The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Pedoman Pelaksanaan Pembentukan dan Pengelolaan Rumah Data Kependudukan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by lubis.234, 2020-06-17 02:00:32

Panduan Rumah Data

Pedoman Pelaksanaan Pembentukan dan Pengelolaan Rumah Data Kependudukan

Keywords: Rumah Data Kependudukan

DIREKTORAT ANALISIS DAMPAK KEPENDUDUKAN

BADA(NMKodEePlESPNoalDunsUdiuDSatUnraKRteAugmNisaDhPeADnNagte2Kan0EKd1Lae8UlpiaeAnnRdDGuadAmuBpkaaEnkRKdEieNKpCeanAmdNpuuAdnuNgkaAKnBS)IONAL I

II Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

KATA SAMBUTAN

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat serta karunia-Nya, sehingga penyusunan
buku “Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Dampak Kependudukan)” dapat
diselesaikan.

Rumah Data Kependudukan berfungsi sebagai wadah
tersedianya data dan informasi serta pusat intervensi
pembangunan di tingkat mikro menjadi sebuah solusi strategis
yang penting untuk didirikan di kampung-kampung KB yang
telah dibentuk. Hal ini dikarenakan keberadaan Rumah Data
Kependudukan dapat meningkatkan tata kelola pembangunan di
tingkat desa atau kampung berbasis data, di mana data memiliki
peran kunci dalam membantu para pembuat kebijakan dan
masyarakat untuk memahami fakta dengan benar dan
merancang strategi atau perencanaan ke depan.

Pengelolaan Rumah Data Kependudukan melibatkan
masyarakat setempat, yang diharapkan dapat meningkatkan
kepedulian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya data
dan informasi untuk peningkatan pengetahuan, sikap, dan
perilaku. Masyarakat perlu memahami data secara benar dan
belajar agar tidak buta data, yaitu keterasingan dan
ketidakpahaman dalam membaca makna yang terkandung
dibalik data statistik yang disajikan. Ketika masyarakat buta data
maka akan berbahaya, karena data menggambarkan kondisi
permasalahan di masyarakat jika tepat memaknai data tersebut.

Salah satu masalah besar pembangunan di Indonesia adalah data
yang digunakan tidak sepenuhnya dipahami makna secara
substantif dan komprehensif. Ketika data digunakan tidak lebih
dari sekadar aksesori, maka pembangunan tidak akan berjalan
dengan baik. Data sangat penting dalam pengelolaan program,
mulai dari perencanaan sampai dengan monitoring dan evaluasi.

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB i
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

Dokumen perencanaan sudah menggunakan data, akan tetapi
makna substantial setiap angka tidak sepenuhnya dipahami
secara benar. Kesalahan memaknai data akan membuahkan
kebijakan dan program yang salah, karena mengakibatkan salah
melihat permasalahan.

Dengan adanya Rumah Data Kependudukan diharapkan
masyarakat akan melek data, karena data yang terkumpul
melibatkan partisipasi masyarakat, dimana data dikumpulkan
dari, oleh, dan untuk masyarakat itu sendiri. Selain itu,
keberadaan data di Rumah Data Kependudukan terintegrasi
dengan sumber data lain, baik data demografi maupun data
sektoral yang dapat digunakan untuk melakukan intervensi
program-program pembangunan. Oleh karena itu, melalui
Rumah Data Kependudukan diharapkan akan memudahkan
Pokja Kampung KB, stakeholder dan mitra kerja dalam
memahami kondisi riil Kampung KB, sehingga mudah untuk
menentukan intervensi apa yang bisa dilakukan melalui
sinergitas dan integrasi pelaksanaan Kampung KB.

Atas kerjasama dan kontribusi semua pihak selama ini, kami
ucapkan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Semoga buku panduan ini bermanfaat dalam mendukung
pencapaian program pembangunan, khususnya program
Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan
Keluarga di Kampung KB.

Jakarta, 14 September 2018

Plt. Deputi Bidang Pengendalian
Penduduk,

Dr. Ir. Dwi Listyawardani, M.Sc, Dip.Com

ii Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha
Esa, atas rahmat dan karunia-Nya Buku “Panduan Model Solusi
Strategis Dampak Kependudukan: Rumah Data Kependudukan
di Kampung KB” telah dapat diselesaikan. Buku panduan ini
merupakan penyempurnaan dari panduan sebelumnya.

Buku Panduan Model Solusi Strategis Dampak Kependudukan:
Rumah Data Kependudukan di Kampung KB disusun sebagai
salah satu perangkat tata laksana yang bertujuan untuk
meningkatkan pengetahuan, pemahaman, wawasan dan
keterampilan Pengelola Program Kependudukan, Keluarga
Berencana dan Pembangunan Keluarga, pemangku kepentingan
dan mitra kerja dalam mengelola Rumah Data Kependudukan di
Kampung KB.

Kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam
memberikan bantuan pemikiran, saran serta pendapat dalam
penyusunan buku ini, kami sampaikan penghargaan dan ucapan
terima kasih. Kami berharap buku Panduan Model Solusi
Strategis Dampak Kependudukan: Rumah Data Kependudukan
di Kampung KB dapat bermanfaat dalam mewujudkan program
intervensi pembangunan khususnya di Kampung KB.

Jakarta, 14 September 2018

Direktur Analisis Dampak
Kependudukan,

Dra. Hitima Wardhani, MPH

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB iii
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

DAFTAR ISI

Kata Sambutan ............................................................................... i
Kata Pengantar ............................................................................... iii
Daftar Isi .......................................................................................... iv

BAB I PENDAHULUAN ..................................................... 1
1
A. Latar Belakang ................................................... 3
B. Tujuan .................................................................. 3
C. Sasaran ................................................................ 4
D. Ruang Lingkup ................................................... 4
E. Batasan Pengertian ..........................................

BAB II KONSEP DASAR RUMAH DATA

KEPENDUDUKAN .................................................. 6
6
A. Pengertian ........................................................... 6
B. Bentuk dan Kedudukan ................................... 7
C. Tujuan dan Fungsi ............................................ 8
D. Strategi Pengelolaan ........................................

BAB III RUANG LINGKUP DATA RUMAH DATA

KEPENDUDUKAN .................................................. 10

A. Data dan Informasi ........................................... 10
B. Sumber Data dan Ruang Lingkup ................. 11
C. Manajemen Data Rumah Data

Kependudukan .................................................. 12

BAB IV TAHAPAN PENGELOLAAN RUMAH DATA

KEPENDUDUKAN.. ................................................. 14

A. Pembentukan ..................................................... 14
B. Pelaksanaan ....................................................... 16
C. Monitoring Evaluasi dan Pelaporan ............. 17

BAB V PENUTUP .................................................................. 20

LAMPIRAN

iv Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Penduduk sebagai modal dasar pembangunan merupakan
pilar utama dalam mewujudkan pembangunan berwawasan
kependudukan. Penduduk sebagai obyek dan subyek perlu
dikenali, diidentifikasi, dipilah, dianalisis sehingga intervensi
pembangunan nasional tepat sasaran. Undang-Undang
Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, dalam bagian
Data dan Informasi mengamanatkan pemerintah dan
pemerintah daerah wajib mengumpulkan, mengolah, dan
menyajikan data dan informasi mengenai kependudukan
dan keluarga. Pemerintah dan pemerintah daerah
melakukan pengumpulan data, analisis dan proyeksi
penduduk sebagai bagian dari pengelolaan kependudukan
dan pembangunan keluarga. Upaya tersebut dilakukan
melalui sensus, survei dan pendataan keluarga.

Peran serta masyarakat dalam Program Kependudukan,
Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)
menjadi bagian yang sangat penting untuk dilakukan.
Berdasarkan Pasal 58 Undang-Undang Nomor 52 Tahun
2009 dinyatakan bahwa setiap penduduk mempunyai
kesempatan untuk berperan serta dalam pengelolaan
kependudukan dan pembangunan keluarga. Peran serta
tersebut dilakukan oleh individu, lembaga swadaya
masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi
dan pihak swasta.

Kampung KB merupakan salah satu bentuk atau model
miniatur pelaksanaan total Program KKBPK secara utuh
yang melibatkan seluruh bidang di lingkungan BKKBN dan
bersinergi dengan kementerian/ lembaga, mitra kerja, serta

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 1
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

stakeholders instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan
kondisi wilayah, yang dilaksanakan di tingkatan
pemerintahan terendah, sesuai prasyarat penentuan lokasi
Kampung KB di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia
(BKKBN, 2015).

Sinergitas antara pembangunan KKBPK dengan
pembangunan sektor terkait, seperti bidang sosial, ekonomi,
lingkungan maupun politik dan pertahanan keamanan
menjadi salah satu unsur penting dalam implementasi
Kampung KB. Sinergitas yang terjadi dapat menjadi faktor
penentu dalam keberhasilan pembangunan, yang tercermin
dan berdampak positif dalam indikator kependudukan,
sosial, ekonomi, lingkungan, politik dan pertahanan
keamanan.

Tersedianya data dan indikator pembangunan yang terkini,
valid dan terpercaya merupakan salah satu prasyarat
penting bagi berdirinya Kampung KB. Untuk memenuhi
kebutuhan tersebut, pada tahun 2016 Direktorat Analisis
Dampak Kependudukan melakukan pengembangan model
solusi strategis pengendalian dampak kependudukan di
Kampung KB Mertasinga, Cirebon, yang menghasilkan
model “Rumah Data Kependudukan”.

Rumah Data Kependudukan merupakan tempat yang
berfungsi sebagai basis data dan informasi, serta pusat
intervensi pembangunan di tingkat mikro. Oleh sebab itu,
penting untuk didirikan di kampung-kampung KB, baik yang
telah dibentuk maupun yang akan dibentuk. Tujuan
pembentukan Rumah Data Kependudukan adalah untuk
meningkatkan sinergitas program KKBPK dengan program
pembangunan sektor lainnya dalam penyediaan dan
pemanfaatan data dan informasi untuk intervensi berbagai
permasalahan kependudukan di Kampung KB. Selain itu,
dengan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan Rumah
Data Kependudukan akan meningkatkan kepedulian dan
kesadaran masyarakat tentang pentingnya data dan

2 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

informasi untuk peningkatan pengetahuan, sikap dan
perilaku.

Model solusi strategis pengendalian dampak kependudukan
dapat direplikasi di provinsi lain yang memiliki karakteristik
permasalahan yang sama. Oleh karena itu, perlu dibuat
sebuah panduan bagi Pengelola Program Kependudukan,
Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga untuk
dapat mereplikasi dan mengelola model Rumah Data
Kependudukan di Kampung KB di provinsi masing-masing
dengan memperhatikan kearifan lokal.

B. Tujuan

Secara umum penyusunan buku ini bertujuan untuk
meningkatkan pengetahuan, pemahaman, wawasan dan
keterampilan pengelola Program Kependudukan, Keluarga
Berencana dan Pembangunan Keluarga, serta program
pembangunan sektor lainnya dalam mereplikasi dan
mengelola Rumah Data Kependudukan di Kampung KB.

C. Sasaran

Sasaran pengguna panduan ini adalah para pengelola
program KKBPK, pemangku kepentingan dan mitra kerja
dari unsur-unsur sebagai berikut:

1. Organisasi Perangkat Daerah Pengendalian Penduduk
dan KB Provinsi;

2. Organisasi Perangkat Daerah Pengendalian Penduduk
dan KB Kabupaten dan Kota;

3. Pemangku kepentingan dan mitra kerja terkait.

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 3
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

D. Ruang Lingkup
Ruang lingkup pembahasan dalam buku ini mencakup:
a. Konsep dasar Rumah Data Kependudukan
b. Ruang lingkup data Rumah Data Kependudukan
c. Tahapan pengelolaan Rumah Data Kependudukan

E. Batasan Pengertian

1. Dampak kependudukan adalah perubahan di bidang
sosial ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan,
serta daya dukung alam dan daya tampung lingkungan
yang akan timbul di masa mendatang sebagai akibat
dari berubahnya sistem penduduk di suatu wilayah.

2. Data kependudukan adalah segala tampilan data
penduduk dalam bentuk resmi maupun tidak resmi
yang diterbitkan oleh badan-badan pencatatan
kependudukan (pemerintah maupun non pemerintah),
dalam berbagai bentuk baik angka, grafik, gambar dan
lain-lain.

3. Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat desa
dengan kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan
Program Kependudukan, Keluarga Berencana,
Pembangunan Keluarga dan pembangunan sektor
terkait dalam upaya meningkatkan kualitas hidup
keluarga dan masyarakat.

4. Model adalah pola (contoh, acuan, ragam, dan
sebagainya) dari sesuatu yang akan dibuat atau
dihasilkan.

5. Model solusi strategis dampak kependudukan adalah
representasi atau deskripsi tentang upaya pemecahan
masalah dampak kependudukan yang berpengaruh
terhadap efektifitas dan efisiensi kebijakan atau

4 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

program pembangunan secara umum, maupun program
pembangunan kependudukan secara khusus.

6. Replikasi model solusi strategis adalah penerapan
model solusi strategis yang sama untuk daerah lain yang
memiliki karakteristik dan permasalahan yang serupa.

7. Rumah Data Kependudukan adalah rumah/tempat
yang difungsikan sebagai pusat data dan intervensi
permasalahan kependudukan yang mencakup sistem
pengelolaan dan pemanfaatan data kependudukan di
tingkat mikro, mulai dari mengidentifikasi,
mengumpulkan, memverifikasi, menganalisis data yang
bersumber dari, oleh dan untuk masyarakat sebagai
basis untuk intervensi pembangunan di Kampung KB
dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

8. Solusi strategis dampak kependudukan adalah upaya
pemecahan masalah dampak kependudukan yang
berpengaruh terhadap efektifitas dan efisiensi
kebijakan atau program pembangunan secara umum,
maupun program pembangunan kependudukan secara
khusus.

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 5
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

BAB II

KONSEP DASAR RUMAH DATA
KEPENDUDUKAN

A. Pengertian

Rumah Data Kependudukan adalah rumah/tempat yang
difungsikan sebagai pusat data dan intervensi permasalahan
kependudukan yang mencakup sistem pengelolaan dan
pemanfaatan data kependudukan di tingkat mikro, mulai
dari mengidentifikasi, mengumpulkan, memverifikasi,
menganalisis data yang bersumber dari, oleh dan untuk
masyarakat sebagai basis untuk intervensi pembangunan di
Kampung KB dalam upaya peningkatan kesejahteraan
masyarakat.

B. Bentuk dan Kedudukan

Rumah Data Kependudukan dibentuk berdasarkan prinsip
ketersediaan data dan informasi kependudukan dari, oleh
dan untuk masyarakat di Kampung KB.

Dalam Petunjuk Teknis Kampung KB, bahwa salah satu
prasyarat wajib pembentukan Kampung KB adalah
ketersediaan data dan informasi kependudukan yang valid,
terkini, dan terpercaya. Berangkat dari inilah Rumah Data
Kependudukan dibentuk agar semua data di Kampung KB
berada di satu pintu, yaitu Rumah Data Kependudukan.

Kedudukan rumah data dalam struktur organisasi Kampung
KB berada di bawah kelompok kerja (Pokja) Kader KKBPK.

6 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

C. Tujuan dan Fungsi

Adapun tujuan pembentukan Rumah Data Kependudukan
sebagai berikut:

a) Meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat
dan mitra kerja dalam pengelolaan data lintas sektor di
Kampung KB.

b) Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang
pentingnya data dan informasi untuk peningkatan
pengetahuan, sikap dan perilaku yang berwawasan
kependudukan.

c) Meningkatkan sinergitas program KKBPK dan program
pembangunan sektor lainnya dalam penyediaan dan
pemanfaatan data dan informasi untuk intervensi
berbagai permasalahan kependudukan.

d) Meningkatkan modal sosial, wahana belajar dan
berinteraksi masyarakat melalui media data, modul-
modul, buku-buku bacaan dan atau melalui penggunaan
jaringan internet di Kampung KB.

Sejalan dengan tujuan pembentukannya, maka terdapat tiga
fungsi utama Rumah Data Kependudukan sebagai:

a) Pusat data dan informasi

b) Pusat intervensi permasalahan kependudukan, KB,
pembangunan keluarga serta pembangunan sektor lain

c) Pusat integrasi aktivitas Kampung KB

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 7
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

Gambar Fungsi Rumah Data Kependudukan

Pusat
Intervensi

Pusat
Integrasi
aktivitas
Kampung

KB

Pusat Data

D. Strategi Pengelolaan

Untuk mencapai fungsi dan tujuan pembentukannya,
dirumuskan strategi pengelolaan sebagai berikut:

a) Mengintensifkan upaya-upaya pemberdayaan untuk
meningkatkan kemampuan dan kemandirian
masyarakat.

b) Menjalin kemitraan yang seluas-luasnya dengan
berbagai pihak untuk bersama-sama mewujudkan
keberdayaan dan kemandirian masyarakat.

c) Menerapkan keterpaduan dan sinergi pendekatan
pembangunan sektoral, pembangunan kewilayahan,
dan pembangunan partisipatif.

d) Mengoptimalkan seluruh potensi dan sumber daya
yang dimiliki masyarakat, pemerintah pusat,
pemerintah daerah, swasta, asosiasi, perguruan tinggi,
lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat,
dan kelompok peduli lainnya secara sinergis.

8 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

e) Menguatkan peran pemerintah kabupaten dan kota
dalam melakukan intervensi berbasis integrasi
program-program pemberdayaan dan peningkatan
kesejahteraan masyarakat di Kampung KB;

f) Mengembangkan kelembagaan Rumah Data
Kependudukan yang dipercaya, mengakar, dan
akuntabel.

g) Mengoptimalkan peran sektor dalam pelayanan dan
kegiatan pembangunan secara terpadu.

h) Meningkatkan kemampuan pembelajaran di
masyarakat dalam memahami kebutuhan dan
potensinya serta memecahkan berbagai masalah yang
dihadapinya.

i) Menerapkan konsep pembangunan partisipatif secara
konsisten dan dinamis serta berkelanjutan.

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 9
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

BAB III
RUANG LINGKUP DATA
RUMAH DATA KEPENDUDUKAN

A. Data dan Informasi

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem
Perencanaan Pembangunan Pasal 31 menyatakan bahwa
perencanaan pembangunan didasarkan pada data dan
informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Oleh karena itu, di dalam suatu perencanaan pembangunan
dibutuhkan data yang obyektif, yaitu harus sesuai dengan
keadaan yang sebenarnya, sehingga informasi lebih dapat
dipercaya atau benar, tepat waktu, tidak kadaluarsa, dan
relevan dengan kebutuhan, dan dapat digunakan untuk
mengidentifikasi permasalahan serta pemecahannya.

Ketersediaan data dan statistik andal yang disediakan
melalui Rumah Data Kependudukan menjadi salah satu
indikator keberhasilan dalam melakukan perencanaan untuk
membangun Kampung KB. Data dan statistik yang
berkualitas merupakan rujukan bagi upaya perumusan
kebijakan dalam menyusun perencanaan, melakukan
pemantauan/ monitoring, dan mengevaluasi sasaran
program; sehingga tujuan pembangunan Kampung KB, yaitu
untuk meningkatkan kualitas dan meningkatkan
kesejahteraan penduduk dapat tercapai. Selain itu,
perencanaan pembangunan Kampung KB dengan
menggunakan data yang berkualitas dan terkini akan
memberikan arah yang lebih seksama menuju sasaran. Data
dan informasi menjadi sangat penting. Tidak hanya untuk
perencanaan pembangunan, tetapi juga menjadi dasar
pengambilan keputusan maupun kebijakan di Kampung KB
untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada.

10 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

B. Sumber Data dan Ruang Lingkup

Tersedianya data yang terkini, valid dan terpercaya
merupakan salah satu prasyarat wajib dalam pembentukan
Kampung KB. Data kependudukan dapat bersumber dari
hasil pendataan keluarga, data potensi desa dan data
catatan sipil ataupun sumber data lain yang berkualitas
sehingga dapat digunakan sebagai dasar penetapan
prioritas, sasaran dan program yang akan dilaksanakan di
suatu wilayah Kampung KB secara berkesinambungan.
Kebutuhan data tersebut diharapkan dapat dipenuhi melalui
Rumah Data Kependudukan.

Data kependudukan, keluarga berencana, pembangunan
keluarga dan data pembangunan sektor lain di Kampung KB
dapat diperoleh dari:

1. Data Primer

Data primer adalah data yang dikumpulkan sendiri oleh
kader/pengelola Rumah Data Kependudukan dengan
cara tertentu pada periode waktu tertentu.

2. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh
pihak lain, hasil penelitian yang dilakukan suatu
lembaga penelitian atau organisasi, ataupun data yang
telah dikumpulkan suatu instansi/pemerintah daerah,
antara lain:

1. Data Potensi/Profil Desa

2. Data Sektoral:

1) Kesehatan

2) Pendidikan

3) Sosial

4) Ekonomi

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 11
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

5) Pertanian

6) Dan lain-lain

3. Data Aktivitas Kampung KB:

a. Posyandu, PAUD, Poktan (BKB, BKR, BKL, PIK
R, UPPKS), dan lain-lain.

b. Kegiatan pembangunan berbagai sektor,
diantaranya pembangunan jalan, jamban
keluarga, pengadaan air bersih, bedah rumah,
dan lain-lain.

c. Aktivitas masyarakat di Rumah Data
Kependudukan, diantaranya tanaman
pekarangan, rumah baca, dan aktivitas lainnya.

4. Data Administrasi Kependudukan:

Registrasi vital yang dilakukan Dinas
Kependudukan dan Catatan Sipil, atau
desa/kelurahan.

5. Data Pendataan Keluarga dan Statistik Rutin:

a. Data Pendataan Keluarga: Demografi,
Keluarga Berencana, dan Pembangunan
Keluarga

b. Statistik Rutin, yaitu data hasil kegiatan
pengendalian lapangan.

C. Manajemen Data Rumah Data Kependudukan

Beberapa prinsip yang diterapkan dalam pengelolaan data
Rumah Data Kependudukan adalah sebagai berikut:

1. Tepat waktu. Pengumpulan data di Rumah Data
Kependudukan harus dilaksanakan tepat waktu,
sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan secara optimal
sebagai bahan untuk memberikan masukan bagi

12 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

peningkatan atau perbaikan kualitas kegiatan
selanjutnya.

2. Terkini. Pemutakhiran data dilaksanakan secara
berjenjang mulai dari tingkat RT sampai dengan tingkat
administratif di atasnya.

3. Dapat dipercaya dan diandalkan. Hasil pengumpulan
dan pemutakhiran data akan digunakan sebagai
referensi dalam pengukuran indikator kinerja program
serta penyusunan strategi lebih lanjut.

Pengelolaan data Rumah Data Kependudukan dilakukan
melalui kegiatan-kegiatan berikut:

1. Pengumpulan data dan informasi di lapangan
dilaksanakan setiap bulan.

2. Pemutakhiran data untuk menjamin kebenaran data
dan informasi yang didapat berdasarkan fakta di
lapangan.

D. Penyajian data dan informasi Rumah Data
Kependudukan dapat dikembangkan sendiri oleh
pengelola Rumah Data Kependudukan sesuai dengan
kebutuhan pembangunan lokal Kampung KB. Penyajian
data dan informasi juga dapat berupa tabulasi
sebagaimana terdapat dalam lampiran.

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 13
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

BAB IV

TAHAPAN PENGELOLAAN RUMAH DATA
KEPENDUDUKAN

A. Pembentukan

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pembentukan
Rumah Data Kependudukan adalah sebagai berikut:

1. Identifikasi masalah dan kebutuhan dalam bentuk FGD
di lokasi yang akan didirikan Rumah Data
Kependudukan;

2. Penggalangan kesepakatan antara masyarakat (kader,
tokoh masyarakat, tokoh agama, dll), Pokja Kampung
KB dan Kepala Desa/Lurah;

3. Penyiapan SDM dan pengorganisasian:

a) Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB membentuk
Tim Kecil (5-7 orang) untuk merumuskan persiapan
pembentukan Rumah Data Kependudukan;

b) Mengidentifikasi SDM (kader) potensial untuk
dipilih sebagai calon pengelola Rumah Data
Kependudukan;

c) Melakukan pertemuan antara Pokja Kampung KB,
dengan kader-kader potensial, Ketua RT, Ketua
RW/Dusun dengan Kepala Desa;

d) Memilih pengurus atau pengelola Rumah Data
Kependudukan;

e) Pengukuhan pengurus oleh Kepala Desa, sekaligus
peresmian Rumah Data Kependudukan oleh
Camat;

14 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

f) Pengurus menyusun mekanisme kerja dan tata
tertib Rumah Data Kependudukan.

Bagan Organisasi Rumah Data Kependudukan

Ketua
Wakil Ketua

Seksi A Seksi B Seksi C Seksi D
Pengumpulan dan Pengolahan dan Pelayanan dan Operasional Rumah
Pemutakhiran Data Pemanfaatan Data Data Kependudukan
Analisis Data

Pembagian Tugas Pengelola Rumah Data Kependudukan:

Seksi A: Seksi B: Seksi C: Seksi D

Pengumpulan Pengolahan Pelayanan Operasional Rumah

Ketua/Wakil dan dan Analisis dan Data Kependudukan

Pemutakhiran Data Pemanfaatan

Data Data

Memimpin rapat Mengidentifikasi Membuat Melayani Mengidentifikasi

intern dan sumber-sumber peta-peta masyarakat kebutuhan dan

ekstern terkait data data atau sektoral merancang

pengelolaan yang operasional Rumah

Rumah Data membutuhkan Data Kependudukan

Kependudukan data

Memfasilitasi dan Melakukan Membuat Menyiapkan Memfasilitasi

mewakili Rumah pengumpulan tabel-tabel bahan-bahan pelaksanaan

Data data atau grafik sosialisasi aktivitas-aktivitas di

Kependudukan Rumah Data

dengan pihak luar Kependudukan

Memastikan Melakukan Memaparkan Melakukan Mendokumentasikan

operasional pemutakhiran peta, tabel sosialisasi aktivitas-aktivitas di

Rumah Data data atau grafik kepada K/L Rumah Data

Kependudukan lintas sektor Kependudukan

dan mitra

kerja terkait

Melakukan Merekam data Membuat Melakukan Membuat laporan

perencanaan, ke dalam tayangan penyuluhan bulanan hasil

pengorganisasian, komputer atau data, analisis, kepada kegiatan di Rumah

penggerakan dan buku data dan masyarakat Data Kependudukan

pengendalian membuat

laporan

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 15
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

B. Pelaksanaan

1. Menginventarisir data kependudukan dan data lain
yang dibutuhkan masyarakat yang dikumpulkan dari,
oleh dan untuk masyarakat, seperti data hasil
Pendataan Keluarga, data Sensus Penduduk, data
kepemilikan identitas penduduk seperti KTP, akte
perkawinan, akte kelahiran, data tingkat pendidikan
penduduk, peta keterampilan penduduk, dan lain-lain.

2. Melakukan identifikasi sumber-sumber data
kependudukan, baik data primer maupun data sekunder
bekerja sama dengan Petugas Lapangan KB, Tenaga
Kesehatan (Bidan Desa), Penyuluh Pertanian dan
tenaga sektoral lain yang bertugas di desa;

3. Mengumpulkan data primer dan data sekunder;

4. Memutakhirkan data yang dikumpulkan dengan kondisi
terbaru;

5. Melakukan perekaman data ke dalam komputer atau
memindahkan ke buku data, menurut tabel-tabel yang
telah disiapkan;

6. Melakukan pengolahan dan analisis sederhana;

7. Menyajikan data, berupa peta-peta keluarga, grafik
atau tabel-tabel menurut kebutuhan dan berdasarkan
data yang tersedia;

8. Melakukan pertemuan rutin bulanan untuk
menyepakati data, mengevaluasi kegiatan, dan
merencanakan kegiatan bulan berikutnya;

9. Data yang dikelola Rumah Data Kependudukan
disahkan oleh Kepala Desa.

16 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

Melalui seluruh rangkaian proses di atas, dihasilkan data
yang menjadi acuan bagi perencanaan pembangunan di
Kampung KB.

C. Monitoring Evaluasi dan Pelaporan

Pelaksanaan pembentukan dan pengembangan Rumah Data
Kependudukan perlu dilakukan pemantauan/monitoring dan
evaluasi yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah
Pengendalian Penduduk dan KB provinsi, kabupaten, dan
kota, serta pemangku kepentingan dan mitra kerja terkait.

1. Pemantauan

Pemantauan atau monitoring dilakukan untuk
mengukur proses dalam rangkaian pembentukan
Rumah Data Kependudukan dengan cara
mengobservasi kesesuaian realisasi Rumah Data
Kependudukan dengan ketentuan yang ditetapkan
dalam panduan ini. Pemantauan dilaksanakan pada
setiap tahapan mulai dari perencanaan sampai dengan
pembinaan, bimbingan dan fasilitasi. Pemantauan dapat
dilakukan secara periodik: bulanan, triwulan atau pun
per enam bulan (semester).

a. Tahap perencanaan

Beberapa contoh hal yang harus diamati dalam
perencanaan:

1) Apakah pembentukan Rumah Data
Kependudukan telah memperhatikan kriteria
yang ditetapkan dalam panduan, mulai dari
identifikasi masalah dan kebutuhan,
penggalangan kesepakatan dan penyiapan
SDM dan pengorganisasian.

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 17
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

2) Apakah dalam penentuan lokasi Rumah Data
Kependudukan telah memenuhi kriteria yang
telah ditetapkan dalam panduan, dan
mengikutsertakan berbagai sumber daya
potensial yang ada.

b. Tahap pelaksanaan

Beberapa contoh hal yang harus diamati dalam
pelaksanaan:

1) Apakah pengelolaan Rumah Data
Kependudukan telah memperhatikan strategi
pengelolaan yang telah ditetapkan dalam
panduan;

2) Apakah pelaksanaan pengumpulan dan
pemutakhiran, pengolahan dan penyajian data
sesuai dengan kebutuhan pembangunan lokal
Kampung KB;

3) Apakah sumber daya manusia yang tersedia
mau dan mampu melaksanakan tugas dan
fungsinya di Rumah Data Kependudukan;

4) Apakah Rumah Data Kependudukan telah
menjadi pusat data dan informasi, pusat
intervensi permasalahan kependudukan, KB,
pembangunan keluarga dan pembangunan
sektor lain di Kampung KB;

5) Apakah Rumah Data Kependudukan telah
menjadi pusat integrasi aktivitas Kampung KB,
mudah diakses penduduk dan sektor lain.

c. Tahap pelaporan

Beberapa contoh hal yang harus diamati dalam
pelaporan:

18 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

1) Apakah laporan pelaksanaan Rumah Data
Kependudukan sudah dibuat. Pelaporan
merupakan hal penting untuk mengetahui
perkembangan Rumah Data Kependudukan di
lapangan.

2) Apakah laporan dibuat dalam periode tertentu
dan dilaporkan kepada para pemangku
kepentingan, mitra kerja dan masyarakat
setempat.

Apabila dalam pelaksanaan pemantauan
ditemukan hal yang tidak sesuai/kekeliruan, maka
Pengelola Program Kependudukan harus
membantu memperbaiki/meluruskan dan
memberikan solusi pemecahan masalah di
lapangan.

2. Evaluasi

Evaluasi dilakukan untuk mengukur indikator/target
keberhasilan dengan cara membandingkan antara data
awal dengan data akhir atau melihat kecenderungan
naik atau turun atas hasil yang dicapai dengan tujuan
pembentukan Rumah Data Kependudukan yang
ditetapkan dalam panduan.

Setelah melakukan monitoring dan evaluasi, Organisasi
Perangkat Daerah Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana menyusun laporan perkembangan
Rumah Data Kependudukan untuk pihak yang
memerlukan.

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 19
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

BAB V
PENUTUP

Rumah Data Kependudukan pada dasarnya dibentuk untuk
meningkatkan tata kelola data, terutama di desa atau kampung.
Keberadaan data di Rumah Data Kependudukan terintegrasi
dengan sumber data lain, seperti data sektoral yang dikumpulkan
oleh berbagai institusi, yang kesemuanya itu dapat dimanfaatkan
untuk intervensi program pembangunan di Kampung KB.
Kualitas data diharapkan akan semakin baik, karena data
tersebut dikumpulkan dari masyarakat, oleh masyarakat dan
untuk masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan
masyarakat itu sendiri.

Dengan adanya data yang berkualitas di Rumah Data
Kependudukan dapat memberikan arah yang lebih seksama
menuju sasaran pembangunan dan menjadi dasar pengambilan
keputusan maupun kebijakan pembangunan di Kampung KB.
Untuk itu maka Rumah Data Kependudukan sangat penting
untuk didirikan di kampung-kampung KB yang telah terbentuk,
sebagai basis data dan informasi sehingga dapat digunakan
sebagai dasar penetapan prioritas, sasaran dan program
pembangunan yang akan dilaksanakan di Kampung KB.

Buku ini merupakan panduan bagi pengembangan Rumah Data
Kependudukan yang diharapkan dapat dibentuk di semua
Kampung KB. Demi penyempurnaan kegiatan Rumah Data
Kependudukan di Kampung KB, hal-hal yang belum
diatur/dicantumkan di dalam panduan ini dapat diatur kemudian
dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah yang
sesuai dengan kearifan lokal.

20 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 21
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

22 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

LAMPIRAN I
CONTOH FORMAT TABULASI

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 23
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

24 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

TABEL 1. JUMLAH PENDUDUK MENURUT UMUR DAN JENIS KELAMIN

TAHUN ...

KAMPUNG KB :

DESA/KELURAHAN :

KECAMATAN :

KABUPATEN/KOTA :

PROVINSI :

NO KELOMPOK UMUR JENIS KELAMIN JUMLAH (LAKI-
LAKI+PEREMPUAN)
(1) (2) LAKI-LAKI PEREMPUAN
(5=3+4)
1 0-4 (3) (4)
2 5-9 61
3 10-14 25 36 67
4 15-19 41
5 20-24 36 31
6 25-29
7 30-34 16 25
8 35-39
9 40-44
10 45-49
11 50-54
12 55-59
13 60-64
14 65-69
15 70-74
16 75-79
17 80-84
18 85-89
19 90-94
20 95+

JUMLAH

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin
2. Mengetahui bagaimana bentuk piramida penduduk desa
3. Menghitung rasio jenis kelamin penduduk
4. Menghitung rasio ketergantungan ekonomi penduduk
5. Sebagai bahan perencanaan dan intervensi program dan kegiatan dalam pembangunan

di berbagai sektor
6. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program

dan kegiatan pembangunan di berbagai sektor pembangunan

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB 1
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

2

TABEL 2. PERTUMBUHAN PENDUDUK BERDASARKAN KELAHIRAN, KEMATIAN DAN MIGRASI
TAHUN ...

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

NO RT PERTAMBAHAN PENDUDUK TAHUN 2015

(1) (2) JUMLAH JUMLAH JUMLAH MIGRASI JUMLAH JUMLAH ANGKA
PENDUDUK KELAHIRAN KEMATIAN PENDUDUK TAHUN PERTAMBAHAN PENDUDUK PERTUMBUHAN
1 001 TAHUN 2014 TAHUN 2015 TAHUN 2015 TAHUN 2015
2 002 2015 PENDUDUK PENDUDUK
3 003 (3) MASUK KELUAR (9=3+8)
4 ... (10=8/3*100%)
5 dst 524 (4) (5) (6) (7) (8=4-5+6-7) 557
503 535 6,30
JUMLAH 458 50 12 3 8 33 486 6,36
32 6,11
45 11 5 7 28

30 5 8 5

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui pertumbuhan penduduk dari tahun ke tahun
2. mengetahui jumlah kelahiran tahun tertentu
3. mengetahui jumlah kematian tahun tertentu
4. mengetahui migrasi masuk dan keluar pada tahun tertentu
5. Sebagai bahan perencanaan dan intervensi program dan kegiatan dalam pembangunan

Kampung KB di berbagai sektor
6. Sebagai bahan monitoring bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program

dan kegiatan pembangunan di Kampung KB
7. Sebagai bahan perencanaan dan intervensi program dan kegiatan dalam pembangunan di berbagai sektor, seperti

penduduk, KB, kesehatan, ketenagakerjaan dan sebagainya.
8. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan

lintas sektor terkait, seperti pengendalian penduduk, KB, kesehatan, ketenagakerjaan dan lain sebagainya

TABEL JUMLAH KELAHIRAN, KEMATIAN DAN MIGRASI PENDUDUK
TAHUN .....

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

NO RT JUMLAH JUMLAH MIGRASI
KELAHIRAN KEMATIAN MASUK KELUAR
(1) (2)
(3) (4) (5) (6)
1 001
2 002 2 3 31 43
3 67
4 4
5
6 3 37 50
Jumlah

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah kelahiran
2. Mengetahui jumlah kematian
3. Mengetahui jumlah penduduk yang melakukan migrasi masuk dan keluar
4. Mengetahui pertumbuhan penduduk
5. Sebagai bahan perencanaan dan intervensi program dan kegiatan dalam pembangunan lintas sektor,

seperti program kesehatan, keluarga berencana dan pengendalian migrasi penduduk
6. Sebagai bahan monitoring bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan

lintas sektor di Kampung KB

3

TABEL 3. JUMLAH KEPALA KELUARGA BERDASARKAN JENIS KELAMIN

TAHUN ....

KAMPUNG KB :

DESA/KELURAHAN :

KECAMATAN :

KABUPATEN/KOTA :

PROVINSI :

NO RT JENIS KELAMIN KK JUMLAH KK (LAKI-
LAKI+PEREMPUAN)
(1) (2) LAKI-LAKI PEREMPUAN
(5=3+4)
1 001 (3) (4)
2 002 19
3 003 12 7 30
4 .... 21 9 36
5 dst 25 11

JUMLAH

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah kepala keluarga berdasarkan jenis kelamin
2. Sebagai bahan perencanaan dan intervensi program dan kegiatan dalam pembangunan

lintas sektor
3. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi bagi para pemangku kepentingan

dalam pelaksanaan program pembangunan lintas sektor

4 Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB TABEL 4. JUMLAH KEPALA KELUARGA PEREMPUAN BERDASARKAN KELOMPOK UMUR
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN TAHUN .....
KECAMATAN
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :
:
:
:

NO RT JUMLAH KK JUMLAH KEPALA KELUARGA PEREMPUAN BERDASARKAN KELOMPOK UMUR (TAHUN)
PEREMPUAN
(1) (2) < 15 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65+
(3=4+5+6+7+8+9+10+11+12
1 001 +13+14+15) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15)
2 002
3 003 12 0 0000031120 5
4 ... 2 0 0001000000 1
5 dst 0 0141133100 2
16
JUMLAH

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah kepala keluarga perempuan berdasarkan kelompok umur
2. Mengidentifikasi adanya pernikahan dini
3. Sebagai bahan perencanaan dan intervensi program dan kegiatan dalam pembangunan, seperti program ekonomi, pengentasan

kemiskinan, peningkatan kesejahteraan keluarga, gender dan sebagainya

4. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program dan kegiatan
pembangunan di bidang ekonomi, pengentasan kemiskinan, kesejahteraan keluarga, gender dan sebagainya

5

6

TABEL 5. JUMLAH KEPALA KELUARGA LAKI-LAKI BERDASARKAN KELOMPOK UMUR
TAHUN .....

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

JUMLAH KK JUMLAH KEPALA KELUARGA LAKI-LAKI BERDASARKAN KELOMPOK UMUR
LAKI-LAKI
NO RT < 15 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65+
(3=4+5+6+7+8+9+10+11+
(1) (2) 12+13+14+15) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15)

1 001 69 2 5 10 16 14 10 3 1 1 2 0 5
2 002 21 0 2 5 11 2 0 0 0 0 0 0 1
3 003 61 1 2 4 9 5 8 2 3 4 4 2
4 .... 17
5 dst

Jumlah

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :

1. Mengetahui jumlah kepala keluarga laki-laki berdasarkan kelompok umur
2. Mengidentifikasi adanya pernikahan dini
3. Sebagai bahan perencanaan dan intervensi program dan kegiatan dalam pembangunan, seperti program ekonomi, pengentasan kemiskinan,

peningkatan kesejahteraan keluarga, kesetaraan gender dan sebagainya

4. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di bidang
ekonomi, pengentasan kemiskinan, kesejahteraan, keluarga, gender dan sebagainya

TABEL 6. JUMLAH ANGGOTA RUMAH TANGGA (ART) PEREMPUAN BERDASARKAN KELOMPOK UMUR
TAHUN ......

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

NO RT JUMLAH ART JUMLAH ANGGOTA RUMAH TANGGA PEREMPUAN BERDASARKAN KELOMPOK UMUR (TAHUN)
PEREMPUAN
0-<1 1-4 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75+

(1) (2) (3=4+5+6+7+8+9+10+11+12+13+ (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20)
14+15+16+17+18+19+20)

1 001 340 2 24 24 42 29 36 46 20 21 26 10 17 20 6 5 3 9
2 002 39 0 2 2 2 3 8 7 4 3 2 1 1 2 0 1 0 1
3 003 170 6 5 8 12 25 3 24 22 15 8 7 3 5 12 4 2 9
4 ....
5 dst

JUMLAH

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah anggota rumah tangga perempuan berdasarkan kelompok umur
2. Mengetahui jumlah anggota rumah tangga perempuan usia anak, usia produktif dan lansia
3. Sebagai bahan perencanaan dan intervensi program dan kegiatan dalam pembangunan lintas sektor, seperti program pengentasan kemiskinan, kesetaraan

gender, ketenagakerjaan, pendidikan, pengendalian penduduk dan sebagainya

4. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan lintas sektor terkait,
seperti program pengentasan kemiskinan, kesetaraan gender, ketenagakerjaan, dan sebagainya

7

8

TABEL 7. JUMLAH ANGGOTA RUMAH TANGGA (ART) LAKI-LAKI BERDASARKAN KELOMPOK UMUR

TAHUN .....

KAMPUNG KB :

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB DESA/KELURAHAN :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan)
KECAMATAN :

KABUPATEN/KOTA :

PROVINSI :

NO RT JUMLAH ART JUMLAH ANGGOTA RUMAH TANGGA LAKI-LAKI BERDASARKAN KELOMPOK UMUR (TAHUN)
PEREMPUAN 0-<1 1-4
(1) (2) 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75+

1 001 (3=4+5+6+7+8+9+10+11+12+13+ (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20)
2 002 14+15+16+17+18+19+20)
3 003
4 .... 340 2 24 24 42 29 36 46 20 21 26 10 17 20 6 5 3 9
5 dst 39 0 2 2 2 3 8 7 4 3 2 1 1 2 0 1 0 1
170 6 5 8 12 25 3 24 22 15 8 7 3 5 12 4 2 9
JUMLAH

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah anggota rumah tangga laki-laki berdasarkan kelompok umur
2. Mengetahui jumlah anggota rumah tangga laki-laki usia anak, usia produktif dan lansia
3. Sebagai bahan perencanaan dan intervensi program dan kegiatan dalam pembangunan lintas sektor, seperti program pengentasan kemiskinan, kesetaraan

gender, ketenagakerjaan, pendidikan, pengendalian penduduk dan sebagainya

4. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan lintas sektor terkait,
seperti program pengentasan kemiskinan, kesetaraan gender, ketenagakerjaan, dan sebagainya

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB TABEL 8. JUMLAH ANGGOTA RUMAH TANGGA (ART) BERDASARKAN KELOMPOK UMUR
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN TAHUN .....
KECAMATAN
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :
:
:
:

NO RT JUMLAH ART 0-<1 1-4 JUMLAH ANGGOTA RUMAH TANGGA LAKI-LAKI BERDASARKAN KELOMPOK UMUR (TAHUN) 70-74 75+
5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69
(1) (2) (3=4+5+6+7+8+9+10+11+12+13+ (4) (5) (19) (20)
14+15+16+17+18+19+20) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18)
1 001 2 24 3 9
2 002 340 0 2 24 42 29 36 46 20 21 26 10 17 20 6 5 0 1
3 003 39 6 5 1 2 9
4 .... 223874321120 4
5 dst 170
8 12 25 3 24 22 15 8 7 3 5 12
JUMLAH

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah anggota rumah tangga laki-laki berdasarkan kelompok umur
2. Mengetahui jumlah anggota rumah tangga laki-laki usia anak, usia produktif dan lansia
3. Sebagai bahan perencanaan dan intervensi program dan kegiatan dalam pembangunan lintas sektor, seperti program pengentasan kemiskinan, kesetaraan

gender, ketenagakerjaan, pendidikan, pengendalian penduduk dan sebagainya

4. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan lintas sektor terkait,
seperti program pengentasan kemiskinan, kesetaraan gender, ketenagakerjaan, dan sebagainya

9

10 TABEL 9. JUMLAH PUS BERDASARKAN KELOMPOK UMUR ISTRI
TAHUN ....
Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :
:

KELOMPOK UMUR ISTRI

NO RT < 20 TAHUN 20-29 TAHUN 30-49 TAHUN TOTAL PUS

(1) (2) JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % (9)

1 001 (3) (4=3/9) (5) (6=5/9) (7) (8=7/9) 15
2 002 27
3 003 7 46,67% 5 33,33% 3 20,00% 34
4 ....
5 dst 15 55,56% 4 14,81% 8 29,63%

JUMLAH 10 29,41% 9 26,47% 15 44,12%

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah dan persentase pasangan usia subur berdasarkan kelompok umur istri
2. Mengetahui presentase pasangan usia subur berdasarkan kelompok umur istri
3. Sebagai bahan pengambilan keputusan dalam melakukan perencanaan pembangunan dan pelaksanaan

intervensi program dan kegiatan terkait kesehatan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor lain
4. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan

TABEL 10. JUMLAH PUS BERDASARKAN KESERTAAN BER-KB
TAHUN ....

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

KESERTAAN BER-KB

NO RT PUS SEDANG PERNAH TIDAK PERNAH

(1) (2) (3=4+5+6) JUMLAH JUMLAH JUMLAH

1 001 (4) (5) (6)
2 002
3 003 80 38 16 26
4 .... 10
5 dst 45 64 0

JUMLAH 25 12 8

11 Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :

1. Mengetahui jumlah pasangan usia subur yang sedang menggunakan kontrasepsi
2. Mengetahui jumlah pasangan usia subur yang pernah menggunakan kontrasepsi
3. Mengetahui jumlah pasangan usia subur yang tidak pernah menggunakan kontrasepsi
4. Sebagai bahan pengambilan keputusan dalam melakukan perencanaan pembangunan dan pelaksanaan intervensi

program dan kegiatan terkait kesehatan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor lain
5. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan sektor terkait

12 TABEL 11. JUMLAH PUS PESERTA KB BERDASARKAN METODE KONTRASEPSI YANG SEDANG DIGUNAKAN
TAHUN .....

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

NO RT PUS JUMLAH PUS PESERTA KB METODE KONTRASEPSI MODERN YANG SEDANG TOTAL PUS PUS PUS PESERTA KB BUKAN
DIGUNAKAN PESERTA KB PESERTA KB TRADISIONAL PESERTA KB
(1) (2) (3)
IUD MOW MOP KONDOM IMPLAN SUNTIK PIL MODERN MKJP
1. 001 80
2. 002 10 (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11=4+5+6+7+8+9+10) (12=4+5+6+8) (13) (14)
3. 003 93
4. .... 0 0 1 0 1 31 4 37 2 1
5. dst 2 0 0 0 0 1 0 6 2 0
2 0 0 5 3 8 54 5 6
JUMLAH 36

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah pasangan usia subur yang sedang menggunakan kontrasepsi berdasarkan metode kontrasepsi yang sedang digunakan
2. Mengetahui prevalensi PUS yang sedang menggunakan metode kontrasepsi modern
3. Mengetahui jumlah PUS yang sedang menggunakan metode kontrasepsi tradisional
4. Sebagai bahan pengambilan keputusan dalam melakukan perencanaan pembangunan dan pelaksanaan intervensi program dan kegiatan terkait kesehatan,

keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor lain
5. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan sektor terkait

TABEL KESERTAAN KB
TAHUN .....

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

NO JUMLAH JUMLAH PESERTA KB BUKAN
RT
KK PUS MOW MOP IUD IMPLAN SUNTIK PIL KONDOM PUS PESERTA KB
1 RT 1 91 77 PESERTA KB
2 RT 2 80 65 0 0 1 4 28 13
3 127 116 0 0 1 3 25 11 15 61 16
4 118 109 0 0 0 1 32 13
5 110 78 0 0 3 8 32 5 8 48 17
526 433 5 1 565 4
JUMLAH 9 4 9 19 79 26 0 49

0 48

4 32

6 161

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :

1. Mengetahui jumlah pasangan usia subur (PUS) dari jumlah KK di masing-masing wilayah di Kampung KB
2. Mengetahui jumlah kesertaan PUS dalam ber-KB
3. Mengetahui jenis alat kontrasepsi yang digunakan oleh PUS
4. Sebagai bahan pengambilan keputusan dalam perencanaan dan intervensi program KB, seperti pengerahan dan KIE untuk kesertaan ber-KB
5. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi program KB dan kegiatan penggerakan dan KIE untuk kesertaan ber-KB

13

14 TABEL 12. JUMLAH PUS BUKAN PESERTA KB BERDASARKAN ALASAN TIDAK BER-KB
TAHUN .....

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

JUMLAH PUS ALASAN PUS TIDAK BER-KB
BUKAN PESERTA
NO RT HAMIL ALASAN TDK TDK TAHU TAKUT EFEK PELAYANAN LAINNYA
KB FERTILITAS MENYETUJUI TENTANG KB SAMPING JAUH
(1) (2) (4) (10)
(3=4+5+6+7+8+9+10) (5) KB (7) (8) (9)
1. 001 0 4
2. 002 80 2 0 (6) 0 1 31 0
3. 003 10 2 0 0 0 1 8
4. .... 93 0 1 5 3
5. dst 0 36
0
JUMLAH

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :

1. Mengetahui jumlah pasangan usia subur yang sedang menggunakan kontrasepsi berdasarkan metode kontrasepsi yang sedang
digunakan

2. Mengetahui prevalensi PUS yang sedang menggunakan metode kontrasepsi modern
3. Mengetahui jumlah PUS yang sedang menggunakan metode kontrasepsi tradisional
4. Sebagai bahan pengambilan keputusan dalam melakukan perencanaan pembangunan dan pelaksanaan intervensi program dan

kegiatan terkait kesehatan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor lain
5. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan sektor terkait

TABEL 13. JUMLAH PUS PESERTA KB MENURUT JALUR PELAYANAN
TAHUN .....

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

FASILITAS KESEHATAN KB

PEMERINTAH SWASTA

NO RT RSUP / RS TNI RS POLRI KLINIK PUSKESM KLINIK RS PUSTU/PUS POSKESDES/ PELAYANAN TOTAL RS PRAKTEK PRAKTEK TOTAL LAINNYA JUMLAH
RSUD UTAMA AS PRATAMA PRATAMA LING/BIDA POLINDES BERGERAK SWASTA DOKTER BIDAN
(1) (2) (4) (5) (17=14+15+16)
(3) (6) N DESA (14)
1. 001 0 0 6
2. 002 0 1 0 0 (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13=3+4+5+6+7+8+9 1 (15) (16) 7 (18) (19=13+17+18)
3. 003 1 0 0 0 +10+11+12) 0 3
4. .... 0 0 0 0 0 0 0 35 1 0 5 1 42
5. dst 0 0 0 0 0 4 35 1 6 0 13
0 7 0 0 0 1 1 1 2 13
JUMLAH 6
8

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah PUS peserta KB berdasarkan tempat pelayanan
2. Sebagai bahan pengambilan keputusan dalam melakukan perencanaan pembangunan dan pelaksanaan

intervensi program dan kegiatan terkait kesehatan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor lain
3. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan sektor terkait

* Klinik pratama adalah klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar
* Klinik utama adalah klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar dan spesialis

15

16

TABEL 14. JUMLAH KELUARGA BERDASARKAN TAHAPAN KELUARGA SEJAHTERA
TAHUN .....

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB :
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

JUMLAH TAHAPAN KELUARGA SEJAHTERA
KELUARGA
NO RT PRA KS KS I KS II
(3)
(1) (2) JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
80
1 001 90 (4) (5=4/3) (6) (7=6/3) (8) (9=8/3)
2 002 59
3 003 38 47,50% 16 20,00% 26 32,50%
4 ... 33,33%
5 dst 30 33,33% 30 33,33% 30 37,29%

JUMLAH 25 42,37% 12 20,34% 22

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :
1. Mengetahui jumlah dan persentase keluarga yang termasuk dalam pra KS
2. Mengetahui jumlah dan persentase keluarga yang termasuk dalam KS I
3. Mengetahui jumlah dan persentase keluarga yang masuk dalam KS II
4. Sebagai bahan pengambilan keputusan dalam melakukan perencanaan pembangunan dan pelaksanaan intervensi program dan kegiatan

terkait pembangunan ekonomi keluarga, program bantuan sosial dan sebagainya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat
5. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan sektor terkait

Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB TABEL 15. JUMLAH KELUARGA BERDASARKAN INDIKATOR PEMBANGUNAN KELUARGA
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN
KECAMATAN TAHUN .....
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :
:
:
:

KELUARGA PUNYA BALITA KELUARGA PUNYA REMAJA KELUARGA PUNYA LANSIA KELUARGA

NO RT BKB BKR BKL UPPKS
IKUT IKUT TIDAK
(1) (2) TIDAK TIDAK IKUT IKUT TIDAK
(3) (5) (8)
1 001 (4) (6) (7) (9) (10)
2 002 15 15
3 003 13 8 14
4 .... 12 9
5 dst 7 4

JUMLAH

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :

1. Mengetahui kesertaa keluarga dalam POKTAN (BKB, BKR, BKL dan UPPKS)
2. Sebagai bahan pengambilan keputusan dalam perencanaan dan intervensi program dan kegiatan pada sektor pembangunan
3. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi Program dan kegiatan pada sektor yang membidangi pembangunan keluarga, anak,

remaja dan lansia

17

18 TABEL 16. JUMLAH KEPEMILIKAN KARTU KELUARGA, AKTA PERKAWINAN DAN AKTA CERAI
TAHUN .....
Panduan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB KAMPUNG KB
(Model Solusi Strategis Pengendalian Dampak Kependudukan) DESA/KELURAHAN :
KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :
:

NO RT JUMLAH KEPALA KARTU KELUARGA AKTA PERKAWINAN AKTA CERAI
KELUARGA
(1) (2) ADA TIDAK ADA ADA TIDAK ADA ADA TIDAK ADA
(3)
1 001 (4) (5) (6) (7) (8) (9)
2 002 12
3 003 21 75 10 2 10
4 .... 20
5 dst 15 6 25 0 53

JUMLAH 20 0 15 5 20

Sumber : Pendataan Keluarga
Manfaat data :

1. Mengetahui jumlah kepala keluarga yang sudah mempunyai kartu keluarga
2. Mengetahui jumlah kepala keluarga yang belum mempunyai kartu keluarga
3. Mengetahui jumlah kepala keluarga yang mempunyai akta perkawinan
4. Mengetahui jumlah kepala keluarga yang tidak mempunyai akta perkawinan
5. Mengetahui jumlah kepala keluarga yang mempunyai akta cerai
6. Mengetahui jumlah kepala keluarga yang tidak mempunyai akta cerai
7. Sebagai bahan pengambilan keputusan dalam melakukan perencanaan pembangunan, dan pelaksanaan intervensi program dan kegiatan terkait kependudukan, catatan

sipil dan sektor lain
8. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan


Click to View FlipBook Version