The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Erlangga X BAB 3.4 Dinamika Planet Bumi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Janatun Rahmilah, 2021-07-25 04:29:11

3. 4 Dinamika Planet Bumi (Erlangga)

Erlangga X BAB 3.4 Dinamika Planet Bumi

Keywords: bumi,dinamikaplanetbumi,materigeografi,geografi,geografikelasx,erlangga

BAB 4

DINAMIKA Sumber : commons.wikimedia.org
PLANET BUMI

SEBAGAI
RUANG
KEHIDUPAN

A. JAGAT RAYA SEBAGAI RUANG
EKSISTENSI BUMI

Ruangan yang meluas ke
segala arah atau alam
semesta yang terdiri dari
ribuan galaksi dan
bintang-bintang.

Sumber : en.wikipedia.org

B. TEORI-TEORI TERBENTUKNYA JAGAT
RAYA

Teori Mengembang dan Memampat

Jagat raya terbentuk
karena adanya siklus
materi yang
mengembang akibat
reaksi inti hidrogen.

ALAM SEMESTA TETAP SAMASEPANJANG
WAKTU.

Teori Keadaan Tetap
(Sir Fredhoyle)

Teori Ledakan Besar (Edwin Hubble)

Galaksi berasal dari Sumber : Pixabay.com
massa tunggal
yang menyimpan
suhu dan eneergi
yang tinggi
sehingga
meninbulkan
ledakan yang
mahadahsyat.

FAKTA DAN KELEBIHAN

Teori Mengembang dan Memampat
• Gumpalan yang tersusun oleh hidrogen yang sudah menjadi bintang

akan melakukan kontraksi secara perlahan.

Teori Keadaan Tetap
• Jagat raya tidak berawal dan tidak berakhir.
• Selalu tercipta bahan baru yang akan menajdi galaksi baru.

Teori Ledakan Besar
• Mendekati kebenaran secara ilmiah.

KELEMAHAN

Teori Mengembang dan Memampat
• Tidak bisa menjelaskan perbandingan hidrogen. Di alam semesta

jumlah hidrogen lebih berlimpah daripada helium.

Teori Keadaan Tetap
• Tidak bisa menjelaskan mengapa jagat raya mengembang.
• Tidak bisa menjelaskan mekanisme terbentuknya materi baru.

Teori Ledakan Besar
• Tidak bisa menjelaskan akhir dari bigbang.

Matahari

Sumber : LoganArt, pixabay.com

Planet-planet

Tata Satelit Sumber : 1980supra, pixabay.com
Asteroid
Surya Sumber : skeeze, pixabay.com
sebagai
Ruang Edar

Bumi

komet Sumber : en.wikipedia.org

Sumber : http://www.express.co.uk

TEORI NEBULA (EMMANUEL SWEDENBORG)

1. Nebula berasal dari gas,
dan debu sebagian
besar menjadi
Matahari.

2. Membentuk Matahari
dan planet lain yang
masih berpijar.

3. Matahari berputar
pada porosnya.

4. Planet terbentuk
atmosfernya.

TEORI PLANETESIMAL
(THOMAS C. CHAMBERLIN)

Gas yang meledak
keluar dari atmosfer
Matahari , kemudian
mengembun dan
membeku sebagai
benda-benda yang
padat dan kecil-kecil .

TEORI PASANG SURUT GAS
(JAMES JEANS & HAROLD JEFREYS)

Materi yang tertarik dalam bentuk gas dan mendingin menjadi bola
cair dan selanjutnya memadat menjadi benda luar angkasa.

TEORI BINTANG KEMBAR
(RA LYTTLETO)

Matahari adalah bintang kembar, kemudian salah satu bintang meledak dan pecahannya
mendingin dan membentuk planet-planet dan satelit.

Sumber : en.wikipedia.org

TEORI PROTOPLANET

1. Tata surya terjadi akibat adanya
pemampatan awan, gas, dan debu yang
terdapat di ruang antarbintang.

2. Partikel-partikel debu tertarik menuju pusat
awan dan membentuk bola yang berputar.

3. Lama-kelamaan bola berubah menjadi
cakram.

4. Cakram terus berputar sehingga bagian tepi
terlempar ke luar dan membeku menjadi
planet-planet dan asteroid.

TEORI KUIPER

Pada mulanya ada nebula
besar berbentuk piringan
cakram.
Pusat piringan adalah
protomatahari yang sangat
panas. Adapun massa gas
yang mengelilingi
protomatahari adalah
protoplantet . Protoplanet
menjadi dingin, menguap,
dan mulai menggumpal
menjadi planet.

Sumber : en.wikipedia.org

REVOLUSI DAN ROTASI PLANET

Revolusi adalah gerak planet Rotasi adalah gerak planet pada
mengelilingi Matahari. Akibat sumbunya.
revolusi Bumi terhadap Akibat rotasi Bumi terhadap kehidupan
kehidupan di Bumi adalah di Bumi adalah sebagai berikut.
sebagai berikut. 1. Perbedaan semu harian benda-
1. Gerak semu Matahari.
2. Perubahan lamanya siang benda langit.
2. Terjadi siang dan malam.
dan malam hari. 3. Perbedaan waktu.
3. Pergantian musim. 4. Pembelokan arah angin dan arus

laut

GERHANA

Gerhana Bulan.
Bumi berada di antara
Matahari dan Bulan pada
satu garis lurus yang
sama, sehingga sinar
Matahari tidak dapat
mencapai Bulan.

Gerhana Matahari.
Posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari
sehingga menutup sebagain atau seluruh cahaya
Matahari.

C. SEJARAH PERKEMBANGAN BUMI

Masa Prakambrium

Zaman Arkeozoikum
4–2,5 miliar tahun yang lalu

Inti Bumi mulai terbentuk dari
cairan besi dan nikel. Inti Bumi
yang panas menyebabkan
penguapan gas secara besar-
besaran.

Sumber : en.wikipedia.org

Zaman Protozoikum
2.5 miliar–590 juta tahun yang lalu

Terjadi perkebangan
hidrosfer dan atmosfer
Bumi serta mulainya
kehidupan yang lebih
kompleks.

Sumber : commons.wikimedia.org

MASA PALEOZOIKUM

Bumi masih berbentuk
lautan penuh dengan
daratan yang disebut
Gondwana.

Zaman Kambrium
590–500 juta tahun yang lalu

Zaman Ordovisium
500–440 juta tahun yang lalu

Gondwana masih
menutupi celah-celah
samudra. Terjadinya
zaman es.

Zaman Selur
440–410 juta tahun yang lalu

Mulai Pembentukan deretan
pegunungan. Kita kenal
sebagai wilayah Skandinavia,
Skotlandia, dan pantai utara
Amerika.

Zaman Selur
410–360 juta tahun yang lalu

Samudra Surut hingga
terbentuknya benua
raksasa.

Zaman Karbon
360–260 juta tahun yang lalu

Terjadi penyatuan benua
dan membentuk daratan
yang iklim wilayahnya
tergantung letak geografis
dan astronomisnya.

Zaman Parem
360–250 juta tahun yang lalu

Terjadi
pembentukan
wilayah Antartika
dan Afrika yang
menyebabkan iklim
kering gurun di
daerah utara.

Zaman Trias
250–210 juta tahun yang lalu

MASA MESOZOIKUM

Benua Pangea
bergerak ke utara.
Lembaran es di
selatan mulai mencair.

Zaman Jura
210–140 juta tahun yang lalu

Benua Pangea terpecah
menjadi Amerika Utara
memisahkan diri dari
Afrika. Selain itu
Amerika Selatan
memisahkan diri dari
Antartika dan Australia.

Zaman Kapur
140–65 juta tahun yang lalu

Daratan India terelepas dari
Afrika menuju ke Asia dan
terbentuklah iklim sedan di
wilayah India.

Kala Paleosen
67–35,5 juta tahun yang lalu

Kegiatan magma secara
intensif, busur lava yang
besar, dan hujan meteor.

Kala Eosen
56,7–35,5 juta tahun yang lalu

Afrika menabrak daratan
Eropa, sedangkan daratan
India masih bergerak
menuju Asia. Terbentuklah
Pegunungan Alpen dan
Himalaya.

Sumber : en.wikipedia.org Kala Oligosen
35,5–24 juta tahun yang lalu

Daratan semakin
luas. Pergerakan
kerak benua terjadi
secara luas di
Amerika dan Eropa.

Kala Miosen
24–5 juta tahun yang lalu

Padang rumput
semakin luas
sedangkan hutan
semakin sempit.

Kala Pliosen
5–1,8 juta tahun yang lalu

Sebagian besar
tumbuhan habis
karena cuaca yang
semakin dingin.

Kala Plestosen
1,8–0,01 juta tahun yang lalu

MASA KENOZOIKUM

Dikenal dengan zaman
es. Sebagian besar
Eropa, Amerika Utara,
dan Asia Utara
tertutup es.

Sumber : en.wikipedia.org

Kala Holosen
200 ribu tahun yang lalu

Kondisi bumi
seperti saat ini.
Mulai muncul
manusia modern.

Sumber : de.wikipedia.org

KARAKTERISTIK
LAPISAN-LAPISAN BUMI

1. Kerak Bumi
2. Mantel Atas Bumi
3. Mantel Bawah

Bumi
4. Inti luar Bumi
5. Inti dalam Bumi

TEKTONIK LEMPENG

Teori Kontraksi
(James Dwight Dana dan Elie de Baumant, 1852–1874 )

Pegunungan adalah
hasil dari kontraksi
Bumi secara bertahap.
Pengerutan terjadi di
dalam Bumi sehingga
menghasilkan
bentukan-bentukan
yang tidak merata.

Teori Gondwana dan Laurasia
(Eduard Suess, 1885)

Ratusan juta yang lalu
terdapat dua benua raksasa,
yaitu Gondwana di daerah
selatan dan Laurasia di
daerah utara. Benua-benua
terssebut senantiasa
bergerak hingga saat ini.

Sumber : fa.wikipedia.org

Teori Apungan Benua
(Alfred Wegener, 1915)

Pada mulanya terdapat satu
benua yang sangat besar disebut
Pangea. Benua Pangea
mengalami pergerakan dan
terpecah sampai pada posisi
benua-benua saat ini.

Sumber : es.wikipedia.org

BUKTI BAHWA BUMI PERNAH BERSATU

Kesamaan garis pantai

1. Benua Amerika bagian
selatan dan Benua Afrika.

2. Benua Amerika Utara dan
Eropa bagian barat.

3. Benua Afrika dan Asia
bagian barat.

Sumber : es.wikipedia.org

KESAMAAN FOSIL

1. Cygnognathus di Amerika
Selatan dan Afrika.

2. Mesosaurus diAmerika
Selatan dan Afrika

3. Lystrosaurus di Afrika,
India, dan Antartika

4. Clossopteris di Afrika,
Amerika Selatan, dan India.

Sumber : es.wikipedia.org

Sumber : sites.google.com KESAMAAN JENIS BATUAN

Pegunungan Appalachia di
Atlantik serupa dalam hal
struktur dan umur
batuannya dengan
Pegunungan di Kepulauan
Inggris dan Skandinavia.

Sumber : en.wikipedia.org Teori Pemekaran Dasar Samudra
(Harry H Hess, 1960)

Pemekaran dasar
samudra terjadi
karena adanya panas
dari dalam Bumi yang
menimbulkan arus
konveksi seperti air
dalam ceret yang
dipanaskan.

Teori Lempeng Tektonik Sumber : en.wikipedia.org
(Mc Kenzie dan Robert Parker, 1967)

Kerak Bumi yang
pecah menjadi bagian-
bagian yang kecil
akibat adanya aliran
panas di bawah
lapisan permukaan
Bumi.

PERGERAKAN LEMPENG TEKTONIK

Gerak konvergen
Lempeng yang saling
bertumbukan

Gerak divergen
Lempeng yang saling
menjauh

Sumber : www.shutterstock.com

Sumber : www.shutterstock.com

Gerak transform
Lempeng yang saling berpapasan dan bergeser.

Bentukan Muka Bumi pada Batas
Lempeng Konvergen

Lempeng samudra– Jalur Pegunungan
Lempeng samudra Himalaya.

Lempeng benua– Serangkaian gunung api
Lempeng benua yang arahnya sejajaar
palung.

Lempeng benua– Bentukan prisma, akresi
Lempeng samudra palung, dan busuk

kepulauan gunung api.

Sumber : en.wikipedia.org

Bentukan Muka Bumi pada Batas Lempeng
Divergen

Lempeng benua
mengalami pemekaran
sehingga terbentuknya

laut baru.

PERSEBARAN GEMPA BUMI TEKTONIK
DI INDONESIA

PERSEBARAN GUNUNG API DI INDONESIA

Sumber : id.wikipedia.org


Click to View FlipBook Version