PETUNJUK
TEKNIS
PRA ANALITIK
PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Kata Pengantar
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-
Nya sehingga pembuatan Buku Petunjuk Teknis Pra Analitik
Pemeriksaan Laboratorium untuk Ruang Rawat Inap, dalam rangka
pemenuhan syarat kelulusan Latihan Dasar CPNS Gol. II
Kementerian Pertahanan dapat diselesaikan. Buku ini diharapkan
dapat membantu perawat dan bidan di ruang rawat inap dalam
menerapkan tahap pra analitik pemeriksaan laboratorium untuk
pasien rawat inap di Rumah Sakit dr. Suyoto Pusat Rehabilitasi
Kementerian Pertahanan.
Buku petunjuk teknis ini akan direvisi secara berkala sesuai dengan
perkembangan pemeriksaan di laboratorium Rumah Sakit dr. Suyoto
Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan. Oleh karena itu, saran
dan masukan dari berbagai pihak akan bermanfaat guna
penyempurnaan di masa yang akan datang.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang
telah berpartisipasi dalam penyusunan buku ini. Semoga buku ini
dapat memberikan manfat bagi pembaca.
Jakarta, 16 November 2021
Penulis,
Mutiara Vernanda, A.Md.AK
1
Lembar Pengesahan
Buku Petunjuk Teknis Pra Analitik Pemeriksaan Laboratorium
Untuk Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit dr. Suyoto
Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan
Disusun Oleh:
Mutiara Vernanda, A.Md.AK
NIP. 199504052020122008
Telah disetujui oleh Atasan
Pada, 16 November 2021
Mengetahui,
Kepala Instalasi Patologi Klinik
Laboratorium RS dr. Suyoto
Pusrehab Kemhan
dr. Arditya Endiarsari, Sp.PK
NIP. 198309282009122001
2
Daftar Isi
KATA PENGANTAR …………………………………………………….. 1
LEMBAR PENGESAHAN………………………………………………. 2
DAFTAR ISI ..………………………………………………………………. 3
TAHAP PRA ANALITIK ………………………………………………… 4
a. Permintaan Pemeriksaan………………………………… 5
b. Persiapan Pasien …………………………………………….. 9
c. Pengambilan Sampel ………………………………………. 10
d. Penanganan Sampel ……………………………………….. 13
e. Tabel Wadah Sampel Laboratorium ………………… 19
PENUTUP …………………………………………………………………… 22
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………. 23
3
TAHAP
PRA ANALITIK
PERSIAPAN 2 PERMINTAAN 1
PASIEN PEMERIKSAAN
PENGAMBILAN 3
SAMPEL
PENANGANAN
4 SAMPEL
Setiap pasien yang melakukan pemeriksaan laboratorium akan melewati 3 tahap
yaitu pra analitik, analitik, dan pasca analitik. Tahap pra analitik pasien rawat inap
merupakan tanggung jawab dari petugas kesehatan yang berdinas di masing-
masing ruang rawat inap. Apabila tahap pra analitik diterapkan secara konsisten
diharapkan dapat menghasilkan kualitas sampel yang layak dari ruang rawat inap
sehingga dapet meminimalisir pengambilan ulang sampel yang mengakibatkan
rasa trauma yang dirasakan pasien dan tertundanya hasil laboratorium rawat inap.
4
PERMINTAAN PEMERIKSAAN
FORMULIR PERMINTAAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM
isi identitas pasien secara lengkap
ceklis pemeriksaan yang dibutuhkan. bila
jenis pemeriksaan tidak ada di daftar, mohon
tuliskan secara jelas pemeriksaan yang
dimaksud pada kotak yang tersedia
tanggal permintaan lab
nama dokter pengirim
5
FORMULIR PERMINTAAN TRANSFUSI DARAH
6
FORMULIR TB 05 KHUSUS PEMERIKSAAN BTA/TCM
IDENTITAS PASIEN ISI LENGKAP
tanggal permintaan lab
nama dokter pengirim
cantumkan 1 lembar fotokopi KTP pasien beserta biaya administrasi
(biaya kurir hanya untuk pemeriksaan TCM, informasi lebih lanjut harap
hubungi laboratorium.
7
FORMULIR PEMERIKSAAN HIV
Hanya sekedar info saja, untuk alurnya akan
diumumkan ketika nanti diberlakukan.
8
PERSIAPAN
PASIEN
Persiapan yang dilakukan pasien tergantung dari jenis
pemeriksaan yang akan dilakukan. Persiapan pasien berupa :
a. Puasa
• Selama 10-12 jam untuk pemeriksaan gula darah puasa,
cholesterol, trigliseride, HDL/LDL cholesterol
• Selama 12 jam untuk pemeriksaan agregasi trombosit
• Selama berpuasa hanya boleh minum air putih
b. Konsumsi Obat
Mohon informasikan kepada laboratorium jika pasien sedang
menjalani terapi obat-obatan yang mempengaruhi hasil
pemeriksaan, misalnya terapi heparin/pengencer darah yang
berpengaruh terhadap hasil pemeriksaan hemostasis yaitu
PT, INR, APTT, Fibrinogen, D-dimer, Anti Trombin 3, dan
Agregasi Trombosit.
9
PENGAMBILAN
SAMPEL
SAMPEL DARAH
Hal penting sebelum mengantar sampel ke laboratorium
• Diberi label identitas pasien (Nama, RM, Kamar Ranap)
• Volume sampel sesuai ketentuan
• Wadah penampung sesuai dengan jenis pemeriksaan
Hal yang perlu diperhatikan saat pengambilan darah
• Masukan darah ke dalam tabung dengan cara
mengalirkannya melalui dinding tabung secara
perlahan agar tidak lisis.
• Pengambilan darah kapiler pada jari tangan pilihlah
jari tengah dan jari manis serta penusukan dilakukan
tegak lurus terhadap alur sidik jari.
10
SAMPEL DAHAK
Edukasi cara mengeluarkan dahak
• Berkumur menggunakan air bersih
• Tarik nafas kuat dan dalam sebanyak 3x
• Sentakan untuk mengeluarkan dahak dari paru-paru
• Buka tutup pot dan tampung dahak
• Tutup kembali pot dahak dengan rapat
Dahak yang baik adalah dahak yang purulen, kental,
kekuningan, dan tidak banyak mengandung air liur.
SAMPEL URINE DAN FESES
Edukasi cara menampung urine
Buang sedikit urine yang pertama kali keluar –
tahan – buka tutup pot/wadah urine – tampung
urine yang berikutnya keluar sebanyak ± 15-20 ml –
tutup segera pot/wadah urine – buang urine akhir
yang tersisa.
11
Pasien dengan kateter urine yang ditampung adalah
urine segar yang berada pada selang kateter bukan
dari tempat penampung urine kateter. Gunakan spuit
untuk mengambil 10-15 ml urine kemudian masukan
ke dalam pot urine.
Edukasi cara menampung feses
Ambil sedikit feses ± 1 sendok kecil yang menyatu pada
tutup ulir botol feses. Setelah sampel dimasukan ke
dalam botol, tutup kembali botol dengan rapat.
SAMPEL PUS / NANAH
Bersihkan bagian luar / sekitar luka dengan antisepsis
(jangan sampai masuk ke dalam luka). Kemudian cuci luka
menggunakan Nacl steril. Oleskan kapas lidi steril pada
media amies ke bagian luka yang mewakili kondisi luka
tersebut seperti pus/nanah.
12
PENANGANAN
SAMPEL
TABUNG VACUTAINER POT STERIL DAN NON STERIL
BOTOL PENAMPUNG FESES MEDIA BACTEC
ANALISA GAS DARAH
MEDIA AMIES
13
TUTUP KUNING / MERAH
Jangan lupa cantumkan identitas
pasien : Nama, RM, Kamar Ranap
Volume darah sesuai batas
garis pada tabung atau ± 3 cc
Tabung yang berisi clot activator yang berfungsi mempercepat
proses pembekuan darah. Oleh karena itu, ketika tabung sudah
terisi sampel darah tidak perlu dihomogenkan agar darah beku
tidak lisis. Segera antar sampel ke laboratorium < 1 jam setelah
pengambilan darah.
Tabung ini digunakan untuk pemeriksaan :
• Profil Lemak • Kardiovaskuler
Cholesterol Total, HDL Cholesterol, CKMB, Troponin I, Pro BNP,
LDL Cholesterol, Trigliserida, dan Triple Mioglobin
Profil Lipid Lengkap
• Fungsi Ginjal • Diabetes
Ureum, Creatinin, Asam Urat, Gula Darah (Puasa,
Creatinin Clearence Sewaktu, 2 Jam PP), TTGO
(Tes Toleransi Glukosa Oral)
• Fungsi Hati
SGOT, SGPT, Gamma GT, Alkali • Pankreas
Amylase, Lypase
Fosfatase, Albumin, Protein Total,
Bilirubin Direk/Indirek/Total
• Elektrolit
Paket Elektrolit (Na,K,Cl), Magneisum, Calsium Total, Calsium Ion
• Infeksi Lain : Widal, Tubex, NS1, Dengue IgM/IgG, HIV, TPHA,
VDRL, Serum Iron, UIBC, ASTO, Rheumatoid Faktor (RF),
Procalsitonin (PCT), Cholinesterase (CHE), Ferritin, Vitamin D, IL6
• Pertanda Tumor : AFP, CEA, Ca 12-5, Ca 15-3, Ca 19-9, PSA Total
• Thyroid : T3 Total, T4 Total, FT3, FT4, TSH
14
• TORCH : IgM anti Toxoplasma, IgG anti Toxoplasma, Aviditas
Toxoplasma, IgM anti Rubella, IgG anti Rubella, IgM anti
CMV, IgG anti CMV, IgM anti HSV I, IgG anti HSV I, IgM anti
HSV II, IgG anti HSV II
• Hepatitis : HBsAg Rapid, anti Hbs rapid, anti Hbc Total, IgM
anti Hbc, HbeAg, anti HAV Total, IgM anti HAV, anti HCV
Total, IgM anti HAV
• Hormon Reproduksi : Beta HCG, Estradiol, FSH, Progesteron,
Prolaktin, Testosteron
TUTUP UNGU
Jangan lupa cantumkan identitas
pasien : Nama, RM, Kamar Ranap
Volume darah sesuai batas
garis pada tabung atau ± 3 cc
Berisi antikoagulan EDTA yang befungsi mencegah pembekuan
darah. Oleh karena itu, ketika tabung sudah terisi darah lekas
homogenkan dengan perlahan. Hindari melakukan homogen
terlalu keras atau cepat apalagi sampai menimbulkan busa yang
dapat menyebabkan lisis sehingga sampel tidak dapat diperiksa.
Terdapat 2 versi tabung EDTA Tabung Makro EDTA memiliki
garis sebagai tanda batas pengisian volume darah ± 3 cc dan
Tabung Mikro EDTA memiliki garis sebagai tanda batas pengisian
volume darah ± 1 cc. Keduanya memiliki pelakuan yang sama
namun tabung Mikro EDTA digunakan untuk pasien
anak/bayi/dewasa dengan kemungkinan sampel darah yang
didapat sedikit disebabkan vena yang kecil atau tipis. Segera
antar sampel ke laboratorium < 1 jam setelah pengambilan darah.
15
Tabung ini digunakan untuk pemeriksaan Hematologi
Darah lengkap, H2TL, Laju Endap Darah (LED) , Golongan Darah
+ Rhesus, Malaria, Morfologi Darah Tepi (MDT), IT Ratio, CD4,
Tes Crossmatch (permintaan transfusi), Retikulosit, Eosinofil.
TUTUP BIRU
Jangan lupa cantumkan identitas
pasien : Nama, RM, Kamar Ranap
Volume darah sesuai batas
garis pada tabung atau ± 3 cc
Berisi antikoagulan Sodium/Natrium Citrat dengan perbandingan
9 (bagian darah) dan 1 (bagian antikoagulan) yang berfungsi
mencegah pembekuan darah. Oleh karena itu, volume darah yang
masuk harus sesuai agar faktor pembekuan darah terukur secara
tepat. Ketika tabung sudah terisi darah lekas homogenkan dengan
perlahan. Hindari melakukan homogen terlalu keras atau cepat
apalagi sampai menimbulkan busa karena dapat menyebabkan
lisis sehingga sampel tidak dapat diperiksa. Segera antar sampel
darah ke laboratorium < 1 jam setelah pengambilan darah.
Tabung ini digunakan untuk pemeriksaan Faal Hemostasis :
PT, INR, APTT, Fibrinogen, D-Dimer, Anti Trombin 3, Agregasi Trombosit.
16
TUTUP HIJAU
Jangan lupa cantumkan identitas
pasien : Nama, RM, Kamar Ranap
Volume darah sesuai batas garis
pada tabung atau ± 3 cc
Berisi antikoagulan Heparin yang befungsi mencegah
pembekuan darah. Oleh karena itu, ketika tabung sudah terisi
darah lekas homogenkan dengan perlahan. Hindari melakukan
homogen terlalu keras atau cepat apalagi sampai menimbulkan
busa yang dapat menyebabkan lisis sehingga sampel tidak dapat
diperiksa. Segera antar sampel ke laboratorium < 1 jam setelah
pengambilan darah.
Tabung ini digunakan untuk pemeriksaan Laktat Darah (LDH).
ANALISA GAS DARAH
Jangan lupa cantumkan identitas
pasien : Nama, RM, Kamar Ranap
Analisa Gas Darah (AGD) juga menggunakan antikoagulan
heparin, bedanya heparin dimasukan secara manual ke dalam
spuit (0,2 ml untuk 3 cc darah). Pastikan ujung spuit telah
ditutup menggunakan karet penutup setelah pengambilan
darah dilakukan dan lekas homogenkan dengan perlahan untuk
menghindari bekuan. Segera antar ke laboratorium < 30 menit
setelah pengambilan sampel.
17
POT STERIL DAN NON STERIL
STERIL NON
STERIL
Kultur (Urine, Feses, Dahak) dan TCM
Urine Lengkap, Narkoba, Tes Kehamilan, dan BTA
BOTOL PENAMPUNG FESES
MEDIA AMIES
FESES LENGKAP/ RUTIN
Jangan lupa cantumkan identitas pasien
Nama, RM, Kamar Ranap dan segera
antar ke lab < 1 jam setelah ditampung.
MEDIA BACTEC KULTUR PUS
KULTUR DARAH
18
TABEL WADAH SAMPEL LABORATORIUM
NO JENIS WADAH PEMERIKSAAN KETERANGAN
1 Vacutainer Tutup • Profil Lemak Antar sampel < 1 jam
Kuning atau Merah • Faal Hati setelah pengambilan
• Faal Ginjal
Homogenkan • Diabetes Creatinin Clearence :
Identitas Pasien • Pankreas darah + urine 24 jam
Volume = 3 cc atau • Kardiovaskuler yang telah ditambah
sesuai garis batas • Elektrolit, Torch pengawet toluen.
pada tabung • Infeksi Lain harap hub lab dahulu
• Pertanda Tumor jika akan melakukan
• Tyroid, Hepatitis pemeriksaan ini
• Hormon Reproduksi karena toluen tidak
selalu tersedia
Profil Lemak (Puasa 10-12 jam) : Profil Lipid Lengkap, Kolesterol Total, Trigliserida,
HDL Kolesterol, LDL Kolesterol
Faal Hati : SGOT, SGPT, Gamma GT, Bilirubin Total/Direk, Alkali Fosfatase, Protein
Total, Albumin
Faal Ginjal : Ureum, Creatinin, Asam Urat, Creatinin Clearence
Diabetes : GDP (Puasa 10 jam), GDS, G2PP, TTGO (Tes Toleransi Glukosa Oral)
Pankreas : Amylase, Lypase
Kardiovaskuler : Trop I, CKMB, Pro BNP, Triple Mioglobin
Elektrolit : Paket Elektrolit (Na, K, Cl), Magnesium, Ca Ion, Ca Total
TORCH : IgM/IgG Anti Toxoplasma, Aviditas Toxoplasma, IgM/IgG Anti Rubella,
IgM/IgG Anti CMV, IgM/IgG Anti HSV I, IgM/IgG Anti HSV II
Infeksi Lain : Widal, Tubex, NS1, Dengue IgM/IgG, HIV, TPHA, VDRL, Serum Iron,
UIBC, ASTO, Rheumatoid Faktor (RF), Procalsitonin (PCT), Cholinesterase (CHE),
Ferritin, Vitamin D, IL6
Pertanda Tumor : AFP, CEA, Ca 12-5, Ca 15-3, Ca 19-9, PSA Total
Thyroid : T3 Total, T4 Total, FT3, FT4, TSH
Hepatitis : HBsAg Rapid, Anti Hbs Rapid, Anti Hbc Total, IgM Anti Hbc, HbeAg, Anti
HAV Total, IgM Anti HAV, Anti HCV Total
Hormon Reproduksi : Beta HCG, Estradiol, FSH, Progesteron, Prolaktin, Testosteron 19
TABEL WADAH SAMPEL LABORATORIUM
NO JENIS WADAH PEMERIKSAAN KETERANGAN
2 Botol Feses
• Feses Lengkap Antar sampel < 1 jam
• Feses Rutin setelah pengambilan
Identitas Pasien
3 Vacutainer Tutup Biru • PT Antar sampel < 1 jam
• APTT setelah pengambilan
Homogenkan • INR
Identitas Pasien • D-dimer Agregasi Trombosit :
Volume = 3 cc atau • Fibrinogen puasa 12 jam
sesuai garis batas • Anti Trombin 3
pada tabung • Agregasi Trombosit
4 Vacutainer Tutup Ungu • Darah Lengkap Antar sampel < 1 jam
setelah pengambilan
• Darah Rutin H2TL
Crossmatch test
• Goldar + Rhesus = Transfusi darah
• LED
Homogenkan • MDT
• IT Ratio
Identitas Pasien • Retikulosit
Volume = 3 cc atau • Hitung Jenis
sesuai garis batas Eosinofil
pada tabung
• CRP Kuantitatif
• Malaria
• CD4
• Crossmatch Test
20
TABEL WADAH SAMPEL LABORATORIUM
NO JENIS WADAH PEMERIKSAAN KETERANGAN
5 Vacutainer Tutup Hijau LDH (Laktat Darah) Antar sampel < 1 jam
setelah pengambilan
Homogenkan Pemeriksaan ini
dirujuk, info lebih
Identitas Pasien lanjut hubungi lab
Volume = 3 cc atau
sesuai garis batas
pada tabung
6 Pot Steril Tutup Kuning • Kultur Urine Antar sampel < 1 jam
• Kultur Sputum setelah pengambilan
Identitas Pasien • Kultur Feses
• Kultur LCS Pemeriksaan ini
• TCM dirujuk, untuk hasil
Kultur = 10-14 hari
TCM = 2-3 hari kerja
Pemeriksaan TCM
harap perhatikan
buku halaman 7 & 11
7 Pot Non Steril Tutup Hijau • Urine Lengkap Antar sampel < 1 jam
• Paket Narkoba setelah pengambilan
• Tes Kehamilan
• BTA Pemeriksaan BTA
harap perhatikan
buku halaman 7 & 11
Identitas Pasien
8 Media Bactec & Amies • Media Bactec Antar sampel < 1 jam
(Kultur Darah) setelah pengambilan
• Media Amies Pemeriksaan ini
(Kultur Pus) dirujuk, untuk hasil
10-14 hari kerja
Identitas Pasien Harap hubungi lab jika
ingin melakukan
pemeriksaan ini,
karena media tidak
selalu tersedia
21
Penutup
Demikian pembuatan Buku Petunjuk Teknis Pra Analitik
Pemeriksaan Laboratorium untuk Ruang Rawat Inap yang
merupakan produk aktualisasi dari Pelatihan Dasar CPNS
Kementerian Pertahanan RI Golongan II Gelombang V.
Pembuatan produk aktualisasi ini diharapkan dapat bermanfaat
dalam meningkatkan kualitas mutu sampel laboratorium dari
ruang rawat inap di Rumah Sakit dr. Suyoto Pusat Rehabilitasi
Kementerian Pertahanan. Kegiatan aktualisasi dilaksanakan
sejalan dengan nilai-nilai dasar ASN atau disebut nilai ANEKA
serta berprinsip pada Pelayanan Publik.
22
Daftar Pustaka
Departemen Kesehatan RI, Direktorat Jendral Bina Pelayanan
Medik, Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik.
2008. Pedoman Praktik Laboratorium Kesehatan yang
Benar (Good Laboratory Practice). Jakarta.
BD Live Science. (2018). BD Vacutainer Blood Collection Tubes.
Diakses 1 November 2021, dari http://www.bd.com
BD Live Science. (2018). BD Best Practice Phlebotomy. Diakses
pada 3 November 2021, dari http://www.bd.com.
BD Live Science. (2018). BD Tubes Introduction. Diakses pada 6
November 2021, dari http://www.bd.com.
23