KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
RISET, DAN TEKNOLOGI
Aplikasi Rencana Kegiatan
dan Anggaran Sekolah
[ ARKAS ]
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan
Pendidikan Menengah
Juni 2022
SEB Mendagri No. 907-6479-SJ dan Mendikbudristek No. 7 TAHUN 2021
Kemendikbudristek bersama Kemendagri sepakat mengeluarkan Surat Edaran Bersama (SEB) untuk
mengintegrasikan sistem pengelolaan anggaran pendidikan dengan sistem pengelolaan keuangan daerah. Hal
tersebut sejalan dengan ketentuan sebagaimana tertuang dalam Permendikbudristek No. 2 Tahun 2022.
Poin yang dijelaskan dalam SEB tersebut antara lain:
● ARKAS menjadi aplikasi tunggal untuk sekolah dalam perencanaan dan pelaporan penggunaan Dana BOS
● MARKAS menjadi aplikasi tunggal untuk Dinas Pendidikan dalam pengelolaan Dana BOS, dan MARKAS
akan terintegrasi dengan SIPD
Integrasi ini akan menjadikan ARKAS aplikasi tunggal untuk pengelolaan anggaran sekolah yang lebih:
Efektif Efisien Akuntabel Transparan
Satu kali input Otomasi mempercepat Sesuai regulasi dan Terbuka dan dapat
proses administrasi terstandar dipertanggungjawabkan
Seluruh pengelolaan anggaran* sekolah akan dilakukan melalui aplikasi ARKAS dimulai dengan dana BOS di
tahun 2022. Hal serupa juga akan diterapkan pada dana BOP mulai tahun 2023.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
*) Pengelolaan Anggaran meliputi: Perencanaan, Penatausahaan dan Pelaporan
Dasar Hukum
Permendikbud 6 Tahun 2021 Permendikbud 2 Tahun 2022
Pasal 25 (Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pasal 35 (Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana
Sekolah Reguler) Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini, Bantuan Operasional
Tidak disebutkan secara spesifik aplikasi yang Sekolah dan Bantuan Operasional
digunakan untuk pengelolaan dana BOS Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan)
“Kepala sekolah menyampaikan perencanaan Dana Disebutkan secara spesifik input RKAS pada sistem
BOS Reguler melalui sistem aplikasi pengelolaan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah
Dana BOS pada Kementerian” (ARKAS)
“Kepala Satuan Pendidikan penerima Dana BOS harus
menyampaikan perencanaan dan laporan realisasi
penggunaan Dana BOS melalui sistem Aplikasi
Rencana Kegiatan dan Anggaran Satuan Pendidikan
(ARKAS) yang disediakan Kementerian.”
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Dasar Membangun MARKAS dan ARKAS
Memenuhi kebutuhan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan penatausahaan,
serta pertanggungjawaban dana BOS
Kementerian Kementerian Pendidikan, Kementerian
Keuangan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Dalam Negeri
PMK No 119/PMK.07/2021 Permendikbud No. 2 Tahun 2022 Permendagri No 24/2020
tentang Pengelolaan Dana Alokasi tentang Dana BOP PAUD, BOS, dan BOP tentang Pengelolaan Dana
Khusus Non Fisik Pendidikan Kesetaraan BOS pada Pemerintah
Mekanisme Penyaluran dan Daerah
Tahapan Penyaluran Sasaran, Syarat dan Kriteria Penerima,
Penggunaan Dana
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Mengapa MARKAS dan ARKAS? | Peta Jalan
Pengembangan ARKAS diprioritaskan agar dapat terhubung ke dalam sistem yang terintegrasi secara nasional.
Merdeka Belajar 16
Useable ARKAS terintegrasi
Satuan Pendidikan mampu dengan BOS Salur
menggunakan
2021 2023
2018 2019 2020 2022
● Rilis versi 4.0
● Surat Edaran Bersama Mendagri / SEB No. 907-6479-SJ; ● Terintegrasi dengan
dan Kepmendikbudristek No. 7 Tahun 2021.
SIPLah
Pengenalan pertama ● Sinergitas – – SIPD
untuk Satuan
Pendidikan
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Mengapa MARKAS dan ARKAS? | Sebagai Aplikasi Tunggal Pengelolaan Dana BOS
• MARKAS/ARKAS adalah aplikasi tunggal untuk
Merdeka Belajar 16 pengelolaan Dana ;
2021 • Oleh karena itu, sistem informasi BOS Salur hanya 2023
dapat digunakan hingga pelaporan penggunaan
dana BOS di tahun 2021 ( untuk tahun anggaran
2022 dan seterusnya, satuan pendidikan wajib
melakukan perencanaan dan pelaporan Dana BOS
melalui ARKAS )
2022
● Rilis versi 4.0
● Surat Edaran Bersama Mendagri / SEB No. 907-6479-SJ; ● Terintegrasi dengan
dan Kepmendikbudristek No. 7 Tahun 2021.
SIPLah
● Sinergitas – – SIPD
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Mengapa MARKAS dan ARKAS? | Sebelum dan Sesudah
Satuan Pendidikan dan Dinas Pendidikan akan lebih mudah mengelola Dana dengan penggunaan
dan yang terintegrasi dengan
Kategori Sebelum Sesudah
Aplikasi Anggaran
Terdapat beberapa aplikasi pengelolaan Satuan Pendidikan cukup input ke satu
Format Data anggaran satuan pendidikan aplikasi pengelolaan anggaran sekolah
Persetujuan Dokumen yang terhubung dengan aplikasi daerah
Konsolidasi Anggaran Format data dan standar acuan masih (SIPD) dan data pokok pendidikan
bervariasi
Format data dan standar acuan sudah
di-standardisasi sesuai dengan regulasi
yang berlaku
Proses persetujuan dokumen memakan Proses persetujuan dokumen dipercepat
waktu karena alur bervariasi dengan standardisasi dan otomasi alur
Proses konsolidasi anggaran sekolah ke Proses konsolidasi anggaran sekolah ke
dalam anggaran dinas dilakukan secara KEMENTERIAdN aPElNaDmIDIaKAnNg, KgEaBrUaDnAYAdAiNn,aRIsSEtTe, DrA-NotTEoKmNOaLOtGisI asi
manual
Mengapa MARKAS dan ARKAS? | Skema integrasi MARKAS / ARKAS
Perencanaan Berbasis Data / PBD
Pelaporan Rapor Contoh: melalui PBD, Satuan Pendidikan
Pendidikan membuat rencana kegiatan dan anggaran
Contoh: Dinas menerima laporan berdasarkan hasil identifikasi dan analisis
atas realisasi kegiatan dan dari indikator-indikator perbaikan yang
anggaran sesuai dokumen RKAS ditunjukkan oleh Rapor Pendidikan
oleh Satuan Pendidikan melalui
MARKAS yang terintegrasi Integrasi Perencanaan
dengan SIPD Kegiatan dan Anggaran
SIPLah
Pelaksanaan / Pengadaan / Contoh: Satuan Pendidikan membuat
Pembelanjaan / Realisasi dokumen RKAS berdasarkan kegiatan
dan hasil PBD, serta sudah disetujui oleh
Contoh: Satuan Pendidikan membelanjakan Dinas dengan ketentuan yang berlaku
kebutuhan (berdasarkan rencana kegiatan),
secara elektronik melalui SIPLah, sesuai
dengan dokumen RKAS
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Mengapa MARKAS dan ARKAS? | Alur Hubungan Perencanaan Berbasis Data,
Platform Rapor Pendidikan, dan SDS/ARKAS
Profil Platform Rapor Opsi untuk menyelaraskan kegiatan dari PBD dengan daftar kegiatan yang ada
dan Rapor Pendidikan pada MARKAS & ARKAS:
Pendidikan 1. MARKAS: melalui menu: Referensi > Referensi Kode
2. ARKAS: melalui bantuan fitur mencari (search) saat memilih kegiatan
pada saat membuat Kertas Kerja
Daftar Kegiatan
pada ARKAS
Perencanaan Perhatian: ARKAS
Berbasis Data 1. Kegiatan harus selaras dengan
kegiatan yang ada pada ARKAS
Lembar Kerja
(Kegiatan) 1) 2. Perencanaan belanja /pengadaan
barang/jasa harus melekat sesuai
kegiatannya Dok. Pelaporan
dari ARKAS
Monitoring & 1) Contoh Lermbar Kerja
Evaluasi (Kegiatan) hasil PBD ada
pada halaman
berikutnya
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Alur Hubungan Perencanaan Berbasis Data, Platform Rapor Pendidikan, dan
SDS/ARKAS
Identifikasi (Masalah) Refleksi (Akar Masalah) Benahi (Kegiatan)
A.1 Kemampuan literasi rendah Kemampuan literasi rendah terutama ● Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan
A.2 Kemampuan numerasi rendah dalam hal kompetensi membaca teks kapasitas guru dan kepala sekolah terkait materi literasi (Benahi
A.3 Indeks karakter rendah informasi (A.1.1) dan teks sastra 1)
(A.1.2) ● Penguatan pembelajaran literasi dengan menggunakan modul
literasi berbasis tema dan sumber lainnya di luar platform
merdeka mengajar (Benahi 2)
● Kegiatan membaca dan mendiskusikan beragam buku dari
berbagai sumber dan genre secara rutin oleh guru dan siswa
(Benahi 3)
● Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar untuk
peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah dengan
berbagi pengetahuan dan diskusi terkait literasi (Benahi 4)
● Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah untuk
mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran literasi dengan
melibatkan pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)
● Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional satuan
pendidikan yang terkait peningkatan literasi sesuai dengan
kebutuhan siswa dan kondisi sekolah (contohnya, dengan
penerapan kurikulum merdeka atau kurikulum darurat) (Benahi
6)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Benahi 1: Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kapasitas guru dan
kepala sekolah terkait materi karakter
# Benahi Deskripsi
1 Guru mempelajari Pelatihan Mandiri dalam Platform Pelatihan mandiri modul projek
Merdeka Mengajar dan membahasnya di komunitas https://guru.kemdikbud.go.id/pelatihan-mandiri/topik/16
belajar di topik Projek Penguatan Profil Pelajar Contoh Perangkat ajar Modul Projek
pancasila dan mencari contoh Perangkat Ajar Modul https://guru.kemdikbud.go.id/perangkat-ajar/toolkits?subject=Modul+proje
Projek tema Kebhinekaan dan Kemandirian di k+-+Bhinneka+Tunggal+Ika&phase=E
Platform Merdeka Mengajar
Anda dapat mencari lebih banyak contoh di Platform Merdeka Mengajar
2 Guru mempelajari Pelatihan Mandiri dalam Platform Pelatihan mandiri Profil Pelajar Pancasila
Merdeka Mengajar dan membahasnya di komunitas https://guru.kemdikbud.go.id/pelatihan-mandiri/topik/18
belajar di topik Profil Pelajar Pancasila, terutama
modul Kebinekaan Global Tentang ke-6 dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila dan
implementasinya dalam pembelajaran khususnya kebinekaan global
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
1) Contoh Lembar Kerja PBD: Menyusun rencana kegiatan dan anggaran
Program Sub-Progra Kegiatan Kode Uraian PIC Waktu Waktu Sumber Status Ket.
m Rekening Kegiatan Mulai Selesai Daya (Monev.)
02. 02.03. 02.03.05. 1. Belanja 1. Kepsek, 3 Juli 14 Juli BOS - -
Pengembangan Pembiayaan Pemantapan Makanan & Konsumsi: Guru 2022 2022 - -
Standar Isi Kegiatan Persiapan Ujian / Minuman 270 Box - -
Pembelajaran Tryout Pelatihan
dan /Diklat, …
Ekstrakurikuler
Guru
Kegiatan beranggaran gambaran hasil dari langkah “Benahi” dari PBD02.03.13.1. Belanja1.1.14 Juli21 JuliBOS
yang selaras dengan Alat Tulis Stofmap 2022 2022 BOS
daftar kegiatan pada Penyelenggaraan: Kantor Kertas: 352
ARKAS Melaksanakan lembar
kegiatan orientasi
siswa ... 2. … 2.1. … Guru 1 Agt 15 Des
2022 2022
Tidak ada
Bukan
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDABYOASAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Apa itu RKAS ?
RKAS: Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah
adalah dokumen yang berisikan rencana biaya dan
pendanaan program atau kegiatan untuk 1 (satu)
tahun anggaran, baik yang bersifat strategis ataupun
rutin, yang diterima dan dikelola langsung oleh
Satuan Pendidikan.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Prinsip Penyusunan RKAS
1 Rapor Pendidikan
Evaluasi Diri Sekolah
RKJM
2 Rencana Kerja Jangka Menengah
(4 tahun)
RKT
3 1 Rencana Kerja Tahunan
(1 tahun)
4 RKAS RKAS
Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah
*Sumber Permendiknas 19 Tahun 2007
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Tujuan dan fungsi MARKAS dan ARKAS
Tujuan dan fungsi dan yaitu:
- Memberi kemudahan administratif, utamanya terkait rekapitulasi keuangan satuan
pendidikan.
- Mengukur pembelanjaan dana BOS di Satuan Pendidikan terkait 8 Standar Nasional
Pendidikan (SNP).
- Memfasilitasi Satuan Pendidikan dalam menyusun perencanaan, penganggaran,
penatausahaan dan pelaporan satuan pendidikan dari manual ke bentuk digital
- Melaporkan pembelanjaan satuan pendidikan ke Pemda melalui SIPD sesuai siklus
keuangan daerah.
- Menjamin tercapainya penggunaan sumber dana secara efisien, efektif, dan
berkesinambungan.
- Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan Satuan Pendidikan.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Apa itu MARKAS dan ARKAS ?
sistem informasi untuk memfasilitasi sistem informasi yang memanfaatkan
Dinas Pendidikan dalam melakukan teknologi informasi dan komunikasi untuk
pengawasan terhadap tata kelola anggaran memfasilitasi Satuan Pendidikan dalam
perencanaan, penatausahaan, serta pelaporan melakukan tata kelola perencanaan,
dana bantuan operasional sekolah. penganggaran, pelaksanaan, dan
penatausahaan, serta pertanggungjawaban
dana bantuan operasional sekolah dalam
bentuk digital.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Siapa pengguna MARKAS dan ARKAS ?
• Dinas Pendidikan Provinsi • Kepala Sekolah (Penanggung Jawab)
• Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota • Bendahara (Operator Aplikasi)
• UPT PAUD-Dikdasmen (persetujuan Akun Dinas) • Komite (Penanggung Jawab)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Karakteristik MARKAS dan ARKAS
Jenis aplikasi aplikasi berbasis web aplikasi berbasis desktop
Konektivitas daring / online semi daring / semi-online
Sifat aplikasi
Data longitudinal
kesinambungan data antara kegiatan dan anggaran sejak perencanaan saat ini dan
sebagai acuan selanjutnya, serta korelasinya dengan perencanaan berbasis data
relasional
keterhubungan dengan platform Dapodik, SIPLah, Rapor Pendidikan, dan SIPD
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Hubungan MARKAS dan ARKAS | Alur Kegiatan (Proses Bisnis M/ARKAS)
Inisiasi Penganggaran Penatausahaan Pelaporan
Satuan 1. Instal 4. Login 5. Membuat 9. Membuat 10. Perlu melakukan 14. Menutup
Pendidikan ARKAS ARKAS Kertas Kerja BKU Bulanan Pergeseran / Perubahan SPJ bulanan
[ Kepala Sekolah 2. Registrasi 6. Mengajukan Anggaran? 15. Mencetak
/ Bendahara Pengesahan 10 T 13. Membuat Laporan
/ Operator ] Kertas Kerja BKU Bulanan
Selesai
Y
(meminta Kode 8. Penerimaan 11. Membuat Kertas
Aktivasi ARKAS Transfer & Kerja Pergeseran /
ke Dinas)
Aktivasi BKU Perubahan
Mulai
Daerah
/ Dinas 3. Memberikan 7. Mengesahkan 12. Mengesahkan
Pendidikan Kode Aktivasi Kertas Kerja Kertas Kerja Pergeseran
ARKAS / Perubahan
[ Manajer BOS
/ Opr. BOS ]
Dengan menggunakan ARKAS sebagai platform sistem informasi keuangan Satuan Pendidikan,
memudahkan Satuan PendidikanKdEaMlEaNmTERmIANenPEyNaDmIDIpKAaNik, KaEnBUpDeAYlaAApNo,rRaISnET,BDOANSTsEeKNcOaLrOaGdI igital
Hubungan MARKAS dan ARKAS | Alur dokumen
Inisiasi Penganggaran Penatausahaan Pelaporan
Satuan Kode Aktivasi Kertas Kerja Buku Kas Buku Kas SPTJM
Pendidikan ARKAS (Dokumen RKAS) Tahunan Umum
Kertas Kerja: Bulanan Rekapitulasi
[ Kepala Sekolah Pergeseran Realisasi
/ Bendahara Kas Pembantu
/ Operator ] Kertas Kerja: Penggunaan
Perubahan Pembantu Pajak
Daerah
/ Dinas Lembar RKAS Pembantu Bank
Pendidikan Rincian RKAS
[ Manajer BOS Laporan Realisasi Laporan Aset
Dana BOS per
/ Opr. BOS ] jenis belanja
Laporan Realisasi LK 1
per komponen LK 2
per SNP
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Panduan Teknis ARKAS | Proses Bisnis ARKAS
Penganggaran MARKAS Penatausahaan
Aktivasi Mengajukan diterima Aktivasi BKU Tutup BKU
Kertas Kerja Pengesahan
(Buat dan Ubah) ditolak
Pergeseran Perubahan
Catatan:
- Pergeseran hanya dapat dilakukan untuk sumber dana BOS
Reguler, SiLPA BOS Reguler, BOSDA dan sumber dana lainnya
dalam satu akun belanja
- Perubahan dapat dilakukan untuk sumber dana BOS Reguler
setelah menutup BKU bulan Agustus dan dapat dilakukan
lintas akuKnEbMeElNaTnEjRaIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Panduan Teknis ARKAS | Peta Jalan
Modul Menu Modul Menu
1. Utama 4. Utilitas
2. Penganggaran 1.1 Masuk/Keluar 3.6 SPTJM
1.2 Dashboard 3.7 Penggunaan
3. Penatausahaan 1.3 Sinkron 3.8 Barang Modal
1.4 Sinkron Referensi Manual
1.5 Tutup Aplikasi 4.1 Ubah Password
4.2 Masukan Kode Aktivasi
2.1 Penanggung Jawab 4.3 Registrasi Awal
2.2 Aktivasi Kertas Kerja 4.4 Cek Pembaharuan Aplikasi
2.3 Kertas Kerja (RKAS)
2.4 Pengesahan 5. Bantuan 5.1 Contents
2.5 Cek Status 5.2 About
2.6 Rincian Kertas Kerja
2.7 Lembar Kertas Kerja
2.8 Rincian RKAS
2.9 Lembar RKAS
3.1 Aktivasi BKU
3.2 BKU (Realisasi)
3.3 BKU SiLPA
3.4 BKU & Pembantu
3.5 Rincian Objek
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Panduan Teknis ARKAS | Rancangan Linimasa Pengisian RKAS melalui ARKAS
phase - T-1 T
bulan - Agustus September Oktober
minggu ke - … W4 W1 W2 W3 W4 W1 W2 W3 …
Cut Off Dapodik Juknis BOS & Batas Akhir
Kepmendikbud Penyetujuan RKAS
oleh Dinas Pendidikan
satuan biaya
BOS terbit (W2 / W3 Okt)
Pagu Sekolah Sekolah menyusun dan mengumpulkan
tersedia di sistem RKAS
MARKAS/ARKAS
(W2 Sep - W3 Okt)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Panduan Teknis ARKAS |15 Larangan Penggunaan Dana BOS Reguler
1. Melakukan transfer Dana BOS Reguler ke rekening 9. Memelihara prasarana sekolah dengan kategori kerusakan
pribadi atau lainnya untuk kepentingan selain sedang dan berat;
penggunaan Dana BOS Reguler
10. Membangun gedung atau ruangan baru;
2. Membungakan untuk kepentingan pribadi; 11. Membeli instrumen investasi;
3. Meminjamkan kepada pihak lain; 12. Membiayai kegiatan untuk mengikuti pelatihan, sosialisasi,
4. Membeli perangkat lunak untuk pelaporan keuangan
dan pendampingan terkait program Dana BOS Reguler atau
Dana BOS Reguler atau perangkat lunak lainnya yang program perpajakan BOS Reguler yang diselenggarakan
sejenis; lembaga di luar Dinas dan/atau Kementerian;
5. Menyewa aplikasi pendataan atau aplikasi PPDB dalam 13. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai secara penuh dari
jaringan; sumber dana Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau
6. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sumber lain yang sah;
sekolah; 14. Melakukan penyelewengan penggunaan Dana BOS Reguler
7. Membiayai kegiatan dengan mekanisme iuran; untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu;
8. Membeli pakaian, seragam, atau sepatu bagi guru atau 15. Menjadi distributor atau pengecer pembelian buku kepada
Peserta Didik untuk kepentingan pribadi yang bukan Peserta Didik di sekolah yang bersangkutan
inventaris sekolah;
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Terima kasih
Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi