The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

100 tokoh yang mengubah Indonesia_ biografi singkat seratus tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia di abad 20

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by PERPUSTAKAAN PUSPANEGARA, 2023-08-21 03:24:07

100 tokoh yang mengubah Indonesia_ biografi singkat seratus tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia di abad 20

100 tokoh yang mengubah Indonesia_ biografi singkat seratus tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia di abad 20

Pada tahun 1970, Yap mendirikan kantor pengacara sendiri. Baginya klien yang paling penting adalah mereka yang tertindas. Sikapnya konsisten menentang penindasan dan pelanggaran HAM. Pada masa Orde Lama, ia mengritik penahanan Moh. Natsir, Moh. Roem, Mochtar Lubis, Sutan Sjahrir, Soebadio Sastrosatomo, dan H. Princen. Tapi, pada masa Orde Baru ia malah membela Dr. Soebandrio, meskipun ia sendiri anti-komunis. Akibatnya, Yap sempat seminggu mendekam di rumah tahanan Pesing dengan tuduhan terlibat C 30 S. Apalagi Yap turut mendirikan Badan Permusyawaratan Kewarganegaraan Indonesia (Baperki), organisasi Cina peranakan yang didirikannya bersama Siauw Ciok Tjan pada 1954. Padahal jauh sebelum G 30 S, Yap sudah keluar dari organisasi tersebut karena berselisih paham dengan Siauw. Tahun 1974 ia kembali ditahan ketika dituduh terlibat dalam peristiwa Malari. Meski beberapa kali ditahan, Yap tidak jera untuk melawan kekuasaan yang zalim. "Pemerintah juga harus diberi tahu bahwa mereka telah melakukan kesalahan," ujarnya. Tahun 1980-an, suami Tan Cian Khing Nio itu mengaku kecewa melihat mendulnya hukum di Indonesia. Ia mulai aktif di berbagai LSM dan sempat mendirikan Prison Fellowship, organisasi pelayanan narapidana dan tahanan. Kemudian masuk dalam International NCO Conference on Indonesia (INCI), lembaga yang bertujuan mengembangkan partisipasi rakyat dan LSM dalam pembangunan masyarakat dan negara. 284


Oedikasinya terhadap rakyat dan keadilan telah diakui Pusat Bantuan dan Pengabdi Hukum Indonesia (Pusbadhi). Organisasi ini memberikannya plakat Pengabdi Hukum Teladan. Yap juga menjadi anggota International Commission of Jurist. Yap Thiam Hien roboh ketika menghadiri pertemuan ke-5 INCI pada 23-25 April 1989 di Brussel, Belgia. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada 24 April di Rumah Sakit Santo Agustinus, karena pembuluh darah di perutnya pecah. Bahkan, perdarahan telah terjadi di kala Yap masih berada di dalam pesawat. Negeri ini pun kehilangan pakar hukum yang konsisten menentang kesewenangan penguasa. ***** 285


SUMBER A. BUKU Anhar Gonggong (1992). Abdul Qahhar Mudzakkar: Dari Patriot Hingga Pemberontak. Jakarta: PT Grasindo Edi Haryono, ed. (2000). Rendra dan Teater Modern Indonesia: Kajian Memahami Rendra Melalui Tulisan Kritikus Seni. Yogyakarta: Kepel Press G Dwipayana dan Ramadhan KH (1989). Otobiografi Soeharto: Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya. Jakarta: PT. Cipta Lamtoro Gung Persada Goenawan Mohamad (1989). Catatan Pinggir, Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti John D. Legge (1985). Sukarno: Sebuah Biograft Politik. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan John Maxwell (2001). Soe Hok Gie: Pergulatan Intelektual Muda Melawan Tirani. Jakarta: Pus taka Utama Grafiti Jules Archer (2004). Kisah Para Diktator: Biograft Politik Para Penguasa Fasis, Komunis, Despotis, dan Tiran. Yogyakarta: Penerbit Narasi M. Nursam (2002). Pergumulan Seorang Intelektual: Biografi Soedjatmoko. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Niken M.D. (2005). Maestro-Maestro Indonesia 1, Jakarta: Penerbit Edsa Mahkota O.G.Roeder (1976). Anak Desa: Biografi Presiden 286


http://www.lipi.go.id http://www.pdat.co.id. http://www.sinarharapan.co.id. http://www.tokohindonesia.com. Soeharto. Jakarta: PT Gunung Agung, Jakarta Robert van Niel (1984). Munculnya Elit Modem Indonesia. Jakarta: Pustaka Jaya Sitisoemandari Soeroto (2001). Kartini: Sebuah Biografi. Jakarta: Penerbit Djambatan Soewarsono (2000). Berbareng Bergerak: Sepenggal Riwayat dan Pemikiran Semaoen. Yogyakarta: LKiS Takashi Siraishi (1997). Zaman Bergerak: Radikalisme Rakyat di Jawa, 1912-1926. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti TEMPO (1986). Apa & Siapa Sejumlah Orang Indonesia 1985-1986. Jakarta: Grafiti Pers B. MAJALAH, SURAT KABAR, SITUS INTERNET Forum (edisi khusus), No. 40 Tahun VIII/9 Januari 2000, Tokoh Indonesia Abad XX. Jakarta: Penerbit PT Forum Adil Mandiri Hermawan Sulistyo (LIPI), Investigasi Kematian Munir, (Sumber : Jawa Pos (6 Desember 2004). http://www.kompas.co-id. Buku Tentang Munir Diluncurkan, Jumat; 17 Drember 2004 http://www. kompss.to:-id. Indonesia Kehilangan Aktivis HAM NasR01'!ah. 08 September 2004 http://www. kOmpas.co.:id.MK Sarankan Pemerintah Beri Pel1ghargflal1, untuk Munir, 12 September 2004 http://www. kompas.co-id. Munir Tetap Ingatkan Semua Pihak Berada di Jalur Demokrasi Sartono Kartodirdjo. Winarta Adisubrata, WS Rendra sebagai Aset Budaya Bangsa Abdul Haris 287


Nasution (1918-2000) Jujur Pada Se;'arah dan Nurani, http://www.tokorundonesla.coIn, Biografi Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo, Begawan Ekonomi Indonesia http://www.tokohindonesia.com. LB Moerdani (1932-2004), Militer dan Intelijen Sejati Kompas, Minggu 26 Juni 2005, halaman 1&11, "Sobrat" Bengkel Teater Sisakan Pertanyaan Matra, edisi Juli 2000 Nurul Hidayati, Biografi Munir: Musuh Pelanggar HAM Telah Tiada, http://www.detik.com Tempo, Edisi Kemerdekaan Republik Indonesia, 12 - 19 Agustus 2001, Hatta dan Kepemimpinan yang Hilang, Penerbit PT Tempo Inti Media Tbk. Winarta Adisubrata, WS Rendra Sebagai Aset Budaya Bangsa, http://www.sinarharapan.co.id 288


Click to View FlipBook Version