BAB 5
DINAMIKA
LITOSFER DAN
DAMPAKNYA
TERHADAP
KEHIDUPAN
Sumber : skeeze, pixabay.com
LITOSFER
Litosfer adalah lapisan terluar bumi mencakup kerak bumi hingga mantel
bagian atas.
STRUKTUR DAN JENIS BATUAN
Batuan Beku
Batuan keras yang terbentuk dari pembekuan magma
Batuan Sedimen
Batuan yang terbentuk dari akumulasi material hasil
perombakan batuan yang sudah ada sebelumnya.
Batuan Metamorf
Batuan yang mengalami perubahan bentuk dari kelompok
mineral dan tekstur batuan.
Sumber : en.wikipedia.org
BATUAN BEKU
Batuan beku dalam Batuan beku gang/korok Batuan beku luar
Sumber : simple.wikipedia.org
Manfaat batuan beku, antara lain sebagai berikut.
1. Obsidian, bahan pembuatan pisau, mata panah, dan perhiasan.
2. Basalt, bahan dasar jalanan dan campuran beton.
3. Andesit, sebagai pondasi bangunan.
BATUAN SEDIMEN
Jenis –jenis batuan sedimen Manfaat batuan sedimen.
1. Sedimen klastik 1. Konlomerat, sebagai bahan
2. Sedimen kimiawi
3. Sedimen organik pasir.
4. Sedimen akuatik 2. Kapur, sebagai bahan
5. Sedimen glasial
6. Sedimen aeolis campuran bangunan
7. Sedimen marin 3. Serpih, sebagai perabot
8. Sedimen teristris
9. Sedimen limnis rumah tangga.
10. Sedimen fluvial 4. Batu bara, sebagai sumber
energi dan bahan bakar.
BATUAN METAMORF
Jenis-Jenis batuan metamorf:
1. Batuan metamorf kontak
2. Batuan metamorf dinamo
3. Batuan metamorf kontak
pneumatalitis.
Manfaat batuan metamorf, antara lain sebagai berikut.
1. Pualam, sebagai bahan dasar meja dan hiasan.
2. Kuarsa, sebagai bahan pembuat kaca.
3. Sabak, sebagai bahan campuran semen.
4. Marmer, sebagai lantai atau dinding
SIKLUS BATUAN
Patahan TEKTONISME
Lipatan
Patahan adalah proses Lipatan adalah bentuk muka
tektonisme yang terjadi akibat bumi yang terjadi akibat
pengaruh tenaga dari arah pergerakan lempeng yang
horizontal maupun vertikal. berlawanan dari dua arah.
VULKANISME
Sumber : http://www.berpendidikan.com
TIPE-TIPE GUNUNG API
SEISME
TSUNAMI
Sumber : en.wikipedia.org
PELAPUKAN
Sumber : werner22brigitte, pixabay.com
EROSI
Sumber : http://www.wikiwand.com
SEDIMENTASI
Sumber : id.wikipedia.org
TANAH
Tanah adalah lapisan
terluar bumi tempat
hidup manusia dan
mahkluk hidup
lainnya.
Sumber : sauliuspeleda, pixabay.com
KOMPOSISI TANAH
20 %–30 % air
20 %–30 %
udara
5 % organik
Sumber : Unsplash, pixabay.com
45 % mineral
PROSES Pembentukan
PEMBENTUKAN TANAH Horison Tanah
Pembentukan Penyusunan partikel-
struktur partikelprimer menjadi
bahan-bahan mineral yang
Pemindahan Bahan disebut agregat.
Organik dan Mineral
Pemindahan bahan-bahan
tanah dari atas ke bawah.
Pelapukan Proses perubahan batuan dan material tanah yang
dekat dengan permukaan bumi baik itu perubahan
secara kimia, fisika, dan biologi.
Batuan Induk Material utama tanah.
KARAKTERISTIK TANAH
Keasaman
Tanah
Tekstur Warna Tanah
Tanah
Konsistensi Struktur
Tanah
Permeabilitias
Tanah
STRUKTUR LAPISAN TANAH
Horizon O Horizon A
Tanah Organik Tanah Humu
Horizon E Horizon B
Pencucian Penumpukan
Horizon C
Bahan Induk
Batuan Induk
Sumber : id.wikipedia.org
PERSEBRAN JENIS TANAH DI INDONESIA
Tanah Vulkanis
Berasosiasi dengan gunung api di Jawa , Sumatera, dan Bali
Tanah Laterit
Kalimantan, Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Timur
Tanah Aluvial
Sumatera bagian timur, Jawa bagian utara, Kalimantan bagian selatan, dan Papua
Tanah Gambut
Pesisir Sumatera, Kalimantan, dan Papua
Tanah Kapur
Jawa Tengah dan Yogyakarta,
PERSEBARAN JENIS TANAH DI DUNIA
Sumber : commons.wikimedia.org
LAHAN POTENSIAL Sumber : en.wikipedia.org
Lahan sebagai daratan yang
menyediakan habitanbiologi, tumbuhan
dan hewan.
Lahan sebagai media untuk menyerap
dan memantulkan sinar matahari.
Lahan sebagai penyedia sarana fisik
untuk tempat tinggal manusia dan
aktivitas manusia.
LAHAN KRITIS
Lahan yang telah
mengalami penurunan
kesuburan baik secara
fisik, kimia, dan
biologi.
Sumber : http://www.wikiwand.com
DEGRADASI LAHAN
Penebangan kayu secara
berlebihan
Perubahan lahan akibat
penambangan yang tidak
bertanggung jawab
Penggunaan pupuk kimia dan
pestisida secra berlebihan
Sumber : nl.wikipedia.org
PENANGGULANGAN LAHAN KRITIS
1. Optimalisasi pemanfaatan lahan untuk usaha-usaha
produktif.
2. Rehabilitasi mangrove, rawa, dan gambut.
3. Penghijauan, reboisasi, dan reklamasi.
4. Pembangunan bangunan konservasi tanah