The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Learning Module IPA (Perkembangbiakkan) G6 S2 2022-2023

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sd-6futsal, 2023-01-03 23:56:25

Learning Module IPA (Perkembangbiakkan) G6 S2 2022-2023

Learning Module IPA (Perkembangbiakkan) G6 S2 2022-2023

Learning Module
Thematic Integrative

1 – 31 October 2022

Fase C
Grade 6
2ndSemester
2022/2023

Disusun oleh Ridwan Nugraha

Keterangan Modul

Jumlah sisiwa: 23 Orang
Model Pembelajaran:

Presentasi dan eksplorasi

Alokasi waktu: 6 Pertemuan
Jumlah Jam Pelajaran: 12 JP

Penilaian: Individu
Domain mapel: Kecakapan analisis dan

mempresentasikan

Materi: Perkembangbiakkan
Hewan dan Tumbuhan

Profil Pelajar Pancasila
 Bertaqkwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
 Bernalar kritis
 Kreatif

Learner Profile

 Heallty Individu
 Effective Communicator
 Creative Thinker

ii

Daftar Isi

Daftar Isi ................................................................................................................................................. iii
Activity .................................................................................................................................................. 1
Refleksi ................................................................................................................................................. 7
Rangkuman ............................................................................................................................................ 8
Tautan dan Sumber .......................................................................................................................... 15

iii



Page 1 Module - Grade 6

Activity

● Mengidentifikasi perbedaan pada tumbuhan dan hewan di sekitar kita
● Menganalisis cara mereka untuk berkembangbiak.

What are we going to do ?

Di pertemuan pertama kali ini, kita akan berdiskusi mengenai
makhluk hidup yang ada di sekitar kita. Dalam kegiatan ini kita akan
membutuhkan activity book dan alat tulis. Sebelum kita mulai, ayo kita
ucapkan basmallah.

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

If you’re done, let’s start !

Setelah semua peralatan disiapkan dan membaca basmallah, pertama-tama kita
akan berdiskusi mengenai topik berikut ini:

1. Mengapa banyak jenis tumbuhan dan hewan di dunia ini?
2. Bagaimana cara mereka memperbanyak jumlahnya?
3. Apakah setiap tumbuhan atau hewan melakukan cara yang sama untuk

memperbanyak jumlah mereka?
Setelah itu, kita akan:
1. mencari tumbuhan atau tanaman yang ada di lingkungan sekolah.
2. Kalian dapat mencatat nama tumbuhan tersebut dan mencari bagaimana cara

mereka berkembang biak melalui buku atau internet.
3. Setelah itu, kalian akan mencari cara berkembang biak 3 hewan yang berbeda

melalui internet.
4. Kalian dapat menuliskannya dalam bentuk mindmap dengan gambar, agar

menarik untuk dibaca.

Done !

Sampai berjumpa di pertemuan berikutnya

Thematic Integrative

Module - Grade 6 Page 2

Activity

● Mengidentifikasi cara tumbuhan berkembangbiak.
● Menganalisis perbedaan dari setiap cara berkembangbiak yang dapat

dilakukan oleh tumbuhan.

What are we going to do ?

Di pertemuan kali ini, kita melanjutkan materi tentang
perkembangbiakkan makhluk hidup. Dalam kegiatan ini kita akan
membutuhkan activity book dan alat tulis. Seperti biasa, sebelum kita
mulai, ayo kita ucapkan basmallah.

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

If you’re done, let’s start !

Setelah semua peralatan disiapkan dan membaca basmallah, pertama-
tama kita akan berdiskusi mengenai topik berikut ini:

1. Bisakah tumbuhan berkembangbiak secara mandiri?
2. Apa saja cara yang dimiliki tumbuhan untuk berkembangbiak?
Selama pembelajaran berlangsung, kalian dapat mencatat hal-hal
penting tentang materi ini. InsyaAllah, catatan ini dapat digunakan untuk
pertemuan kita berikutnya.

Done !

Sampai berjumpa di pertemuan berikutnya

Thematic Integrative

Page 3 Module - Grade 6

Activity

● Mengidentifikasi cara hewan berkembangbiak.
● Menganalisis perbedaan dari setiap cara berkembangbiak yang dapat

dilakukan oleh hewan.


What are we going to do ?

Di pertemuan kali ini, kita melanjutkan materi tentang
perkembangbiakkan makhluk hidup. Dalam kegiatan ini kita akan
membutuhkan activity book dan alat tulis. Seperti biasa, sebelum kita
mulai, ayo kita ucapkan basmallah.

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

If you’re done, let’s start !

Setelah semua peralatan disiapkan dan membaca basmallah, pertama-
tama kita akan berdiskusi mengenai topik berikut ini:

1. Bisakah hewan berkembangbiak secara mandiri?
2. Apa saja cara yang dimiliki hewan untuk berkembangbiak?
Selama pembelajaran berlangsung, kalian dapat mencatat hal-hal
penting tentang materi ini. InsyaAllah, catatan ini dapat digunakan
untuk pertemuan kita berikutnya.

Done !

Sampai berjumpa di pertemuan berikutnya

Thematic Integrative

Module - Grade 6 Page 4

Activity

● Mengevaluasi proses belajar yang telah dilakukan.

What are we going to do ?

Setelah beberapa pertemuan ini, ayo kita coba menguji kemampuan
kita tentang perkembangbiakkan. Sebelum kita mulai, ayo kita ucapkan
basmallah.

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

If you’re done, let’s start !

Siapkan pulpen dan kita akan mengerjakan soal yang akan dibagikan!
Periksa kembali jawaban yang sudah kalian tuliskan. Jangan sampai ada yang

terlewat agar mendapatkan hasil yang optimal.

Done !

Sampai berjumpa di pertemuan berikutnya

Thematic Integrative

Page 5 Module - Grade 6

Activity

● Melakukan evaluasi mengenai hasil belajar yang telah didapatkan

What are we going to do ?

Di pertemuan kali ini, kita melakukan review mengenai worksheet
yang sudah dilaksanakan di pertemuan sebelumnya. Dalam kegiatan ini kita
akan lembar jawaban worksheet dan alat tulis. Seperti biasa, sebelum
kita mulai, ayo kita ucapkan basmallah.

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

If you’re done, let’s start !

Setelah semua peralatan disiapkan dan membaca basmallah, kita
akan langsung melakukan review dari hasil worksheet yang telah kalian
kerjakan di pertemuan sebelumnya. Selama pembelajaran berlangsung,
kalian dapat mencatat hal-hal penting tentang materi ini. InsyaAllah,
catatan ini dapat digunakan untuk pertemuan kita berikutnya

Done !

Sampai berjumpa di pertemuan berikutnya

Thematic Integrative

Module - Grade 6 Page 6

Activity

● Mengevaluasi proses belajar yang telah dilakukan.

What are we going to do ?

Setelah 5 pertemuan ini, ayo kita coba menguji kembali
kemampuan kita tentang perkembangbiakkan makhluk hidup.
Namun untuk kali ini, tidak akan ada perbaikan yang dilakukan,
jadi lebih berhati-hati ya dalam mengerjakannya. Sebelum kita
mulai, ayo kita ucapkan basmallah.

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

If you’re done, let’s start !

Siapkan pulpen dan kita akan mengerjakan soal yang akan dibagikan!

Periksa kembali jawaban yang sudah kalian tuliskan. Jangan sampai ada yang
terlewat agar mendapatkan hasil yang optimal.

Done !

Sampai berjumpa di materi berikutnya

Thematic Integrative

Page 7 Module - Grade 6

Refleksi Materi Perkembangbiakkan

1. Apa itu perkembangbiakkan?
2. Apakah perkembangbiakkan tumbuhan dan hewan penting untuk kita?
3. Hal apa yang bisa kita contoh saat mempelajari materi ini?
4. Nilai apa yang akan kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah

mempelajari materi ini?

Thematic Integrative

Module - Grade 6 Page 8

Rangkuman

Setiap jenis hewan mempunyai cara berkembang biak yang belum
tentu sama. Ada yang berkembang biak secara seksual (kawin) dan
aseksual (tidak kawin).

Hewan yang berkembang biak secara aseksual (tidak kawin) memperbanyak diri dengan
cara:

• Membelah diri, contoh: bakteri, amoeba, dan paramaecium.
• Fragmentasi (menumbuhkan bagian tubuhnya), contoh: planaria dan cacing pita.
• Tunas, contoh: anemon dan hydra.

Hewan yang berkembang biak secara seksual (kawin) memperbanyak diri
dengan cara:

• Bertelur (ovipar)
Calon anak tersimpan di dalam telur. Hewan yang berkembang biak
dengan cara ini adalah kelompok serangga, kelompok ikan, kelompok
unggas, sebagian kelompok reptil, dan beberapa kelompok amfibi.

• Bertelur dan melahirkan (ovovivipar)
Telur tersimpan di dalam kantung induknya. Kemudian setelah menetas
akan dikeluarkan dengan cara dilahirkan. Calon anak tidak mendapat
makanan dari induknya, tetapi memperolehnya dari dalam telur.
Contohnya beberapa jenis kadal, kuda laut, dan hiu.

• Melahirkan (vivipar)
Calon anak tersimpan di dalam kantong yang terdapat di dalam perut
induknya. Ia mendapat makanan melalui plasenta yang menempel di
dinding perut induknya. Jika sudah waktunya, ia akan dilahirkan. Salah
satu keunikannya yang lain adalah si anak yang telah lahir menyusu pada
induk betina. Hewan yang berkembang biak dengan cara ini adalah
kelompok mamalia, kecuali platipus. Walapun menyusui, platipus tidak
melahirkan anaknya, ia bertelur.

Thematic Integrative

Page 9 Module - Grade 6

Ada beberapa perbedaan hewan ovipar (bertelur) dan hewan vivipar
(melahirkan).

Ciri hewan bertelur: Ciri hewan melahirkan:

• Tidak mempunyai kelenjar susu • Mempunyai kelenjar susu
• Betina tidak mempunyai rahim • Betina mempunyai rahim
• Mengerami atau menjaga telur • Mengalami masa hamil
• Tidak mempunyai daun telinga • Mempunyai daun telinga
• Memiliki cangkang telur • Menjaga anaknya sampai bisa mencari
• Mendapat cadangan makanan
makanan sendiri
dari kuning telur. • Mempunyai pusar
• Mendapatkan makanan dari tali pusar.

Perkembangbiakan secara kawin diawali dengan proses pembuahan (fertilisasi), yaitu
bertemunya sperma jantan dengan sel telur betina. Ada 2 cara, yaitu:

➢ Pembuahan eksternal
Sel telur dibuahi oleh sperma di luar tubuh induknya. Hewan yang pembuahannya
eksternal adalah kelompok ikan dan amfibi. Hewan yang proses pembuahannya dengan
cara ini mempunyai sel telur dan sperma yang sangat banyak. Prosesnya dibantu oleh
air. Contoh: ikan (sebagian besar) dan kodok.

Thematic Integrative

Module - Grade 6 Page 10

➢ Pembuahan internal
Sel telur betina dan sperma jantan bertemu di dalam tubuh induk betina. Hewan yang
pembuahannya internal adalah kelompok mamalia, kelompok reptil, kelompok unggas,
kelompok serangga, ikan hiu, dan pari.

Setiap hewan memiliki keunikan. Jenis kelamin mereka dapat dilihat dari bentuk tubuh,
suara, ukuran tubuh, tanduk atau senjata, dan warna bulu/rambut. Biasanya burung jantan
berwarna lebih mencolok, bersuara indah, dan ukuran tubuhnya lebih kecil. Suara dan
warna bulu yang indah ditujukan untuk menarik perhatian burung betina. Kodok jantan
berukuran lebih kecil, mempunyai kantung suara yang dapat dibunyikan untuk menarik
perhatian betina.

Kelompok mamalia jantan mempunyai testis di dekat pangkal kaki belakangnya. Ukuran
tubuhnya juga biasanya lebih kecil. Kelompok mamalia betina mempunyai kelenjar susu di
bagian pangkal kaki belakang yang berguna untuk menyusui anaknya.

Perkembangbiakan Tumbuhan

Tumbuhan dapat berkembang biak dengan cara:
1. Generatif (kawin)
2. Vegetatif (tidak kawin)

1. Perkembangbiakan Secara Generatif (Kawin)
Alat reproduksi pada tumbuhan adalah bunga. Tumbuhan yang sudah dewasa akan
berbunga. Bagian-bagian bunga yang sempurna terdiri dari:

Tidak semua bunga lengkap
seperti di atas. Ada juga bunga
yang tidak mempunyai putik
maupun benang sari.

Thematic Integrative

Page 11 Module - Grade 6

Putik adalah alat kelamin betina yang menghasilkan bakal buah dan bakal biji. Benang
sari adalah alat kelamin jantan dan menghasilkan serbuk sari. Ketika serbuk sari
menempel di atas kepala putik disebut dengan penyerbukan. Setelah penyerbukan
terjadi proses pembuahan. Di dalam serbuk sari terdapat dua sel kelamin yang
nantinya akan membuahi bakal biji dan bakal buah yang terdapat di bagian bawah
putik.

Proses penyerbukan dapat dibantu oleh angin, manusia, serangga, burung, ataupun
binatang lainnya. Ciri bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin biasanya serbuk
sarinya ringan dan banyak, mahkotanya kurang menarik dan tidak harum. Ciri bunga
yang penyerbukannya dibantu oleh binatang biasanya mahkotanya berwarna mencolok,
wangi, dan banyak mengandung nektar.

Jenis-jenis penyerbukan:
• Penyerbukan sendiri, jika serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
• Penyerbukan tetangga, jika serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga tetangga,

tetapi masih satu pohon.
• Penyerbukan silang, jika serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga yang sejenis

tetapi berbeda pohon.
• Penyerbukan bastar, jika serbuk sari suatu bunga jatuh ke kepala putik bunga

lain yang berbeda jenis.

Thematic Integrative

Module - Grade 6 Page 12

2. Perkembangbiakan Secara Vegetatif (Tidak Kawin)
Pada beberapa jenis tumbuhan, bunga tidak bisa berfungsi sebagai alat berkembang
biak karena ada putik atau benang sarinya yang bermasalah. Bahkan ada beberapa
tumbuhan yang sulit berbunga. Oleh karena itu, biasanya tumbuhan ini mempunyai alat
perkembangbiakan khusus sebagai cara beradaptasi agar tetap bisa mempunyai
keturunan.

Perkembangbiakan secara vegetatif ada yang alami maupun buatan.

Perkembangbiakan vegetatif secara alami, di antaranya:

• Stolon (geragih)
Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara ini
adalah strawberi, pegagan, rumput teki, teratai, dan melati
air. Pada perkembangbiakan stolon, batang yang tumbuh
menyamping/menjalar di ruas-ruasnya tumbuh menjadi bakal
tanaman baru.

• Umbi lapis
Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara ini adalah
bawang merah, bawang putih, gladiol, dan bawang bombay. Umbi
lapis terbentuk dari tumpukan (pangkal) daun yang tersusun rapat.

• Tunas
Contoh tumbuhan yang berkembang biak
dengan cara ini adalah pisang, bambu, tebu,
dan cocor bebek. Tunas ada yang tumbuh di
bagian akar, ujung batang dan ujung daun.

Thematic Integrative

Page 13 Module - Grade 6

• Rhizoma(akar tinggal)
Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara ini adalah jahe, kunyit,
lengkuas, dan kencur.

Tanaman ini juga bisa disebut tanaman rimpang.
Pada rhizome, tanaman tumbuh menjalar di bagian
batang namun letaknya di bawah permukaan tanah.
Bagian yang menjalar ini dapat menghasilkan tunas
dan akar baru dari ruas-ruasnya. Oleh karena itu
ciri khas tanaman rimpang adalah selalu beruas.

• Umbi batang
Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara ini adalah
kentang dan bengkuang. Pada umbi batang, tanaman menyimpan
cadangan makanannya di bagian batang, sehingga batang menjadi
penuh karbohidrat dan menggembung.

Perkembangbiakan juga dapat dilakukan secara buatan oleh manusia.
Perkembangbiakan vegetatif buatan di antaranya adalah:

• Cangkok
Cangkok dilakukan untuk mempercepat proses pertumbuhan dan usaha untuk
menghasilkan buah. Tumbuhan yang dicangkok biasanya yang batangnya
mempunyai kambium (berkayu), seperti pohon mangga, jambu, rambutan,
belimbing, delima. Kekurangan tumbuhan hasil cangkokan adalah akarnya yang
berbentuk serabut, sehingga mudah roboh dan buahnya semakin lama akan
semakin kecil.

Thematic Integrative

Module - Grade 6 Page 14

• Stek
Stek dilakukan untuk menghindari tumbuhnya tunas yang lama. Pada cara ini,
tumubah di potong di bagian batang, kemudian ujung batang yang dipotong di
tanam di dalam tanah. Biasanya tumbuhan yang distek adalah bunga sutra bombay,
kembang sepatu, kaca piring, dan singkong.

• Menempel
Menempel atau okulasi adalah menambahkan bagian mata atau calon tunas
suatu tumbuhan ke tumbuhan lain agar tumbuh menjadi tunas yang baru.
Menempel harus dilakukan pada dua tanaman yang masih termasuk dalam satu
jenis. Manusia melakukan menempel sebagai cara untuk melakukan memperoleh
buah yang enak tanpa harus menanam.

• Menyambung
Semua jenis tanaman buah bisa disambung. Tujuan penyambungan adalah untuk
memperoleh buah yang enak, sama dengan buah pohon induknya tanpa
membutuhkan waktu yang lama. Pada menyambung, kita menggabungjan 2 sifat
tanaman. Sama seperti menempel, tanaman yang disambung harus berasal dari
tanaman sejenis.

Thematic Integrative

Page 15 Module - Grade 6

Daftar Pustaka

1. Swawikanti, Kenya. 2022. “Perkembangbiakan Generatif & Vegetatif pada Hewan“.
https://www.ruangguru.com/blog/perkembangbiakan-hewan. Diakses pada 4
Januari 2023.

2. Ricky. “Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif dan Generatif”.
https://www.gramedia.com/literasi/vegetatif-generatif/. Diakses pada 26
September 2022.

3. Mutiara Bunda. 2021. “Learning Module Grade 6 – Jilid 1”. Bandung.

Thematic Integrative


Click to View FlipBook Version