klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 1
2 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
Dari Redaksi
Jaga Jarak
REDAKSI Himbauan jaga jarak terus mengemuka sejak virus Corona
MAJALAH WULAN (Covid-19) merebak di Indonesia dan hampir sebagian
besar negara di dunia. Aturan jaga jarak bagi warga
Penerbit : usia lanjut sangat penting karena kelompok kita rawan terpapar
Yayasan Dharma Wulan virus yang sumber penularannya semula dari hewan ke manusia
kemudian berubah jadi dari manusia ke manusia. Jumlah orang
Pemimpin Umum : terinfeksi dari hari ke hari di Indonesia masih fluktuatif, di tengah
Ir. Lanny Soewandi, MBA kelonggaran masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Karena belum kondusif
Ir. H. Subagjo Hardjosubroto, M.Sc., Ph.D peraturan jaga jarak, memakai masker bila keluar rumah, atau larangan berkumpul,
Pemimpin Redaksi/ tetap berlaku untuk kelompok usia lanjut.
Penanggung Jawab Isi : Sedih bercampur kerinduan bergejolak di hati. Semua cabang Paguyuban
Dharma Wulan (PDW) membatalkan agenda kegiatan-kegiatan, karena larangan
Lusia Soetanto berkumpul dalam jumlah orang yang banyak. Teknologi komunikasi seperti video call
Wakil Pemimpin Redaksi : atau media WhatsApp memang jadi obat kerinduan. Akan tetapi bagi sebagian dari
kita ada yang merasakan lebih baik tatap muka, daripada berbicara melalui telepon
JP. Soetadi Martodihardjo selular. Inilah kondisi nyata yang menempatkan kita harus ikhlas dan pasrah menerima
Pemimpin Perusahaan : serta menjalaninya.
Drs. Sutikno Hardjopranoto Majalah WULAN Edisi 138 Periode April-Mei-Juni 2020 menjadi edisi spesial
Covid-19. Mulai dari pengambilan topik Masalah Kita, kegiatan bakti sosial yang
Staf Redaksi : diadakan Yayasan Dharma Wulan dan sejumlah PDW cabang, sampai materi kesehatan
Nuke N. Dirgantari yang mencakup soal mengantisipasi tekanan mental warga usia lanjut akibat wabah
Sekretaris, Iklan & Tata Usaha : Covid-19. Semoga sajian isi Majalah WULAN dapat terus memotivasi untuk tetap
Hesti Juwartiningsih semangat, sehat, dan produktif walaupun semua itu dikerjakan di rumah saja.
Para pembaca, anggota Paguyuban Dharma Wulan, kami menunggu kontribusi
Desain Artistik Bapak/Ibu memperkaya isi majalah, berupa kegiatan dan pengalaman atau opini
Cover, Setting & Layout : yang muatannya positif terhadap warga usia lanjut. Naskah dapat dikirim via surat ke
alamat: Darmawan Park, Jalan Babakan Madang No. 99, Sentul Selatan, Bogor, atau
A. Sri Widodo melalui faximile di nomor 021-87953477, atau melalui surat elektronik (e-mail) ke
alamat [email protected]. Terima kasih.
Staf Ahli : Salam Semangat
Uripto Widjaja Lusia Soetanto
Dr. Ir. Januar K. Darmawan
Drs. Titus K. Kurniadi WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 3
Harjoko Trisnadi
Ir. Royanto Rizal
B. Kusuma
Ir. Adharta Ongkosaputra, MBA
Alamat Redaksi/Iklan/Tata Usaha :
Darmawan Park
Jl. Babakan Madang No. 99
Sentul Selatan, Bogor
Telpon : 021-87953476/87953477
Fax : 021-87953477
Email : [email protected]
[email protected]
website : www.dharmawulan.org
Rekening Yayasan Dharma Wulan :
BCA Cabang SCBD Jakarta
No Ac. 0063003333
klik : www.dharmawulan.org
daftar isi dari cabang
masalah kita 20 Membantu Warga Terdampak Corona,
5 Tetap Aktif & Sehat di Tengah Pandemi PDW Cabang Bandung Adakan Baksos
24 Pelantikan Pengurus PDW Surabaya Masa Bakti
Virus Corona 2020 - 2022
26 Terdampak Corona PDW Solo beli 1000 Tiket Solo Zoo
jelajah
10 Masjid Raya Bandung
kolom 27 PDW Cabang DI-Yogyakarta Sumbang Alat
14 Mensyukuri Nikmat Allah SWT atas Pelindung Diri untuk Tenaga Medis
28 Memaknai HUT PDW DKI Jakarta di Masa Covid-19
Perkawinan Emas 29 PDW Jakarta IOTA Tetap Melaksanakan Baksos di
Saat Pandemi Corona
seremoni 29 Pembina PDW Jakarta IOTA Berbagi Cinta dengan
17 Ibu Haida Hartono Enjoy Menginjak Usia 80 Bunga
Tahun ragam idul adha
30 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
berita yayasan
18 Gerakan WULAN Peduli Covid-19 gaya hidup
34 Aerobik Membantu Otak Sehat
HLUN 2020 35 Kala Pandemi Corona Bisakah Tetap Pergi Berlibur?
20 Hari Lanjut Usia Nasional ke-24
obituari
Meningkatkan Pelayanan Kesehatan bagi 36 Selamat Jalan Pak Mandagi, Damai Menyertaimu
Warga Lanjut Usia 37 Ibu Astuty Hasinah, Isteri Bapak Haryono Suyono
Ralat Isi Berita Meninggal Dunia
Dalam pemberitaan tentang Obituari “Karmaka Surjaudaja
Sosok Budiman yang Dirindukan” yang terbit pada Edisi 137 kesehatan
38 Praktik Mindfulness untuk Kesehatan Mental
Januari-Maret 2020 terjadi kesalahan penulisan: 39 Angin Duduk
Tertulis: ‘Mereka dikaruniai 4 anak yaitu Pramukti, Rukita,
ragam wulan
Parwati, dan Sanitri. 21 Plan de Vida, Hidup Sederhana ala Centenarian
Seharusnya tertulis: ‘Mereka dikaruniai 5 anak yaitu Pramana
Nicoya
Surjaudaja (almarhum), Rukita Surjaudaja, Pramukti 31 Menahan Rindu Memeluk Cucu
Surjaudaja, Parwati Surjaudaja, dan Sanitri Surjaudaja. 32 Kopi Oh Kopi
Kami menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang 33 Kiat Aman Saat Berkebun
terjadi. Demikian ralat ini untuk meluruskan isi pemberitaan 42 Cara Sederhana Meningkatkan Kekebalan Tubuh
dimaksud. kkllikik::wwwwww..ddhhaarrmmaawwuullaann..oorrgg
Tertanda
Redaksi
44 WWUULLAANN EEDDIISSII 113388,, AAPPRRIILL -- JJUUNNII 22002200
masalah kita
Tetap Aktif & Sehat di Tengah
Pandemi Virus Corona
Di tengah masa
pandemi Covid 19
umumnya muncul
perasaan khawatir
tentang keselamatan
saat beraktivitas di
rumah dan lingkungan
sekitar. Kita hanya perlu
mengatur kecepatan diri
sendiri.
Jika Anda memutuskan harus pun. Jadi jika Anda merasa tertarik lanjut usia menggantikan peran guru
membuat kue, bergabung dengan ke berbagai arah dan kesulitan bagi cucu mereka, merawat pasangan
kelas online meditasi atau yoga, memfokuskan, itu sepenuhnya bisa atau anggota keluarga yang sakit,
membuat jadwal kegiatan berkode dimengerti. Merujuk pada pergolakan, membersihkan rumah, dan menjadi
warna, atau hanya meringkuk selama ketakutan dan kesedihan disebabkan penguat mental saat anak-anak mereka
terus tinggal di rumah, Anda tidak oleh pandemi virus corona, kita semua yang sudah mandiri terkena dampak
sendirian. melalui pengalaman trauma kolektif. pemutusan hubungan kerja massal.
Ketika semua orang tinggal di Dari sudut pandang produktivitas, Tidak ada cara yang benar [untuk
rumah di tengah pandemi Covid 19 itu menantang, karena kita membuat melewati masa ini], selain membiarkan
melanda dunia, kita semua dibanjiri peta rintangan emosional yang sangat diri Anda menjadi cara Anda sendiri.
tidak hanya dengan badai berita besar ini dengan ketidakpastian yang Alasannya perbedaan keadaan
yang memicu kecemasan, tetapi juga sebagian besar dari kita tidak pernah individu begitu pula dengan cara setiap
gempuran saran untuk “memanfaatkan” benar-benar mengalami dalam hidup orang memproses pengalaman serta
waktu ekstra. Ada dorongan besar dari kita. menemukan solusi.
orang-orang bahwa karena kita ada
di rumah saat ini, kita dapat menjadi Waktu dan energi yang Tetap berada di rumah sambil
produktif dan bahwa kita semua akan dikeluarkan digunakan menyesuaikan mengerjakan pekerjaan rumah,
dapat tetap fokus. rutinitas sesuai dengan aturan- mencari hobi baru, atau mendaftar
aturan yang membatasi gerak normal kursus online dapat menjadi penyaluran
Ada beberapa hal yang kehidupan. Kita harus bekerja dari kecemasan dan mendorong kita tetap
menghambat pencapaian tugas apa rumah, mungkin beberapa orang produktif. Tetapi penting untuk diingat
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 5
masalah kita
meskipun punya semangat kreatif mewawancarai anggota PDW dari sampai terjangkit virus Covid-19 karena
untuk menyelesaikan kegiatan, jangan beberapa cabang melalui media akan berakibat fatal. Apalagi Corona
kaget jika Anda akan merasa berbeda di WhatsApp. Menggembirakan karena sudah menjadi pandemi di seluruh
keesokan harinya. Mood bisa berubah. para narasumber paham tentang dunia, virusnya sangat aktif dan sulit
virus Covid-19, bagaimana upaya terdeteksi, sementara vaksin penangkal
Berilah waktu untuk diri sendiri pencegahan supaya tidak terinfeksi, dan penyakit ini belum ditemukan. ”Sudah
untuk terus adaptasi dengan kondisi. kegiatan apa yang dikerjakan selama seharusnya kita berjaga-jaga supaya
Jangan memikirkan masalah target yang masa Pandemi. Berikut rangkuman tidak sampai terkena virus, kata Ibu
tidak tercapai bukan karena kita tidak wawancaranya: Leny.
punya standar tinggi, tetapi karena
selama periode pandemi ini, kita perlu “Virus Corona sangat luar biasa Senada opini Ibu Leny, Ibu
memberi diri kita, sedikit Rahmat. penularannya cepat dan sampai Herlani yang juga anggota PDW Cabang
sekarang belum ada obatnya. Sembuh Denpasar, setuju warga lanjut usia
Anda dapat mengawali karena daya tahan tubuh sendiri, memang rentan terhadap infeksi sebab
dengan tiga hal, pertama fokus karenanya penting menjaga kesehatan kapasitas fungsional organ-organ tubuh
untuk menyelesaikan tugas-tugas itu mengonsumsi makanan sehat dan menurun karena usia, seluruh sistem
kemudian mengambil waktu untuk vitamin, olahraga, dan tidur yang berubah. “Oleh karenanya, betul-betul
istirahat. Jika Anda merasa buntu, cukup,” kata Ibu Ari, anggota PDW harus menjaga stamina, dengan makan
luangkan waktu untuk mencoba sesuatu Jakarta Timur. tidur teratur, minum vitamin,” ujar
yang baru. Anda tidak perlu menguasai beliau.
segalanya. Mengaktifkan bagian otak Ya, selain paham, Ibu Ari
Anda yang lain dan membantu berpikir melaksanakan pedoman usaha-usaha “Gempuran” informasi melalui
dengan jelas ketika Anda kembali pencegahan, antara lain menjaga televisi atau internet tentang informasi
bekerja. kebersihan rumah, sering cuci tangan, virus Covid-19 juga dinilai menakutkan
menjaga jarak, dan ke luar rumah sehingga lambat laun bisa memengaruhi
Jangan memaksakan diri untuk selalu memakai masker. “Jangan dulu sistem tubuh, karena stres. Salah satu
melakukan sesuatu jika suasana hati ngumpul,” tambahnya. solusi terhindar dari stres, menurut Ibu
tidak baik. Saat ini kita berada pada titik Herlani, adalah mendengarkan musik
dimana perawatan diri menjadi dasar Ibu Leny anggota PDW Cabang dan selalu berpikir positif. “Yakin Tuhan
utama untuk memastikan segalanya Denpasar menyoroti kelompok warga menjaga kita semua,” imbuhnya.
beres. Melakukan hal-hal yang lanjut usia yang sudah memiliki riwayat
membantu kita menavigasi tidak hanya penyakit sebelumnya, seperti tekanan Ibu Winani, Ketua PDW Cabang
dari sudut pandang produktivitas tetapi darah tinggi, diabetes, jantung dan Jakarta Bintaro melihat virus Covid-19
dari sudut pandang kemanusiaan. Di penyakit lainnya. Warga lanjut usia bisa menyerang siapa saja, baik anak-
waktu senggang jangan takut untuk yang punya penyakit demikian jangan anak sampai warga usia lanjut. Virus
menemukan kesenangan karena itu bila sudah bersarang di paru-paru
bermanfaat. “Ini maraton, bukan lari membuat cairan yang kental sehingga
cepat,”. menyebabkan orang akan sulit bernapas
Patuhi Pedoman Cegah Terinveksi walaupun dibantu alat untuk bernapas.
Virus Covid-19
Pemerintah dinilai sudah
Sebagai kelompok usia lanjut usia intensif mensosialisasikan cara-cara
yang rentan terinfeksi virus, anggota menghindarkan tertular virus Covid-19.
Paguyuban Dharma Wulan (PDW) Sesekali memang anggota keluarga
berupaya memahami dan menyikapi yang lebih muda terpaksa ke luar
situasi saat ini dengan berpikir positif. rumah karena ada keperluan membeli
Meski sangat dipahami kelompok kebutuhan, berusaha mematuhi
usia lanjut dapat merasakan dampak pedoman. selalu menjaga jarak minimal
lebih ekstrim mulai dari rasa kesepian,
kecemasan, maupun depresi. Ilustrasi menjaga jarak dengan orang
lain, salah satu protokol kesehatan
Redaksi Majalah WULAN dalam upaya mencegah penyebaran
virus corona.(Foto dokumentasi pribadi
Ibu Lusia Soetanto)
6 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
masalah kita
1 meter. Pulang dari luar segera mandi Ibu Ari, PDW Cabang Jakarta Timur: Ibu Winani, PDW Cabang Bintaro:
dan berganti pakaian. “Belanjaan yang Olahraga dan Mencoba Resep Baru Bongkar Pasang Tambulampot,
di beli juga ikut mandi di air mengalir Menulis, Latihan Yoga
lalu bungkusnya ganti,” kata Ibu Winani. Selama Pembatasan Sosial
Berskala Besar (PSBB) kegiatan Ibu Di saat Pandemi ini, membawa
Hal penting lain yang perlu Ari adalah olah raga dan berjemur, berkah tersendiri bagi saya dan
digarisbawahi menurut Ibu Annawati merapikan kebun, membersihkan keluarga. Rumah jadi lebih ramai dan
dari PDW Cabang Sukabumi yaitu rumah, merapikan isi lemari pakaian, hangat. “Saya tidak kesepian,” kata Ibu
mematuhi pedoman dari pemerintah membaca resep baru di internet lalu Winani. Kegiatan di pagi hari, olahraga
sekaligus menanamkan kesadaran mencoba memasaknya. “Makin banyak pernapasan dan mandi sinar matahari.
menjaga diri sendiri, contohnya tiba- waktu bersama antara suami istri, Kelompok senior diharapkan bisa lebih
tiba memegang sekitar wajah dan mata, banyak kegiatan yang dulu tidak pernah sehat pikiran dan hatinya.
karena merasa sudah kebiasaan dan dikerjakan bersama, sekarang saling
karena lupa belum cuci tangan. “Hal bekerjasama, hingga kita saling cinta Sementara saya pribadi,
ini terlihat sepele, namun bisa menjadi tumbuh kembali,” kata Ibu Ari. punya waktu lebih banyak untuk
berbahaya bagi warga usia lanjut,” bongkar pasang tanaman dalam
kata Ibu Anna. Selain mencuci pakaian pot (tabulampot). Belajar menanam
dan masker yang sudah dipakai, pintu toge, kangkung, cabai rawit, jeruk,
rumah atau pintu mobil diusahakan dan tanaman lain. “Setelah saya urus
juga disemprot dengan desinfektan. dengan telaten di masa pandemi ini,
tanaman jeruk purut jadi lebat. Hampir
Juga perlu secara tertib semua masakan saya masukkan irisan
melaksanakan tata cara bersin dan daun jeruk. Selain menambah lezat juga
mengganti masker yang sudah dipakai. baik untuk kesehatan,” ujar Ibu Winani.
Bapak Willy Darma dari PDW Cabang
Bandar Lampung selalu membuang Saya lebih banyak waktu
masker sekali pakai lalu mengganti membaca dan menulis pengalaman
dengan masker baru. “Ketika bersin pribadi di buku kesayangan. Belajar
mulut ditutup pakai lengan atas online ilmu kesehatan Qi Kung dan Su
sehingga droplet (air liur dari mulut) Jok lalu rajin berlatih yoga, olahraga
tidak terlontar kepada orang lain,” kata yang saya tekuni jauh sebelum ada
Pak Willy. Beliau juga setuju masyarakat Pandemi Corona.” Saya juga bersyukur
sementara banyak beraktivitas di bisa mempelajari ilmu secara online
rumah. dengan aplikasi pertemuan Zoom,”
ungkap Ibu Winani.
Di Rumah Aja? Tetap Berkegiatan Yuk.. Merapikan kebun untuk mengisi waktu
Social distancing, istilah ini selama pandemi.(Foto dokumentasi
pribadi Ibu Ari)
belakangan gencar disebarluaskan Selama masa pembatasan sosial skala
sebagai upaya menjaga jarak antar besar (PSBB) banyak membaca buku dan
manusia untuk mencegah penularan berlatih yoga. (Foto dokumentasi pribadi
virus Covid-19. Hal ini meliputi Ibu Winani)
mengurangi bepergian ke luar rumah,
menghindari bepergian ke tempat
ramai bila tidak ada keperluan
mendesak, melakukan kegiatan di
rumah, dan gunakan teknologi sebagai
alat komunikasi.
Lalu apa kegiatan yang dikerjakan
di rumah oleh anggota-anggota PDW,
berikut gambarannya
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 7
masalah kita
Ibu Sri Wahyuni, anggota PDW Cabang Sukabumi menjahit masker lalu Ibu Marrieta sedang mengajar Bahasa
membagikannya kepada para pekerja kebersihan di lingkungan kediaman Inggris secara daring.(Foto dokumentasi
beliau.(Foto dokumentasi Ibu Anna) Bapak Willy Darma)
Ibu Annawati, PDW Cabang Sukabumi: kemoceng dari tali rafia, tas dari karton. Bapak Willy Darma, PDW Bandar
Mengajak WULAN Sukabumi Bulan Juni ini, membuat gantungan Lampung: Benahi Koleksi Foto dan CD
Berkegiatan dan mewarnai 15 lembar gambar dan Lagu
kegiatan lainnya. Semua hasil pekerjaan
Pekerjaan baru selama PSBB rumah tersebut bila kondisi sudah Istri saya, Ibu Marietta mencoba
adalah mengajak 30 orang teman memungkinkan untuk bertemu, akan berbagai resep mulai dari martabak
WULAN Sukabumi untuk membuat dikumpulkan dan dinilai. manis sampai baso tahu goreng.
pekerjaan rumah (PR), yaitu pada bulan Sebelum masa pandemi Covid-19
Maret 2020 memilih lagu kesukaan Menurut Ibu Anna, anggota punya beberapa murid datang ke rumah
masing-masing 5 lagu, memilih resep WULAN Sukabumi yang tinggal di Jakarta belajar Bahasa Inggris, setelah anjuran
masakan kesukaan masing-masing seperti Ibu Sri Ruslim pun selama PSBB stay at home, pelajaran diteruskan
5 resep. “Lagu dan resep tersebut mengisi kegiatan membuat masker, secara online. Saya sendiri membenahi
dikumpulkan sekarang sudah menjadi main piano, masak, berenang, dan koleksi foto keluarga dan kegiatan
2 buku tebal,” kata Ibu Anna. jalan pagi di sekitar rumah. “Maskernya pribadi. Membuang foto yang sudah
dibagikan ke sejumlah ibu-ibu pekerja pudar kemudian mengelompokkan
Pada Bulan April 2020 membuat kebersihan yang bekerja di komplek foto-foto yang masih bagus ke album
lap tangan, masker, tempat pensil, dan perumahan tempat Ibu Ruslim tinggal,” plastik. Membenahi juga koleksi CD
alas gelas. Pekerjaan rumah Bulan kata Ibu Anna. dan DVD lagu-lagu seperti DVD Strauss
Mei 2020 membuat strimin postcard, Orskest.
Rosario dari kain flanel, membuat
Kami juga rutin mengikuti
Menjahit masker dan membuat kerajinan ibadah online. Di waktu luang, melalui
tangan hasil karya anggota PDW Cabang WhatsApp saya juga membagikan ke
Sukabumi yang dikerjakan di rumah. anggota PDW Bandar Lampung lainnnya,
(Foto dokumentasi Ibu Anna) power point materi Penyegaran Visi Misi
Dharma Wulan yang telah diadakan di
Sentul. “Kontak beberapa teman yang
mau berdonasi untuk Yayasan Pelita
Kasih, sekolah anak-anak berkebutuhan
khusus,” kata Pak Willy. Intinya, lanjut
Pak Willy, dengan anjuran harus diam di
rumah, justru malah lebih banyak yang
bisa dikerjakan.
8 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
masalah kita
Hadapi New Normal,
Warga Usia Lanjut Dapat
Lebih Mandiri
Foto Ibu Herlani, Ibu Early, Ibu Leny, Ibu Ratna, dan Ibu Conny sebelum pandemi. Setelah Pembatasan Sosial Berskala
Saat ini WULAN Denpasar tersebut mengerjakan aktivitas masing-masing dari rumah Besar (PSBB) dinilai berhasil
mengingat kelompok usia lanjut rentan terinfeksi virus.(Foto dokumentasi Ibu Herlani) menurunkan tingkat penularan
dari Covid-19, masa langkah selanjutnya
Ibu Leny, PDW Cabang Denpasar: Ibu Ratna, PDW Cabang Denpasar: adalah penerapan new normal dalam
Mencoba Hobi Baru Menata Ulang Isi Lemari terjemahan bebasnya diartikan sebagai
tatanan hidup baru. New Normal
Banyak kegiatan bisa dilakukan Ibu Ratna dan keluarga berusaha bagi kelompok usia produktif untuk
di rumah dan mendorong kita menjadi mematuhi pedoman stay at home berinteraksi langsung tidak dapat
produktif, misalnya membuat masker, karena demi mencegah terpapar virus dielakkan, tetapi bagaimana dengan
memasak makanan untuk sendiri atau Covid-19. Kecuali ada keperluan penting warga usia lanjut karena kelompok ini,
dijual secara online menata kebun dan atau mendadak, baru ke luar rumah menurut catatan resmi jumlah pasien
membersihkan rumah. “Mencoba hobi- lengkap dengan memakai masker dan sakit dan meninggal akibat virus corona
hobi baru juga bisa,” kata beliau. Meski membawa handsanitaiser. Kegiatan pada tingkat usia 60 tahun cukup banyak.
sementara waktu harus lebih banyak di rumah pun cukup banyak bisa
berdiam diri di rumah, seharusnya kita dikerjakan. Antara lain mencoba lagi Perlu kemandirian para lanjut
tidak merasa bosan, karena seperti masakan yang sudah jarang dibuat atau usia dalam menghadapi cara hidup new
kalimat pepatah rumahku, istanaku. memasak resep baru. “Membongkar isi normal. Kemandirian untuk melindungi
“Buatlah rumah menjadi senyaman lemari, membuang yang tidak berguna, diri di tengah kelangkaan keluarga yang
mungkin sesuai dengan angan-angan lalu menatanya kembali supaya rapi,” tidak dapat mendampingi mereka dalam
sendiri,” tambah Ibu Leny. papar Ibu Ratna. porsi waktu yang sama dengan yang
mereka terima sebelum pandemi terjadi.
Ibu Herlani, PDW Cabang Denpasar: Ibu Early, PDW Cabang Denpasar: Kemandirian para warga usia lanjut tetap
Semakin Dekat dengan Tuhan Rutin Jalan Pagi harus diiringi dengan sikap dan perilaku
masyarakat untuk melindungi mereka
Selama masa Pandemi, kita Selain mematuhi pedoman dari diskriminasi dan berbagai bentuk
semakin dekat dengan Tuhan, makin kesehatan seperti rajin cuci tangan kekekarasan fisik dan mental.
banyak berdoa. Selain itu supaya tidak dan cukup istirahat, juga perlu
jenuh mencoba aneka resep baru dari memperhatikan asupan buah dan Keluarga dan masyarakat
tayangan Youtube atau mengisi waktu sayuran. Saya setiap pagi berjalan di diharapkan tetap harus membina
dengan hobi lama yaitu menonton film sekitar rumah selama 20 menit sambil hubungan yang manusiawi kepada
silat dan drama mandarin sekaligus berjemur, baru mengerjakan rutinitas warga usia lanjut. Sebab pandemi
mengasah kemampuan bahasa pekerjaan rumah. Agar tidak bosan pergi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru
Mandarin. “Saya juga suka mendengar ke halaman membersihkan tanaman. telah mengubah dan memberikan corak
musik dan merawat kebun,” kata Ibu “Juga jangan berhenti berdoa, supaya baru pada peningkatan kemandirian
Herlani. diberi perlindungan oleh Tuhan YME,” dan keterampilan pada lanjut usia
kata Ibu Early.(Nuke N. Dirgantari) dalam menggunakan peralatan digital.
Kemampuan menggunakan teknologi
digital dalam berbagai aspek akan
menjadi bagian dari kehidupan warga
usia lanjut.(*)
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 9
jelajah
Masjid Raya Bandung
Untuk merayakan Hari Sejarah panjang menjadi catatan “Bale Nyungcung” atap pendopo
Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, penting keberadaan Masjid Raya Masjid Agung Bandung tahun 1930
penulis khusus mengulas Masjid Bandung seluas 1.200 meter
Raya Bandung yang berlokasi di persegi ini. Sebelum terlihat megah Masjid Agung Bandung
Alun-Alun, Bandung, Jawa Barat. seperti sekarang, pada tahun 1812 Dulu namanya Masjid Agung
masjid dibangun bersamaan dengan
Sebuah masjid megah yang kepindahan pusat kota dari Krapyak ke Bandung. Pada tahun 1930 di beranda
dahulu saat dibangun 2 abad Bandung, yang berlokasi 10 kilometer masjid dibuat pendopo, atapnya berupa
silam, dibangun berarsitektur dari Bandung, dibangun sederhana joglo bersusun tiga mencirikan kekhasan
berupa panggung tradisional berbahan Tanah Sunda ditambah 2 menara kecil
tradisional dengan beratap kayu, anyaman bilik, dan rumbai untuk di sisi kiri dan kanan. Ke 2 menara diberi
joglo. Setelah melalui banyak bagian atap. atap model serupa dengan atap masjid,
puncaknya berupa limas nyungcung.
perombakan masjid pelan- Selama 200 tahun masjid Atap gaya tradisional seperti itu menarik
pelan mulai bergaya arsitektur belasan kali mengalami perombakan. perhatian pengunjung mancanegara.
Bahkan pada tahun 1825 sempat Warga setempat menyebutnya “bale
moderen dengan atap kubah. terbakar kemudian dibangun kembali. nyungcung”.
Selain kalangan umum sudah Pada tahun 1850 bertepatan dengan
banyak petinggi dunia dan tamu pembangunan Jalan Raya Pos atau Pada tahun 1955 Kota Bandung
penting melaksanakan salat di Grote Postwea oleh Gubernur Jenderal menjadi Tuan Rumah Konferensi Asia
Daendels, atas perintah Bupati R.A.
masjid tersebut. Winatakusumah IV, masjid dirombak
dengan konstruksi batu dan atap
genteng.
10 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
jelajah
Ruang Shalat
Pengunjung bersantai di halaman masjid
yang terbuat dari rumput sintetis
Afria, Masjid Agung pun mengalami Atap 3 Kubah sedangkan kedua kubah kecil ditutupi
pemugaran besar-besaran. Atap Kubah utama dengan ukuran material tembus cahaya untuk
tradisional yang sempat bertahan menerangi ruang shalat.
ratusan tahun diubah menjadi kubah lingkaran 30 meter dengan 2 kubah
model sebuah bawang. Ternyata, ukuran 5 meter lebih kecil terpasang Pada kedua sisi kiri dan kanan
pemugaran pada tahun 1955 bukan kokoh. Kubah besar sebagai atap ruang dibangun masing-masing sebuah
yang terakhir, karena pada beberapa salat yang bertingkat 2, sedangkan menara beton, semula direncanakan
tahun berikutnya dilakukan lagi kubah kecil menjadi atap bangunan setinggi 99 meter, namun untuk
pemugaran, antara lain tercatat pada tambahan yang awalnya adalah Jalan keselamatan jalur penerbangan
1967, 1973, dan terakhir pada tahun Alun-alun Barat. menuju Bandara Internasional Husein
2001. Sastranegara, kedua menara itu
Untuk meringankan konstruksi dibangun setinggi 81 meter per segi.
Perombakan total dimulai ketiga kubah itu menggunakan
tanggal 25 Februari 2001 bersamaan konstruksi space frame dan ditutupi Kedua menara itu beratap gaya
dengan penataan Alun-alun Bandung. material metal pada kubah utama, atap Gedung Sate Bandung, terbuka
Empat ahli diikusertakan yaitu Ir. bagi warga yang berminat menaikinya,
H.Keulman, Ir. H. Arie Asmadibrata, Prof. menggunakan lift mencapat lantai
Dr. Slamet Wirasonjaya dan Ir. Achmad 19, terdapat lantai pandang dari
Noe’man. Seperti dikenal bahwa Ir. sana para pengunjung dapat melihat
Achmad Noe’man dikenal sebagai pemandangan indah sekeliling 360
Maestro Arsitektur Mesjid Indonesia, derajat, Kota Bandung dan gunung-
bahkan dapat julukan sebagai Arsitek gunung yang mengitari lembah
Seribu Mesjid. Bandung.
Pada sisi utara terlihat Gunung
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 11
jelajah
Penulis naik Bus Wisata Bandros (Bandung Tour On Bus) Dari Lantai 19, pengunjung bisa menikmati kepada Masjid untuk khusus
panorama kota Bandung dan sekitarnya digunakan salat para tamu
VVIP.
Tangkuban Perahu, pada sisi karpet rumput sintetis warna kaki dari Hotel Homman ke
Karena Kota Bandung
lainnya tampak pegunungan, hijau, menjadi arena wisata Gedung Merdeka. Kemudian yang indah menarik, sering
sekali dijadikan tempat
dengan Kota Bandung selalu dipenuhi warga dan hari Jumat siang, para Konferensi, Seminar dan
kegiatan lainnya, tentunya
terletak pada dasar lembah wisatawan, terutama anak- delegasi kembali menyusuri para tamu dan delegasi
biasa bersalat di Masjid
dikitari gunung-gunung, anak senang berlari-lari di Jl. Asia Afika menuju Masjid Raya Bandung. Juga banyak
sekali wisatawan berkunjung
sehingga bentuk marfologi karpet itu. Agung Bandung untuk ke Masjid tersebut untuk
beribadah ataupun sekedar
Bandung berada di dasar Di bawah lapangan menunaikan salat Jumat. berkunjung.
mangkok. Alun-alun itu dibangun Jarak dari Hotel Homman ke Masuk ke Masjid dan
Menaiki Menara
basement di dalam tanah, Gedung Merdeka, maupun
Baru-baru ini penulis
Berganti Nama untuk tempat parkir dari Gedung Merdeka hanya sempat naik Bus Wisata
Bandros (Bandung Tour
Dengan selesainya kendaraan bermotor. sekitar 500 Meter saja. Para on Bus) dan turun di halte
utama Alun-alun Selatan,
pelaksanaan rekonstruksi Dengan selesai penataan Ketua Delegasi berjalan sempat meninjau Masjid
Raya Bandung yang megah,
masjid itu, memiliki 2 keseluruhan Menara Masjid kaki, peristiwa ini sangat memasuki ruang dalam
bagian depan Masjid yang
lantai bertingkat ruang dan Alun-alun Bandung, bersejarah dikenal sebagai: luas dan pernah menaiki
Menara Masjid.
Shalat Utama, dengan maka diresmikan pada 13 the Bandung Walk.
Lantai paling atas
pertimbangan bahwa masjid Januari 2004. Peristiwa salat Jumat pada lantai 19 merupakan
lantai observasi, dari sana
itu adalah milik bangsa besama para petinggi Asia para pengunjung dapat
menikmati panorama kota
Indonesia, maka pada 4 Juni Tonggak Sejarah Afrika di Masjid Agung Bandung dan sekitarnya,
yang dikenal sangat indah
2003 nama semula Masjid Saat berlangsung Bandung, tepatnya pada dan cantik, sehingga
M.A.W. Brouwer seorang
Agung Bandung, resmi Konferensi Asia Afrika pada hari Jumat, 22 April 1955, Femenolog, Psikolog, dan
Budayawan Belanda pernah
diubah menjadi Masjid 18 – 24 April 1955 di Kota merupakan peristiwa langka mengatakan: Bumi Pasundan
lahir ketika Tuhan sedang
Raya Bandung Provinsi Jawa Bandung, tercatat suatu dan bersejarah. Demikian tersenyum.(B.Kusuma)
Barat. peristiwa bersejarah. Para pula 60 tahun kemudian,
Dengan luas tanah delegasi diberi akomodasi pada saat peringatan 60
sebesar 23.448 M2, luas di Hotel Homman dan tahun Konferensi Asia
bangunan 8.575 M2 dapat Hotel Preanger, yang Afrika, kembali dilakukan
menampung 13.000 orang merupakan hotel terbaik Shalat Jumat, Presiden Joko
jemaah. Kendati demikian di Kota Bandung pada saat Wiodo diikuti lebih banyak
warga berusia lanjut tetap itu, berlokasi tidak jauh dari lagi delegasi dan para tamu
menyebutnya Masjid Agung Gedung Merdeka, lokasi petinggi dari luar negeri,
Bandung. pelaksanaan Konferensi Asia pada Jumat 24 April 2015,
Kemudian Lapangan Afrika. jumlah para tamu yang hadir
Alun-alun Bandung seluas Untuk menghadiri lebih banyak. Masyarakat
1.200 M2, yang menyatu upacara pembukaan pengusaha di Bandung
berada di muka Masjid Raya Konferensi Asia Afrika, para menyumbang sebanyak
itu ditata dan dipasangkan ketua delegasi berjalan 150 helai karpet sajadah
12 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
Tugu Keris berdiri di atas Sungai Tirtonadi
Dr. Ir. Januar Darmawan Suadi Muljana
& Indira Darmawan
Jl. Kasturi No. 28
Jl. Saraswati No. 10 , RT 07 / RW 07 Tomang - Jakarta 11430
Cipete Utara, Jakarta Selatan 12150 Telp : 021-5681138
Telp : 021-726-5669
Email : [email protected] Kienke T. Utomo
Titus Kurniadi & Wiliarti Budihardjo Jl. Galuh I No. 7
Kebayoran Baru
Jl. Gedung Hijau I No. 49 Jakarta Selatan 12110
Pondk Indah – Jakarta 12310 Telp : 021-7200259
Telp. 021-7656345 Fax : 021-7397139
Fax : 021-7515073
Email : [email protected] Stephanus Sutrisno & Keluarga
Uripto Widjaja & Keluarga Perum Teras Ayung B-25
Jl. Gatot Subroto Timur
Jl. Cipinang Cempedak II/36 Denpasar
Jakarta Timur 13340 Telp.: 0361-460780
Telp.: 021-8510973
Email : [email protected] Drs. Ec. Poenoko Santoso
Rachmat Salman Sutera Renata
Cluster V/11 Alam Sutera
SEKOLAH INTERAKTIF SALMAN ALFARIZI Serpong, Tangerang
Telp : 021-30448565
Jl. Raya Setu Cikaret HP : 0877-82122676
Cibinong - Bogor Email : [email protected]
Telp.: 021-8790327
HP : 0816-1374649 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 13
Drs. Sutikno Hardjopranoto
& Winny Sutikno
Jl. Tanjung Duren Utara IV/449
Jakarta Barat 11470
Telp : 021-5670963
HP : 0816-1987407
klik : www.dharmawulan.org
kolom
Bapak Pranowo dan Ibu Subandiyah diapit anak
cucu dan sebagian kerabat tercinta.
Mensyukuri Nikmat Allah SWT
atas Perkawinan Emas
Anak-anak kami, “Kerja Keras, Kepercayaan,
Wiweko Adi Nugroho dan Kejujuran”
dan istrinya Sarah Allah SWT
Zafria, dan Wibowo Adi mempertemukan saat kami
Prasetyo dan istrinya Anna usia 36 dan 37 tahun. Sama-
Kusuma memberi kejutan sama pegawai negeri sipil
dengan menyelenggarakan tetapi latar belakang keluarga
acara perayaan ulang tahun berbeda. Suami saya,
perkawinan kami yang ke- Pranowo Martodihardjo
50, pada hari Sabtu, tanggal berlatarbelakang keluarga
14 Maret 2020, atau 2 amtenaar, pendidikan tinggi
hari sebelum wabah virus di Bidang Biologi, bekerja
Covid-19 lebih dihebohkan di Langgeng mengarungi pernikahan sampai 50 tahun karena di Museum Zoologi Bogor
Bogor, Jawa Barat. mengedepankan prinsip kerja keras, kepercayaan dan kejujuran. bagian Taxidermi yang
(Foto dokumentasi pribadi Bapak Pranowo)
Acara yang rupanya sampai ada tamu terpapar pada tahun 1968, pertama tugasnya berhubungan aneka
telah direncanakan jauh hari virus Covid-19. Alhamdulillah kali kami tanpa sengaja binatang, mulai dari kutu
itu berlangsung sederhana. setelah lewat 3 minggu kami bertemu di belakangan hotel yang terkecil sampai ikan
Kami bersyukur semua yang lega karena tidak terjadi apa ini (dulu masih rumah dinas paus dan gajah.
hadir utamanya keluarga yang kami khawatirkan. Direktur Lembaga Biologi Pindah dari bagian
yang datang dari Mataram, Nasional almarhum Bapak Perlindungan Alam Djawatan
Yogyakarta, dan Jakarta Syukuran diadakan di Otto Soemarwoto yang Indonesia (sekarang
sudah selamat tiba kembali Hotel Melchior, di dalam areal juga merangkap sebagai Departemen Kehutanan)
di rumah masing-masing. Kebun Raya Bogor. Anak- Director SEAMEO Tropical mengharuskan dia keluar
Kami sempat stres, 1 anak sengaja merahasiakan Biology Centre atau BIOTROP masuk hutan, mengoleksi
minggu setelah acara kami pemiihan tempat acara. Centre). dan mengawetkan binatang
masih memikirkan jangan Hotel Melchior punya serta membuat pameran
kenangan mendalam, karena
14 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
kolom
Bahagia menjalani masa pensiun bersama rekan-rekan sesama usia dalam wadah Paguyuban Dharma Wulan.
binatang Indonesia, seperti itu pertanyaan yang Pagi hari sampai kandungan dan melahirkan
selalu dilontarkan kepada di rumah sudah ditunggu anak pertama, Wiweko pada
termasuk membuat dan kami adalah apa resepnya dokter untuk menyuntik tahun 1971 waktu umur
mengisi Museum Komodo bisa mempertahankan saya 37 tahun. Anak kedua,
Taman Mini Indonesia Indah. pernikahan sampai 50 tahun lagi supaya istirahat karena Wibowo lahir tahun 1973 dan
lamanya. Bagi kami berdua sorenya acara Siraman dan kami masih mengharapkan
Setelah pensiun bekerja jawabannya pendek saja Midodareni. Keluarga besar anak perempuan. Maka
di TMII kembali mengurus “Kerja keras, kepercayaan, pada usia 42 tahun saya
serangga, tanaman, dan dan kejujuran”. suami sudah berkumpul melahirkan anak perempuan
dan menginap di Jalan yang kami beri nama Widuri
kupu-kupu. Kami menikah di Namburan, dekat dengan Adi Rukmini.
Sedangkan saya dari Gedung Sobo Harsono
keluarga abdi dalem atau Yogyakarta tanggal 17 rumah kami di Siliran. Akad Kami juga punya
Februari 1970. Saya nikah berlangsung pukul program untuk anak-anak
pegawai Keraton Yogyakarta punya 2 bapak angkat 08.00 pagi diteruskan resepsi mendidik mereka mandiri,
dan lulusan Fakultas Sastra di UGM yang saya minta mengatur asuransi supaya
Inggris UGM, yang sangat menyelenggarakan pukul 11.00 WIB. merka dapat sekolah sampai
resepsinya. 2 hari menjelang Rasa lelah dan kuliah. Kami berdua termasuk
takut binatang terutama ular hari pernikahan kami sakit terasa hilang karena workcoholic, menyenangi
dan bekerja di belakang meja berdua baru mendapat pekerjaan dan disiplin.
sebagai Sekretaris Rektor cuti pulang ke Yogyakarta. resepsi dihadiri civitas
Karena kecapaian sempat akademi UGM. Setelah 2 Saya ingat apabila sakit
dan mengurus pengiriman istirahat di rumah kakak di tahun meninggalkan UGM saya minta obat ke dokter
dosen dan mahasiswa untuk kawasan Gunung Sahari, dan minta jangan dikasih
melanjutkan pendidikan Jakarta Pusat. Sebelum naik ternyata perhatian mereka cuti karena banyak pekerjaan
KA malam ke Yogya, kami masih besar terhadap saya. yang harus diselesaikan.
S2 dan S3 di dalam negeri ke dokter dan disarankan Bahkan para penabuh Waktu bagi anak-anak hanya
maupun di luar negeri menunda perjalanan. Kami sesudah pulang kantor dan
dengan proyek USAID (USA bercerita besok pagi mau gamelan semua karyawan hari Minggu atau hari libur.
menikah, dokter tidak UGM dengan pesindennya Beruntung kami punya
International Development percaya tetapi akhirnya mau seorang primadona kala pembantu rumah tangga
Project). memberi suntikan supaya yang setia momong anak
Saya sendiri dikirim kami semalam bisa tidur di itu. Sungguh mengharukan sampai 34 tahun lamanya.
dalam kereta. dan merupakan peristiwa Karena itu anak-anak terbiasa
untuk short-term training pernikahan yang penuh mandiri.
di Colombia University New
York selama 1 tahun (1959- berkah.
Mengingat usia
1960). Jabatan terakhir tidak lagi muda, kami
sebagai Kepala Bagian
Hubungan Luar Negeri merencanakan punya anak
secepatnya. Kami teratur
sebelum ditarik ke BIOTROP. konsultasi dengan dokter
Dengan latar belakang
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 15
kolom
Tegar Menghadapi Riak dan Sedangkan istrinya lulusan Kehidupan kami dan semoga abadi sampai
Gelombang landscape di Universitas mengalir bagai laut yang waktunya Allah SWT yang
Ketiga anak kami Trisakti lulus bekerja di tenang dengan riak-riak kecil akan memisahkan sesuai
diterima di 2 SMA favorit. Taman Margasatwa Ragunan dengan satu gelombang besar dengan kehendak-NYA.
Wiweko kemudian kemudian ditarik sebagai yang pernah menghantam. Amiin Yaa Robbal Alamiin.
meneruskan kuliah di pegawai negeri di DKI Jakarta. Sampai usia 87 tahun kami (Bogor, akhir Maret 2020,
National Hotel Institute (NHI) Mereka dikaruniai 3 anak. masih terikat dalam suatu Subandiyah Pranowo)
Bandung, walaupun harapan Putri kami, Widuri, pernikahan selama 50 tahun
ingin anak-anak bersekolah mengambil jurusan
tinggi supaya lebih pintar dari Komunikasi Massa
orangtua mereka, Wiweko Universitas Indonesia.
sukses menyelesaikan kuliah Bekerja di RCTI bersuamikan
dan training di International seorang staf Advertising SUSUNAN DEWAN PENGURUS
Hotel Management of Swiss Company, sayang sekali PAGUYUBAN DHARMA WULAN
selama 1 tahun. Kini dia belum memberikan kami
mengembangkan karier di cucu. Widuri meninggal CABANG SOLO
bidang Human Resources dunia karena sakit di usia
PERIODE 2020 – 2022
Management, menikah 34 tahun. Kepergian Widuri
dengan Sarah, seorang merupakan tragedi terberat
arsitek khusus interior dalam kehidupan kami. KETUA : Djoko Prananto
design. Mereka belum Kami sekeluarga WAKIL KETUA : Lani Harijati
dikaruniai anak. hidup rukun dan harmonis.
Putra kedua, Wibowo Memasuki usia pensiun, SEKRETARIS : Andi Hiendarto
BENDAHARA : Liem Mee Fung
meneruskan kuliah di Jurusan anak-anak sudah mandiri,
Teknik Sipil di Universitas kami melanjutkan bekerja
Trisakti dan bekerja sebagai di beberapa proyek sampai
arsitek independen. tahun 2005. Suami di TMII, KOMITE –KOMITE
sementara saya di beberapa
proyek Bank Dunia, di
Departemen Pertanian, • KEANGGOTAAN : Hasan Suwiji
Kehutanan, dan Lembaga • ARISAN : Liem Mee Fung
Biologi Nasional.
Pada usia 72 • OUT BOND : Sri Wahyuni
tahun kami benar-benar • KESENIAN : Endi Hartanto
menikmati masa pensiun.
Kami mencari kegiatan
sosial untuk mengisi waktu • SOSIAL : Tien Retno
dengan bersilaturahim dalam • KESEHATAN : Tan Tong Kwang
berbagai paguyuban antara
lain Paguyuban Pensiunan
Pegawai Kehutanan dan
Perkebunan, Paguyuban Sekretariat :
Pengajian, paguyuban RT/ Paguyuban Dharma Wulan Cabang Solo
RW, Perkumpulan Majelis Jl. Ir.H. Juanda No. 266A – Solo 57125
Taklim Al-Qodar, dan Telp : 0271-652042 Fax : 0271-636312
Paguyuban Dharma Wulan
Email : [email protected]
Cabang Bogor.
16 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
s e r e m o ni
berkumpul dengan teman-
teman dan keluarga, juga ikut
komunitas menyanyi. “Tidak
lagi mikir yang rumit-rumit,”
tegas wanita kelahiran
Padang, Sumatra Barat ini.
Sejak kecil sudah diajari
hidup mandiri. Sampai usia
8 tahun ikut orangtua yang
dinas di Lampung, kemudian
tinggal di Jakarta menempuh
pendidikan sekolah dasar
sampai sekolah menengah
Perayaan ulang tahun ke-80 Ibu Haida dihadiri anak, menantu, cucu, sahabat dan keluarga dekat. atas. Setelah menyandang
Ibu Haida Hartono Enjoy gelar sarjana hukum dari
Menginjak Usia 80 Tahun Universitas Indonesia, Ibu
Ida meniti karier di sebuah
perusahaan Jepang sebagai
Kepala Bagian General
Affairs.
Ada beberapa orang Menikah pada tahun
yang dianugerahi bisa berumur panjang dan para sahabat, rekan kerja, 1966 di Jakarta. Mendapat
umur panjang. Resep bahagia. teman kuliah bahkan kawan
untuk memiliki umur panjang semasa sekolah kompak 2 anak yang saat ini sudah
sebenarnya bukan rahasia. Salah seorang yang memberikan pasangan
Bahkan, menikmati hidup mendapat anugerah usia menghadiri acara menambah tersebut 3 orang cucu.
lebih lama sekaligus bahagia sampai 80 tahun adalah Ibu kegembiraan Ibu Haida.
sepertinya sudah menjadi Haida Hartono, Bendahara Mengaku tidak punya Kenikmatan hidup sudah
paket. Artinya makin bahagia Pengurus Paguyuban Dharma diraih Ibu Ida ajarkan juga
seseorang, bisa makin pan- Wulan Jakarta Selatan. Ulang resep spesial sampai diberi kepada anak-anaknya. Beliau
jang usianya. Hal yang harus tahun dirayakan dengan usia 80 tahun. Menurut
dilakukan adalah menerap- penuh syukur dalam sebuah Ibu Ida, kuncinya hanya seringkali mengimbau selagi
kan beberapa kebiasaan ter- acara di Sixty Resto, kawasan muda tetap beraktivitas,
tentu dalam hidup, agar kita Jalan Antasari, Jakarta Se- menjalani kehidupan secara selalu semangat, dan terus
latan, hari Minggu, tanggal 8 normal, menikmati masa tua
Maret 2020. Keluarga dekat, dengan bahagia. Keseharian mau belajar. “Yang penting
silaturahim dengan siapapun
Ibu Ida diisi kegiatan yang kita kenal,” demikian
travelling, organisasi,
pungkas Ibu Ida.(Sri Widodo)
Persembahan lagu-lagu gembira dari para cucu dan keponakan Ibu Haida bersama rekan-rekan sesama anggota WULAN Jakarta
menambah ceria suasana perayaan HUT. Selatan.
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 17
berita yayasan
Gerakan WULAN Peduli Covid-19
Covid-19 dapat dilaporkan
telah dibelikan Alat Pelindung
Diri (APD) yang kemudian
diserahkan ke sejumlah
rumah sakit, antara lain ke
RS Darurat Covid-19 Wisma
Atlet, RS Sulianti Suroso, dan
RS Bekasi.
Masker, bahan
makanan pokok, dan
makanan nasi kotak juga
telah diberikan kepada para
pengemudi ojek online dan
masyarakat yang secara
ekonomi terkena dampak
wabah. Melalui Ketua Umum
Pengurus YDW Ibu Lanny
Bapak Adharta Ongkosaputra mewakili Yayasan Dharma Wulan membagikan bahan makanan
untuk masyarakat yang terdampak virus Corona.(Foto kiriman Bapak Adharta)
Penyebaran virus wabah virus Corona di tengah
Corona atau Covid-19 keterbatasan sarana dan
sudah menjadi prasarana yang tersedia di
pandemi atau bencana dunia rumah sakit rujukan ataupun
dengan sebagian besar orang rumah sakit swasta.
yang positif terinfeksi bahkan Yayasan Dharma Wulan
sampai jatuh korban adalah baik melalui kelembagaan,
kelompok warga lanjut usia. Paguyuban Dharma Wulan,
Kasus positif Covid-19 maupun individu anggota
menyebar di Indonesia telah berpartisipasi dengan
pertama kali pada 2 Maret mengadakan bakti sosial
202, kemudian pada 9 (Wulan Peduli Covid). Dimulai
April 2020, pandemi sudah pada 4 Maret 2020 melalui
menyebar ke-34 provinsi dan kegiatan penggalangan dana
sampai 4 Juni 2020 Indonesia dengan koordinator Bapak
telah melaporkan 28.818 Adharta Ongkosaputra
kasus positif. melalui Rekening Yayasan
Sebagai tanggapan Dharma Wulan serta
terhadap pandemi, mulai bekerjasama dengan website
pemberlakukan Pembatasan benihbaik.com Anggota Senior Paguyuban Dharma Wulan
Sosial Berskala Besar (PSBB). Dana yang terkumpul Bapak Suadi Muljana berpartisipasi secara
Pemerintah terus berupaya ke rekening Yayasan Dharma mandiri membagikan nasi kotak untuk
memutus rantai penyebaran Wulan a.n WULAN Peduli para pengemudi ojek online di Jakarta.
(Foto kiriman Bapak Suadi Muljana)
18 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
berita yayasan
Soewandi telah dibagikan
bantuan dana untuk warga
Ruteng, Nusa Tenggara Timur.
Sementara Ketua Pengurus
Bidang Kemasyarakatan Ibu
Lusia Soetanto memberikan
bantuan bahan makanan
pokok dan uang tunai kepada
30 keluarga tuna netra.
Pandemi Covid-19
mengetuk pula hati
Paguyuban Dharma Wulan
di daerah-daerah. Anggota
PDW Cabang Bandung, PDW Yayasan Dharma Wulan melalui Ibu Lusia Soetanto menyalurkan bantuan kepada kelompok tuna netra yang
bekerja sebagai pemijat.(Foto kiriman Ibu Lusia Soetanto)
Cabang Yogyakarta, PDW
Cabang Denpasar, dan PDW
Cabang Solo gotong royong Terima kasih atas partisipasi para donatur. Berikut
mengumpulkan uang. Dana Daftar penyumbang WULAN Peduli Covid-19
yang terkumpul ada yang melalui Yayasan Dharma Wulan:
dibelikan APD untuk tenaga
medis, ada pula bantuan
berbentuk sembako, 1. Freddy Sutikno H. 30. Hendra Lesmana
makanan, untuk masyarakat 2. Lily Tan 31. Jim Mintarja
yang terdampak. 3. Adharta Ongkosaputra 32. Agnes Linggar
Beberapa anggota 4. Lusia Soetanto 33. Rachmat Sukmadjaja
juga tergerak berpartisipasi 5. Nurni Nurmin 34. Augustinus Julius
secara individu. Bapak Suadi 6. Dewi Trini 35. Titus Kurniadi
Muljana, anggota senior PDW 7. Daruharto Harry Darsono 36. Susanna Suharlie
Cabang DKI Jakarta, pada 31 8. Ferdinandus 37. Suadi Muljana
Maret 2020, membagikan 9. Hermes Thamrin 38. Eddy Sutjipto
nasi box untuk pengemudi 10. Uripto Widjaja 39. Niniek Wulijarni S.
ojek online. Pak Suadi aktif 11. Yetty Iswara 40. Royanto Rizal
sejak Dharma Wulan berdiri, 12. Rachmat Salman 41. Subagjo Hardjosubroto
punya restoran Kemuning, 13. Meiti Tjhin 42. Nurhayati Abdullah
dengan ciri khas menu nasi 14. Yatno Martono 43. Wisnu Lohanatha
langgi yang sering menjadi 15. Ruslani 44. Sendjaja Widjaja
hidangan acara-acara 16. Dini Faisal 45. Natalia Simon
Dharma Wulan. 17. Sri Wahyuni Ruslim 46. Sugianto
Sementara anggota 18. Susanna Suharlie 47. Pauline Saluding
WULAN lainnya punya cara 19. AB. Susanto 48. PDW Surabaya
selalu sedia beras dalam 20. Fransisca Nelwan 49. Paramitha
mobil, gunanya jika sewaktu- 21. Susanna Suryani 50. Riana Sasmita
waktu bertemu orang yang 22. Chandra Intan 51. Frans Lamury
terlihat kekurangan, beras 23. HRS. Museno 52. Lanny dan Erly
itulah yang akan diberikan 24. Poenoko Santoso 53. Peter Leeansyah
kepada mereka.(*) 25. Sutikno Hardjopranoto 54. Alex Ateng
26. Linda Delhaye 55. Mariana
27. NN – Lampung 56. Titi Kaligis (Sri Harti D.)
28. Tan Gwat Bwee 57. Chatarina Luanitasa
29. PDW Bandung
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 19
HLUN 2020
Hari Lanjut Usia Nasional ke-24
Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
bagi Warga Lanjut Usia
Momen peringatan mandiri jika lansia atau
Hari Lanjut
Usia Nasional anggota keluarga mengalami
gejala demam/batuk.
(HLUN) tahun 2020 terasa Perlu ditekankan agar
sangat berbeda disebabkan warga lanjut usia menjauhi
adanya pandemi Covid-19 keramaian, kerumunan,
yang melanda hampir kegiatan sosial. Sedapat
seluruh negara di dunia. mungkin tetap berada di
Rangkaian kegiatan HLUN rumah/senior living/panti
ke-24 dilaksanakan secara wreda, tetap melakukan
berkelanjutan terhitung sejak aktivitas fisik atau kegiatan
29 Mei 2020 hingga 29 Mei fisik yang menyenangkan,
2021. Peringatan tahun ini menjaga agar kondisi
mengusung tema nasional lingkungan tetap bersih,
“Negara Hadir untuk Lanjut aman dan nyaman, ventilasi
Usia”. Penerapan tatanan baru bagi warga usia lanjut yaitu memakai masker dan cahaya matahari cukup,
dan face shield atau pelindung wajah saat bepergian atau saat ke
Demi mencegah rumah sakit.(Foto dokumentasi Ibu Triees S. Karyadi, anggota PDW makan makanan dengan gizi
Cabang Bandung)
“gempuran” virus Covid-19 seimbang, bila perlu minum
yang sedang mewabah jauh atau, bila sangat perlu, multivitamin dan cukup
Pemerintah melalui pencegahan di semua konsultasi langsung dengan istirahat dan tidur, minimal
Kementerian Kesehatan tatanan, dengan melibatkan perjanjian melalui jejaring 6-8 jam.
bertekad meningkatkan masyarakat, terutama puskesmas. Mengapa layanan
pelayanan kesehatan bagi keluarga. Bagi petugas kesehatan penting
kelompok lanjut usia. Beberapa penyesuaian kesehatan, penyesuaian diutamakan bagi warga lanjut
Sebab berdasarkan data per antara lain adalah: ini meliputi: sosialisasi usia? Sebab berdasarkan
tanggal 7 Mei 2019, jumlah penundaan pelaksanaan cara menjaga lansia dari data proyeksi BPS, tahun
kematian akibat Covid-19 posyandu lansia, penundaan penularan covid 19 yang 2019 penduduk lanjut usia di
pada usia di atas 55 tahun pemeriksaan kesehatan rutin disampaikan kepada lansia Indonesia adalah 9,75 atau
adalah 36 persen. Warga ke fasilitas kesehatan kecuali dan keluarga/pengasuhnya, sekitar 27 juta jiwa. Angka ini
usia lanjut rentan karena dalam kondisi darurat, memastikan lansia diperkirakan akan menjadi
penurunan sistem imunitas pelayanan pemberian obat mendapatkan dan minum 35,5 juta jiwa di tahun 2025,
tubuh sehingga lebih untuk kebutuhan selama obat secara teratur, serta dan akan terus meningkat di
berisiko menderita kefatalan 2 bulan bagi peserta memberi bimbingan kepada tahun 2035 sebanyak 51 juta
akibat Covid-19, sehingga program rujuk balik (PRB) keluarga/pendamping lansia jiwa.
memerlukan langkah- dan penyuluhan kesehatan, untuk melakukan isolasi Usia Harapan Hidup
langkah perlindungan dan pemantauan berkala serta (UHH) penduduk Indonesia
home care/PJP via jarak yang semakin meningkat
20 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
ragam wulan
yaitu 71,5 tahun, sedangkan Plan de Vida, Hidup Sederhana
Usia Harapan Hidup Sehat ala Centenarian Nicoya
baru mencapai 62,7 tahun
(data Litbangkes, 2017). Jose Bonafacio Villegas telah Salah seorang centenarian di Nicoya, Costa Rika, sedang bekerja di
Terdapat kesenjangan 8,8 menunggang kuda hampir ladang.(Foto Bluezone)
tahun, yang berarti dalam setiap hari selama 100
keadaan tidak sehat. tahun terakhir. Villegas belajar sekitar 3,5 kali rata-rata global. hadapi sehari-hari. Mereka
mengendarai mobil pada tahun Menurut Dan Buettner yang juga percaya Tuhan yang
Sementara berdasar- 1921 dan menghabiskan 99 menciptakan istilah centenarian memutuskan mereka bisa hidup
kan tingkat kemandirian, tahun berikutnya berkendara pada tahun 2005, sejumlah panjang.
warga lanjut usia yang ke sekolah, bertani, atau faktor di setiap zona seperti
masih kategori mandiri mengunjungi teman-teman pola makan dan komunitas, Sebagian besar cente-
(sebanyak 74,3 persen), sesama penunggang kuda. berkontribusi pada umur narian di Nicoya tinggal
ketergantungan ringan Pada usia 102 tahun, berkuda panjang. bersama keluarga dan dihormati
(22 persen), sisanya masih menjadi gairahnya, sebagai sumber kebijaksanaan
mengalami ketergantungan meskipun saat ini dia sedang Kesederhanaan adalah dan pengalaman. Seiring
sedang, berat dan total (3,7 absen, karena infeksi telinga faktor kunci dalam Plan de bertambahnya usia penduduk,
persen). melukai keseimbangannya dan Vida. Begitu juga pandangan banyak orang memiliki tujuan
membuatnya turun dari sadel positif yang bertujuan bukan hidup yang tinggi dan belajar
Bagi lansia dengan sejak Desember. untuk mencapai usia tertentu aneka keterampilan, tetapi cara
ketergantungan sedang, tetapi untuk menanamkan cara hidup Nicoyan terus berjalan
berat dan total, dibutuhkan Ini adalah kemunduran untuk menikmati hari esok. “Jika untuk generasi yang akan
pengasuh (caregiver) yang sementara, kata Villegas. Dia mereka menanam pohon jeruk datang.
merawat dan mendampingi berharap akan segera kembali ke pada usia 90 tahun, mereka
baik berasal dari keluarga, kudanya. “Harapan membuatmu berencana memakan buah itu,” Bukan tujuan utama
relawan maupun tenaga terus maju. Pikiran negatif kata Jorge Vindas, pendiri Nicoya hidup selama mungkin. Itu
profesional.(Ken/materi dimusnahkan,” kata Villegas Blue Zone Association, yang hanya efek samping yang indah
diolah dari berbagai dikutip dari laman BBC. Villegas telah mempelajari centenarian dari kehidupan memuaskan
sumber) yang berusia 103 tahun pada di Costa Rika selama 15 tahun. di bawah sinar matahari.
15 Mei 2020, adalah seorang “Saya pikir jalan menuju umur
dari 44 centenarian yang tinggal Bagi banyak centenarian, panjang sebenarnya adalah
di Semenanjung Nicoya di tujuan harian mereka murni kehidupan yang simple. Mereka
barat laut Costa Rika. “Plan de seperti berjalan-jalan untuk memiliki sedikit rasa khawatir
Vida” atau “Life Plan” adalah melayani keluarga, mengunjungi tapi tetap mengedepankan
alasan positif yang membuat kerabat atau kawan, merawat sumber kebahagiaan utama,
centenarian seperti Villegas tanaman mereka, atau seperti yaitu keluarga,” kata Vindas.
tetap aktif. Mirip dengan konsep yang dikerjakan Villegas yaitu Sederhananya, mereka masih
di Jepang tentang “Ikigai” atau menunggang kuda. Menjalani punya alasan untuk hidup setiap
“alasan untuk menjadi umur kehidupan sederhana mereka hari.(*)
panjang”.
Keberadaan centenarian
telah menempatkan Nicoya,
satu dari 6 daerah Zona Biru di
seluruh dunia, selain Okinawa
(Jepang), Sardinia (Italia) Ikaria
(Yunani). Zona Biru adalah
tempat dengan harapan hidup
yang lebih tinggi dari rata-rata.
Di Nicoya, proporsi centenarian
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 21
dari cabang
Membantu Warga Terdampak Corona, PDW
Cabang Bandung Adakan Baksos
Sejalan dengan program dari tunai, yaitu yang pertama kali kami Ibu Triees dan Mas Dony seorang staf
Yayasan Dharma Wulan saat ingat adalah Bapak Daniel, seorang Ibu Hanna, membagikan hasil donasi
pandemi Covid 19 yang berjudul organis setia WULAN Bandung yang tersebut kepada beberapa kelompok
WULAN Peduli Covid 19, maka selalu menjadi pengiring organ dalam orang yang sangat terdampak pandemi
Paguyuban Dharma Wulan Bandung setiap acara pertemuan WULAN, kami Covid19.
menyambut dengan baik crash program sisihkan sebesar Rp. 500.000.- dan
ini. Pengurus WULAN Bandung sisa sebesar Rp. 3.700.000.- dibagikan Target pagi itu adalah area sekitar
berinisiatif untuk ber-empati dan peduli dalam amplop masing-masing sebesar Turangga, Bandung Timur. Tim relawan
terhadap mereka yang terdampak Rp. 100.000.-, sehingga terdapat 37 bergerak pertama menuju pangkalan
kehilangan penghasilan maupun amplop untuk 37 orang target. beca yang terdapat di tikungan Jalan
berkurangnya penghasilan akibat Turangga dan Jalan RE. Martanegara.
pandemi Covid19. Diawali dengan Kami juga mendapat perhatian Terdapat beberapa tukang beca yang
imbauan kenclengan kepada anggota, dan dukungan penuh dari Ibu Lanny sedang menunggu penumpang yang
dan gayung pun bersambut, penuh Soewandi, Ketua Yayasan Dharma tidak kunjung datang. Masih di sekitar
antusias, alhasil dalam kurun waktu Wulan, yang mewakili Yayasan, turut area ini, kami sempat berbagi dengan
kurang dari 2 minggu terkumpullah menyumbang masker sebanyak 2 pengemudi angkutan umum jurusan
donasi sebesar Rp. 4,200,000.-. 100.000 lembar. Yang kami bagikan Cicaheum-Kebon Kelapa. Lanjut
masing-masing 2 lembar untuk setiap kami bergerak menuju Jalan Terusan
Setelah dirundingkan oleh target. Martanegara, dan tiba di sebuah kios
Pengurus tentang mekanisme kecil, kami bertemu dengan beberapa
distribusinya, maka diputuskan bahwa Hari Selasa, tanggal 14 April 2020, orang pengemudi ojek online dan ojek
dana tersebut akan dibagikan secara sebuah tim relawan kecil yang terdiri pangkalan yang sedang menunggu
dari Ibu Mulyo, Ibu Grace, Ibu Hanna,
22 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
dari cabang
order online, kami juga berbagi berkat engurus PDW Cabang Bandung sedang membagikan masker, uang, dan bahan makanan
disini. kepada kelompok-kelompok masyarakat yang terkena dampak Covid-19.
Terakhir, Ibu Mulyo menyarankan sudah membuat inisiatif positif ini dan menemui mereka yang membutuhkan
kami berkunjung ke Tempat melaksanakannya. perhatian dan bantuan kita.(Foto dan
Pembuangan Sampah Sementara/ naskah kiriman Ibu Triees S. Karyadi,
TPS di Jalan Reog. Beruntung masih Terima kasih kepada tim relawan pengurus PDW Cabang Bandung)
ada aktivitas para pengangkut sampah yang sudah bersedia bertugas di
yang sedang bekerja, maka kamipun saat harusnya stay at home, tapi
berbagi berkat. Dalam perjalanan memberanikan diri untuk keluar dan
pulang, Ibu Grace matanya sangat jeli,
karena melihat di ujung Jalan Reog,
ada seorang bapak tua yang sedang
beristirahat di bawah pohon rindang
sambil menjajakan dagangan mainan
anak-anak yang sangat murah harganya
bila dilihat dari kualitasnya. Ibu Grace di
mobilnya selalu menyiapkan kantong-
kantong beras berisi 2 kilogram beras
yang siap dibagikan, maka mobil
kami pun berhenti sejenak untuk
membagikan berkat dari Ibu Grace
pribadi kepada bapak tua tersebut.
Pelaksanaan pembagian bantuan
yang cukup singkat, dalam kurun waktu
kurang dari 1 jam, selesai sudah tugas
kami.
Kami yakin, mereka yang
mendapatkan berkat tidak terduga dari
WULAN Bandung, merasa bersyukur
dan bergembira dengan dana yang
mereka terima minimal untuk hari
ini, yang akan mereka berikan kepada
keluarga, dimana istri dan anak-anak
pasti menunggu sang ayah membawa
pulang rejeki dari bekerja hari ini,
dan yang pasti ada sedikit rejeki
mengejutkan dari WULAN Bandung
yang mereka dapatkan.
Terima kasih Tuhan, terima kasih
Yayasan Dharma Wulan, terima kasih
para sahabat WULAN Bandung, terima
kasih Pengurus PDW Bandung yang
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 23
dari cabang
Ketua PDW Cabang Surabaya terpilih Ibu Juliawati Salim (duduk berbatik
cokelat) bersama para pengurus cabang dan jajaran Pengurus Pusat PDW.
Pelantikan Pengurus PDW Surabaya Masa
Bakti 2020-2022
Hari Minggu, Ulang Tahun PDW Surabaya 8 tamu dari PDW Solo oleh Grup Error pimpinan
tanggal 15 Maret yang ke-19. Wow tidak dipimpin Ibu Lanny juga Bpk. Ibu Lieke yang menggelar
2020, menandai terasa ya, sudah menginjak Jimmy Oentoro. pertunjukkan drama komedi
pergantian jajaran dewasa. Rangkaian acara diteruskan linedance Grup
Kepengurusan Paguyuban berjalan lancar dan meriah. Yovita dan Grup Cerme.
Dharma Wulan Surabaya Acara pengukuhan Setelah doa oleh Ibu Liedya Tercantum pada undangan
masa bakti 2020-2022. Hari berlangsung khidmat. Yang diteruskan sambutan dari dresscode acara hari itu
itu cuaca cerah dan langit menjadi Ketua Pengurus Ketua Panitia Acara Ibu Lily adalah pakaian country
pun bersih. Tiada satupun PDW Surabaya adalah Ibu Suhargo, serta bersama- dan nusantara, karenanya
awan mendung bergelayut di Yuliawati Salim, sementara sama menyanyikan Himne acara fashion show semakin
angkasa, seolah menyambut Sekretaris adalah Ibu WULAN dipimpin oleh Bpk. terlihat semarak. Kedua
datangnya wajah-wajah baru Agustin dan Bendahara Ibu Paul. acara ini mendapat respons
di WULAN Surabaya. Wandayani Kusuma. Semoga Acara hiburan diawali meriah dari hadirin karena
Bertempat di Gedung di bawah kepemimpinan
Mahameru, Jalan Jemur Sari, tiga Srikandi ini, WULAN
serta disaksikan oleh sekitar Surabaya tetap kompak dan
100 orang tamu, pelantikan solid serta dapat lebih maju,
pun dilaksanakan. Acara sukses, dan berjaya. Amien.
pengukuhan dipimpin
langsung oleh Ketua Umum Selesai pengukuhan
Pengurus Pusat PDW Bapak acara dilanjutkan acara
Soebagjo Hardjosubroto peringatan HUT PDW
yang khusus datang dari Surabaya diisi dengan
Jakarta beserta Ketua I pemotongan kue oleh Ibu
Bapak Bob Hage dan Ketua II Yuliawati. Potongan kue
Bapak Sudarsono. pertama diserahkan kepada
Pada saat itu juga Bpk. Soebagjo diikuti Ketua Pengurus Pusat PDW Bapak Soebagjo Hardjosubroto, Ketua
dilakukan peringatan Hari pemberian kepada Bpk. Bob I Bapak Bob Hage dan Ketua II Bapak Sudarsono menghadiri acara
dan kepada Bpk. Sudarsono. pelantikan Ketua PDW Cabang Surabaya Periode 2020-2022.
Terima kasih atas kehadiran
24 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
dari cabang
SUSUNAN PENGURUS
PAGUYUBAN DHARMA WULAN
CABANG SURABAYA
PRIODE 2020 – 2022
Penasehat : Muthia H. Koesman
Adi Wiwoho
Lily Suhargo
Para pemenang parade busana mendapat hadiah kenang-kenangan. Ketua : Juliawati Salim
Wakil Ketua : Anayanti
Sekretaris : Dr. Agustin Idajanti
Wakil Sekretaris : Liedya Andayani
Bendahara : Wandayani Kusuma
Loanita Halim
Penasihat PDW Cabang Surabaya Ibu Lili Suhargo (batik merah) dan SEKSI-SEKSI : : Dra. H. Atik Suprihati, MM
pengurus PDW Cabang Solo yang telah hadir di pelantikan pengurus Seksi Acara Swita Dewi
baru sekaligus perayaan HUT PDW Cabang Surabaya ke-19.
Seksi Seni/Olah Raga : Juliati Widjanarko
Harijadi Boedi Santoso
Paulus Tjandra Sugita
Seksi Seminar/Wisata : Lieke Radjamn
Duddy Hamajanto
Marlena Djatimulja
Pertunjukkan komedi situasi ala WULAN Surabaya pimpinan Ibu Lieke Seksi Sosial/Usaha : Dewi Muninggar
Maria Indayani
Dr. Johanes Masduki
yang berpakaian paling serasi acara ditarik doorprize yang
akan mendapat hadiah. selalu ditunggu para hadirin.
Demikian laporan kegiatan
Tak lupa juga acara dari Surabaya. Adios. Sampai
joged bersama dipandu jumpa di laporan berikutnya. Sekretariat :
pimpinan Grup Yovita. Ada (Naskah dan foto kiriman Ibu
dangdut, Maumere dan Dewi Muninggar, Pengurus Paguyuban Dharma Wulan Cabang Surabaya
Jambalaya. Hadirin pun PDW Cabang Surabaya)
turun ikut bergoyang sesuai Jl. Pucung Anom Timur IV/28
dengan irama musik. Di akhir
Surabaya 60282
Hp : 0878-5210 5600 & 0819-1055 8855
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 25
dari cabang
Terdampak Corona, PDW Cabang kelangsungan hidup satwa
Solo Beli 1.000 Tiket Solo Zoo
di Bonbin Taru Jurug. Terima
kasih kepada anggota yang
telah berpartisipasi,” kata
Wakil Ketua PDW Cabang
Solo Ibu Lani Harijati.
Selain membeli
tiket, PDW Cabang
Solo sebelumnya juga
memberikan bantuan bahan
makanan kepada warga
Solo yang terkena dampak
wabah Covid-19. Bantuan
tersebut diharapkan dapat
meringankan beban warga
setempat. (Naskah dan foto
Ibu Lani Harijati, Pengurus
PDW Cabang Solo)
Pengurus PDW Cabang Solo membeli 1000 tiket untuk menolong Solo Zoo yang terkena krisis keuangan
karena harus ditutup imbas wabah Corona.
Pandemi virus operasional kebun binatang
sebab sejak terjadi wabah,
Corona tidak hanya Solo Zoo tidak memperoleh
pendapatan dari penjualan
menghantam kehi- tiket.
dupan manusia, namun Pengurus Paguyuban
Dharma Wulan Cabang Solo
juga kelestarian satwa yang telah ikut berpartisipasi
membantu dengan cara
dipelihara di kebun-kebun membeli 1000 tiket Solo
Zoo. Pembelian tiket
binatang di Indonesia. Salah dilaksanakan tanggal 18
Mei 2020. Uang untuk
satu kebun binatang yang membeli tiket merupakan
hasil penggalangan dana
terkena dampak adalah dari 67 anggota PDW Solo.
“Ini untuk membantu
Taman Satwa Taru Jurug
atau Solo Zoo. Pemerintah
setempat kemudian
membuka tiket masuk,
namun tidak untuk dipakai
saat ini, melainkan setelah
wabah usai. Hasil penjualan Pembagian bahan makanan pokok untuk warga Solo yang terdampak
pandemi.
tiket digunakan untuk
26 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
dari cabang
PDW Cabang DI-Yogyakarta Sumbang
Alat Pelindung Diri untuk Tenaga Medis
terdampak Covid-19,” kata
Pak Wintaka.
Bantuan yang
berbentuk uang tersebut
telah disalurkan melalui
“Dompet Kedaulatan
Rakyat” secara langsung
oleh Pak Wintaka, pada
hari Senin tanggal 18 Mei
2020 diterima oleh Direktur
Utama PT BP Kedaulatan
Rakyat Bapak M. Wirmon
Samawi di Kantor Direksi PT
BP KR di Jalan Margo Utomo,
Yogyakarta.(Foto dan naskah
kiriman Bapak Wintaka)
Ketua PDW Cabang DI- Yogyakarta Bapak Tjahja Wintaka menyaksikan serah terima bantuan alat pelindung
diri (APD) untuk relawan PMI yang bertugas memakamkan jenazah korban Covid-19.
Paguyuban Dharma menyembuhkan pasien
Wulan Cabang yang terkena Covid-19 dan
Daerah Istimewa relawan PMI yang bertugas
Yogyakarta (PDW Cabang untuk menguburkan jenazah
DIY) memberikan bantuan korban Covid-19.
ratusan set alat pelindung Ketua PDW Cabang
diri (APD) yang setiap setnya DIY Bapak Tjahja Wintaka
terdiri dari pakaian hazmat mengucapkan terima kasih
(coverall), bungkus sepatu, atas dukungan anggota
dan face shield ke sejumlah WULAN DIY yang telah
rumah sakit di Bantul dan ke bersedia menyisihkan
Palang Merah Indonesia DIY. sebagian uang untuk
Pengiriman dilaksanakan kegiatan Bakti Sosial
medio April 2020. Covid-19. “Puji Tuhan, terima Kliping berita saat PDW Cabang DI-Yogyakarta menyalurkan bantuan
melalui “Dompet Kedaulatan Rakyat”.
Bantuan tersebut kasih dana yang terkumpul
diharapkan bermanfaat cukup banyak sehingga
untuk petugas medis bisa dipakai membantu
yang sedang berjuang kelompok masyarakat
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 27
dari cabang
Memaknai Arti HUT PDW Cabang
DKI Jakarta di Masa Covid-19
Ketua PDW Cabang DKI Jakarta segera berakhir dan kita Grup DKI All Stars asuhan Ibu Feddyana Tanojo.
Bapak Poenoko. dapat menikmati kehidupan Kelompok angklung WULAN DKI Jakarta
yang normal kembali,”
Pada tanggal 21 April demikian kata Ketua PDW
Paguyuban Dharma Cabang DKI Jakarta Bapak
Wulan Cabang DKI Poenoko Santoso dikutip dari
Jakarta (PDW Cabang DKI WA pribadi yang diposting di
Jakarta) genap berusia 22 WA grup Paguyuban Dharma
tahun. Namun, ulang tahun Wulan.
kali ini berlangsung tanpa
perayaan, padahal biasanya Pada perayaan ulang
seluruh anggota berkumpul tahun ini, Pak Poenoko
gembira ria bersama. Acara berharap pengurus dan
telah dipersiapkan dengan anggota PDW Cabang DKI
matang dan sedianya digelar Jakarta tetap penuh semangat
di Rumah Makan Central pada dan dapat memaknai arti
tanggal 21 April 2020. Tetapi ulang tahun WULAN DKI
sangat disayangkan segala tercinta sekalipun dalam
persiapan terpaksa dibatalkan keadaan situasi sulit saat
dan ditunda untuk waktu ini. “Kita semua tahu bahwa
yang tidak dapat diprediksi. pengurus dan anggota dari
Paguyuban berada pada
Adanya wabah virus koridor yang rawan terpapar
Covid-19 yang melanda virus Corona. Oleh karenanya,
bukan di Indonesia saja kita harus berhati-hati
bahkan di seluruh negara menjaga kebersihan dan
di dunia, membuat rencana selalu tinggal di rumah,”
berantakan. Wabah selain seru Pak Poenoko. Ini sesuai
merenggut nyawa manusia dengan anjuran pemerintah
juga berakibat hancurnya supaya rantai penyebaran
perekonomian di seluruh virus segera terputus dan
dunia. “Semoga wabah ini kehidupan kembali normal.
Menjaga kebersamaan
sementara ini tidak dilakukan
secara tatap muka tetapi
dilakukan dengan cara
memanfaatkan kemajuan
teknologi yaitu melalui media
WA dan video call. Sekali lagi,
Selamat Ulang Tahun ke-22
PDW Cabang DKI Jakarta,
Semoga Tetap Sukses dan
Berkembang. Berkat Tuhan
menyertai kita semua.(*)
28 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
dari cabang
PDW Cabang Jakarta IOTA Tetap
Melaksanakan Baksos Saat Pandemi Corona
Sudah menjadi 100 buah bingkisan Lebaran 1441 H siap dibagikan kepada 100 Ibu kesehatan, yaitu memakai
kebiasaan PDW Cabang Lansia di Masjid Raudhatul Jannah dan Miftahul Jannah masker dan menjaga jarak.
Jakarta IOTA setiap Ustad Bapak Rahmat
setahun sekali menjelang Hidayat Armain bertindak
Hari Raya Iedul Fitri mewakili Pengurus PDW
melaksanakan bakti sosial Cabang Jakarta IOTA saat
berbagi bahan makanan memberikan bantuan sosial
pokok kepada 100 lanjut usia yang diterima dengan
di Masjid Raudhatul Jannah gembira oleh ibu-ibu lansia.
dan Masjid Mifthaul Jannah. (Naskah dan foto kiriman Ibu
Lusia Soetanto)
Pelaksanaan penye-
rahan bingkisan Idul Fitri Serah terima dari Bpk. Ustadz Rah- Kegembiraan Ibu-ibu Lansia penerima Bingkisan Lebaran
1441 Hijriah dilaksanakan mad Hidayah Armain mewakili PDW 1441 H dari PDW Jakarta IOTA
pada hari Rabu, tanggal Jakarta IOTA
20 Mei 2020 dengan
membagikan 100 bingkisan.
Setiap bungkusan berisi: 5
kilogram beras, 40 bungkus
mie instan, 1 liter minyak
goreng, dan kecap manis.
Prosesi penyerahan
berlangsung sesuai protokol
Pembina PDW Cabang Jakarta Arifin, pemilik Taman
IOTA Berbagi Cinta dengan Bunga Bunga Nusantara yang juga
Pembina Paguyuban Dharma
Sejak Bulan Maret Wulan Cabang Jakarta IOTA,
2020, Taman Bunga memutuskan untuk berbagi
Nusantara (TBN) yang cinta dengan bunga, agar ada
luasnya berhektar-hektar di kegembiraan bagi siapapun
Cipanas, Jawa Barat, panen yang menerimanya.
Bunga Krisan yang indah
aneka warna. Dalam keadaan Setiap 2 kali dalam 1
normal Bunga Krisan tersebut minggu, sekitar 125 tangkai
dijual bahkan diekspor ke Bunga Krisan segar dikemas
berbagai negara. dalam 2.500 pak dikirim dari
Namun selama Cipanas ke Jakarta. Setiap
Covid-19 merebak di pak berisi 5 ikat dan setiap
Indonesia dan di hampir ikatnya terdiri dari 10 tangkai.
semua negara di dunia, Bunga Chrisan nan segar dan Bunga kemudian dibagikan
maka Ibu Suhardani Bustanil cantik dibagikan ke berbagai ke rumah sakit, gereja, dan
rumah sakit, gereja, keluarga kepada sejumlah orang.
dan lain-lain (Naskah dan foto kiriman Ibu
Lusia Soetanto)
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 29
ragam idul adha
Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
Hari Raya Idul Selama arak-arakan
Adha pada tahun dikumandangkan zikir
2020 akan jatuh dan shalawat. Tradisi ini
pada tanggal 30 Juli. Pada dilakukan setelah Salat
umumnya, warga akan Idul Adha.
merayakan Idul Adha
dengan salat Idul Adha dan 2. Gamelan Sekaten
pemotongan hewan kurban. Gamelan sekaten
Di Indonesia ada ragam tradisi akan dimainkan setahun
berbeda saat perayaan Idul dua kali, yaitu di momen
Adha. Walaupun tahun ini perayaan Idul Fitri dan
akan terasa berbeda karena Idul Adha. Di Cirebon
adanya peraturan jaga jarak biasanya gamelan
demi mencegah sebaran sekaten bakal ditabuh Acara Manten Sapi (foto Google)
virus corona, beragam tradisi setelah sultan dan gunungan hasil bumi
unik tersebut layak diingat. keluarga keraton selesai manten sapi. Ritual yang Yogyakarta.
dilakukan warga Desa
melaksanakan salat id. Sebalong, Kecamatan 5. Mepe Kasur
Kemudian, lanjutnya, Nguling ini digelar Tradisi unik idul
1. Kaul dan Abda’u sultan ditemani keluarga sehari menjelang hari adha di Banyuwangi.
Di timur Indonesia raya Idul Adha. Sapi-
tepatnya di Kota Ambon, dan kerabat dekat sapi yang sedianya Khususnya masyarakat
akan mengunjungi akan disembelih untuk osing yang berada di
pemuka agama akan Siti Inggil Keraton kurban diperlakukan bak Desa Kemiren Glagah
menggendong kambing pengantin.
yang ingin dikurbankan. Kasepuhan Cirebon, Sapi-sapi tersebut Banyuwangi, melakukan
untuk mendengarkan dimandikan hingga benar- mepe kasur dalam
Tradisi ini dinamakan Kaul syahdunya irama suara benar bersih. Setelah itu bahasa jawa yang artinya
dan Abda’u. Kambing dirias sedemikian rupa
biasanya akan dibawa dari gamelan sekaten. dengan bunga-bunga. menjemur kasur di depan
Tubuh sapi manten juga rumahnya masing-masing
dengan kain layaknya bayi 3. Manten Sapi disemati kain putih. di bawah terik sinar
dan diarak mengelilingi Umat muslim di Setelah itu, sapi diarak
pemukiman warga, keliling kampung dan matahari. Kasur dijemur
Kabu-paten Pasuruan berakhir di masjid. dari pagi hingga sore hari
sebelum dibawa ke punya cara unik sebagai sambil dipukul dengan
tempat penyembelihan syiar dan memeriahkan
hewan kurban. Idul Kurban yakni ritual rotan atau sapu lidi
agar bersih. Menariknya
masyarakat secara
serentak menjemur kasur
4. Grebeg Gunungan di depan rumahnya pada
Tradisi ini dirayakan
oleh warga muslim di pagi hari.
Tradisi jemur kasur
Yogyakarta. Warga akan diyakini masyarakat osing
mengarak berbagai
hasil bumi dari halaman sebagai upaya menolak
bala dan membersihkan
Keraton sampai Masjid diri dari berbagai jenis
Gede Kauman. Hal yang
diarak berupa 3 buah penyakit.(*)
Tradisi Kaul Abdau (foto Google)
30 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
ragam wulan
Menahan Rindu Memeluk Cucu
Salah satu dampak terkadang tidak diketahui
paling sulit dari asal muasalnya. Ini demi
pandemi Covid-19 melindungi diri sendiri. Untuk
telah memaksa kita sementara waktu minta
melewatkan sejumlah acara foto si bayi untuk pengobat
pernikahan, ulang tahun, kerinduan.
dan segala sesuatu kegiatan Di beberapa nega-
yang sifatnya mengumpulkan ra, seperti di Swiss
banyak orang. Segala sesuatu memperkenankan pertemu-
kegiatan telah dialihkan an singkat dengan cucu-cucu,
ke Zoom, sebuah media bukan pertemuan keluarga,
teknologi yang mengacu Ilustrasi Dari balik jendela kakek nenek sedang bercakap-cakap dengan mengasuh anak, atau
pada rapat konferensi video. menghabiskan waktu dengan
cucu mereka.(Sumber foto Bostonglobe)
Banyak orangtua mengantar nenek mengunjungi cucu kecuali terpaksa, itupun anak-anak di luar rumah.
anak-anak mereka lulus Sementara Pemerintah
sekolah atau wisuda melalui mereka? Risiko yang masih dengan terus menjaga Inggris dan Singapura masih
jendela Zoom. membayangi tidak dapat kebersihan (mencuci tangan). menyarankan agar anak-
Namun, mungkin disebut nol. Tetapi ada Disarankan karantina anak tidak melakukan kontak
kesempatan yang disayang- beberapa langkah yang bisa mandiri selama 2 minggu dengan kakek neneknya.
kan untuk dilewatkan adalah diambil untuk meminimalkan di rumah kerabat atau Otoritas kesehatan setempat
kelahiran seorang cucu. risiko. anak yang lain, sebelum m e r e k o m e n d a s i k a n
Bagaimanapun, bayi hanya Bayi baru lahir menemui cucu baru. Jika penggunaan video call
tumbuh dan kesempatan dinilai masih kecil berisiko merasa sakit seperti gejala yang berguna tidak hanya
yang terlewatkan untuk terinfeksi. Tapi penularan flu batuk dan sebagainya melihat atau berbicara tapi
melihat bayi yang baru lahir dapat terjadi dari orang tua si sebaiknya menahan diri. juga melakukan kegiatan
tidak pernah bisa diganti. bayi dimana mereka berisiko Lakukan protokol kesehatan bersama seperti melukis atau
Ketika pandemi lebih tinggi terinfeksi karena dengan benar, karena menggambar.(*)
berkecamuk di Bulan Maret menghabiskan banyak waktu sumber penularan virus
dan April 2020, Pemerintah di rumah sakit. Karena itu,
di setiap negara berusaha orang tua menjaga jarak
menekan tingkat penyebaran dengan bayi mereka secara
wabah dengan mengeluarkan sosial setidaknya selama dua
sejumlah aturan ketat. minggu dan tidak menerima
Semua warga harus taat bila kunjungan dari siapapun
tidak ingin diberi sanksi. Di selama kurun waktu itu.
bulan-bulan tersebut tidak Kakek-nenek yang
mungkin bagi kakek-nenek ingin bertemu sebaiknya
untuk bertemu dengan cucu tidak melakukan perjalanan
mereka yang balita atau yang dengan transportasi umum
baru lahir. semisal pesawat terbang
Sekarang ketika tingkat atau bus. Idealnya bila
rawat inap pasien terinfeksi jarak terjangkau gunakan
corona mulai melandai, kendaraan pribadi. Jika
banyak negara mulai perjalanan panjang bawa
melonggarkan pembatasan. makanan minuman sendiri Keluarga senior Dharma Wulan Bapak Titus K. Kurniadi
Sudah dapatkah kakek- dan cobalah tidak berhenti memanfaatkan aplikasi Zoom untuk berkomunikasi dengan
anak-cucu.(Foto dokumentasi Bapak Titus)
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 31
ragam wulan
Kopi oh Kopi
Tahun 2013, Ilustrasi kopi beraroma anggur hasil fermentasi biji kopi.(Sumber foto Google)
saya masuk ke
Supermarket Albert penasaran dengan tingginya ke luar negeri. buah kopi dikeluarkan dari
Heinz di Belanda. Di antara harga kopi saya kirim Kopi wine adalah plastik lalu dijemur sampai
berbagai rak barang ada email untuk menanyakan kopi yang diperam atau kadar air susut sekitar
sebuah meja dengan tulisan perbedaan dari kedua jenis difermentasi. Setelah 12 persen. Selanjutnya
Gratis, dilengkapi teh dan kopi tersebut. dipetik, buah kopi yang dimasukkan ke mesin
kopi dalam bentuk kemasan, merah dicuci, dimasukkan untuk melepaskan kulit
gula pasir, air panas, cangkir, Sambil menunggu wadah dan tambahkan air. buah. Konon setelah proses
dan sendok. Boleh seduh jawaban Romo Edy, saya Biji kopi yang tenggelam tersebut akan tercium aroma
kopi sendiri, tidak ada yang mencari informasi di diambil lalu disortir dengan wine atau minuman anggur.
membantu. Sedangkan Google, dan menemukan memisahkan buah yang Bila ingin mendapat nilai
kalau beli di luar, secangkir beberapa data termasuk kurang baik melihat dari tambah proses fermentasi
kopi harganya 2 Euro. Teman harga-harga Robusta Wine warna dan bentuk, kemudian dapat ditambah 1 bulan lagi.
saya bilang, kopi gratis untuk produksi Lampung atau diperam.
menarik perhatian pembeli, Kopi Wine dengan bahan Cara fermentasi Ternyata kopi wine
dan biaya secangkir kopi itu dasar Kopi Liberia produksi dimasukkan ke dalam sudah berhasil diproduksi di
murah sekali. Desa Sukaramli, Kabupaten kantong plastik. Ada juga banyak tempat di Indonesia.
Jember. Kopi Liberia yang memberi alas bagian Semoga petani kopi bisa ikut
Di Lampung, harga diinformasikan termasuk bawah dan atas plastik menikmati kenaikan harga
kopi cap Jempol Kanan kopi kelas 3 sesudah Arabica dengan daun pisang. Di kopi berkat adanya teknik
(ada juga cap Jempol Kiri) dan Robusta. Setelah Sidikalang tanpa memakai fermetasi.(Naskah kiriman
sekilonya Rp 50 ribu. Untuk berhasil diproses menjadi alas daun pisang. Setelah Bapak Willy Darma/anggota
menyeduh 1 cangkir kopi kopi wine, sekarang banyak diperam selama 30 hari, PDW Cabang Bandar
tubruk, perlu 15 sampai 20 permintaan bahkan sampai Lampung)
gram, atau antara Rp 750
sampai Rp 1000. Sementara
di warung, kopi 3 in 1 dijual
sekitar Rp 1000. Berapa
harga pokok dari pabrik?
Pabrik pakai jenis kopi apa,
sampai bisa dapat lebih
murah lagi daripada kopi cap
Jempol di atas.
Beberapa waktu lalu,
saya dapat informasi Romo
Edy Prasetya dari pertapaan
Rawa Seneng menawarkan
kopi Robusta full wash Rp
220 ribu per kilogram dan
kopi Robusta wine Rp 300
ribu per kilogram. Karena
32 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
ragam wulan
Kiat Aman Saat Berkebun serta persendian. Menggali,
menyiangi, memangkas
10 menit. Jangan pernah semak, dan memotong
rumput dinilai sebanding
melakukan pekerjaan dengan kegiatan berjalan,
bersepeda, berenang dan
apapun di kebun lebih aerobik. Bagi sebagian
orang, kegiatan berkebun
dari 20 sampai 30 menit. jauh menyenangkan.
Melakukan pekerjaan Aktivitas fisik seperti
berkebung dipercaya ampuh
dengan bergantian, misalnya meningkatkan kinerja otak,
memperlambat pikun atau
menggali atau menyapu daya ingat. Jika dilakukan
secara rutin kemampuan
kemudian di hari berikutnya kognitif akan meningkat
secara perlahan sehingga
baru memangkas atau penyakit pikun yang sering
menyerang para usia lanjut
panen. bisa ditekan.
Jongkok atau duduk Udara yang dihirup
saat berkebun sangat
di kursi kecil lebih baik saat baik untuk meningkatkan
hormon melatonin dan
menggali tanah, daripada serotonin, sehingga tingkat
stres dapat berkurang
memaksa punggung untuk secara perlahan. Selain itu
tanah juga memiliki khasiat
membungkuk. Teknik ini sebagai obat antidepresan.
Studi di Universitas Bristol
juga penting saat menyiangi, telah membuktikannya pada
seekor tikus, di mana efek
meskipun kita harus duduk di bakteri alami pada tanah
memiliki efek yang sama
atas rumput, tikar, berlutut seperti obat antidepresan.
Saat tingkat depresi
juga bisa diperbolehkan. menurun, pikiran menjadi
lebih tenang, sehingga Anda
Yang penting, otot punggung dapat tidur dengan nyenyak.
(*)
terjaga.
Lama memegang
gunting atau alat memotong
Menggunakan alat khusus untuk menghindari cedera seperti tegang rumput, untuk mengurangi
pada punggung.(Foto dokumentasi Ibu Ari, anggota PDW Cabang
Jakarta Timur) nyeri tangan lakukan dengan
Berkebun adalah cara alat khusus yang disesuaikan beralih dari tangan kanan ke
yang baik untuk tetap
bugar dan sehat untuk menghindari cedera tangan kiri atau mengganti
untuk segala usia, karena
Anda dapat mengatur sendiri seperti tegang pada pekerjaan dengan menyapu
kecepatan dan melakukan
sebanyak atau sesedikit punggung. duu atau mencangkul. Untuk
yang Anda inginkan. Tetapi
ketika “tukang kebun” Sebelum mulai latihan yang benar-benar
bertambah tua, Anda dapat
memodifikasi beberapa berkebun, awali dengan baik, boleh juga membeli
teknik dan menggunakan
peregangan otot, terutama mesin pemotong rumput.
di cuaca yang sedikit dingin. Berkebun selama
Pelan-pelan putar tangan 30 menit sehari dianggap
seperti gaya helikopter membantu mengurangi
dan melakukan jogging di tekanan darah tinggi dan
sekitar taman selama 5 atau diabetes juga baik untuk
kesehatan tulang, otot,
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 33
gaya hidup
Aerobik lebih fokus, merencanakan, mengingat
instruksi, dan tugas lainnya.
Membantu Otak Sehat
Mereka juga mengalami
Ilustrasi orang usia lanjut sedang melakukan aerobik yang gerakannya disesuaikan dengan peningkatan kefasihan verbal 2,4 persen
ditandai dengan seberapa cepat orang
itu dapat menyerap dan menyebarkan
informasi. “Perubahan ini diharapkan
seseorang jadi seperti 5 tahun lebih
muda,” kata Poulin.
Olahraga yang satu ini dapat
membantu para lansia membakar kalori
hingga menurunkan kadar kolesterol
dan tekanan darah. Gerakan yang
dilakukan dalam aerobik juga baik untuk
menjaga kesehatan sendi, menjaga
kesehatan jantung dan meningkatkan
stamina.
Sebagai permulaan, aerobik
bisa dilakukan dalam sesi pendek
atau sekitar 5 menit selama beberapa
minggu. Jika sudah terbiasa, barulah
durasinya ditingkatkan hingga 30 menit.
Dengan melakukan aerobik, lansia juga
bisa menurunkan risiko osteoporosis.
(*)
umur mereka.
Berenang,
bersepeda, berjalan-jalan, kemudian hari akan memberi manfaat
merupakan atau menari pada otak anda,” kata penulis studi
jenis olahraga Marc Poulin. Seperti dilansir di Senior
aerobik yang membantu kesehatan Health.
otak. Sebuah studi menemukan bahwa Penelitian melibatkan 206 orang
aerobik dapat meningkatkan daya pikir dewasa usia rata-rata 66 tahun, yang
dan ingatan orang usia lanjut, karena tidak punya riwayat sakit memori
latihan ini meningkatkan darah ke otak atau masalah jantung. Selama 6 bulan
dan memperbaiki keterampilan berpikir peserta penelitian mengikuti program
yang mulai menurun. latihan yang diawasi 3 kali seminggu.
Penelitian terbaru yang Durasi latihan dimulai dari 20 menit se
dipublikasikan dalam Jurnal Neurology hari kemudian ditingkatkan menjadi 40
pada 13 Mei 2020 mengemukakan menit. Mereka juga diminta berolahraga
bahwa latihan aerobik membuat darah sendiri sekali dalam seminggu.
mengalir ke seluah tubuh, terutama ke Rata-rata aliran darah ke
wilayah yang berkaitan dengan fungsi otak mereka meningkat 2,8 persen.
verbal dan fungsi kognitif. Pada akhir program latihan, peserta
“Kita akan kehilangan sedikit mengalami peningkatan 5,7 persen
kekuatan mental dan fisik seiring pada tes fungsi eksekutif (kemampuan
bertambahnya usia. Tetapi, jika anda otak untuk mengatur perilaku) yang
memulai program latihan aerobik di mencakup ketajaman mental supaya
34 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
gaya hidup
Kala Pandemi Corona, Bisakah Di beberapa negara melarang
Tetap Pergi Berlibur? pelancong yang terduga terserang
virus corona untuk melakukan isolasi
mandiri di hotel-hotel. Mereka
diminta mendatangi tempat khusus
untuk isolasi untuk mendapat
pengawasan dari tenaga medis.
Tujuannya memutus mata rantai
penyebaran virus karena bukan tidak
mungkin si pelancong “nakal” nekat
pergi dari hotel tempat menginap.
Penundaan perjalanan
menggunakan kapal pesiar juga
sudah dikeluarkan, setelah Pusat
Pengendalian dan Pencegahan
Penyakit Amerika Serikat menyatakan
ada peningkatan risiko terinfeksi
Covid-19 di lingkungan kapal pesiar.
Perusahaan kapal-kapal pesiar pun
“terpaksa” memberi kompensasi
Ini adalah pertanyaan dalam berupa voucher yang dapat ditebus
benak setiap pelancong, dan Italia, atau berhati-hati saat dalam 2 tahun ke depan atau
haruskah saya tetap di rumah mengunjungi Jepang atau Mongolia. pengembalian uang penuh.
atau harus pergi? Di Indonesia Sekarang adalah masa tidak
sejauh ini pembatasan sosial berskala Organisasi Kesehatan Dunia pasti. Industri pariwisata dilaporkan
besar di sejumlah provinsi, kota, dan (WHO) memang tidak secara resmi mulai bergeliat, dengan menerapkan
kabupaten telah dilonggarkan, yang melarang perjalanan ke luar negeri tatanan hidup baru, seperti
tentu saja disambut dengan antusias. untuk semua orang, tetapi memberi memahami batasan isolasi dan jarak
Masyarakat kembali mendatangi catatan bagi para pelancong yang sakit sosial. Peraturan yang berbeda-
ruang-ruang publik dengan menuruti untuk menunda atau menghindari beda diterapkan sedikit banyak
pedoman new normal dan protokol bepergian ke negara atau wilayah yang memusingkan para pelancong yang
kesehatan, walaupun ada saja masih terkena dampak virus Covid-19, ingin bepergian ke negara tersebut.
segelintir orang masih melanggar khususnya bagi para pelancong lanjut Jadi apa yang harus dilakukan para
peraturan. usia dan orang-orang dengan penyakit pecandu perjalanan pada saat ini?
kronis atau kondisi kesehatan yang Barbara Risto, seperti dikutip
Australia, salah satu negara kurang baik. dari Inspired Magazine menyarankan
paling ketat menerapkan protokol menunda perjalanan untuk sementara
kesehatan, utamanya bagi para Bagaimana bila memutuskan waktu, lalu sambil merancang kembali
traveler. Sejauh ini Australia dalam tetap pergi kemudian terinfeksi virus jadual perjalanan, isi waktu dengan
laporan seniornews.com telah Corona? Disarankan banyak minum dengan memilah foto-foto perjalanan
mengeluarkan larangan bepergian dan melakukan isolasi mandiri. lama dan membaca kembali catatan
sementara ke 6 negara karena dinilai Jangan beredar di kerumunan massa selama perjalanan tersebut. “Jurnal
masih daerah rawan infeksi corona, karena orang yang lebih tua (65 tahun perjalanan akan memunculkan emosi
seperti China dan Iran. Pemerintah ke atas) sangat rentan terinfeksi dan positif,” kata Barbara.(*)
Australia juga meminta warganya memiliki tingkat kematian yang sangat
untuk mempertimbangkan kembali tinggi. Bila sakit tak kunjung membaik
jadual perjalanan ke Korea Selatan segera pergi ke rumah sakit setempat
dan memberikan keterangan yang
jujur.
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 35
obituari
Selamat Jalan Pak Mandagi, situasi Pandemi Covid-19,
Damai Menyertaimu prosesi persemayaman
dan pemakaman yang
dilaksanakan tanggal 25 Mei
2020 di Tempat Pemakaman
Umum Pondok Benda,
Jakarta, hanya dihadiri
keluarga dan kerabat dekat.
Sebagian besar
pengurus Cabang PDW kenal
sosok Pak Mandagi, begitu
panggilan akrab pria bernama
lengkap Stephanus Joseph
Mandagi ini. Ketika Pengurus
Pusat PDW mengadakan
kegiatan Penyegaran Visi Misi
Dharma Wulan di Sentul,
Februari 2020, Pak Mandagi
hadir dan selama kegiatan
berlangsung beliau terlihat
aktif.
Dilantik sebagai Ketua
Pengurus PDW Cabang
Jakarta Utara Periode
2017-2019 oleh Ketua
PP PDW Bapak Soebagjo
Hardjosubroto dalam suatu
Pak Stephanus Mandagi saat menyampaikan sambutan di acara HUT ke-11 PDW Cabang Jakarta Utara pada acara yang juga sekaligus
Bulan Januari 2020.(Foto Majalah Wulan) sebagai tanda peresmian
Kabar mengejutkan pembentukan cabang
datang petang itu, tersebut. Acaranya diadakan
tanggal 24 Mei 2020. pada tanggal 14 Desember
Sebuah pesan WhatsApp grup 2017. Selama 2 tahun
Paguyuban Dharma Wulan
(PDW) memberitakan Bapak memimpin, Pak Mandagi
beserta pengurus giat
Stephanus Joseph Mandagi mengadakan kegiatan untuk
(71 tahun) meninggal dunia.
Redaksi Majalah Wulan memberdayakan WULAN
Jakarta Utara dan mencari
mengonfirmasi berita anggota baru.(*)
kepada Ibu Deasy Kaunang,
dan memang benar Ketua
Pengurus PDW Cabang
Jakarta Utara itu, telah tutup
usia di Rumah Sakit Harapan
Kita, Jakarta.
Ucapan duka cita
mengalir dari seluruh anggota Ketika menghadiri Kegiatan Penyegaran Visi Misi Dharma Wulan di
Sentul, pada Bulan Februari 2020.(Foto Majalah Wulan)
WA grup PDW. Karena
36 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
obituari
Ibu Astuty Hasinah, Istri Bapak
Haryono Suyono Meninggal Dunia
Ibu Astuty Hasinah, semasa
hidup aktif mengelola kegiatan-
kegiatan pemberdayaan keluarga
di Indonesia.
Prosesi pemakaman Ibu Astuty Hasinah di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta dengan upacara militer. Persatuan Wredatama RI
(PWRI) yang anggotanya
Telah berpulang ke Karangan bunga dari Yayasan Dharma Wulan dan Paguyuban Dharma pensiunan Pegawai Negeri
Rahmatullah Ibu Wulan berderet dengan karangan bunga lainnya memenuhi halaman Sipil seluruh Indonesia. Pak
Astuty Hasinah, kediaman Bapak Haryono Suyono. Haryono berkenan menjadi
istri dari mantan Menteri pembicara tamu di acara
Kependudukan merangkap kemudian pukul 16.00 WIB Kepala BKKBN Bapak Hasto Penyegaran Visi Misi Dharma
Kepala Badan Kependudukan dikuburkan di Taman Makam Wardoyo. Wulan yang diadakan
dan Keluarga Bencana Pahlawan Kalibata dengan Pengurus Pusat Paguyuban
Nasional (BKKBN) Bapak upacara militer dipimpin oleh Sekarang ini Pak Dharma Wulan pada bulan
Haryono Suyono. Ibu Astuty Haryono adalah Ketua Umum Februari 2020.
meninggal hari Minggu
tanggal 7 Juni 2020 pagi di Pak Haryono menikahi
Rumah Sakit Siloam Duren Ibu Astuty yang asli Betawi
Tiga, Jakarta Selatan, karena pada tanggal 30 Agustus 1963
sakit. dan kemudian dikarunai 4
orang anak. Seperti juga Pak
Almarhumah disema- Haryono yang aktif, Ibu Astuty
yamkan di rumah duka Jalan di masa hidup beliau giat
Pengadegan Barat Nomor menggerakan, mengaktifkan,
4, Pancoran, Jaksel, dan dan mengembangkan Pos
Pemberdayaan Keluarga
(Posdaya). Atas jasa-jasanya,
Ibu Astuty mendapat
sejumlah anugerah bintang
kehormatan dari Pemerintah
Republik Indonesia.(*)
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 37
kesehatan
Praktik Mindfulness untuk mewarnai berdasarkan aneka
Kesehatan Mental
penelitian membuktikan
kreativitas memberikan
pengaruh positif pada
kesehatan mental.
Jalan kaki sambil
berjemur matahari adalah
Mindfulness pilihan tepat saat ini. Sambil
bisa membantu
meredam cemas berjalan kaki perhatikan
yang dirasa. suara-suara yang muncul,
Mindfulness adalah
angin yang bertiup, dan
kesadaran penuh
dengan fikiran aroma yang hadir di sekitar
fokus pada apa
kita.
yang dirasakan.
Menengok langit
malam. Pemandangan langit
malam beserta bintang dan
bulan memberikan emosi
positif tersendiri. Keluar
sebentar saat malam tiba dan
tengok langit malam sambil
bernapas perlahan.
Sebagian besar orang dengan meditasi? Bukan sambil bengong. Menyeduh teh atau
merasa cemas Meditasi adalah sarana ada kopi bisa menjadi salah satu
Mindfulness cara latihan mindfulness.
menghadapi situasi untuk mengubah pikiran, dan telah berkembang Berikan fokus pada setiap
masa pandemi Covid-19 mendorong konsentrasi, selama lebih dari 2.500 langkah saat menyeduh teh.
sekarang, dan keadaan kejelasan, kepositifan emosi, tahun. Namun, dalam Rasakan aroma teh yang
ini tentu tidak baik untuk dan ketenangan. Berbeda beberapa tahun terakhir keluar, uap air yang panas
kesehatan mental. Untuk dengan mindfulness, praktik konsep ini menjadi populer yang menyatu bersama
meredam kecemasan hati meditasi melibatkan waktu karena ilmu saraf telah udara, dan rasakan panas
mari berlatih mindfulness khusus yang harus kita menunjukkan manfaatnya cangkir di tangan anda.
atau kesedaran penuh karena luangkan untuk fokus pada yang besar. Mindfulness Coba menulis jurnal.
praktik ini efekfif membuat napas atau tubuh. telah direkomendasikan Jika tidak suka dengan hal
kita lebih memperhatikan Mindfulness menga- oleh Institut Nasional untuk yang harus ditulis panjang,
pikiran, perasaan, dan dunia jarkan kesadaran penuh saat Kesehatan dan Perawatan cukup membuat catatan
sekitarnya. mengerjakan satu kegiatan. Excellence Inggris sebagai pendek, yang mencatat 3 hal
Praktik mindfulness, Misalnya saat makan, ya pencegah depresi sejak 2004. terbaik yang kita alami di hari
bisa dilakukan hanya dengan kita makan, merasakan ini.(*)
melibatkan kesadaran saat tiap suapan, bukan sambil Berikut cara menerap-
bernapas, melangkah, atau melamun atau nonton kan mindfulness di rumah.
menyuap makanan. Ini televisi. Saat mencuci piring, Simpan telepon
semua adalah contoh dari ya fokus pada pekerjaan selular dan nikmati momen
praktik mindfulness masa itu, Merasakan air yang dengan tetap berfokus pada
kini. mengalir, menyadari gerakan pancaindera serta lingkungan
Lalu, apa perbedaanya menggosok dan lainnya. sekitar. Menggambar atau
38 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
Pemerintah Moskow mempertahankan bangunan bersejarah sebagai salah satu daya tarik kepada wisatawan.
kesehatan
hipertensi, stres, obesitas,
merokok, riwayat (jika kita
pernah terkena penyakit
yang berhubungan dengan
jantung atau memiliki
keluarga yang punya riwayat
tersebut, maka kita juga akan
berisiko tinggi terkena angin
duduk), dan cuaca dingin.
Faktor lainnya yang
menjadi pemicu juga karena
kurang berolahraga dan usia,
di mana orang yang berusia
lanjut berisiko terkena angin
duduk dibanding dengan
yang masih muda. Terutama
bagi pria, peningkatan risiko
ini dimulai pada umur 45
tahun, sedangkan pada
Angin Duduk wanita dimulai umur 55
tahun.
Mencegah memang
Penyakit angin duduk selalu lebih baik daripada
merupakan kondisi
yang menyebabkan angin disebabkan oleh yang lebih berat yang mengobati. Melansir Mayo
berkumpulnya suatu gas dapat berkembang menjadi Clinic, kita bisa melakukan
yang tidak merata pada atau bisa juga merupakan tindakan pencegahan dengan
penderitanya merasakan tubuh, sedangkan angin bentuk awal infark miokard perubahan gaya hidup
nyeri di dada. Dalam dunia duduk disebabkan oleh (serangan jantung) sehingga seperti berikut: berhenti
medis, penyakit ini disebut penyempitan arteri koroner penderita perlu diperiksa merokok, menurunkan
dengan istilah angina pada jantung. lebih lanjut di rumah sakit. berat badan jika mengalami
pectoris. Biasanya ditandai Penyempitan ini Gejala angina pectoris obesitas, mengkonsumsi
dengan rasa tidak enak mengakibatkan pasokan ditandai dengan nyeri di makanan rendah lemak dan
atau nyeri di dada akibat darah yang mengalir menuju tengah dada yang mungkin tinggi serat, olahraga teratur
sumbatan otot jantung. Rasa ke otot-otot jantung menjadi menjalar juga ke leher, rahang terbukti efektif mencegah
tersebut dipicu oleh aktivitas berkurang, sehingga biasanya dan lengan (terutama di angina, hindari stres yang
yang membuat jantung pengidap angin duduk akan sebelah kiri, di mana jantung tidak perlu dan belajar
bekerja lebih keras dan merasakan rasa nyeri pada terletak). Tanda lainnya, yaitu teknik relaksasi, kurangi
membutuhkan lebih banyak dada, seperti ditekan atau sesak napas, tubuh terasa konsumsi alkohol, dan jangan
oksigen, seperti olahraga. diremas. lelah, mual, pusing. menambahkan garam pada
Sebagian orang Secara klinik bentuk Faktor yang makanan.(*)
menganggap angin duduk angina dibedakan atas 2 berkontribusi meningkatkan
sama dengan masuk bentuk, yaitu angina stabil risiko terkena angin duduk di
angin. Namun, keduanya dan tidak stabil. Angina antaranya, kolesterol tinggi,
sebenarnya berbeda, masuk stabil merupakan bentuk memiliki penyakit diabetes,
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 39
ragam wulan
Cara Sederhana Meningkatkan Mari Menjadi Orang Tua Asuh
Kekebalan Tubuh
Donatur yang menjadi “Cahaya Harapan” bagi anak yang kurang
Makanan sehat yang bernutrisi tinggi dapat beruntung, membantu di bidang pendidikan melalui Program Orang Tua Asuh
membantu meningkatkan kinerja sistem (OTA) YAYASAN DHARMA WULAN (YDW) bekerja sama dengan Yayasan Anak
kekebalan tubuh agar tetap kuat dalam menghalau Indonesia (YAI)
infeksi. Beberapa jenis makanan yang dapat
memperkuat sistem kekebalan tubuh tersebut adalah: Nama PDW JML Anak Asuh
1. Brokoli Anak
Bpk. B. Kusuma Jakarta Pusat Dian Saputra
Brokoli mengandung banyak serat dan 2 Jemmy Kardianto
antioksidan, serta kaya akan vitamin A, C, dan E. Bpk. Wisnu Lohanatha DKI Jakarta Wahyu Aji Saputro
Kandungan nutrisi inilah yang membuat brokoli 2 Putri Lestari
mampu menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan Ibu Natalia Simon DKI Jakarta Via Lutvianti
tubuh. Bpk. Danau Limborro Bandung 1 Ardan Maulana Putra
2. Bayam Bpk. Hanadi Rahardja 1 Rudi Kurniawan
DKI Jakarta 2 Nana Tri Wahyuningsih
Kandungan antioksidan pada bayam tidak Ibu Hesti Juwartiningsih Eko Winarsih
kalah tinggi dibandingkan brokoli. Sayuran ini juga Ibu Retno Astoeti N. Sekretariat 1 Wahyu Budi Setiawan
mengandung banyak beta karoten, vitamin C, dan Bandung 3 Arif Ahmad Hasuna
vitamin A yang efektif untuk memperkuat sistem Bpk. Royanto Rizal Eri Listiyanto
kekebalan tubuh. Namun, hindari memasak bayam DKI Jakarta 2 Slamet Kristiawan
terlalu lama agar nutrisinya tidak terbuang. Ibu Ju Siauw Rina Dea Astuti
3. Bawang putih Bpk. Haerul Bestari Bengardi Bandar Lampung 1 Petra Hamesa Yudatama
Bogor 2 Verataningrum
Rempah yang paling sering digunakan sebagai Bpk. Johanes Hamdono Aris Nur Hidayat
bumbu makanan ini mengandung zat allicin. Zat Surabaya 5 Yudha Maysa Perdana
ini mampu menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh Ibu Hj. Niniek Wulijarni Soetjipto Fuah Siti Aisah
dengan cara merangsang aktivitas dan produksi sel Bpk. Sumarsono Bogor 1 Sherly Calista Anggraeni
darah putih. Bpk. Hardi Siswanto Kwik Majalah Wulan 1 Edi Saputra
Arisan Wulan 3 Dimas Aldo Armadani
Selain itu, bawang putih juga mengandung zat Ibu Wahjuni Jahja Fajar Enjang
yang dapat membasmi bakteri, virus, dan parasit, DKI Jakarta 2 Kaesang El Sanjoko
serta memiliki sifat antioksidan yang dapat meredakan Ibu SA. Tobing Silitonga Abdi Prastyo
peradangan, menurunkan risiko terjadinya penyakit Ibu Hj. Dini Faisal DKI Jakarta 1 Aulia Rahmawati
jantung, dan menjaga tekanan darah tetap normal. Ibu Hj. Nurhayatie Abdullah Bogor 1 Naufal Abid Pratama
4. Kunyit Ibu Hj. Indraningsih, M.Sc Bogor 1 Joko Listiyanto
Bapak Bob Hendrik Hage Bogor 1 Lidia Novita
Warna kuning pada kunyit menunjukkan Sentul 2 Septiana Wulandari
bahwa rempah ini mengandung kurkumin. Kurkumin Bpk. Titus K. Kurniadi Eva Anggraini
merupakan antioksidan yang turut berperan dalam Ibu Wiliarti Budihardjo Jakarta Pusat 1 Zaidan Nova Arziki
menunjang fungsi sistem kekebalan tubuh. Zat ini Jakarta Pusat 1 Lutfi Apriyanto
juga memiliki sifat antiradang yang diyakini dapat Ibu Hj. Herni Sulastri Subagyo Muhamad Lutfi Hakim
membantu mengatasi osteoarthritis dan rhematoid Bogor 1 Tirta Aji Ariyanto
artritis. Ibu Corry Surya Robby Andrian
5. Buah-buahan DKI Jakarta 1 Andini Kusuma Rah-
TOTAL 39 mawati
Buah-buahan berwarna cerah, kaya akan Hanna Sayidah Zahira
antioksidan, vitamin, dan mineral yang berperan MR
penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap Tania Saraswati
kuat, adalah pepaya, jeruk, lemon, cabai, paprika, kiwi,
mangga, jambu, dan stroberi. klik : www.dharmawulan.org
6. Makanan laut
Makanan laut mengandung protein, omega-3,
asam lemak tak jenuh ganda (PUFA), serta vitamin
dan mineral, yang penting untuk menjaga daya tahan
tubuh tetap kuat. Jenis makanan laut yang baik untuk
meningkatkan daya tahan tubuh antara lain ikan,
kerang, dan tiram.(*)
40 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020
Anggota Baru Ingin Mendapatkan Majalah
WULAN Tepat Waktu?
PDW JAKARTA TIMUR
8856 Aslina Harefa Pembaca budiman, untuk memudahkan Anda
8857 Ida Puspasari mendapatkan Majalah WULAN, kami membuka
8858 Muksin Otong Haliman kesempatan kepada Anda yang tetap ingin memperoleh
8859 Indrawati Wijaya Majalah WULAN secara rutin, dengan cara berlangganan,
8860 Lydianawati Lugito dan Anda hanya menyediakan ongkos kirimnya saja
8861 Ir. Suwanto setahun sekali.
PDW SOLO Mohon Majalah WULAN dikirimkan langsung kepada
8862 Andi Hiendarto saya,
8863 Liem Mee Fung
8864 Hasan Suwiji Nama : _____________________________
8865 Sri Wahyuni _____________________________
8866 Endi Hartanto Alamat
8867 Tien Retno : _____________________________
8868 Tan Tong Kwang _____________________________
_____________________________
Telepon : _____________________________
_____________________________
Untuk itu saya turut memberikan kontribusi berupa
ongkos kirim sebesar 6 x Rp 15.000 = Rp 90.000,-/per 1
eksemplar, secara TUNAI ke Sekretariat Yayasan Dharma
Wulan di Darmawan Park, Gate 1, Jl. Babakan Madang
No. 99, Sentul Selatan, Bogor, Jawa Barat. Telp. 021-
87953476/87953477, Fax. 021-87953476 atau TRANSFER
ke a/n Yayasan Dharma Wulan, BCA cab SCBD – Jakarta,
AC 006 300 3333.
Selamat Bergabung WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 41
SIAPA MENYUSUL ???
klik : www.dharmawulan.org
yang dikenang Pengurus Yayasan Dharma Wulan
Pengurus Yayasan Dharma Wulan Pengurus Pusat PDW dan PDW DKI Jakarta
Pengurus Pusat PDW dan PDW Sukabumi turut berduka cita atas meninggalnya :
turut berduka cita atas meninggalnya :
Theresia Halim Johanna Dirkje deWidt
Anggota PDW Sukabumi (Isteri Bpk. Kwik Kian Gie)
Lahir : 29 Februari 1952 (68 th) Anggota PDW DKI Jakarta
Wafat : Selasa, 14 April 2020
Lahir : -
Dikremasi : Jumat, 17 April 2020 Wafat : Jumat , 15 Mei 2020
di Cianjur Dikremasi : Jumat, 15 Mei 2020
di Oasis Lestari Crematorium, Tangerang
Semoga keluarga yang ditinggalkan
diberi ketabahan Semoga keluarga yang ditinggalkan
diberi ketabahan
Pengurus Yayasan Dharma Wulan
Pengurus Pusat PDW dan PDW Bogor Pengurus Yayasan Dharma Wulan
turut berduka cita atas meninggalnya : Pengurus Pusat PDW dan PDW Jakarta Utara
turut berduka cita atas meninggalnya :
Budiwidjaja Tirtakusuma Stephanus J. Mandagi
Anggota PDW Bogor Anggota PDW Jakarta Utara
Lahir : 20 Mei 1932 (88 th) Lahir : 28 Juli 1949 (71 th)
Wafat : Rabu, 22 Januari 2020 Wafat : Minggu, 24 Mei 2020
Dikremasi : Sabtu, 22 Januari 2020 Dimakamkan : Senin, 25 Mei 2020
di Eka Praya Kembang Kuning, Surabaya
Semoga keluarga yang ditinggalkan di TPU Pondok Benda
Semoga keluarga yang ditinggalkan
diberi ketabahan
diberi ketabahan
Pengurus Yayasan Dharma Wulan
Pengurus Pusat PDW dan PDW DKI Jakarta Pengurus Yayasan Dharma Wulan
Pengurus Pusat PDW dan PDW Bandar Lampung
turut berduka cita atas meninggalnya :
turut berduka cita atas meninggalnya :
Pdt. Sularso Sopater Vonny (Avon)
Anggota PDW DKI Jakarta Anggota PDW Bandar Lampung
Lahir : 9 Mei 1934 (86 th) Lahir : 30 Juli 1955 (65 th)
Wafat : Jumat, 26 Juni 2020 Wafat : Rabu, 1April 2020
Dimakamkan : Minggu, 28 Juni 2020 Dikremasi : Kamis, 2 April 2020
di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur di Lempasing, Bandar Lampung
Semoga keluarga yang ditinggalkan Semoga keluarga yang ditinggalkan
diberi ketabahan diberi ketabahan
42 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org
Pengurus Pusat PDW DENPASAR
Paguyuban Dharma Wulan
Jl. Gunung Catur VIII/20
Darmawan Park Gatsu Barat, Denpasar – Bali
Jl. Babakan Madang 99 Telepon : 0361-414534
Sentul, Bogor 16810 HP/WA : 0812-3805131
Telp/Fax : 021-78954377
Email : [email protected] PDW SUKABUMI
PDW JAKARTA TIMUR Jl. Suryakencana No. 86
(Carramel)
Jl. Pulomas VII B No. 17 Sukabumi 43113
Kayu Putih, Jakarta 13210 Telp : 0816-463-0363
Telp. : 0816-782-514 9
0856-7887-118 PDW DKI JAKARTA
E-mail : [email protected]
d/a Perwakilan HIBA
PDW BANDUNG Jl. Nurdin I No. 28 Rt. 08/07
Grogol, Jakarta 11450
Jl. Junaedi No. 20/143G Telp : 021-5671456
Citamiang, Bandung 40121 Fax.: 021-5605774
Telp : 022-7273641
Fax : 022-7271007 Selamat
Email : [email protected] Hari Raya
IDUL FITRI
PDW BOGOR 1441 H
Jl. Bango No. 23, Bogor 16161 Mohon maaf lahir & batin
Telp : : 0251-8334668
Email : [email protected] Ibu Lusia Soetanto
[email protected] & Keluarga
PDW JAKARTA IOTA WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 43
Jl. Tegal Parang Selatan No. 15A
Mampang Prapatan,
Jakarta Selatan
Telp : 021-7948-862
Email : [email protected]
klik : www.dharmawulan.org
44 WULAN EDISI 138, APRIL - JUNI 2020 klik : www.dharmawulan.org