The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku Tradisi Satuan Yonzipur 18/YKR

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ach Setiawan, 2023-10-09 12:12:53

Buku Tradisi Satuan

Buku Tradisi Satuan Yonzipur 18/YKR

BAB I PENDAHULUAN 1. Umum. Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan merupakan salah satu kegiatan yang biasa dilaksanakan oleh satuan Yonzipur 18/YKR, sebagai salah satu wujud untuk membangun kebersamaan atau jiwa korsa. Kegiatan tersebut mempunyai nilai strategis karena memiliki tujuan untuk memberikan rasa kebersamaan dan kebahagiaan atas hari kelahiran setiap anggota di Satuan Yonzipur 18/YKR yang dirayakan setiap akhir bulan. 2. Sejarah dan Latar Belakang Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan. Tradisi ini terbentuk belum lama ini di Satuan Yonzipur 18/YKR. Tradisi ini ditujukan untuk membangun jiwa korsa sesame rekan dan atasan yang ada di Satuan Yonzipur 18/YKR. 3. Maksud dan Tujuan. a. Maksud. Tradisi ini dimaksudkan agar dapat menjadi pedoman dan petunjuk dalam penyelenggaraan Tradisi serah terima jabatan Pasi dan Danki di Yonzipur 18/YKR. b. Tujuan. Tradisi ini bertujuan untuk memberikan rasa tanggung jawab dan pembinaan kari dalam jabatan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 4. Ruang Lingkup dan Tata Urut. a. Ruang Lingkup. Lingkup bahasan tradisi ini meliputi tata cara penyelenggaraan kegiatan identifikasi, preservasi, sosialisasi, dan evaluasi tradisi yang dilaksanakan oleh Yonzipur 18/YKR. b. Tata Urut. 1) Pendahuluan 2) Ketentuan Umum 3) Kegiatan yang Dilaksanakan 4) Hal – hal yang perlu Diperhatikan 5) Pengawasan dan Pengendalian 6) Penutup 5. Dasar. Keputusan Kasad Nomor Kep/359/IV/2016 tanggal 28 April 2016 tentang Petunjuk Teknis tentang Penyelenggaraan Pembinaan Tradisi Angkatan Darat. 6. Pengertian. a. Ulang Tahun. Kelahiran seseorang dan sebagai wujud syukur kepada Tuhan YME. b. Tradisi. Tradisi adalah pendapat – pendapat, doktrin – doktrin, praktek – praktek, ritme – ritme, dan kebiasaan – kebiasaan, lainnya yang sudah berlaku sejak lama di kalangan satuan. c. Identifikasi Tradisi. Identifikasi tradisi adalah usaha untuk menentukan suatu pendapat – pendapat, doktrin – doktrin, praktek – praktek dan kebiasaan lainnya menjadi Tradisi. d. Evaluasi Tradisi. Evaluasi tradisi adalah penilaian untuk menentukan apakah suatu unsur tradisi berjalan dengan tertib, lancar dan khidmat. e. Pembinaan. Pembinaan adalah segala usaha, tindakan dan kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan, penyusun, pengembangan, pengarahan, penggunaan serta pengendalian segala sesuatu secara berdaya guna dan berhasil guna. BAB II KETENTUAN UMUM 1. Umum. Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR dilaksanakan secara efektif dan efisien agar tradisi ini memperoleh hasil yang optimal, maka diperlukan ketentuan umum yang memuat tujuan, sasaran, sifat, peranan, organisasi, tugas dan tanggung. Waktu dan tempat, syarat personel, sarana dan prasarana sebagai pedoman dasar dalam penyelenggaraan tradisi satuan. 2. Tujuan. Memberikan Rasa kebersamaan, rasa syukur dan kebahagiaan atas hari kelahiran setiap anggota Yonzipur 18/YKR yang dirayakan setiap akhir Bulan. 3. Sasaran. a. Terwujudnya kegiatan identifikasi tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR sesuai norma yang berlaku di Satuan.


b. Terwujudnya kegiatan tradisi ini dalam rangka mewariskan dan menanamkan nilai – nilai, norma – norma, serta kebiasaan – kebiasaan yang berlaku di satuan Yonzipur 18/YKR, sehingga tradisi dapat dimengerti, dipahami, dihayati dan dilaksanakan oleh seluruh prajurit Yonzipur 18/YKR. c. Terwujudnya kegiatan evaluasi tradisi di satuan Yonzipur 18/YKR dalam rangka menjaga, memeliharan, melestarikan dan menggembangkan kelangsungan kegiatan tradisi sesuai dengan norma dan ketentuan yang berlaku di satuan Yonzipur 18/YKR. 4. Sifat. a. Sistematis. Penyelenggaraan pembinaan tradisi dilaksanakan secara teratur, berurutan, saling berkaitan dan berjenjang sesuai pentahapannya. b. Normatif. Penyelenggaraan pembinaan tradisi berpedoman kepada kaidah – kaidah dan norma – norma yang berlaku di lingkungan Angkatan Darat maupun di masing – masing satuan dan tidak bertentangan dengan agama, norma hukum dan peraturan perundangan yang berlaku. c. Sederhana. Penyelenggaraan pembinaan tradisi mengutamakan kesederhanaan, namun tidak mengurangi maksud yang terkandung dalam suatu tradisi yang dilaksanakan. d. Edukatif. Penyelenggaraan pembinaan tradisi dilaksanakan senantiasa untuk mendidik dan membimbing bukan didasarkan pada seremonial belaka. e. Fleksibel. Penyelenggaraan pembinaan tradisi disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan yang ada serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. f. Tepat Sasaran. Penyelenggaraan pembinaan tradisi dilaksanakan sesuai dengan obyek dan spefikasi yang telah ditentukan. g. Kontinyu. Penyelenggaraan pembinaan tradisi dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan. h. Tidak mengarah pada Kultus Individu. Penyelenggaraan pembinaan tradisi tidak mengarah kepada hal – hal yang bersifat pemujaan atau mendewa – dewakan sesorang / golongan / benda. 5. Peranan a. Solidaritas. Sarana untuk meningkatkan dan memelihara kekompakan, rasa senasib sepenanggungan, terjalin suatu solidaritas yang tinggi, berpikir dalam satu pola, berbicara dalam satu Bahasa dan bertindak dalam suatu kehendak untuk melaksanakan tugas pokok. b. Kebanggaan. Sarana untuk menumbuhkan rasa bangga sebagai prajurit Angkatan Darat, dan rasa memiliki terhadap satuan tempatnya bertugas, serta merasa bangga dengan tugas yang dipercaya kepadanya. c. Kehormatan. Sebagai sarana dalam mendorong tumbuhnya tekad untuk menjaga kehormatan diri, nama baik dan membela kehormatan satuan. d. Motivasi. Sebagai sarana untuk menghargai dan menghormati setiap bentuk perjuangan generasi pendahulunya, sehingga terdorong untuk meneladaninya dan mendarmabhaktikan dirinya demi keberhasilan tugas – tugas satuannya. e. Militansi. Sebagai sarana untuk membentuk karakter prajurit militant yang selalu siap sedia mengabdikan dirinya secara sungguh – sungguh, rela berkorban dan patang menyerah untuk membeka bangsa dan negara. 6. Organisasi. • Penanggung Jawab : Komandan Batalyon • Ketua Pelaksana : Wakil Komandan Batalyon • Seksi Pengamanan : Pasiintel Batalyon • Seksi Materi Tradisi : Pasiops Batalyon • Seksi Acara Tradisi : Pasipers Batalyon • Seksi Logistik : Pasilog Batalyon • Seksi Musik : Dansi Min Batalyon • Seksi Dokumentasi : Pen Batalyon • Seksi Pengerahan Pasukan : Dansimayon Batalyon • Seksi Komunikasi : Baminkom Batalyon • Seksi Alkap & Umum : Dansilog Batalyon


• Seksi Kesehatan : Dokter Yon / Bakes Batalyon 7. Tugas dan Tanggung Jawab. a. Danyonzipur 18/YKR. 1) Mengeluarkan pokok – pokok kebijaksanaan tentang pedoman Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Mengevaluasi hasil kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 3) Bertanggung jawab atas terlaksananya rangkaian kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. b. WadanyonZipur 18/YKR 1) Menyusun rencana kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Memaparkan rangkaian kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 3) Membantu penanggung jawab menyiapkan rumusan kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 4) Mengkoordinir seluruh rangkaian kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 5) Membantu penanggung jawab dalam memberikan petunjuk penyelenggaran Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR.. 6) Melaksanakan pengawasan terhadap penyelenggaraan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 7) Melaksanakan evaluasi kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 8) Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada penanggung jawab kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. c. Pasi Intel Yonzipur 18/YKR 1) Membantu Ketua Pelaksana dalam mengoordinasikan kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Melaksanakan koordinasi dengan seksi lain berkaitan dengan bidang pengamanan. 3) Bertanggung jawab kepada Ketua Pelaksana atas pelaksanaan tugas. d. Pasi Ops Yonzipur 18/YKR 1) Menyiapkan Personel yang akan terlibat dalam Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Bertanggung jawab kepada ketua pelaksana atas pelaksanaan tugas. e. Pasi Pers Yonzipur 18/YKR 1) Menyiapkan susunan acara. 2) Melaporkan mekanisme pelaksanaan acara kepada ketua pelaksana. 3) Bertanggung jawab kepada Ketua Pelaksanan atas pelaksanaan tugas. f. Pasi Log Yonzipur 18/YKR 1) Menyiapkan rencana kebutuhan logistik kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Melaksanakan pendistribusian logistik. 3) Bertanggung jawab kepada Ketua Pelaksana atas pelaksanaan tugas. g. Dansimin Yonzipur 18/YKR 1) Menyiapkan nama – nama Anggota yang ulang tahun. 2) Menyiapkan kue ulang tahun untuk pelaksanaan Tradisi. 3) Menyiapkan Sound System untuk pelaksanaan tradisi. h. Pen Yonzipur 18/YKR 1) Menyiapkan rencana kegiatan dokumentasi. 2) Melaksanakan pendokumentasian foto dan video. 3) Bertanggung jawab kepada ketua pelaksana atas pelaksanaan tugas. i. Kom Yonzipur 18/YKR 1) Menyiapkan sarana dan prasarana serta gelar komunikasi.


2) Melaksanakan koordinasi dengan instansi PLN untuk memastikan tidak ada pemadaman listrik secara bergilir dan menyiapkan genset cadangan. 3) Melaksanakan koordinasi dengan seksi lain yang membutuhkan sound system dalam mendukung kegiatan tradisi. 4) Menyiapkan sound system dan mendistrubusikan radio ht kepada masing – masing seksi. 5) Menyusun rencana jaring komunikasi. 6) Bertanggung jawab kepada ketua pelaksana atas pelaksanaan tugas. j. Dansi Log Yonzipur 18/YKR 1) Menjaga kebersihan kompleks dalam rangkaian kegiatan. 2) Bertanggung jawab kepada ketua pelaksana atas pelaksanaan tugas. k. Dokter Yonzipur 18/YKR 1) Menunjuk personel Kesehatan yang terlibat dalam kegiatan. 2) Menyiapkan sarana dan prasarana Kesehatan pendukung. 3) Melaksanakan Tindakan Kesehatan. 4) Bertanggung jawab kepada ketua pelaksana atas pelaksanaan tugas. l. Dansimayon Yonzipur 18/YKR 1) Mengerahkan personel yang terlibat. 2) Melatih personel yang terlibat. 3) Mengerahkan dan mengatur personel yang terlibat. 4) Bertanggung jawab kepada ketua pelaksana atas pelaksanaan tugas 8. Waktu dan Tempat Tradisi. a. Waktu. Acara tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di Satuan Yonzipur 18/YKR. b. Tempat. Tempat pelaksanaan tradisi serah terima jabatan Komandan Batalyon Yonzipur 18/YKR antara lain : 1) Lapangan atau Aula Yonzipur 18/YKR. 2) Lingkungan Yonzipur 18/YKR. 9. Syarat Personel. a. Personel yang berkualifikasi Pendidikan fungsi sejarah. b. Personel yang pernah mengikuti penataran/pelatihan tentang pembinaan tradisi. c. Personel yang karena tugas dan tanggung jawab jabatannya melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan tradisi. d. Personel yang mendapat perintah untuk menyelenggarakan pembinaan tradisi. e. Personel yang karena pengalaman dan kemampuannya dapat menyelenggarakan pembinaan tradisi. 10. Sarana dan Prasarana. a. Sarana 1) Kue Ulang Tahun. 2) Sound System dan ht 3) Kamera foto dan video sebagai sarana untuk mendokumentasikan acara tradisi dalam bentuk foto dan audio visual. b. Prasarana 1) Lapangan / Aula Mako Yonzipur 18/YKR 2) Lingkungan Yonzipur 18/YKR BAB III KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN 1. Umum. Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan. Tradisi ini dilaksanakan oleh seluruh Anggota Yonzipur 18/YKR dengan tujuan untuk memberikan rasa kebersamaan dan kebahagiaan atas hari kelahiran setiap anggota di Satuan Yonzipur 18/YKR. Waktu pelaksanaan ditentukan melalui rapat koordinasi. Pelaksanaan Tradisi dilaksanakan dengan pentahapan sebagai berikut : 2. Tahap Perencanaan. a. Menyusun rencana acara Tradisi Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan. b. Menyusun jadwal pelaksanaan dan tempat Tradisi Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan.


c. Merencanakan personel yang dilibatkan dalam Tradisi Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan. d. Menyusun Administrasi selama pelaksanaan Tradisi Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan. e. Menentukan kebutuhan alat perlengkapan Tradisi Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan. 3. Tahap Persiapan. a. Penyiapan alat perlengkapan Tradisi Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan. b. Penyiapan tempat penyelenggaraan Tradisi Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan. c. Melaksanakan briefing teknis pelaksanaan Tradisi Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan. d. Melaksanakan gladi pelaksanaan Tradisi Ulang Tahun Anggota Tiap Bulan. 4. Tahap Pelaksanaan. a. Semua anggota yang berulang tahun di Bulan tersebut tampil ke depan. b. Sambutan oleh tertua personel ulang tahun. c. Pemotongan tumpeng diwakilkan oleh tertua personel ulang tahun. d. Pemberian ucapan selamat oleh Komandan Batalyon kepada seluruh anggota yang berulang tahun. 5. Tahap Pengakhiran. a. Pengecakan sarana dan prasarana yang telah digunakan. b. Melaksanakan evaluasi dan kaji ulang terhadap pelaksanaan kegiatan BAB IV HAL – HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN 1. Umum. Penyelenggaraan pembinaan tradisi Angkatan Darat dapat berjalan dengan baik dan mencapai sasaran yang diharapkan perlu memperhatikan tindakan pengamanan dan tindakan administrasi. Tindakan pengamanan dan tindakan administrasi harus dilaksanakan melalui beberapa tahapan kegiatan, mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan pengakhiran. Setiap tahapan kegiatan harus dilaksanakan secara detail dan sistematis guna menjamin kelancaran dan tercapainya tujuan penyelenggaraan pembinaan tradisi. 2. Keharusan. Berkaitan dengan hal – hal pokok dan prinsip yang harus diperlihatkan oleh penyelenggara pada penyelenggaraan kegiatan tradisi, yaitu sebagai berikut : a. Penyelenggara wajib mendukung seluruh rangkaian kegiatan tradisi berjalan dengan lancar dan tertib. b. Penyelenggara wajib mewujudkan kegiatan tradisi berjalan dengan khidmat. c. Penyelenggara harus menjaga keamanan baik personel maupun materiil selama rangkaian kegiatan tradisi berlangsung. d. Penyelenggara harus memahami tujuan dan sasaran dari penyelenggaraan kegiatan tradisi sehingga pelaksanaan kegiatan mengarah pada tujuan dan sasaran yang ditetapkan. 3. Larangan. Merupakan hal – hal pokok yang tidak boleh dilakukan penyelenggara pada kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan dengan tujuan agar faktor keamanan pada pelaksanaan kegiatan dapat terwujud, yaitu sebagai berikut : a. Penyelenggara dilarang berlaku kurang etis. b. Penyelenggara dilarang melakukan kegiatan yang diluar dari rencana acara. 4. Catatan Khusus. Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan ini dikhususkan. Namun apabila pada satuan lain dapat dijadikan referensi dengan catatan pada pelaksanaan kegiatan khususnya pada susunan acara tertentu disesuaikan dengan kebutuhan satuan tersebut. 5. Tindakan Pengamanan. Tindakan pengamanan terhadap personel sangat diperlukan agar setiap personel yang melaksanakan kegiatan aman dan terhindar dari kemungkinan terjadinya kerugian personel. Adapun tindakan sebagai berikut : a. Pengamanan personel. Tindakan pengamanan terhadap personel sangat diperlukan agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diharapkan terhadap personel yang mengikuti kegiatan tradisi.


b. Pengamanan Materiil. Tindakan pengamanan materiil diperlukan agar sarana dan prasarana dapat berfungsi serta dapat dipergunakan secara optimal sesuai peruntukannya. c. Pengamanan Berita. Tindakan pengamanan berita dilakukan agar bahan – bahan administrasi dan produk – produk berupa tulisan terhindar dari kehilangan, kerusakan dan penyalahgunaan. d. Pengamanan Kegiatan. Tindakan pengamanan terhadap kegiatan yang diperlukan agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan sesuai rencana. 6. Tindakan Administrasi. Dalam pembinaan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan perlu memperhatikan hal – hal yang terkait dengan administrasi, antara lain : a. Perencanaan. 1) Merencanakan kebutuhan administrasi berkaitan dengan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan. 2) Merencanakan kebutuhan logistik untuk pembinaan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan. b. Persiapan. 1) Menyiapkan kebutuhan logistik untuk Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan. c. Pelaksanaan. 1) Melaksanakan kegiatan administrasi berkaitan dengan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan. 2) Melaksanakan pencatatan hasil rapat – rapat berkaitan dengan penyelenggaraan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan. d. Pengakhiran. 1) Melaksanakan evaluasi Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan. 2) Membuat laporan pelaksanaan kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan. BAB V PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN 1. Umum. Penyelenggaraan tradisi yang berjalan selama ini telah berdampak kepada peningkatan militansi prajurit, namum dalam pelaksanaanya masih ada kekeliruan.. Untuk itu kegiatan pengawasan dan pengendalian terus – menerus mutlak diperlukan dalam mendukung kelancaran, ketertiban dan keamanan pelaksanaan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan. Pengawasan dan pengendalian dilakukan oleh pejabat yang ditunjuk sesuai dengan tugas dan tanggung jawab mulai dari Komandan Batalyon sampai Anggota yang ditunjuk. 2. Pengawasan. Disetiap Tradisi Satuan Yonzipur 18/YKR pengawasan sangat diperlukan dan diperhatikan guna memperlancar acara sakral yang terdapat di satuan Yonzipur 18/YKR yang sangat kita banggakan ini. a. Tahap perencanaan. 1) Danyonzipur 18/YKR, menyelenggarakan dan melaksanakan pengawasan umum terhadap perencanaan seluruh kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Ketua Pelaksana, menyelenggarakan dan melaksanakan pengawasan terhadap perencanaan acara kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. b. Tahap Persiapan. 1) Danyonzipur 18/YKR, menyelenggarakan dan melaksanakan pengawasan umum terhadap persiapan seluruh kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Ketua pelaksana, menyelenggarakan dan melaksanakan pengawasan terhadap persiapan acara kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. c. Tahap Pelaksanaan.


1) Danyonzipur 18/YKR, menyelenggarakan dan melaksanakan pengawasan umum terhadap pelaksanaan seluruh kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Ketua Pelaksana, menyelenggarakan dan melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan acara Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. d. Tahap Pengakhiran. 1) Danyonzipur 18/YKR, menyelenggarakan dan melaksanakan pengawasan umum terhadap pengakhiran seluruh kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Ketua Pelaksana, menyelenggarakan dan melaksanakan pengawasan terhadap pengakhiran acara kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. 3. Pengendalian. Sebagaimana mestinya terhadap pengendalian sebuah kegiatan tradisi satuan sudah di atur dalam kegiatan tersebut beserta pengendalian nya agar dapat berjalan tertib dan lancar. Dengan tahapan sebagai berikut : a. Tahap perencanaan. 1) Danyonzipur 18/YKR, menyelenggarakan dan melaksanakan pengendalian umum terhadap perencanaan seluruh kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Ketua Pelaksana, menyelenggarakan dan melaksanakan pengendalian terhadap perencanaan acara kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. b. Tahap Persiapan. 1) Danyonzipur 18/YKR, menyelenggarakan dan melaksanakan pengendalian umum terhadap persiapan seluruh kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Ketua pelaksana, menyelenggarakan dan melaksanakan pengendalian terhadap persiapan acara kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. c. Tahap Pelaksanaan. 1) Danyonzipur 18/YKR, menyelenggarakan dan melaksanakan pengendalian umum terhadap pelaksanaan seluruh kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Ketua Pelaksana, menyelenggarakan dan melaksanakan pengendalian terhadap pelaksanaan acara kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR d. Tahap Pengakhiran. 1) Danyonzipur 18/YKR, menyelenggarakan dan melaksanakan pengendalian umum terhadap pengakhiran seluruh kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR. 2) Ketua Pelaksana, menyelenggarakan dan melaksanakan pengendalian terhadap pengakhiran acara kegiatan Tradisi Perayaan Ulang Tahun Anggota tiap bulan di satuan Yonzipur 18/YKR BAB VI PENUTUP 1. Keberhasilan. Disiplin untuk mentaati ketentuan yang ada di dalam Buku Tradisi Satuan tentang Penyelenggaraan Pembinaan Tradisi Yonzipur 18/YKR oleh para Pembina dan pengguna sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan pembinaan Tradisi serah terima jabatan Komandan Batalyon di Satuan Yonzipur 18/YKR. 2. Penyempurnaan. Hal – hal yang dirasakan perlu dan berkaitan dengan adanya tuntutan kebutuhan untuk Penyempurnaan Buku Tradisi Satuan tentang Penyelenggaraan Pembinaan Tradisi Yonzipur 18/YKR agar disarankan kepada komando atas sesuai dengan mekanisme umpan balik.


HYMNE YONZIPUR 18/YKR SEJARAH SINGKAT Lagu Hymne adalah sejenis nyanyian pujaan, biasanya bersifat khidmat, khusyuk, dan mengandung pencerahan. Selain pujaan, hymne juga merupakan bentuk lagu untuk menyampaikan rasa syukur atau doa. Hymne atau gita puja juga merupakan sejenis nyanyian ditujukan untuk Tuhan YME. Selain itu hymne digunakan untuk mendoakan, memberi kesan agung, atau pun rasa syukur yang disampaikan dalam bentuk lagu. Hymne juga bisa diartikan sebagai puisi yang dinyanyikan. Hymne Yonzipur 18/YKR merupakan salah satu jenis lagu yang kerap dinyanyikan dalam suatu acara tradisi satuan, pertemuan hubungan satuan, organisasi, atau kelompok tertentu yang melibatkan satuan Yonzipur 18/YKR. Keberadaan lagu Hymne Yonzipur 18/YKR ini pun menjadi ciri khas satuan tersebut. Selain itu menjadi ikon, lagu ini juga dapat menjadi wadah penyatu antara anggota pada satuan tersebut. Awal mula diciptakannya Lagu Hymne Yonzipur 18/YKR adalah untuk mengiringi berbagai kegiatan di Satuan Yonzipur 18/YKR seperti acara tradisi pemberangkatan dan penerimaan personel satgas, acara tradisi penerimaan personel baru, acara tradisi pelepasan anggota pindah satuan, acara tradisi wisuda korps purna tugas, dan acara tradisi serah terima jabatan pasi dan danki satuan Yonzipur 18/YKR. Dimana sebelum diciptakannya lagu Hymne Yonzipur 18/YKR ini, berbagai kegiatan satuan Yonzipur 18/YKR selalu diiringi oleh Lagu Mars Zeni AD, sedangkan satuan Yonzipur 18/YKR sendiri belum memiliki Lagu Hymne satuan. Dikarenakan perlunya adanya Lagu Hymne Satuan Yonzipur 18/YKR sendiri maka pada tahun 2020 Danyonzipur 18/YKR saat itu, Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak memerintahkan Pjs Pasipers saat itu Kapten Czi I Nyoman Wirahadi untuk mengkonsepkan Lagu Hymne Yonzipur 18/YKR sehingga bisa digunakan pada berbagai macam kegiatan di Satuan Yonzipur 18/YKR. Kapten Czi I Nyoman Wirahadi pada waktu itu bersama Sertu Afandi yang merupakan vokalis sekaligus gitaris Band Yukara langsung membuat konsep Lagu Hymne Yonzipur 18/YKR sesuai perintah Danyonzipur 18/YKR, dimana waktu yang diberikan sangat singkat sekitar 4 hari. Pada pelaksanaannya Sertu Afandi berkolaborasi dengan istrinya sendiri untuk membantu membuat lirik lagu Hymne Yonzipur 18/YKR, walaupun diperhadapkan waktu yang singkat Lagu Hymne Yonzipur 18/YKR mampu diselesaikan dengan baik, dan bahkan dijadikan lagu resmi saat berbagai kegiatan Tradisi di Satuan Yonzipur 18/YKR. Pada saat kepemimpinan Letkol Czi Damai Adi Setiawan sebagai Danyonzipur 18/YKR saat ini, barulah Lagu Hymne Yonzipur 18/YKR diresmikan sebagai Lagu Hymne Satuan Yonzipur 18/YKR yang wajib dihafalkan dan dinyanyikan oleh Prajurit Yonzipur 18/YKR dalam berbagai kegiatan satuan. Dan pada zaman beliaulah Lagu Hymne Yonzipur 18/YKR di arransemen ulang dengan penyesuaian komposisi musik dengan nomor suara penyanyi atau instrumen musik yang didasarkan atas sebuah komposisi yang telah ada sehingga esensi musiknya tidak berubah. Adapun pengisi suara Lagu Hymne Yonzipur 18/YKR yang sudah di arransemen yaitu Sertu Afandi Saputra, Serda Ronaldo Silla, dan Serda Ricky Sae Ngula.


MARS YONZIPUR 18/YKR SEJARAH SINGKAT Lagu Mars adalah komposisi musik dengan irama teratur dan kuat. Musik jenis ini secara khusus diciptakan untuk meningkatkan keteraturan dalam berbaris sebuah kelompok besar, terutama barisan tentara, dan paling sering dimainkan oleh korps musik militer. Mars Yonzipur 18/YKR merupakan salah satu jenis lagu yang kerap dinyanyikan dalam suatu acara tradisi satuan, pertemuan hubungan satuan, organisasi, atau kelompok tertentu yang melibatkan satuan Yonzipur 18/YKR. Keberadaan lagu Mars Yonzipur 18/YKR ini pun menjadi ciri khas satuan tersebut. Selain itu menjadi ikon, lagu ini juga dapat menjadi wadah penyatu antara anggota pada satuan tersebut. Awal mula diciptakannya Lagu Mars Yonzipur 18/YKR adalah untuk mengiringi berbagai kegiatan di Satuan Yonzipur 18/YKR seperti acara tradisi pemberangkatan dan penerimaan personel satgas, acara tradisi penerimaan personel baru, acara tradisi pelepasan anggota pindah satuan, acara tradisi wisuda korps purna tugas, dan acara tradisi serah terima jabatan pasi dan danki satuan Yonzipur 18/YKR. Dimana sebelum diciptakannya lagu Mars Yonzipur 18/YKR ini, berbagai kegiatan satuan Yonzipur 18/YKR selalu diiringi oleh Lagu Mars Zeni AD, sedangkan satuan Yonzipur 18/YKR sendiri belum memiliki Lagu Mars satuan. Satuan Yonzipur 18/YKR baru memiliki Hymne Yonzipur 18/YKR. Oleh karena itu, pada tahun 2021 melalui perintah dari Danyonzipur 18/YKR saat itu yaitu Letkol Czi Damai Adi Setiawan kepada Wadanyonzipur 18/YKR Mayor Czi T.F.E. Marbun untuk mengkonsepkan Lagu Mars Yonzipur 18/YKR. Kapten Czi I Nyoman Wirahadi yang dulu pernah berhasil membuat Lagu Hymne Yonzipur 18/YKR bersama dengan Sertu Afandi akhirnya mengkonsepkan Lagu Mars Yonzipur 18/YKR tersebut lagi dengan harapan bisa digunakan pada berbagai macam kegiatan di Satuan Yonzipur 18/YKR. Kapten Czi I Nyoman Wirahadi pada waktu itu bersama Sertu Afandi yang merupakan vokalis sekaligus gitaris Band Yukara langsung membuat konsep Lagu Mars Yonzipur 18/YKR sesuai perintah Danyonzipur 18/YKR. Pada pelaksanaannya Kapten Czi I Nyoman Wirahadi berkolaborasi dengan Sertu Affandi, walaupun diperhadapkan waktu yang singkat Lagu Mars Yonzipur 18/YKR mampu diselesaikan dengan baik, dan bahkan dijadikan lagu resmi saat berbagai kegiatan Tradisi di Satuan Yonzipur 18/YKR. Seperti halnya Lagu Hymne Yonzipur 18/YKR, pada saat kepemimpinan Letkol Czi Damai Adi Setiawan sebagai Danyonzipur 18/YKR saat ini, barulah Lagu Mars Yonzipur 18/YKR diresmikan sebagai Lagu Mars Satuan Yonzipur 18/YKR yang wajib dihafalkan dan dinyanyikan oleh Prajurit Yonzipur 18/YKR dalam berbagai kegiatan satuan. Dan pada zaman beliaulah Lagu Mars Yonzipur 18/YKR di arransemen ulang dengan penyesuaian komposisi musik dengan nomor suara penyanyi atau instrumen musik yang didasarkan atas sebuah komposisi yang telah ada sehingga esensi musiknya tidak berubah. Adapun pengisi suara Lagu Mars Yonzipur 18/YKR yang sudah di arransemen yaitu Sertu Afandi Saputra, Serda Ricky Sae Ngula, dan Praka Totty Doany Sitinjak.


Click to View FlipBook Version