Vol. 71/V/2021
UIP JBB’S MONTHLY NEWSLETTER
daftar isi
01 Dukung MRT Fase 2, PLN 03 Site Visit GM
UIP JBB Sukses Energize 04 Energi Optimisme, UPP
Relokasi SKTT 150 kV
Ketapang - Mangga Besar JBB 2 Sukses Energize
proyek GI 150 kV
10 Peduli Kesejahteraan
Masyarakat, PLN UIP JBB 06 JiBiBi Pod Volume 5:
Salurkan Bantuan TJSL Rp Back to Work, Back to
150 Juta Nature
12 Dukung Pengelolaan 08 Jalin Silaturahmi
Sampah Pluit, PLN UIP Pegawai, PLN UIP JBB
JBB Gelontorkan Dana 100 gelar Tajuk Jalin
Silaturahmi
15 Putu Suarma: Tekuni
Hidroponik, dari Hobi
jadi Penghasilan
THE CREW finno • melda gilang • anita rara • umi bima • aldo
editor • reporter • layouter • photographer
Komitmen PLN untuk terus mewujudkan pembangunan infrastruktur
kelistrikan terbaik untuk Indonesia, terus dilakukan. PT PLN (Persero) Unit
Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB), salah satu unit PLN
yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah
DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat ini baru saja sukses melak-
sanakan pemberian tegangan (energize) Relokasi Underground Cable
(UGC) 150 kV Ketapang – Mangga Besar, pada Selasa (04/05), melalui unit
pelaksana di bawahnya yaitu Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 3.
“Proyek ini dikerjakan untuk mendukung pembangunan MRT fase 2 yang
akan segera direalisasikan oleh pemerintah,” jelas Ratnasari Sjamsuddin,
General Manager PLN UIP JBB.
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021 1
JiBiBi
Pod
Volume
5: Back
to
Work,
Back to
Nature
Memasuki kuartal kedua 2021,
proses pengerjaan beberapa
proyek strategis di UIP JBB
terus digenjot. Salah satu
proyek yang dalam tahap
pengerjaan adalah SUTET 500
kV Balaraja – Kembangan. Berlo-
kasi di sepanjang kota
Tangerang hingga Kabupaten
Tangerang, proyek ini berfungsi
sebagai transmisi penyalur
tegangan listrik dari pembangk-
it hingga bisa dimanfaatkan oleh
pelanggan.
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021 6
Tim Komunikasi kali ini berkesem- desainnya bisa kurus nan ramping
patan untuk berkunjung dan seperti habis puasa satu bulan penuh.
mewawancarai Manager Bagian Yuk simak bersama-sama pada official
Pengendalian Proyek, Muhammad channel Youtube PLN UIP JBB atau
Minindika serta Junior Engineer melalui siaran podcast di spotify. Tim
Teknik Elektrikal, Sabdio Zalman Komunikasi kali ini berkesempatan
melalui Podcast PLN UIP JBB. untuk berkunjung dan mewawancarai
Yuk, simak episode terbaru JIBIBI- Manager Bagian Pengendalian Proyek,
Pod kali ini, dan cari tau mengapa Muhammad Minindika serta Junior Engi-
tower SUTET dengan tema “Men- neer Teknik Elektrikal, Sabdio Zalman
gulik SUTET 500 kV Balaraja – Kem- melalui Podcast PLN UIP JBB.
bangan, Towernya kok Kurus?”. (AFA/GRA)
Pada Podcast ini akan dibahas
mengenai bentuk tower dengan
teknologi yang baru sehingga
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021 7
Jalin
Silaturahmi
Pegawai,
PLN UIP JBB
gelar Tajuk
Jalin
Silaturahmi
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021 8
Dalam rangka menjalin silaturahmi perusahaan dan diakhiri dengan
antar pegawai dan manajemen di Brader dengan pemateri SRM Perenca-
lingkungan PLN UIP JBB ditengah naan, Widya Anggoro Putro. Acara
nuansa Idul Fitri serta upaya dalam tetap memerhatikan protokol keseha-
meningkatkan komunikasi internal, tan dengan pembatasan audience
PLN UIP JBB menggelar program yang hadir.
Tajuk Jalin Silaturahmi, Code of Tajuk Jalin Silaturahmi dan COC GM
Conduct dan Brader (Berbincang PLN UIP JBB Selasa, 18 Mei 2021 di
Bersama Leader). Event ini dihelat Plaza Terbuka PLN UIP JBB.
pada Selasa, 18 Mei 2021, bertempat di (AFA/GRA)
Plaza Terbuka PLN UIP JBB.
Acara dibuka dengan sambutan dari
General Manager PLN UIP JBB, Ratna-
sari Sjamsuddin. Ratna menyam-
paikan syukur karena acara bisa
berlangsung dan pegawai PLN UIP
JBB diberikan kesehatan pada acara
silaturahmi ini. Acara kemudian dilan-
jutkan dengan Code of Conduct
sebagai implementasi program
budaya
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021 9
Peduli Kesejahteraan Masyarakat, PLN
UIP JBB Salurkan Bantuan TJSL Rp 150 Juta
PT PLN (Persero) Unit Bantuan diberikan kepada memiliki mata pencaharian
Induk Pembangunan Jawa Kelompok Petani Tambak di bidang perikanan. “Di
Bagian Barat (PLN UIP JBB) Desa Segara Makmur Desa Segara Makmur,
salurkan dana sebesar Rp sebesar Rp 60 juta, dan Rp potensi tambaknya sangat
150 juta untuk Tanggung 40 juta kepada Kelompok besar. Sayangnya belum
Jawab Sosial dan Lingkun- Budidaya Lele “Pojok Lele” semua memiliki pompa dan
gan (TJSL) pada Kamis Desa Setia Mulya. “Sedang- kincir, juga kami membutuh-
(27/05) di Kecamatan kan Rp 50 juta akan kita kan bibit udang panameh
Tarumajaya, Kabupaten salurkan di bulan Juni agar tambak terus berpro-
Bekasi. “Bantuan ini disam- kepada Koperasi Bendun- duksi,” jelas Muhammad
paikan sebagai bentuk gan Mandiri (KOBRI) Desa Rois, Ketua Kelompok
kepedulian kita terhadap Pantai Makmur,” lanjut Petani Tambak Desa Segara
kesejahteraan masyarakat Ratnasari. Makmur.
dengan melihat potensi Ketiga desa tersebut Dengan adanya bantuan ini,
yang ada,” ujar Ratnasari terletak di Kecamatan ia berharap hasil tambak
Sjamsuddin, General Tarumajaya, dengan kelompoknya semakin
Manager PLN UIP JBB. sebagian besar penduduk melimpah.
10
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021
“Kami sangat berterima kasih kepada Senada dengan Muhammad, Warsip
PLN UIP JBB atas bantuannya, karena juga mengungkapkan rasa terima
memang kami sangat membutuhkann- kasih yang besar kepada PLN UIP JBB.
ya untuk keberlangsungan tambak “Kolam-kolam ini kekurangan dana
kami,” imbuhnya. Sementara itu, untuk pembelian bibit dan pakan, juga
tambak ini menggunakan sejumlah beberapa kolam ada yang membutuh-
kincir air yang digerakkan dengan kan perbaikan. Bantuan PLN UIP JBB
tenaga listrik, yang berguna sebagai menjadi angin segar bagi usaha kami,”
penyuplai oksigen terbaik di tambak. lanjutnya. Warsip meneruskan ,“Di titik
“Kincir ini juga membersihkan permu- yang lainnya, kami membangun kolam
kaan serta dasar air, sehingga baik dari awal, sehingga nanti akan ada
untuk pertumbuhan udang,” lanjut banyak yang bisa dikelola oleh kelom-
Muhammad. Adanya kincir ini menun- pok.”
jukkan bahwa usaha tambak akan Adanya bantuan TJSL ini adalah salah
menjadi lebih optimal dengan energi satu bentuk tanggung jawab PLN UIP
listrik yang baik, dan dapat meningkat- JBB terhadap kesejahteraan
kan hasil tambak. masyarakat sekitar. “Kecamatan
Sementara itu, di Desa Setia Mulya, Tarumajaya ini dilalui oleh proyek kami
bantuan akan dialokasikan untuk SUTET 500kV Bekasi – Muara Tawar,
pembuatan kolam lele dan pembelian sehingga sudah menjadi kewajiban
bibit serta pakannya. “Rencana akan kami untuk ikut serta peduli terhadap
kita fokuskan di dua titik, di setiap masyarakat di sekitarnya,” tukas
titiknya ada beberapa kolam,” papar Ratnasari. (AFA/GRA/RR)
Warsip, Ketua Kelompok Pojok Lele.
11
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021
Sebagai bentuk kepedulian Dukung Pengelolaan Sampah
terhadap revitalisasi lingkun- Pluit, PLN UIP JBB Gelontorkan
gan dan pengolahan
sampah, PT PLN (Persero) Dana 100 Juta Rupiah
Unit Induk Pembangunan
Jawa Bagian Barat (PLN UIP
JBB) salurkan dana Tanggu-
ng Jawab Sosial Lingkungan
(TJSL) sebanyak 100 juta
rupiah ke kelompok Bank
Sampah Bahari Utama pada
Selasa (25/05). Bantuan ini
akan dialokasikan untuk
mendukung optimalisasi
pengolahan sampah di
wilayah Pluit, Jakarta Utara,
menjadi produk yang lebih
bermanfaat. “Kami sangat
berterima kasih kepada PLN
UIP JBB atas bantuan yang
diberikan,” tutur Muham-
mad Mansur, Ketua Bank
Sampah Bahari Utama.
Ia melanjutkan, Kelurahan
Pluit terbilang padat dengan
aktivitas penduduk. “Kami
punya tiga pasar tradisional
dan lima unit pusat perbelan-
jaan modern. Selain itu, ada
258 toko, warung, dan
sejenisnya. Juga pelabuhan
pendaratan ikan, tempat
pelelangan ikan, serta pasar
ikan. Tingginya aktivitas ini
membuat Pluit memiliki
potensi sampah yang sangat
besar,” paparnya.
12
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021
Bersama dengan kelompok Bersama dengan kelompok
masyarakat sekitar yang memiliki masyarakat sekitar yang memiliki
kepedulian terhadap lingkungan, kepedulian terhadap lingkungan,
didirikanlah Bank Sampah Bahari didirikanlah Bank Sampah Bahari
Utama yang mempunyai unit-unit Utama yang mempunyai unit-unit
bank sampah di setiap RW yang bank sampah di setiap RW yang
berada di Kelurahan Pluit. “Sampai berada di Kelurahan Pluit. “Sampai
saat ini sudah terbentuk 13 unit dan saat ini sudah terbentuk 13 unit dan
sub unit Bank Sampah di Kelurahan sub unit Bank Sampah di Kelurahan
Pluit, yang bertugas untuk mengepul Pluit, yang bertugas untuk mengepul
sampah di masing-masing wilayah,” sampah di masing-masing wilayah,”
jelas Muhammad. jelas Muhammad.
Muhammad Mansur menuturkan, Muhammad Mansur menuturkan,
dengan banyaknya sampah yang perlu dengan banyaknya sampah yang perlu
dikelola, menyebabkan Bank Sampah dikelola, menyebabkan Bank Sampah
Bahari Utama membutuhkan sejum- Bahari Utama membutuhkan sejum-
lah alat pengolahan untuk meningkat- lah alat pengolahan untuk meningkat-
kan efisiensi operasional. “Bantuan ini kan efisiensi operasional. “Bantuan ini
sangat kami butuhkan karena semakin sangat kami butuhkan karena semakin
hari kian banyak sampah yang harus hari kian banyak sampah yang harus
kami Kelola. Kami sangat bersyukur kami Kelola. Kami sangat bersyukur
PLN UIP JBB ikut serta peduli dengan PLN UIP JBB ikut serta peduli dengan
kondisi lingkungan sekitar,” tukasnya. kondisi lingkungan sekitar,” tukasnya.
Bantuan sejumlah 100 juta rupiah Bantuan sejumlah 100 juta rupiah
tersebut rencana akan digunakan tersebut rencana akan digunakan
untuk pembelian mesin pencacah untuk pembelian mesin pencacah
plastik dan sejumlah bak sampah yang plastik dan sejumlah bak sampah yang
akan disebar di titik tertentu di sekitar akan disebar di titik tertentu di sekitar
Kelurahan Pluit, serta beberapa Kelurahan Pluit, serta beberapa
peralatan pendukung lainnya. Mesin peralatan pendukung lainnya. Mesin
pencacah sendiri akan menjadi alat pencacah sendiri akan menjadi alat
yang dapat meningkatkan efisiensi yang dapat meningkatkan efisiensi
pengolahan. “Bantuan mesin ini kami pengolahan. “Bantuan mesin ini kami
berikan karena dapat mempercepat berikan karena dapat mempercepat
proses penghancuran sampah, dan proses penghancuran sampah, dan
dapat menambah volume pengolahan dapat menambah volume pengolahan
sampah,” tukas Ratnasari Sjamsuddin, sampah,” tukas Ratnasari Sjamsuddin,
General Manager UIP JBB. General Manager UIP JBB.
13
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021
Sebelumnya, Bank Sampah Bahari Utama
menggunakan mesin press untuk pengolah-
an. Mesin yang menggunakan tenaga diesel
ini menghabiskan cukup banyak dana untuk
bahan bakar dan perawatan. Sehingga
dengan adanya bantuan mesin pencacah
yang menggunakan energi listrik, harapann-
ya dapat memangkas biaya operasional
pengolahan dan sangat ramah lingkungan.
“Di wilayah ini ada salah satu proyek kami
yaitu PLTGU Muara Karang Peaker. Sehing-
ga sudah menjadi kewajiban kami untuk
ikut serta mendukung perbaikan lingkun-
gan masyarakat,” ujar Ratnasari. Ia melan-
jutkan, Bank Sampah Bahari Utama ini
menjadi salah satu solusi cerdas dalam
mengatasi permasalahan lingkungan yang
bersumber dari sampah. “Karena tingginya
aktivitas masyarakat, tentu tingkat konsum-
si menjadi tinggi pula. Jika tidak ditangani
dengan baik, maka bisa berkembang ke
masalah yang lebih besar, seperti misalnya
banjir,” ujarnya.
Ratnasari menyampaikan apresiasi
yang besar terhadap Bank Sampah
Bahari Utama yang mau bergerak dan
tidak tinggal diam melihat ancaman di
lingkungannya. Ia juga sangat senang
pihaknya bisa memberikan sumbang-
sih terhadap lingkungan demi lingkun-
gan tinggal masyarakat yang lebih
baik. “Karena PLN selalu berkomit-
men untuk ikut serta dalam menjaga
lingkungan, salah satunya adalah
dengan memberikan bantuan TJSL di
sektor lingkungan seperti saat ini,”
pungkasnya. (AFA/GRA/RR)
14
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021
Putu
Suarma:
Tekuni
Hidroponik,
Dari Hobi
Jadi
Penghasilan
Milenial berjiwa entreprenuer, hal ini yang melekat pada pribadi Putu
Suarma Agus Sidanta. Siapa yang tak kenal kegigihannya mengolah
kebun hidroponik menjadi ladang penghasilan? Pegawai PLN UIP JBB
yang akrab disapa Putu Agus ini telah berkarir di PLN selama kurang
lebih 5,5 tahun. Selama lebih dari separuh dekade mengabdi, ia tak
hanya serius menjalani tanggung jawabnya, namun juga ulet dalam
memanfaatkan berbagai kesempatan usaha. Kini ia punya sejumlah lini
usaha kecil yang ditekuninya, tanpa mengesampingkan tanggung
jawab utama sebagai pegawai PLN.
15
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021
Sempat Bekerja di Hotel UIP JBB. Ia mendapatkan elektromekanik seperti di
Tak disangka, sebelum amanah untuk mengurusi pembangkit, sehingga
bergabung di perusahaan pekerjaan terkait elektrome- memang harus belajar lagi,”
listrik satu ini, Putu Agus kanik, yang meliputi perenca- kisahnya.
rupanya ternyata sempat naan pembuatan bidding
meniti karir di bidang perho- dokumen yang berisi spesifika-
telan. “Dulu saya lulus kuliah si teknik, Bill of Quantity Tantangan Survei di
tahun 2014 dan sempat beker- (BoQ) hingga menjadi suatu Pandeglang
ja di industri perhotelan pada kontrak. “Jadi nanti setelah Selama bekerja di PLN UIP
bagian engineer. Sekitar satu melalui tahapan tersebut dan JBB, Putu Agus mendapatkan
tahun bekerja di hotel, menjadi kontrak, kita melaku- banyak sekali pengalaman
merasa stagnan (karirnya) kan review dokumen yang kerja yang berkesan. Tidak
Lalu di tahun 2015 ada rekrut- disesuaikan dengan peratur- hanya seputar pekerjaan,
men PLN, saya kemudian an-peraturan di PLN,” jelasn- namun juga semangat guyub
mendaftar,” kenangnya. ya. yang ia dapatkan selama
Pucuk dicinta ulampun tiba, Tidak hanya bekerja di kantor, menjadi staf perencanaan
setelah melalui serangkaian sebagai pegawai di perenca- elektromekanik. Saat ditanya
tes seleksi, Putu Agus naan elektromekanik, ia juga hal yang paling berkesan, ia
bergabung di PLN. kerap bekerja di lapangan, berkisah kala mendapatkan
Memutuskan pindah kerja seperti melakukan survei penugasan untuk melakukan
dari sektor perhotelan ke pada lokasi pekerjaan, survei ke Desa Pandeglang.
BUMN kelistrikan ini, maupun site survey pada “Jadi kami dapat tugas
menurutnya merupakan rekanan vendor. “Kegiatan melakukan survei untuk
pilihan yang tepat. Terlebih survei ke lokasi pekerjaan proyek renewable energy,
ketika melihat kondisi khususnya pada pekerjaan rencananya akan menjadi
pandemi dimana sentra extension, perlu dilakukan proyek Pembangkit Listrik
pariwisata dan perhotelan untuk melihat peralatan apa Tenaga Bayu, yang berlokasi
mengalami pasang surut. “Di saja yang sudah dan belum di Pandeglang. Kami melaku-
perhotelan ada masa-masa tersedia,” imbuhnya. kan survei selama dua kali,
jaya, ada pula masa-masa sulit Saat ditanya ilmu yang dan masing-masing membu-
seperti saat ada pandemi didapat saat di bangku kuliah tuhkan waktu 3 hari,” ujarnya.
sekarang ini,” terangnya Putu dengan praktik yang di dunia Berbagai tantangan ia hadapi
Agus. kerja, Putu Agus bercerita ada saat melakukan survei
perbedaan yang sangat funda- tersebut. Lokasi yang cukup
Separuh Dekade di Peren- mental. “Saat kuliah, dulu ekstrim di tengah hutan,
canaan Elektromekanik saya lebih fokus pada proses cuaca yang tidak menentu
Putu Agus sendiri sejak awal produksi hingga pekerjaan hingga hujan deras, serta
pengangkatan hingga saat ini, maintenance. Saat di sini, sinyal komunikasi yang
bertugas di Sub Bidang Peren- sangat berbeda sekali. Saya sangat terbatas, menjadi
canaan Elektromekanik PLN melakukan pekerjaan terkait tantangan tersendiri bagi tim
survei. Namun hal ini bukan
16
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021
Suka Mesin dari Kecil “Ketika awal pandemi yang menuntut
Saat ditanya passion dan cita-cita sejak kecil, banyak aktifitas dari rumah, maka saya coba
Putu Agus memang sudah menggeluti untuk bercocok tanam secara hidroponik.
hal-hal yang berbau teknik mesin sejak kecil. Awalnya hanya untuk memenuhi kebutuhan
“Jadi dulu saya waktu kecil suka bongkar- sehari-hari, tapi semakin lama bisa menam-
bongkar mainan seperti mobil-mobilan. bah penghasilan. Saya mulai menawarkan
Memang sudah suka sama yang berbau hasil panen kepada rekan kerja,” tuturnya.
teknik gitu,” ungkapnya. Passion ini yang Yang awalnya hidroponik adalah hobi,
kemudian menentukan langkah Putu dalam namun ketekunannya bisa mengubah jadi
mengenyam pendidikan D3 Teknik Mesin punya nilai ekonomis dan penghasilan
pada Politeknik Bali dan berhasil lulus pada tambahan.
tahun 2014. Putu mengungkapkan bisnis hidroponik ini
Meskipun sudah bekerja di PLN, hasrat cenderung mudah dijalankan bagi pemula.
untuk meningkatkan ilmu dan pengetahuan Menurutnya, pemain baru di dunia hidropon-
masih tinggi. Hal ini yang kemudian menjadi ik perlu memperhatikan banyak hal tentang
motivasi bagi Putu Agus untuk melanjutkan tanaman, khususnya pada maintain air. Di
studi S1 Teknik Mesin pada tahun 2018, samping itu, perlu juga rutin melakukan cek
hingga berhasil menuntaskan studi di tahun suhu agar tanaman hidroponik bisa tumbuh
2020 pada Universitas Kristen Indonesia. dengan optimal. Baginya bisnis ini tidak
Bisnis Kecil Hidroponik memerlukan banyak waktu untuk
Pandemi secara tidak langsung mengubah perawatan, dan mudah dipelajari secara
cara pandang seseorang agar lebih produk- otodidak.
tif. Hal ini juga terjadi pada Putus Agus. Kala “Jaman sekarang, informasi dapat dengan
Covid-19 hadir di Indonesia pada Maret 2020, mudah dicari melalui google atau forum-fo-
ia banyak membaca literatur terkait rum diskusi. Jadi jangan takut untuk memu-
hidroponik dengan menggunakan lahan lai usaha, asalkan memang ada minat disitu,”
yang minim di rumah. Ia juga kerap imbuhnya.
menyaksikan tutorial bercocok tanam Pesan dan Harapan untuk Milenial PLN
secara hidroponik pada pada saluran Putu Agus juga berpesan kepada para
streaming. PLNers khususnya kepada milenial yang saat
ini menempati porsi terbesar dalam komposi-
si pegawai di PLN. Ia berharap agar para
milenial ini tidak mudah menyerah dan memi-
liki target dalam hidup. “Jangan mudah
berpuas diri, cari celah-celah yang bisa
dihubungkan, apabila itu bisa menjadi hal
yang positif,” tutup Putu Agus.
(AFA/GRA/RR/AWH)
17
MOMENTUM | Edisi 71 Tahun 2021