The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by senseiant2, 2021-07-16 21:45:50

perkembangbiakan hewan secara vegetatif

perkembangbiakan hewan secara vegetatif

Keywords: perkembangbiakan hewan secara vegetatif

Perkembangbiakan Hewan Secara Vegetatif nsep Pelajaran SD IPA

Terpadu Kelas 6

Pada cerita sebelumnya, saat Roro ingin menjelaskan tentang perkembangbiakan
hewan secara vegetatif, pembicaraannya dipotong oleh ayahnya. Alhasil, Guntur
masih merasa penasaran tentang hal itu. Duh, semoga
Roro ngelanjutin penjelasannya ya di cerita kali ini.

Roro memandang Guntur yang makan dengan lahap. Dia terlihat sangat menikmati
makan ayam goreng menggunakan tangannya.
“Guntur kamu emang tadi udah cuci tangan?” tanya Roro.
“Hehe... belum Ro abis wastafelnya di ujung sana sih aku 'kan jadi malas jalannya,”
keluh Guntur.
“Guntur, kamu harus cuci tanganmu dulu sebelum makan, tadi
'kan kita abis berkeliling dan memegang banyak benda di sekitar kita yang
mungkin aja ada kumannya” kata Ayah Roro.
Guntur menunjukkan telapak tangannya kepada mereka, “Tapi liat nih nggak ada
kumannya kok.”
“Kuman itu hewan yang kecil banget jadi cuma bisa diliat menggunakan mikroskop,”
ucap Roro.
“Eh tunggu, emangnya kuman itu hewan, ya?” tanya Guntur.

#Kelas6SD5Karangbener

“Iya dan dia berkembang biak dengan cara vegetatif, lho!” jawab Roro.
Guntur jadi teringat sesuatu, “Ih Ro, kamu 'kan tadi belum jadi menjelaskan
perkembangbiakan hewan secara vegetatif, lanjutin dong penjelasanmu!”
“Cuci tanganmu dulu gih baru aku lanjutin,” balas Roro.
Guntur pun menuruti perintah Roro. Setelah mencuci tangannya, dia langsung
menagih janji Roro untuk melanjutkan penjelasannya. Namun, Ayah Roro meminta
mereka menyelesaikan makannya terlebih dahulu. Mereka pun kembali melanjutkan
makan hingga selesai.

“Perkembangbiakan hewan secara vegetatif adalah perkembangbiakan yang tidak
melalui peristiwa perkawinan. Jadi, nggak ada proses pembuahan antara sel sperma

#Kelas6SD5Karangbener

dan sel telur,” akhirnya Roro melanjutkan penjelasannya setelah mereka semua
selesai makan.
“Kenapa begitu?” tanya Guntur.
“Karena hewan yang berkembang biak dengan cara ini merupakan hewan tingkat
rendah yang tidak memiliki struktur tubuh yang sempurna. Makanya sulit bagi mereka
untuk melakukan proses pembuahan,” jelas Kanguru.
“Terus perkembangbiakan ini terbagi menjadi tiga, yaitu tunas, membelah diri, dan
fragmentasi,” tambah Kanguru.
Ayah Roro mengeluarkan handphone-nya. Dia mengetik beberapa kata di
layar handphone.
“Ini contoh hewan yang berkembang biak dengan cara vegetatif,” Ayah Roro
menyodorkan handphone-nya yang sedang memutar sebuah video ke tengah meja.

#Kelas6SD5Karangbener

“Hewan ini namanya hydra, dia berkembang biak dengan cara tunas,” kata Ayah Roro.

“Tunas? Dia 'kan bukan tumbuhan,” tanya Guntur.

“Maksudnya, pada tubuh induk akan tumbuh calon anak berupa tunas. Dia akan terus
tumbuh dengan menempel pada induknya hingga dewasa. Setelah dewasa, dia baru
melepaskan diri dari tubuh induknya dan menjadi hewan baru,” jelas Ayah Roro.

“Tapi kayaknya aku nggak pernah deh liat hewan hydra. Di kebun binatang ini
ada nggak?” tanya Guntur.

“Hydra cuma bisa diliat menggunakan mikroskop jadi di
sini nggak ada. Tapi ada kok contoh lain yang bisa diliat tanpa mikroskop, yaitu ubur-
ubur,” jawab Kanguru.

#Kelas6SD5Karangbener

“Nah, kalau ubur-ubur sih aku pernah liat,” ucap Guntur.
“Sekarang coba liat hewan ini. Dia berkembang biak dengan cara membelah diri dan
cuma bisa diliat menggunakan mikroskop,” kata Ayah Roro menunjuk
layar handphone-nya.
“Maksudnya gimana Om?” tanya Guntur.
Ayah Roro menjelaskan, “Jadi begini,

“Tapi membelah diri cuma dilakukan oleh hewan bersel satu ya,
contohnya kayak amoeba yang ada di video ini,” tambah Kanguru menjelaskan.
“Oh iya benar Ro, coba liat amoeba itu membelah tubuhnya!” seru Guntur heboh.

#Kelas6SD5Karangbener

Mata mereka kembali melihat ke layar handphone. Pada layar ditampilkan amoeba
yang sedang membelah dirinya.
Setelah amoeba, kini video itu menampilkan seekor cacing yang terpotong menjadi
beberapa bagian lalu tubuhnya seperti tumbuh lagi. Roro dan Guntur tampak fokus
menonton video itu.

Proses fragmentasi planaria (sumber: Edmond Tse via Youtube)
Setelah mengamati video itu Roro bertanya, “Ini lagi fragmentasi ya Yah?”
“Iya betul,” jawab Ayah Roro.
“Oh jadi fragmentasi itu adalah cara berkembang biak hewan dengan memotong
bagian tubuhnya. Terus tubuh yang terpotong itu akan tumbuh lagi ya jadi hewan
baru?” kata Roro menyampaikan hasil analisisnya.

#Kelas6SD5Karangbener

“Iya betul Ro. Contoh hewan yang melakukan fragmentasi pada video ini adalah
cacing pipih atau disebut juga cacing planaria,” ucap Kanguru.

Penjelasan tentang fragmentasi pada cacing pipih itu pun mengakhiri video yang
mereka tonton. Setelah itu, Ayah Roro menyimpan kembali handphone-nya.
Kemudian mereka kembali berkeliling hingga hari berganti sore dan mereka pun
memutuskan untuk pulang.

Sumber:
https://www.ruangguru.com/blog/perkembangbiakanhewansecaravegetatif
dengan sedikit perubahan

#Kelas6SD5Karangbener

Jawablah pertanyaan di bawah ini sesuai bacaan di atas
1. Kuman merupakan hewan kecil yang dapat dilihat dengan menggunakan ….
2. Kuman berkembangbiak dengan cara vegetatif.

Apa yang dimaksud berkembangbiak secara vegetatif sesuai penjelasan Roro?
3. Perkembangbiakan vegetatif terbagi menjadi tiga, yaitu …, …, dan ….
4. Hydra berkembangbiak secara vegetatif dengan cara ….
5. Bagaimana urutan perkembangbiakan hewan hydra?
6. Amoeba berkembangbiak secara vegetatif dengan cara ….
7. Bagaimana urutan perkembangbiakan amoeba?
8. Apa yang dimaksud fragmentasi?
9. Hewan yang berkembangbiak dengan cara fragmentasi yaitu ….
10. Bagaimana proses hewan melakukan fragmentasi?

#Kelas6SD5Karangbener


Click to View FlipBook Version