The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

e-book ini dibuat sebagaimana untuk memenuhi Tugas Akhir Semester dengan tujuan mempermudah para calon guru untuk mempelajari tentang pembelajaran Tematik di SD/Mi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by niarahma89915, 2021-12-14 02:14:18

E-book Pembelajaran Tematik SD/MI

e-book ini dibuat sebagaimana untuk memenuhi Tugas Akhir Semester dengan tujuan mempermudah para calon guru untuk mempelajari tentang pembelajaran Tematik di SD/Mi

Keywords: ebook,tematik,sd/mi

2) Tes Lisan
Tes lisan adalah tes yang pelaksanaannya dilakukan secara langsung antara

pendidik dan peserta didik. Menurut Thoha (2011) tes lisan terkategori tes verbal,
tes dimana soal dan jawabannya diberikan secara lisan. Tes lisan merupakan
pertanyaan-pertanyaan yang diberikan pendidik secara lisan dan peserta didik
merespon pertanyaan tersebut secara lisan pada saat proses pembelajaran
berlangsung. Tes lisan terdiri dari tes lisan bebas dan tes lisan berpedoman. Tes
lisan bebas dilakukan pendidik dalam memberikan soal kepada peserta didik tanpa
menggunakan pedoman yang dipersiapkan secara tertulis. Tes lisan berpedoman,
pendidik menggunakan pedoman tertulis tentang apa yang akan ditanyakan kepada
peserta didik
3) Penugasan

Penugasan adalah pemberian tugas kepada siswa untuk mengukur atau
memfasilitasi siswa memperoleh atau meningkatkan pengetahuan. Penugasan yang
berfungsi untuk penilaian dilakukan setelah proses pembelajaran
(assessmentoflearning). Sedangkan penugasan sebagai metode penugasan
bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan yang diberikan sebelum atau selama
proses pembelajaran (assessmentforlearning). Tugas dapat dikerjakan baik secara
individu maupun kelompok sesuai karakteristik tugas yang diberikan, yang
dilakukan di sekolah, di rumah, dan di luar sekolah. Pada prinsipnya, penilaian
melalui pendekatan penugasan adalah menilai hasil (produk) dari penugasan
tersebut.

C. KATA KERJA OPERASIONAL (KKO) ASPEK PENGETAHUAN
Ranah kognitif (Pengetahuan) adalah yang mencakup kegiatan mental (otak).

Menurut Bloom, segala upaya yang menyangkut aktivitas otak adalah termasuk dalam
ranah kognitif. Upaya pengembangan fungsi kognitif akan berdampak positif bukan
hanya terhadap kognitif sendiri, melainkan terhadap afektif dan psikomotor. Ada dua
macam kecakapan kognitif siswa yang perlu dikembangkan secara khusus oleh guru
yaitu:
a. Strategi belajar memahami isi materi pelajaran
b. Strategi menyakini arti penting isi materi pelajaran dan aplikasinya serta

menyerappesan-pesan moral yang terkandung didalam materi tersebut.

D. FORMAT PENILAIAN PENGETAHUAN BERBASIS HOTS DENGAN
MENGGUNAKAN KKO C4, C5, C6
Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk
mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian hasil belajar oleh pendidik
bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses, kemajuan belajar, dan perbaikan
hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Penilaian hasil belajar peserta
didik meliputi aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penilaian aspek sikap
dilakukan melalui observasi/pengamatan dan teknik penilaian lain yang relevan, dan
pelaporannya menjadi tanggung jawab wali kelas atau guru kelas.
Sebelum menerapkan pembelajaran dan penilaian HOTS, tentunya guru
terlebih dahulu harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang
mencerminkan pembelajaran dan penilaian HOTS, karena RPP tersebut akan menjadi
panduan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran. Hasil pembelajaran HOTS
akan diukur melalui penilaian HOTS pada aspek pengetahuan, sikap,dan
keterampilan. Tujuannya untuk mengetahui ketercapaian Indikator Pencapaian
Kompetensi (IPK) dari sebuah Kompetensi Dasar (KD) yang diwakilioleh sebuah
Kata Kerja Operasional (KKO).
Pada pemilihan kata kerja operasional (KKO) untuk merumuskan indikator soal
HOTS, hendaknya tidak terjebak pada pengelompokkan KKO. Sebagai contoh kata
kerja “menentukan‟ pada Taksonomi Bloom ada pada ranah C2 dan C3. Dalam konteks
penulisan soal-soal HOTS, kata kerja “menentukan‟ bisa jadi ada pada ranah C5
(mengevaluasi) apabila untuk menentukan keputusan didahului dengan proses berpikir
menganalisis informasi yang disajikan pada stimulus lalu peserta didik diminta
menentukan keputusan yang terbaik. Bahkan kata kerja “menentukan‟ bisa
digolongkan C6 (mengkreasi) bila pertanyaan menuntut kemampuan menyusun strategi
pemecahan masalah baru. Jadi, ranah kata kerja operasional (KKO) sangat dipengaruhi
oleh proses berpikir apa yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan.
Adapun penilaian pada Aspek pengetahuan (KI-3) itu diukur melalui tes, baik
test lisan atau test tulisan. Test lisan berupa sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan
oleh guru dan dijawab secara lisan oleh siswa. Test tertulis terdiri dari dua model
yaitu objektiffdan non objektif. Model soal objektif seperti Pilihan Ganda (PG),
menjodohkan, Benar-Salah (BS), dan isian singkat. Sedangkan non objektif yaitu
soal uraian. Dalam kaitannya dengan soal HOTS, tipe soal yang digunakan adalah
PG dan uraian.

X. DIMENSI PENILAIAN PSIKOMOTORIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK

DIMENSI PENILAIAN KETERAMPILAN PSIKOMOTORIKPADA
PEMBELAJARAN TEMATIK

KONSEP PENILAIAN MACAM-MACAM TEKNIK FORMAT PENILAIAN
KETERAMPILAN PENILAIAN KETERAMPILAN KETERAMPILAN DENGAN

• Penilaian praktik TEKNIK UNJUK KERJA
• Penilaian produk
• Penilaian projek
• Penilaian portofolio

FORMAT PENILAIAN • Kemampuan pengolahan
KETERAMPILAN DENGAN • Relevansi
• Keaslian
TEKNIK PROYEK

FORMAT PENILAIAN
KETERAMPILAN DENGAN

TEKNIK PORTOFOLIO

DESKRIPSI KKO ASPEK
PSIKOMOTORIK YAITU P1, P2,P3,

P4, P5

A. KONSEP PENILAIAN KETERAMPILAN
Penilaian keterampilan adalah penilaian yang dilakukan untuk mengukur

kemampuan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan dalam melakukan tugas tertentu
di berbagai macam konteks sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi. Prosedur
pembelajaran psikomotor meliputi langkah-langkah dalam mengajar praktik, yaitu:

• Menentukan tujuan dalam bentuk perbuatan.

• Menganalisis keterampilan secara rinci dan berurutan.

• Mendemonstrasikan keterampilan disertai dengan penjelasan singkat dengan
memberikan perhatian pada butirbutir kunci termasuk kompetensi kunci yang
diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dan bagian-bagian yang sukar.

• Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mencoba melakukan praktik
dengan pengawasan dan bimbingan.

• Memberikan penilaian terhadap usaha peserta didik.

Tahap - Tahap Penilaian Keterampilan, penilaian aspek keterampilan dilakukan
melalui tahapan :
1) Perencanaan penilaian
2) Penyusunan instrumen penilaian
3) Pelaksanaan penilaian
4) Pemanfaatan hasil penilaian
5) Pelaporan hasil penilaian dalam bentuk angka dengan skala 0-100 dan didukung

dari deskripsi yang diperoleh dari hasil portofolio

Tes untuk mengukur ranah psikomotorik adalah tes untuk mengukur penampilan atau
kinerja (performance) yang telah dikuasai oleh peserta didik.

a) Tes simulasi.
Kegiatan psikomotorik yang dilakukan melalui tes ini, jika tidak ada alat yang

sesungguhnya yang dapat dipakai untuk memperagakan penampilan peserta didik
b) Tes unjuk kerja (work sample).

Kegiatan psikomotorik yang dilakukan melalui tes ini, dilakukan dengan
sesungguhnya dan tujuannya untuk mengetahui apakah peserta didik sudah
menguasai/terampil menggunakan alat tersebut

B. MACAM-MACAM TEKNIK PENILAIAN KETERAMPILAN
1) Penilaian Praktik
Penilaian praktik adalah penilaian yang menuntut respon berupa keterampilan
melakukan suatu aktivitas sesuai dengan tuntutan kompetensi. Dengan demikian, aspek
yang dinilai dalam penilaian praktik adalah kualitas proses mengerjakan/melakukan
suatu tugas.
2) Penilaian Produk
Penilaian produk adalah penilaian terhadap keterampilan peserta didik dalam
mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki ke dalam wujud produk dalam waktu
tertentu sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan baik dari segi proses maupun hasil
akhir.
3) Penilaian Projek
Penilaian projek adalah suatu kegiatan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam
mengaplikasikan pengetahuannya melalui penyelesaian suatu instrumen projek dalam
periode/waktu tertentu.
4) Penilaian Portofolio
Penilaian portofolio merupakan teknik untuk melakukan penilaian terhadap aspek
keterampilan. Dalam panduan ini portofolio merupakan kumpulan sampel karya
terbaik dari KD – KD pada KI-4. Sampel tersebut pada dasarnya dikumpulkan dari
produk yang dihasilkan dari penilaian dengan teknik projek maupun produk.

C. FORMAT PENILAIAN KETERAMPILAN DENGAN TEKNIK UNJUK KERJA/
KINERJA/ PRAKTIK
Penilaian keterampilan melalui penilaian unjuk kerja/kinerja/ praktik adalah
penilaian yang dilakukan dengan cara mengamati kegiatan peseta didik, penilaian
keterampilan melalui penilaian produk adalah penilaian terhadap kemampuan peserta
didik dalam membuat produk-produk (hasil karya) teknologi maupun seni. Penilaian
Unjuk Kerja/ Kinerja/ Praktik dilakukan dengan cara mengamati kegiatan peserta didik
dalam melakukan sesuatu.

D. FORMAT PENILAIAN KETERAMPILAN DENGAN TEKNIK PROYEK

Penilaian proyek merupakan kegiatan penilaian terhadap suatu yugas yang harus

diselesaikan dalam periode atau waktu tertentu. tugas tersebut berupa suatu

instevigasisejak dari perencanaan, pengumpulan, pengorganisasian, pengolahan dan

penyajian data.

pada penilaian proyek setidaknya ada 3 (tiga) hal yang perlu dipertimbangkan :

a. Kemampuan Pengolahan, kemampuan peserta didik dalam memilih data

serrta penulisan laporan,

b. Relevansi, kesesuaian dengan mata pelajaran dan indikator/topik, dengan

mempertimbangkan tahap pengetahuan, pemahaman dan tereampilan

dalampembelajaran.

c. Keaslian, proyek yang dilakukan peserta didik harus merupakan hasil

karyanya, dengan ,pempertimbangkan konstrbusi guru berupa petunjuk

dan dukungan terhadap proyek peserta didik.

E. FORMAT PENILAIAN KETERAMPILAN DENGAN TEKNIK
PORTOFOLIO
Penilaian portofolio merupakan penilaian berbasis kelas terhadap
sekumpulan karya siswa yang tersusun secara sistematis dan terorganisasi
yang diambil selama proses pembelajaran dalam kurun waktu tertentu,
digunakan oleh guru dan siswa untuk memantauperkembangan pengetahuan,
keterampilan, dan sikap siswa dalam pelajaran tertentu. Hal- hal yang perlu
diperhatikan dalam melaksanakan penilaian portofolio yaitu:
a. Peserta didik merasa memiliki portofolio sendiri,

b. Tentukan bersama hasil kerja apa yang akan dikumpulkan,

c. Kumpulkan dan simpan hasil kerja peserta didik dalam 1 map atau folder,
d. Beri tanggal pembuatan,

e. Tentukan kriteria untuk menilai hasil kerja peserta didik,

f. Minta peserta didik untuk menilai hasil kerja mereka secara
berkesinambungan,

g. Bagi yang kurang beri kesempatan perbaiki karyanya,
tentukan jangka waktunya, dan h. Bila diperlukan maka
jadwalkan pertemuan dengan orangtua siswa.

F. DESKRIPSI KKO (KATA KERJA OPERASIONAL) ASPEK

KETERAMPILAN(PSIKOMOTORIK) YAITU P1, P2, P3, P4, P5

KKO merupakan singkatan dari Kata Kerja Operasional yang

mempunyai tujuan untuk pengembangan Indikator Silabus dan RPP

berdasarkan taksonom i Bloom dibagi dalam beberapa pencapaian

kompetensi dasar. Contoh Kata Kerja Operasional yang dapat digunakan

dalam perumusan indikator pada ranah psikomotor (P1, P2, P3, P4, dan P5),

(edisi revisi teori Bloom: Menafsirkan rangsangan (stimulus). Kepekaan

terhadap rangsangan: Menyalin Mengikuti Mereplikasi Mengulangi

Mematuhi Membedakan Mempersiapkan Menirukan

XI. KONSEP, PRINSIP, DAN LANGKAH-LANGKAH DALAM MENGEMBANGKAN RPP
TEMATIK TERPADU BERBASIS PBL, TPACK, DAN HOTS

KONSEP, PRINSIP, DAN LANGKAH-LANGKAH DALAM
MENGEMBANGKAN RPP TEMATIK TERPADU BERBASIS PBL,

TPACK, DAN HOTS

KONSEP PRINSIP-PRINSIP KOMPONEN- LANGKAH-
PENGEMBANGAN PENGEMBANGAN KOMPONEN LANGKAH
PENYUSUNAN RPP MENYUSUN RPP
RPP TEMATIK RPP TEMATIK
TERPADU TERPADU • Identitas mata • Identitas RPP
pelajaran • Mengembangkan
• Landasan • Prinsip
pembelajaran penggalian • Kompetensi K13 & K14
tematik tema yang akan • Menentukan SK,
dicapai peserta
• Tujuan dan • Prinsip evaluasi didik KD, Indikator
manfaat • Prinsip reaksi • Merumuskan
pembelajaran • Tujuan
tematik CONTOH RPP pembelajaran tujuan
terpadu LENGKAP • Mengembangkan
• Materi ajar
• Kelebihan dan DENGAN LKPD, • Metode materi
kekurangan INSTRUMEN pembelajaran
pembelajaran PENILAIAN, pembelajaran • Menentukan
tematik MEDIA HOTS, • Kegiatan kegiatan
terpadu TPACK, ICT, pembelajaran
pembelajaran
KETERAMPILAN • Penilaian hasil
ABAD 21
belajar
• Alat dan

sumber belajar

RPP merupakan rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran
untuk mencapai satu kompetensi dasar. Pengembangan RPP harus memperhatikan minat dan perhatian
peserta didik terhadap materi standar dan kompetensi dasar yang dijadikan bahan kajian. Pembelajaran
tematik terpadu merupakan salah satu model pembelajaran terpadu (integrated instruction) yang merupakan
suatu sistem pembelajaran yang memungkinkan peserta didik baik secara individu maupun kelompok aktif
menggali dan menemukan konsep serta prinsip keilmuan secara holistik, bermakna dan otentik. Menurut
Kemendikbud pembelajaran tematik terpadu adalah pembelajaran dengan memadukan beberapa mata
pelajaran melalui penggunaan tema.

Landasan pembelajaran tematik, yaitu

1. Landasan Filosofis
landasan ini sangat dipengaruhi oleh 3 aliran filsafat : - Progresivisme - Kontruktifisme -

Humanisme
2. Landasan Psikologis,

landasan ini dalam pembelajaran tematik berkaitan dengan psikologi perkembangan peserta
didik dan psikologi belajar.
3. Landasan Yuridis,

landasan ini dalam pembelajaran tematik berkaitan dengan berbagai kebijakan atau peraturan
yang mendukung pelaksanaan pembelajaran tematik pada anak usia dini.

TUJUAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU
• Meningkatkan pemahaman konsep yang dipelajarinya secara lebih bermakna
• Mengembangkan keterampilan menemukan, mengolah dan memanfaatkan informasi
• Menumbuhkan sikap positif, kebiasaan baik dan nilai luhur yang diperlukan dalam
kehidupan
• Menumbuh kembangkan keterampilan sosial seperti kerjasama, toleransi, komunikasi serta
menghargai pendapat orang lain
• Meningkatkan gairah dalam belajar
• Memilih kegiatan yang sesuai dengan minat dan kebutuhannya

MANFAAT PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU

• Merefleksikan dunia nyata yang dihadapi anak dirumah dan lingkungannya
• Menyatukan pembelajaran siswa untuk konvergensi pemahaman yang diperolehnya sambil

mencegah terjadinya inkonsistensi antar mata pelajaran dan selaras dengan cara anak berfikir

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PEMBELAJARAN TEMATIK

KELEBIHAN
• Pengalaman dan kegiatan belajar siswa relevan dengan tingkat perkembangannya
• Kegiatan yang dipilih sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa
• Kegiatan belajar bermakna bagi siswa sehingga hasilnya dapat bertahan lama
• Keterampilan berpikir siswa berkembang dalam proses pembalajaran terpadu
• Kegiatan belajar mengajar bersifat pragmatis sesuai lingkungan siswa
• Keterampilan sosial siswa berkembang dalam proses pembelajaran terpadu seperti kerja

sama, komunikasi dan menghargai orang lain

KEKURANGAN
• Pembelajara lebih kompleks dan menuntut guru untuk mempersiapkan diri sedemikian rupa

supaya dapat melaksanakannya dengan baik
• Persiapan harus dilakukan lebih lama, guru harus merancang pembelajaran tematik dengan

memperhatikan keterkaitan antara berbagai pokok materi tersebar dibeberapa mata pelajaran
• Menuntut menyediakan alat, bahan, sarana dan prasarana untuk berbagai mata pelajaran yang

dipadukan secara serentak. Pembelajaran tematik berlangsung dalam satu atau beberapa
session. Tiap session dibahas beberapa pokok dari beberapa mata pelajaran, sehingga alat,
bahan, saran dan prasarana harus tersedia sesuai dengan pokok mata pelajaran yang
disajikan.

PRINSIP PENGEMBANGAN RPP TEMATIK
1) Memperhatikan perbedaan individual peserta didik, seperti :

❖ Kemampuan awal
❖ Tingkat intelektual
❖ Bakat
❖ Potensi
❖ Minat
❖ Motivasi belajar
❖ Kemampuan sosial
❖ Gaya belajar
❖ Kebutuhan khusus
❖ Kecepatan belajar
❖ Latar belakang budaya, norma, nilai
❖ Lingkungan peserta didik

2) Mendorong partisipasi aktif, kooperatif dan kemauan melakukan problem solving (giat
melakukan pemecahan masalah secara sederhana)

3) Pembelajaran berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi,
minat, kreatifitas, inisiatis, inspirasi, inovasi dan kemandirian.

4) Mengembangkan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan
kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan dan berekspresi dalam berbagai
bentuk tulisan

5) Mendorong pemberian unpan balik dan tindak lanjut, RPP memuat pemberian umpan
balik positif, penguatan, pengayaan dan remidial.

6) RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara Kompetensi
Dasar, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Indikator Pencapaian Kompetensi,
Penilaian, Sumber Belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.

7) Mengakomodasi pembelajaran tematik terpadu, keterpaduan, lintas mata pembelajaran,
lintas aspek belajar dan beragam budaya.

8) RPP dikembangkan dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi secara
terintegrasi, sistematis, efektif sesuai dengan situasi dan kondisi. Secara umum prinsip
pembelajaran tematik dapat diklarifikasikan menjadi :
❖ Prinsip penggalian tema
❖ Prinsip evaluasi
❖ Prinsip reaksi

KOMPONEN PENYUSUNAN RPP

1) Identitas mata pelajaran :
• Tema (bila RPP tersebut pelajaran Tematik)
• Nama mata pelajaran
• Kelas/Semester
• Alokasi waktu

2) Kompetensi yang akan dicapai oleh peserta didik :
• Standar Kompetensi
• Kompetensi Dasar
• Indikator Pencapaian Kompetensi
• Kompetensi Prasyarat

3) Tujuan Pembelajaran
4) Materi Ajar
5) Metode Pembelajaran
6) Kegiatan Pembelajaran

• Pendahuluan
• Kegiatan Inti
• Penutup
7) Penilaian Hasil Belajar
8) Alat dan Sumber Belajar

LANGKAH MENYUSUN RPP

1) Menentukan identitas RPP
• Nama sekolah
• Mata pelajaran
• Kelas/semester
• Standar Kompetensi
• Kompetensi Dasar
• Indikator
• Alokasi Waktu

2) Mengembangkan KI-3 dan KI-4 3
3) Menyusun SK, KD dan Mengembangkan indikator melalui rumus ABCD (audience,

Behavior, Condition, Degree)
4) Merumuskan tujuan yang berbasis HOTS (higher thinking order skill) atau dengan

menggunakan KKO (kata kerja operasional)
5) Menentukan dan mengembangkan materi pembelajaran (advance material) berbasis

ICT/TPACK berupa video pembelajaran, video interaktif
6) Menentukan kegiatan pembelajaran (kegiatan awal, inti dan akhir) yang berbasis HOTS

dan TPACK serta memenuhi 4 unsur keterampilan Abad 21 (literasi, komukasi dan
kolaboratif)




Click to View FlipBook Version