The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by tatamond05, 2022-03-26 08:05:20

2.3.a.10.1 JURNAL REFLEKSI MINGGU 14

JURNAL REFLEKSI MINGGU 14

Keywords: Jurnal Refleksi,CGP,Guru Penggerak

2.3.a.10.1
JURNAL REFLEKSI

MINGGU KE 14

metode
six thinking hat

PREMA KARTIKA INTANSARI

Calon Guru Penggerak Angkatan 4 Kab. Ponorogo

fact

informasi sebanyak-banyaknya terkait
pengalaman yang terjadi

Senin, 21 Maret 2022 - Selasa, 22 Maret 2022
Modul 2.3.a.4 Eksplorasi Konsep Mandiri

Dalam pembelajaran ini CGP melakukan eksplorasi konsep secara
mandiri melalui LMS. CGP disediakan pertanyaan-pertanyaan yang
berkaitan dengan materi Coaching yang dikelompokkan menjadi
beberap pokok bahasan yaitu 2.3.a.4.1. Konsep Coaching Dalam
Konteks Pendidikan, 2.3.a.4.2. Komunikasi Yang Memberdayakan,
2.3.a.4.3 TIRTA sebagai Model Coaching. Hal ini digunakan untuk
menumbuhkan pemahaman CGP terhadap materi Coaching.

Rabu, 23 Maret 2022
Modul 2.3.a.4.3. Forum Diskusi Eksplorasi Konsep - Coaching

Dalam forum diskusi eksplorasi konsep ini CGP menjawab pertanyaan-
pertanyaan terkait implementasi model coaching TIRTA yang ada
dalam video di LMS. Tujuan dari pembelajaran ini adalah CGP
mampu menganalisa setiap proses coaching dan mengeksplorasi
teknik yang digunakan dalam coaching. Setelah menjawab
pertanyaan CGP saling memberikan tanggapan terhadap hasil
jawaban CGP lain untuk bisa saling berdiskusi dan memeberikan
umpan balik.

fact

informasi sebanyak-banyaknya terkait
pengalaman yang terjadi

Kamis dan Juma'at, 23-24 Maret 2022
Modul 2.3.a.5. Ruang Kolaborasi - Pembentukan Komunitas Praktisi
Untuk Melakukan Praktik Coaching
a. 2.3.a.5.1 Ruang Kolaborasi - Sesi Latihan

Kegiatan yang dilakukan dalam Ruang Kolaborasi Sesi Latihan ini
CGP melakukan pertemuan virtual dengan Fasilitator. Dalam sesi ini
CGP dibagi menjadi beberapa kelompok untuk bisa melakukan
praktik coaching model TIRTA. CGP diharapkan dapat melatih
keterampilan coaching dengan berbagai studi kasus dan membentuk
komunitas praktisi untuk melakukan praktek coaching model TIRTA.
b. 2.3.a.5.2 Ruang Kolaborasi - Sesi Praktik
Kegiatan ini adalah sesi kedua dari ruang kolaborasi, dalam sesi ini
CGP mempaktikkan coaching model TIRTA yang telah dilakukan
sebelumnya. Masing-masing CGP mempraktikkan baik sebagai
coach, coachee maupun pengamat. Sesi ini bertujuan untuk dapat
melatih keterampilan coaching dengan melakukan praktek coaching
model TIRTA.

feeling

gambarkan perasaan Anda terkait
dengan topik yang sedang dibahas

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan Pendidikan Guru Penggerak
pada minggu ke 14 ini, yang saya rasakan adalah :

Saya juga merasa bersyukur karena ketika melakukan eksplorasi
konsep saya medapatkan materi-materi baru yang belum pernah
saya pelajari sebelumnya seperti konsep coaching dalam pendidikan,
komunikasi yang memberdayakan dengan komunikasi asertif, dan
cara-cara melakukan coaching dalam hal ini dengan model TIRTA.
Saya merasa senang karena bisa mendapatkan pengalaman dan
baru dalam setiap kegiatan CGP ini, seperti ketika melakukan
latihan coaching model TIRTA dimana saya dan teman-teman CGP
harus membuat skenarionya lebih dulu lalu berlatih bersama dan
memparaktikkannya di depan CGP kelompok lain serta Fasilitator.
Saya juga merasa senang bisa melakukan diskusi dengan teman-
teman pada forum diskusi, karena bisa menambah pegetahuan saya
terkait coaching yang akan dilakukan nantinya.

benefits

hal-hal positif yang terkait dengan topik
tersebut.

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan Pendidikan Guru Penggerak
pada minggu ke 14 ini, hal-hal positif yang saya dapatkan adalah :

Pemahaman terkait materi Coaching saya semakin bertambah,
antara lain tentang seperti apa konsep coaching itu, cara melakukan
komunikasi yang baik dengan melakukan komunikasi asertif, serta
tentang coaching model TIRTA.
Setelah mempelajari tentang coaching ini saya menjadi sadar bahwa
kemampuan saya dalam berkomunikasi haruslah ditingkatkan,
terutama jika dalam forum-forum besar, saya harus berusaha untuk
menumbuhkan dalam diri saya untuk bisa menjadi seseorang yamng
mampu melakukan komunikasi asertif. Hal ini karena saya
cendenrung lebih melakukan komunikasi yang pasif selama ini.
Saya menjadi paham bahwa kemampuan coaching haruslah dilatih
dengan sungguh-sungguh agar bisa membantu kita dalam
meyelesaikan berbagai persoalan yang ada di sekolah.
Mendapatkan pengalaman, pengetahuan dan ilmu yang lebih
mendalam tentang materi coaching setelah melakukan eksplorasi
konsep mandiri dan forum diskusi, serta ruang kolaborasi baik saat
latihan maupun saat praktik.

Caution

kendala, hambatan, atau risiko dari
tindakan/peristiwa yang sedang
dibahas

Kendala atau hambatan yang saya alami ketika mempelajari
topik pada minggu ini adalah :

Jaringan internet yang tiba-tiba tidak stabil ketika melaksanakan
Ruang Kolaborasi sesi praktik.
Konsentrasi yang terpecah antara kegiatan PGP dengan kewajiban
saya di sekolah dikarenakan sudah dilaksanakannya PTM terbatas.
Ketika mempelajari materi secara mandiri ada kalanya beberapa
materi kurang dipahami sehingga saya perlu untuk membaca atau
menonton video secara berulang.

Creativity

ide-ide yang muncul setelah mengalami
peristiwa tersebut.

Setelah mempelajari modul 2.3 Coaching ini saya mendapatkan
pengetahuan dan pengalaman baru ketika pelaksanaan kegiatan
minggu ini, terutama ketika mengikuti virtual meeting eksplorasi konsep
dengan Fasilitator dan rekan CGP lainnya saya bisa mempelajari
berbagai cara mempraktikkan coaching model TIRTA yang dilakukan
oleh setiap CGP. Saya berharap dengan kami mempraktikkan coaching
model TIRTA pada Ruang Kolaborasi bisa menjadi bekal kami untuk
mempraktikkannya di sekolah nantinya. Saya juga akan mencoba
mengaplikasikan apa yang telah saya pelajari dalam modul ini di kelas
bersama murid saya maupun dengan rekan guru di sekolah. Hal ini
bertujuan agar segala permasalahan yang ada di sekolah bisa
diselesaikan dengan baik. Namun, untuk melakukannya pastilah tidak
mudah karena butuh proses, ketelatenan, dan semangat.

process

tarik kesimpulan dari peristiwa yang
terjadi.

Program Pendidikan Guru Penggerak ini merupakan program yang
sangat bermanfaat bagi saya sebagai seorang guru. Salah satu hal
yang dikembangkan adalah melatih kemampuan seorang guru untuk
melakukan coaching. Dengan mempelajari modul coaching ini banyak
hal yang saya dapatkan antara lain :

Konsep coaching dalam dunia pendidikan sangat dipelukan.
Seorang guru perlu untuk menguasai kemampuan komunikasi yang
baik, yaitu dengan komunikasi asertif.
Langkah-langkah coaching model TIRTA.

terimakasih
salam dan bahagia

Guru Bergerak
Indonesia Maju


Click to View FlipBook Version