Nama : Dwiyantoro Caraka Muda
NIM :195110707111014
Rancangan Media Pembelajaran
Jenjang/ Kelas : SMA/ XI (Wajib)
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
KD : 3.2 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksplanasi
Jenis Media : Visual Digital (buku digital Anyflip)
Teori Belajar : Humanistik
Perwujudan perilaku : Pengamatan; menerima, menafsirkan, memberi arti terhadap stimulus
untuk mencapai pengertian.
Materi Pokok : Mengidentifikasi informasi dalam Teks Eksplanasi
Indikator:
A. Menjelaskan dan menafsirkan teks Eksplanasi.
B. Memahami informasi berupa pengetahuan dan urutan kejadian dari yang didengar,
dibaca, atau ditonton.
C. Memberikaan arahan untuk dapat merancang dan mengembangkan teks Eksplanasi.
Tujuan:
Siswa diharapkan untuk mampu menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksplanasi
yang sudah dijelaskan dengan baik dan benar.
Siswa diharapkan dapat merancang isi informasi dari teks eksplanasi yang telah
disajikan.
Siswa diharapkan mampu menyajikan teks eksplnasi dengan isi, struktur, dan aspek
kebahasaan yang sesuai.
Rangkuman Materi:
Definisi Teks eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang memuat tentang suatu proses terjadinya fenomena
alam, sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan lainnya. Teks eksplanasi berisikan fakta yang
disusun secara runtut dan memiliki hubungan sebab-akibat dalam prosesnya untuk menguatkan
suatu kebeneran yang ada baik fenomena alam maupun sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Teks eksplanasi ditulis untuk membentuk justifikasi bahawa sesuatu yang dijelaskan itu benar
terjadi. Teks eksplanasi yang ditulis harus berdasarkan pada kaidah teks baku yang meliputi
ejaan, tanda baca, keefektifan kalimat, pilihan kata, keterpaduan pendapat.
Tujuan Teks Eksplanasi
Tujuan dari teks eksplanasi adalah untuk memberikan sebuah informasi atau proses
terjadinya fenomena secara logis dan jelas. Dengan ini, siswa dapat memperoleh dan
memahami informasi lebih mudah untuk mengetahui suatu fenomena yang tejadi.
Manfaat Teks Eksplanasi
Manfaat dari teks eksplanasi ialah untuk menambah ilmu pengetahuan untuk siswa dan
mewujudkan generasi muda menjadi cerdas secara intelektual. Membuat siswa untuk
menambahkan wawasanya tentang suatu proses atau terjadinya fenomena yang terjadi di
sekitar lingkungan sosial maupun lingkungan alam.
Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi mendeskripsikan proses dan sebab terjadinya suatu fenomena yang
terjadi dengan memakai bahasa yang baku dan bersifat universal. Penjabaran informasi dalam
teks eksplanasi memudahkan siswa untuk dimengerti. Makanya, penulisan dan pemakaian kata
teks eksplanasi musti sesuai dengan PUEBI. Berikut adalah ciri kaidah teks eksplanasi; 1)
Kopula: menjelaskan definisi, konsep, dan istilah yang berhubungan dengan suatu fenomena.
2) Kata kerja aktif: menjelaskan sebab dan proses, bahwa subjek berperean menjadi tujuan dari
suatu peistiwa atau perbuatan tertentu. 3) Konjungsi: menjelaskan hubungan antara sebab
akibat dalam fenomena yang terjadi. 4) Keterangan waktu: menjelaskan waktu terjadinya
fenomena tersebut. 5) Istilah ilmiah: memperjelas definisi, hubungan sebab akibat, dan
kronologi fenomena. 6) Kata ganti benda: digunakan untuk kata ganti benda.
Struktur Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memiliki susunan kalimat atas strukturnya untuk memudahkan murid
untuk memahami teks eksplanasi tersebut. (1) Pernyataan umum: berisikan pernyataan umum
mengenai/tentang topik yang akan dijelaskan pada proses proses terjadinya/proses keberadaan.
(2) Urutan sebab akibat: berisi penjelasan mengenai proses terjadinya fenomena yang disajikan
secara urut atau bertahap dari yang paling awal sampai akhir. (3) Interpretasi: berisi kesimpulan
dari topik yang telah dijelaskan.
Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi menggunakan konteks ilmiah dalam pembahasannya, yang
penguraianya melalui; definisi, klasifikasi, sejarah, dan kebiasaan. Informasi dalam teks
eksplanasi meliputi fakta-fakta empiris, rangkaian peristiwa, dan data statistik. Ciri-cirinya dari
teks eksplanasi ada lima, yaitu; 1) Ilmiah: Peristiwa atau fenomena dalam teks eksplanasi
dijelaskan berdasarkan konteks ilmiah yang meliputi, fakta, teori, realita, dan penelitian; 2)
Logis: Fenomena yang dijelaskan memiliki sifat logis dan teoritis; 3) Objektif: Penjelasan
dalam teks eksplanasi harus disertai dengan argumen yang sudah didukung oleh teori yang
relevan, agar bisa dijadikan teks eksplanasi yang valid; 4) Bukan teks eksposisi: Berbeda
dengan teks eksposisi, teks eksplanasi tidak memiliki tujuan untuk menghasut pembacanya,
melainkan menjelaskan fakta yang didasarkan oleh bidang keilmuan; 5) Bukan teks prosedur:
Tujuan teks eksplanasi untuk menjelaskan proses yang alami, menempuh waktu yang panjang,
dan tanpa disadari.
Jenis-Jenis Teks Eksplanasi
Jenis-jenis teks eksplanasi ada empat, yaitu; 1) Sequental: teks eksplanasi yang
menjelaskan tentang rincian tahapan suatu fenomena, contohnya seperti rantai makanan. 2)
Faktorial: teks eksplanasi yang menjelaskan efek dan hasil suatu proses, contohnya seperti efek
liberalisme. 3) Teoritis: teks eksplanasi yang menjelaskan sebuah kemungkinan atau sebuah
spekulasi yang dapat terjadi di fenomena alam, contohnya seperti banjir yang dapat memicu
kerugian para petani. 4) Kausal: teks eksplanasi yang menjelaskan sifat yang bertahap aatau
menjelaskan asal atau penyebab terjadinya suatu fenomena, contohnya seperti proses
terjadinya longsor.
Bagian-Bagian Teks Eksplanasi
Pembuka: Bagian ini biasa berisikan topik dari penulis yang sudah dipilih dan dibahas.
Isi: Bagian ini adalah bagian urutan penjelasan yang berhubungan dengan fenomena yang
terjadi dan dibahas. Penutup: Bagian ini adalah bagian akhir dari teks eksplanasi yang biasanya
menjelaskan ringkasan dan rangkuman yang sudah dibahas.
Langkah Menganalisis Teks Eksplanasi
Pertama-tama; pembaca membaca keseluruhan teks eksplanasi secara komprehensif.
Lalu, dilanjutkan dengan melakukan pengidentifikasi kebahasaan dan struktur dari teks
eksplanasi tersebut. Kemudian, cara dan tulis bukti pokok atau hasil identifikasi sebagai
penguat bukti. Setelah itu, menyusun dan menjelaskan hasil yang sudah di identifikasi dengan
memperhatikan ejaan, kalimat, paragraf, dan pilihan kata secara utuh dan padu.
Cara Menulis Teks Eksplanasi
(1) Menentukan topik yang menarik: mencari dan menetapkan fenomena alam, budaya,
atau sosial yang hendak disajikan. (2) Membuat kerangka: membuat kerangka teks mengikuti
struktur teks eksplanasi; identifikasi fenomena, gambaran kejadian, dan uraian. (3)
Mengumpulkan referensi: menyertakan data dan fakta yang sesuai dengan fenomena kejadian
di bagian gambaran kejadian. (4) Mengembangkan teks: mengembangkan kerangka teks yang
dibuat menjadi teks eksplanasi. (5) Memperbaiki teks: Baca dan periksa kembali teks yang
sudah dibuat, lalu perbaikilah kalimat yang salah dan atau tidak sesuai dalam penulisannya.
Contoh Teks Eksplanasi:
Gempa Bumi
Gempa bumi adalah peristiwa dimana adanya getaran atau goncangan yang sangat besar
yang diakibatkan oleh pergerakan lapisan batu bumi yang berada di dasar atau di bawah
permukaan bumi. Fenomena alam ini sering terjadi di dekat daerah gunung berapi atau daerah
lautan. Terjadinya gempa bumi dikarenakan adanya pergeseran lapisan bawah bumi. Oleh
karena itu, akibat yang ditimbulkan oleh gempa bumi sangat besar. Getaran yang dihasilkan
gempa bumi sanga besar dan kuat, yang dapat meluas ke segala arah yang bisa menghancurkan
bangunan dan juga tempat lainnya.
Terjadinya gempa bumi disebabkan oleh dua bagian, yaitu gempa tektonik dan gempa
vulkanik. Gempa tektonik terjadi karena adanya lapisan kerak bumi yang melunak yang
menyebabkan terjadukan pergerakan. Sedangkan terjadinya gempa vulkanik karena adanya
letusan gunung berapi, yang biasanya jarang terjadi dibandingkan gempa tektonik. Menurut
teori “Tektonik Plate” bumi memiliki beberapa lapisan batuan. Bagian besar lapisan kerak ini
nantinya mengapung dan hanyut. Lapisan-lapisan ini bergerak secara perlahan-lahan sehingga
menghantam satu dengan lainnya dan terpecah-pecah. Hal itu yang menyebabkan gempa bumi.
Gempa bumi bisa terjadi dimanapun dan kapanpun. Wakapun begitu, gempa bumi
cenderung terjadi di daerah-daerah tertentu, salah satu contohnya adalah batas Plat Pasifik.
Tempat tersebut terkenal dengan banyaknya gunung berapi yang disebut ‘Lingkaran Api’.
Sumber:
Budi, E. N. (2017). Penerapan Pembelajaran Virtual Class Pada Materi Teks Eksplanasi Untuk
Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas Xi Ips 2 Sma
1 Kudus Tahun 2017. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 27(2), 62-75.
Suherli., Suryaman, M., Septiaji, A. 2017. Bahasa Indonesia Kelas XI. Kementrian Pendidikan
dan Kebudayaan.
Hatika T. 2018. Modul Tema 7: Menyibak Peristiwa Di Sekitar. Direktorat Pendidikan
Keaksaraan dan Kesetaraan Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan
Masyarakat-Kementrian Pendididkan dan Kebudayaan.
SMA Negeri 3 Salahtiga. 2018. SMA Negeri 3 Salatiga – Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Sekolah: SMA Negeri 3 Salatiga
AHSA. 2018. 10+ Contoh Teks Eksplanasi Peristiwa Alam dan Strukturnya. Tersedia:
https://www.materibindo.com/2018/06/contoh-teks-eksplanasi-peristiwa-alam.htmll.
Diakses 24 Mei 2021.