gambar di atas tersebar di wilayah ...
a. Jawa
b. Sulawesi
c. Kalimantan
d. Papua

SMPN MAUR

9. Berikut contoh fauna tipe Australis adalah ...
a. Harimau
b. Kangguru
c. Badak cercula satu
d. Anoa

10. Fauna tipe peralihan yang hampir punah dengan badan besar adalah hewan ...
a. Gajah
b. Komodo
c. Banteng
d. Harimau

SMPN MAUR

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. Keragaman Flora dan Fauna Indonesia. Diakses di
http://ipsgampang.blogspot.com/2014/08/keragaman-flora-dan-fauna-di-
indonesia.html/ pada tanggal 25 September 08.30 WIB.

Ilmu geografi. Flora dan fauna di Indonesia. Diakses di
https://ilmugeografi.com/biogeografi/pengertian-flora-dan-fauna pada tanggal
25 September 2020, pukul 10.00 WIB.

Iskandar, Haris. 2017. Modul Indonesia Kaya, Ilmu Pengetahuan Sosial Paket B
Setara SMP/MTs. Jakarta: Kemdibud.

Setiawan, Iwan, dkk. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk Kelas VII SMP/MTs.
Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.

Yohannes, Markus. 2020. Penyebaran Flora dan Fauna Indonesia. Diakses di
https://www.traveloka.com/id-id/explore/destination/flora-dan-fauna-di-
indonesia-acc/29729/ pada tanggal 25 September 10.15 WIB

SMPN MAUR


Click to View FlipBook Version