The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul ini terbatas untuk siswa SMAN 3 Jayapura

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Aris Saifudin, 2023-09-21 21:21:09

Elemen Berfikir Sejarah

Modul ini terbatas untuk siswa SMAN 3 Jayapura

Keywords: Diakrpnnik,Sinkronik,Elemen berfikir sejarah

SEJ.E.02.BUPER_PIS MODUL 2 CARA BERPIKIR DIAKRONIK DAN SINKRONIK DALAM TULISAN SEJARAH


IDENTITAS Penulis : Komunitas Sejarah SMA Negeri 3 Jayapura Fase : E Jenjang : SMA Kelas : X (Sepuluh) Kode Modul : Sej.E.02_Buper_PIS Alokasi Waktu : 2 JP (45x2) Kata Kunci : CARA BERPIKIR DIAKRONIK DAN SINKRONIK DALAM KARYA SEJARAH SEJ.E.02.BUPER_PIS


ALUR PEMBELAJARAN (BUPERE) Bedah wawasan awal Uji pemahaman diri Pemahaman bermakna Eksplorasi konsep Refleksi Evaluasi SEJ.E.02.BUPER_PIS


Profil Pelajar Pancasila Berintegritas dan menjaga keselamatan diri dalam keselamatan kerja dan dan menjaga lingkungan (akhlak mulia wujud Beriman dan Bertakwa); Menetapkan tujuan dan rencana, serta mengembangkan kendali dan disiplin diri (wujud Kemandirian); Menunjukkan kolaborasi dan komunikasi untuk tujuan bersama (wujud Bergotong royong); Memperoleh dan mengolah informasi serta menganalisis, mengevaluasi, merefleksi, dan mengevaluasi pikirannya sendiri (wujud Bernalar kritis); Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan (wujud Kreativitas) SEJ.E.02.BUPER_PIS


PEMETAAN KEBUTUHAN MURID Kesiapan belajar (mendasar-transfromatif, konkret-abstrak, sederhanakompleks, terstruktur-open ended, dependentindependent, cepat-lambat) Minat Murid (area minat/kegemaran sepertiseni, literatur, teknologi, dll dan moda ekspresi seperti lisan, tertulis, rancang/bangun, artistic, abstrak, layanan masyarakat, dll Profil belajar murid (visual, auditori, kinestetik APA KEBUTUHAN MURID? SEJ.E.02.BUPER_PIS


PERTEMUAN 1 SEJ.E.02.BUPER_PIS


Sarana, Metode, dan Target Sarana • LCD • Komputer/HP • Power point • Video & Gambar pembelajaran • Papan Tulis • Spidol Model/ Metode Pembelajaran • Model: PBL • Metode: Diskusi, Tanya jawab dan studi literatur Target Peserta Didik • Peserta didik regular • Peserta didik dengan hambatan belajar • Peserta didik cerdas istimewa SEJ.E.02.BUPER_PIS


Peserta didik mampu memahami cara berfikir diakronik dan sinkronik dalam tulisan sejarah ELEMEN CAPAIAN PEMBELAJARAN SEJ.E.02.BUPER_PIS


Setelah mempelajari materi ini murid diharapkan Mampu menjelaskan definisi berpikir secara diakronik dalam tulisan sejarah Mampu menjelaskan definisi berpikir secara sinkronik dalam tulisan sejarah Mampu menyajikan hasil telaah tentang penerapan cara berpikir diakronik dan sinkronik dalam tulisan sejarah melalui tulisan dan/atau media lain Tujuan Pembelajaran SEJ.E.02.BUPER_PIS


No Kegiatan Pembelajaran Waktu 1. 2. 3. 4. KEGIATAN PEMBELAJARAN No Kegiatan Pembelajaran Waktu 1. Persiapan Pembelajaran • Menanyakan keadaan dan kesiapan murid dalam mengikuti pembelajaran sejarah 5 Menit 2. Apersepdi • Guru melakukan assesmen awal • Guru memberikan informasi tentang apa yang akan dipelajari hari ini, tujuan pembelajaran, metode yang akan digunakan serta manfaat dalam kehidupan seharihari. 15 Menit 3. Inti a. Murid memahami konsep berpikir secara diakronik dan sinkronik dalam tulisan sejarah b. Murid melakukan aktivitas melalui tanya jawab sejarah untuk mengetahui konsep berpikir secara diakronik dan sinkronik dalam tulisan sejarah c. Guru melakukan Assesmen ketercapaian tujuan pembelajaran d. Guru memberikan penguatan apabila ada murid yang belum memahami. 60 Menit 4. Penutup a. Memberikan penguatan tentang apa yang telah dipelajari b. Memberikan informasi tentang proyek yang akan dikerjakan c. Memberikan tugas kepada siswa d. Memberikan informasi tentang pembelajaran berikutnya. 10 Menit SEJ.E.02.BUPER_PIS


MULAI BUPERE SEJ.E.02.BUPER_PIS


Apakah kalian pernah membaca tulisan sejarah? Menurut kalian, apakah setiap tulisan sejarah itu terdapat perbedaan di dalam cara berpikirnya? Sebelum belajar lebih lanjut yuk... cek dulu wawasan kita Bedah wawasan SEJ.E.02.BUPER_PIS


1. Menurut kalian, mengapa terdapat perbedaan cara berpikir di dalam tulisan sejarah? 2. Berikan contoh perbedaan cara berfikir di dalam tulisan sejarah! Uji pemahaman diri (Pertanyaan Pemantik) SEJ.E.02.BUPER_PIS


Secara etimologi, diakronik berasal dari bahasa Yunani dia yang berarti melintas atau melewati dan khronos yang berarti perjalanan waktu. Ilmu sejarah itu diakronis, artinya topik yang dibahas di dalamnya adalah peristiwa-peristiwa yang melintasi perjalanan waktu, yaitu dari masa dulu, sekarang, dan masa depan. Hal ini karena peristiwa-peristiwa yang dialami manusia itu tidak statis, melainkan dinamis; terus berkembang, berubah, berkesinambungan, dan bahkan mengalami pengulangan. Sedangkan Kata sinkronik berasal dari bahasa Yunani, yaitu syn yang berarti ‘dengan’. Dan chromos yang berarti ‘waktu’. Adapun dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sinkronik diartikan sebagai segala sesuatu yang bersangkutan dengan pristiwa yang terjadi pada suatu masa. Pemahaman bermakna SEJ.E.02.BUPER_PIS


Eksplorasi pemahaman Sinkronik Diakronik Siswa di minta menganalisis gambar di bawah dengan cara berfikir sejarah dan menuliskan hasil analisinya pada tabel yang sudah disediakan Gambar 1 : Perang Dunia Ke-2 Gambar 2 : Peristiwa Proklamasi # SEJ.E.02.BUPER_PIS


Apa saja materi yang sudah kalian pelajari hari ini? Bagaimana perasaan kalian setelah belajar materi cara berpikir diakronik dan sinkronik dalam tulisan sejarah hari ini? Apakah sejauh ini kalian sudah memahami materi cara berpikir diakronik dan sinkronik dalam tulisan sejarah ? Refleksi SEJ.E.02.BUPER_PIS


Assesmen untuk melihat ketercapaian tujuan pembelajaran 1. Apa yang di maksud dengan cara berfikir diakronik ? 2. Apa yang di maksud dengan cara berfikir sinkronik ? 3. Apa yang membedakan antara cara berfikir diakronik dan sinkronik dalam tulisan sejarah? 4. Tuliskan hasil telah kalian tentang penerapan cara berpikir diakronik atau sinkronik dalam karya sejarah melalui tulisan dan/atau media lain (PPT) ! SEJ.E.02.BUPER_PIS


Gambar 1 : Perang Dunia Ke-2 Gambar 2 : Peristiwa Proklamasi • Siswa diminta mengamati dan menganalisis gambar dari sebuah peristiwa di samping serta dengan cara berpikir diakronik atau sinkronik (Dibuat dalam bentuk powerpoint) • Proyek dibuat perkelompok (perkelompok terdiri tiga siswa) • Waktu pengumpulan 1 minggu setelah diberikan tugas Pembuatan Proyek SEJ.E.02.BUPER_PIS


MATERI AJAR Cara Berfikir Diakronik dan Sinkronik dalam Ilmu Sejarah Diakronik Memanjang dalam waktu, menyempit dalam ruang Sinkronik Meluas dalam ruang, terbatas dalam waktu SEJ.E.02.BUPER_PIS


A. Cara berfikir Diakronik Pengertian Istilah Diakronik Secara etimologi (asal usul kata) kata diakronik berasal dari bahasa yunani yaitu dia (melintas atau melewati) dan chronos (perjalanan waktu). Dalam ilmu sejarah diakronis itu artinya topik yang dibahas didalamnya adalah peristiwaperistiwa yang melintasi perjalananwaktu, yaitu masa lalu, masa kini dan masa datang. Ketika kita berpikir secara diakronik kita akan mampu berpikir secara runtut, urut, teratur dan berkesinambungan. Jadi, diakronis merupakan sifat dalam Ilmu sejarah yang memanjang dalam waktu, namun terbatas dalam ruang lingkup. Peristiwa masa lalu disebabkan oleh peristiwa yang mendahuluinya, perisitiwa masa sekarang disebabkan oleh perisitiwa yang terjadi pada masa lalu, dan peristiwa masa depan disebabkan oleh peristiwa yang terjadi sekarang. SEJ.E.02.BUPER_PIS


Ciri-ciri berpikir secara diakronik Memanjang dalam waktu, menyempit dalam ruang Mengkaji dengan berlalunya waktu Menekankan pada pengkajian peristiwa sejarahnya sesuai urutan waktu Bersifat vertikal Cakupan lebih luas dan kurang fokus pada aspek tertentu. SEJ.E.02.BUPER_PIS


Dalam konsep memanjang dalam waktu, terbatas dalam ruang, maka di dalamnya juga mengandung konsep periodesasi (berdasarkan urutan perisitiwa) dan kronologis (berdasarkan urutan waktu). Periodesasi (berdasarkan urutan perisitiwa) Kronologis (berdasarkan urutan waktu). Jadi di dalam diakroni terdapat peristiwa dan waktu yang tersusun secara berurutan SEJ.E.02.BUPER_PIS


Perkembangan manusia dari waktu ke waktu Kesinambungan antar periode Kemungkinan pengulangan fenomena Perubahan dari periode awal hingga periode berikutnya Periodesasi bertujuan membuat klasifikasi dalam sejarah sehingga akan memudahkan kita memahami peristiwa-peristiwa sejarah secara kronologis. Melalui periodesasi, kita menjadi mudah untuk memahami hal-hal yang terkait dengan: Periodesasi SEJ.E.02.BUPER_PIS


Peristiwa Proklamasi Amerika membom kota hiroshima (kota penting di jepang) 6 Agustus 1945 Amerika membom kota Nagasaki (kota penting di jepang) 9 Agustus 1945 15 Agustus 1945 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada pasukan sekutu Sutan syahrir mendengar berita penyerahan jepang 1 2 4 3 Contoh Kasus secara kronologis SEJ.E.02.BUPER_PIS


17 Agustus 1945 16 Agustus 1945 Peristiwa rengasdengklok (Golongan muda memaksa Golongan Tua untuk memproklamasikan kemerdekaan) Pembacaan Teks Proklamasi 5 6 SEJ.E.02.BUPER_PIS


Masa Praaksara Sejarah Indonesia Contoh Periodesasi Dimulai ketika manusia purba bermigrasi ke nusantara sampai ketika nusantara mulai mengenal tulisan, kira-kira tahun 400 SM 1 Masa Hindu dan Buddha 2 Dimulai ketika pengaruh kebudayaan India mulai masuk ke nusantara (400 M) hingga runtuhnya kerajaan Majapahit pada abad ke 15 SEJ.E.02.BUPER_PIS


3 Masa Islam Dimulai abad ke 13 (meski islam sudah masuk abad ke 7) sampai ketika bangsa Eropa berdatangan ke nusantara pada abad ke 16. Masa kolonialisme Barat 4 Dimulai abad ke-16 dan berakhir pada abad ke-20 SEJ.E.02.BUPER_PIS


6 4 Masa Revolusi Dimulai pada 17 Agustus 1945 (proklamasi kemerdekaan RI) hingga 17 Desember 1949 (pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda) Dimulai sekitar tahun 1942 sampai tahun 1945 Masa pendudukan Jepang 5 SEJ.E.02.BUPER_PIS


B. Cara berfikir Sinkronik Secara etimologi sinkronik berasal dari bahasa Yunani yaitu syn yang berarti dengan dan chronos berarti waktu. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sinkronik berarti segala sesuatu yang bersangkutan dengan peristiwa yang terjadi pada suatu masa. Pengertian Istilah Sinkronik Jadi, Sinkronik merupakan sifat dalam Ilmu sejarah yang memanjang Ruang, namun terbatas dalam Waktu. Berfikir secara sinkronik artinya mempelajari peristiwa sejarah dengan segala aspeknya pada masa tertentu secara mendalam. Lebih lengkapnya dapat dijelaskan bahwa konsep sinkronik dalam sejarah adalah cara mempelajari atau mengkaji, pola-pola, gejala, dan karakter dari sebuah peristiwa sejarah pada masa tertentu. Konsep sinkronik mengutamakan penggambaran ruang lingkup yang luas dan memiliki kurun waktu yang pendek (terbatas) SEJ.E.02.BUPER_PIS


Ciri-ciri berpikir secara Sinkronik Mengkaji peristiwa sejarah yang terjadi pada masa tertentu Melebar dalam ruang, menyempit dalam waktu Cakupan kajian pada satu hal (topik) dan dilihat dari berbagai sisi Bersifat horizontal Kajian sistematis (bersangkut-paut) dan lebih mendalam SEJ.E.02.BUPER_PIS


Jika kita berpikir kronologis dalam belajar sejarah, MAKA sejarah akan memberikan kita gambaran yg utuh ttg peristiwa atau perjalanan sejarah. Dlm kehidupan sehari-hari, berpikir diakronis/kronologis sangat diperlukan dalam memecahkan masalah.Jika kita berpikir sinkronik dlm belajar sejarah, MAKA kita akan lebih teliti dlm mengamati gejala/fenomena tertentu History Magistra Vitae SEJ.E.02.BUPER_PIS


Contoh berfikir sejarah secara sinkronik : SEJ.E.02.BUPER_PIS


RUBRIK PENILAIAN PROSES PEMBELAJARAN FIS.E.07.BUPER_PG dari topik yang dibahas dari topik yang dibahas dari topik yang dibahas disertai dengan contoh nyata dalam kehidupan


Click to View FlipBook Version