BAB 4 KETAHANAN
PANGAN
NASIONAL,
PENYEDIAAN
BAHAN
INDUSTRI,
SERTA
POTENSI
ENERGI
BARU DAN
TERBARUKASumber : pixabay.com
N DI
INDONESIA
A. PENGERTIAN KETAHANAN PANGAN, BAHAN
INDUSTRI, SERTA ENERGI BARU DAN
1. KTeEtRaBhAaRnaUnKAPNangan
Ketahanan pangan
merupakan situasi ketika
FAO semua rumah tangga
mempunyai akses, baik
secara fisik maupun
ekonomi, untuk
memperoleh pangan
bagi seluruh anggota
keluarganya dan rumah
tangga tidak berisiko
untuk mengalami
kehilangan kedua akses
tersebut. Sumber : id.wikipedia.org
Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan
Ketahanan pangan adalah kondisi
terpenuhinya pangan bagi negara
sampai dengan perseorangan,
yang tercermin dari tersedianya
pangan yang cukup, baik jumlah
maupun mutunya, aman,
beragam, bergizi, merata, dan
terjangkau serta tidak
bertentangan dengan agama,
keyakinan, dan budaya
masyarakat, untuk dapat hidup
sehat, aktif, dan produktif secara
Sumber : id.wikipedia.org berkelanjutan.
Konsep ketahanan pangan ini menunjukkan
ketersediaan yang memadai, stabilitas, dan akses terhadap
pangan-pangan utama.
Terdapat empat komponen yang harus dipenuhi untuk
mencapai kondisi ketahanan pangan, yaitu:
Sumber : en.wikipedia.org
2. Bahan Industri
Menurut UURI Nomor 3
Tahun 2014 tentang
Perindustrian, Industri
adalah seluruh bentuk
kegiatan ekonomi yang
mengolah bahan baku
dan/atau memanfaatkan
sumber daya industri
sehingga menghasilkan
barang yang mempunyai
nilai tambah atau manfaat
lebih tinggi, termasuk jasa
industri.
Klasifikasi industri berdasarkan bahan
baku
Sumber : pxhere.com Bahan baku adalah bahan
mentah, barang setengah jadi,
atau barang jadi yang dapat
diolah menjadi barang
setengah jadi atau barang jadi
yang mempunyai nilai ekonomi
yang lebih tinggi. Berkaitan
dengan bahan bakunya, ada
tiga jenis industri, yaitu
industry ekstraktif,
nonekstraktif, dan fasilitatif.
Industri Ekstraktif
Industri yang menggunakan bahan Sumber : pxhere.com
baku yang diperoleh langsung dari
alam. Industri ekstraktif terdiri dari Contohnya pertanian,
industri reproduksi dan industri pertambangan,
manufaktur.
perikanan, dan industri
• Industri reproduksi adalah benang.
industri yang bahan bakunya
dari alam dan hasil
produksinya berupa barang-
barang yang baru.
• industri manufaktur adalah
industri yang mengolah bahan
baku untuk menghasilkan
barang yang akan digunakan
lagi untuk keperluan industri
yang lain.
Industri Industri fasilitatif
nonekstraktif
industri yang kegiatannya menjual
jasa layanan untuk keperluan orang
lain. Contohnya perbankan,
perdagangan, dan angkutan.
Industri nonekstraktif, yakni industri
yang menggunakan bahan baku dari
hasil-hasil industri lain. Contohnya
industri pakaian jadi.
3. Energi baru dan terbarukan
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2007
tentang Energi, sumber daya energi adalah sumber daya alam yang
dapat dimanfaatkan, baik sebagai sumber energi maupun sebagai
energi.
Secara luas,
sumber energi
dapat
dikelompokkan
atas sumber
energi
terbarukan dan
tidak terbarukan.
Sumber Energi Tak Terbarukan Sumber : commons.wikimedia.org
Sumber energi tak
terbarukan adalah
sumber energi yang
dihasilkan dari
sumber daya energi
yang akan habis jika
dieksploitasi secara
terus-menerus.
Contohnya minyak
bumi, gas bumi,
batu bara, gambut,
dan serpih bitumen.
Sumber Energi Terbarukan
Sumber energi
terbarukan adalah
sumber energi yang
dihasilkan dari sumber
daya energi yang
berkelanjutan jika
dikelola dengan baik.
Sumber energi ini
merupakan sumber
daya alam, seperti
sinar matahari, angin,
air, panas samudra,
gelombang laut, dll.
B. POTENSI DAN PERSEBARAN SUMBER DAYA PERTANIAN,
PERKEBUNAN, PERIKANAN, DAN PETERNAKAN UNTUK
PKoEteTnAsHiAdNaAnNPePrAsNeGbaArNanNASIONAL
Sumber Daya Pertanian
untuk Ketahanan Pangan
PNeartsainoiannaml erupakan sektor
utama yang menjadi tumpuan
ketahanan pangan. Lahan
pertanian merupakan sumber
daya alam yang paling
berperan dalam pertanian.
Lahan pertanian menurut BPS Sumber : pixabay.com
terdiri dari lahan sawah dan
lahan pertanian bukan sawah.
Lahan Sawah Lahan sawah terdiri
dari hal-hal berikut.
Lahan sawah adalah lahan pertanian yang berpetak-
petak dan dibatasi oleh pematang (galengan), saluran Lahan sawah
untuk menahan/menyalurkan air, yang biasanya irigasi
ditanami padi sawah tanpa memandang di mana
diperoleh/status lahan tersebut. Lahan sawah
tadah hujan
Sumber : pixabay.com Polder dan
sawah
lainnya
Lahan sawah
pasang surut
Lahan sawah
lebak
Persebaran Lahan Sawah di Indonesia Sumber : en.wikipedia.org
Jika dilihat menurut
pulau, lahan sawah
terluas terdapat di Pulau
Jawa dan Pulau
Sumatera. Sementara
itu, luas lahan lahan
sawah terkecil ada di
Pulau Maluku dan Pulau
Papua.
Lahan Pertanian Bukan Sawah Sumber : pixabay.com
Lahan pertanian
bukan sawah adalah
semua lahan
pertanian selain
lahan sawah. Lahan
pertanian bukan
sawah antara lain
terdiri dari
tegal/kebun,
ladang/huma, dan
lahan yang
sementara tidak
Sumber : pxhere.com Potensi dan Persebaran Sumber Daya
Perkebunan untuk Ketahanan Pangan Nasional
Perkebunan adalah segala
kegiatan pengelolaan
sumber daya alam, sumber
daya manusia, sarana
produksi, alat dan mesin,
budi daya, panen,
pengolahan, dan pemasaran
terkait tanaman
perkebunan. Perkebunan
dapat dibedakan
berdasarkan jenis usahanya,
jenis tanamannya,
pengelolaannya, dan
Produksi perkebunan dapat dikelompokkan atas produksi primer
dan produksi olahan.
Produksi Primer
Produksi primer adalah produksi/ hasil
yang dipanen dari usaha perkebunan
tanpa melalui proses pengolahan lebih
lanjut.
Contoh produksi primer perkebunan karet
adalah lateks dan lumb. Contoh produksi
primer perkebunan kelapa sawit adalah
tandan buah segar. Contoh produksi
primer perkebunan cokelat adalah buah
basah.
Sumber : pxhere.com Produksi Olahan
Produksi olahan adalah produksi
primer yang telah diolah menjadi
suatu bentuk barang jadi atau
barang setengah jadi sehingga
nilai ekonomisnya lebih tinggi.
Contoh produksi olahan
perkebunan karet adalah karet
lembaran asap bergaris (ribbed
smoked sheet). Contoh produksi
olahan perkebunan cokelat adalah
bubuk cokelat, minyak cokelat,
meses, dan permen cokelat.
Contoh produksi olahan
perkebunan kelapa sawit adalah
minyak kelapa sawit.
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Perikanan Sumber : pxhere.com
untuk Ketahanan Pangan Nasional
Sumber daya ikan
adalah potensi semua
jenis ikan. Sumber daya
perikanan cukup
potensial untuk
ketahanan pangan
nasional. Kegiatan
perikanan di Indonesia
terdiri dari perikanan
budi daya dan perikanan
tangkap.
Perikanan Tangkap
Sumber : pixabay.com Perikanan tangkap adalah
semua kegiatan untuk
memperoleh ikan di perairan
yang tidak dalam keadaan
dibudidayakan dengan alat
atau cara apa pun, termasuk
kegiatan yang menggunakan
kapal untuk memuat,
mengangkut, menyimpan,
mendinginkan, menangani,
mengolah, dan/atau
mengawetkannya.
Wilayah pengelolaan
perikanan Negara
Republik Indonesia
(WPPNRI) merupakan
wilayah pengelolaan
perikanan untuk
penangkapan ikan,
pembudidayaan ikan,
konservasi, penelitian, dan
pengembangan perikanan
yang meliputi perairan
pedalaman, perairan
kepulauan, laut teritorial,
zona tambahan, dan zona
Perikanan Budidaya
Perikanan budi daya
adalah kegiatan untuk
memproduksi biota
(organisme) akuatik di
lingkungan terkendali
dalam rangka
mendapatkan
keuntungan (profit).
Perikanan budi daya
dapat dikelompokkan
atas budi daya laut,
budi daya tambak,
budi daya kolam, budi
daya keramba, budi
daya jaring apung, dan
Potensi dan Persebaran Sumber Daya
Peternakan untuk Ketahanan Pangan Nasional
Peternakan adalah segala
urusan yang berkaitan
dengan sumber daya fisik,
benih, bibit, bakalan,
ternak ruminansia
indukan, pakan, alat dan
mesin peternakan, budi
daya ternak, panen,
pascapanen, pengolahan,
pemasaran, pengusahaan,
pembiayaan, serta sarana
dan prasarana.
Ternak besar
Sumber : pixabay.com Ternak besar terdiri
dari ternak sapi
potong, sapi perah,
kerbau, dan kuda.
Sebaran populasi
ternak besar
tampaknya ditemukan
di seluruh provinsi di
Indonesia meskipun
sebaran itu tidak
merata. Populasi
ternak besar di
Indonesia pada tahun
2014 didominansi oleh
ternak sapi potong.
Sumber : pixabay.com Ternak kecil
Ternak kecil antara lain
terdiri atas ternak
kambing dan domba.
Populasi ternak kambing
terbesar ditemukan di
Provinsi Jawa Tengah,
Jawa Timur, Jawa Barat,
dan Lampung. Populasi
ternak domba terbesar
ditemukan di Provinsi
Jawa Barat, Jawa Tengah,
dan Jawa Timur.
Sumber : pixabay.com Ternak unggas
Ternak unggas terdiri dari
ayam buras, ayam ras
petelur, ayam ras
pedaging, itik, dan itik
manila. Sebaran populasi
ternak unggas tampaknya
ditemukan di seluruh
provinsi di Indonesia
meskipun sebaran itu tidak
merata. Populasi ternak
unggas di Indonesia pada
tahun 2014 didominasi
oleh ternak ayam ras
Sumber : pxhere.com Aneka ternak
Aneka ternak adalah jenis
ternak yang belum lama
didomestikasi dan dapat
diharapkan sebagai
penghasil bahan pangan
berprotein tinggi. Aneka
ternak antara lain ternak
kelinci, puyuh, dan merpati.
Sebaran populasi aneka
ternak tidak merata di
seluruh di provinsi
Indonesia. Populasi aneka
ternak di Indonesia pada
tahun 2014 didominansi
C. POTENSI DAN PERSEBARAN SUMBER DAYA
UNTUK PENYEDIAAN BAHAN INDUSTRI
Selain untuk
ketahanan pangan,
sumber daya alam
juga dapat digunakan
untuk penyediaan
bahan industri.
Sumber daya alam di
Indonesia sangat kaya
dan tersebar di
seluruh Indonesia.
WPPI
WPPI adalah wilayah
yang dirancang dengan
pola berbasis
pengembangan industri
dengan pendayagunaan
potensi sumber daya
wilayah melalui
penguatan infrastruktur
industri dan konektivitas
yang memiliki
keterkaitan ekonomi
kuat dengan wilayah di
. sekitarnya
WPPI disusun atas dasar kriteria berikut.
a. Potensi sumber daya alam (agro, mineral,
dan migas)
b. Ketersediaan infrastruktur transportasi.
c. Kebijakan afirmatif untuk pengembangan
industri ke luar Pulau Jawa.
d. Penguatan dan pendalaman rantai nilai.
e. Kualitas dan kuantitas SDM.
f. Memiliki potensi energi berbasis sumber daya
alam (batu bara, panas bumi, dan air).
g. Memiliki potensi sumber daya air industri.
h. Memiliki potensi dalam perwujudan industri
hijau.
i. Kesiapan jaringan pemanfaatan teknologi dan
inovasi.
D. POTENSI DAN PERSEBARAN SUMBER DAYA
UNTUK PENYEDIAAN ENERGI BARU DAN
TERBARUKAN (EBT)
Ada cukup banyak energi
terbarukan di Indonesia.
Energi terbarukan itu
adalah tenaga panas
bumi, energi air,
bioenergi, energi surya,
energi angin hibrid, dan
energi laut.
PANAS BUMI
Energi panas bumi Pembangkit listrik tenaga panas bumi yang
merupakan energi sudah berproduksi terletak di Jawa Barat
panas yang berasal dari dengan produksi sebesar 1057 MW, Jawa
magma berada di
bawah permukaan bumi Tengah 60 MW, dan Sumatera Utara 12 MW.
dan umumnya
berasosiasi dengan
gunung berapi. Energi
panas bumi telah
dimanfaatkan untuk
pembangkit listrik.
Sebanyak 40% potensi
panas bumi di dunia
AIR
Indonesia memiliki curah Sumber : pixabay.com
hujan yang tinggi serta
topografi atau bentang alam Pemerintah menggalakkan
yang beragam akibat pembangunan waduk serta PLTA di
aktivitas tektonik yang ada. seluruh Indonesia. Pada tahun 2015–
Hal tersebut menyebabkan 2019, akan dibangun 49 waduk serta
banyaknya aliran sungai di
Indonesia. Gerak aliran air 33 PLTA.
tersebut mengandung energi
yang dapat dimanfaatkan
untuk mengembangkan
pembangkit listrik tenaga air
(PLTA).
BIOENERGI
Energi yang dihasilkan Sumber : commons.wikimedia.org
dari produk makhluk
hidup disebut dengan Persebaran persediaan biomassa di
bioenergi. Produk Indonesia berada di berbagai titik di
makhluk hidup tersebut
dinamakan biomassa. seluruh Indonesia
Produk biomassa yang
dikembangkan sebagai
sumber energi secara
luas antara lain
biodiesel, bioetanol,
serta biogas.
MATAHARI/SURYA
Indonesia terletak di Sumber : pixabay.com
sekitar khatulistiwa
sehingga intensitas Pembangkit listrik tenaga surya di
cahaya matahari yang Indonesia pertama kali dikembangkan
diterima berlangsung di Bali. Ada empat PLTS yang sudah
sepanjang tahun. resmi beroperasi di Karangasem.
Pemanfaatan potensi
matahari sebagai sumber
energi dapat dibedakan
menjadi dua berdasarkan
teknologi penerapannya,
yaitu sebagai energi surya
termal dan energi surya
ANGIN DAN HIBRID
Dengan adanya iklim Potensi PLTB yang telah teridentifikasi Sumber : commons.wikimedia.org
monsun, Indonesia terdapat di beberapa lokasi, terutama di
memiliki angin yang wilayah Sulawesi Selatan, Nusa
bertiup sepanjang Tenggara, dan Maluku
tahun. Angin dengan
kecepatan tersebut
berpotensi untuk
digunakan sebagai
pembangkit listrik
tenaga angin atau
bayu (PLTB).
ENERGI LAUT
Durasi pergerakan arus Persebaran potensi energi laut
pasang surut di Indonesia menurut Asosiasi Energi Laut
dapat mencapai 10–18 Indonesia terdapat di berbagai titik
jam per harinya sehingga di seluruh Indonesia.
berpotensi untuk
dimanfaatkan menjadi
pembangkit listrik tenaga
arus laut (PLTAL). Energi
dihasilkan dari
pergerakan arus yang
kemudian menggerakkan
turbin.
BATU BARA BATU BARA
TERCAIRKAN TERGASKAN
Sumber : www.fickr.com
Likuifaksi batu bara adalah suatu teknologi Batu bara tergaskan merupakan produk
proses yang mengubah batu bara padat sampingan dari proses likuifaksi batu bara.
menjadi bahan bakar cair sintesis. Indonesia Pada proses gasifikasi batu bara, udara dan
mulai mengembangkan batu bara cair sejak uap ditambahkan pada batu bara mentah
pemerintah mengeluarkan instruksi kemudian dipanaskan hingga suhu tinggi.
presiden tentang batu bara yang dicairkan
pada tahun 2006.
GAS METANA BATU NUKLIR
BARA
Sumber : http://www.walhi.or.id
Sumber : en.wikipedia.org
Gas metana batu bara (GMB) adalah gas Energi nuklir merupakan energi yang
alam dengan dominan gas metana disertai dihasilkan dengan cara mengendalikan
sedikit kandungan hidrokarbon dan gas reaksi nuklir yang kemudian diubah menjadi
non-hidrokarbon lainnya di dalam batu energi panas lalu listrik. Energi nuklir
bara. Potensi gas metana batu bara paling dihasilkan dari reaksi fisi ketika inti atom
banyak berada di Pulau Sumatera dan Pulau membelah.
Kalimantan.
HIDROGEN
Hidrogen adalah gas Masih diperlukan studi lebih lanjut Sumber : http://www.wikiwand.com
yang sangat mudah untuk menghasilkan sel hidrogen
terbakar dan merupakan dengan harga yang ekonomis.
unsur kimia yang paling
ringan. Selain itu,
keberadaan hidrogen di
alam cukup banyak.
Hidrogen dapat
digunakan sebagai
pembangkit energi listrik
dengan bantuan
perangkat elektro kimia
yang mengubah energi
E. PENGELOLAAN SUMBER DAYA DALAM PENYEDIAAN
BAHAN PANGAN, BAHAN INDUSTRI, SERTA ENERGI BARU
DAN TERBARUKAN DI INDONESIA
Pengelolaan Sumber Daya dalam Penyediaan
Bahan Pangan
Pelestarian sumber daya lahan
pertanian adalah seluruh
tindakan pengelolaan dan
penggunaan sumber daya
lahan pertanian untuk usaha
pertanian yang produktif dan
menguntungkan, bersamaan
dengan upaya pelestarian,
pemeliharaan, perbaikan dan
peningkatan mutunya, serta
pemeliharaan keseimbangan Sumber : pixabay.com
ekologis untuk memperoleh
sistem produksi berkelanjutan.
Pengelolaan Sumber Daya dalam Penyediaan Sumber : pxhere.com
Perusahaan industri dan Bahan Industri
perusahaan kawasan industri
wajib memanfaatkan sumber
daya alam secara efisien, ramah
lingkungan, dan berkelanjutan.
Pemanfaatan sumber daya alam
secara ramah lingkungan dan
ba.erpkeenlagnujuratanngadnilalikmubkaahn;melalui:
b. penggunaan kembali;
c. pengolahan kembali;
d. pemulihan.
Pengelolaan Energi Baru dan Terbarukan
Menurut Peraturan
Pemerintah Republik
Indonesia Nomor 79
Tahun 2014 tentang
Kebijakan Energi
Nasional, pengelolaan
energi adalah
penyelenggaraan kegiatan
penyediaan, pengusahaan,
dan pemanfaatan energi,
serta penyediaan
cadangan strategis dan
konservasi sumber daya