The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Materi Ajar Limbah kelas X SMK

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sabrina.hasanah, 2021-07-01 08:28:23

Materi Ajar Limbah SMK

Materi Ajar Limbah kelas X SMK

Keywords: Limbah,SMK,Materi Ajar,IPA,Kelas X,Modul

Materi Ajar
LIMBAH

IPA KELAS X SMK

DI SUSUN OLEH :

Nama : SABRINA HASANAH, S. Pd
Kabupaten/Kota : JAKARTA BARAT
Provinsi : DKI JAKARTA

Tahun Ajaran 2020/2021

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karens berkat
limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga materi ajar kelas X SMK berjudul ”Limbah”
dapat terselesaikan.

Materi ajar ini disusun secara sistematis dan semenarik mungkin dilengkapi oleh
peta konsep, materi, rangkuman, forum diskusi dan latihan soal untuk memudahkan
kalian dalam belajar berbasis masalah atau Problem Based Learning.

Selama penyelesaian materi ajar ini, ada hambatan dan kesulitan yang dihadapi.
Terima kasih kepada seluruh pihak terkait, atas bimbingan, dukungan, motivasi,
perhatian, dan bantuan yang diberikan selama penyusunan materi ajar.

Akhir kata, Semoga materi ajar ini dapat memberikan manfaat bagi yang
membacanya. Penyusun menyadari bahwa di dalam materi ajar ini masih ada
kekurangan. Mohon kiranya arahan yang membangun sehingga materi ajar dapat
sempurna dan bermanfaat untuk kemajuan kualitas edukasi

Jakarta, Juli 2020

Penulis

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.......................................................................................................i
DAFTAR ISI ........................................................................................................................ ii
PETA KONSEP ................................................................................................................... iii
PENDAHULUAN ..................................................................................................1

1.1 Deskripsi singkat.................................................................................................1
1.2 Relevansi ................................................................................................1
1.3 Petunjuk Blejar....................................................................................................1
1.4 Capaian Belajar .................................................................................................. 2

1.4.1 Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar ................................................ 2
1.4.2 Indikator yang ingin dicapai .................................................................. 3
MATERI .............................................................................................................................. 5
A. Pengertian dan Karakteristik Limbah................................................................ 6
1. Pengertian Limbah...................................................................................... 6
2. Karakteristik Limbah. ................................................................................. 7
B. Pengelompokkan Limbah................................................................................... 7
1. Pengelompokkan limbah berdasarkan senyawa........................................ 11
2. Pengelompokkan limbah berdasarkan wujud ...........................................12
3. Pengelompokkan limbah berdasarkan sumber .........................................15
4. Pengelompokkan limbah berdasarkan sifatnya......................................... 17

PENUTUP ........................................................................................................................... 16
Mari Berdiskusi ......................................................................................................... 16
Rangkuman ............................................................................................................... 16
Test Formatif ............................................................................................................. 16
Umpan Balik.............................................................................................................. 18
Kunci Jawaban Test Formatif ................................................................................... 18

DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................19
GLOSARIUM ......................................................................................................................20

ii

iii

1 PENDAHULUAN

1.1 Deskripsi singkat
Untuk mempermudah dan memperlancar proses belajar anda, maka modul IPA

berbasis masalah ini dijabarkan dalam satu kegiatan belajar. Dalam kegiatan belajar ini
disajikan materi secara singkat tetapi dengan bahasa yang mudah difahami, yang berarti
modul ini bukanlah sumber belajar satu-satunya. Anda dapat menggunakan modul ini sebagai
sumber yang relevan untuk memahami materi pelajaran. Belajar dengan modul ini bisa
dilakukan secara mandiri ataupun berkelompok.

1.2 Relevansi
Limbah masih merupakan permasalahan besar bagi bangsa kita, kesadaran untuk

mengelola sampah secara mandiri dengan memulai dari rumah tangga masih kurang.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengakui bahwa pada 2020 total
produksi sampah nasional telah mencapai 67,8 juta ton. Artinya, ada sekitar 185.753 ton
sampah setiap harinya dihasilkan oleh 270 juta penduduk. Atau setiap penduduk
memproduksi sekitar 0,68 kilogram sampah per hari (sumber : indonesia.go.id). Jika hal ini
dibiarkan secara terus menerus maka mungkin saja suatu saat indonesia dipenuhi lautan
sampah dan tentu saja ini sangat membahayakan kelangsungan hidup generasi yang akan
datang. Oleh karena itu dengan mempelajari materi limbah diharapkan mulai munculnya
kesadaran dari peserta didik agar memulai dari diri sendiri berupaya untuk mengurangi
jumlah sampah yang biasa mereka hasilkan setiap harinya serta dapat menularkan
pengetahuan ini ke lingkungannya sehingga diharapkan kesadaran akan pentingnya
mengurangi limbah sampah ini semakin meluas dan berimbas pada kenaikan kualitas Bumi
kita. Disamping itu uraian materi di modul ini diharapkan akan memberikan gambaran untuk
pembelajaran materi limbah berikutnya.

1.3 Petunjuk Belajar
Sebelum anda mempelajari modul ini, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan,

yaitu :
1) Sebelum mempelajari materi yang disajikan pada modul ini, Anda diminta untuk

membaca Kompetensi Inti (KI), Kompetensi dasar (KD), dan Indikator terlebih dahulu.

1

2) Apabila dalam mempelajari modul ini Anda mengalami kesulitan, diskusikan dengan
teman-teman yang lain, apabila belum terpecahkan hendaknya Anda menanyakan
kepada guru ataupun mencari jawaban melalui buku-buku penunjang lainnya.

3) Setelah anda merasa faham dengan materi tersebut, kerjakan soal latihan yang terdapat
dalam modul ini.

4) Anda dianjurkan mencari sumber informasi dari sumber lain untuk mengerjakan tugas
di dalam modul.

5) Koreksilah hasil pekerjaan anda dengan kunci yang tersedia di bagian akhir modul.
6) Bila dalam tingkat penguasaan Anda 80% atau lebih, maka anda dapat melakukan

kegiatan berikutnya.
7) Uraian kegiatan di atas dianjurkan agar mendapat penguasaan yang tinggi.

Keberhasilan Anda dalam mempelajari modul ini tergantung pada ketekunan dan
kedisiplinan dalam memahami dan mematuhi langkah belajar yang ada.

1.4 Capaian pembelajaran
Capaian pembelajaran yang diharapkan dari modul ini adalah menguasai materi esensial

Mata Pelajaran IPA SMK yaitu dengan tercapainya kompetensi inti, kompetensi dasar dan
indikator pembelajarannya yang meliputi :

1.4.1 Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

Kompetensi Inti Kompetensi Dasar

1. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan 3.4 Menganalisis limbah

mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, di lingkungan sekitar.

konseptual, operasional dasar, dan metakognitif

sesuai dengan bidang dan lingkup Simulasi dan

Komunikasi Digital, dan Dasar Bidang Bisnis dan

Manajemen pada tingkat teknis, spesifik, detil,

dan kompleks, berkenaan dengan ilmu

pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan

humaniora dalam konteks pengembangan potensi

diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah,

dunia kerja, warga

2

2. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan 4.4 Melakukan

alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim penanganan limbah

dilakukan serta memecahkan masalah sesuai di lingkungan sekitar.

dengan lingkup Simulasi dan Komunikasi Digital,

dan Dasar Bidang Bisnis dan Manajemen.

Menampilkan kinerja di bawah bimbingan

dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai

dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan

keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji

secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri,

kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah

abstrak terkait dengan pengembangan dari yang

dipelajarinya di sekolah, serta mampu

melaksanakan tugas spesifik di bawah

pengawasan langsung. Menunjukkan

keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru,

membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak

alami dalam ranah konkret terkait dengan

pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah,

serta mampu melaksanakan tugas

spesifik di bawah pengawasan langsung..

1.4.2 Indikator yang ingin di capai

Mendefinisikan pengertian dan karakteristik limbah
Mengidentifikasi jenis-jenis limbah
Membedakan jenis – jenis limbah berdasarkan jenis
senyawa, sumber, wujud dan sifatnya

3

Sumber : https://www.beritajakarta.id/read/79280/psbb-pd-pal-jaya-terus-lakukan-pemantauan-air-
limbah#.YH2xougzbDc

Tujuan Pembelajaran : Kata kunci
Limbah
Setelah mempelajari kegiatan 1 ini, organik
siswa diharapkan mampu :. anorganik
1. Mendefinisikan pengertian dan

karakteristik limbah
2. Mengidentifikasi jenis-jenis limbah
3. Mengelompokkan jenis jenis

limbah berdasarkan senyawa
penyusunnya, sumber, wujud dan
sifatnya.

4

2 MATERI

Mari membaca dan memahami

Wacana

Temuan LIPI soal Sampah Medis di Teluk Jakarta, seperti Apa Dampak dan Bagaimana Cara
Mencegahnya?

KOMPAS.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Oseanografi
merilis hasil monitoring sampah medis semasa pandemi Covid-19. Pusat Penelitian Oseanografi
berkolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Terbuka berhasil
mengidentifikasi sampah-sampah yang menuju Teluk Jakarta melalui sungai Marunda dan
Cilincing selama Maret hingga April 2020. Hasil riset tersebut menunjukkan, jumlah sampah
secara umum meningkat sebesar 5 persen, namun mengalami penurunan berat sebesar 23-28
persen. Hal ini menguatkan indikasi perubahan komposisi sampah semasa pandemi, yaitu
meningkatnya sampah berbahan plastik yang relatif lebih ringan.
Sampah plastik sendiri mendominasi muara sungai sebanyak 46-57 persen dari total sampah
yang ditemukan. Sementara itu, riset tersebut juga mencatat kehadiran sampah alat pelindung
diri (APD), seperti masker medis, sarung tangan, pakaian hazmat, pelindung wajah, dan jas hujan,
yang jumlahnya sangat mencolok dibandingkan dengan sebelum pandemi. Sampah APD tersebut
menyumbang 15-16 persen dari sampah di muara sungai Marunda dan Cilincing.

Sumber : https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/06/080500865/temuan-lipi-soal-sampah-medis-di-
teluk-jakarta-seperti-apa-dampak-dan?page=all

5

JELAJAH TOPIK

Apa topik atau masalah utama yang diangkat dalam artikel diatas?
1 Jawab.............................................................................................................

.......................................................................................................................

Kemukakan hipotesis yang anda miliki apabila topik atau masalah yang
2 sudah anda tulis di atas terus menerus terjadi

Jawab...............................................................................................................
.........................................................................................................................

Bacalah materi di bawah ini untuk membuktikan hipotesis yang sudah Anda
kemukakan. Anda juga diperbolehkan menggunakan buku referensi lain
sebagai tambahan informasi

A. Pengertian dan Karakteristik Limbah

1. Pengertian limbah
Pernahkah Anda perhatikan kali kecil depan sekolah kita? Jika musim kemarau tiba

kali di depan sekolah kita sering mengeluarkan aroma yang menyengat serta berwarna lebih
hitam dibandingkan musim penghujan, sedangkan kebalikannya ketika musim penghujan
tiba air kali akan meluap bahkan kadangkala menimbulkan genangan di pelataran sekolah.
Kira-kira apa yang menjadi penyebab ini bisa terjadi?. Setelah dikaji ternyata salah satu
penyebab fenomena kali kecil depan sekolah ini dipengaruhi oleh kebiasaan penduduk sekitar
yang membuang limbah rumah tangga ke kali yang mengakibatkan berbagai macam senyawa
organik dan anorganik bercampur, sehingga mengeluarkan aroma yang menyengat ketika
musim kemarau tiba dikarenakan debit air yang berkurang sehingga melambat dan cenderung
tergenang. Itulah bahayanya jika limbah dibuang ke sungai tanpa pengolahan terlebih dahulu.
Lantas apa yang dimaksud dengan limbah itu sendiri ?.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 /1999 Jo. PP 85/1999, Limbah
didefinisikan sebagai sisa/buangan dari suatu usaha dan atau/ kegiatan manusia. Limbah
akan menimbulkan dampak negatif apabila jumlah atau konsentrasinya di lingkungan
melebihi Baku Mutu lingkungan. Apa yang dimaksud dengan Baku Mutu?

6

UU RI No. 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup mendefinisikan baku
mutu lingkungan sebagai ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi atau komponen
yang ada atau harus ada dan atau/ unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam
suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. Dengan kata lain baku mutu
lingkungan adalah ambang batas/ kadar maksimum suatu zat atau komponen yang
diperbolehkan ada di lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negatif.

Tabel 1.1 baku mutu beberapa jenis limbah anorganik dalam air yang diperuntukkan bagi air minum

Jenis Limbah Satuan Kadar maksimum yang
diperbolehkan
Air raksa mg/ Liter 0.001
Arsenik mg/ Liter 0,01
Boron mg/ Liter 0,3
Kadmium mg/ Liter 0,003
Tembaga mg/ Liter 2
Sianida mg/ Liter 0,07
Fluorida mg/ Liter 1,5
Timah mg/ Liter 0,01
Nikel mg/ Liter 0,02
Nitrat (sebagai NO3-) mg/ Liter 50

2. Karakteristik Limbah

Secara umum, menurut Nusa Idaman Said (2011),

Limbah memiliki karakteristik sebagai berikut :

a. Berukuran mikro, maksudnya ukurannya terdiri atas

partikel-partikel kecil yang dapat kita lihat

b. Penyebarannya berdampak banyak, maksudnya

bukan hanya berdampak pada lingkungan yang

terkena limbah saja, tetapi dapat berdampak pada

sektor-sektor kehidupan lainnya, seperti sektor

ekonomi, maupun kesehatan Sumber : https://id.public-welfare.com/4265901-
c. Dinamis solid-household-waste-is-objects-or-goods-that-
have-lost-consumer-properties-household-trash
Yang dimaksud dinamis disini adalah tentang cara
Gb.1.1 Limbah Padat

pencemarannya yang tidak dalam waktu singkat menyebar dan mengakibatkan
pencermaran. Biasanya limbah dalam menyerbar di perlukan waktu yang cukup lama dan
tidak diketahui dengan hanya melihat saja. Hal ini dikarenakan ukuran limbah yang tidak
dapat dilihat.

7

d. Berdampak jangka panjang (antargenerasi), maksudnya masalah limbah tidak dapat
diselesaikan dalam waktu yang singkat. Sehingga dampaknya akan ada pada generasi
yang akan datang.

B. Pengelompokkan Limbah

1. Pengelompokkan limbah berdasarkan senyawa
Berdasarkan jenis senyawa pembentuknya limbah dikelompokkan menjadi 2 yaitu

a. Limbah organik
Secara kimiawi, limbah organik adalah

segala limbah yang mengandung unsur

karbon (C), sedangkan secara teknis limbah

organik adalah limbah yang mudah diuraikan

oleh mikroorganisme (biodegradable) .
Contoh limbah organik : jasad makhluk
hidup, sisa makanan, kotoran makanan Sumber :
https://www.geologinesia.com/2019/03/contoh-

limbah-organik.html

Gb. 1.2 limbah organik

b. Limbah anorganik

Berdasarkan pengertian secara kimiawi,

limbah anorganik meliputi limbah-limbah yang

tidak mengandung unsur karbon (C), sedangkan

secara teknis limbah anorganik tidak dapat

diuraikan atau sulit teruarai/ membusuk (Non-

Biodegradable). Contoh : kaleng bekas,

Sumber :https://mediasumbawa.com/mapin-beru- besi, pecahan kaca
beli-sampah-anorganik-masyarakat/

Gb. 1.3 limbah anorganik Keyword : berdasarkan
penyusun senyawanya

limbah dikelompokkan

menjadi sampah organik

dan anorganik

Menurut Anda termasuk jenis
limbah apakah benda di
samping? Jelaskan alasannya

8

2. Pengelompokkan limbah berdasarkan wujud
Berdasarkan wujudnya limbah dikelompokkan menjadi 3 yaitu :

a. Limbah cair
Limbah cair adalah semua jenis limbah yang berwujud cairan, baik yang berupa air

beserta bahan-bahan buangan lain yang tercampur ( tersuspensi) maupun terlarut dalam

air. Limbah cair dapat diklasifikasikan menjadi 4 kelompok yaitu :

1) Limbah cair domestik (domestic waste

water), yaitu limbah cair hasil buangan

dari perumahan (rumah tangga),

bangunan perdagangan, perkantoran
dan sarana sejenis. Contoh limbah

domestik adalah air deterjen sisa Sumberhttp://pl.ppns.ac.id/2017/09/26/pencemaran-air-
cucian, air sabun dan air tinja. oleh-limbah-permukiman/

Gb. 1.4 Limbah cair domestik

2) Limbah cair industri (industrial waste

water), yaitu limbah cair hasil

buangan industri. Contoh limbah cair

industri adalah sisa cucian daging,

buah, sayur dari industri pengolahan

makanan dan dari sisa pewarnaan

kain/ bahan dari industri tekstil.

Sumber : http://www.saka.co.id/news-detail/limbah-cair-
industri-tekstil

Gb. 1.5 limbah cair dari industri

3) Rembesan dan luapan ( infiltration and inflow), yaitu limbah cair yang berasal dari
berbagai sumber yang memasuki saluran pembuangan limbah cair melalui rembesan
ke dalam tanah atau melalui luapan dari permukaan. Air limbah dapat merembes ke
dalam saluran pembuangan melalui pipa yang pecah, rusak, atau bocor sedangkan
luapan dapat melalui bagian saluran yang membuka atau yang terhubung ke
permukaan. Contohnya yaitu: air buangan dari talang atap, pendingin ruangan (AC),
bangunan perdagangan dan industri, serta pertanian atau perkebunan

4) Air hujan (storm water), yaitu limbah cair yang berasal dari aliran air hujan di atas
permukaan tanah. Aliran air hujan di permukaan tanah dapat melewati dan

9

membawa partikel-partikel buangan padat atau cair sehingga dapat disebut limbah
cair.

MAri menALAr

Perhatikan gambar 1.4, kondisi ini dekat dengan sekitar kita. Menurut Anda apa yang
bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut? Silahkan tuliskan
pendapatmu!.....................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................

b. Limbah padat
Limbah padat merupakan limbah yang paling banyak terdapat di lingkungan,.

Biasanya limbah padat disebut sampah. Limbah padat diklasifikasikan menjadi 6
kelompok yaitu
1) Sampah organik mudah busuk (garbage), yaitu limbah padat semi basah, garbage ini

berupa bahan-bahan organik yang mudah membusuk atau terurai mikroorganisme.
Dimana kira-kira garbage ini biasa kita temukan? Betul sekali bahan-bahan yang yang
termasuk garbage ini bisa kita temukan di dapur kita, apa coba contohnya? Yups
contoh diantaranya adalah sisa makanan, sisa sayuran, kulit buah-buahan dan masih
banyak lagi, pasti Anda sudah bisa mendaftar bahan-bahannya.

2) Sampah organik dan anorganik tidak membususk (rubbish), yaitu limbah padat anorganik
atau organik cukup kering yang sulit untuk diuraikan oleh mikroorganisme sehingga
sulit membusuk. Contohnya adalah kertas, karet plastik, kaca dan logam.
Silahkan anda cari contoh yang lainnya.

3) Sampah abu (ashes), yaitu limbah padat yang berupa abu, biasanya hasil pembakaran.
Sampah ini mudah terbawa angin karena ringan dan tidak mudah membusuk. Jadi
jika Anda membakar sampah maka Anda sudah menghasilkan limbah abu.

4) Sampah bangkai binatang (dead animal), yaitu semua limbah yang berupa bangkai
binatang seperti tikus, ikan, dan binatang ternak yang sudah mati. Nah di jalanan yang
biasa dilewati ke sekolah sepertinya sering kita temukan jenis limbah ini ya, biasanya
tikus yang tertabrak pengendara kendaraan bermotor di malam hari.

10

5) Sampah sapuan (street sweeping), yaitu limbah padat hasil sapuan jalanan yang berisi
berbagai sampah yang tersebar di jalanan seperti dedaunan, kertas dan plastik.
Limbah ini setiap hari kita temukan di lingkungan sekolah kita karena dihasilkandari
guguran daun daun di sekitar lapangan sekolah dan juga kurangnya kesadaran
beberapa siswa untuk membuang sampahnya pada tempatnya. Ayoo adakah kalian
yang masih membuang sampah sembaranagan?

6) Sampah industri (industrial waste), yaitu semua limbah padat yang berasal dari buangan
industri. Komposisi limbah ini tergantung dari jenis industrinya. Mau contoh? Oke,
contohnya adalah pabrik konveksi rumahan, mereka menghasilkan
limbah berupa perca kain yang apabila dibuang begitu saja akan berbahaya karena bisa
mencemari tanah dikarenakan sifatnya yang sukar terurai.

c. Limbah gas

Limbah gas biasanya dibuang ke udara. Di udara, terkandung unsur-unsur kimia

seperti O2, N2, NO2, CO2, H2 dan lain-lain. Penambahan gas ke udara yang melampaui
kandungan udara alami akan menurunkan kualitas udara.

Tabel 1.2 Jenis limbah yang tersebar di udara

No. Jenis Keterangan
1. Karbon monoksida (CO) Gas tidak berwarna, tidak berbau
2. Karbon dioksida (CO2) Gas tidak berwarna, tidak berbau
3. Nitrogen Oksida (NOx) Gas berwarna dan berbau
4. Sulfur Oksida (SO2) Gas tidak berwarna dan berbau tajam
5. Asam Klorida ( HCl) Berupa uap
6. Amonia (NH3) Gas tidak berwarna, berbau
7. Metan (CH4) Gas berbau
8. Hidrogen Fluorida (HF) Gas tidak berwarna
9. Nitrogen Sulfida (NS) Gas berbau
10. Klorin (Cl) Gas berbau

limbah gas yang dibuang ke udara
biasanya mengandung partikel-partikel
padatan atau cairan yang berbentuk halus
yang disebut dengan Materi Partikulat.

Sumber : https://www.seluncur.id/contoh-limbah-gas/

Gb.1.6 Limbah gas biasanya dibuang ke udara
.

11

3. Pengelompokkan limbah berdasarkan sumber
Limbah berdasarkan sumbernya dapat dikelompokkan menjadi :

a. Limbah domestik
Limbah domestik adalah limbah yang dihasilkan oleh kegiatan pemukiman penduduk
(rumah tangga) dan kegiatan-kegiatan seperti pasar, restoran, gedung perkantoran.
Jenis-jenis limbah domestik sangat beragam mulai dari sisa makanan, kertas, kaleng
minuman, air sabun, deterjen, sisa sayuran yang membusuk dan tinja.

b. Limbah Rumah sakit

Limbah rumah sakit adalah bahan buangan yang

berbentuk padat atau cair yang berasal dari kegiatan

rumah sakit baik medis maupun non medis. Pada

masa pandemi ini limbah medis semakin

meningkat, dan tentu saja jika tanpa pengolahan Sumber

yang baik akan membahayakan lingkungan. Berikut :https://www.kompas.com/sains/read/2020
/04/27/200200323/limbah-infeksius-corona-

ini disajikan tabel contoh limbah yang dihasilkan dianggap-bahaya-ini-prosedur-

mengolahnya-di-rumah?page=all

oleh rumah sakit. Gb.1.7 Limbah medis corona

Tabel 1.3 Beberapa macam limbah rumah sakit

Padat Cair

Medis ➢ Perban ➢ Sel darah
Nonmedis ➢ Kasa ➢ Sisa obat cair
➢ Alat injeksi ➢ Sisa infus
➢ Ampul
➢ Botol bekas injeksi ➢ Kotoran manusia
➢ Kateter ➢ Air bekas cucian
➢ Plester ➢ Air seni
➢ Masker ➢ Sisa minuman

➢ Kertas
➢ Karton
➢ Kaleng
➢ Botol
➢ Sisa makanan
➢ Sisa kemasan
➢ Kayu
➢ Logam
➢ Daun
➢ Ranting

12

c. Limbah pertambangan
Limbah pertambangan adalah limbah yang berasal dari kegiatan pertambangan.
Limbah pertambangan seringkali menimbulkan permasalahan yang serius karena
jumlah limbahnya yang relatif besar, khususnya untuk pertambahangan emas, nikel dan
bahan lainnya yang terdapat dalam tanah atau batuan. Selain limbah padat dan limbah
cair yang besar, limbah pertambangan seringkali juga mengandung bahan kimia yang
sangat berbahaya bagi lingkungan, terutama adanya logam berat dan senyawa toksis.

d. Limbah pertanian
Limbah pertanian adalah limbah yang berasal dari limbah pertanian, limbah ini
biasanya berupa senyawa-senyawa anorganik yang bahan kimia yang digunakan untuk
kegiatan pertanian. Contoh : Limbah pupuk anorganik dan Pestisida

e. Limbah industri
Limbah industri adalah limbah buangan hasil industri, jenis limbah yang dihasilkan
bergantung pada jenis industrinya. Contoh : limbah organik cair atau padat yang
dihasilkan oleh industri pengolahan makanan, sedangkan limbah anorganik seperti
logam berat dihasilkan oleh industri tekstil dan industri yang melakukan proses
pembakaran menghasilkan limbah gas.

f. Limbah pariwisata

Pernahkah Anda berwisata ke pantai?. Pantai

merupakan destinasi wisata yang banyak dipilih

oleh masyarakat Indonesia untuk mengisi

liburan, hanya sayang beberapa perilaku yang

tidak terpuji sering dilakukan oleh pengunjung

yaitu diantaranya adalah kebiasaan membuang

sampah sembarangan, sehingga menyebabkan

Sumber: bebrapa pantai di Indonesia kotor dan dipenuhi
https://www.wowkeren.com/berita/tampil/0023 sampah kemasan minuman dan makanan yang
3873.html dibuang oleh pengunjung begitu saja. selain itu
tumpahan
Gb. 1.8 Tempat wisata yang dipenuhi

sampah

minyak dan oli yang dibuang begitu saja oleh kapal dan perahu motor

13

menyumbangkan tanbahan limbah yang tumpah ke lautan. Selain pantai tempat-
tempat wisata yang lain pun banyak yang menyumbang peningkatan limbah.

Silahkan Anda lihat gambar 1.8, pada gambar tersebut terlihat sampah yang
berserakan di daerah wisata, menurut Anda bagaimana cara yang bisa
dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut? Silahkan tulis disini
sebelum melanjutkan ke pembahasan modul berikutnya.

............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................

4. Pengelompokkan Limbah berdasarkan sifatnya
Jenis limbah berdasarkan sifatnya, dikelompokkan menjadi :

a. Limbah korosif, yaitu limbah yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit
dan dapat membuat logam berkarat. Contoh limbah asam dari baterai
atau aki. Cairan asam sulfat yang terdapat di dalam aki jika terkena Gb. 1.9 Aki
tangan bisa menyebabbkan iritasi dan gatal-gatal.

b. Limbah beracun, yaitu limbah yang mengandung racun berbahaya bagi manusia dan

lingkungan. Limbah ini mengakibatkan kematian kematian jika

masuk ke dalam kulit. Contoh : limbah buangan dari kegiatan

pertanian seperti pestisida dan pupuk. Petani yang melakukan

pembasmian hama dengan pestisida dianjurkan untuk memakai

Gb.1.10 Contoh Pestisida masker untuk mengurangi peluang terhirupnya senyawa kimia
yang biasanya dipakai yang terdapat dalam pestisida.
petani

c. Limbah reaktif, yaitu limbah yang memiliki sifat mudah bereaksi dengan oksigen atau

limbah organik peroksida yang tidak stabil dalam suhu tinggi dan

dapat menyebabkan kebakaran. Contoh : Limbah sianida, sulfida

dan amonia. Racun potas mengandung sianida, penggunaan racun

potas dalam penangkapan ikan secara illegal sangat

Gb.1.11 Potas yang membahayakan ekosistem.
dijual bebas 14

d. Limbah mudah meledak, yaitu limbah yang melalui proses kimia dapat menghasilkan
gas dengan suhu tekanan tinggi serta dapat merusak
lingkungan. Contoh : Limbah botol obat nyamuk yang
mengandung residu propellant. Produk aerosol selalu
menggunakan propellant yang ditekan. Propellant ini adalah

Gb.1.12 Obat nyamuk semrot sebuah zat yang ditambahkan pada produk aerosol yang
yang mengandung prpellant berfungsi mendorong suatu objek. Pada suhu ruangan,

tekanan ini masih dapat ditangani oleh kemasan. Pada temperatur yang tinggi, gas yang
ada di dalam kemasan akan memuai dan bisa menyebabkan ledakan. Jadi jangancoba-
coba membakar botol kemasan obat nyamuk atau botol parfum ya.

e. Limbah mudah terbakar, yaitu limbah yang mengandung bahan yang menghasilkan

gesekan atau percikan api jika berdekatan dengan api. Contoh :

Pelarut seperti benzena, toluena atau aseton. Limbah-limbah ini

berasal dari pabrik cat, pabrik tinta dan kegiatan lain yang

Gb.1.13 Aseton yang menggunakan pelarut tersebut; antara lain pembersihan metal dari
dipakai untuk lemak/minyak, serta laboratorium kimia.
mengencerkan resin

Judul Kegiatan : Mendata jenis limbah berdasarkan wujudnya
Tujuan : Mengidentifikasi jenis-jenis limbah berdasarkan senyawa kimia

Objek Limbah : Lingkungan sekolah, Rumah

Langkah kerja

Kumpulkan sampel limbah yang Anda temukan di sekolah ataupun rumah

Tentukan mana yang termasuk sampah organik dan anorganik

Identifikasi jenis limbah yang Anda temukan ditinjau dari bisa atau tidaknya

diuraikan oleh mikroorganisme

Perkirakan jenis sampah mana sajakah yang dapat di daur ulang dan sampah yang

bisa dimanfaatkan langsung tanpa harus di daur ulang

Hasil pemilahan masukkan ke dalam tabel berikut.

No. Nama sampah Wujud Organik Anorganik Daur Tanpa daur
sampah ulang ulang
1.
2.
dst.

15

Di kantin sekolah kita makanan sering dikemas dalam wadah plastik dan stereoform,
padahal yang kita ketahui kalau kedua jenis kemasan ini jika dibuang akan menyebabkan
pencemaran tanah dan tidak bisa diuraikan oleh mikroorganisme tanah dan masuk kategori
limbah anorganik. Kemukakan oleh Anda kira-kira solusi apa yang bisa ditawarkan untuk
mengurangi konsumsi plastik dan steroform di kantin sekolah kita.

Rangkuman

Limbah adalah sisa/buangan dari suatu usaha dan atau/ kegiatan manusia. Suatu zat
dikategorikan limbah jika jumlahnya melebihi baku mutu lingkungan, yaitu ambang batas
beradanya suatu zat pada lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap
lingkungan. Berdasarkan penyusun senyawanya limbah dikelompokkan menjadi limbah
organik dan anorganik. Berdasarkan wujudnya limbah dikategorikan menjadi limbah padat,
cair, dan gas. Berdasarkan sumbernya limbah nya limbah dikelompokkan menjadi limbah
domestik, limbah industri, limbah pertanian, limbah pertambangan, limbah pariwisata dan
limbah medis dan berdasarkan sifatnya dikelompokkan menjadi limbah korosif, beracun,
reaktif, dan mudah meledak.

Test Formatif

Kerjakan soal-soal berikut ini , lalu cocokkan jawaban Anda dengan kunci untuk mengetahui

tingkat penguasaan Anda terhadap modul ini !
1. Peristiwa pandemi wabah covid 19 menyebabkan penggunaan APD, masker dan hand

sanitizer meningkat, yang tentu saja berimbas pada peningkatan limbah dari jenis ini,

dilihat dari sumber benda benda tersebut, buangan APD, dan masker merupakan

kategori limbah....

A. Medis C. Domestik E. Pertanian

B. Pariwisata D. Industri

2. Dikutip dari berita yang dimuat inewsjatim.id pada tanggal 7/02/2020 telah terjadi

ledakan di samping Kantor Polsek Sambit pada saat kegiatan membakar sampah, dan

mengakibatkan satu orang terluka dan menjalani perawatan intensif di UGD RSUD

Harjono. Hasil investigasi menunjukkan bahwa penyebab ledakan diduga berasal dari

botol obat nyamuk semprot yang terbakar bersama sampah lainnya. Alasan yang

menyebabkan botol obat nyamuk semprot yang dibakar tersebut meledak adalah...

A. Pada botol obat nyamuk semprot terdapat senyawa asam yang mengiritasi.

B. Pada botol obat nyamuk semprot terdapat sianida yang reaktif terhadap api.

16

C. Pada botol obat nyamuk semprot terdapat residu propellant yang jika terkena suhu

tinggi bisa mengakibatkan ledakan.

D. Pada botol obat nyamuk semprot terdapat senyawa amina.

E. Pada botol obat nyamuk mengandung aseton yang mudah terbakar.

3. Potongan sayuran yang biasa dihasilkan dari kegiatan memasak merupakan kategori

organik. Dasar penggolongannya adalah...

A. Berdasarkan sumbernya D. Berdasarkan wujudnya

B. Berdasarkan sifatnya E. Berdasarkan sifat polimernya

C. Berdasarkan senyawa penyusunnya

4. Limbah pertanian yang merangsang suburnya pertumbuhan gulma adalah...

A. Pestisida C. Fungisida E. pupuk

B. Herbisida D. Oksida

5. Limbah yang dihasilkan dari pertambangan emas adalah...

A. Raksa C. Timbal E. Arsen

B. Kromium D. Cadmium

6. Air sisa pewarnaan kain merupakan limbah yang berasal dari...

A. Domestik C. Pertanian E. Pertambangan

B. Industri D. Perkebunan

7. Metana merupakan contoh limbah...

A. Gas C. Cair E. Gas dan berbau

B. Semi padat D. Padat

8. Perhatikan pernyataan dibawah ini:

1) Berukuran mikro 3) Dampak Jangka panjang 5) Berdampak luas

2) Volume limbah 4) Limbah B3

yang merupakan karakteristik limbah adalah……

A. 1,2,3 B. 1,2,4 C. 1,3,5 D. 2,4,6 E. 2,4,5

9. Sampah limbah rumah tangga berupa daun-daun sebaiknya dibuang….

A. Di sungai atau kali dekat rumah. D. Dikumpulkan kemudian di bakar

B. Dikumpulkan di lubang lalu di timbun E. Dibuang ke laut dekat rumah.

C. Dibuang ke selokan/got depan rumah.

10. Berikut ini yang bukan dampak negatif yang ditimbulkan dari sampah yang tidak

dikelola dengan baik adalah…..

A. Gangguan kesehatan C. Menurunnya kualitas lingkungan

B. Menurunnya estetika lingkungan D. Terhambatnya pembangunan Negara

C. Meningkatnya kesuburan tanah

17

UMPAN BALIK

Koreksilah hasil jawaban Anda dengan kunci jawaban yang ada pada bagain akhir modul
ini.
Hitunglah jawaban benar yang Anda peroleh . kemudian pergunakan rumus di bawah ini
untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap seluruh kegiatan pembelajaran ini.


= 100%

Kriteria tingkat penguasaan

91% - 100 % = Amat baik

81% - 90% = Baik

71% - 80% = Cukup

61% - 70% = Kurang

Jika tingkat penguasaan 80%, Anda telah menguasai materi yang ada pada kegiatan di atas

dan siap melanjutkan kegiatan belajar berikutnya. Tetapi jika tingkat penguasaan <80%,

kalian harus memahami kembali materi yang ada pada kegiatan di atas.

KUNCI JAWABAN TEST FORMATIF

1. A
2. C
3. C
4. E
5. A
6. B
7. E
8. C
9. B
10. B

18

DAPTAR PUSTAKA

Prastiwi, Projo, dkk. 2019. “Perubahan Lingkungan”. Modul Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan (Tidak diterbitkan)

Simarmata, Tualar. 2016. “Pemanfaatan Limbah Pertanian”. Universitas Terbuka (Tidak
diterbitkan)

Samhis Setiawan. 2021. Limbah adalah. Diakses tanggal 20 April 2021. (Online
https://www.gurupendidikan.co.id/limbah/)

Wuri Setianingsih. 2020. PSBB, PD PAL Jaya Terus Lakukan Pemantauan Air Limbah. Diakses
Tanggal 20 April 2021. (Online https://www.beritajakarta.id/read/79280/psbb-pd-
pal-jaya- terus-lakukan-pemantauan-air-limbah#.YIAfLOgzbDc)

Jawahir Gustav Rizal. 2021. emuan LIPI soal Sampah Medis di Teluk Jakarta, seperti Apa
Dampak dan Bagaimana Cara Mencegahnya?. Diakses 20 April 2021. (Online
https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/06/080500865/temuan-lipi-soal-
sampah-medis-di-teluk-jakarta-seperti-apa-dampak-dan?page=all).

Flysh Geost. 2019. 4 Contoh Limbah Organik dan Dampaknya Bagi Lingkungan. Diakses 20
April 2021. (Online https://www.geologinesia.com/2019/03/contoh-limbah-
organik.html).

Timwowkeren. 2018. 6 Wisata Alam Indonesia yang Rusak Karena Sampah. Diakses 21 april
2021. (Online https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00233873.html).

Zakky. 2021. 30+ Contoh Limbah Gas di Lingkungan Sekitar Beserta Pengertiannya. Diakses
21 April 2021. (Online https://www.seluncur.id/contoh-limbah-gas/).

Sumber Aneka Karya Abadi. 2018. Limbah Cair Industri Tekstil. Diakses 20 April 2021.
(Online http://www.saka.co.id/news-detail/limbah-cair-industri-tekstil)

Himpunan Mhasiswa Teknik Pengolahan Limbah PPNS. 2017. Pencemaran Air oleh
Pemukiman. Diakses pada tnaggal 20 April 2021. ( Online
http://pl.ppns.ac.id/2017/09/26/pencemaran-air-oleh-limbah-permukiman/).

Media Sumbawa.com. 2020. Mapin Baru Beli Sampah Anorganik Masyarakat. Diakses Pada
Tanggal 20 Aptil 2021. (Online https://mediasumbawa.com/mapin-beru-beli-
sampah-anorganik-masyarakat/)

Mulyana, Dede. 2012. LKS Biologi SMA Kelas X Limbah dan Daur Ulang. Jurusan Pendidikan
Biologi FMIPA UNY. (Tidak Diterbitkan).

19

Baku Mutu Lingkungan GLOSARIUM

Biodegradable : ambang batas beradanya suatu zat pada lingkungan
Limbah agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap
Non-biodegradable lingkungan
Materi Partikulat
Propellant : Bisa diuraikan oleh makhluk hidup (mikroorganisme).
: Sisa /buangan dari suatu usaha dan atau/ kegiatan

manusia
: tidak bisa diuraikan oleh makhluk hidup

(mikroorganisme)
: partikel-partikel padatan atau cairan yang berbentuk

halus yang tersuspensi di dalam udara (gas).
: Bahan pendorong, atau propelan, adalah material yang

digunakan untuk mendorong suatu objek.

20


Click to View FlipBook Version